PROMOSI PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PADANG
Universitas Terbuka
Abstrak
Penelitian ini menggambarkan Promosi Perpustakaan Umum Kota Padang. Kegiatan ini dapat menginformasikan promosi telah dilaksanakan, sampai dimana perkembangan dan kreativitas promosi yang dilakukan serta teknik dan terobosan dalam menyelesaikan permasalah yang dihadapi oleh perpustakaan “Umum Kota Padang”. Penelitian ini menggunakan deskriptif pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan wawancara, ini dengan sendirinya memperoleh langsung teknis dan kiat dari promosi Perpustakaan Umum Kota Padang. Dampak dari penelitian ini menerangkan bahwa teknik yang dijalankan melalui Layanan Perpustakaan Keliling dengan menggunakan metode Read Aloud (bercerita nyaring)dan story telling menggu nakan boneka muppet,bedah buku,Care Free Day, Lomba Bertutur, melakukan kegiatan pembinaan perpustakaan baik khusus maupun ke intansi vertikal. Berkenaan dengan itu promosi melalui teknologi. Sedangakan media sosial promosi Perpustakaan Umum Kota Padang yang digunakan diantaranya Face Book,Whatshap, Instgram, Youtube dan mealui Kelompok Kerja Pustakawan melalui donasi buku. Keberhasilan promosi ini memberikan dampak yang signifikan terusnya meningkat julmlah kunjungan perpustakaan tiap bulannya.Mengguli hambatan dari promosi ini pihak perpustakaan juga memberikan peluang , ruang dan kesempatan kepada pengunjung berbentuk pengisian survei pemenuhan kebutuhan pemustaka terhadap koleksi yang dibutuhkan.
Abstract
This study describes the Promotion of Padang City Public Library. This activity can inform the promotion has been carried out, to the extent to which the development and creativity of the promotion carried out as well as techniques and breakthroughs in solving problems faced by the "Padang City Public" library. This study used a descriptive qualitative approach. The data collected by interviews, this in itself obtained directly the technicalities and tips from the promotion of the Padang City Public Library. The impact of this study explains that the techniques carried out through the Mobile Library Service by using the Read Aloud method and story telling using the muppet doll tone, book review, Care Free Day, Speech Competition, conducting library development activities both specifically and to vertical institutions. With regard to it promotion through technology. Meanwhile, social media promotion of the Padang City Public Library used includes Face Book, Whatshap, Instgram, Youtube and through the Librarian Working Group through book donations. The success of this promotion has a significant impact on continuing to increase the number of library visits every month. Overcome the obstacles of this promotion, the library also provides opportunities, space and opportunities to visitors in the form of filling out surveys to meet the needs of users of the required collections.
Keywords:
Activitation
· Promotion
· Library
Introduction
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang dengan hadirnya Perpustakaan Umum Kota Padang merupakan wadah dan pilar membangkitkan kecerdasan intelektual berbagai pengetahuan tingkat Pemerintah/Kota berlandaskan oleh Undang-Undang Perpustakaan No 43 tahun 2007 bahwa pengertian dari Perpustakan Umum adalah Perpustakaan yang diperuntukan buat masyarakat masyarakat luas sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat, tanpa membedakan umur, jenis kelamin,ras, agama dan status sosial ekonomi. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang selalu mengupayakan promosi tetap dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan, meningkatkan minat baca masyarakat pada umumnya. Ribuan koleksi yang tersedia sesuai dengan standar pengeloloaanya dapat digunakan oleh pemustaka baik dari kalangan anggota perpustakaan sendiri maupun yang tidak menjadi anggota perpustakaan. Promosi berupa pergantian sebuah informasi antara lembaga dengan pemakai memberikan pengetahuan baik berupa karya yang sudah dihasilkan dari lembaga, instansi serta dapat mendekati pemakai menerapkan dari karya tersebut. Menurut pakar perpustakaan bapak Sulistyo Basuki dalam buku Ilmu Pengantar Perpustakaan (1993:3) dapat diterangkan tujuan kegiatan promosi ini diantaranya: 1. Untuk menarik perhatian 2. Untuk menciptakan kesan 3. Untuk Membangkitkan minat. 