Perbandingan Kepuasan Pengguna Aplikasi Maktabah Syamilah Versi Desktop dan Mobile di Kalangan Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang; Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang; Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang; Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Abstrak
Aplikasi Maktabah Syamilah telah menjadi salah satu perpustakaan digital yang sangat diminati di kalangan akademisi, khususnya dalam studi Islam, karena menyediakan akses mudah kepada ribuan buku dan literatur dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Arab. Dalam perkembangannya, aplikasi ini tersedia dalam dua versi, yaitu desktop dan mobile, masing-masing dengan karakteristik penggunaan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kepuasan pengguna antara versi desktop dan mobile Maktabah Syamilah di kalangan mahasiswa Magister Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang mengeksplorasi aspek-aspek seperti kemudahan penggunaan, kegunaan, dan kepuasan pengguna terhadap kedua versi aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung lebih puas dengan versi mobile dalam hal kemudahan penggunaan dan kepuasan secara umum, meskipun versi desktop dinilai lebih bermanfaat dalam beberapa aspek. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan aplikasi perpustakaan digital di masa depan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efektivitas dalam mendukung kegiatan akademik.
Abstract
The Maktabah Syamilah application has become one of the most popular digital libraries among academics, especially in Islamic studies, as it provides easy access to thousands of books and literature in various languages, including Arabic. In its development, this application is available in two versions, namely desktop and mobile, each with different usage characteristics. This study aims to compare the level of user satisfaction between the desktop and mobile versions of Maktabah Syamilah among Master students of UIN Imam Bonjol Padang Library. The research method uses a quantitative approach by collecting data through a questionnaire that explores aspects such as ease of use, usability, and user satisfaction with both versions of the application. The results showed that students tended to be more satisfied with the mobile version in terms of ease of use and general satisfaction, although the desktop version was rated as more useful in some aspects. These findings provide important insights for the future development of digital library applications to improve user experience and effectiveness in supporting academic activities.
Keywords:
Maktabah Syamilah
· digital library
· desktop version
· mobile version
· user satisfaction
Introduction
Aplikasi Maktabah Syamilah merupakan salah satu aplikasi perpustakaan digital yang sangat populer di kalangan akademisi dan peneliti, khususnya di bidang studi Islam. Aplikasi ini menyediakan akses ke ribuan buku dan literatur dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Arab, yang memudahkan mahasiswa dan peneliti dalam mendapatkan referensi yang mereka butuhkan. Dengan perkembangan teknologi, Maktabah Syamilah kini tersedia dalam dua versi, yaitu versi desktop dan versi mobile, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Mahasiswa di UIN Imam Bonjol Padang adalah salah satu kelompok pengguna utama aplikasi Maktabah Syamilah. Mereka memanfaatkan aplikasi ini untuk berbagai kegiatan akademik seperti penyusunan tugas akhir, penelitian, dan studi literatur. Namun, belum ada penelitian yang secara khusus meneliti tingkat kepuasan pengguna terhadap kedua versi aplikasi ini di kalangan mahasiswa tersebut. Mengingat pentingnya aplikasi ini dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian mengenai kepuasan pengguna sangatlah relevan dan diperlukan. Perbandingan antara kepuasan pengguna versi desktop dan mobile Maktabah Syamilah menjadi menarik karena keduanya menawarkan pengalaman pengguna yang berbeda. Versi desktop biasanya digunakan di lingkungan yang lebih formal seperti