PERKEMBANGAN KATALOG DI PERPUSTAKAAN PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG
Institut Agama Islam Negeri Curup; Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan katalog yang ada di perpustakaan pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, dalam pencarian informasi di Perpustakaan. Penelitian ini berlokasi di Perpustakaan pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dokumentasi. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa perkembangan katalog yang ada di perpustakaan bersamaan dengan di bangunnya perpustakaan pascasarjana itu sendiri tepatnya pada tahun 2003. Awal mula pada tahun 2003 perpustakaan pascasarjana ini menggunakan katalog kartu, namun kemudian setelah beberapa tahun karena katalog ini dianggap kurang efektif maka pustakawan disana mengajukan proposal untuk mengganti katalog kartu/ katalog manual ini menjadi katalog online atau yang lebih dikenal dengan sebutan OPAC, tepatnya pada tahun 2013 OPAC mulai digunakan di perpustakaan Pascasa-rjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Dan penggunan katalog online/OPAC ini masih digunakan hingga saat ini, karena OPAC mempunyai banyak kelebihan diantaranya mempermudah temu kembali informasi, tidak memerlukan banyak ruangan, menghemat waktu ketika menelusuri informasi. Kesimpulan bahwa perkembangan katalog yang ada di perpustakaan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang seiring dengan awal berdirinya perpustakaan tersebut
Keywords:
Katalog
· perpustakaan pascasarjana
· Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palemban
Introduction
Informasi sekarang ini semakin menjamur keberadaannya sehingga kebutuhan akan informasi juga semakin meningkat baik di kalangan mahasiswa, pelajar, umum dan sebagainya. Untuk memperoleh informasi tersebut, maka disediakan wadah yang dapat memberikan layanan informasi terutama informasi tentang literatur agar bisa dijangkau oleh publik salah satunya adalah perpus-takaan. Menurut Sulistyo-Basuki Perpustakaan adalah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung, ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasa disimpan menurut tata susunan tertentu untuk dibaca, bukan untuk dijual (Sulistyo-Basuki, 1991). Perpustakaan adalah institusi pengelola karya tulis, karya cetak, dan karya rekam secara profe-sional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka (Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpus-takaan, 2007). Mahasiswa sangat membutuhkan informasi yang lengkap untuk menunjang proses belajar di perguruan tinggi, untuk itu disediakanlah sebuah perpustakaan yang menyediakan segala kebutuhan mahasiswa akan informasi sesuai dengan apa yang dipelajari dan dibutuhkannya. Perpustakaan ini disebut dengan perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi, badan bawahannya maupun lembaga yang berafiliasi dengan perguruan tinggi dengan tujuan utama membantu perguruan tinggi mencapai tujuannya(Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan, 2007). Tujuan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia dikenal dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu: Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Sutarno NS, 2006). Perpustakaan perguruan tinggi merupakan jantungnya universitas karena sebagai sumber informasi dan penge-tahuan bagi mahasiswa dan dosen di perguruan tinggi tersebut (Rhoni-Rodin; dan kawan-kawan, 2019). Oleh karena itu pengelolaannya harus baik dan maksimal, baik dalam pengadaan bahan-bahan pustaka, penempatan tenaga pustakawan, maupun dalam pengelolaan koleksinya, sehingga ketika pemustaka mencari informasi di perpustakaan tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkannya. Sepanjang sejarah, perpus-takaan merupakan satu-satunya pranata ciptaan manusia, tempat manusia dapat menemukan kembali informasi yang permanen serta luas ruang lingkupnya. Oleh karena itu masyarakat selalu mengatakan bahwa perpustakaan mempunyai efek sosial, ekonomi, politik dan edukatif (Sulistyo-Basuki, 2004).Perpustakaan pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN) merupakan suatu unit kerja yang ada di UIN tersebut yang mempunyai tugas mengadakan, mengolah, menya-jikan, melestarikan, dan menyebarluaskan koleksi bahan pustaka yang ada untuk mendukung penca-paian program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perpus-takaan Pascasarjana UIN juga menjadi perpustakaan pusat bagi seluruh mahasiswa Pascasarjana UIN untuk mendapatkan dan memperoleh informasi yang mereka butuhkan. Agar perpustakaan pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang berjalan dengan fungsinya maka dibutuhkan sarana temu kembali informasi yang efektif bagi penggunanya yaitu OPAC. Namun meskipun sudah adanya OPAC di perpustakaan tersebut, tetap saja para pemustaka jarang menggunakan Opac, mereka lebih cenderung bertanya langsung kepada pustakawan atau mencari langsung bahan pustaka yang diinginkan ke rak koleksi bahan pustaka tersebut.Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judulPerkembangan Katalog di Perpus-takaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Sehingga, berdasarkan uraian latar belakang sebelumnya, yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Perkembangan Katalog di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan katalog di perpustakaan pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.