4. Untuk memperoleh tanggapan. Yang dikemukakan para ahli Badollahi Mustafa dalam bukunya promosi jasa ilmu perpustakaan (1996:21) dan Karmidia Atmoadjo kegiatan promosi (1999:5:9) diantaranya adalah: 1. Komonikasi langsung 2. Iklan: a.Media Cetak b.Media siaran radio c.Media Audiovisual d.Pameran dan display f. Pengenalan melalui vedeo atau tape-slide Aksi promosi yang dijalankan, diinginkan pemakai mampu mengetahui perpustakaan dengan benar dan bergabung sebagai anggota perpustakaan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang melalui Perpustakaan Umum Kota Padang dapat dijadikan sebagai contoh perpustakaan umum yang lainnya melakukan sebuah terobosan berupa inovasi read aloud (bercerita nyaring) dan story telling menggunakan boneka muppet oleh kedua pustakawan dalam dunia literasi dilakukan secara kontiniu oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang melalui Perpustakaan. Terobosan dalam gagasan ini mulai tumbuh mampu menarik kunjungan dan khususnya dikalangan anak usia dini dalam menghadapi kemajuan teknologi dan mampu berpikir kritis dimulai dengan gemar membaca .Kegiatan promosi ini dapat meningkatkan TGM (Tngkat Kegemaran Membaca). Berdasrkan data yang diperoleh tingkat kegemaran membaca masyarakat kota Padang meningkat dari 58,95 persen lpada tahun 2021 menjadi 66,49 pada tahun 2022 atau meningkat sebesar 7,54 persen.Begitu banyak pemakai khususnya orang tua dan para pendidik membutuhkan pengetahuan kiat tentang meningkatkan minat baca dengan berbagai metode sebagai aksi cinta terhadap buku. Apabila promosi yang dilakukan dengan kegiatan rutin saja mustahil sekali mendapatkan respon atau kesan yang menarik dari pemakai karena tidak adanya stimulasi untuk meningkatkan kunjungan dan minat baca . Maka dengan inilah penulis terpikat menentukan judul “PROMOSI PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PADANG”. Disini dapat disajikan perbandingan data terakhir kunjungan perpustakaan Umum Kota Padang pada tahun 2021 dan 202 diantaranya: Perbandingan disini kita jelaskan pada tahun 2021 masih dalam suasana kofid tidak banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan . Sementara Jumlah data kunjungan Perpustakan Umum Kota padang Padat ahun 2022 No Bulan Data Kunjungan 1 Januari 1826 2 Februari 769 3 Maret 883 4 April 1576 5 Mei 1588 6 Juni 1955 7 Juli 1824 8 Agus 1345 9 September 2045 10 Oktober 3135 11 November 2033 12 Desember 1336 20 Jumlah 20.375 2. TINJAUAN PUSTAKA A.Gambaran Umum Promosi Perpustakaan Umum Kota Padang Perpustakaan Umum Kota Padang berdiri pada bulan Mei Tahun 2005 berada dibawah naungan Pemerintah Kota Padang untuk melayani kebutuhan informasi masyakarakat Kota Padang pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Keberadaan Perpustakaan Umum Kota Padang di komplek Gor H.Agus Salim No 12 Batang Anai. Koleksi saat ini yang dimiliki perpustakaan berjumlah 36.721 eksemplar dan 11.079 judul. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang melalui perpustakaan sekarang memakai aplikasi INLISLIT dimulai dari penginputan data pengunjung, pengentrian koleksi yang siap untuk dilayankan dapat memberikan kemudahan buat pemustaka terhadap acses informasi melalui buku yang dibutuhkan sesuai dengan standar pengeloaan dan pengolahan dilakukan Perpustakaan Umum Kota Padang. Tujuan promosi ini membicarakan tentang promosi dengan kegiatan yamg dilakukan Gedung Perpustakaan Umum Kota Padang belum memiliki gedung sendiri masih pinjam pakai milik Provinsui Sumatera Barat bekas radio Susi FM yang lama berada dalam Komplek Gor Haji Agus