RIA SW DAN ARIEF MUHAMMAD VLOG SEBAGAI MEDIUM DISEMINASI INFORMASI DAN KREATIVITAS
N/A
Abstrak
Perkembangan internet semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi, menyebar informasi, dan bekerja dengan menggunakan media sosial. Vlog merupakan salah satu media sosial yang dapat memperoleh penghasilan jika konsisten dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan cara vlogger dalam penyampaian video blognya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vlog yang dibuat oleh Ria SW dengan Arief Muhammad memiliki perbedaan konten dimana mereka sama-sama vlogger yang mencari penghasilan dengan cara menarik masyarakat untuk melihat video-video yang mereka unggah. Saran dan rekomendasi dari penelitian ini adalah siapa saja setiap orang dapat menyebarkan hasil karyanya kepada masyarakat luas disamping itu dapat memperoleh penghasilan dengan cara mengunggah video-video seperti Ria SW dan Arief Muhammad jika masyarakat mau memanfaatkan media internet dengan baik.
Abstract
The development of the internet has made it easier for people to get information, spread information, and work using social media. Vlog is one of the social media that can earn income if it is consistent in its use. This study aims to compare the way of vloggers in delivering video blogs. This study used descriptive qualitative method. The results of this study indicate that the vlog made by Ria SW with Arief Muhammad has different content where they are both vloggers who are looking for income by attracting people to see the videos they upload. Suggestions and recommendations from this study are that anyone can disseminate their work to the wider community, besides earning income by uploading videos such as Ria SW and Arief Muhammad if the public wants to use the internet media well.
Keywords:
vlog
· social media
· Ria SW
· Arief Muhammad
Introduction
Sekarang ini masyarakat telah dimudahkan dengan adanya internet. Karena dengan internet, menjadikan masyarakat dapat memperoleh informasi darimana saja, dapat bekerja dengan menggunakan internet, hal ini dipermudah dengan aksesnya yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Tidak ada batasan ruang dan waktu dalam menggunakan internet ini. Tidak hanya remaja dan dewasa saja yang menggunakan internet. Orang tua bahkan anak-anak pun sekarang sudah mahir dalam menggunakannya. Berbagai macam fitur yang terdapat dalam internet. Seperti facebook, twitter, path, whatsapp, youtube, blog, dan masih banyak lagi. Dimana masyarakat pada umumnya sudah menggunakan fitur-fitur tersebut. Bahkan jika seseorang dapat aktif terampil dan kreatif, ia akan dapat memanfaatkan dengan baik internet guna untuk mendapatkan penghasilan. Cara ini ditempuh karena sudah banyaknya teknologi yang tersalur dengan internet dan sebagian besar masyarakat menggunakannya. Media baru sampai saat ini menjadi medium yang mampu bersinggungan dengan beragam level dan konteks komunikasi. Konsep dalam konteks media baru yang telah hadir salah satunya adalah micro-celebrity, yang dipahami sebagai gaya baru online performance, dimana hal ini melibatkan tindakan peningkatan popularitas melalui teknologi web seperti video, blog, dan situs jejaring sosial. Media saat ini menjadi sarana untuk mempermudah setiap orang untuk menjadi selebriti. Micro-celebrity adalah hasil dari beragam perubahan dan pergeseran dalam teknologi, media hiburan dan kondisi kultural atas pemujaan selebriti yang dikonstruksikan sebagai promosi atas diri sendiri. Selebriti diposisikan dalam kultur masyarakat sebagai model perilaku yang bersifat pervasif dan identitasnya lekat dengan wacana publik. Jejaring sosial online menyusun situs presentasi diri dan negosiasi identitas. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mendalam atas media baru sebagai situs yang dimaksud. Perkembangan konsep selebriti yang mengadaptasi dari karakteristik media baru seperti internet, memungkinkan adanya interaksi individu dalam dunia online, yakni konsep micro-celebrity yang melibatkan penggunaan video, blog dan situs jejaring sosial dalam meraih status selebriti. Blogging merupakan cara yang mendukung dan menunjukkan eksistensi seseorang di web. Vlog merupakan perkembangan dari Blog. Dimana Vlog dan Blog sama-sama sebagai media untuk sharing. Perbedaannya terletak pada, Vlog merupakan konten digital yang memanfaatkan media visual dan audio yang sering ditemui di Youtube. Sedangkan Blog merupakan konten writer, dimana sharing hanya menggunakan tulisan saja. Vlog yang merupakan konten kreatif yang dibuat oleh seseorang untuk membagikan diary kehidupannya dalam bentuk video yang sengaja ditayangkan kepada banyak orang. Namun saat ini vlog digunakan untuk bermacam-macam kontent, seperti menyampaikan informasi, tentang kuliner, travelling, dan masih banyak lagi. Pembuat vlog biasa disebut dengan vlogger. Vlogger selalu membagikan vlognya semenarik mungkin agar banyak dilihat oleh masyarakat. Dalam pembuatan vlog, terkadang vlogger konsisten dengan konten yang dia bagikan, namun terkadang terdapat vlogger yang random dalam membagikan vlognya. Misalnya saja, Ria SW dan Arief Muhammad. Kedua vlogger ini sudah sangat terkenal di masyarakat. Mereka selalu mengunggah videovideo yang dibuat semenarik mungkin agar mendapat banyak viewers. Terlebih lagi, untuk mendapatkan penghasilan dari vlog ini adalah seberapa banyak viewers dan subscriber suatu akun. Meskipun mereka sama-sama membagikan videonya di Youtube, namun terdapat perbedaan dalam vlog yang mereka buat. Ria SW dalam vlognya selalu konsisten menyampaikan tentang kuliner. Sedangkan Arief Muhammad random dalam membagikan vlognya. Hal ini tergantung pada si pembuat kontent. Karena mereka memiliki karakteristik tersendiri dalam membagikan hasil karyanya. Sebagai vlogger atau pembuat vlog, memang harus mempunyai passion di bidangnya agar karya yang mereka geluti selalu terarah dan selalu mendapat apresiasi dari viewers. Ria SW dan Arief Muhammad memang berbeda dari selebriti lainnya, dimana kebanyakan selebriti hanya membagikan kegiatan kesehariannya saja. Dalam kontent-kontent yang dibuat oleh dua vlogger ini terdapat unsur informatifnya. Juga terdapat unsur ajakan untuk penonton agar dapat memanfaatkan media sosial dengan baik dan berguna. Berdasarkan pemaparan diatas, yang menjadi rumusan masalah dalam artikel ini adalah bagaimana perbedaan Ria SW dan Arief Muhammad dalam mengemas kontent agar dapat selalu dinikmati oleh masyarakat. TINJAUAN LITERATUR A. Media Online Media online disebut juga Digital Media yang merupakan media yang tersaji secara online di internet. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan, “daring” yaitu singkatan dari “dalam jaringan”, maksudnya dalam jaringan internet. Daring ini merupakan sebuah akronim dalam jaringan, yang terhubung melalui jejaring komputer, internet dan sebagainya. Pengertian media online secara umum yaitu, media online merupakan segala jenis atau format media yang berisikan teks, foto, video dan suara dan media ini diakses melalui internet. Dimana media online ini dapat juga dipahami sebagai sarana komunikasi secara online. Media online ini dapat juga berupa media sosial. Media sosial sangat menarik perhatian bagi masyarakat, karena masyarakat dapat menggunakannya sebagai sarana untuk mengunjungi tautan atau situs yang berisi informasi mengenai produk dan lain-lain sesuai yang diinginkan oleh masyarakat. Bahkan media sosial ini merupakan suatu layanan berbasis web yang dapat digunakan oleh setiap individu untuk membangun hubungan sosial melalui dunia maya. Dalam hal ini individu dapat menggunakannya untuk menunjukan jati dirinya, kemampuannya, profil mengenai dirinya, menunjukkan koneksi seseorang dan