Analisis Pemanfaatan Abstrak Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak
Universitas Tanjungpura; Universitas Tanjungpura
Abstrak
Laporan tugas akhir merupakan bagian dari koleksi perpustakaan. Salah satu elemen dari laporan tugas akhir adalah abstrak. Abstrak dapat berfungsi untuk menghemat waktu dalam penelusuran tugas akhir. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh menggambarkan pemanfaatan abstrak laporan tugas akhir oleh pemustaka dalam menyelesaikan karya ilmiah, serta untuk memperoleh gambaran sejauh mana abstrak tugas akhir dapat memenuhi kebutuhan informasi pemustaka Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumen. Penelitian ini menggunakan tiga informan, yang merupakan pemustaka pengunjung perpustakaan yang memanfaatkan koleksi laporan tugas akhir. Ketiga informan yang memberikan data yang mencukupi bagi penelitian. Hasilnya penelitian menunjukan bahwa pemustaka telah memanfaatkan abstrak tugas akhir dalam menyusun karya ilmiahnya. Abstrak memudahkan pemustaka dalam mencari informasi di dalam tugas akhir, tanpa harus membaca keseluruhan laporan. Adanya abstrak dapat mengefisienkan waktu penelusuran informasi. Abstrak laporan tugas akhir tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan pemustaka karena pemustaka juga memanfaatkan tugas akhir untuk mengetahui sistematika dan format penulisan tugas akhir sehingga mereka mendatkan gambaran mengenai penyusunan laporan tugas akhir.
Abstract
The final project report is part of the library collection. One element of the final project report is an abstract. Abstract can serve to save time in tracing the final project. The purpose of this study is to obtain a description of the use of final project report abstracts by users in completing scientific works, as well as to obtain an overview of the extent to which the final project abstracts can meet the information needs of Pontianak State Polytechnic Library users. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection techniques in this study using observation, interviews and documents. This study uses three informants, who are library visitors who use a collection of final project reports. The three informants who provide sufficient data for research. The result of the research shows that the users have used the abstract of the final project in compiling their scientific work. Abstracts make it easier for users to find information in the final project, without having to read the entire report. The existence of an abstract can streamline the time of searching for information. The abstract of the final project report does not fully meet the needs of the user because the user also uses the final project to find out the systematics and format of writing the final project so that they get an overview of the preparation of the final project report.
Keywords:
abstract utilization
· final project
· Pontianak State Polytechnic Library
Introduction
Karya ilmiah adalah suatu karangan yang bersifat sistematis dan bersifat ilmiah. Karya ilmiah memuat kajian suatu masalah tertentu dengan menggunakan pedoman-pedoman keilmuan. Karya ilmiah di perguruan tinggi menjadi bagian tidak terpisahkan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Undang-Undang No, 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tingi, Pasal 1 Ayat 9 menyebutkan bahwa, “Tri Dharma perguruan tinggi adalah kewajiban perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat” (Undang-Undang No, 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, 2012). Tujuan karya ilmiah adalah agar gagasan penulis karya ilmiah itu dapat disebarluaskan, dipelajari, lalu didukung atau ditolak oleh pembaca (Dwiloka & Riana, 2012). Seorang penulis tentu membutuhkan data dan referensi yang berhubungan dengan topik yang diangkatnya. Pusat sumber informasi yang relevan dan terpercaya adalah perpustakaan. Peran perpustakaan sangat penting dalam mendukung proses penulisan karena berbagai informasi bisa ditemukan di perpustakaan. Perpustakaan menyediakan berbagai jenis koleksi serta memiliki fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang proses menulis karya ilmiah. Sebagai pusat sumber informasi, perpustakaan memilih, menghimpun, mengelola, merawat, serta melayangkan sumber informasi kepada lembaga induknya pada khususnya civitas akademika pada umumnya (Purwono & Saharmini, 2013). Fungsi mendasar ini bisa ditemui di bergagai jenis perpustakaan, baik perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah, dan perpustakaan perguruan tinggi. Di lingkungan perguruan tinggi, perpustakaan merupakan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT), yang bersama-sama dengan unit lain, mendukung pelaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ini juga yang menjadi tugas di Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak. Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak, menyediakan koleksi buku teks, jurnal, laporan, majalah, koran, dan tugas akhir. Pemustaka bisa memanfaatkan berbagai koleksi ini sebagai sumber informasi. Bagi mahasiswa yang sedang menyusun karya ilmiah, salah satu jenis koleksi yang bisa dimanfaatkan adalah laporan tugas akhir. Penelitian yang dilakukan (Rozinah 2012) menunjukkan bahwa dalam proses penyusunan skripsi, mahasiswa menggunakan sumber informasi dari buku, jurnal, individu dan internet. Laporan tugas akhir memiliki banyak elemen. Salah satu elemen yang bisa ditemukan dalam laporan tugas akhir adalah abstrak. Abstrak merupakan intisari dari sebuah laporan tugas akhir yang memberikan informasi terkair latar belakang, metode penelitian yang digunakan, dan hasil penelitian salah sitasi (Wahyu Wibowo 2015). Walaupun singkat, isi abstrak menggambarkan keseluruhan karya ilmiah dan memudahkan pemustaka untuk menemukan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan akurat. Pada beberapa universitas, bahkan mahasiswa dilatih untuk menyusun abstrak indikatif laporan tugas akhir (Maysuri & Ardoni, 2014). Sebagai bagian dari koleksi yang dilayankan, laporan tugas akhir perlu mendapatkan perhatian. Perpustakaan perlu melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan koleksinya, termasuk penelusuran informasi terkait laporan tugas akhir yang dilakukan oleh para pemustaka. Hal ini termasuk dengan bagimana pemanfaatan abstrak laporan tugas akhir dan sejauh mana abstrak laporan tugas akhir memenuhi kebutuhan informasi pemustaka di Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak. Ini menarik untuk dikaji karena kebutuhan dan perilaku setiap pemustaka untuk mencari informasi juga berbeda-beda. Penelitian yang dilakukan Burika (2018) tentang pemanfaatan abstrak di kalangan mahasiswa yang sedang menjalani proses penyusunan karya ilmiah di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry menunjukkan bahwa abstrak digunakan sebagai alat bantu dalam proses penyusunan karya ilmiah, walalupun dalam kategori sedang. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti dengan penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku pemanfaatan abtrak laporan tugas akhir dan apakah abstrak tugas akhir untuk memenuhi kebutuhan informasi dikalangan pemustaka.
Method
Penelitian dilaksanakan di Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak, pada kurun waktu Juli-Oktober 2021. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif bersifat deskriptif, dimana peneliti sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data secara triangulasi (gabungan) (Sugiyono 2015). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan telaah dokumen. Observasi dilakukan langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi di tempat dimana penulis ingin melakukan penelitian, dengan adanya observasi ini penulis mengumpulkan datang secara langsung datang ke lokasi dan melihat bagaimana pemustaka memanfaatkan abstrak yang laporan tugas akhir. Wawancara mendalam (Sugiyono 2015) dilakukan terhadap 3 orang informan, yang telah memberikan jawaban yang mencukupi untuk keperluan penelitian. Informan dipilih berdasarkan kriteria: (1) merupakan pengunjung perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak (2) merupakan pemustaka yang menggunakan abstrak laporan tugas akhir. Telaah dokumen dilakukan untuk memperkuat hasil penelitian (Sugiyono 2015), termasuk diantaranya adalah laporan tugas akhir mahasiswa. Adapundata yang telah dikumpulka dianalisis data bersifat induktif karena hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (Sugiyono, 2015).