Method
Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif, maka dari itu penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, artinya penelitian dilakukan dengan menjelaskan, menggambarkan dan menguraikan pokok permasalahan yang hendak di bahas dalam penelitian ini dan kemudian ditarik kesimpulan secara deduktif (Saipul Anuar, 2008).Lokasi penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah perpustakaan Pascasarjana UIN raden Fatah Palembang. Sedangkan sumber data ada dua yaitu Sumber data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari informasi dari tempat penelitian. Dalam penelitian ini, sumber data yang diperoleh dari tempat penelitian berupa kata-kata dan tindakan yang diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap informan. Kemudian Sumber data sekunder, yaitu data panjang yang dapat mendukung data primer. Data sekunder dalam penelitian ini bersumber dari dokumen yang dapat menunjang penelitian yaitu buku tamu, daftar pengunjung perpustakaan dan literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Sedangkan Pengumpulan data melalui Observasi, wawancara, Kajian pustaka dan dokumentasi
Discussion
Sejarah Perkembangan Katalog di Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah PalembangSejarah katalog perkembangan di perpus-takaan pascasarjana UIN RAFAH PALEMBANG menurut ibu PN” katalog itu berdiri dari awal perpustakaan itu berdiri pada tahun 2000. Yang pada awalnya katalog di perpustakaan itu menggu-nakan katalog manual atau katalog kartu. Yang di bedakan menjadi beberapa macam Katalog yaitu (PN, 2019):1. Katalog entri utamaKatalog ini digunakan dengan cara apabila pengguna ingin mencari buku yang ia butuhkan dengan mengetahui nama pengarang. Maka pengguna tersebut bisa langsung melihat buku-buku dari pengarang yang ingin dicari melalui katalog entri utama tersebut.2. Katalog subjekKatalog ini digunakan dengan cara apabila pengguna telah mengetahui subjek dari buku yang ingin ia cari, maka pengguna bisa langsung melihat catalog subjek lalu bisa langsung menuju ke rak buku yang diinginkan berdasarkan informasi yang ada didalam katalog subjek tersebut.3. Katalog judul Katalog judul adalah berisi tentang kumpulan judul buku yang ada di perpustakaan yang sudah diproses melalui katalogisasi untuk memudahkan pengguna menelusuri informasi yang ia butuhkan dengan cara menelusuri judul melalui katalog judul.Namun, Seiring dengan berjalannya waktu katalog kartu dianggap belum efektif dan keting-galan jaman. Hal ini terjadi karena setiap kali perpustakaan memperoleh buku baru, katalog sebelumnya harus dibongkar ulang atau diper-baharui kembali dan cenderung kehilangan pada saat pembongkaran tersebut, hal ini dikarenakan katalog kartu berbentuk kecil dan membutuhkan banyak biaya. Biaya pembuatan katalog manual berbentuk kartu cenderung lebih mahal, karena bentuk dan jumlah cantumannya sering berubah. Dalam penelusuran informasinya juga membuat pemustaka harus menunggu antrian panjang dalam penggunaanya. Maka dari pihak pustakawan berinisiatif untuk meninggalkan katalog manual dan beralih ke katalog online berupa OPAC (Online Public Accsess Catalog) secara bertahap.Kemudian katalog tersebut berubah menjadi katalog OPAC (Online Public Access Catalog), yang dimana OPAC ini dianggap lebih efektif dan praktis hal itu dikarenakan OPAC bisa menghemat biaya cetak kertas dan tinta, serta mudah diakses. Akses OPAC lebih mudah dari pada katalog manual karena pemustaka tidak perlu dipusingkan antrian panjang. Penelusurannya dilakukan secara online atau menggunakan internet untuk mengaksesnya. Sehingga dapat memudahkan pengguna dalam penelusuran informasi yang ia butuhkan secara cepat dan tepat, tanpa perlu lagi mengantri panjang dan menghabiskan banyak waktu dalam mencarinya, dan pemustaka juga dapat menelusuri informasi secara bersamaan tidak seperti menelusuri melalui katalog manual. Walaupun pembuatan katalog OPAC ini membutuhkan banyak dana, tetapi dari pihak perpustakaan berusaha mengadakan Opac untuk mempermudah sistem temu kembali informasi, maka dari itu salah satu cara agar OPAC itu ada di perpustakaan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, staf pengelola perpustakaan tersebut mengajukan proposal kepada rektor pascasarjana untuk memudahkan berjalannya penggunaan OPAC di pascasarjana, dan rektor pun menyetujui pengadaan katalog online (OPAC) di perpustakaan Pascasarjana. Dan katalog online atau yang biasa di sebut OPAC ini masih digunakan di perpustakaan pascasarjana hingga saat ini (PN, 2019). Fungsi katalog OPAC di perpustakaan pascasa-rjana UIN Raden Fatah Palembang bertujuan untuk memudahkan para mahasiswa dan mahasiswi dalam menelusuri informasi yang ia butuhkan