Kembali
16
1
2016 Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 12 · 2 ISSN 2477-0361

Pemanfaatan Database EBSCO dan ProQuest sebagai Rujukan Penyusunan Tesis dan Disertasi bagi Mahasiswa Program Magister Sains dan Doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM: Analisis Sitiran Jurnal Ilmiah

Universitas Gadjah Mada; Universitas Gadjah Mada

Abstract

This study aims to examine the utilization of e-journals in EBSCO database "Business Source Complete" and ProQuest "ABI / INFORM Collection" as the citation in the writing of theses and dissertations by the students of Master of Science and Doctor of the Faculty of Economics and Business Universitas Gadjah Mada 2014-2015. This quantitative descriptive study used documentation method for data collection. Data analysis used frequency tabulation and percentage calculation of Kerlinger's formulas.The results showed that the availability of journals in the EBSCO database for the preparation of theses and dissertations was higher than in ProQuest. The degree of duplication of availability of journals both in EBSCO and ProQuest for the preparation of theses and dissertations of all majors was 24.88% and 27.81% respectively. Journals published between 2001-2010 was more highly utilized. Overall the utilization of these two databases was low.
Keywords: citation analysis · EBSCO · ProQuest · e-journals

Introduction

A. PENDAHULUAN Rencana strategis Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2012-2017 yakni menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan menyandang reputasi internasional melalui produk penelitian yang menjadi rujukan nasional berwawasan lingkungan dan responsif terhadap permasalahan masyarakat, bangsa dan negara yang berbasis pada nilai-nilai keunggulan lokal. Hasil penelitian dosen dan mahasiswa UGM berpotensi menjadi produk unggulan dan sumber pendapatan universitas, dan dapat dipublikasikan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan data dari SCImago Journal & Country Rank di tingkat ASEAN, jumlah publikasi Indonesia lebih rendah dari Malaysia. Oleh karena itu Dirjen Pendidikan Tinggi mengeluarkan surat edaran Nomor 152/E/T/2012 tentang publikasi karya ilmiah. Isi surat edaran tersebut mewajibkan mahasiswa dapat menghasilkan karya ilmiah yang dimuat pada jurnal ilmiah untuk mahasiswa program sarjana. Selanjutnya untuk mahasiswa program magister dan doktor, masing-masing menyajikan karyanya pada jurnal nasional terakreditasi LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Ilmiah), dan jurnal internasional bereputasi.Kebijakan tersebut mengarah pada peningkatan kuantitas dan kualitas karya ilmiah Indonesia, dengan harapan dapat diterima dalam penerbitan jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional terkemuka (leading journal). Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan infrastruktur pendukung penelitian dan publikasi, antara lain tersedianya database e-journal sesuai kebutuhan sivitas akademika. Sejak tahun 2005 Perpustakaan UGM telah melanggan database elektronik, dan EBSCO merupakan database yang pertama kali dilanggan. Pada tahun-tahun berikutnya, UGM memperluas langganan database selain EBSCO, antara lain: ProQuest, JStor, IEEE, Clinical Key, dan lainnya.Database EBSCO dan ProQuest merupakan industri bisnis informasi yang dikenal sebagai database aggregators, yaitu basis data yang menyediakan berbagai jenis sumber daya elektronik, dan salah satunya berupa e-journal. Kedua industri bisnis informasi tersebut secara khusus menyediakan jenis sumber informasi bidang ekonomi, yaitu database Business Source Complete pada database EBSCO dan ABI/INFORM Complete pada database ProQuest. Masing-masing database berisi e-journal yang sudah ditentukan judul jurnalnya oleh pihak vendor, dengan demikian sumber informasi yang tersedia berupa paket atau sistem paket. Sistem paket memiliki kelebihan dan kelemahan, yaitu terjadinya duplikasi atau kesamaan judul e-journal pada dua database yang dilanggan, sedangkan kelebihannya yaitu harga langganan lebih murah dibandingkan dengan pelanggan secara terpisah masing-masing judul jurnal.Penyediaan, pemanfaatan, dan evaluasi terhadap sumber informasi elektronik yang dibutuhkan sivitas akademika menjadi tanggung jawab perpustakaan secara penuh. Kemampuan evaluasi pustakawan terhadap penggunaan sumber informasi elektronik diharapkan dapat berdampak secara signifikan untuk menentukan keberlangsungan atau penghentian database yang dilanggan (Surachman, 2014).Berdasarkan uraian tersebut, permasalahan yang perlu dijawab dalam penelitian ini: Bagaimana pemanfaatan e-journal dalam database EBSCO “Business Source Complete” dan database ProQuest “ABI/INFORM Complete” sebagai rujukan penyusunan tesis dan disertasi bagi mahasiswa program magister sains dan doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM?Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan e-journal dalam database EBSCO “Business Source Complete” dan ProQuest “ABI/INFORM Complete” sebagai rujukan penyusunan tesis dan disertasi mahasiswa program magister sains dan doktor FEB UGM, antara lain: (1) mengetahui judul-judul jurnal dalam dua database tersebut yang dimanfaatkan dalam penyusunan tesis dan disertasi. (2) Mengetahui jumlah dan persentase ketersediaan e-journal dalam dua database tersebut yang disitir dalam penyusunan tesis dan disertasi. (3) Mengetahui tingkat kesamaan judul e-journal dalam dua database tersebut sebagai rujukan penyusunan tesis dan disertasi. (4) Mengetahui tahun terbit jurnal sebagai rujukan penyusunan tesis dan disertasi. (5) Mengetahui frekuensi pemanfaatannya dalam penyusunan tesis dan disertasi.Manfaat yang diharapkan dari penelitian antara lain: (1) Memberikan informasi tingkat pemanfaatan e-journal dalam dua database tersebut sebagai rujukan penyusunan tesis dan disertasi. (2) Sebagai bahan masukan dan evaluasi penentuan kebijakan pengembangan sumber informasi elektronik, khususnya langganan e-journal di Perpustakaan FEB khususnya dan UGM pada umumnya. (3) Menambah wawasan bagi pembaca tentang pemanfaatan dan pengelolaan e-journal.B. TINJAUAN PUSTAKAKeaslian PenelitianPenelitian analisis sitiran telah dilakukan di dalam maupun di luar negeri. Beberapa penelitian mengenai analisis sitiran pada tesis dan disertasi di luar negeri antara lain dilakukan oleh Abeyrathne (2015), Becker (2015), Banateppanvar (2013), Thanuskodi (2012), Iinoven (2009), Faye Reisen (2009), hasilnya menunjukkan bahwa jenis koleksi jurnal lebih tinggi disitir daripada jenis koleksi yang lain.Sementara Gasparotto (2014) melakukan penelitian tentang analisis bibliografi pada disertasi, ditemukan bahwa koleksi buku paling banyak disitir daripada jurnal. Anyaoku (2014) melakukan kajian pemanfaatan database HINARI pada Nigerian Journal of Clinical Practice, menemukan bahwa 42,8% judul jurnal tersedia, dan 57,2% tidak tersedia di database tersebut.Penelitian di Indonesia oleh Purwaningsih (2013) tentang pemanfaatan jurnal dalam database EBSCO dalam penyusunan skripsi Jurusan Akuntansi FEB UGM tahun 2011. Hasilnya menunjukkan bahwa pemanfaatan jurnal yang bersumber dari database EBSCO hanya sebesar 13,79%, sementara ketersediaannya mencapai 59,88%.Hal tersebut menunjukkan bahwa analisis sitiran untuk mengkaji pemanfaatan jenis informasi dalam penyusunan tesis dan disertasi telah banyak dilakukan di berbagai universitas, dan jurnal merupakan jenis sumber informasi yang menempati ranking tertinggi. Meskipun demikian penelitian yang berkaitan dengan database penyedia informasi jurnal untuk penyusunan tesis dan disertasi masih sedikit dilakukan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian pemanfaatan jurnal dalam database untuk penyusunan tesis dan disertasi di FEB UGM, karena sepengetahuan penulis penelitian ini belum pernah dilakukan.Jurnal Elektronik dan PemanfaatannyaDefinisi jurnal elektronik menurut International Encyclopedia of Information and Library Sciences (Feather and Stages, 1997) adalah: “a term used to describe a journal that is published in digital form to be displayed on a computer screen”.Jurnal elektronik sebagai publikasi ilmiah dalam format elektronik mempunyai International Standard Serial Number (ISSN) dengan format dokumen dalam bentuk PDF (Rusydi, 2014). Keuntungan jurnal elektronik antara lain: (a) relatif murah, (b) menghemat tempat, (c) dapat dimanfaatkan oleh banyak orang secara bersamaan, (d) lebih cepat disajikan, (e) tidak memerlukan proses pengolahan seperti jurnal cetak, dan (f) penerbitannya lebih cepat (Lasa Hs., 2009).Analisis SitiranAnalisis sitiran merupakan cabang bibliometrika yang meneliti kutipan dalam publikasi seperti jurnal, artikel, dan buku untuk mencari pola penggunaan suatu dokumen (Hoffmann and Doucette, 2012).Database EBSCO dan ProQuestDatabase EBSCO merupakan database aggregator yang memuat publikasi dari berbagai penerbit dan jenis terbitan lainnya. Database ProQuest merupakan contoh database aggregator yang menyediakan berbagai jenis sumber daya elektronik seperti e-journal, e-book, e-proceeding, e-paper, dan lain-lain yang diperoleh dari satu atau lebih penerbit atau penyedia konten elektronik (Surachman, 2014).EBSCO mengalami embargo yang membatasi akses terhadap full text hingga waktu tertentu. Tampilan menu database Business Source Complete dapat dilihat pada gambar di bawah ini.Gambar 2. Fasilitas yang disediakan database ABI/INFORM