Result & Discussion
Koleksi tugas akhir merupakan bagian dari koleksi di peprustakaan Politeknik Negeri Pontianak yang dapat diakses oleh para pemustaka. Koleksi ini merupakan koleksi khusus berupa koleksi karya ilmiah yang biasa menjadi rujukan bagi para mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir. Koleksi laporan tugas akhir di Politeknik Negeri Pontianak adalah merupakan koleksi dari laporan karya limiah prasyarat kelulusan pendidikan Diploma untuk mendapatkan gelar Ahli Madya (A.Md). Pemanfaatan Laporan Tugas Akhir Koleksi laporan tugas akhir telah dimanfaatkan oleh para pemustaka di perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak. Pemustaka Politeknik Negeri Pontianak memanfaatkan tugas akhir sebagai alat bantu untuk mendapatkan gambaran proses penyusunan laporan tugas akhir yang akan mereka hadapi. Dengan demikian, membaca laporan tugas akhir berguna bagi mahasiswa yang ingin mempersiapkan diri untuk menyiapkan diri untuk tahapan pendidikan yang akan mereka hadapi. “dengan membaca tugas akhir, saya juga menjadi memiliki gambaran seperti apa saya harus mengerjakan tugas akhir saya nantinya” (informan 3). Membaca laporan tugas akhir juga menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh para pemustaka untuk mendapatkan informasi literatur yang bisa mereka gunakan sebagai acuan dalam penyusunan laporan. Hal ini dapat disimpulkan dari hasil wawancara kepada informan. “saya juga melihat referensi tugas akhir kakak tingkat yang topiknya hampir mirip dengan topik tugas akhir saya untuk mencari buku-buku yang dapat saya gunakan dari melihat tugas akhir tersebut” (informan 1). Membaca laporan tugas akhir juga membantu proses penyusunan laporan tugas akhir. Dengan membaca koleksi ini, maka pemustaka mendapatkan acuan dalam proses penulisan. Mereka bisa mencontoh bagaimana sistematika dan isi dari masing-masing bab pada laporan tugas akhir. Informasi tentang panduan penyusunan laporan tugas akhir dibutuhkan oleh para pemustaka. Panduan yang mereka butuhkan ternyata juga terkait dengan tata cara penulisan kutipan dan penyusunan daftar pustaka. Ini terlihat dari pernyataan informan: “saya sangat memanfaatkan tugas akhir yang ada di perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak, tujuan saya adalah untuk menjadikan tugas akhir sebagai pedoman dalam penulisan tugas akhir, saya melihat bagaimana isi per-bab dari tugas akhir, misalnya bab 1 isinya pembahasannya seperti apa” (informan 1). “iya saya memanfaatkan koleksi tugas akhir yang ada di perpustakaan ini. Tujuan saya memanfaatkan koleksi tugas akhir untuk mendapatkan informasi yang saya butuhkan dan saya juga dapat melihat gaya penulisan tugas akhir seperti apa misalnya dari penulisan kutipan dan daftar pustaka” (informan 2). Laporan tugas akhir sebagai referensi dan rujukan dalam menyusun karya ilmiah tentu akan mempermudah pemustaka pemustaka karena mereka mendapatkan contoh konkret karya tulis ilmiah. Laporan tugas akhir dapat dijadikan pedoman informasi untuk pemustaka yang ingin mencari informasi yang dibutuhkan (Maysuri, 2014). Pemanfaatan Abstrak Laporan Tugas Akhir Laporan tugas akhir ini, pemustaka telah memanfaatkan abstrak yang merupakan intisari dari laporan. Mereka mengetahui bahwa abstrak merupakan alat bantu yang bisa memudahkan mencari informasi yang mereka butuhkan, sehingga mereka telah menggunakannya. Mereka menilai bahwa mereka bisa menemukan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan akurat tanpa harus membaca keseluruhan dari laporan tugas akhir. Hal ini bisa disimpulkan dari pernyataan informan 1 dan 2. “saya mengetahui isi dari tugas akhir, saya memanfaatkan bagian abstrak yang ada di tugas akhir dikarenakan sudah tertera poin-poin penting dari penelitian tersebut. Jika memang sesuai dengan yang saya butuhkan baru setelah itu saya membaca keseluruhan tugas akhir tersebut. abstrak memudahkan saya dalam penelusuran informasi secara cepat” (informan 1). “iya saya memanfaatkan abstrak tugas akhir untuk mengetahui isi dari tugas akhir