Kembali
16
1
2015 LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan Vol 3 · 2 ISSN 2477-5320

DIGITAL LIBRARY: MENGENAL AL-MAKTABAH AL-SYAMILAH

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus

Abstrak

Artikel ini membahas konsep dasar digital library dengan mengambilsoftware al-Maktabah al-Syamilah sebagai sampel. Pembahasan inidilatarbelakangi oleh perkembangan perpustakaan di era kemajuan teknologi informasi yang salah satunya adalah ditandai dengan era digitalisasi berbagai informasi. Namun fakta di lapangan, masih terdapat banyak perustakaan yang manual, atau ada juga perpustakaan yang mengaku digital tetapi masih berasa manual. Hal ini di antaranya disebabkan oleh ketidakakuratan dalam konseptualisasinya, misalnya konsep digital library identik dengan software perpustakaan seperti OPAC dan lain sebagainya. Dari persoalan ini tampaknya perlu sekali untuk membahas secara mendasar ciri-ciri digital library dengan memfokuskan kajian pada suatu software digital library yang sudah teruji, yaitu al-Maktabah al-Syamilah. Dari pembahasan ini dapat ditemukan bahwa digital library adalah perpustakaan yang koleksinya tidak lagi berbentuk cetak tetapi digital. Digitalisasi koleksi perpustakaan akan berdampak pada pencarian informasi yang sangat mudah dan pengelolaannya pun sangat murah, fleksibel dan praktis.
Keywords: Digital library · digital collections · practically used · al- Maktabah al-Syamilah

Introduction

Dewasa ini perkembangan teknologi informasi (IT) menempati derajattertinggi dalam sejarahnya. IT sekarang ini layak disifati dengan sebutan absolutely state of the art. Ia adalah puncak maha karya umat manusia.IT betul-betul memanjakan kehidupan manusia dalam berkomunikasi danbertukar informasi. Surat menyurat melalui jasa pengiriman pos (man-mail) sudah tergantikan dengan surat menyurat elektronik melalui e-mail (electronic mail). Alamat e-mail masing-massing orang adalah unik, tidak ada yang sama dalam setiap provider mailing seperti yahoo.mail.com. Alamat e-mail seperti nur_aris_75@yahoo.com adalah pengganti kotak pos yang ada di depan rumah.Kelebihan e-mail dari pos-mail adalah ketepatan dan kecepatan pengiriman, dan kemampuan documenting yang sangat besar dan aman. Namun di balik kelebihan tersebut ada kelemahan yang dihadapi oleh e-mail yaitu adanya virus komputer yang bisa menyerang e-mail dan mengacaukannya. Kemajuan IT tidak tidak hanya mengubah cara manusia dalam bidang surat menyurat saja, tetapi juga hampir di semua bidang. Misalnya sekarang ini dikenal konsep e-banking. Dengan e-banking, banyak transaksi perbankan yang bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja, seseorang tidak harus datang ke Kantor Bank. E-learning menjadikan kegiatan belajar-mengajar tidak harus dilakukan dengan bertatap muka di dalam kelas. Bahkan baru-baru ini muncul konsep uang elektronik. Suatu konsep baru yang bisa menggantikan pembayaran manual dengan e-money. Dengan e-money seseorang tidak perlu membawa uang tunai ke mana-mana ketika harus berbelanja.Tidak ketinggalan pula, kemajuan IT ini juga memasuki duniaperpustakaan. Perpustakaan adalah tempat yang menyediakan informasi dari berbagai cabang ilmu pengetahuan. Dalam beberapa dekade terahkir, muncul konsep digital library. Digital library bukanlah software yang digunakan oleh suatu unit perpustakaan dalam pelayaan kepada para pelanggan. Software tersebut merupakan pengganti dari pelayanan dan pengelolaan perpustakaan yang manual. Misalnya adalah, untuk ngecek jumlah koleksi, ketersediaannya, keanggotaan, sirkulasi peminjaman, jumlah tamu, dan denda atas keterlambatan pengembalian buku, data anggota dan lain sebagainya. Semua data-data tersebut dikelola secara digital dengan menggunakan software perpustakaan. Namun unit perpustakaannya masih berbentuk manual, belum digital. Orang masih harus datang ke perpustakaan untuk melakukan transaksi peminjaman buku dan lain sebagainya.Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan digital library? Digital library lebih dari sekedar software perpustakaan. Software perpustakaan mungkin saja adalah platform yang digunakan untuk membangun digital library. Ibarat rumah, software perpustakaan adalah bangunannya, sedangkan digital library adalah isi perabotannya. Bagaimana sebenarnya konsep digital library? Tulisan sederhana ini akan menguraikan miniatur sebuah perpustakaan digital dalam bentuk software yang sangat terkenal yaitu al-Maktabah al-Syamilah. Dari pembahasan ini diharapkan bisa memberi gambaran awal tetapi utuh terhadap konsep digital library.