memperlihatkan hubungan apa saja yang ada antara satu pemilik dengan pemilik akun lainnya dalam situsnya masing-masing. Media sosial ini seperti blog, wiki, youtube, facebook, whatsapp, bbm, twitter, path, dan masih banyak lagi. Meskipun pada umumnya semua media sosial ini kegunaannya sama, namun karakternya berbeda-beda. B. Video Blog (Vlog) Keragaman konten yang dimiliki Youtube menjadi salah satu poin yang mampu menarik minat individu dalam menempatkan kontennya pada platform Youtube. Bagian dari kontennya adalah Video Blog. Video Blog yang biasa disebut Vlog merupakan sarana untuk kegiatan blogging dengan menggunakan media Video di atas penggunaan teks atau audio sebagai sumber media utama. Perangkat yang digunakan untuk melakukan video blogging biasanya ponsel berkamera, kamera digital yang merekam video, atau kamera murah yang dilengkapi dengan mikrofon. Video blog dapat dibuat dalam bentuk rekaman satu gambar atau rekaman yang dipotong untuk beberapa bagian. Vlog merupakan cara mudah dalam bekerja untuk menghasilkan uang dari internet. Pekerjaan sebagai Vlogger hanya dengan menemukan ide dan membagikan pengalaman melalui video. Semakin banyak video yang dibuat dan semakin tinggi jumlah viewers dan subscriber maka semakin banyak pula uang yang dapat diperoleh dari internet. Vlog ini biasanya digunakan oleh penggunanya untuk mengunggah cerita atau informasi mengenai dirinya sendiri dalam bentuk video itu. Vlog dipahami sebagai performa kultural yang memposisikan individual melakukan pertunjukan untuk orang lain terkait makna dari situasi sosial mereka. Google Indonesia mencatat, sejak tahun 2014 saat vlog mulai booming, terdapat peningkatan untuk video yang di unggah ke Youtube. Untuk kontent vlog yang di unggah tersebut datang dari genre yang berbeda-beda. Berawal dari Blog yang sering digunakan untuk sharing dan berbagi informasi, kini muncullah vlog. Dimana vlog ini terdiri dari satu video yang memiliki beragam kontent yang dapat diisi mengenai opini, cerita keseharian, informasi, dan lain sebagainya. Vlog hampir sama dengan Youtuber. Yang membedakan dari keduanya adalah untuk youtuber tidak menyematkan videonya pada sebuah situs (blog). C. Diseminasi Informasi Diseminasi merupakan suatu aktivitas guna untuk ditujukan kepada masyarakat, baik itu kelompok maupun individu agar mereka mendapatkan informasi. Sehingga dari informasi yang disampaikan ini dapat menimbulkan kesadaran dari masyarakat yang menerima dan memanfaatkan informasi tersebut. Diseminasi juga dapat diartikan sebagai penyebarluasan informasi, doktrin, pemikiran, kebijakan dan hasil penelitian Diseminasi informasi merupakan fasilitas untuk masyarakat dalam bertukar informasi. Dimana diseminasi informasi ini berupa praktik demokrasi yang tidak dapat dipilih karena didesak oleh kondisi ekonomi-politik global. Sehingga dengan kata lain, diseminasi informasi ini merupakan suatu fasilitas atau perantara dalam memberikan informasi kepada masyarakat atau suatu kelompok. Dan diseminasi informasi ini dapat dilakukan melalui media massa konvensional, media interpersonal dan media hibrida baru.
Method
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dimana penelitiam kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci. Penelitian kualitatif menggunakan landasan teori sebagai panduan untuk memfokuskan penelitian, serta menonjolkan proses dan makna yang terdapat dalam fenomena tersebut. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif studi kasus. Metode penelitian ini meneliti suatu kasus atau fenomena tertentu yang ada didalam masyarakat yang dilakukan secara mendalam untuk mempelajari latar belakang, keadaan dan interaksi yang terjadi. Studi kasus ini dilakukan pada suatu kesatuan sistem yang bisa berupa suatu program, kegiatan, peristiwa atau sekelompok individu yang ada pada keadaan atau kondisikondisi tertentu.
