Pengaruh manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Abstract
The development of the times is marked by various change in various aspects of social life. Libraries, an organization that focuses on serving users, must adapt to developments so as not to be left behind. In serving users, it is of course important to pay attention to library performance management, because it is one of the benchmarks for user satisfaction. Quantitative method, which aims to show the relationship of influence between 2 variables. The population includes active students of UIN Antasari Banjarmasin (campus 2 Banjarbaru ) with a sample of 30 people. Using non probability sampling, namely purposive sampling. By distributing closed questionnaires using a Likert scale. This research is objective and includes quantitative data collection, analysis, and statistical testing with assistance from IBM SPSS Statistics Software 21. this research shows the influence that library performance management has on user satisfaction with an R Square of 72.8% , meaning management library own strong influence to satisfaction user . The influence of library performance management on user satisfaction is 72.8% , while the remaining 27.2% (100% 72.8%) is influenced by other variables outside this research. So according to Chin (1988) the R-Square value of 72.8% is included in the strong category. Suggestions for future researchers could be to conduct research with a larger sample, because the population of this study is quite a large number of students at UIN Antasari Banjarbaru
Keywords:
library
· management
· satisfaction reader
Introduction
Perkembangan zaman ditandai dengan berbagai perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kualitas sumber informasi dan pengetahuan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Terdapat berbagai koleksi dan bahan pustaka di perpustakaan yang dapat digunakan pengguna sebagai referensi, sumber informasi, dan pengetahuan (Saputro, 2020). Untuk mewujudkan hal tersebut tidak terlepas dari manajemen kinerja perpustakaan, agar terciptanya kepuasan pemustaka. Perpustakaan, sebuah organisasi yang berfokus melayani pengguna, harus beradaptasi dengan perkembangan ini agar tidak tertinggal. Agar relevan, perpustakaan harus cepat bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Perpustakaan harus segera beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dan tidak hanya berada dalam dunianya sendiri. Perpustakaan telah ada sejak lama dan secara tradisional dipandang sebagai kumpulan informasi dan layanan. Perpustakaan selalu memainkan peran penting, memungkinkan orang untuk terlibat dengan semua jenis informasi dan sumber daya pengetahuan. Terdapat berbagai perpustakaan, baik perpustakaan umum, perguruan tinggi, maupun sekolah, perpustakaan tersebut ada sebagai salah satu cara untuk membantu pembangunan masyarakat cerdas (Andi, 2015). Beberapa penelitian terkini terkait dengn topik penelitian ini. Pertama, penelitian yang berjudul “Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan dan Aktivitas Kegiatan Pustakwan Terhadap Kepuasan Pengguna Perpustakaan di Era 4.0” oleh Anton Risparyanto, hasil penelitian secara sendirian (parsial) sangat relatif dalam memberi sumbangan yaitu 83,9% untuk kualitas layanan perpustakaan dan 21,7% untuk aktivitas kegiatan pustakawan.secara barsamaan (simultan) kualitas layanan perpustakaan dan aktivitas kegiatan pustakawan secara efektif dapat memberikan sumbangan sebesar 61,9% dan sisanya terdiri dari berbagai faktor lain di luar penelitian. Kelebihan penelitian ini membahas secara jelas kepuasan pengguna perpustakaan di era 4.0. kekurangan penelitian ini memiliki dua variabel bebas, sehingga tidak berfokus pada satu hal yang mempengaruhi kepuasan pengguna perpustakaan (Risparyanto, 2022). Penelitian selanjutnya berjudul “Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pemustaka di Perpustakaan STIKES Telogorejo Semarang” oleh Bersillius Candra K dan Mecca Arfa.hasil penelitianpengaruh tersebut