Result & Discussion

1. Mengenal Al-Maktabah Al-Syamilaha. Layar Utama Tampilan al-Majmu’ah dan KitabDigital library adalah salah satu bentuk perkembangan perpustakaan dari sisi platform, yakni perubahan dari platform manual ke platform digital.Ditemukannya konsep e-book (buku elektronik) dengan berbagai platform nya mulai dari pdf, ebook, djvu, dan lain sebagainya membuka pintu lebarlebar bagi sebuah unit perpustakaan untuk bertransformasi dari perpustakaan manual kepada perpustakaan digital. Contoh kecil dari suatu proyek perpustakaan digital adalah al-Maktabah al-Syamilah yang secara bahasa berarti “Perpustakaan yang Lengkap”). Ribuan koleksi kitab terkumpul dalam satu software yang mudah dikelola, praktis, beaya murah, informasi dalam setiap kitab sangat mudah diakses dengan fasilitas search, sehingga orang tidak akan banyak kehabisan waktu dalam pencarian informasi dalam kitab-kitab tersebut. Berbeda dengan kitab manual yang butuh waktu lama untuk mencari suatu informasi di dalamnya. Tampilan layar utama dari maktabah syamilah adalah seperti tampak pada gambar 1.Menu yang bergambar kitab di sebelah pojok kanan atas adalah menu untuk mencari kitab apa saja yang ada di al-Maktabah al-Syamilah. Kalau tombol bergambar buku tersebut diklik maka muncul tampilan layar daftar kitab yang tersedia. Tampilan layar daftar kitab yang pertama kali muncul secara default adalah pembidangan rumpun ilmu dan koleksi kitab yang ada.Tampilan layar tersebut bisa dilihat pada gambar 1, 2 dan 3 di bawah ini.Gambar 1.Layar Utama al-Maktabah al-Syamilah. Gambar 2.Daftar al-Majmu’ah (Rumpun Keilmuan)Gambar 3.Daftar Kitab dalam Majmu’ah al-TafasirDari gambar 2 di atas tampak pembidangan rumpun ilmu Islam seperti al-Aqidah, al-Tafasir, Ulumul Qur’an, Mutun al-Hadits dan lain sebagainya.Jumlah pembidangan (al-majmu’ah) adalah 53 majmu’ah (bidang). Di dalam masing-masing pembidangan rumpun ilmu tersebut terdapat koleksi kitab kitab yang relevan sebagaimana contoh pada gambar 3 di atas.Jumlah semua kitab dari semua bidang yang terangkum dalam alMaktabah al-Syamilah al-Isdar al-Tsani ini adalah 6688 kitab. Berikut ini adalah tabel nama masing-masing majmu’ah dan jumlah kitab yang ada pada setiap majmu’ah.Tabel 1.Daftar Nama al-Majmu’ah dan Jumlah Kitab di DalamnyaNO NAMA AL-MAJMU’AH JUMLAH KITAB975 العقيدة . 1125 التفاسير . 229 ملحق التفاسير . 3250 علوم القرآن . 4111 متون الحديث . 520 ملحق متون الحديث . 6419 الأج ا زء الحديثية . 73 ملحق الأج ا زء الحديثية . 8102 شروح الحديث . 930 كتب العلل والسؤالات . 10126 كتب التخريج . 1190 كتب الألباني . 12169 مصطلح وعلوم الحديث . 13208 أصول وقواعد الفقه . 144 ملحق أصول وقواعد الفقه . 1546 الفقه الحنفي . 166 ملحق الفقه الحنفي . 1734 فقه مالكي . 186 ملحق الفقه المالكي . 1967 فقه شافعي . 206 ملحق الفقه الشافعي . 2164 فقه حنبلي . 23303 فقه عام . 241 ملحق الفقه العام . 2566 السياسة الشرعية والقضاء . 2674 الفتاوى . 271 ملحق الفتاوى . 2894 بحوث ومسائل مالية واقتصادية . 