Media Sosial dan Jejaring Sosial
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media sosial dan jejaring sosial yang berkembang pada saat ini bersamaan dengan naiknya teknologi. Strategi yang digunakan untuk mengetahui nya dengan cara kualitatif, yaitu mencari diberbagai sumber sebagaimana mencari di buku, internet dan lainnya. Media sosial dan jejaring teknologi mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial. Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Media sosial dan jejaring teknologi mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial. Perkembangan dari media sosial ini sungguh pesat, ini bisa di lihat dari banyaknya jumlah anggota yang di miliki masing - masing situs jejaring sosial ini, berikut tabel jumlah anggota dari masing-masing situs. Berbicara media sosial seakan-akan tidak ada henti-hentinya. Beberapa situs media sosial yang terkenal seperti Facebook maupun Twitter sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern baik dari kalanggan anak-anak, dewasa, maupun orang tua sudah banyak menggunakan situs itu. Bahkan ada juga yang masih dibawah umur menggunakannya.
Abstract
This study aims to find out how social media and social networks are developing at this time along with the rise of technology. The strategy used to find out is qualitative, namely looking for various sources such as searching in books, the internet and others. Social media and technological networks take many forms including magazines, internet forums, weblogs, social blogs, microblogging, wikis, podcasts, photos or pictures, videos, ratings and social bookmarking. A social network is a social structure made up of individual or organizational elements. This network shows the way in which they relate because of the similarity of sociality, starting from those who are known everyday to family. Social media and technological networks take many forms including magazines, internet forums, weblogs, social blogs, microblogging, wikis, podcasts, photos or pictures, videos, ratings and social bookmarking. The development of social media is really fast, this can be seen from the large number of members each of these social networking sites has, along with a table of the number of members for each site. Talking on social media seems endless. Several well-known social media sites such as Facebook and Twitter have become a way of life for modern society, both among children, adults and parents who have used these sites a lot. There are even those who are still underage using it.
Keywords:
Media Sosial
· Teknologi
Introduction
Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan bagi masyarakat. Munculnya media sosial menyebabkan perubahan pola perilaku masyarakat dalam budaya, etika dan norma yang berlaku. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dan keragaman budaya suku, ras dan agama, memiliki potensi perubahan sosial yang besar. Hampir seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang dan usia memiliki dan menggunakan media sosial untuk mendapatkan informasi dan mengkomunikasikannya kepada publik. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki permasalahan sebagai berikut: apa pentingnya media sosial, apa dampak media sosial terhadap masyarakat di Indonesia, dan apa dampak media sosial terhadap perubahan sosial di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk menyajikan gambaran/kajian dan penjelasan secara komprehensif tentang suatu fenomena atau realitas sosial. Media sosial adalah media online di mana pengguna dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan membuat konten, termasuk blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial, dan wiki adalah bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Efek positif dari media sosial adalah memudahkan komunikasi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah, lebih mudah untuk mengekspresikan diri, informasi dapat menyebar dengan cepat, harga lebih murah. Pada saat yang sama, efek negatif dari media sosial adalah menjauhkan orang yang dicintai dan sebaliknya komunikasi tatap muka menurun, membuat orang tergantung pada Internet, menyebabkan konflik, masalah privasi dan rentan terhadap kejahatan. pengaruh orang lain. Keberadaan media sosial telah mempengaruhi kehidupan sosial di masyarakat. Perubahan hubungan sosial atau sebagai perubahan keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial dan segala macam perubahan pranata sosial suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap dan perilaku kelompok sosial. Perubahan sosial yang positif, seperti kemudahan memperoleh dan mengkomunikasikan informasi, membawa manfaat sosial dan ekonomi. Sementara itu, perubahan sosial kebanyakan bersifat negatif, seperti munculnya kelompok-kelompok sosial yang mengatasnamakan agama, suku, dan perilaku tertentu yang terkadang menyimpang dari norma yang ada. Situs jejaring sosial adalah jenis aplikasi online yang memungkinkan pengguna memposting informasi tentang profil mereka, termasuk nama, foto, dan materi lain yang dapat dilihat pengguna lain. Selain itu, mereka juga dapat