PENGGUNAAN APLIKASI ICILEGON DALAM MEMBERIKAN LAYANAN SIRKULASI OLEH PERPUSTAKAAN KOTA CILEGON DI MASA PANDEMI
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Abstrak
Penelitian ini berjudul “Penggunaan Aplikasi iCilegon Dalam Memberikan Layanan Informasi Oleh Perpustakaan Kota Cilegon Dimasa Pandemi” penelitian ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan aplikasi iCilegon; 2) mendeskripsikan manfaat aplikasi iCilegon dalam memberikan pelayanan sirkulasi dimasa pandemi. Penelitian ini dilakukan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif berdasarkan hasil wawancara pada kepala Dinas Perspustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon. Hasil penelitian menunjukkan penerapan fungsi aplikasi perpustakaan digital iCilegon dalam memberikan pelayanan informasi serta hubungannya dengan implementasi peraturan pemerintah mengenai Covid-19 pada perpustakaan Dinas Perspustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon.
Keywords:
Perpustakaan digital
· iCilegon
· dan Pelayanan Sirkulasi perpustakaan
Introduction
Kemajuan teknologi merupakan sesuatu hal yang tak dapat kita bendung, kemajuan teknologi berkembang begitu cepat, perkembangan ini diawali dengan ditemukannya sistem jaringan komputer pertama pada Oktober tahun 1969 di Universitas California yang dinamakan APRANET. Kemajuan teknologi turut mempengaruhi beberapa faktor yang ada pada masyarakat, mulai dari kebutuhan akan pemenuhan informasi yang menjadi kebutuhan pokok suatu masyarakat. Masyarakat Informasi adalah suatu masyarakat dimana kualitas hidup, dan juga prospek untuk perubahan sosial dan perkembangan ekonomi, terpengaruhi oleh peningkatan informasi dan pemanfaatannya dikutip dari William Martin (dalam Rodin, 2011). Pemenuhan informasi dapat dipenuhi dengan penggunaan internet, namun dalam internet sendiri informasi yang tersaji terlalu luas dan belum terjaminnya fakta dari informasi tersebut yang belum terjamin, banyak infromasi-informasi palsu ataui Hoax yang menyebar pada masyarakat merupakan salah satu dampak negatif dari penggunaan internet sebagai media pemberi informasi. Selain internet penggunaan perpustakaan menjadi salah satu media yang digunakan masyarakat informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi, pada praktiknya masyarakat harus mengunjungi perpustakaan secara langsung untuk meminjam atau membaca buku yang mereka butuhkan. Terjaminnya informasi yang diberikan oleh perpustakaan menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat informasi menggunakan layanan informasi di perpustakaan. Perpustakan merupakan penyedia layanan infromasi bagi masyarakat dan kredibilitas informasi yang disuguhkan pun sudah terjamin kebenarannya, namun pada saat pandemi Covid-19 menyebar keseluruh dunia tak terkecuali Indonesia, penyajian layanan yang diberikan oleh perpustakaan pun menjadi terhabat oleh virus ini, adanya pembatasan sosial bersekala besar yang diterapkan oleh masing-masing daerah demi menghalau penyebaran virus Covid-19 semakin membesar membuat perpustakaan kesulitan dalam memberikan layanan informasi pada masyarakat, namun hal tersebut bukan lah sebuah masalah yang besar bagi beberapa perpustakaan, terlebih lagi pada perpustakaan daerah Kota Cilegon yang telah menerapkan teknologi internet pada perpustakaannya, dengan membuat aplikasi Icilegon. PerpustakaanPerpustakaan atau library didefinisikan sebagai: tempat buku-buku yang diatur untuk dibacadan dipelajari atau dipakai sebagai bahan rujukan ( The Oxford English Dictionary). Secara istilahPerpustakaan adalah salah satu unit kerja yang berupa tempat untuk mengumpulkan, menyimpan,mengelola, dan mengatur koleksi bahan pustaka secara sistematis untuk digunakan oleh pemakaisebagai sumber informasi sekaligus sebagai sarana belajar yang menyenangkan (Darmono & Putra,2001).Sedangkan dalam Keputusan Presiden RI nomor 11, disebutkan bahwa “perpustakaanmerupakan salah satu sarana pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsisebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskankehidupan bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional (Rohanda, 2000).Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa perpustakaan adalah suatu organisasi atausuatu Lembaga yang bertugas dalam pemenuhan akan kebutuhan suatu informasi. Dalam perkebanganperpustakaan, kemajuan teknologi informasi memiliki peranan penting dalam perkembanganperpustakaan, karena perpustakaan merupakan salah satu media penyebaran informasi pada masyarakat.Salah satu contoh dari perkembangan perpustakaan adalah adanya perpustakaan digital.Perpustakaan DigitalPerpustakaan digital adalah penerapan teknologi informasi sebagai sarana untuk menyimpan,mendapatkan dan menyebarluaskan informasi ilmu pengetahuan dalam format digital (Subroto, 2009).Dalam pengertian umum perpustakaan digital dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang memilikiberbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi tesebut melaluiperangkat digital menurut Sismanto (lihat Subroto, 2009). Dapat disimpulkan bahwa perpustakaandigital adalah sebuah perpustakaan yang memadukan kemajuan dari teknologi informasi dalampelayananya serta menyediakan koleksi perpustakaan yang berbentuk digital atau non book material.Perbedaan yang mendasar dari perpustakaan tradisional dan perpustakaan digital dapat dilihatdari segi keberadaan koleksi yang disediakan. Koleksi digital tidak memerlukan ruangan atau tempatberbentuk fisik untuk menyimpan koleksi, sedangkan koleksi biasa memerlukan sebuah ruangan atautempat berbentuk fisik untuk menyimpan sebuah koleksi. Perpustakaan digital bisa dinikmati ataudigunakan oleh pengguna dimana saja dan kapan saja, tanpa perlu mengunjungi perpustakaan secaralangsung. Menurut Subroto (2009) keuntungan dari penggunaan perpustakaan digital adalah:1. Pengguna dapat dengan mudah menggunakan layanan yang disediakan sepuasnya,kapanpun dan dimanapun.2. Akses perpustakaan digital lebih mudah ketimbang perpustakaan tradisional.3. Biaya perawatan perpustakaan digital lebih rendah ketimbang perpustakaan tradisional.4. Mencegah adanya tindakan duplikasi dan plagiat5. Publikasi karya secara gelobal dengan bantuan internetKelemahan dari perpustakaan digital diantaranya adalah:1. Tidak semua pengarang mengizinkan karyanya didigitalkan.2. Masih banyaknya masyarakat Indonesia yang buta teknologi.3. Kurangnya seumber daya manusia yang dapat mengelola perpustakaan digital.Layanan PerpustakaanService atau pelayanan didefinisikan sebagai setiap tindakan atau perbuatan yang dapatditawarkan oleh satu pihak lain yang pada dasarnyabersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidakmenghasilkan kepemilikan sesuatu Kotler (lihat Tjiptono, 2005). Pelayanan perpustakaan adalahpemberian infromasi dan fasilitas kepada pemakai (Wijayanti, dkk, 2004). Layanan sirkulasimerupakan salah satu layanan yang diberikan perpustakaan. Layanan sirkulasi adalah mencakup semuabentuk kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan pemanfaatan, penggunaan koleksi perpustakaandengan tepat guna dan tepat waktu kepentingan pengguna jasa perpustakaan(Luthfiyah, 2016).Pada penelitian ini Batasan yang digunakan peneliti hanya pada jenis layanan sirkulasi. Latarbekalang dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara aplikasi iCilegon dengan layanansirkulasi perpustakaan Kota Cilegon pada waktu pandemic Covid-19 dan menguhubungkannya denganteori-teori yang mendukung.