tersebut, misalnya tugas akhir tersebut membahas tentang hal apa. Dengan begitu saya mengetahui informasi tugas akhir dari membaca abstrak. dengan adanya abstrak di bagian tugas akhir memudahkan saya dalam mencari informasi di dalam tugas akhir tersebut secara cepat tanpa harus membaca keseluruhan tugas akhir tersebut” (informan 2). Abstrak berfungsi sebagai literatur sekunder menyajikan informasi secara ringkas dan tepat dari sebuah dokumen (Sudiar, Mafar, & Rosman, 2016). Abstrak bagian dari tulisan yang menyajikan ringkasan laporan tugas akhir tersebut. Abstrak berfungsi untuk memudahkan pemustaka untuk menemukan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan akurat karena ringkasan isi ini dapat dipakai oleh orang untuk mengira-ngira apakah dokumen/tugas akhir bersangkutan memang relevan untuk dibaca atau tidak (Suwarno, 2015). Ketika pemustaka membaca abstrak, maka mereka bisa membuat keputusan awal dengan cepat, apakah laporan tugas akhir tersebut sesuai dengan topik yang mereka cari atau tidak. Dengan demikian, ketika membaca abstrak, pemustaka dapat menghemat banyak waktu sebelum membaca laporan tugas akhir secara keseluruhan (Suwarno, 2015). Hal ini akan memudahkan pemustaka dalam mengumpulkan dan memilah informasi pemustaka, karena mereka menghadapi segunung informasi, tidak hanya dari pada buku melainkan juga pada tugas akhir (Sudiar, Mafar, & Rosman, 2016). Abstrak tugas akhir untuk memenuhi kebutuhan informasi Sebagai ringkasan, abstrak secara singkat berisikan latar belakang, tujuan penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian. Ringkasan ini bersifat singkat, padat, dan jelas. Walaupun pemustaka menggunakan abstrak untuk menunjang proses penyusunan laporan tugas akhir mereka, namun mereka menilai bahwa abstrak belum memadai untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka. Alasannya adalah karena mereka membutuhkan informasi berupa penjelasan masalah yang diangkat dalam laporan tugas akhir tersebut. Ini dapat diketahui dari jawaban informan. “belum sepenuhnya memenuhi, untuk detailnya mengenai isi tugas akhir tersebut saya harus membaca keseluruhan isi tugas akhir, karena jika hanya membaca abstrak saja saya hanya mengetahui isi yang dibahas dari tugas akhir sedangkan untuk gaya penulisan dan isi-isi sub-sub dalam tugas akhir tidak tercantum” (Informan 1). Dari jawaban di atas, dapat diketahui juga bahwa abstrak hanyalah bagian dari strategi awal para pemustaka untuk menyeleksi mana laporan tugas akhir yang perlu mereka baca secara keseluruhan. Ketika mereka sudah mengidentifikasi laporan tugas akhir yang relevan, maka mereka akan mempelajari topik tertentu dengan membaca laporan tugas akhir. Hal ini diperkuat dengan hasil observasi dan kajian dokumen dimana beberapa laporan tugas akhir menyertakan laporan tugas akhir mahasiswa lain dalam daftar pustaka mereka. Pemustaka juga ada yang menilai abstrak tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka karena, mereka juga ingin mengetahui cara penulisan laporan tugas akhir. Format penulisan laporan tugas akhir dapat mereka ketahui dari pengamatan laporan tugas akhir yang sudah disusun oleh mahasiswa lain. “menurut saya belum memenuhi, dikarenakan saya memanfaatkan tugas akhir ingin mengetahui cara penulisan tugas akhir bukan hanya mencari informasi ditugas akhir tersebut. kalau dalam penelusuran informasi abstrak sangat membantu dalam temu kembali informasi” (informan 2).
Conclusion
Pemustaka Perpustakaan Politeknik Negeri Pontianak telah memanfaatkan tugas akhir dalam membuat karya ilmiah mereka sendiri baik untuk memperoleh gambaran proses penyusunan laporan ilmiah, mempelajari topik secara lebih dalam, maupun mempelajari sistematika penulisan laporan. Mereka juga mengetahui fungsi abstrak dan telah memanfaatkannya untuk mencari informasi secara efektif dan efisien. Namun abstrak tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan pemustaka karena mereka membutuhkan informasi lain seperti penjabaran suatu topik, maupun format penulisan tugas akhir.