perpustakaan atau rumah, sementara versi mobile lebih sering digunakan dalam situasi yang lebih fleksibel dan dinamis. Hal ini dapat mempengaruhi cara pengguna mengakses dan memanfaatkan aplikasi tersebut, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi tingkat kepuasan mereka. Menurut beberapa studi, kepuasan pengguna terhadap suatu aplikasi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kemudahan penggunaan, kecepatan akses, stabilitas, dan kelengkapan fitur yang disediakan 1 . Pada konteks Maktabah Syamilah, penting untuk mengetahui apakah versi desktop atau mobile yang lebih memenuhi ekspektasi pengguna dalam hal-hal tersebut. Penelitian ini akan mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pengguna dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan aplikasi di masa mendatang. Penelitian mengenai kepuasan pengguna aplikasi perpustakaan digital, seperti yang dilakukan oleh Jiang et al.2, menunjukkan bahwa pengalaman pengguna yang positif dapat meningkatkan efektivitas penggunaan aplikasi dalam mendukung kegiatan akademik. Oleh karena itu, memahami tingkat kepuasan pengguna terhadap Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile akan memberikan wawasan penting bagi pengembang aplikasi serta pihak universitas dalam meningkatkan layanan akademik mereka. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Jiang et al.3 dan Elneel et al.4 karena secara khusus meneliti perbandingan kepuasan pengguna antara versi desktop dan mobile dari aplikasi Maktabah Syamilah di kalangan mahasiswa Magister Perpustakaan di UIN Imam Bonjol Padang. Sementara penelitian sebelumnya cenderung fokus pada faktor-faktor umum yang mempengaruhi kepuasan pengguna aplikasi perpustakaan digital, penelitian ini memberikan perhatian khusus pada bagaimana masing-masing versi aplikasi tersebut memenuhi kebutuhan pengguna dalam konteks yang berbeda, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Dalam penelitian ini, selain membandingkan tingkat kepuasan pengguna terhadap Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile di kalangan mahasiswa Magister Perpustakaan di UIN Imam Bonjol Padang, tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing versi aplikasi tersebut. Hal ini meliputi analisis terhadap fitur-fitur yang ditawarkan, stabilitas penggunaan, kemudahan akses, dan kecepatan dalam mengakses konten. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan kedua versi aplikasi ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna serta menawarkan rekomendasi untuk pengembangan dan peningkatan kualitas aplikasi Maktabah Syamilah di masa mendatang. Penelitian ini tidak hanya fokus pada perbandingan langsung antara kedua versi aplikasi, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana setiap versi dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam berbagai konteks penggunaan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas aplikasi perpustakaan digital, tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga dalam hal kenyamanan dan kemudahan penggunaan bagi mahasiswa, yang pada akhirnya akan mendukung efektivitas kegiatan akademik mereka. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan aplikasi perpustakaan digital yang lebih efektif dan user-friendly, serta membantu mahasiswa dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk mendukung studi mereka.
Method
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kepuasan pengguna aplikasi Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile di kalangan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang. Fokus utama penelitian ini adalah mengukur penerimaan aplikasi versi mobile dan dekstop dengan terhadap kepuasan pengguna. Sampel diambil secara accidental dalam kurun waktu 1 bulan yaitu pada bulan Januari-Februari 2024 sebanyak 100 orang (50 orang pengguna aplikasi mobile, dan 50 orang pengguna aplikasi desktop) dari keseluruhan mahasiswa pengguna aplikasi Maktabah Syamilah. Penentuan sampel dengan menerapkan kriteria inklusi : (1) Mahasiswa pengunjung aktif perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang; (2) Mahasiswa yang telah menggunakan aplikasi Maktabah Syamilah baik versi desktop maupun mobile selama minimal satu bulan; (3) Mahasiswa yang memiliki kemampuan dasar dalam penggunaan komputer dan smartphone untuk mengakses aplikasi digital. Sedangkan kriteria eksklusi yang dipertimbangkan meliputi: (1) Mahasiswa yang memiliki gangguan kognitif atau fisik yang signifikan sehingga menghambat kemampuan mereka untuk menggunakan aplikasi atau mengisi kuesioner, dan (2) Mahasiswa yang membutuhkan alat bantu ekstensif atau pendampingan yang intensif untuk menggunakan aplikasi atau mengisi kuesioner. Menurut Davis (1989), Technology Acceptance Model (TAM) terdiri dari enam konstruk utama yaitu variabel eksternal (external variable), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use, disingkat PEOU), persepsi manfaat (perceived usefulness, disingkat PU), sikap terhadap penggunaan (attitude toward using), perilaku untuk menggunakan (behavioral intention to use), dan penggunaan aktual (actual system usage), dengan tujuan utama untuk menelusuri pengaruh faktor eksternal terhadap kepercayaan, sikap, dan niat pengguna, di mana PEOU dan PU menjadi dua faktor kunci dalam perilaku penerimaan teknologi5. Pengumpulan data dilakukan melalui survei kuesioner yang dinilai dalam skala ordinal (1-5). Kuesioner terdiri dari dua variabel yaitu penerimaan aplikasi dan kepuasan pengguna. Untuk mengukur penerimaan responden terhadap aplikasi, peneliti menggunakan dua dimensi yaitu Perceived Ease of Use (PEOU) meliputi 4 pertanyaan dan Perceived Usefulness (PU) terdiri 4 pertanyaan. Kemudian, untuk mengukur kepuasan pengguna dalam penelitian ini menggunakan 10 pertanyaan terkait. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk menghitung frekuensi dan persentase untuk setiap variabel kuesioner. Selanjutnya, analisis inferensial digunakan untuk membandingkan kepuasan pengguna terhadap aplikasi Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile melalui uji mann whitney. Uji non parametrik ini dirancang untuk data berperingkat, menjadikannya ideal untuk menilai kepuasan pengguna yang umumnya bersifat ordinal, uji ini juga dapat mengakomodasi ukuran sampel yang bervariasi, yang bermanfaat saat membandingkan umpan balik pengguna dari dua platform yang berbeda
Result & Discussion
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kepuasan pengguna aplikasi Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile di kalangan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang. Dari 100 mahasiswa yang menjadi sampel penelitian, dapat dianalisis data demografi menurut jenis kelamin dan durasi pemakaian sebagai berikut : Tabel 2. Distribusi demografi responden Demografi Mobile (N = 50) Desktop (N = 50) F % F % Jenis kelamin Laki-laki 25 50 30 60 Perempuan 25 50 20 40 Demografi Mobile (N = 50) Mobile (N = 50) F % F % Durasi pemakaian aplikasi 1-3 bulan 17 34 13 26 4-6 bulan 10 20 15 30 7-9 bulan 10 20 10 20 10-12 bulan 10 20 8 16 Lebih dari 1 tahun 3 6 4 8 Total 50 100 50 100 Sumber: Hasil olahan peneliti, 2024 Distribusi jenis kelamin dari responden tersebut terbagi rata antara laki laki dan perempuan. Untuk kategori pengguna aplikasi versi mobile, dari total 50 responden, 25 orang (50%) adalah laki-laki dan 25 orang (50%) adalah perempuan. Hal ini menunjukkan keseimbangan gender di antara pengguna versi mobile. Sementara itu, untuk kategori pengguna aplikasi versi desktop, dari total 50 responden, 30 orang (60%) adalah laki-laki dan 20 orang (40%) adalah perempuan. Data ini menunjukkan bahwa pengguna laki-laki lebih dominan dalam penggunaan versi desktop dibandingkan perempuan. Secara keseluruhan, dari 100 responden, 55 orang adalah laki-laki dan 45 orang adalah perempuan. Distribusi ini memberikan gambaran tentang perbedaan preferensi antara laki laki dan perempuan dalam menggunakan versi aplikasi yang berbeda. Analisis lebih lanjut akan membantu memahami apakah preferensi ini berkaitan dengan faktor-faktor lain seperti kemudahan penggunaan, kegunaan, dan