Method
Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menghasilkan dan mengelolah data yang sifatnya deskriptif, seperti wawancara, catatan lapangan, foto, rekaman video dan lain sebagainya (Poerwandari, 1998:29). Penelitian ini dikatakan kualitatif karena pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk mengkaji atau meneliti objek pada latar alamiah tanpa ada manipulasi data di dalamnya, dan hasil yang diharapkan pun bukanlah berdasarkan ukuran-ukuran kuantitas, melainkan hasil pemaparan objek yang diteliti. Pendekatan pada penelitian ini yaiutu studi kasus dimana peneliti menyelidiki secara cermat suatu program, peristiwa, aktivitas, proses atau sekelompok individu (Creswell, 2012). Dalam penelitian ini, peneliti meneliti sebuah aplikasi perpustakaan digital bernama iCILEGON serta manfaatnya terkait pelayanan informasi pada perpustakaan Kota Cilegon dan pendekatan ini dibatasi oleh waktu dan aktivitas. Peneliti mengumpulkan informasi secara lengkap dengan menggunakan prosedur pengumpulan data berdasarkan waktu yang telah ditentukan. Sumber Data Pada penelitian ini data-data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan narasumber Dra. Hj. Nur Fatmah selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon. Wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data dalam penelitian, terutama penelitian kualitatif (Rachmawati, 2007). Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode wawancara semi terstruktur. Wawancara semi terstruktur adalah proses wawancara yang menggunakan panduan wawancara yang berasal dari pengembangan topik dan mengajukan pertanyaan dan penggunaan lebih fleksibel daripada wawancara terstruktur. Wawancara dilakukan dengan bertanya langsung kepada narasumber untuk menggali dan mendapatkan informasi yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan. Adapun wawancara menggunakan pedoman wawancara, sehingga peneliti dapat mengembangkan pertanyaan-pertanyaan penelitian sesuai dengan kebutuhan informasi yang diinginkan. Proses wawancara diawali dengan membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan narasumber mengenai waktu untuk dapat melakukan wawancaara. Wawancara dilakukan dengan menyampaikan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam pedoman wawancara. Informasi dari wawancara dengan narasumber direkam oleh peneliti menggunakan alat perekam suara pada ponsel, disamping itu peneliti juga melakukan pencatatan terhadap hasil wawancara yang telah dilakukan.
Result & Discussion
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon adalah Lembaga pemerintahan Kota Cilegon yang bertugas mengelola bahan-bahan Pustaka, baik berupa buku-buku maupun bukan buku (non book material) yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh stiap pemakainya (Sismanto, 2008). Menurut (Widiasa, 2007) tugas pokok dari perpustakaan, yaitu (1) Menghimpun bahan psutaka yang meliputi buku dan nonbuku sebagai sumber informasi, (2) mengelolah dan merawat bahan Pustaka, dan (3) memberikan layanan bahan Pustaka. Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Cilegon meluncurkan aplikasi bernama iCilegon, iCilegon merupakan perpustakaan digital portable yang diluncurkan pada tanggal 27, April 2018 bertepatan dengan hari jadi Kota Cilegon yang ke-20. Tujuan utama aplikasi iCilegon adalah untuk meningkatkan minat membaca masyarakat Kota Cilegon. iCilegon adalah perpustakaan digital berbasis system Android, pengguna dapat menggunakan aplikasi iCilegon menggunakan Smartphone dengan system operasi Android. Untuk menggunakan aplikasi iCilegon pengguna dapat mengunduh aplikasi iCilegon di Playstore dan mendaftarkan diri menggunakan email agar bisa mengakses iCilegon dan menggunakan fasilitas yang disediakan. iCilegon adalah sebbuah perpustakaan digital yang menyimpan koleksi beruba e-book dan e-pustaka. Pengguna dapat peminjaman secara online dengan bantuan jaringan internet. Pengguna juga dapat membaca secara online koleksi yang sudah dipinjam sebelumnya dengan menggunakan fitur reader dan pengguna juga dapat memberikan ulasan mengenai buku yang sudah mereka baca. Berikut adalah penjelasan mengenai fitur-fitur disediakan oleh perpustakaan digital iCilegon: 1. Koleksi Buku pada menu koleksi fitur yang diberikan adalah tampilan dari koleksi e-book yang tersedia pada aplikasi iCilegon, pengguna dapat memilih buku yang diinginkan dan meminjamnya dengan jumlah koleksi mencapai ribuan e-book pada menu koleksi. 