29223 الأخلاق والآداب والرقائق . 30112 السيرة والشمائل الشريفة . 316 ملحق السيرة والشمائل الشريفة . 32336 الرجال والت ا رجم والطبقات . 339 ملحق الرجال والت ا رجم والطبقات . 3429 كتب الأنساب . 35157 كتب التاريخ . 361 ملحق كتب التاريخ . 3760 كتب البلدان . 3862 كتب ابن تيمية . 3936 كتب ابن القيم . 4062 كتب ابن أبي الدنيا . 41269 كتب الأدب . 421 ملحق كتب الأدب . 43157 دواوين الشعر . 44295 علوم اللغة والمعاجم . 455 ملحق علوم اللغة والمعاجم . 469 معاجم وكتب اللغات الأخرى . 471 ملحق معاجم وكتب اللغات الأخرى . 4854 فهارس الكتب . 4962 الإسلام والطب . 5040 الرقى الشرعية . 521226 كتب عامة . 53JUMLAH 6688Contoh pada gambar di atas adalah koleksi kitab dalam bidang tafsir alqur’an.Di dalamnya ada kitab Aisar al-Tafsir li Kalam al-Aliyy al-Kabir dan kitab-kitab lainnya. Untuk mengetahui tentang penulis kitab, versi terbitan mana dan lain sebagainya bisa dilakukan dengan membuka terlebih dahulu kitab yang akan dicari. Misalnya adalah kitab tafsir di atas. Kita klik dua kali judul kitab tersebut, maka akan muncul tampilan layar seperti gambar berikut ini.Gambar 4.Tampilan Kitab Aisar al-Tafsir li Kalam al-Aliyy al-KabirDari layar di atas tampak isi dari kitab tafsir Aisar al-Tafasir fi Kalami al-Aliyy al-Kabir, dimulai dari mujallad pertama yang berisi muqaddimah dan seterusnya di bagian tengah. Sedangkan di bagian kanan adalah daftar pilihan surat dari surat-surat al-qur’an al-karim, dimulai dari surat al-Fatihah, al-Baqarah, Ali Imran, al-Anbiya’, al-Hajj dan seterusnya.Daftar kitab juga bisa dilakukan secara abjadiyyan sesuai urutan huruf abjad masing-masing. Yang perlu dilakukan hanyalah memberi tanda check pada pilihan abjadiyyan. Yang dimaksud dengan abjadiyyan adalah bahwa urutan kitab tidak berdasar pada al-majmu’ah atau rumpun ilmu tetapi berdasar pada huruf abjad terdepan dari judul masing-masing kitab.Misalnya huruf jim yang diklik, maka secara otomatis semua kitab yang dimulai dengan huruf jim akan tampil di layar. Jadi kalau pilihan abjadiyyan yang di-check maka tampilan daftar koleksi kitab akan diurutkan berdasarkan urutan abjad. Untuk lebih jelasnya bisa diihat pada gambar 5 berikut ini.Gambar 5.Daftar Kitab Secara AbjadiyyanDari gambar 5 di atas tampak bahwa kitab-kitab yang judulnya diawali dengan huruf jim saja yang ditampilkan. Dalam gambar tampak dari atas kitab berjudul Jami’ al-Ahadis, Jami’ al-Ahadis al-Qudsiyah dan seterusnya.Itulah tampilan utama dalam al-Maktabah al-Syamilah khususnya tampilan daftar nama-nama kitab yang bisa diakses di dalamnya.b. Fasilitas Pencarian Informasi yang Cepat dan AkuratAl-Maktabah al-Syamilah merupakan contoh paling baik darisebuah proyek digital library yang memiliki keunggulan dibanding dengan perpustakaan manual. Salah satu keunggulan al-Maktabah al-Syamilah adalah fasilitas pencarian informasi yang sangat mudah, cepat dan akurat.Fasilitas ini membantu para pencari informasi. Cara menggunakan fasilitas pencarian adalah dengan mengaktifkan menu pencarian yang