BUKU GOOGLE SEBAGAI PERPUSTAKAAN DIGITAL ERA GENERASI MILENIUM DAN GENERASI ZET
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten; Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Abstract
Today's Information Users prefer information that is available online. This online information is clearly easier to find, faster and cheaper and more suitable for hobbies with those who like to surf the internet Google books as one of online resources can be hernessed to find information for academic needs, especially writing scientific papers. The Google ebook database is not yet widely known and utilized by today's information seekers. In order for this facility to be "eye catching" for today's information seekers there needs to be a deliberate effort by librarians and library managers. The purpose of this reset is how to use google books online efficiently and effectively
Keywords:
Buku Google
· Perpustakaan Digital
· Generasi Milenium
· Dan Generasi Zet
Introduction
Pengguna informasi masa kini bisa kita populerkan dengan istilah pencari informasi, yaitu pengguna informasi yang menyenangi penelusuran informasi secara online. Perilaku ini jelas Salah satunya disebabkan oleh faktor kemajuan teknologi. Internet sebagai salah satu teknologi yang banyak mempengaruhi perilaku pengguna informasi untuk mencari informasi secara instant. Perlu dicatat bahwa pencari informasi masa kini yang saat ini mungkin menggunakan internet untuk mencari informasi yang dilansir literatur yang relevan adalah Generasi Baby Boomers; Generasi X; Generasi Milenium atau Generasi Y; Generasi Z; dan genereasi akhir α1. Generasi ini bila kita rujuk pada profesi yang sedang mereka geluti adalah mahasiswa, siswa, dosen, guru, pekerja, dan ibu rumah tangga. Dari jumlah populasi 269.536.482 jiwa, pada tahun 2019 penduduk Indonesia adalah pengguna internet terbesar kelima di dunia dengan jumlah penggunanya 143.260.000 jiwa. Hasil penelitian Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) pada tahun 2019 sebagaimana dilansir The Conversation menunjukkan bahwa dari 132,7 juta pengguna internet di Indonesia pada tahun 2016, pengguna di usia remaja (pelajar dan mahasiswa) menduduki puncak daftar peserta pada 29,55%. Berdasarkan hasil penelitian ini, JAPELIDI merekomendasikan perlu adanya pendidikan literasi digital mulai level keluarga, lembaga pendidikan, dan negara. Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia terjadi penetrasi penggunaan internet di Indonesia dari tahun 2014 ke tahun 2016 yaitu 89,7% adalah mahasiswa, diikuti 68,8% pelajar, 58,4% pekerja, sisanya adalah ibu rumah tangga dan lain lain. Adapun konten yang paling banyak diakses masyarakat Indonesia adalah informasi yang ada di media sosial (129,2 juta), hiburan (128,4 juta), berita (127, 9 juta), pendidikan (124, 4 juta), komersial (123, 5 juta), layanan publik (121, 5 juta). Google salah satu mesin penelusur yang terhubung dengan internet sudah menyediakan fasilitas khusus yaitu buku google atau google book yang dapat digunakan untuk mencari informasi serta memenuhi kebutuhan literatur untuk mahasiswa. Jika kits memperhatikan data penggunaan pemakaian google saat ini didominasi oleh penggunaan fasilitas translate 13.1% 0.56% google translate 10.35% 0.2% google 6.54% 0.2% terjemahan 3.52% 21.47% google maps 1.2% 0.03%, sementara penggunaan buku google belum masuk dalam dominasi pengguna google. Walaupun belum ada informasi yang jelas berapa persentase penggunaan buku google secara online, namun dapat memenuhi hasrat generasi milenium dan generasi Z untuk online membaca literatur. Fasilitas ini tersedia selama 24 jam dengan gratis, sampai saat ini google sudah menyediakan 30 juta buku dalam 480 bahasa di buku google. Buku yang ada di buku google jelas akan terus bertambah seiring berjalannya waktu, karena semakin banyak penulis dan penerbit yang mau berbagi dengan mereka yang duafa dalam membeli buku. Jelas ini adalah perwujudan mimpi semua orang dalam mewujudkan perpustakaan universal yang telah diimpikan selama ribuan tahun lamanya. Richard Ovenden berkata "It was possible to think in the Renaissance