Analisis Bibliometrika Tingkat Kolaborasi, Produktivitas Penulis, Serta Profil Artikel Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Tahun 2014-2018
Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran
Abstract
The purpose of the study was to identify articles published in the Science & Library Progress Journal in 2014 - 2018. The subject of this study is 76 articles published online by the information and library study journal for the period 2014-2018. The method of data collection is done by checking and recording all information related to the number of articles, number of citations, number of authors, authorship and collaboration, the level of author productivity, the level of collaboration and the distribution of agencies and professional writers. The analytical method used is a qualitative descriptive method and calculates the level of collaboration using the Subramayan formula.The results of the study showed that of the total 76 articles, the highest number of articles written by 3 authors is 45 articles (59.21%) with a collaboration degree of 0.89. The author who ranked first in the author’s productivity was Pawit M. Yusup who has written 12 articles in JKIP in 2014-2018. The institution that most often participates in article writing is the Department of Library Science at Padjadjaran University, which is 139 times (76.36%). The profession of the writers who participated most in writing articles was from the lecturers, namely 119 times (65.38%).
Keywords:
bibliometrics
· collaboration level
· author productivity
· profile of article
Introduction
Jurnal ilmiah adalah sebuah publikasi yang diterbitkan secara berkala oleh suatu organisasi profesi atau institusi akademik yang memuat artikel artikel yang merupakan produk pemikiran ilmiah secara empiris (artikel hasil penelitian) maupun secara logis (artikel hasil pemikiran) dalam bidangi lmu tertentu (Suryoputro, Riadi dan Sya’ban 2012). Sedangkan pengertian artikel ilmiah (research articles) menurut Adnan adalah tulisan yang berisi laporan sistematis mengenai hasil kajian atau hasil penelitian yang disajikan bagi masyarakat ilmiah tertentu, yang merupakan audiens khusus dengan tujuan menyampaikan hasil kajian dan kontribusi penulis artikel kepada mereka untuk dipikirkan, dikaji kembali, dan didiskusikan, baik secara lisan maupun tertulis. Yang dimaksud dengan audien khusus antara lain seperti mahasiswa, dosen, peneliti dan ilmuwan ((Adnan, Zifirdaus dan Zifirdaus 2005) dalam Buku (Suryoputro, Riadi dan Sya’ban 2012)) Kebutuhan akan ilmu pengetahuan membuat semakin banyak penelitian yang dilakukan dan dilaporkan kedalam artikel ilmiah untuk menjadi bahan pengajaran. Semakin banyaknya karya tulis ilmiah hasil dari penelitian, menjadi faktor berkembangnya ilmu lain dan munculnya ilmu baru. Salah satunya adalah Bibliometrik. Bibliometrik memang merupakan ilmu yang sudah ada pada 1980an dibidang Ilmu Perpustakaan, akan tetapi ilmu ini tetap dipakai dan dipelajari selama artikel ilmiah masih terus bermunculan. Bibliometrik adalah penerapan metode matematika dan statistika untuk buku dan media komunikasi lainnya. Bibliometrika mulai digunakan untuk mengevaluasi produktifitas penulis dan dampak keilmuan (scientific impact) terhadap riset pada tahun 1980an (Gingras 2014) (Rahayu dan Saleh 2017). Ilmu ini dikenalkan oleh Pritchard pada tahun 1980-an, yang dapat dimaknai sebagai kajian yang mengacu pada analisis secara matematis dan statistik terhadap pola-pola yang terjadi dalam publikasi dan penggunaan dokumen (Widuri 2018) Dapat disimpulkan bahwa Bibliometrik merupakan ilmu yang mengkaji tentang kepenulisan dengan menggunakan analisis matematis dan statistik. Dengan