bertanda binocular (teropong). Kalau sudah diaktifkan, langkah selanjutnya adalah dengan mengetik kata atau kalimat kunci yang akan dicari. Sumber informasi juga bisa di-filter berdasar al-majmu’ah sehingga bisa lebih fokus dan lebih cepat. Misalnya, seseorang hendak mencari isu tentang al-nawafil. Karena isu ini terkait dengan masalah fiqh maka sumber pencarian di-filter dengan al-majmu’ah fiqh, baik fiqh Hanafiy, Malikiy, Hanbaliy ataupun Syafi’iy.Gambar 6 berikut adalah contoh tampilan layar pencarian dari isu tersebut di al-Maktabah al-Syamilah.Gambar 6.Layar PencarianPada pojok kanan atas layar tertulis شاشة البحث yang berarti Layar Pencarian (lingkaran 1). Lingkaran 2 merupakan tempat untuk mengetik kata atau kalimat atau isu yang hendak dicari, misalnya diketikan .النوافل Lingkaran 3 adalah daftar al-majmu’ah atau rumpun ilmu yang menjadi sumber pencarian informasi, karena terkait dengan isu fiqh maka yang dipilih adalah al-majmu’ah fiqh. Sebagai contoh misalnya saja kita pilih fiqh Syafi’iyyah. Sedangkan lingkaran 4 merupakan daftar nama-nama kitab yang bisa dijadikan sumber pencarian informasi. Untuk memilih kitab cukup dengan melakukan check pada kotak di sebelah kanan pada judul masingmasing kitab. Tetapi kalau ingin memilih semua kitab tanpa filter mazhab fiqh, maka tinggal melakukan klik pada pilihan di bawah lingkaran 3 dan atau 4. Menghilangkan filter pilihan dapat dilakukan dengan mudah pula yaitu mekalukan klik sekali lagi, maka semua pilihan akan dihilangkan. Sebagai contoh pencarian adalah sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, yaitu pencarian isu al-nawafil di 67 kitab pada al-majmu’ah fiqh Syafi’iy. Apabila prosedur di atas sudah dijalankan, maka akan muncul tampilan layar hasil pencarian sebagaimana gambar 7 berikut ini.Gambar 7.Contoh Pencarian Isu al-Nawafil Majmu’ah Fiqh Syafi’iyGambar 7 di atas menunjukkan prosedur pencarian isu al-nawafil, dalam kitab-kitab mazhab fiqh Syafi’iy. Kalau prosedur seperti gambar tersebut sudah dilakukan maka selanjutnya tinggal menekan tombol cari seperti yang ada di lingkaran pada gambar 7 di atas. Adapun hasil pencarian bisa dilihat pada gambar 8 berikut ini. Gambar 8.Hasil Pencarian Isu al-Nawafil Majmu’ah Fiqh Syafi’iyGambar 8 di atas menunjukkan hasil pencarian kata-kata al-nawafil dalam kitab-kitab mazhab Syafi’iy yang jumlahnya ada 67 kitab. Dari dalam 67 kitab tersebut kata al-nawafil ditemukan di 584 tempat. Kitab pertama yang terdapat dalam daftar hasil pencarian pada gambar di atas adalah kitab yang berjudul بلاطلا ضور حرش بلاطملا ىنسأ dan kata al-nawafil dalam kitab tersebut ditemukan di 26 tempat. Keduapuluh enam tempat tersebut adalah Juz 1, halaman 467, 482 dan 486 dan seterusnya.Untuk mengetahui tentang informasi terkait kitab tersebut, misalnya tentang judul lengkap kitab, tentang pengarangnya, kota penerbit, penerbit dan tahun terbit dapat dilakukan dengan mengklik menu باتكلا ةقاطب yang berada pada