Penerapan Model UTAUT untuk Memahami penggunaan Digital Library Specific Search untuk Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Makassar
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Abstract
Digital Library Specific Rearcis a system or platform that provides electronic access to various sources of information and library materials. Digital libraries use information and communication technologies to store, manage, and provide access to digital collections, which include books, journals, articles, photographs, audio recordings, videos, and a variety of other materials. Digital Library Specific Rearc has many benefits for students in doing coursework and final assignments. This study uses a simpler UTAUT model. The original UTAUT model was modified in such a way as to make it simpler. The data used in this study are primary and secondary data. Primary data is information obtained immediately on the spot. research shows that UTAUT is a useful tool to explain the use of Digital Library Specific Research by students of the Indonesian Muslim University Makassar. The results showed that the Descriptive Analysis The average score was determined for each scale (theoretical score) and the research material explained the actual score from the subject's assessment (empirical score). Most of the respondents have high Usage Expectations (UX), Usage Expectancy (UE), Social Impact (SI), Facilitating Conditions (FC), and high Usage Behavior (USE). The percentages are 79%, 73%, 52%, 54% and 41%, respectively. Meanwhile, the level of User Behavior (UB) for most of the respondents is moderate (43%). As for the derivatives of primary and secondary data that have been processed based on existing data.
Keywords:
Digital Library Specific Rearc
· UTAUT
· Digital collection
Introduction
Perpustakaan digital adalah sistem atau platform yang menyediakan akses elektronik ke berbagai sumberinformasi dan bahan pustaka. Perpustakaan digital menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyimpan, mengelola, dan menyediakan akses ke koleksi digital, yang meliputi buku, jurnal, artikel, foto, rekaman audio, video, dan berbagai bahan lainnya(Melkianus Ngedu Tiba, 2022)Perpustakaan digital berbeda dengan perpustakaan tradisional yang berbasis pada koleksi fisik seperti buku dan media cetak lainnya. Dalam perpustakaan digital, bahan pustaka diubah menjadi format digital yang dapat diakses melalui jaringan komputer atau internet. Pengguna perpustakaan digital dapat mencari, membaca, mengunduh atau menggunakan bahan pustaka dari mana saja, kapan saja selama terhubung dengan web(Rivalina, Rahmi and Oos M Anwar, 2013 : 226-237)Pada tahun 1994perpustakaan UMI menggunakan sistem komputer otomatis dengan program Sipisis yang bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada pengguna perpustakaan. Pada tahun 2014 perpustakaan UMI meluncurkan program baru yaitu program Slims sebagai sistem otomasi perpustakaan yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perpustakaan UMI. Beberapa fungsi dan layanan yang ditawarkan Perpustakaan Digital UMI Makassar adalah Search and reaserch: Ini memiliki sistem pencarian dan pengambilan yang memungkinkan pengguna untuk mencari dan mencari bahan pustaka dalam koleksi digital dengan kata kunci, judul, penulis, atau subjek tertentu.Dalam program terbaru yang dirancang dari 2014 silam, perpustakaan digital dalam penelusuran koleksi masih memiliki banyak kendala di dalam mengaksesnya. Tatacara penelusuran yang ada masih membuat pemustaka atau mahasiswa bingung untuk bagaimana cara memulainya. Bahkan masih banyak mahasiswa Universitas Muslim Indonesia tidak mengetahui bahkan tidak pernah membuka digital Library Universitas Muslim Indonesia.Tajuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap memahami penggunaan digital libraryspecific searcholeh mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Makassar. Penulis dalam penelitian ini menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of the Technology(UTAUT), dimana UTAUT ini dikembangkan oleh empat peneliti yaitu Venkatesh, Morris, Davis, dan Davis