Salim No 12 Batang Anai yang meiliki luas bangunan pustakanya 26x19,5 m dan luas tanah 52xm26 m. Bangunan ini terdiri dari 1 ruangan layanan sirkulasi, 1 layanan ruang anak, ruangan kerja kepala bidang perpustakaan beserta setaf dan ruangan tandon. B.Promosi Perpustakaan Umum Kota Padang Perpustakaan Tujuan Promosi Perpustakaan pada umumnya memiliki fasilitas dan layanan yang dapat melibatkan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan adanya tujuan yang dicapai sesuai dengan standar dan target yang dicapai sesuai dengan misi menjadikan Perpustakaan Umum Kota Padang sebagai pusat informasi dan kegiatan belajar masyarakat Kota Padang . Promosi dari kegiatan ini masyarakat dapat mengenal lebih dekat koleksi yang tersedia mudah dijangkau untuk memenuhi kebutuhan informasinya buat masyarakat serta dapat membuka ruang dan peluang untuk menggali informasi dan menemukan sebuah kenyamanan untuk keragaman literasi. Cara Promosi Perpustakaan hal dan kiat untuk dapat mengenal promosi yang dilakukan buat masyarakat melitputi: a. Lomba Bertutur Perpustakaan Umum Kota Padang malaksanakaan kegiatan lomba bertutur dalam rangka meningkatkan kegemaran membaca dikalangan masyarakat khususnya pelajar, dengan tema mengangkat cerita daerah setiap tahunnya, sesuai anggaran yang telah disediakan. b. Kegiatan Layanan Mobil Perpustakaan Keliling Kegiatan Layanan Mobil Perpustakaan Keliling dapat membuka ruang dan peluang buat masyarakat dengan tujuan mendekatkan pengetahuan. Layanan meliputi kesekolah,ke Taman Bacaan Masyarakat, Lapas, dan Panti Asuhan. c. Kegiatan Story Telling yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang melalui Perpustakaan Umum Kota Padang untuk menumbuhkan minat dan gemar membaca anak usia dini pada khususnya baik kunjungan sekolah maupun kunjungan langsung ke Perpustakaan dari lemabga lainnya pustakawan menggunakan boneka muppet dengan cerita yang d. Read Aloud (bercerita nyaring) Kegiatan menumbuhkan minat baca pada anak usia dini pada khususnya juga dilakukan dengan metode Read Aloud (bercerita nyaring) baik kunjungan kesekolah maupun kunjungan langsung ke Perpustakaan. Metode ini dapat memperkaya kosa kata dan imajinasi anak. e. Layanan Perpustakaan Keliling. Promosi dalam kegiatan kunjungan mobil layanan perpustakaan keliling membuka ruang dan kesempatan pada masyarakat untuk mendekatkan pengetahuan dengan buku, lokasi yang dikunjungi meliputi Layanan ke sekolah-sekolah Taman Bacaan Masyarakat ( TBM) dan Panti Asuhan. f. Bedah Buku Bedah Buku yang juga salah satu promosi yang telah dilakasankan pada perpustakaan Umum Kota Padang g. Care Free Day Kegaitan Care Fre Day yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang dua kali dalam sebulan mampu menarik meningkatkan dan menarik kunjungan terhadap masyarakat yang ertujuan membuka ruang masyarakat untuk meningktkan literasi kebutuahn yang diminati. Sarana Promosi Perpustakaan Sarana yang digunakan dalam kegiatan promosi pada Dinas dengan media internet diantaranya Perpustakan dan Kearsipan Kota Padang: a. Katalog online Katalog Online yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh pemustaka dalam rangka memudahkan akses dalam pencarian kolesi yang dibutuhkan sebagai sarana temu kembali informasi b. Rekam jejak pada kegiatan yang telah dilaksankan pada Perpustakaan Umum Kota Padang dapat diekspos kepublk menggunakan media sosial diantaranya Face Book,Instagram, dan Whatshap. Kendala Promosi Perpustakaan Dalam kegiatan promosi ini adapun kendala yang ditemui dalam kegiatan yang berlangsung diantaranya: a.Belum tercukupinya jumlah koleksi anak yang diminati dengan judul yang variatif. b.Belum tersedianya ruangan yang luas untuk menampung kunjungan lebih banyak c. Belum terpenuhinya semua permintaan layanan kunjungan kemasyarakat khusuanya kesekolah karena keterbatasan tenaga d.Masih ada juga sebahagian masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Perpustakaan Umum Kota Padang.