kiri atas dari layar hasil pencarian, yaitu menu yang dilingkari pada gambar 8 di atas. Lebih jelasnya, informasi seputar kitab yang berjudul Asna al-Mathalib Syarh Raudat al-Thalib dapat dilihat pada gambar 9 berikut ini. Gambar 9.Informasi Seputar Kitab Asna al-MathalibDari menu بطاقة الكتاب di atas dapat diketahui judul lengkap kitab, nama lengkap pengarang, masa hidupnya, dan sumber asli versi digital kitab tersebut. Kitab tersebut berjudul Asna al-Mathalib Syarh Raudat al-Thalib.Pengarang kitab tersebut adalah Zakariya bin Muhammad bin Zakariya alAnshary, Zainuddin Abu Yahya al-Sunaikiy, Meninggal pada tahun 926 Hijriyah. Kitab Asna al-Mathalib ini adalah Syarh atas kitab Raudhat alThaib karya Ibn al-Muqriy al-Yamaniy Ismail bin Abi Bakr yang meninggal pada tahun 837 Hijriyah. Di gambar 9 tersebut juga ada keterangan tentang sumber versi digital dari kitab tersebut, Mauqi’ al-Islam yakni www.al-islam.com. Ada juga penjelasan tambahan bahwa bentuk dan penomoran halaman tidak sesuai dengan kitab versi cetaknya.Dengan informasi ini maka bagi para pelajar, mahasiswa dan dosen serta peneliti Islam bisa menggunakannya sebagai sumber informasi terkait dengan materi yang mereka teliti. Kemudian tentang biografi pengarang kitab ini juga bisa ditemukan dalam al-Makatabah al-Syamilah, yaitu dengan cara mengklik pilihan menu mu’allif pada layar بطاقة الكتاب di atas.Setelah informasi yang dibutuhkan ditemukan, langkah selanjutnya adalah meng-copy paste teks dari kitab tersebut. Cara melakukannya adalah sangat mudah, yaitu tinggal melakukan block terhadap teks yang ada kemudian, klik copy dan paste-kan pada lembar kerja anda. Selesai sudah proses pencarian informasi dari al-Maktabah al-Syamilah.c. Kelebihan dan KekuranganAl-Maktabah al-Syamilah memiliki banyak kelebihan. Pertama adalah efisiensi waktu dan biaya karena kemudahan dan kepraktisan yang diberikan bagi para pencari informasi tentang isu-isu keislaman. Koleksi kitab yang berjumlah lebih dari 6000 kitab, menjadikan al-Maktabah al-Syamilah memiliki koleksi referensi yang cukup memadahi. Jika dibandingkan dengan perpustakaan manual, bayangkan sebuah perpustakaan manual yang memiliki koleksi kitab lebih dari 6000 kitab, yang mana kadang setiap kitab terdiri dari 5 sampai 10 jilid. Berapa luas ruangan dan tempat yang dibutuhkan? Berapa rak buku yang harus disiapkan? Dengan al-Maktabah alSyamilah, kitab sebanyak itu bisa ditampung dalam satu unit laptop dengan kapasitas Hard Disk minimal 50 GB, padahal komputer sekarang rata-rata memiliki memory Hard Disk di atas 100 GB. Al-Maktabah al-Syamilah tidak memerlukan ruangan yang besar, tidak memerlukan rak buku yang banyak, tidak memerlukan beaya perawatan yang mahal, dan lain sebagainya. Betapa praktis dan murahnya perpustakaan digital seperti al-Maktabah al-Syamilah ini.Kelebihan yang kedua adalah kecepatan dalam pencarian informasi tentang isu-isu yang diinginkan. Pencarian isu al-Nawafil di