berinteraksi satu sama lain dengan cara yang inovatif (Pempek, Yermolayeva dan Calvert, 2009. Pengguna bahkan dapat memantau siapa saja yang melihat konten yang mereka bagikan (Boyd dan Ellison, 2007). Masalah ini menyebabkan banyak orang, terutama pengguna online., sangat tertarik dengan jejaring sosial..dalam menggunakan situs web untuk berbagi informasi dan berkomunikasi.Semakin banyak orang yang tertarik menggunakan jejaring sosial, sehingga popularitas jejaring sosial semakin meningkat. Kedua teknologi ini, yaitu. Media Sosial dan jejaring sosial, yang sama-sama populer di kalangan berbagai tingkatan dan kelompok sasaran, kini mulai melebur ke dalam paradigma mereka sendiri dalam pembelajaran universitas. Penggunaan jejaring sosial sebagai media pembelajaran online sudah banyak digunakan di beberapa kampus. Namun, belum banyak penelitian yang mengungkap pemanfaatan jejaring sosial, khususnya sebagai media pendidikan yang membantu proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien. Situs jejaring sosial memungkinkan anggota fakultas untuk terhubung secara pribadi dan tetap berhubungan dengan siswa mereka, terlepas dari lokasi mereka
Method
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif eksploratif. Ketika proses penelitian naturalistik digunakan untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang fenomena sosial, itu disebut sebagai penelitian kualitatif. Lalumengumpulkan data-data melalui wawancara. Setelah itu dianalisis agar kemudian dapat sesuai dengan maksud yang diinginkan. Untuk mendapatkan data yang diinginkan, maka dari itu sebagai peneliti, akan memilih teknik pengumpulan data melalui wawancara semi struktur. Yang dalam hal ini kami sudah menyusun beberapa pertanyaan yang akan kami ajukan kepada para objek penelitian, untuk setelah itu secara bertahap kami menggali informasi yang jauh lebih mendalam lagi dari objek penelitian tersebut.
Result & Discussion
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”. Sedangkan Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini diperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954.Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll. Media sosial dan jejaring teknologi mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial. Dengan menerapkan satu set teori-teori dalam bidang media penelitian (kehadiran sosial, media kekayaan) dan proses sosial (self-presentasi, self-disclosure) Kaplan dan Haenlein menciptakan skema klasifikasi untuk berbagai jenis media sosial dalam artikel Horizons Bisnis mereka diterbitkan dalam 2010. Menurut Kaplan dan Haenlein ada enam jenis media sosial. Proyek Kolaborasi, Website mengijinkan usernya untuk dapat mengubah, menambah, ataupun menghapus konten-konten yang ada di website ini. Contohnya Wikipedia. Blog dan microblog User lebih bebas dalam mengekspresikan sesuatu di blog ini seperti curhat ataupun mengkritik kebijakan pemerintah. Contohnya twitter. Konten Para user dari pengguna website ini saling membagi konten-konten media, baik seperti video, ebook, gambar, dan lain-lain. Contohnya YouTube. Situs jejaring sosialAplikasi yang mengizinkan user untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi itu bisa seperti foto-foto. Contohnya facebook.Virtual game world Dunia virtual, dimana mengreplikasikan lingkungan 3D, dimana user bisa muncul dalam bentuk avatar-avatar yang diinginkan serta berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. Contohnya game online. Virtual social world Dunia virtual yang dimana penggunanya merasa hidup di dunia virtual, sama seperti virtual game world, berinteraksi dengan yang lain. Namun, Virtual Social World lebih bebas, dan lebih ke arah kehidupan, Contohnya second life. Media sosial mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : 1. Pesan yang disampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang contohnya pesan melalui SMS ataupun internet. 2. Pesan yang disampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper 3. Pesan yang disampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya 4. Penerimaan pesan yang menentukan waktu interaksi Perkembangan Media Sosial dimualai tahun 1978 Awal dari penemuan Sistem papan buletin yang memungkinkan untuk dapat berhubungan dengan orang lain menggunakan surat elektronik, ataupun mengunggah dan mengunduh Perangkat lunak, semua ini dilakukan masih dengan menggunakan salurantelepon yang terhubung dengan modem. 1995 Kelahiran dari situs GeoCities, situs ini melayani Web Hosting yaitu layanan penyewaan penyimpanan data - data website agar halaman website tersebut bisa di akses dari mana saja, dan kemunculan GeoCities ini menjadi tonggak dari berdirinya website - website lain. 1997 Muncul situs jejaring sosial pertama yaitu Sixdegree.com walaupun sebenarnya pada tahun 1995 terdapat situs Classmates.com yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, Sixdegree.com di anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di bandingClassmates.com. 1999 Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dariBlogger ini bisa memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah Media sosial. 