2. ePustaka Fitur yang disediakan pada menu ePustaka adalah kumpulan instansi atau penerbit yang sudah berkerja sama dengan iCilegon dengan cara menerbitkan buku-buku mereka dengan bentuk digital pada iCilegon. 3. Feeds Pada menu Feeds menampilkan kumpulan informasi yang bersifat umum kepada para pengguna. Informasi yang disediakan dalam menu Feed adalah (1) Folower yang menambahkan buku, (2) Follower join ePustaka, (3) buku-buku baru yang ditambahkan di ePustaka, (4) perubahan status Badges User, (5) pemberitahuan dari admin iCilegon. 4. Rak Buku Merupakan rak digital yang menampung buku-buku digital yang dipinjam oleh pengguna pada aplikasi iCilegon. 5. Notifikasi Notifikasi berisikan informasi mengenai pemberitahuan yang bersifat pribadi, informasi pemberitahuan yang akan masuk kedalam notifikasi adalah: Comment, Share-Recommend, New Follower, Status Badges, Message, Like Comment. Dengan adanya iCilegon pengguna dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan informasi. Pengguna iCilegon dapat dengan mudah membaca e-book yang tersedia dalam koleksi iCilegon dengan mudah menggunakan smartphone yang mereka punya, sehingga kebutuhan informasi mereka dapat dengan mudah terpenuhi oleh aplikasi iCilegon. 1. Pemanfaatan Aplikasi iCilegon Dalam Memberikan Layanan Sirkulasi Dimasa Pandemi Covid-19 iCilegon membantu perpustakaan Kota Cilegon dalam memberikan pelayanan sirkulasi perpustakaan kepada masyarakat Kota Cilegon. Layanan sirkulasi perpusakaan adalah salah satu layanan yang diberikan perpustakaan. Layanan sirkulasi adalah mencakup semua bentuk kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan pemanfaatan, penggunaan koleksi perpustakaan dengan tepat guna dan tepat waktu kepentingan pengguna jasa perpustakaan (Luthfiyah, 2016). Bentuk pelayanan sirkulasi yang diberikan oleh aplikasi iCilegon berupa: 1. Pendaftaran anggota 2. Peminjaman koleksi digital 3. Perpanjangan koleksi digital 4. Pemesanan koleksi digital 5. Pengembalian koleksi digital Pada saat ini pemerintah Kota Cilegon memberlakukan pembatasan sosial bersekala besar, mengingat semakin tingginya kasus penyebaran Covid-19. PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) yang telah dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang berbunyi “yang dimaksud dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9)”. Adanya peraturan tersebut membuat masyrakat tidak dapat mengunjungi perpustakaan Kota Cilegon secara langsung. Hal itu dilakukan demi menekan angka penyebaran Covid-19. Perpustakaan Kota Cilegon melakukan penutupan layanan perpustakaan secara langsung selama enam bulan dan buka kembali pada bulan Agustus dengan menerapkan kebijakan pengurangan jam kerja pelayanan perpustakaan serta menerapkan penggunaan protokol Kesehatan kepada para pengunjung serta staf perpustakaan yang berada di lingkungan perpustakaan. Sebagai mana yang telah dikatakan oleh oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon dalam wawancaranya kepada penulis “Kami membuka layanan pada hari senin sampai sabtu dari jam delapan pagi sampai jam empat sore untuk hari biasa, sedangkan di hari sabtu kita buka dari jam delapan pagi sampai jam dua belas siang. Namun dimasa pandemi ini kami hanya membuka layanan pada hari senin-jumat saja dengan tetap menjalankan protokol kesehatan serta melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin setiap minggunya.”