adanya ilmu ini kita akan mengetahui hal-hal tentang kepenulisan, salah satunya ada produktivitas pengarang. Seorang pengarang dapat dinilai produktif atau tidaknya dengan melihat jumlah karya yang ia tulis dalam kurun waktu tertentu, baik itu hasil karya sendiri tanpa membutuhkan penulis lain, ataupun hasil dari kolaborasi antar penulis. Dari pemaparan tersebut, menimbulkan sebuah pertanyaan yang menumbuhkan ketertarikan untuk mengetahui seberapa produktif penulis dalam membuat karya ilmiah dalam sebuah jurnal dalam kurun waktu tertentu. Jurnal yang diteliti yaitu Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan (JKIP) adalah jurnal yang diambil dari penelitian dan laporan penelitian tentang Ilmu Informasi dan Perpustakaan. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan diterbitkan dua kali setiap tahun (Juni dan Desember) oleh para editor jurnal dari Program Studi Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran yang bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) dan Asosiasi Jawa Barat Indonesia. Pustakawan (IPI) (Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Website 2018). Penelitian ini menggunakan obyek artikel dari Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan dari tahun 2014 s.d. 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kolaborasi, produktivitas penulis, dan profil artikel yang dimuat pada Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan. Hal inimeliputi: 1) Deskripsi artikel; 2) Referensi yang digunakan; 3) Jenis bahasa artikel; 4) Jumlah penulis; 5) Tingkat kolaborasi penulis; dan 6) Produktivitas penulis
Method
Data yang digunakan dalam kajian analisis bibliometrik ini adalah seluruh artikel yang dipublikasikan secara online oleh Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan periode 2014-2018, mulai dari Vol. 2 (1) tahun 2014 sampai dengan Vol. 6 (1) tahun 2018, yaitu sebanyak 76 artikel dari jumlah terbitan yang diterbitkan oleh JKIP pada tahun 2014-2018, yaitu sebanyak 9 nomor terbitan. Data-data tersebut diperoleh dari artikel yang dibaca dan diunduh dari alamat http://jurnal.unpad.ac.id/jkip/issue/archive. Metode pengumpulan data pada analisis bibliometrik ini dilakukan dengan cara memeriksa setiap artikel dan mencatat seluruh informasi yang berkaitan dengan profil artikel (seperti jumlah artikel dan referensi yang digunakan), mencatat nama-nama penulis beserta judul artikel yang ditulis pada setiap nomor terbit, serta mencatat instansi asal dan profesi penulis tersebut. Kemudian data yang telah diperoleh tadi dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok dalam bentuk tabel, yaitu : • Jumlah artikel • Jumlah sitiran yang digunakan • Jumlah penulis pada setiap artikel • Kepengarangan perorangan dan kolaborasi pada setiap artikel • Tingkat kolaborasi penulisan artikel JKIP tahun 2014-2018 • Peringkat produktivitas penulis artikel JKIP tahun 2014-2018 • Sebaran instansi dan profesi penulis Metode analisis yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis bibliometrik. Setiap data yang telah diubah bentuknya menjadi tabel tadi kemudian akan digambarkan secara deskriptif berdasarkan deskripsi artikel, jumlah referensi yang digunakan, bahasa artikel, jumlah penulis, tingkat kolaborasi penulis, produktivitas penulis, serta sebaran instansi dan profesi penulis. Adapun untuk menentukan tingkat kolaborasi penulis, dilakukan perhitungan menggunakan rumus Subramayan (1983), yaitu: C = Di mana: C = tingkat kolaborasi Nm = total hasil penelitian yang dilakukan secara kolaborasi N s = total hasil penelitian yang dilakukan secara individu Keterangan , Jika : • Nilai C = 0, maka dapat dikatakan bahwa hasil penelitian seluruhnya dilakukan secara individu • Nilai C lebih besar dari nol dan kurang dari 0,5 (0 < C < 0,5), maka dapat dikatakan bahwa hasil penelitian yang dilakukan secara individu lebih besar daripada yang dilakukan secara kolaborasi • Nilai C = 0,5 maka penelitian yang dilakukan secara individual sama banyaknya dengan yang dilakukan secara kolaborasi • Nilai C lebih besar dari 0,5 dan kurang dari 1 (0,5 < C < 1) dapat dikatakan bahwa hasil penelitian yang dilakukan secara kolaborasi lebih banyak daripada yang dilakukan secara individu