Method
Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan untuk menyiapkan penulisan dilakukan metode penelitian sebagai berikut: Jenis dan Pendekatan Penelitian Menurut Prasetya Irawan (1999:60) Penelitian yang dilakukan ini penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, sedangkan jenis atau desaian ini menggunakan metode deskriptif. yaitu penelitian yang bertujuan mendeskripsikan atau menjelaskan sesuatu hal seperti apa adanya. Informasi Penelitian Informasi penelitian ini dapat kita gambarkan memberdayakan informasi terhadap penelitian yang dilakasanakan mengenai situasi dan kondisi dalam penelitian tersebut. Infomasi yang diambil kali ini berkaitan dengan topik penelitian melibatkan 2 orang pejabat dan setaf Perpustakaan Umum Kota Padang dan juga pengunjung secara langsung. Sumber Data a. Data Primer Data primer ini merupakan data secara langsung yang didapatkan dari penelitian dengan melakukan wawancaar secaar langsung bersama pengelola perpustakaan. b. Data Sekunder. Data sekunder data yang diperoleh didasari dengan literatur yang kuat tentang daftar pustaka dan rujukan yang berkaitan dengan penelitain Teknik Pengumpulan data Teknik merupakan suatu kiat dan gebrakan memperoleh data dalam penelitian tepat sasaran sesuai dengan permasalahan dalam penelitian. Metode dan teknik yang digunakan dalam pemgumpulan data ini diantaranya: a. Wawancara (interviuw) Wawancara merupakan suatu kegiatan yang dilakukan beberapa orang dua atau lebih . Wawancara ini dilakukan terdiri dari dua orang pejabat satu orang setaf dan satu orang pengunjung mendapatkan informasi yang digali. b. Observasi Menurut Prasetya Irawan (1999:63) Observasi merupakan pengambilan datanya bertumpu pada pengamatan langsung pada terhadap obyek penelitian. Penulis mengamati terhadap yang terjadi dan menambah hasil wawancara tersebut. Obsevasi ini dilakukan untuk menggali informasi ditempat penelitian Perpustakaan Umum Kota Padang. c. Kajian Pustaka Kajian pustaka memanfaatkan referensi monograf atau buku dan artikel yang mendukung berkaitan dengan penelitian yang sedang dikaji dan melengkapi data yang sedang diolah.
Result & Discussion
Hasil penelitian ini menggambarkan kegiatan hasil obsevasi serta wawanacara selama penelitian pada Perpustakaan Umum Kota Padang yang meliputi sarana promosi,cara promosi,sampai dimana perkembangan promosi dan permasalahan yang dijalankan.
Conclusion
Penelitian pada Perpustakaan Umum Kota Padang memberikan gagasan dan gambaran tentang promosi yang dilakukan dapat diambul kesimpulan diantaranya: 1. Promosi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang melalui Perpustakaan Umum Kota Padang bertujuan dapat mengenalkan pada masyarakat khususnya pada anak usuia dini baik melalui orang tua, instansi tarkait lainnya, komonitas, stake holder adanya terobosan baru untuk menumbuhkan minat dan gemar membaca anak pada usia dini dengan metode read aloud ( bercderita nyaring) dan story telling menggunakan boneka muppet, layanan mobil perpustakaan keliling, lomba bercerita anak, dan bedah buku yang dilakukan menggunakan fasilitas perpustakaan . Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang melalui Perpustakaan Umum Kota Padang juga menggunakan aplikasi INLISLITE dimulai dengan penginputan data dan pengentrian buku siap untuk dilayankan melalui katalog Opac sebagai sarana temu kembali bagi pemustaka. Sebagai jejak rekam kegiatan yang telah dilaksanakan untuk menarik minat masyarakat promosi dilakukan menggunakan jejaringan sosial seperti Face book,whatshap,dan instagram. 2. Adapun kendala yang dihadapi dalam kegiatan promosi yang dilakukan belum tercukupinya koleksi yang beragam dikalangan usia dini untuk diminati serta belum terpenuhinya semua permintaan untuk dikunjungi mobil layanan perpustakaan keliling karena keterbatasan keterbatasan anggran dan tenaga. Belum tersedianya ruang yang luas untuk dapat menampung kunjungan yang lebih banyak terhadap masyarakat. Walau keterbatasan yang dihadapi saat ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota padang melalui Perpustakaan Umum Kota Padang selalu berbenah dengan open donasi berupa hibah buku untuk menambah jumlah koleksi yang diminati yang layak pakai serta meningkatkan pengetahuan pustakawan dengan mengemarkan minat baca masyarakat denagn cara mengikuti bimtek,seminar dan diklat.