kepuasan pengguna. Untuk mengevaluasi kepuasan pengguna aplikasi Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile di kalangan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, sejumlah pertanyaan kunci diajukan kepada responden. Berikut ini adalah distribusi frekuensi responden berdasarkan kepuasan mereka terhadap kemudahan penggunaan dan kegunaan aplikasi, yang merupakan indikator utama kepuasan pengguna. Tabel 3. Distibusi frekuensi penerimaan aplikasi dan kepuasan pengguna Mean Variabel Mobile (N = 50) Dekstop (N = 50) Penerimaan aplikasi Perceived Ease of Use (PEOU) 1. Seberapa mudah mahasiswa merasa dalam menggunakan aplikasi Maktabah Syamilah versi desktop dan mobile? 2. 3. 4. Apakah antarmuka pengguna mudah dimengerti dan dinavigasi? Apakah fitur-fitur dalam aplikasi mudah diakses dan digunakan? Bagaimana persepsi kemudahan penggunaan dan kegunaan mempengaruhi sikap mahasiswa terhadap aplikasi Maktabah Syamilah? Perceived Usefulness (PU) 1. Seberapa besar aplikasi Maktabah Syamilah membantu mahasiswa dalam mencari dan mengakses literatur akademik? 2. 3. 4. Apakah penggunaan aplikasi meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menyelesaikan tugas akademik? Apakah aplikasi ini menyediakan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi studi mahasiswa? Seberapa besar sikap positif terhadap aplikasi mempengaruhi niat mahasiswa untuk menggunakan aplikasi tersebut secara reguler? 3.9 4.1 3.9 4.1 4.2 4.0 4.2 4.2 3.8 3.9 3.8 3.9 4.1 3.9 4.1 4.1 dinilai cukup baik, versi desktop sedikit lebih unggul dalam hal kemudahan penggunaan. Untuk PU, aplikasi Maktabah Syamilah dianggap sangat membantu mahasiswa dalam mencari dan mengakses literatur akademik dengan mean 4.2 untuk desktop dan 4.1 untuk mobile. Penggunaan aplikasi juga dinilai meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menyelesaikan tugas akademik, dengan mean 4.0 untuk desktop dan 3.9 untuk mobile. Aplikasi ini menyediakan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi studi mahasiswa, dengan mean 4.2 untuk desktop dan 4.1 untuk mobile. Sikap positif terhadap aplikasi ini mempengaruhi niat mahasiswa untuk menggunakan aplikasi secara reguler, dengan mean 4.2 untuk desktop dan 4.1 untuk mobile. Secara keseluruhan, meskipun ada sedikit perbedaan dalam penilaian antara versi desktop dan mobile, kedua versi aplikasi diterima dengan baik oleh mahasiswa, menunjukkan bahwa Maktabah Syamilah berhasil memenuhi kebutuhan akademik mereka.. Kepuasan pengguna terhadap aplikasi Maktabah Syamilah menunjukkan hasil yang cukup baik, meskipun terdapat beberapa perbedaan antara versi desktop dan mobile. Mahasiswa merasa puas menggunakan aplikasi dengan mean 4.1 untuk versi mobile dan 3.9 untuk versi desktop. Mereka juga merasa nyaman menggunakan aplikasi dalam kegiatan akademik sehari-hari, dengan mean 4.2 untuk mobile dan 4.0 untuk desktop. Kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan aplikasi untuk mengakses literatur akademik memiliki mean 4.0 untuk mobile dan 3.8 untuk desktop. Selain itu, kecenderungan mahasiswa untuk merekomendasikan aplikasi kepada teman-teman mereka lebih tinggi untuk versi mobile (mean 4.3) dibandingkan desktop (mean 4.1). Mahasiswa juga merasa bahwa aplikasi sangat berguna dalam membantu menyelesaikan tugas-tugas akademik, dengan mean 4.1 untuk mobile dan 3.9 untuk desktop. Lebih lanjut, meskipun aplikasi ini lebih disukai dibandingkan sumber literatur lain, dengan mean 3.9 untuk mobile dan 3.7 untuk desktop, rencana mahasiswa untuk terus menggunakan aplikasi dalam jangka panjang juga lebih tinggi pada versi mobile (mean 4.2) dibandingkan desktop (mean 4.0). Mahasiswa versi mobile juga melihat aplikasi ini sebagai solusi terbaik untuk kebutuhan literatur akademik mereka (mean 4.0) dibandingkan desktop (mean 3.8). Selain itu, mereka merasa aplikasi membantu mereka lebih produktif dalam studi (mean 4.1 untuk mobile dan 4.0 untuk desktop) dan memberikan nilai tambah bagi studi akademik mereka (mean 4.2 untuk mobile dan 4.1 untuk desktop). Dari data ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun kedua versi aplikasi mendapatkan penilaian yang positif, mahasiswa cenderung lebih puas dan merasa lebih nyaman menggunakan versi mobile dari aplikasi Maktabah Syamilah. Tabel 4. Kepuasan pengguna aplikasi Maktabah Syamilah versi Dekstop dan Mobile di Kalangan Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Variabel Mean rank Mobile Dekstop Z Sig Penerimaan aplikasi Perceived Ease of Use (PEOU) Perceived Usefulness (PU) Kepuasan pengguna 4.08 4.00 4.15 4.11 3.95 3.85 4.05 3.93 -4.955 -4.621 4.061 -5.361 0.000 Grafik 1. Kepuasan pengguna aplikasi Maktabah Syamilah versi Dekstop dan Mobile di Kalangan Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang 4,2 4,1 4 3,9 4,15 4,08 4 3,95 4,11 4,05 3,85 3,8 3,7 Penermaan aplikasi PEOU PU 3,93 Kepuasan pengguna Mobile Dekstop Mengacu pada hasil uji Mann-Whitney yang tercantum dalam Tabel 4 dan grafik 1, kita dapat melihat perbedaan yang signifikan antara versi desktop dan mobile dari aplikasi Maktabah Syamilah dalam beberapa variabel yang diukur di kalangan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang. Untuk variabel Perceived Ease of Use (PEOU), nilai mean rank menunjukkan bahwa versi mobile (4.00) lebih unggul dibandingkan dengan versi desktop (3.85). Nilai Z sebesar -4.621 dan tingkat signifikansi (Sig) sebesar 0.000 menunjukkan bahwa perbedaan ini sangat signifikan secara statistik. Artinya, mahasiswa merasa bahwa versi mobile lebih mudah digunakan dibandingkan versi desktop. Pada variabel Perceived Usefulness (PU), mean rank untuk versi mobile (4.15) sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan versi desktop (4.05). Meskipun tidak ada nilai Z dan Sig yang dicantumkan untuk variabel ini, perbedaan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa mungkin menemukan versi mobile sedikit lebih berguna daripada versi desktop. Untuk variabel Kepuasan Pengguna, mean rank untuk versi mobile adalah 4.11 dan untuk versi desktop adalah 3.93. Nilai Z sebesar -5.361 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, meskipun nilai signifikansi tidak dicantumkan. Ini berarti mahasiswa lebih puas dengan penggunaan aplikasi versi mobile dibandingkan dengan versi desktop. Secara keseluruhan, hasil uji Mann-Whitney ini mengindikasikan bahwa mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang cenderung lebih menerima, merasa lebih mudah digunakan, dan lebih puas dengan aplikasi Maktabah Syamilah versi mobile dibandingkan dengan versi desktop. Distribusi jenis kelamin dari responden penelitian ini menunjukkan keseimbangan gender yang cukup signifikan dalam penggunaan aplikasi Maktabah Syamilah versi mobile, dengan masing-masing 50% responden adalah laki-laki dan perempuan. Namun, pada versi desktop, terdapat dominasi pengguna laki-laki sebesar 60% dibandingkan dengan perempuan yang hanya 40%. Perbedaan ini menarik untuk dianalisis lebih lanjut dalam konteks preferensi gender terhadap penggunaan teknologi, yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor. Keseimbangan gender dalam penggunaan aplikasi versi mobile menunjukkan bahwa aplikasi tersebut mungkin dirancang dengan antarmuka yang lebih universal dan ramah pengguna, sehingga menarik baik bagi laki-laki maupun perempuan. Penelitian sebelumnya mendukung temuan ini, di mana aplikasi mobile cenderung memiliki antarmuka yang lebih intuitif dan dapat diakses oleh berbagai demografi pengguna7. Selain itu, penelitian oleh Tahar8 juga menemukan bahwa persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use PEOU) memiliki pengaruh signifikan terhadap penerimaan teknologi, yang bisa menjelaskan kesetaraan gender dalam penggunaan aplikasi mobile. Di sisi lain, dominasi pengguna laki-laki dalam penggunaan aplikasi versi desktop bisa mencerminkan preferensi yang berbeda terhadap platform teknologi. Beberapa studi menunjukkan bahwa laki-laki cenderung lebih terbiasa dan lebih nyaman menggunakan perangkat desktop untuk tugas-tugas yang membutuhkan fokus dan durasi penggunaan yang lebih lama9. Ini bisa disebabkan oleh persepsi bahwa desktop menyediakan lingkungan kerja yang lebih stabil dan fungsional untuk kegiatan akademik yang intensif, yang sesuai dengan hasil penelitian ini di mana mean rank untuk perceived usefulness (PU) versi desktop sedikit lebih tinggi dibandingkan versi mobile. Namun, preferensi gender ini juga bisa bertolak belakang dengan temuan beberapa penelitian lain yang menunjukkan bahwa perempuan cenderung lebih memilih dan lebih nyaman menggunakan teknologi mobile karena fleksibilitas dan kemudahannya10. Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan oleh konteks lokal atau spesifiknya subjek penelitian, yaitu mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, yang memiliki karakteristik demografi dan budaya tersendiri. Hasil analisis penerimaan aplikasi terhadap kepuasan pengguna menunjukkan perbedaan yang signifikan antara mahasiswa pengguna versi desktop dan mobile dari aplikasi Maktabah Syamilah dalam berbagai aspek yang diukur. Untuk dimensi Perceived Ease of Use (PEOU) dan Perceived Usefulness (PU) pada variabel penerimaan aplikasi, mahasiswa memberikan nilai mean rank yang lebih tinggi untuk versi mobile dibandingkan versi desktop. Nilai Z yang signifikan menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap versi mobile lebih mudah digunakan daripada versi desktop. Selain itu, kondisi tersebut juga mengindikasikan bahwa mahasiswa cenderung melihat versi mobile sebagai lebih bermanfaat dalam konteks penggunaan aplikasi Maktabah Syamilah untuk kegiatan akademik mereka. Studi sebelumnya juga mendukung bahwa aplikasi yang dianggap lebih bermanfaat cenderung lebih diterima oleh pengguna11. Temuan ini konsisten dengan literatur yang menunjukkan bahwa antarmuka pengguna aplikasi mobile cenderung lebih intuitif dan lebih disukai oleh pengguna Lain halnya dengan hasil peneliitan Aris yang menyatakan bahwa penggunaan aplikasi al-Maktabah al-Syamilah yang diinstall di perpustakaan mempunyai kelebihan dari sisi efisiensi waktu dan biaya, kecepatan dalam pencarian informasi, dan fleksibel dapat diakses kapan saja dan di mana saja13. Lebih lanjut dapat diketahui juga bahwa Al Maktabah al-Syamilah saat ini juga menjadi salah satu alternatif pencarian informasi kitab-kitab klasik di Pesantren14. Selanjutnya, variabel kepuasan pengguna, mahasiswa memberikan mean rank yang lebih tinggi untuk versi mobile dibandingkan versi desktop. Nilai Z yang signifikan menunjukkan perbedaan yang berarti dalam tingkat kepuasan antara kedua versi aplikasi. Temuan ini menggambarkan bahwa meskipun kedua versi aplikasi dianggap bermanfaat, penggunaan versi mobile lebih memuaskan bagi mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang. Secara keseluruhan, hasil dari uji Mann-Whitney ini menegaskan bahwa mahasiswa cenderung lebih menerima, merasa lebih mudah digunakan, dan lebih puas dengan aplikasi Maktabah Syamilah versi mobile dibandingkan dengan versi desktop. Hasil ini penting bagi pengembang aplikasi untuk mempertimbangkan preferensi pengguna dalam meningkatkan pengalaman pengguna aplikasi pendidikan
Conclusion
Aplikasi Maktabah Syamilah versi mobile lebih disukai dan dinilai lebih mudah digunakan serta lebih bermanfaat oleh mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang dibandingkan versi desktop. Distribusi gender yang seimbang pada versi mobile menunjukkan bahwa antarmuka yang lebih universal mampu menarik berbagai jenis pengguna, sementara dominasi laki-laki dalam versi desktop mengindikasikan preferensi yang lebih kuat terhadap penggunaan desktop untuk kegiatan akademik yang lebih intensif. Temuan ini penting bagi pengembang aplikasi dalam memperbaiki dan meningkatkan pengalaman pengguna agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, universitas disarankan untuk meningkatkan dukungan infrastruktur teknologi mobile, menyediakan pelatihan dan dukungan teknis, serta mendorong pengembang aplikasi untuk terus memperbaiki antarmuka dan fitur versi mobile agar aplikasi tersebut dapat digunakan secara maksimal oleh seluruh mahasiswa.