Result & Discussion
A. Ria Sukma Wijaya Ria sukma Wijaya, yang biasa di panggil Ria SW mempunyai channel Youtube dimana video-video nya berisi tentang kuliner dan travelling. Ria SW memiliki 991,836 subscriber dan 71 video. Karakteristik dan pesan yang disampaikan oleh Ria SW di channel Youtube nya adalah video kuliner, prank dan challenge. Dimana dia menyisipkan unsur mengajak penonton untuk pantang menyerah, punya pendirian dan gemar menabung. Namun terdapat karakteristik tersendiri bagi Ria, yaitu harus punya passion, tidak pernah terus-menerus mengikuti trend sehingga videonya tidak sama dengan Vlogger yang lain. Dia suka membuat konten yang akhirnya menjadi viral. Dan dia selalu menanamkan pesan disetiap kontennya. Karirnya berawal dari waktu kecil suka menghayal, terlebih setelah membaca buku atau nonton. Dia suka mengembangkan ceritanya kepada teman-temannya. Dari situlah Ria menjadi senang bercerita. Pertama kali Ria mengenal dunia kreatif sejak Semester 5 kuliahnya. Sebelum menjadi Youtuber seperti sekarang ini, Ria dulunya menjadi orang di balik layar dalam beberapa video klip dimana salah satu artisnya adalah Sony. Lalu dia pernah magang di Pusat Berita Infotainment Jakarta (PBIJ). Setelah lulus kuliah dia masuk di Freemantle Media di bagian kreatifnya. Lalu menjadi produser di MBDC. Ria mempunyai channel Youtube sendiri karena cara berfikir cepat dan ide-ide kreatifnya selalu mendapat pujian. Dorongan dari temantemannya untuk tidak hanya menjadi penulis naskah lah yang membuat dia mencoba membuat channel sendiri. Dalam pembuatan videonya, Ria tidak pernah membuat naskah. Dia hanya membuat tema besar dan pointersnya saja lalu dikembangin sendiri di lapangan pada waktu pengambilan video sesuai dengan situasi. Dia tidak pernah sendirian ketika membuat video untuk vlognya. Ria ditemani oleh kameramen yang itu adalah temannya. Selain nge-vlog, Ria berkeinginan untuk membuat film pendek dengan tema thriller atau psychology. B. Arief Muhammad Arief Muhammad yang biasa dipanggil pocong mulai terkenal pada tahun 2009 melalui akun twitternya. Pada tahun 2010 dia mulai menulis sebuah buku yang berjudul Poconggg Juga Pocong yang terbit pada bulan Juni 2011. Buku karyanya diangkat ke film layar lebar karena penjualannya sangat baik dan terjual laris. Dia pun dilibatkan dalam menunlis skenario film tersebut. Arief Muhammad sering mengadakan talkshow, baik di mall maupun sekolah-sekolah. Dia juga sering di undang untuk menjadi pembicara untuk membicarakan tentang dunia penulisan dan media sosial. Atas dukungan para penggemarnya lah Arief Muhammad mulai membuat akun Youtube pada tahun 2012 namun mulai aktif pada tahun 2015. Hingga saat ini dia memiliki 1.057.543 subscriber dan 182 video. Dia mulai menggunakan akun youtube karena berkembangnya tren dimana dulunya hanya baca dan menulis di twitter dan blog, kini dilengkapi dengan audio visual dengan durasi yang panjang. Dalam channel Youtubenya, Arief Muhammad membagikan pengalamanpengalamannya bersama istrinya ketika berlibur, travelling, menyebarkan informasi, tentang kuliner. Kontent yang di buatnya memang random atau acak, dengan kata lain, kontent nya tidak melulu satu tema. Dia juga selalu memperkenalkan budaya Indonesia dan pengambilan videonya pun juga bagus. Pengambilan videonya dengan cara memegang kamera sendiri, seperti vlog pada umumnya. Namun terkadang juga menggunakan drone. Sehingga dia tidak membutuhkan kameramen dalam pembuatan videonya. C. Perbedaan Vlog Ria SW dan Arief Muhammad Ria SW dan Arief Muhammad