Method

Gambar 1. Fasilitas yang disediakan database Business Source CompleteDatabase ProQuest merupakan contoh database aggregator, yaitu basis data yang menyediakan berbagai jenis sumber daya elektronik seperti e-journal, e-book, eproceeding, e-paper dan lain-lain yang diperoleh dari satu atau lebih penerbit atau penyedia konten elektronik (Surachman, 2014). Salah satu database bidang ekonomi yang terdapat di database tersebut yaitu ABI/INFORM Complete yang dilanggan UGM. Database ABI/INFORM Complete memuat subyek bisnis, manajemen dan perdagangan, laporan data pasar, industri, kasus bisnis dan berita-berita perdagangan tingkat global. Tampilan menu database ABI/INFORM dapat dilihat pada gambar 2. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif dimaksudkan untuk mendiskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai faktafakta dan sifat-sifat populasi (Suryabrata,1 9 8 3 ). Secara kuantitatif dapat menggambarkan atau menjelaskan suatu permasalahan yang ada (Kriyantono, 2007).Subjek penelitian adalah sumber data dalam penelitian, sedangkan objek penelitian adalah apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto, 2002). Tesis dan disertasi mahasiswa program magister sains dan doktor FEB UGM tahun 2014-2015, menjadi subjek dalam penelitian ini dan sekaligus menjadi populasi penelitian, dengan objek berupa jurnal dalam database EBSCO “Business Source Complete” dan ProQuest “ABI/INFORM Complete” yang disitir dan tercantum dalam daftar pustaka tesis dan disertasi mahasiswa program magister sains dan doktor FEB UGM tahun 2014-2015Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, yaitu pengumpulan data menggunakan bahan-bahan tertulis sebagai dokumen (Nawawi, 2006). Dokumen dalam penelitian ini berupa daftar pustaka dari subjek Tabel 1.penelitian dan literatur pendukung yang dijadikan bahan rujukan.Metode analisis menggunakan tabel frekuensi dalam persentase. Penghitungan persentase menggunakan rumus dari Kerlinger (1973), sebagai berikut:Persentase = Proporsi x 100Proporsi merupakan pecahan yang pembilangnya yaitu satu di antara dua frekuensi atau lebih, sedangkan penyebutnya yaitu jumlah seluruh frekuensi terobservasi.Hasil analisis yang diperoleh selanjutnya diinterpretasi menggunakan analisis data dari Arikunto (1998) sebagai berikut:Ÿ Nilai 81 - 100% : sangat baikŸ Nilai 61 - 80% : baikŸ Nilai 41 - 60% : cukupŸ Nilai 21 - 40% : kurangŸ Nilai 0 - 20% : sangat kurang