that you might be able to amass the whole of published knowledge in a single room or a single institution. Kita bisa mengumpulkan keseluruhan pengetahuan terbitan di kamar tunggal atau institusi tunggal. Lalu apa implikasinya terhadap perpustakaan dan pustakwan? Jelas bagi Pengelola perpustakaan dan pustakawan sebagai tantangan yang tidak ringan, karena dapat mengancam eksistensi perpustakaan. Bila perubahan perilaku ini tidak segera direspon maka mereka akan ditinggalkan oleh pencari informasi masa kini. Sebagian besar pengguna google book masih sebatas membaca secara online serta belum banyak yang memiliki pengetahuan cara mengambil informasi yang dibutuhkan dalam google book tersebut, hal ini jelas membutuhkan biaya tinggi dan waktu yang banyak. Untuk itu sejatinya pustakawan dan pemustaka mengajarkan kepada mereka cara memanfaatkan buku google secara efisen dan efektif. 2. Literature Review: Buku google merupakan layanan dari Google Inc. yang menyediakan teks lengkap dari buku dan majalah atau sebagian karena isu copyright yang telah dipindai google, dikonversi ke teks dengan menggunakan pengenalan karakter optik (OCR), dan disimpan dalam database digital. Semenjak kelahirannya tahun 2004 dengan tujuan untuk "membuat dunia buku lebih mudah ditemukan". Dalam laporan tahun 2013, google telah memindai lebih dari 30 juta judul. Proyek buku google diapresiasi karena cakupannya yang unik, walau banyak dikritik oleh banyak penulis dan penerbit karena melanggar hak cipta. Buku google adalah tempat yang bagus untuk mencari e-book domain publik gratis untuk diunduh. Ini juga baik untuk membaca pratinjau buku-buku yang masih di bawah hak cipta karena banyak penerbit membuat pratinjau buku tersedia di sana. Pemanfaatan buku google agar dapat efektif dan efisien sejatinya mengetahui jenis fasilitas yang tersedia, cara menelusuri, cara mengambil buku google dan cara membuat kutipan buku google. Google book menyediakan fasilitas sebagai berikut: 1.Search (Book Search bekerja seperti pencarian informasi di google book). Browse books online (fasilitas kita dapat melihat pratinjau buku tersebut, dan dalam beberapa kasus keseluruhan teks. Jika berada dalam domain publik, kita bebas mendownload PDF nya) 2.Buy books or borrow from the library (Jika penelusur menemukan buku yang penelusur sukai, klik pada link "Beli buku ini" dan "Pinjam buku ini" untuk melihat di mana penelusur dapat membeli atau meminjam buku cetak atau membeli ebook dari Google Play Store. 3.Embeddable previews of books: Fitur baru ini memungkinkan penelusur menyematkan pratinjau tampilan atau buku mitra lengkap di situs web atau blog penelusur. 4.Ramped up in-book search: Untuk domain publik dan buku mitra, google telah membuat kemampuan untuk mencari istilah dalam sebuah buku yang sedikit lebih user friendly. Saat mencari istilah di buku, sekarang penelusur dapat melihat gambar dari bagian halaman tempat foto itu muncul. Penelusur juga dapat mengeklik gambar tersebut untuk menavigasi langsung ke halaman di dalam buku. Dan penelusur dapat memfilter hasil pencarian dengan relevansi selain urutan halaman di buku atau majalah. 5.Thumbnail view options: Penelusur sekarang memiliki opsi untuk mengeklik tombol tampilan thumbnail untuk melihat ikhtisar semua halaman dalam buku domain publik atau di majalah. 6.Contents drop-down menu: Melalui menu tarik-turun isi, buku google sekarang akan mengizinkan penelusur untuk beralih ke bab di dalam buku ini - atau artikel dalam majalah (teknologi yang sama mendukung versi seluler buku google). 7.Plain Text Mode: Google membuatnya lebih mudah untuk melihat versi teks sederhana buku google. Toolbar sekarang menyertakan tombol 'Plain text' untuk melihat teks versi HTML, yang menurut google sangat berguna bagi pengguna yang tunanetra, yang dapat menggunakan format ini untuk teks-to-speech dan jenis perangkat lunak lainnya. 