sama-sama menggeluti video blog dengan menggunakan akun youtube. Namun dalam pembuatan vlog nya terdapat beberapa perbedaan. Tabel komparasi Ria SW dan Arief Muhammad No. Kategori Ria SW Arief Muhammad 1. Kontent/isi Mengenai kuliner, travelling untuk mencicipi kuliner di berbagai negara Travelling, wisata, informasi, kuliner 2. Jumlah Viewers setiap video Rata-rata 1 M keatas Rata-rata 800K 3. Pengambilan video Menggunakan kameramen Memegang kamera sendiri, terkadang menggunakan drone 4. Pengemasan video Dibuat semenarik dan diberi simbol-simbol lucu Simpel tapi menarik 5. Keterangan Ria SW ini dalam membuat content untuk videonya selalu terdapat implisit pesan untuk tidak meniru gaya orang lain. Dan dalam videonya selalu ada tantangan kepada viewers, dan tantangan tersebut banyak juga yang menanggapinya Arief Muhammad dalam membuat video ini sering dilakukan bersama istrinya. Yang menceritakan ketika mereka sedang travelling, kuliner, maupun video yang memberi informasi. Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa dari segi isi/kontent, jumlah viewers, pengambilan video dan pengemasan video terdapat perbedaan dari keduanya. Setiap vlogger memang berbeda-beda dalam pembuatan video untuk dibagikan kepada masyarakat. Konsisten dan kreativitaslah yang dapat mempengaruhi hal tersebut.
Conclusion
Perkembangan internet saat ini yang semakin pesat akan terus menambah fitur-fitur terbaru disetiap situs. Dengan begitu masyarakat akan semakin berkembang pula ilmu dan pengetahuannya. Vlog saat ini memang sangat digemari oleh masyarakat. Tidak hanya para artis saja yang membuat akun youtube untuk membuat vlog, namun masyarakat biasapun dapat membuat dan menggunakan akun youtube untuk keperluannya. Yang terjadi saat ini adalah masyarakat biasa membuat vlog dimana hal ini dapat membuatnya cepat terkenal. Bahkan dapat setara dengan artis. Untuk itu penggunaan media sosial saat ini bergantung pada pribadi masingmasing. Akan dimanfaatkan atau tidak. Untuk vlogger seperti Ria SW dan Arief Muhammad, yang awalnya masyarakat biasa. Namun dengan ketekunannya menggeluti kekreatifitasnya di bidang sosial media, dapat mengangkat namanya di kalangan masyarakat. Ria SW dan Arief Muhammad sama-sama membuat akun youtube untuk mengunggah video-video hasil karyanya. Mereka memiliki karakter masing-masing yang berbeda. Ria SW dengan ciri khasnya dengan dunia kuliner di berbagai negara, dan sering membuat challenge. Dan Arief Muhammad dengan ciri travellingnya di berbagai negara. Jika dilihat dari jumlah viewers dalam setiap video yang mereka unggah, Ria SW memiliki jumlah viewers lebih banyak dibandingkan Arief Muhammad. Hal ini tergantung dari selera masyarakat. Meskipun videonya sudah dibuat semenarik mungkin demi mendapatkan viewers. Dan mereka sebagai pembuat vlog berlomba-lomba untuk menarik perhatian masyarakat. SARAN DAN REKOMENDASI Dari internet, yang sangat memudahkan masyarakat dalam berbagai hal, seperti mencari informasi, membagi informasi, bekerja atau mencari penghasilan, tanpa batasan ruang dan waktu, kini berkembang dan memiliki banyak situs di internet. Masyarakat seharusnya memanfaatkan internet dengan baik melalui media sosial yang dimiliki. Seperti vlog, masyarakat dapat memiliki akun untuk memamerkan sebuah karyanya yang dapat memperoleh pendapatan jika menekuni hal tersebut. Karena media ini tidak hanya digunakan untuk selebriti saja. Masyarakatpun bisa memanfaatkannya. Terlebih jika mampu membuat kontent-kontent yang lebih menarik daripada vlogger-vlogger sebelumnya.