PEMETAAN REFERENSI JURNAL TERKREDITASI NASIONAL : STUDI KASUS ANNALES BOGORIENSES TAHUAN 2012-2017
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Abstrak
Annales Bogorienses merupakan jurnal ilmiah terakreditasi nasional di bidang bioteknologi. Pada studi ini dilakukan analisis referensi yang ada pada artikel yang diterbitkan dalam rentang waktu dari tahun 2012 sampai dengan 2017 (6 tahun). Tujuan dari studi analisis referensi ini adalah untuk mengetahui distribusi referensi menurut jumlah, jenis referensi, jenis penerbitan, bahasa, kemutakhiran, pola kepengarangan dan distribusi kutipan. Dari hasil analisis referensi diketahui bahwa jumlah referensi dalam 6 tahun sebanyak 1853 buah atau rata-rata sebanyak 29,88 buah referensi per artikel. Dari jenis sumber referensi yang digunakan yang terbanyak adalah artikel, sebesar 86,19% dan yang terkecil adalah prosiding. Untuk jenis penerbitan referensi yang terbesar adalah referensi tercetak sebesar 87,15%,lebih besar dari referensi online sebesar 12,85%. Dari bahasa referensi yang digunakan, referensi berbahasa Inggris lebih banyak digunakan yaitu sebesar 95,20% . Dalam sumber sitasi diketahui 99,4% referensi yang digunakan adalah di luar dari artikel jurnal Annaies Bogorienses dengan rasio 1:209,55 dibanding dengan jumlah kutipan. Untuk kemutakhiran, 62 % referensi lebih dari 10 tahun lebih banyak digunakan, sementara referensi kurang dari 5 tahun sebesar 32 %. Referensi dengan pola kepengarangan lebih dari satu atau multi authors lebih banyak digunakan sebesar 89% dibanding pengarang tunggal sebesar 11%. Jumlah rata-rata kutipan pada artikel ilmiah di jurnal Annales Bogorienses untuk kurun waktu 2012-2017 sebesar 384,2 kutipan untuk setiap tahunnya.
Abstract
Annales Bogorienses is a Nationally accredited scientific journal in the field of biotechnology. This study carried out a reference analysiss of published artichels, from 2012 to 2017 (6 years). The purpose of this reference analysis study was to find out reference distributions based on number, type of reference, type of publication, language, up-to-date sources use, authorship pattern and citation, distribution. From the result of the reference analysis, it shows that there are 1853 references in a span of 6 years or an average of 29.88 references per article. The typeof reference sources used the most is articles with a precentage of 86,19%, and the smallest is proceedings. The biggest type of reference publishing is the printed references with precentage 87.15%, greater than the online references which has recentage 12.85%. In terms of references language, English references were mostly used with a precentage of 95.20%. In terms of citation, it is known that 99.4% of the references used were outside of Annales Bogorienses journal articles with a ratio of 1: 209.55 compared to the number ofcitations. In terms of the up-to-date sources use, 62% of >10 year-old references were used. This is more than <5 year-old reference use which has a precentage of 89%, than that of single author which have a precentage of 11%. The average number of citation in scientific articles in Annales Bogorienses journal from 2012 to 2017 is 384.2 citation per year.