8.Page Turn Button and Animation: Selain bergulir melalui buku ini, kini penelusur juga bisa mengeklik tombol turn page di bagian bawah layar. Google juga telah menerapkan garis animasi untuk bergerak dengan peralihan halaman agar lebih mudah melacak lokasi penelusur dalam teks. 9.Overview Page Overhaul: Google telah menambahkan berbagai macam data tentang buku ini di halaman ikhtisarnya, termasuk ulasan, penilaian, ringkasan, buku terkait, kata kunci dan frase, referensi dari web, tempat yang disebutkan dalam buku, dan informasi penerbit. Saat mencari informasi di web ada dua cara pencarian yang berbeda secara mendasar antara yaitu browsing dan searching. Browsing adalah proses mengikuti jejak tautan hypertext yang dibuat oleh pengguna web lain. Tautan hypertext adalah penunjuk ke dokumen lain, gambar, atau objek lain di web. Kata-kata yang membentuk tautan adalah judul atau deskripsi dokumen yang akan diambil dengan mengeklik tautan tersebut. Sesuai sifatnya, menjelajah web itu mudah dan intuitif. Searching (penelusuran) adalah aktivitas pencari informasi pada sistem otomatis yang diaktifkan oleh pengguna atau perantara untuk menemukan data atau informasi dengan menggunakan beberapa kata kunci yang dirangkai dan dikualifikasikan oleh operator logika boolean seperti ‘AND’, ‘OR’ dan ‘NOT’. Dalam konteks ilmu komputer, searching mengacu pada satu jenis tindakan tertentu: meminta komputer untuk mengambil informasi yang cocok dengan sesuatu yang kami ketikkan atau pilih. Menelusuri informasi di buku google adalah salah satu bagian terpenting dari pemanfaatan buku google. Menemukan informasi di buku google tidak semudah menemukan informasi di web umum. Keunikan pencarian informasi di buku google memberikan tantangan tersendiri bagi pencari informasi. Penelusur dapat menelusuri informasi di buku google dengan beragam tampilan, pratinjau dan dalam beberapa kasus keseluruhan teks akan ditampilkan untuk buku yang ada domain publik. Layanan google book search adalah alat pencarian yang mencari teks lengkap dari kait yang telah didigitasi dan ditambahkan oleh google ke basis data judulnya. Hanya pengait yang dianggap sebagai domain publik dan bebas hak cipta yang tersedia untuk diunduh dalam format PDF. Buku-buku ini dapat dicetak setelah diunduh jika diperlukan. Pencari informasi dapat membuat perpustakaan khusus judul- judul yang menarik, tetapi penelusur harus masuk ke akun google untuk menggunakan fitur ini. Pencari informasi dapat melihat halaman yang dipilih dari buku-buku lain google di database mereka untuk memberi pencari informasi contoh representasi seperti apa buku itu. Di halaman pencarian utama, dengan menggerakkan mouse, tanpa mengeklik, di atas setiap sampul buku untuk melihat judul, penulis, dan tanggal publikasi dalam gelembung. Setiap kali me-refresh halaman browser, halaman titik awal ini berubah. Pencarian informasi di buku google dapat melalui: 1.Cari berdasarkan pengidentifikasi, pencarian melalui ISBN atau pengenal buku lain di kotak pencarian untuk menemukan buku yang sesuai. Penulusur juga dapat memasukkan daftar pengidentifikasi, dipisahkan dengan spasi, untuk menemukan banyak buku. 2.Cari berdasarkan judul, untuk mencari di seluruh judul buku anda, masukkan judul: sebelum kata kunci. Jika anda ingin mencari frasa, sertakan dalam tanda kutip ganda. 3.Cari berdasarkan contributor, untuk mencari kontributor buku anda (termasuk penulis dan jenis kontributor lainnya), masukkan penulis: sebelum kata kunci. 4.Cari berdasarkan label (template label menunjukkan template mana yang digunakan untuk buku yang kita telusur (dalam versi sebelumnya dari pusat mitra, template disebut jejak). Pada bagian terakhir adalah cara membuat kutipan dari buku google. Buku google memiliki hubungan dengan WorldCat untuk menyediakan daftar perpustakaan yang memiliki buku yang dapat di temukan di kepemilikan mereka. Yang paling penting, buku google menyediakan alat kutipan yang mudah yang menampilkan kutipan yang benar dalam format yang paling umum digunakan dan bagi mereka yang menggunakan alat bibliografi komersial EndNote atau RefWorks, karena kutipan dapat diekspor ke salah satu aplikasi tersebut. Tapi cara ini jelas tidak efektif. Penelusur dapat menggunakan fasilitas https://scholar.google.co.id yang menyediakan lima jenis gaya kutipan yaitu MLA,APA,Chicago,Harvard dan Vancouver."