Result & Discussion

1. Sitiran pada Tesis dan disertasi 2014 2015 Program Magister Sains dan Doktor FEB UGMSebaran jumlah dan rerata sitiran pada tesis dan disertasi masing-masing jurusan di FEB Universitas Gadjah Mada 2014-2015 Jenis Karya Tulis Jurusan Jumlah Jumlah sitiran Jurnal Rerata sitiran Tesis Akuntansi 71 2890 41 Manajemen 62 3535 57 Ilmu Ekonomi 55 1113 20 Jumlah 188 7538 40 Disertasi Akuntansi 19 1465 77 Manajemen 10 1207 120 Ilmu Ekonomi 11 846 77 Jumlah 40 3518 92 Sumber: Data diolah 2016Jumlah tesis dan disertasi periode 2014-2015 masing-masing berjumlah 188 judul dan 40 judul untuk semua jurusan yang ada. Jumlah sitiran jurnal secara keseluruhan pada tesis dan disertasi masing-masing 7538 dan 3518 sitiran. Rincian selengkapnya disajikan pada tabel 1.Pada tabel di bawah ini terlihat rerata penggunaan jurnal untuk penyusunan karya tulis mahasiswa program magister sains dan doktor FEB Jurusan Manajemen lebih banyak menggunakan sitiran jurnal dibandingkan karya tulis mahasiswa Jurusan Akuntansi maupun Jurusan Ilmu Ekonomi. Rerata sitiran jurnal dalam tesis sebanyak 40 jurnal, sedangkan dalam disertasi sebanyak 92 jurnal. Hal ini mengindikasikan bahwa jurnal lebih relevan dan mutakhir untuk pembahasan subyek yang lebih mendalam. 2. Judul-judul Jurnal DisitirDalam penyusunan tesis dan disertasi program magister sains dan doktor FEB UGM periode 2014-2015 pada masingmasing jurusan (Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi) ditemukan 20 besar judul jurnal disitir. Tabel berikut ini menyajikan sebaran jurnal disitir pada masing-masing jurusan baik dalam tesis maupun disertasi.Tabel 2. Sebaran 20 besar jurnal disitir dalam tesis pada tiga jurusan di FEB UGMSumber: Data diolah 2016Tabel 2 menunjukkan bahwa frekuensi sitiran terhadap jurnal Academy of Management Journal menduduki peringkat tertinggi yaitu sebanyak 153 kali, diikuti Accounting Review sebanyak 133 kali, masing-masing pada tesis Jurusan Manajemen dan Jurusan Akuntansi. Pada Jurusan Ilmu Ekonomi, sitiran jurnal tertinggi pada American Economic Review. Hal ini mengindisikasikan bahwa masingmasing judul jurnal tersebut merupakan jurnal inti yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa pada masing-masing jurusan tersebut.Setelah dilakukan pengecekan pada database EBSCO dan ProQuest dari 20 besar jurnal yang digunakan, ditemukan beberapa judul jurnal yang tidak terdapat pada dua database tersebut. Rincian selengkapnya dapat dilihat pada tabel 3.Pada tabel 4 terlihat bahwa Accounting of Review merupakan jurnal dengan frekuensi tertinggi disitir 156 kali pada disertasi jurusan Manajemen Program Doktor. Sementara pada Jurusan Tabel 3. Daftar jurnal tidak tersedia pada database EBSCO dan ProQuest untuk penyusunan tesis pada tiga jurusan di FEB UGMSumber: Data diolah 2016Tabel 4. Sebaran 20 besar jurnal disitir dalam disertasi pada tiga jurusan di FEB UGMSumber: Data diolah 2016Manajemen dan Ilmu Ekonomi masing-masing judul jurnal yang disitir yaitu Journal of Business Ethics dan AmericanEconomic Review, masing-masing disitir 56 kali dan 30 kali. Setelah dilakukan pengecekan pada database EBSCO dan Tabel 5 Daftar jurnal tidak tersedia pada database EBSCO dan ProQuest untuk penyusunan disertasi pada tiga jurusan di FEB UGMSumber: Data diolah 2016Tabel 6. Persentase ketersediaan jurnal dalam database Business Source Complete dan ABI/INFORM CompleteProQuest dari 20 besar jurnal yang digunakan, ditemukan beberapa judul jurnal yang tidak terdapat pada dua database tersebut. Hasilnya dapat dilihat pada tabel 5.Sumber: Data diolah 20163. Ketersediaan Jurnal dalam Database Business Source Complete dan ABI/INFORM CompletePerhitungan persentase ketersediaan jurnal pada masing-masing database untuk penyusunan tesis dan disertasi pada masing-masing jurusan dapat dilihat pada tabel 6.Pada masing-masing 20 besar judul jurnal yang disitir dalam penyusunan tesis dan disertasi setiap jurusan diolah kembali, dan menghasilkan 20 besar jurnal dengan frekuensi disitir lebih tinggi. Setelah dilakukan pengecekan ketersediaannya pada dua database tersebut, ditemukan bahwa database EBSCO lebih banyak menyediakan judul jurnal sebagai sitiran dalam penyusunan tesis dan disertasi. Database ProQuest lebih sedikit menyediakan judul jurnal sebagai sitiran dalam