Keywords:
Reference Analysis
· Scienrific Journal
· Annales Bogorienses
· Quotation
· Distribution Pattern
Introduction
Pendahuluan Latar Belakang Annales Bogorienses merupakan jurnal ilmiah di bidang bioteknologi yang cukup lama terbit, semenjak tahun 1955. Jumal ilmiah ini diterbitkan oleh Kebun Raya Indonesia (Laboratorium Treub), di bawah MIPI (Majelis Ilmu Pengetahun Indonesia) dan sekarang berubah menjadi LIPI (Lembaga Imu Pengetahuan Indonesia). Saat ini Annales Bogorienses dikelola dan diterbitkan oleh Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.Seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi, saat ini jurnal Annales Bogorienses telah mengadopsi sistem penerbitan baru yaitu penerbitan bersifat online terbuka atau lebih dikenal sebagai Open Joumal System (OJS). Annales Bogorienses terbit secara berkala setiap 2 nomor terbitan dan telah mendapat predikat sebagai jurnal terakreditasi sejak tahun 2006 dan yang terbaru terakreditasi tahun 2015 dengan no 648/AU3/P2MI-LIPI/07/2015 (http://www.biotek.lipi.go.id/). Saat ini jurnal Annales Bogorienses merupakan salah satu jumal ilmiah bidang bioteknologi yang menjadi unggulan dari Kedeputian bidang Ilmu hayati LIPI untuk di jadikan jurnal ilmiah yang bertaraf internasional. Untuk itu diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas dari terbitan jurnal Annales Bogorienses, salah satu yang dilakukan adalah melakukan annalisis referensi pada Jurnal. Annaless Bogorienses. Tujuan dan manfaat dari analisis referensi yang dilakukan adalah sebagai berikut: Tujuan 1. Mengetahui distribusi referensi setiap pada penerbitan Annales tahun Bogorienses 2. Mengetahui komposisi (jenis) referensi pada artikel yang diterbitkan 3. Mengetahui distribusi referensi berdasarkan jenis penerbitan 4. Mengetahui distribusi referensi berdasarkan bahasa dan sumber sitasi 5. Mengetahui kemutakhiran sumber referensi yang digunakan 6. Mengetahui pola ke pengarangan pada referensi yang di gunakan pada artikel di jurnal Annales bogoriense 7. Mengetahui distribusi kutipan Manfaat 1. Melalui analisis ini, dapat diketahui pola distribusi atau pertumbuhan artikel yang terbit setiap volumenya pada annales sehingga minat dari para penulis untuk menulis atau mengirimkan artikel penelitiannya. ke jurnal Annales Bogorienses dapat diidentifikasi. 2. Melalui analisis ini, distribusi artikel referensi yang digunakan pada artikel dapat diketahui sehingga dapat dijadikan dasar analisis untuk mengidentifikasi kualitas dari artikel ilmiah yang diterbitkan 3. Melalui analisis ini, distribusi jenis. referensi yang digunakan untuk penerbitan artikel ilmiah dapat diketahui sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan pustakawan dalam pelayanan penyediaan koleksi perpustakaan untuk mendukung pengguna dalam penulisan artikel ilmiah. 4. Melalui analisis distribusi referensi yang digunakan berdasarkan pola kepengarang pada setiap artikel setiap penerbitan Annals Bogorienses dapat diketahui Tinjauan Pustaka Jurnal ilmiah Jurnal ilmiah adalah sebuah jenis publikasi yang diterbitkan secara berkala oleh suatu organisasi profesi atau institusi akademik yang memuat artikel-artikel yang merupakan produk pemikiran ilmiah secara empiris (artikel hasil penelitian) maupun secara logis (artikel hasil pemikiran) dalam bidang ilmu tertentu. Isi dari jurnal ilmiah adalah artikel ilmiah (research article), yakni tulisan yang berisi laporan sistematis mengenai hasil kajian atau hasil penelitian yang disajikan bagi masyarakat ilmiah tertentu, yang merupakan audiens khusus dengan tujuan menyampaikan hasil kajian dan kontribusi penulis artikel kepada mereka untuk dipikirkan, dikaji kembali, dan diperdebatkan, baik secara lisan maupun secara tertulis. Yang dimaksud dengan laporan yang sistematis adalah laporan yang disusun dengan mengikuti struktur dan format yang berlaku dalam suatu jurnal ilmiah. Sedangkan yang dimaksud dengan hasil kajian adalah hasil pemikiran intensif tentang suatu topik, sedangkan hasil