atas hanya ditempuh dalam waktu kurang lebih 15 detik. Dengan 15 detik isu al-Nawafil dalam berbagai kitab Fiqh Syafi’iyah yang berjumlah 67 kitab tersebut dapat ditemukan lengkap dengan nama kitabnya, juz berapa dan halaman berapa.Bandingkan seandainya pencarian isu al-Nawafil di atas dilakukan secara manual dengan membuka lembaran kitab-kitab fiqh tersebut satu persatu, berapa lama waktu yang dibutuhkan? Kitab-kitab versi digital seperti versi al-Makatabah al-Syamilah ini memberikan kemudahan dalam akses dan pencarian informasi. Seandainya semua buku dan kitab yang ada di perpustakaan manual dapat dikonversi ke dalam versi digital, maka dapat dibayangkan betapa mudahnya mencari informasi dari setiap buku dan kitab yang ada.Kelebihan ketiga adalah fleksibelitas. Digital library seperti alMakatabah al-Syamilah memiliki fleksibelitas yang sangat tinggi. Memasuki perpustakaan digital bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Bandingkan dengan perpustakaan manual yang sangat tergantung pada jam pelayanan. Misalnya dibuka jam 08.00 WIB dan ditutup jam 15.00 WIB. Digital Library tidak terikat oleh waktu pelayanan, sehingga akses ke perpustakaan selalu terbuka bagi siapa saja dan kapan saja, tidak terikat oleh waktu.Namun di samping ada kelebihan, tentu ada kekurangan. Kekurangan al-Maktabah al-Syamilah yang pertama adalah terkadang ada ketidakcocokan nomor halaman versi digital dengan versi cetaknya. Sehingga kadang sulit melakukakn crooscheck untuk validasi informasi yang diperoleh. Namun hal ini hanya kadang-kadang saja, tidak selalu.Kekurangan kedua adalah membuat orang malas untuk membacasemua informasi yang ada dalam sebuah kitab, karena dimanjakan dengan pencarian mudah. Orang hanya akan membaca teks-teks dari kitab yang terkait langsung dengan isu-isu yang sedang dipelajarinya atau yang menarik bagi dirinya. Namun kelemahan ini terlalu kecil dibanding dengan kemudahan yang ditawarkan oleh digital library seperti al-Maktabah alSyamilah.Kekurangan ketiga adalah fasilitas pencarian dengan berbasis katakata bisa jadi tidak sufficient dalam mencari informsi tentang suatu isu, apabila kata-kata yang menjadi kata kunci pencarian tidak terkait dengan isu tersebut, dan sebaiknya tidak setiap isu selalu menggunakan kata-kata kunci pencarian yang digunakan.

Conclusion

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa era baru perpustakaan zaman modern ini adalah perpustakaan digital (digital library). Al-Maktabah al-Syamilah adalah contoh proyek digital library yang patut diperhitungkan.Digital library memberikan kemudahan dan kepraktisan kepada manusia dalam mengakses informasi. Meskipun banyak sekali manfaat dan kelebihan yang ada pada digital libyary namun ada juga kekurangan yang masih harus diselesaikan.Al-Maktabah al-Syamilah adalah software gratis bagi siapa saja yang hendak mempelajari Islam. Bisa diunduh secara gratis di http://www.shamila.ws.Wallahu a’lam bi al-Shawab.