Result
Deskripsi artikel di sini meliputi jumlah nomor terbitan dan jumlah artikel yang dimuat pada Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan (JKIP). Dalam periode 2014 sampai 2018, JKIP telah menerbitkan 9 nomor jurnal. Pada tahun 2014 hingga 2017, JKIP menerbitkan 2 nomor dalam satu volume, namun di tahun 2018 JKIP hanya menerbitkan 1 nomor dalam satu volume. selama tahun 2014 hingga 2018, JKIP telah memuat artikel sebanyak 76 yang dimuat dalam 9 nomor dengan rata-rata setiap nomor terbitan memuat sebanyak 7 artikel. JKIP memuat artikel terbanyak pada Vol. 3 (2), 2015 dan Vol. 4 (1), 2016 yaitu sebanyak 12 artikel, sedangkan terbitan lainnya rata-rata memuat artikel sebanyak 7 buah. Adapun mengenai distribusi artikel pada setiap volume dan tahun dapat dilihat pada table sebagai berikut : Tabel 1. Deskripsi Jurnal yang Dikaji No Volume (Nomor), Tahun Jumlah Artikel 1 Vol.2 (1), 2014 7 2 Vol. 2 (2), 2014 7 3 Vol. 3 (1), 2015 10 No 4 5 6 7 8 9 Volume (Nomor), Tahun Vol. 3 (2), 2015 Vol. 4 (1), 2016 Vol. 4 (2), 2016 Vol. 5 (1), 2017 Jumlah Artikel 12 12 7 7 Vol. 5 (2), 2017 Vol. 6 (1), 2018 Total 9 Sumber : Data Penelitian 7 7 76 2) Referensi yang Digunakan Selama kurun waktu 2014-2018, jumlah judul referensi yang telah disitir oleh 76 artikel yang dimuat di JKIP adalah sebanyak 1.013 judul referensi. Terbitan yang paling banyak menggunakan sumber referensi adalah pada Vol. 3 (2), 2015 yaitu sebanyak 186 judul referensi (18,36%) dan yang paling sedikit menggunakan sumber referensi adalah pada Vol. 4 (2), 2016 yaitu sebanyak 65 judul referensi (6,42%). Jumlah sitiran yang digunakan artikel pada tiap terbitan dapat dimuat secara rinci pada Tabel 2. Tabel 2. Jumlah Sitiran No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Volume (nomor), tahun Jumlahsitiran Vol. 2 (1), 2014 Vol. 2 (2), 2014 Vol. 3 (1), 2015 Vol. 3 (2), 2015 Vol. 4 (1), 2016 Vol. 4 (2), 2016 84 97 146 Persentase (%) 8,29 % 9,58 % 14,41 % 186 90 65 Vol. 5 (1), 2017 Vol. 5 (2), 2017 Vol. 6 (1), 2018 Jumlah 85 122 138 1.013 Sumber : Data Penelitian 18,36 % 8,88 % 6,42 % 8,40 % 12,04 % 13,62 % 100 % 3) Jenis Bahasa Artikel Bahasa yang digunakan dalam total 76 artikel yang dimuat pada JKIP periode 2014-2018 secara keseluruhan adalah Bahasa Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa belum ada artikel yang dimuat di JKIP yang menggunakan bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. 4) Jumlah Penulis Jumlah penulis yang telah berkontribusi pada penulisan 76 artikel yang dimuat di JKIP adalah sebanyak 89 orang yang berasal dari berbagai instansi dan profesi. Dari total 89 penulis, dapat diketahui bahwa penulis yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 34 orang (38,2%) dan penulis berjenis kelamin perempuan sebanyak 55 orang (69,8%). Hal ini menunjukkan bahwa penulis yang ada di JKIP didominasi oleh perempuan. 