Method
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dan studi pustaka. Metode deskriptif adalah metode yang bertujuan memberikan gambaran yang akurat tentang status atau karakteristik suatu situasi atau fenomena sedang berlangsung (Johnson, Burke, and Larry Christensen: 2016.h.406). Menurut Best and Kahn metode deskriptif menggambarkan dan menafsirkan apa adanya. Hal ini berkaitan dengan kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang dipegang, proses yang sedang berlangsung, efek yang nyata, atau tren yang sedang berkembang. Hal ini terutama berkaitan dengan masa kini, meskipun sering mempertimbangkan kejadian dan pengaruh masa lalu karena berkaitan dengan kondisi saat ini. Penelitian adalah proses pengumpulan dan interpretasi informasi secara sistematis. Sedangkan penelitian kepustakaan mengacu pada pengumpulan dan interpretasi sistematis dari bahan yang ditulis oleh orang lain, penelitian empiris mengacu pada pengamatan sistematis untuk mengumpulkan informasi baru. Informasi yang dikumpulkan melalui penelitian empiris disebut data, yang dianalisis untuk membantu dalam membuat interpretasi (Orcher, Lawrence T 2016.h.1). Data-data literatur atau kepustakaan berupa fasilitas yang tersedia buku google, cara menelusuri, cara mengambil isi buku yang ada di buku google secara online dan membuat kutipan buku google secara online dengan fasilitas Googlescholar dan model penelusuran yang terdapat di berbagai sumber sember berupa ebook, artikel dan situs lainnya digunakan untuk menganalisis, mendeskripsikan dan menginterpretasikan kajian ini.
Result & Discussion
1.Fasilitas yang bermanfaat dalam pencarian informasi isi buku google Dari sejumlah fasilitas yang tersedia di buku google yang bermanfaat dalam pencarian informasi isi buku yaitu Search (Book Search bekerja seperti pencarian informasi di googlebook). Browse books online (fasilitas kita dapat melihat pratinjau buku tersebut, dan dalam beberapa kasus keseluruhan teks. Jika berada dalam domain publik, kita bebas mendownload PDF nya). Melalui fasilitas ini buku google dengan tampilan penuh (Full View), buku google dengan tampilan tinjauan terbatas (Limited Preview), buku google dengan tampilan cuplikan (Snippet View) dan buku google dengan tanpa pratinjau (No Preview). Keempat tampilah buku google penulis ringkas sebagai berikut: 1) Tampilah buku google tampilan penuh. Diperkirakan kurang dari 10 persen buku tersedia dalam tampilan penuh (Chen 2012). Beberapa buku tampilan penuh tidak memiliki versi buku elektronik, sehingga tidak dapat dicetak atau diunduh. Lainnya, akan dapat didownload dalam format PDF, dan dengan demikian akan dapat dicetak. 2) Tampilah buku google tampilan tinjauan terbatas (Limited Preview). Buku dengan fasilitas model ini hanya memberikan kita beberapa halaman saja, biasanya dibatasi 20% dari keseluruh halaman buku. Kita tidak diberikan informasi yang utuh pada suatu bab yang utuh jika tidak penelusuri menggunakan frase kunci yang tepat. 3) Tampilah buku google dengan tampilan Cuplikan (Snippet View). Buku dengan fasilitas tampilan cuplikan hanya menyajikan metadata dasar (seperti katalog-katalog / daftar singkat katalog online) ditambah beberapa kata di sekitar istilah penelusuran. Kita hanya disajikan sedikit isinya. Umumnya hanya akan menampilkan tiga cuplikan. Untuk referensi, mungkin tidak ada cuplikan sama sekali, karena cuplikan dari karya semacam itu bisa membocorkan informasi yang cukup sehingga buku tersebut tidak perlu dibeli sama sekali. Tapi cuplikan mungkin cukup untuk memberi tahu apakah sebuah buku akan berfungsi untuk penelitian kita atau tidak. 4) Tampilah buku google tanpa pratinjau (No Preview). Buku google dengan fasilitas tampilan model ini tidak menyediakan pratinjau, sebagaimana penelusuran yang dapat kita lihat tampilan pada gambar (No Preview) hal itu tidak berarti mereka tidak memiliki nilai. Fasilitas ini dapat membantu kita untuk menemukan di perpustakaan atau membelinya. Ingat bahwa katalog online perpustakaan di Indonesia sangat lemah. Namun tentu saja fasilitas ini lebih baik daripada tidak ada hasil sama sekali. 