penelitian umumnya lebih spesifik, karena harus melibatkan data, yang dipublikasikan di jurnal ilmiah, laporan dari surat kabar atau majalah, wawancara, laporan saksi mata, dokumen dan sebagainya (Adnan dalam Suryoputro dkk, 2012). Peran dan fungsi jurnal ilmiah adalah: (1) sarana komunikasi akademik antara para ilmuwan (dosen guru), (2) penyebaran (diseminasi) hasil-hasil penelitian, (3) pangembangan budaya akademik di perguruan tinggi, (4) sebagai sarana pertukaran informasi untuk menghasilkan ide-ide baru akan ilmu pengetahuan dan teknologi. Aspek aspek penting lainnya keberadaan jurnal di perguruan tinggi antara lain (1) dapat dijadikan sarana pelatihan menulis para dosen, (2) sebagai sumber pengetahuan baru, (3) dapat digunakan sebagai sarana perolehan angka kredit, (4) sebagai pengangkatan citra perguruan tinggi (Suryoputro dkk, 2012). Saat ini jurnal dibedakan menjadi (a) Jurnal nasional (Angka kredit 10); Jurnal nasional terindeks DOAJ (Angka kredit:15); Jurnal nasional terakreditasi (Angka kredit:25); Jurnal internasional; Jurnal internasional bereputasi (Angka kredit: 40). Penelitian Terdahulu Penelitian analisis referensi terhadap jurnal ilmiah pernah dilakukan oleh Fauzan Dwi Kurniawan (2008) yang menganalisis sitiran terhadap Jurnal Fihris tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 314 sitiran dalam artikel Jurnal Fihris pada tahun 2008 terdiri dari 11 jenis literatur dengan rincian: buku sebanyak 131 sitiran (41,72%), diikuti sumber dari internet 114 sitiran (36,31%), jurnal 26 sitiran (8,30%), makalah dan laporan penelitian 24 sitiran (7,64%), kamus 5 sitiran (1,60%), petunjuk 5 sitiran (1,60%), ensiklopedi 3 sitiran (0,95%), majalah 3 sitiran (0,95%), glossary 1 sitiran (0,31%), undang-undang 1 sitiran (0,31 %), dan skripsi 1 sitiran (0,31%). Terdapat 2 jenis bahasa yang digunakan, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dengan rincian 64,97% (204) bahasa Inggris dan 35,03% (110) Bahasa Indonesia. Kumar Singh et al (2011) melakukan penelitian analisis referensi terhadap Journal Doumentation dari tahun 1996-2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah dokumen berdasarkan volume selama 15 tahun adalah sebanyak 487 dengan jumlah referensi 15587 kutipan. Jumlah referensi tertinggi adalah pada tahun 2009 yaitu 1884 (12%) dan yang paling sedikit adalah pada tahun 1997 yaitu 343 (2%). Berdasarkan komposisi (jenis) referensi menunjukkan bahwa dari 18324 dokumen yang terbanyak adalah artikel (5884 ), prosiding konferensi (998), ulasan (1075) dan yang lainbuku, editorial, surat, catatan dan survei singkat (10367). Pola kepengarangan menunjukkan bahwa pola penulis tunggal lebih banyak jumlahnya yaitu 201 (49%), dua penulis 126 (31%), tiga penulis 55 (13%), dan lebih dari tiga penulis adalah yang terendah yaitu 31 (8%). Jan (2009) melakukan Analisis Referensi Library Trends dari 1994-2007 yang terdiri dari 593 artikel dan setiap artikel yang diterbitkan selama periode tersebut diperiksa dan jumlah tertinggi (52) artikel diterbitkan pada tahun 2004. Jurnal tersebut berisi 15662 referensi dengan rincian 13783 merupakan referensi cetak dan 1879 merupakan sumber referensi elektronik. Jan (2009) juga menemukan bahwa 44,51% menggunakan buku cetak dan yang meng- gunakan e-book tidak ada. Temuan lain menunjukkan bahwa penulis 44,04% menggunakan pjurnal dan 11,82% e-jurnal. Ditemukan bahwa kontribusi perempuan (52,34%) menyumbang lebih dari kontribusi laki-laki (47,66%). Shokeen dan Kaushik (2004) dalam penelitian yang berjudul Indian Joumal of Plant Physiology: A Citation Analysisyang diterbitkan antara Januari hingga Desember 2002 penerbitan nomor 1 hingga 4 volume 7, 61 artikel yang diterbitkan dalam nomer ini mencakup 1149 referensi yang menampilkan 2770 penulis selama periode itu. Rasio penulis yang menyitir tulisannya sendiri adalah 1: 16.65 dan rasio jurnal yang menyitir jurnal itu sendiri adalah 1: 31.91. Jumlah rata-rata artikel yang diterbitkan di setiap edisi adalah 15.25.