penyusunan tesis dan disertasi, meskipun tahun penerbitannya pada rentang tahun tertentu saja. Selain itu hanya ada dua judul jurnal yang dapat diakses secara fulltext sampai saat ini yaitu Journal Business Ethics.Apabila 20 besar judul jurnal yang disitir dalam penyusunan tesis dan disertasi dilakukan pengecekan pada ranking jurnal berdasar klasifikasi pemeringkatan jurnal dari ESSEC Ranking of Journal 2016, ditemukan 17 judul jurnal termasuk pada kelompok tertinggi yaitu “Leading Journal”. Jurnal dalam kelompok tersebut merupakan jurnal terkemuka dengan kualitas tinggi serta berkontribusi besar bagi perkembangan akademik. Journal of Banking and Finance termasuk kelompok kedua, sedangkan Journal of Organizations Behavior dan Aditing: A Journal of Practice & Theory termasuk pada kelompok ketiga. Banyaknya jurnal yang termasuk dalam Leading Journal yang digunakan sebagai sitiran dalam penyusunan tesis dan disertasi tentunya akan mempengaruhi kualitas karya tulis yang dihasilkan. 4. Tingkat kesamaan judul jurnal dalam database Business Source Complete dan database ABI/INFORM Complete.Tabel 7. Judul-judul jurnal disitir dalam tesis dan disertasi masing-masing jurusan dan tersedia di database EBSCO dan ProQuestSumber: Data diolah 2016Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa tingkat kesamaan jurnal baik dalam database Business Source Complete dan database ABI/INFORM Complete yang disitir dalam tesis dan disertasi FEB UGM pada masing-masing jurusan dapat dilihat pada tabel 7.Hasil analisis perhitungan kesamaan jurnal yang disitir dan tersedia pada dua database secara keseluruhan sebesar 24,88% untuk penyusunan tesis, dan 27,81% untuk penyusunan disertasi. Rincian selengkapnya tingkat kesamaan jurnal untuk penyusunan tesis dan disertasi pada masing-masing jurusan program magister sains dan doktor FEB UGM disajikan pada tabel 8.Tabel 8. Tingkat kesamaan jurnal disitir pada masing-masing jurusan dan tersedia padadua database EBSCO dan ProQuest Jenis karya tulis Jurusan judul jurnal sama Persentase Tesis Akuntansi 111 22,98% Manajemen 140 25,50% Ilmu Ekonomi 61 27,48 Disertasi Akuntansi 63 26,47% Manajemen 91 29,26 Ilmu Ekonomi 68 27,31% Sumber: Data diolah 20165. Tahun terbit jurnal Tahun penerbitan jurnal dikelompokkan dalam rentang waktu lima tahun. Tahun penerbitan paling lama ditentukan sebelum tahun 1950, karena ada beberapa jurnal yang disitir diterbitkan sebelum tahun 1950. Apabila dibuat grafik mengenai penggunaannya sebagai sitiran berdasarkan tahun penerbitan, akan terlihat ada peningkatan dalam penggunaan jurnal rentang waktu tahun 2001-2010 (lihat gambar 3).Gambar 3. Penggunaan jurnal dalam penyusunan tesis dan disertasi semua jurusan berdasarkan tahun penerbitan (rentang 5 tahun)6. Pemanfaatan jurnal dalam database EBSCO “Business Source Complete” dan database ProQuest “ABI/INFORM Complete”Pemanfaatan jurnal dalam database EBSCO “Business Source Complete” dan database ProQuest “ABI/INFORM Complete” merupakan penggunaan judul jurnal yang disitir dalam penyusunan tesis dan disertasi mahasiswa Program Magister Sains dan Doktor FEB. Sebelum dilakukan analisis, terlebih dahulu dilakukan pengecekan pada database EBSCO dan ProQuest mengenai jumlah jurnal yang dapat diakses secara fulltext. Hasilnya menunjukkan bahwa ada 2012 judul yang terdapat pada database EBSCO, dan 2232 judul database ProQuest. Grafik pemanfaatan jurnal pada masing-masing database dapat dilihat pada gambar 4.Gambar 4. Pemanfaatan database EBSCO dan ProQuest masing-masing dari jumlah total 2012dan 2232 judul jurnal fulltext.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa persentase pemanfaatan jurnal dalam tesis dan disertasi masing-masing jurusan dapat dilihat pada tabel 9.Tabel 9. Persentase pemanfaatan jurnal dari Database EBSCO dan ProQuest pada tesis dan disertasi masing-masing jurusan Jenis Karya Tulis Jurusan Database EBSCO (%) Database ProQuest (%) Akuntansi 12,28 10,57 Tesis Manajemen 12,72 13,13 Ilmu Ekonomi 5,92 4,62 Akuntansi 6,16 5,11 Disertasi Manajemen 8,3 6,45 Ilmu Ekonomi 6,16 5,6 Sumber: Data diolah 2016Tabel 9 menunjukkan bahwa pemanfaatan jurnal pada database EBSCO “Business Source Complete” dan database ProQuest “ABI/INFORM Complete” sebagai sitiran dalam penyusunan tesis dan disertasi cenderung rendah.