2.Cara Menelusuri Buku Google Tujuan penelusuran online adalah untuk mencari dan menemukan informasi berkualitas online secara efisien dan efektif sehingga kita dapat membantu Pencari informasi masa kini memenuhi kebutuhan informasinya. Setiap pangkalan data memiliki keunikan tersendiri untuk menelusurinya demikianpula halnya dengan buku google. Walaupun sulit mencari referensi yang dijadikan penelusuran teori bagaimana cara menelusuri buku google, setidaknya kita dapat menggunakan terminilogi searching (penelusuran) dalam aktivitas pencarian informasi di buku google. Dari beberapa cara yang dikemukakan berdasarkan teori cara menelusuri buku google sebagaimana disebutkan di atas, setelah dianalisis tidaklah efektif untuk menemukan informasi yang relevan berdasarkan isi buku. Penulis mengemukakan cara lain yang dianggap efektif dan efisien dalam menemukan informasi dalam buku google dengan menggunakan frase kunci yang diketikkan di situs http://books.google.com. Untuk penelusuran umum, dengan menggunakan kueri dengan beberapa kata kunci. Buku google akan mencocokkan kata-kata kunci dengan informasi yang ada pada buku google yang memuat bibliografi buku (misalnya, judul, pengarang, dll.) serta teks lengkapnya. Untuk penelusuran lebih akurat, misalnya penelusur hanya ingin menemukan buku dengan judul yang cocok dengan frase kunci yang kita gunakan atau dengan mengunjungi laman penelusuran lanjutan dan masukkan apa yang ingin ditelusuri di kolom yang sesuai (judul, pengarang, tanggal, dll.), dengan mengeklik google penelusuran, maka penelusur akan melihat sebuah laman dengan hasil yang diinginkan. Penelusuran hanya akan bermanfaat untuk buku google dengan dua tampilan yaitu tampilan penuh dan tampilan pratinjau terbatas. Adapun fasiltas dengan tampilan cuplikan dan tanpa pratinjau tidak memberikan manfaat yang berarti. Berikut ini diuraikan Cara Menelusuri Buku Google dengan fasilitas tampilan penuh dan pratinjau. Pertama, untuk menelusuri isi buku google dengan tampilan penuh dapat menggunakan fasilitas Advanced Book Search (gambar 1), lalu pada bagian Search kita klik Full view only, kemudian ketikkan frase kunci, misalnya “educational psychology” maka kita akan disajikan sejumlah judul yang relevan, kemudian kita dapat mengunduhnya pada pojok kiri dari komputer kita dengan mengeklik penelusuran, kemudian klik download pdf, jika download pdf tidak tersedia, maka kita hanya bisa membaca secara online atau mengunduhnya secara manual atau menggunakan aplikasi google book downloader. Terdapat 27.000 ebook yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh pencari informasi, sebuah sumber yang dapat menghemat perpustakaan, bila ingin hasil yang lebih banyak dapat mengelik bulatan pada kolom all content Limited preview and full view, yaitu akan menghasilkan 1,140,000 buku. Kedua. cara menelusuri buku google fasilitas tampilan pratinjau terbatas dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama penelusur langsung ke situs https://books.google.co.id/ dengan menggunakan frase kunci yang tepat agar buku google dengan tanpa tanda kutip “didepan frase kunci dan“ setelahnya, maka https://books.google.co.id menampilkan informasi yang tepat, misalnya kita ingin mencari definisi tentang speaking. Kata kunci yang relevan untuk istilah ini adalah speaking can be defined as, maka buku google akan mendisplay informasi yang relevan dengan definisi speaking dari sejumlah buku google. Penelusur dapat langsung mengkopi teks tersebut tanpa membuka tiap-tiap judul. Contoh hasil penelusuran buku google dengan kata kunci speaking can be defined as. Penggalan kalimat yang ditampilkan dengan huruf tebal hitam menunjukan informasi yang revelan dengan frase kunci yang digunakan. Cara ini bisa dilakukan untuk pencarian informasi lain dengan frase kunci yang lain. Cara menelusuri