Method
Pengumpulan data Pengumpulan data dilakukan terhadap Majalah Annales Bogor Journal tahun 2012 s.d. 2017. Data artikel diunduh secara online dari http://jurnal.biotek.lipi.go.id/index.php/annales. Data yang diunduh kemudian dike- lompokkan ke dalam kategori: distribusi referensi berdasarkan tahun: jenis (komposisi) referensi yang digunakan; referensi berdasarkan penerbitan; referensi berdasarkan bahasa dan sumbersitas dan jumlah sitasi; distribusi kepengarangan dan distribusi sumber kutipan.. Pengolahan dan analisis Data Data referensi yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Microsoft Exel 2010 untuk memudahkan pendistribusian data dan tampilan dalam format grafik. Pengolahan data digunakan untuk menentukan distribusi referensi berdasarkan tahun; jenis (komposisi) referensi yang digunakan; referensi berdasarkan penerbitan; referensi berdasarkan bahasa dan sumber sitas dan jumlah sitasi; distribusi kepengarangan dan distribusi sumber kutipan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif sederhana dengan perhitungan statistik sederhana (persentase).
Result & Discussion
Distribusi Referensi Berdasarkan Tahun Dari hasil pengumpulan data, jurnal Annales Bogorienses terbitan 2012-2017 terdiri dari 6 volume dengan masing-masing volume terbitan terdiri dari 2 nomor terbitan. Jumlah artikel selama 6 tahun sebanyak 62 artikel atau ratarata setiap nomomya terbit sebanyak 5,17 artikel. Jumlah referensi yang digunakan pada penerbitan artikel Annales Bogorienses selama 6 tahun itu sebanyak 1853 buah atau rata-rata sebanyak 29,88 buah referensi per artikel. Dengan jumlah terkecil dari referensi yaitu pada tahun 2012 sebanyak 174 buah atau sekitar 9 % dan jumlah referensi artikel yang paling tinggi yaitu pada tahun 2013 sebanyak 471 buah atau sekitar 25 %. Data dapat dilihat pada tabel 1. |Tahun|Volume|artikel|referensi Jumlah|Persentase| |---|---|---|---|---| |2012|16|10|174|9.39%| |2013|17|10|471|25.42%| |2014|18|10|353|19.05%| |2015|19|12|336|18.13%| |2016|20|10|254|13,71%| |2017|21|10|265|14,30%| |Jumlah||62|1853|100,00%| Tabel 1. Jumlah artikel dan jumlah referensi jumal Annals Bogorienses tahun 2012-2017 Distribusi jumlah referensi terhadap jumlah artikel dapat dilihat sebagai pada gambar 1. Gambar 1, Grafik Jumlah Referensi dengan Jumlah Artikel Komposisi (jenis) referensi pada artikel yang diterbitkan pada Annales Bogoriensis Jenis sumber referensi yang digunakan oleh para penulis dalam artikel Annales Bogoriensis dibagi menjadi 4 kategori. Komposisi (jenis) sumber referensi yaitu artikel, makalah prosiding, reviews, publikasi lainnya seperti tesis, disertasi, skripsi, laporan, buku. Dari 4 jenis kategori ini dapat dilihat distribusi jenis sumber referensi yang digunakan. Tabel 2. Jenis Sumber Referensi yang Digunakan Dari tabel 2, dapat dilihat bahwa jenis sumber referensi terbanyak digunakan adalah artikel sebanyak 86,19%, lainnya sebanyak 8,12%, review sebanyak 3,41% dan prosiding sebanyak 2,27%. Hal ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pustakawan selaku pengelola perpustakaan dalam pertimbangan pengadaan bahan koleksi yang akan diadakan. Pada grafik 2 terlihat jelas distribusi referensi menurut jenis sumber setiap tahun terlihat paling banyak sumber jenis artikel adalah pada tahun 2013 sebanyak 25,69%. Hasil penelitian sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Kumar Singh et al (2011) yang melakukan penelitian analisis referensi terhadap Journal Documentation dari tahun 1996-2010. Hasilnya menunjukkan bahwa komposisi (jenis) referensi dari 18324 dokumen yang terbanyak adalah artikel (5884), prosiding konferensi (998), ulasan (1075) dan yang lainbuku, editorial, surat, catatan dan survel singkat (10367). Gambar 2. Grafik Referensi Menurut Sumber Distribusi Referensi Menurut Jenis Penerbitan Berdasarkan jenis penerbitan referensinya Annales Bogoriensis lebih banyak menggunakan jenis penerbitan referensi tercetak dibandingkan dengan sumber referensi online, dengan persentase 87,15% untuk sumber tercetak dan 12,85% untuk sumber penerbitan online. Sehingga dapat dinilai referensi tercetak masih banyak digunakan pada artikel yang diterbitkan di Annales Bogorienses. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian Jan (2009) yang melakukan analisis referensi terhadap Library Trends dari 1994-2007. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 15662 referensi yang digunakan pada jumal tersebut 13783 merupakan referensi cetak dan 1879 merupakan sumber referensi elektronik. Data selengkapnya referensi menurut jenis penerbitan dapat dilihat pada tabel 3 di bawah ini. | Tahun | Online | % | Tercetak | % | |---|---|---|---|---| | 2012 | 4 | 1.68% | 170 | 10.53% | | 2013 | 12 | 5,04% | 489 | 28,44% | | 2014 | 28 | 11,78% | 326 | 20.14% | | 2015 | 69 | 37,39% | 246 | 15.24% | | 2016 | 56 | 23,53% | 198 | 12,27% | | 2017 | 49 | 20,59% | 216 | 13.38% | | Jumlah | 238 | 100,00% | 1614 | 100,00% | | Persentase total | | 12,85% | | 87,15% | Tabel 3. Referensi Menurut Jenis Penerbitan Referensi Menurut Bahasa dan Sumber sitasi Berdasarkan bahasa yang digunakan seperti pada tabel 4, ditemukan bahwa referensireferensi yang digunakan dalam penulisan ilmiah pada jurnal Annales Bogorienses diketahui sumber referensi berbahasa Inggris merupakan yang paling tinggi yaitu sebesar 95,20 % disusul sumber referensi berbahasa Indonesia sebesar 4,75%, serta 0,05% berbahasa lainnya. Hal ini mungkin di sebabkan Jurnal Annales Bogorienses merupakan jurnal ilmiah berbahasa Inggris sehingga referensi yang digunakan juga lebih banyak menggunakan sumber referensi berbahasa Inggris. Hal ini sesuai penelitian yang pernah dilakukan oleh Dwi Kurniawan (2008) yang menganalisis sitiran terhadap Jurnal Fihris tahun 2008. Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa yang paling banyak digunakan adalah bahasa Inggris dengan rincian 64,97% (204) dan 35,03% (110) bahasa Indonesia. Dari sumber sitasi diketahui referensi yang digunakan lebih banyak dari luar jurnal Annales sebanyak 99,4%, sementara dengan referensi yang menyitir dari jurnal Annales Bogorienses sendiri (self citation) itu sebanyak 0,6% dengan rasio dibanding jumlah kutipan adalah 1:209,55. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian Shokeen dan Kaushik (2004) bahwa rasio jurnal yang menyitir jurnal itu sendiri adalah 1: 31.91 Data lengkap referensi menurut bahasa dan sumber sitasi pertahun dapat dilihat pada tabel 4 berikut. Tabel 4. Referensi Menurut Bahasa dan Sumber Sitasi Distribusi Referensi Berdasarkan Kemutakhirannya Dari keterbaruan sumber referensi atau tahun terbit yang digunakan dapat dilihat pada tabel 4 dan Grafik diketahui referensi publikasi yang kurang dari 5 tahun terakhir sebanyak 32% sementara referensi yang lebih dari 10 tahun sebanyak 62% atau yang paling hanyak sumber referensi yang terbit 10 tahun lebih, bahkan lebih, hal ini akan menjadi perhatian bagi perpustakaan bahwa koleksi informasi lama juga masih banyak di perlukan di dalam menyusun suatu karya tulis ilmiah. Bagi pengelola jurnal hal ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan suatu batasan bagi sumber referensi yang akan digunakan untuk sebuah artikel yang akan dimuat pada jurnal Annales Bogorienses. | Tahun | Tahun terbitan | | | | | | | | :---- | :-------------- | :---- | :---- | :---- | :---- | :---- | :---- | | | <5 | | 6-10 | | >10 | | | | 2012 | 41 | 7,0% | 29 | 6,1% | 104 | 13,5% | | | 2013 | 153 | 26,0% | 143 | 29.9% | 161 | 20,9% | | | 2014 | 106 | 18,0% | 107 | 22.4% | 140 | 18,1% | | | 2015 | 102 | 17,3% | 78 | 16,3% | 156 | 20,2% | | | 2016 | 84 | 14,3% | 66 | 13,8% | 104 | 13,5% | | | 2017 | 103 | 17,5% | 55 | 11,5% | 107 | 13,9% | | | Persentase dari total | 589 | 32,0% | 478 | 25,0% | 772 | 62.0% | | :-------------------- | :---- | :---- | :---- | :---- | :---- | :---- | Tabel 5. Kemutahiran Sumber Referensi Gambar 3. Grafik Kemutahiran Referensi yang Digunakan Pola Kepengarangan Sumber Referensi Untuk pola kepengarangan dari referensi yang di ambil dalam menyusun artikel ilmiah di jumal Annales Bogorieses, diketahul sumber referensi yang digunakan berasal dari suatu sumber yang memiliki lebih dari satu pengarang atau multiauthors lebih banyak digunakan dibanding dengan sumber referensi memiliki pola kepengarangan tunggal. Data yang pertahunnya dapat dilihat pada tabel 6 berikut. Tahun Pola Kepengarangan Suber Referensi Single Mulli 2012 35 18% 135 8% 2013 44 22% 427 26% 2014 29 15% 324 2015 39 20% 300 185% 2016 32 16% 222 13% 2012 18 9% 237 14% Jumlah 197 115% 1645 Tabel 6. Distribusi Kepengarangan Sumber Referensi Distribusi Kutipan Jumlah kutipan pada jumal Annales Bogorienses dengan jangka waktu 2012-2017 rata-rata sebesar 384 setiap volume/tahun di mana rasio perbandingan antara jumlah kutipan dengan jumlah artikel adalah sebesar 37,17 atau terdapat rata-rata terdapat 37 kutipan untuk setiap artikel. Jumlah kutipan yang digunakan dibanding banyaknya jumlah referensi memiliki nilai 1, 2 atau sebanding. Hal ini dapat dilihat pada tabel 7. Tahun Jumlah Kutipan Jumlah Artikel Jumlah Referensi 2012 211 10 174 2013 561 10 471 2014 502 10 353 2015 404 12 336 2016 322 10 254 2017 305 10 265 Jumlah 2305 62 1853 Rata- rata 384,2 Ratio antara jumlah kulipan dengan jumlah artikel adalah sebesar 37,17742 Ralio perbandingan antara jumlah kutipan dengan jumlah refrensi sebesar 1,243929 Tabel 7. Distribusi Kutipan
Conclusion
Dari hasil dan pembahasan di atas dapat disumpulkan bahwa jurnal Annales Bogorieneses terbitan 2012-2017 terdiri dari 6 volume dengan masing-masing volume terbitan terdiri dari 2 nomor terbitan. Jumlah artikel selama 6 tahun sebanyak 62 artikel atau rata-rata setiap nomomya terbit sebanyak 5,17 artikel. Jumlah referensi yang digunakan pada penerbitan artikel annales bogorienses selama 6 tahun itu sebanyak 1853 buah atau rata-rata sebanyak 29,88 buah referensi per artikel. Dengan jumlah terkecil dar referensi yaltu pada tahun 2012 sebanyak 174 buah atau sekitar 9% dan jumlah referensi artikel yang paling tinggi yaltu pada tahun 2013 sebanyak 471 buah atau sekitar 25 %. Jenis sumber referensi terbanyak adalah artikel sebanyak 86,19%, lainnya sebanyak 8,12%, review sebanyak 3,41% dan prosiding sebanyak 2.27%. Hal Ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pustakawan selaku pengelola perpustakaan dalam pertimbangan pengadaan bahan koleksi yang akan diadakan. Pada grafik 2 terlihat jelas distribusi referensi menurut jenis sumber setiap tahun. Terlihat paling banyak sumber jenis artikel adalah pada tahun 2013 sebanyak 25,69%. Dalam hal pola kepengarangan dari referensi yang diambil dalam menyusun artikel ilmiah di jurnal Annales Bogorleses, diketahui sumber referensi yang digunakan berasal dari suatu sumber yang memiliki lebih darl satu pengarang atau multiauthors (89%) lebih banyak digunakan dibanding dengan sumber referensi yang memiliki pola kapengarangan tunggal yaitu sebesar 11%.