Conclusion

1. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan sebagai berikut:a. Judul jurnal dalam database Business Source Complete dan database ABI/INFORM Complete yang disitir dengan frekuensi tertinggi yaitu Academy of Management Journal. Penyusunan tesis Jurusan Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi frekuensi tertinggi jurnal disitir berjudul American Economics Review. Penyusunan disertasi Jurusan Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi frekuensi tertinggi jurnal disitir masing-masing berjudul Contemporary Accounting Research, Journal of Business Ethics, Amerian Economics Review.b. Ketersediaan jurnal dalam database Business Source Complete terbesar 31,03% sebagai sitiran dalam penyusunan tesis Jurusan Akuntansi dan 41,13% untuk penyusunan disertasi Jurusan Manajemen. Ketersediaan jurnal dalam database ABI/INFORM Complete terbesar 33,60% sebagai sitiran dalam penyusunan tesis Jurusan Manajemen, dan 35,47% untuk penyusunan disertasi Jurusan Manajemen.c. Tingkat kesamaan judul jurnal dalam database Business Source Complete dan database ABI/INFORM Complete sebagai sitiran penyusunan tesis Jurusan Akuntansi 22,98%, Manajemen 25,50%, dan Ilmu Ekonomi 27,48%. Kemudian sebagai sitiran penyusunan disertasi Jurusan Akuntansi 26,47%, Manajemen 29,26%, dan Ilmu Ekonomi 27,31%. Tingkat kesamaan secara keseluruhan untuk penyusunan tesis dan disertasi masing-masing sebesar 24,88% dn 27,81%.d. Tahun penerbitan jurnal sebagai sitiran penyusunan tesis Jurusan Akuntansi frekuensi tertinggi dalam rentang tahun 2006-2010 yaitu 639 sitiran. Sementara untuk penyusunan tesis Jurusan Manajemen dengan rentang tahun 20012005 berjumlah 843 sitiran, dan JurusanIlmu Ekonomi dengan rentang tahun 20062010 berjumlah 257 sitiran. Jurnal yang disitir terbanyak dalam penyusunan disertasi Jurusan Akuntansi yaitu 332 sitiran, Manajemen 285 sitiran, dan Ilmu Ekonomi 187 sitiran. Ketiga jurusan menggunakan sitiran terbanyak dengan rentang tahun terbit jurnal yang sama, yaitu tahun 2001-2005.e. Secara umum tingkat pemanfaatan jurnal dalam database EBSCO “Business Source Complete” dan ProQuest “ABI/INFORM Complete” sebagai sitiran penyusunan tesis dan disertasi mahasiswa program magister sains dan doktor FEB UGM masih sangat kurang, yaitu dibawah 20%.2. Sarana. Pelatihan akses database perlu dilakukan secara berkala dengan melibatkan peserta mahasiswa dari satu klaster.b. Jurnal-jurnal yang akses fulltext-nya (delay/embargo) utamanya untuk jurnal inti, perlu dilakukan langganan langsung dari penerbit. Hal ini dapat dilakukan oleh masing-masing fakultas sesuai kebutuhan, dengan dana yang tersedia melalui RKAT fakultas.c. Pengelolaan e-journal yang dilanggan UGM harus dioptimalkan oleh masingmasing perpustakaan, agar sumber informasi yang tersedia lebih bernilai guna, misalnya dengan pembuatan pathfinder.d. Penelitian yang sama dapat dilakukan untuk koleksi tesis Program Studi Magister Manajemen UGM dan laporan penelitian dosen, mengingat database ProQuest banyak dimanfaatkan dalam penyusunan tesis dan disertasi Jurusan Manajemen serta banyaknya jumlah artikel diunduh oleh pemustaka.e. Penelitian seperti ini dapat dilakukan di masing-masing fakultas sebagai bentuk evaluasi penggunaan e-resource yang dilanggan, dengan harapan hemat anggaran dan memperoleh hasil yang optimal.