. Pada layanan sirkulasi, perpustakaan Kota Cilegon menggunakan aplikasi iCilegon untuk menjalakan tugas pelayanan sirkulasi kepada masyarakat Kota Cilegon dengan tujuan untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan informasi masyarakat Kota Cilegon tanpa harus mengunjungi perpustakaan secara langsung. masyarakat dapat mengakses iCilegon di rumahnya masing-masing tanpa harus pergi ke perustakaan. Langkah tersebut dinilai ampuh dalam menangani permasalahan layanan sirkulasi kepada masyarakat dan juga mengurangi angka penyebaran Covid-19. Pada sesi wawancara dengan kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon menjelaskan kepada peneliti mengenai pemanfaatan layanan sirkulasi pada aplikasi iCilegon. “Pada tahun 2018 kami sudah meluncurkan aplikasi iCilegon yang merupakan sebuah perpustakaan digital, yang bisa didownload di Playstore melalui HP Android sehingga masyarakat umum dapat membaca buku digital menggunakan aplikasi iCilegon tersebut” Dalam upaya menarik minat masyarakat Kota Cilegon dalam menggunakan aplikasi iCilegon Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon melakukan kampanye promosi aplikasi iCilegon melalui media sosial dan website resmi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon serta melakukan kerja sama dengan komunitas membaca di sekitar Kota Cilegon, demi mengajak masyarakat untuk menggunakan kembali layanan perpustakaan Kota Cilegon terutama pada aplikasi iCilegon. Kendala yang dihadapi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon dalam pemberian layanan sirkulasi digital menggunaka apliksi iCilegon diantaranya adalah: 1. kurangnya minat masyarakat dalam membaca buku berbentuk digital atau disebut juga e-book 2. Masyarakat lebih menyukai peminjaman buku secara fisik, karena pencarian buku secara fisik dinlai lebih mudah ketimbang menggunakan aplikasi iCilegon. 3. Kurangnya bahan koleksi refrensi yang disediakan oleh aplikasi iCilegon membuat masyarakat lebih memilih untuk mengunjungi perpustakaan secara langsung.
Conclusion
1. KESIMULAN Perpustakaan digital iCilegon adalah perpustakaan digital yang diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon yang diluncurkan pada tahun 2018 dengan tujuan untuk meningkatkan minat membaca masyarakat Kota Cilegon. Ketika pandemi Covid-19 muncul dan menyebar di Kota Cilegon serta adanya peraturan pembatasan sosial bersekala besar yang diberlakukan di Kota Cilegon, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon menggunakan aplikasi iCilegon sebagai upaya dalam tetap pemberian layanan sirkulasi kepada masyrakat. Penggunaan aplikasi iCilegon dinilai efektif dalam pemberian layanan sirkulasi kepada masyarakat, karena masyarakat tidak perlu pergi ke perpustakaan secara langsung untuk meminjam koleksi perpustakaan. Masyarakat cukup membuka aplikasi iCilegon menggunakan Smartphone, maka masyarakat dapat langsung meminjam dan membaca koleksi digital yang disediakan perpustakaan Kota Cilegon dalam aplikasi iCilegon di rumah mereka masing-masing tanpa harus mengunjungi perpustakaan secara langsung. Kekurangan yang ada pada penerapan layanan sirkulasi menggunakan aplikasi iCilegon adalah kurangnya minat masyarakat pada penggunaan buku digital, masyarakat yang cenderung memilih koleksi berbentuk fisik, dan kurangnya koleksi referensi yang diisediakan. 2. SARAN Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, maka kedepannya penulis akan lebih fokus kedepannya dan detail dalam menjelaskan tetntang penelitian di atas dengan sumber-sumber yang lebih banyak dan dapat dipertanggung jawabkan. Untuk saran pengembangan lebih lanjut mengenai aplikasi iCilegon maka penulis memberikan saran yang sangat bermanfaat dan dapat membantu Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon dengan cara: 1. Memberikan pengarahan terhadap msyarakat Kota Cilegon terkat penggunaan aplikasi iCilegon serta manfaat dalam menggunakan aplikasi tersebut. 2. Menambahkan koleksi refrensi digital dalam bentuk e-book pada aplikasi perpustakaan digital iCilegon.