pada tahun 2003. Metode UTAUT merupakan pengembangan dari teori penerimaan teknologi sebelumnya dan membantu untuk memahami dan menerapkan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan teknologi oleh individu atau kelompok. Metode ini banyak digunakan dan diadopsi dalam penelitian dan praktek di berbagai bidang termasuk teknologi informasi, manajemen dan bidang terkait lainnya.Landasan Teori1.UTAUT UTAUT adalah sebuah model teoritis yang digunakan untuk menjelaskan dan memahami bagaimana individu mengadopsi dan menggunakan teknologi. Model ini merinci faktor-faktor yang memengaruhi keputusan seseorang untuk menerima dan menggunakan teknologi, termasuk keyakinan pribadi mereka, ersepsi tentang kemudahan penggunaan teknologi, persepsi manfaat yang mereka harapkan dari penggunaan teknologi tersebut, sertapengaruh sosial yang mungkin mempengaruhi keputusan mereka (Trie Handayani, 2015 :165)2.Digital LibrarySebuah perpustakaan digital adalah suatu koleksi dokumen atau sumber daya informasi yang disimpan dalam format elektronik dan dapat diakses melalui komputer atau perangkat elektronik lainnya. Ini memungkinkan pengguna untuk mencari, membaca, dan mengakses berbagai jenis informasi, termasuk teks, gambar, audio, dan video, melalui jaringan internet. Sarjana Terje Hillesund adalah salah satu ahli yang telah mengemukakan pandangannya tentang perpustakaan digital. Beliau telah mengkaji perkembangan dan peran perpustakaan digital dalam pengelolaan informasi dan penyebaran pengetahuan(Supriyant, 2015 : 1-12)3.Perguruan Tinggiperpustakaan perguruan tinggi adalah sebuah lembaga atau fasilitas yang didesain khusus untuk menyediakan akses dan layanan informasi bagi mahasiswa, dosen, dan anggota komunitas perguruan tinggi lainnya. Fungsi utama perpustakaan ini adalah untuk mendukung pendidikan dan penelitian di lingkungan perguruan tinggi dengan menyediakan koleksi bahan pustaka yang relevan dan fasilitas layanan seperti konsultasi, peminjaman, dan penggunaan teknologi informasi(Iwan Sopwandin, 2021)
Method
Penelitian ini menggunakan model UTAUT yang lebih sederhana. Model asli UTAUT dimodifikasi sedemikian rupa hingga menjadi lebih sederhana. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer adalah informasi yang diperoleh langsung saat itu juga.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Metode pengujian adalah metode pengujian yang ditargetkan dengan kriteria sebagai berikut: 1) mahasiswa yang dipilih adalah mahasiswa UMI Makassar, 2) responden adalah mahasiswa aktif yang ditetapkan selama penelitian, dan 3) responden adalah pengguna perpustakaan digital UMI Makassar. Data primer diperoleh melalui survei. Responden penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Makassar.
Result & Discussion
Padabagian ini menjelaskan hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini yang dapat dinyatakan dalam bentuk tabelagar mudah di pahami sebagai berikut.Tabel 1tingkat kepuasan mahasiswa UMI makassarPemahaman penggunaanSkalaUsage Expectations77%Usage Expectancy75%Social Impact54%Facilitating Conditions52%Usage Behavior User Behavioral44%41%Analisis dari deskriptif dengan Skor rata-rata ditentukan untuk setiap skala (skor teoritis) dan materi penelitian menjelaskan skor sebenarnya dari penilaian subjek (skor empiris). Hasil teoritis dan empiris untuk masing-masing skala penelitian yang berasal dari data primer yang telah diolah, subjek kemudian diklasifikasikan untuk memberikan interpretasi skor skala dengan menguji signifikansi perbedaan rata-rata empiris dan rata-rata teoretis. Tujuan dari metode ini adalah untuk mengklasifikasikan orang ke dalam kategori rendah, sedang dan tinggi, tetapi tidak mengasumsikan bahwa nilai pemahaman terdistribusi secara normal.Dengan metode ini, pertama-tama ditentukan interval batasbawah dan atas untuk skor yang menyimpang secara signifikan dari rata-rata teoretis, sesuai dengan tingkat kepercayaan yang diinginkan (dalam penelitian ini tingkat penilaian data adalah 99% atau tingkat signifikansi α= 0,1 [10]). Berikut ini adalah rumus jangkauan:μ −t(α/2, n-1) (SD/√n) ≤ X ≤ μ + t(α/2, n-1) (SD/√n)dimana :μ: Meanjumlah dari semua nilai t(α/2, n-1): nilai batas yang digunakan α/2 dan degrees of freedom n-1 SD : pengukuran variasi n: jumlah dari keseluruhan responden[4].Sebagian besar responden memiliki Usage Expectations(UX) yang tinggi, Usage Expectancy (UE), Social Impact (SI), Facilitating Conditions(FC), dan Usage Behavior (USE) yang tinggi. Persentasenya masing-masing adalah 77%, 75%, 54%, 52% dan 44%. Sementara itu, tingkat User Behavioral (UB) sebagian besar responden sedang (41%). Sedangkan untuk turunan dari data primer dan sekunder yang telah diolah berdasarkan data yang telah ada.Tingkat harapan pengguna yang tinggi menunjukkan bahwa sebagian besar responden percaya bahwa menggunakan Digital Library Specific Rearchmembantu mereka mencapai manfaat mengerjakan tugas di tempat kampus. Penyelesaian dan penyelesaian tugas belajar yang lebih mudah dan cepat. Sebagian besar responden juga merasa bahwa menggunakan Digital Library Specific Rearchtidak membutuhkan banyak tenaga. Hal ini tercermin dalam upaya tingkat tinggi yang diharapkan oleh sebagian besar dari mereka yang disurvei. Penggunaan Digital Library Specific Rearchjuga dipengaruhi oleh orang-orang yang penting bagi responden. Hal ini tercermin dari dampak sosial yang tinggi. Tingginya tingkat kondisi yang menguntungkan menunjukkan bahwa mayoritas responden mempercayai ketersediaan koleksi yang mendukung penggunaan Digital Library Specific Rearch. Frekuensi penggunaan Digital Library Specific Rearchdalam setahun menunjukkan perilaku penggunaan yang relatif tinggi pada sebagian besar responden. Hal ini mungkin disebabkan karena setahun yang digunakan untuk mengukur frekuensi penggunaan Digital LibrarySpecific Rearchadalah waktu dimana mahasiswa mengikuti atau akan mengikuti ujian tengah semester. Dan menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Kecenderungannya, mahasiswa kini lebih mementingkan mata kuliah dan persiapan materi ujian, termasuk mengunduh materi digital. Jadi ini meningkatkan penggunaan Digital Library Specific Rearch. Sedangkan proporsi sebagian besar responden yang masuk dalam kategori niat perilaku sedang (45%) hanya berbeda 4% dari jumlah responden yang masuk dalam kategori tinggi (41%).Hasil tes juga menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara kondisi yang menguntungkan dan niat perilaku. Temuan ini berbeda dengan Venkatesh et al. Namun, saya setuju dengan Dasguptan et al. pertandingan dengan pengamatan yang dilaporkan. Referensi ini mungkin karena perbedaan lingkungan di mana penelitian ini dilakukan.Niat menggunakan Digital Library Specific Rearchmengacu pada kegunaannya. Hal ini terlihat dari korelasi positif dan signifikan antara niat perilaku dan perilaku penggunaan (r=0,173; p-value <0,02). Temuan ini konsisten dengan ide dasar model penerimaan pengguna bahwa niat untuk menggunakan sistem informasi yang mempengaruhi dari penggunaan sistem informasi yang sebenarnya.
Conclusion
Dengan menggunakan metode UTAUT di perpustakaanUniversitas Muslim Indonesia Makassar dengan Tingkat harapan pengguna yang tinggi menunjukkan bahwa sebagian besar responden percaya bahwa menggunakan Digital Library Specific Rearchmembantu mereka mencapai manfaat mengerjakan tugas di tempat kampus. Penyelesaian dan penyelesaian tugas belajar yang lebih mudah dan cepat. Sebagian besar responden juga merasa bahwa menggunakan Digital Library Specific Rearchtidak membutuhkan banyak tenaga. Hal ini tercermin dalam upaya tingkat tinggi yang diharapkan oleh sebagian besar dari mereka yang disurvei. Penggunaan Digital Library Specific Rearchjuga dipengaruhi oleh orang-orang yang penting bagi responden. Hal ini tercermin dari dampak sosial yang tinggi. Tingginya tingkat kondisi yang menguntungkan menunjukkan bahwa mayoritas responden mempercayai ketersediaan koleksi yang mendukung penggunaan Digital Library Specific Rearch. Frekuensi penggunaan Digital Library Specific Rearchdalam 1 tahun menunjukkan perilaku penggunaan yang relatif tinggi pada sebagian besar responden. Kesimpulan merupakan ringkasan dari hasil temuan yang tertuang dalam satu paragraf.