5) Tingkat Kolaborasi Penulis Kemudian mengenai tingkat kolaborasi penulis dalam suatu artikel yang dipublikasikan oleh JKIP selama periode 2014 sampai 2018 menunjukkan bahwa dari total keseluruhan artikel yakni sebanyak 76 buah, terungkap bahwa jumlah artikel terbanyak ditulis oleh 3 orang pengarang yaitu sebanyak 45 judul artikel (59,21%), artikel yang ditulis oleh 1 orang penulis sebanyak 17 artikel (22,37%), artikel yang ditulis oleh 2 orang sebanyak 11 artikel, serta jumlah artikel paling sedikit yaitu sebanyak 3 artikel ditulis oleh 4 penulis (3,95%). Apabila memperhatikan secara keseluruhan artikel yang dimuat pada Junral Kajian Informasi Dan Perpustakaaan (JKIP) menunjukkan penulis kolaborasi lebih mendominasi dibandingkan dengan penulis tunggal. Tabel 3. Kepengarangan pada JKIP Jumlah Pengarang 1 2 JumlahArtikel 2014 2015 2016 2017 2018 0 9 0 4 2 2 1 4 5 1 Jumlah 17 11 % 22,37 % 14,47 % Pengarang 3 4 JumlahArtikel 2014 2015 2016 2017 2018 14 0 7 14 9 2 Total 14 22 1 19 0 14 Sumber : Data Penelitian 1 0 7 Jumlah 45 3 76 % 59,21 % 3,95 % 100 % Masih tentang penuilis kolaborasi dan penulis perorangan pasda artikel-artikel yang dimuat pada Junral Kajian Informasi dan Perpustakaaan (JKIP) selama rentang tahun 2014-2018 penulis gabungan atau kolaborasi lebih mendominasi yakni sebanyak 59 artikel (77,63%). Sedangkan artikel yang ditulis oleh penulis tunggal hanyasebanyak 17 artikel (22,37%). Untuk lebih jelasnya mengenai penulis kolaborasi dan penulis tunggal ini dapat dilihat pada table di bawah ini: Tabel 4. Kepengarangan Perorangan dan Kolaborasi Jumlah Pengarang Perorang Kolaborasi Jumlah Artikel 2014 2015 2016 2017 2018 0 9 2 14 Total 14 13 22 17 19 1 13 14 Sumber : Data penelitian 5 2 7 Jumlah 17 59 76 % 22,37 % 77,63 % 100 % Dalam menentukan derajat kolaborasi pada Jurnal kajian Informasi dan Perpustakaan (JKIP) UNPAD yang terbit pada rentang tahun 2014-2018, digunakan rumus Subramanyam (1983), yaitu : C = Berdasarkan kajian, dapat diketahui bahwa total artikel yang ditulis oleh penulis kolaborasi adalah 59 (Nm = 59) dan total artikel yang ditulis oleh penulis tunggal adalah 17 (Ns = 17), maka derajat kolaborasi (C) yang ada pada JKIP periode 2014-2018 adalah : C = 59 59+17 = 0,78 Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Subramanyam tersebut, diketahui bahwa derajat kolaborasi (C) yang diperoleh adalah 0,78. Hal ini menunjukkan bahwa nilai C lebih besar dari 0,5 dan kurang dari 1 (0,5 < C < 1). Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa artikel yang ditulis secara berkolaborasi lebih banyak daripada secara perorangan/individu. 6) Produktivitas Penulis Tabel 5 menunjukkan distribusi pengarang dan artikel pada JKIP periode 2014-2018. Pada tabel tersebut dapat dilihat bahwa jumlah pengarang terbanyak ada pada tahun 2016 yaitu sebanyak 39 orang penulis yang menghasilkan 19 artikel, sedangkan jumlah penulis paling sedikit ada pada tahun 2018 yaitu sebanyak 10 orang penulis yang menghasilkan 7 artikel. Pada tahun 2014 terdapat 31 penulis dan menghasilkan 14 artikel, pada tahun 2015 terdapat 32 penulis yang menghasilkan 22 artikel, dan pada tahun 2017 terdapat 28 penulis yang berkontribusi dalam penulisan 14 artikel. Adanya jarak antara jumlah penulis pada tahun 2014-2017 dan 2018 ini dikarenakan hanya ada 1 nomor jurnal yang terbit pada tahun 2018, sedangkan pada tahun 2014 hingga 2017 JKIP mengeluarkan 2 nomor pada setiap tahunnya. Tabel 5. Distribusi Pengarang dan Artikel Tahun Terbit 2014 2015 2016 2017 2018 Jumlah Pengarang 31 32 39 28 Jumlah Artikel 14 22 Persentase Pengarang 22,14 % Persentase Artikel 18,42 % 22,86 % 19 14 10 Total 140 7 76 27,86 % 20 % 7,14 % 100 % Sumber : Data penelitian Volume 3, Number 1, June 2019 28,95 % 25 % 18,42 % 9,21 % 100% Tabel 6 menunjukkan produktivitas penulis beserta daftar peringkat produktivitas penulis 1-9 dari 89 penulis yang paling produktif dalam penulisan karya ilmiah pada JKIP tahun 2014-2018. Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat bahwa penulis yang menduduki peringkat pertama sebagai penulis paling produktif adalah Pawit M. Yusup yang telah menulis artikel sebanyak 12 buah, baik secara individu maupun secara kolaborasi. Peringkat kedua diduduki oleh Encang Saepudin dan Rully Khairul Anwar yang menghasilkan 9 artikel. Nuning Kurniasih menduduki peringkat ketiga dengan 8 artikel, selanjutnya ada Ninis Agustini Damayani, Agus Rusmana, Saleha Rodiah, Sukaesih, Tine Silvana Rachmawati dan Yunus Winoto sebagai peringkat keempat yang telah menulis masing-masing sebanyak 6 artikel. Sebanyak 66 penulis menduduki peringkat produktivitas terendah, yaitu peringkat 9, karena hanya menghasilkan 1 judul artikel. Untuk lebih rinci lagi, dapat dilihat pada Tabel 6. Tabel 6. Penulis JKIP Yang Paling Produktif Selama Periode 2014-2018 Nama Penulis Jumlah Artikel Peringkat Produktivitas Pawit M Yusup 12 1 EncangSaepudin 9 2 RullyKhaerul Anwar 9 2 NuningKurniasih 8 3 NinisAgusiniDamayani 6 4 AgusRusmana 6 4 SalehaRodiah 6 4 Sukaesih 6 4 Tine SilvanaRachmawati 6 4 YunusWinoto 6 4 3 PenulisLainnya 5 5 4 penulislainnya 4 6 2 penulislainnya 3 7 4 penulislainnya 2 8 66 penulislainnya 1 9 7) Sebaran Instansi dan Profesi Penulis Tabel 7 menunjukkan bahwa dari total 42 instansi yang berpartisipasi dalam penulisan artikel pada JKIP 2014-2018, Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Padjadjaran menduduki tingkat partisipasi tertinggi yaitu sebanyak 139 kali (76,36%), kemudian diikuti oleh Pordi Ilmu Perpustakaan di luar Universitas Padjadjaran sebanyak 9 kali (4,95%), berbagai jurusan dari berbagai perguruan tinggi sebanyak 6 kali (3,30%), perpustakaan perguruan tinggi sebanyak 4 kali (2,20%), dan instansi lainnya sebanyak 24 (13,19%). Tabel 7. Sebaran Instansi Jenis Instansi Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Padjadjaran Program Studi Ilmu Perpustakaan di luar UNPAD Berbagai Jurusan dari berbagai Perguruan Tinggi Perpustakaan Perguruan Tinggi Instansi Lainnya Frekuensi 139 Persentase 76,36% 9 6 4 24 Total 182 Sumber : Data penelitian 4,95% 3,30% 2,20% 13,19% 100% Selanjutnya pada tabel 8 menggambarkan bahwa profesi penulis yang paling banyak berpartisipasi dalam penulisan artikel adalah dosen yaitu sebanyak 119 kali (65,38%), pustakawan dan pegawai sebanyak 6 kali (3,30%), kepala perpustakaan sebanyak 2 kali (1,10%), guru dan mahasiswa S2 sebanyak 1 kali (0,55%), dan penulis yang profesinya tidak dicantumkan sebanyak 47 kali (25,82%) Tabel 8. Profesi Penulis Profesi Dosen Pustakawan Pegawai KepalaPerpustakaan Guru Mahasiswa S-2 TidakJelas Frekuensi Persentase 119 6 6 2 1 1 47 Total 182 Sumber : Data penelitian 65,38% 3,30% 3,30% 1,10% 0,55% 0,55% 25,82% 100%
Conclusion
Berdasarkan hasil penelitian mengenai analisis bibliometrika ini dapat diketahui bahwa dalam rentang tahun 2014-2018 Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan (JKIP) periode 2014 s.d 2018 telah menerbitkan sebanyak 9 terbitan jurnal dengan rata-rata setiap volume menerbitkan dua nomor kecuali pada tahun 2018 hanya menerbitkan satu nomor. Adapun jumal artikel yang diterbitkan sekitar 76 artikel dengan rata-rata artikel untuk setiap terbitan sebanyak 7 artikel. Berdasarkan referensi yang digunakan, dari 76 artikel tersebut menggunakan referensi sitiran sebanyak 1.031 judul referensi dengan Bahasa yang paling banyak dipakai menggunakan Bahasa Indonesia. Jumlah penulis yang berkontribusi sebanyak 89 penulis yang sebagian merupakan penulis kolaborasi dari 3 orang pengarang. Sedangkan dilihat dari Instansi penulis diketahui bahwa produktivitas penulis yang paling tinggi berasal dari kalangan dosen dari instansi Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Padjadjaran.