bersifat signifikan, yang berarti bahwa pengaruh positif dari kualitas pelayanan akan memberikan peningkatan kepuasan sebesar 0,224 dari tingkat kepuasan para pemustaka sebelumnya. Kelebihan penelitian ini mengambil proporsi sampel berdasarkan jumlah mahasiswa masing-masing jurusan seingga sampel merata. Kekurangan penelitian ini hasil penelitian pada abstrak hanya tertulis 0,224, harusnya juga dirubah menjadi 22,4% seperti yang tertulis pada bagian hasil dalam jurnal (Candra, 2019). Disini peneliti akan meneliti tentang pengaruh manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru. Adapun kebaruan penelitian ini dibanding penelitian sebelumnya yaitu, penelitian ini memilki dua variabel yaitu manajemen kinerja perpustakaan dan kepuasan pemustaka, yang mana pada penelitian sebelumnya belum ada peneliti yang menggabungkan kedua variabel ini untuk diteliti. Sehingga menarik untuk diteliti guna mencapai kepuasan pemustaka dengan memperhatikan manajemen kinerja perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru. Berdasarkan latar belakang di atas, maka masalah pokok yang akan diteliti dirumuskan sebagai berikut, seberapa besar pengaruh manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru. Dalam penelitian ini menggunakan teori dari Muchtar Effendy yang menyatakan bahwa kata manajemen berasal dari bahasa inggris, yaitu kata to manage yang setara dengan to hand, to control, dan to check sebagai kata membimbing dan memimpin. Dalam kaitannya dengan penelitian ini, yaitu manajemen kinerja perpustakan yang meliputi pengolahan dan pengembangan koleksi, pelayanan, preservasi bahan pustaka, promosi dan kehumasan. Dari rumusan masalah di atas maka didapatlah hipotesis penelitian sebagai berikut Ha: “Ada pengaruh antara manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin (Kampus 2 Banjarbaru)”. Ho: “Tidak ada pengaruh antara manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin (Kampus 2 Banjarbaru)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru. Manfaat penelitian ini untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang pengaruh manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakan UIN Antasari Banjarbaru. Penelitian ini juga dapat digunakan sebagai referensi atau pedoman untuk kegiatan penelitian yang sejenis pada waktu yang akan datang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak perpustakaan untuk lebih memperhatikan manajemen kinerja perpustakaan agar tercipta kepuasan untuk pemustaka pada perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru. Penelitian ini akan berkontribusi pada kajian seputar manajemen kinerja perpustakaan dan kepuasan pemustaka yang ada di perpustakaan
Method
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kuantitatif yang bertujuan untuk memperlihatkan keterkaitan pengaruh antara manajemen kinerja perpustakaan sebagai variabel X dan kepuasan pemustaka sebagai variabel Y pada mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. B. OBJEK DAN SUBJEK PENELITIAN Terdapat 2 variabel yaitu, manajemen kinerja perpustakaan sebagai variabel X dan kepuasan pemustaka sebagai variabel Y. Pada mahasiswa UIN Antasari Banjarbaru. C. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN Penelitian dilakukan di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarbaru, Jl. Kemuning, Kecamatan Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Alasan pemilihan tempat karena perpustakaan UIN Antasari di Banjarbaru merupakan perpustakaan yang baru berjalan operasionalnya (Februari 2023), namun koleksi bukunya sudah cukup lengkap karena bahan pustaka perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru berasal dari perpustakaan Fakuktas yang ada di UIN Antasari Banjarmasin. Sehingga cocok dijadikan tempat penelitian sesuai dengan judul penelitian. Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan April sampai dengan bulan Mei 2023. D. TEKNIK PENGUMPULAN DATA Ada dua jenis pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu pertama, data primer berupa kuesioner tertutup dengan skala likert dan observasi. Kedua, data sekunder berupa dokumen_x0002_dokumen pendukung dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa aktif UIN Antasari Banjarmasin (kampus 2 Banjarbaru). Dalam penelitian ini pengambilan sampel untuk penelitian yang menggunakan analisis data statistik, ukuran sampel paling minimum yang dapat diambil adalah 30 (Baley, 2011: 159). E. TEKNIK ANALISIS DATA Penelitian ini bersifat objektif dan meliputi pengumpulan data kuantitatif, analisis, dan pengujian statistik. Metode analisis data dalam penelitian ini, analisis regresi linier sederhana. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan non-probability sampling, artinya metode tersebut tidak memberikan kesempatan atau kesempatan yang sama kepada setiap unsur (anggota populasi) untuk dipilih menjadi sampel. Purposive sampling adalah salah satu metode pengambilan sampel yang termasuk non-probability sampling. Metode penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu disebut sebagai teknik ini. Beberapa kriteria responden penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling adalah pertama merupakan mahasiswa aktif Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin (kampus 2 Banjarbaru) dan yang kedua adalah pernah berkunjung minimal 3 kali ke Perpustakaan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin (kampus 2 Banjarbaru). Berdasarkan kriteria tersebut, maka menggunakan teknik quota sampling, yaitu teknik untuk menemukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan akan digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru, populasi yang dinamis (berubah-ubah jumlahnya), mengakibatkan jumlah populasi tidak dapat diketahui secara pasti. Jumlah sampel yang diambil adalah sebesar 30 responden, hal ini sesuai pendapat Singarimbun dan Effendi (1995) yang mengatakan bahwa jumlah minimal uji coba kuesioner adalah minimal 30 responden. Dengan jumlah minimal 30 orang maka distribusi nilai akan lebih mendekati kurve normal. Dalam penelitian ini akan dilaksanakan beberapa uji untuk membuktikan bahwa data yang telah di dapat teruji secara ilmiah, dengan menggunakan bantuan Software IBM SPSS Statistics 21.
Result
Uji validitas Bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya kuesioner yang dibuat oleh peneliti, sehingga dapat dilakukan ke tahap selanjutnya. Hasil penyebaran kuesioner dapat dikataka n valid dengan cara membandingkan r hitung dengan r tabel. Hasil dari uji kelayakan data dapat dinyatakan valid jika r hitung > r tabel, sedangkan dinyatakan tidak valid jika r hitung < r tabel. Tabel 1 hasil uji validitas Variabel Butir Pernyataan Nilai R Hitung Nilai R Tabel Penelitian Keterangan Manajemen Kinerja Pepustakaan X.1 X.2 X.3 X.4 X.5 X.6 X.7 X.8 0,635 0,859 0,619 0,538 0,720 0,680 0,708 0,579 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Kepuasan Pemustaka Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 0,734 0,666 0,728 0,843 0,789 0,795 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data primer diolah, tahun 2023 Hasil dari uji validitas manajemen kinerja perpustakaan dan uji validitas kepuasan pemustaka menyatakan bahwa r hitung > r tabel dengan nilai 0,361. Hal ini dapat dijelaskan bahwa semua pernyataan-pernyataan yang diberikan dalam bentuk kuesioner kepada responden dapat dikatakan valid. 2. Hasil uji reliabilitas Bertujuan untuk mendapatkan instrument kuesioner pada kedua variabel menyatakan tingkat keandalan dari alat ukur yang baik atau dengan kata lain secara keseluruhan kuesioner adalah reliabel, dengan cara uji Cronbach’s Alpha. Ghozali (2016) menyatakan suatu instrument penelitian dikatakan dapat diandalakan (reliable) apabila nilai Cronbach’s Alpha > 0,6. Tabel 2. Hasil uji reliabilitas Variabel Cronbach’s Alpha Hasil Uji Nilai CA Keterangan Manajemen Kinerja Perpustakaan 0,6 0,821>0,6 Reliabel Kepuasan Pemustaka 0,853>0,6 Reliabel Sumber: Data primer diolah, tahun 2023 Hasil dari uji reliabilitas manajemen kinerja perpustakaan dan kepuasan pemustaka menunjukkan bahwa Cronbach’s Alpha > Critical Value. Manajemen kinerja perpustakaan yaitu 0,821>0,6 dan kepuasan pemustaka yaitu 0,853>0,6 Hal ini dapat dijelaskan bahwa semua pernyataan-pernyataan yang diberikan dalam bentuk kuesioner kepada responden dapat dikatakan reliable. B. UJI NORMALITAS Bertujuan untuk mengetahui apakah data yang akan dianalisis selanjutnya berdistribusi normal atau tidak. Dengan menggunakan nilai signifikansi tersebut, dapat ditarik kesimpulan apakah data yang diuji berdistribusi normal atau tidak. Data berdistribusi normal jika nilai signifikansi > 0,05, sedangkan data tidak berdistribusi normal jika nilai signifikansi < 0,05. Menurut (Sugiyono, 2016) Uji Kolmogorov-Smirnov dapat digunakan untuk menerapkan uji normalitas. Tabel 3. Hasil uji normalitas One-Sampel Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 30 .0000000 1.48546318 .081 .077 -.081 .442 .990 Normal Parametersab Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negatif Kolmogrov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal b. Calculated from data Sumber: Data primer diolah, tahun 2023 Nilai signifikasi (Asymp. Sig. (2-tailed)) sebesar 0,990, sehingga > 0.05 maka dapat dinyatakan bahwa nilai residual berdistribusi normal. C. ANALISIS HASIL REGRESI LINIER SEDERHANA Bertujuan untuk mengetahui hubungan kedua variabel (Variabel X dan Variabel Y) apakah linier atau tidak. Jika signifikansi dua variabel > 0,05 maka hasilnya linier. Tabel 4. Hasil Regresi Linier Sederhana ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. Kepuasan Pemustaka* Manajemen Kinerja Perpustakaan Between (Combined) Linearity Deviation from Lir ity 192.300 171.475 20.825 8 1 7 24.038 171.475 2.975 11.694 83.420 1.447 .000 .000 .239 Within Groups Total 43.167 235.467 21 29 2.056 Sumber: Data primer diolah, tahun 2023 Nilai signifikan sebesar 0,239, sehingga > 0.05 maka dapat dinyatakan bahwa hubungan antara variabel manajemen kinerja perpustakaan dan kepuasan pemustaka adalah linear. D. ANALISIS HASIL UJI HIPOTESI Bertujuan untuk mengetahui apakah kepuasan pemustaka yang menjadi variabel dependen penelitian dipengaruhi oleh manajemen kinerja perpustakaan yang menjadi variabel independen penelitian. Pengujian ini menggunakan uji koefisien determinasi (r2 ) mengunakan teknik korelasi produk moment. Tabel 5. Hasil Uji Hipotesis Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .853a .728 .719 1.51176 Sumber: Data primer diolah, tahun 2023 Hasil menunjukkan pengaruh yang diberikan manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka ditunjukkan oleh R Square yaitu sebesar 72,8 % artinya bahwa pengaruh variabel bebas manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka adalah sebesar 72,8 %. Bahwa variabel X berpengaruh terhadap variabel Y. Maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat pengaruh manajemen kinerja perpustakaan (X) terhadap kepuasan pemustaka (Y).
Conclusion
Dari pembahasan dan pengumpulan data pada penelitian ini dapat diketahui bahwa manajemen kinerja perpustakaan berpengaruh terhadap kepuasan pemustaka di perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru dengan hasil bahwa pengaruh yang diberikan manajemen kinerja perpustakaan ditunjukkan oleh R Square yaitu sebesar 72,8 % artinya bahwa pengaruh variabel bebas manajemen kinerja perpustakaan terhadap kepuasan pemustaka adalah sebesar 72,8 %, sedangkan sisanya (100 % - 72,8 %) adalah 27,2 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Maka menurut Chin (1988) nilai R-Square 72,8% termasuk ke dalam kategori kuat. Sehingga dapat diketahui bahwa manajemen kinerja perpustakaan memiliki pengaruh yang kuat terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan UIN Antasari Banjarbaru. Kekurangan penelitian ini hanya mengambil sampel sebanyak 30 orang, karena terbatasnya waktu penelitian. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa melakukan penelitian dengan sampel yang lebih banyak, karena populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa UIN Antasari Banjarbaru yang jumlahnya cukup banyak