buku google yang kedua dapat dilakukan dengan menggunakan tanda kutip “didepan frase kunci dan“ setelahnya, maka https://books.google.co.id menampilkan informasi yang tepat, misalnya untuk mencari pengertian belajar maka kita cukup mengetikkan "pengertian pendidikan" di situs https://books.google.co.id, maka akan disajikan informasi yang relevan dengan pengertian pendidikan sekitar 1930 buku. 3. Cara mengambil buku google Setelah kita membahas fasilitas dan cara penelusuran buku google, selanjutnya pembahasan berlanjut pada cara mengambil buku google. Di sini akan dikemukakan dua cara yang dapat ditempuh yaitu secara manual dan dengan menggunakan aplikasi abbyscreenshoot. Cara pengambilan manual yaitu dengan menulis pada halaman kerja yang sedang kita buka di laptop bagian informasi yang disajikan buku google baik secara online maupun setelah buku diunduh. Cara seperti ini jelas tidak sesuai dengan perilaku pencari informasi masa kini yang membutuhkan kesegeraan. Sedangkan cara pengambilan isi buku google dengan menggunkan aplikasi abbyscreenshoot,berikut ini penulis gambarkan langkah-langkahnya: 1)Buka situs buku google https://www.google.com/ atau https://www.google.co.id. 2)Gunakan kata kunci yang tepat, sebagaimana dijelaskan pada bagian cara menelusuri buku google. 3)Aktifkan aplikasi abbyscreenshot. 4)Informasi yang sudah ditampilkan pada buku google diambil (capture) dengan menggunakan aplikasi abbyscreenshot (lihat gambar). 5)Kemudian tempelkan (pastekan) dengan kontrol V pada halaman yang sedang kita tulis. Jika kita tidak memahmi isinya dapat menggunakan fasilitas google translate. ambil dan edit informasi yang kita kutip sesuai dengan kebutuhan kita. i bawah ini penulis gambarkan cara mengambil isi buku di buku google dengan aplikasi abbyscreenshot, misalnya untuk frase kunci "What reading is" kemudian klik tombol paste yang ada di layar komputer. Selanjut Klik capture yang ada di bawah text yang sedang kita sorot, tunggu sejenak, Setelah proses pemindaian selesai maka kita cukup tekan kontrol+V di layar lembar yang sedang kita tulis. 4. Cara membuat kutipan Buku google secara online. Ada dua cara membuat kutipan buku google yaitu: 1)Pembuatan kutipan 2)dengan faslitas about this book. Setelah kita menemukan buku yang akan kita kutip selanjut klik link "About This Book" dan akan terlihat beberapa format kutipan yang tersedia di bagian bawah halaman. Ini adalah pilihan ekspor online dalam format BiBTeX, EndNote, atau RefMan. Contoh tampilan footnote untuk judul buku “Reading Comprehension: Strategies for Independent Learners” karangan Camille L. Z. Blachowicz. 3) Pembuatan kutipan dengan faslitas dengan Google Cendekia,misalnya dengan judul Reading is Only the Tiger's Tail: A Language Arts Program, maka Google Cendekia akan menampilkan fasilitas berikut ( gambar 5), kemudian klik tombol maka penelusur akan diberikan piliha lima jenis kutipan.
Conclusion
Donna Scheeder (Presiden IFLA, 2015-2017) mengemukan "tidak ada pembangunan yang benar-benar berkelanjutan tanpa akses terhadap informasi, dan tidak ada akses informasi yang inklusif dan eksklusif tanpa perpustakaan". Perpustakaan memegang peran penting dalam kemajuan pengetahuan di samping buku google sebagai alternatif bagi pemustaka. Buku google hanya dapat dimanfaatkan secara efisen dan efektif oleh pencari informasi masa kini dengan memiliki pengetahuan tentang fasilitas yang ada di buku google, keterampilan dalam menelusur, mengambil isinya dan cara membuat footnote online dengan fasilitas google schoolar. Hal ini jelas dapat membantu pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasi mereka. Pustakawan dan pemustaka memiliki kewajiban mengedukasi untuk dapat melakukan itu semua. Buku google memang belum menyediakan semua informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka, namun perpustakaan harus menyediakan buku tercetak atau buku elektonik untuk melengkapi bagian informasi yang sedang dibutuhkan oleh pemustaka.