2002 Berdirinya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal. 2003 Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media Sosial makin berkembang. 2003 Berdirinya MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya,sehingga myspace di katakan situs jejaring sosial yang user friendly. 2004 Lahirnya Facebook, situs jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak. 2006 Lahirnya Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter. 2007 Lahirnya Wiser, situs jejaring social pertama sekali diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi (22 April) 2007. Situs ini diharapkan bisa menjadi sebuah direktori online organisasi lingkungan seluruh dunia termasuk pergerakan lingkungan baik dilakukan individu maupun kelompok. 2011 Lahirnya Google+, google meluncurkan situs jejaring sosialnya yang bernama google+, namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu google+ di luncurkan secara umum. Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan media sosial dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya. Menurut Antony Mayfield dari iCrossing, media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa. Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat. Tak terkecuali, keinginan untuk aktualisasi diri dan kebutuhan menciptakan personal branding. Perkembangan dari media sosial ini sungguh pesat, ini bisa di lihat dari banyaknya jumlah anggota yang di miliki masing - masing situs jejaring sosial ini, berikut tabel jumlah anggota dari masing - masing situs yang di kutip dari (August E. Grant:297) pada 1 mei 2010. Kerangka sarang lebah mendefinisikan bagaimana media sosial layanan fokus pada beberapa atau semua tujuh blok bangunan fungsional (identitas, percakapan, berbagi, kehadiran, hubungan, reputasi, dan kelompok). Bangunan blok tersebut membantu memahami kebutuhan pertunangan dari audiens media sosial. Sebagai contoh, pengguna LinkedIn peduli kebanyakan tentang identitas, reputasi dan hubungan, sedangkan blok utama YouTube bangunan berbagi, percakapan, kelompok dan reputasi. Banyak perusahaan membangun wadah sosial sendiri yang mencoba untuk menghubungkan blok bangunan tujuh fungsional sekitar merek mereka. . Ini adalah komunitas swasta yang melibatkan orang-orang di sekitar tema yang lebih sempit, seperti di sekitar panggilan tertentu, merek atau hobi, dari wadah media sosial seperti Facebook atau Google+ Sementara jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, Plurk, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arusinformasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita. kecanduan jaringan sosial internet merupakan ancaman yang benar-benar ada. Seperti contonnya ketika seseorang telah berada didepan laptop atau komputernya dan membuka akun facebooknya mereka akan asyik dengan dunia baru mereka, yang membuat mereka membuang banyak waktu dan melupakan hal- hal lain dalam hidupnya, seperti pekerjaanya dan tugas- tugasnya. Selain itu juga banyak ditemukan adanya penyalahgunaan jejaring sosial yang mana hal ini bisa merugikan banyak pihak. Seperti halnya penipuan dalam bentuk bisnis online, tindakan criminal seperti penculikan lewat akun facebook dan banyaknya situs dewasa atau pornografi yang ditampilkan di jejaring sosial, yang mana kita tahu saat ini pengguna internet bukan hanya kalangan dewasa tapi semua kalangan seperti anak dibawah umur sudah dikenalkan dengan sistem ini, tetapi pada kenyatan yang kita jumpai banyak kita lihak bebagai iklan muncul dari berbagai situs yang mengekspos model-model dewasa. Berbicara media sosial seakan-akan tidak ada henti-hentinya. Beberapa situs media sosial yang terkenal seperti Facebook maupun Twitter sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern baik dari kalanggan anak-anak, dewasa, maupun orang tua sudah banyak menggunakan situs itu. Bahkan ada juga yang masih dibawah umur menggunakannya.
Conclusion
Teknologi informasi sangat berperan penting dalam kehidupan. Terdapat berbagai macam teknologi tergantung dengan kebutuhannya masing-masing. Media sosial merupakan hubungan atau realisasi yang terdapat didalam masyarakat. Untuk itu masyarakat memerlukan landasan material untuk melakukan kegiatan dengan menggunakan alat transportasi, serta landasan spiritual, untuk mengadakan komunikasi dengan menggunakan bahasa dan isyarat. Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring sosial memiliki banyak manfaat, tetapi juga memiliki dampak yang buruk bagi kita. Kita juga dapat menemukan bahkan memberikan informasi kepada siapa saja yang membutuhkan. Jejaring sosial juga penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi sangat berperan penting dalam kehidupan. Terdapat berbagai macam teknologi tergantung dengan kebutuhannya masing-masing. Media sosial merupakan hubungan atau realisasi yang terdapat didalam masyarakat. Untuk itu masyarakat memerlukan landasan material untuk melakukan kegiatan dengan menggunakan alat transportasi, serta landasan spiritual, untuk mengadakan komunikasi dengan menggunakan bahasa dan isyarat.