melalui komputer yang telah disediakan pihak staf pengelola perpustakaan Pascasarjana, komputer tersebut telah terakses ke internet dan telah diaktifkan ke website SLIMs maka pengguna bisa langsung memasukkan pencarian buku yang ia butuhkan lalu OPAC akan memberikan informasi yang berisi buku itu terletak di kelas berapa dan kita juga dapat mengetahui buku tersebut masih tersedia di rak buku atau tidak ada karena telah dipinjam oleh pengguna sebelumnya) dan apabila pengguna ingin meminjam buku tersebut.2. Efektivitas Sarana Temu Kembali di Perpus-takaan Pascasarjana Uin Raden Fatah Pelmbang Berdasarkan hasil wawancara dengan staf pengelola perpustakaan pascasarjana, diperoleh informasi bahwa sarana temu kembali informasi di perpustakaan tersebut belum efektif, hal ini dilihat dari dokumen yang ditemukan dalam penelusuran pada katalog online atau OPAC perpustakaan PascaSarjana merupakan respon dari interaksi penggunaan kata dengan pangkalan data. Berdasarkan hasil penelitian jika melihat informasi yang terdapat pada basis data, penggunaan OPAC belum efektif, dikarenakan banyak dokumen-do-kumen/informasi basis data tidak lengkap dalam penginputan, sehingga dokumen yang seharusnya relevan tidak dapat dipanggil atau ditemukan3. Kendala Dalam Penerapan OPAC di Perpustakaan Pascasarja UIN Raden Fatah Palembang Menurut pustakawan di perpustakaan Pascasa-rjana dalam penerapan OPAC di perpustakaan tersebut tentunya terdapat beberapa kendala dan berdasarkan proses penelusuran informasi yang dilakukan pada OPAC Perpustakaan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang ,adapun kendala yang dihadapi yaitu :1. Penemuan informasi yang tidak sesuai dengan kata kunci yang diinginkan terutama penelusuran spesifik. Pada penelusuran ini terdapat dokumen-do-kumen yang tidak ditemukan karena pada waktu pemasukan data ke sistem banyak dokumen yang tidak mencan-tumkan subjek yang berkaitan dengan dokumen. Dengan demikian pencarian dokumen tersebut sangat kecil kemun-gkinan untuk ditemukan.2. Ada beberapa pustakawan yang masih belum ahli dalam menggunakan tekhnologi OPAC. 3. Masih sedikit pemustaka yang mengerti tentang cara menggunakan OPAC, sehingga OPAC masih jarang digunakan. 4. Penggunaan catalog OPAC ini tergantung pada internet, lebih ke teknis jika listrik mati maka semua sistem akan mati secara otomatis.E. PENUTUPSimpulan Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa di perpustakaan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang katalog sudah digunakan sejak perpustakaan itu didirikan yaitu pada tahun 2003. Awalnya perpustakaan Pascasarjana menggunakan katalog manual namun seiring dengan perkembangan zaman karena katalog manual dianggap kurang efektif maka pustakawan di perpustakaan tersebut mengganti katalog manual menjadi katalog online atau Opac. Dan katalog online atau OPAC ini masih digunakan hingga saat ini di perpustakaan Pascasarjana Uin Raden Fatah Palembang. Kemudian berdasarkan hasil wawancara dengan pustakawan meskipun Opac masih digunakan hingga saat ini, namun penggunaan Opac ini belum terlalu efektif, dikare-nakan banyak dokumen-dokumen/informasi basis data tidak lengkap dalam penginputan, sehingga dokumen yang seharusnya relevan tidak dapat dipanggil atau ditemukan. Disisi lain, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapan Opac di Perpustakaan PascaSarjana Uin Raden Fatah Palembang. Kendala yang paling berpengaruh, masih sedikit sekali pemustaka yang mengerti tentang cara menggunakan OPAC, sehingga OPAC masih jarang digunakan.
Conclusion
Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa di perpustakaan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang katalog sudah digunakan sejak perpustakaan itu didirikan yaitu pada tahun 2003. Awalnya perpustakaan Pascasarjana menggunakan katalog manual namun seiring dengan perkembangan zaman karena katalog manual dianggap kurang efektif maka pustakawan di perpustakaan tersebut mengganti katalog manual menjadi katalog online atau Opac. Dan katalog online atau OPAC ini masih digunakan hingga saat ini di perpustakaan Pascasarjana Uin Raden Fatah Palembang. Kemudian berdasarkan hasil wawancara dengan pustakawan meskipun Opac masih digunakan hingga saat ini, namun penggunaan Opac ini belum terlalu efektif, dikare-nakan banyak dokumen-dokumen/informasi basis data tidak lengkap dalam penginputan, sehingga dokumen yang seharusnya relevan tidak dapat dipanggil atau ditemukan. Disisi lain, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapan Opac di Perpustakaan PascaSarjana Uin Raden Fatah Palembang. Kendala yang paling berpengaruh, masih sedikit sekali pemustaka yang mengerti tentang cara menggunakan OPAC, sehingga OPAC masih jarang digunakan