Strategi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Jambi dalam Mengembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Mewujudkan Masyarakat Literate
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi; Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi; Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Abstrak
Pendahuluan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi DPAD Provinsi Jambi dalam mengembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Mewujudkan Masyarakat Literat, faktor-faktor kendala dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam upaya 2 mewujudkan masyarakat literat di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan purposive sampling. Hasil Pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan DPAD Provinsi Jambi dalam mengembangkan inklusi sosial di perpustakaan yaitu: melibatkan Peran Aktif Pustakawan, Mengeluarkan regulasi kebijakan dan pembentukan Tim Sinergi, Melakukan pertemuan pemangku kepentingan (Stakeholder Meeting), Launcing Ipustaka Jambi, dan melakukan kegiatan advokasi Peer Learning Meeting. Kendala- kendala yang dihadapi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah keterbatasan anggaran dana dan jaringan. Adapun upaya yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah provinsi Jambi dalam mengatasi kendala pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial yaitu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik dari provinsi, kabupaten maupun swasta serta memanfaatkan anggaran yang ada secara optimal. Kesimpulan dan Saran. Berdasarkan penelitian yang yang telah dilakukan terhadap strategi DPAD dalam mengembangkan Perpustakaan berbasis inklusi sosial. Dengan adanya strategi tersebut diharapkan agar progam inklusi sosial ini dapat berjalan dengan baik dan bisa dikembangkan untuk pengembangan program pada perpustakaan penerima program yaitu perpustakaan kabupaten dan perpustakaan desa.
Abstract
Introduction. The purpose of this study was to determine the Jambi Province DPAD Strategy in developing a Social Inclusion-Based Library to Create a Literate Society, constraining factors in developing a social inclusion-based library in an effort to create a literate community in the Jambi Province Regional Library and Archives Service, and the efforts made to overcome these obstacles. Data Collection Metod. This study used a descriptive qualitative method with a purposive sampling approach. Resilt and Discussions. The results of this study indicate that there are several strategies implemented by DPAD Jambi Province in developing social inclusion in libraries, namely: involving the active role of librarians, issuing policy regulations and forming a Synergy Team, holding stakeholder meetings, Launcing Ipustaka Jambi, and carrying out activities advocacy Peer Learning Meeting. The obstacles faced by the Jambi Province Regional Library and Archives Office in developing social inclusionbased libraries are limited budget funds and networks. As for the efforts made by the Regional Library and Archives Office of Jambi province in overcoming the constraints of developing social inclusion-based libraries, namely establishing cooperation with various parties, both from the province, district and private sector and utilizing the existing budget optimally. Conclusions. Based on the research that has been done on the DPAD strategy in developing a social inclusion-based library. With this strategy, it is hoped that this social inclusion program can run well and can be developed for program development in program recipient libraries, namely district libraries and village libraries.
Keywords:
Strategi
· Inklusi Sosial
· Perpustakaan Umum
· Masyarakat Literate