Kembali
16
1
2017 Visi Pustaka: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol 19 · 3 ISSN 2685-7138

PENGARUH PROMOSI TERHADAP PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstrak

Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan PGRI Palembang, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan serta bertujuan untuk mengetahui kegiatan promosi dan kegiatan pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang, penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua masyarakatyang membaca ataupun bagi peneliti sendiri, dan bermanfaat bagi pustakawan Universitas PGRI Palembang, serta bagi peneliti lain. Dalam penelitian ini, yang menjadi pokok permasalahan adalah 1). Bagaimana kegiatan promosi perpustakaan di Perpustakaan Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palembang? 2).Apa saja kegiatan pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palembang? 3).Apakah ada pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palembang? Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif. Data kuantitatif yang dimaksud adalah hubungan antara promosi dengan pemanfaatan perpustakaan. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan statistik korelasi product moment. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh ada pengaruh yang signifikan antara promosi dengan pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa, pada perhitungan dengan korelasi product moment diperoleh nilai sebesar 0,819 sedangkan tabel dengan N=31 pada taraf signifikan R5% maupun R1% (0,202 < 0.819 > 0,148 ). Hasil menunjukan bahwa semakin baik promosi yang ada di perpustakaan maka semakin tinggi pula minat kunjungan dan pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa.

Abstract

This research was conducted in PGRI Library of Palembang, the purpose of this research is to know the influence of promotion to library utilization and also to know promotion activity and library utilization activity in PGRI Palembang University Library, this research is expected to be useful for all reading community or for researcher, And beneficial to University of Palembang PGRI librarian, as well as for other researchers. In this study, the main problem is 1). How is the library promotion activities at the Library of Teachers' Union University of Indonesia (PGRI) Palembang? 2). What are the activities of library utilization in the Library of Teachers' Union of the Republic of Indonesia (PGRI) of Palembang? 3) .Is there any influence of promotion on library utilization in Palembang University Teachers Association (PGRI) Library Palembang? The type of research used by researchers is quantitative and supported by qualitative data. Quantitative data in question is the relationship between promotion with library utilization. Analysis of data used is to use product moment correlation statistics. From result of hypothesis test, there is a significant influence between promotion with library utilization by student, on calculation with product moment correlation obtained value equal to 0,819 while table with N = 31 at significant level R5% and R1% (0,202 <0,819>0,148). The result shows that the better promotion available in the library, the higher the interest of visit and the utilization of the library by the students.
Keywords: Promosi · Pemanfaatan Perpustakaan

Introduction

1. Latar Belakang Pemanfaatan perpustakaan memiliki arti penting bagi strategi jangka panjang pengembangan literasi, pendidikan, penyediaan informasi serta ekonomi, sosial, dan budaya. Sebagai bentuk tanggung jawab para pejabat berwenang lokal, regional dan nasional, maka hal itu perlu dukungan secara khusus dari kebijakan yang ada. Dalam meningkatkan pemberdayaan perpustakaan, perlu dilakukan promosi perpustakaan yang diintegrasikan dengan program perpustakaan perguruan tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu dibangun kerjasama yang baik dengan berbagai pihak pelaksanaan promosi perpustakaan dan diharapkan dapat berjalan dengan efektif. Di samping itu petugas perpustakaan secara proaktif harus dapat meyakinkan semua komponen perguruan tinggi tentang pentingnya perpustakaan sebagai penyedia informasi untuk menunjang proses pembelajaran, terutama kepada unsur pimpinan universitas sehingga pengembangan perpustakaan perguruan tinggi dapat dijadikan prioritas program di universitas. Oleh sebab itu perpustakaan perguruan tinggi perlu dikelola secara benar dan profesional dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya internal sehingga upaya memenuhi kebutuhan pemakai dapat terwujud yang pada akhirnya kepuasan dapat tercapai atau terpenuhi. (Ibrahim Bafadal,2009:54) Saat ini perpustakaan telah banyak yang melakukan perubahan, baik dengan cara menghadirkan koleksi baru, memberikan kenyamanan tempat, maupun memberikan fasilitas- fasilitas yang dibutuhkan pengguna, akan tetapi tidak sedikit juga pengguna yang masih enggan memanfaatkan perpustakaan dikarenakan mereka kurang mengenal perpustakaan ataupun mereka yang masih menganggap perpustakaan adalah tempat yang kurang menyenangkan. Kurangnya pemanfaatan sumbersumber informasi di perpustakaan salah satunya disebabkan kurangnya promosi dan pemasaran jasa perpustakaan. Pengetahuan pustakawan juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap pemanfaatan informasi di perpustakaan, karena secara tidak langsung pustakawan mempunyai peran dalam mempromosikan jasa layanan yang ada di perpustakaan. Adapun promosi yang dilakukan di Perpustakaan Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Palembang dilalukan melalui media cetak, media elektronik, dan media penyelanggara, yang disajikan dengan fitur warna dan gambaran fasilitas dan ruang perpustakaan yang terlihat nyaman. Untuk promosi melalui ceramah dan ospek biasanya dilaksanakan dalam setiap acara tertentu, di mana disisipkan pembahasan mengenai kelebihan dari perpustakaan Universitas PGRI Palembang. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang dipaparkan di atas, sudah saatnya diterapkan sebuah pendekatan yang mampu membuat pemustaka lebih tertarik untuk memanfaatkan jasa perpustakaan yang ada. Atas dasar inilah maka peneliti tertarik mengangkat judul penelitian "PENGARUH PROMOSI TERHADAP PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG". 2. Identifikasi Masalah Identifikasi dalam penelitian ini adalah (1). Strategi pemasaran yang yang dimiliki petugas perpustakaan belum optimal, (2). Program pengembangan perpustakaan terhadap faktor teknisi maupun non teknisi masih kurang,(3) Banyak ditemukan mahasiswa datang ke perpustakaan bukan untuk mencari informasi yang diinginkan melainkan ada alasan tertentu. 3. Batasan Masalah Dengan perumusan masalah yang telah disebutkan di atas maka peneliti membatasi masalah yang akan dibahas mengingat keterbatasan waktu dalam proses penyususnan agar pembahasan tidak meluas dan menyimpang dari permasalahan yang ada, maka penulis memfokuskan penelitian ini pada promosi perpustakaan yang belum optimal, serta pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang. 4. Rumusan Masalah Rumusanmasalah dalampenelitian ini adalah: (1) Bagaimana kegiatan promosi perpustakaan di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang? (2) Apa saja kegiatan pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas (PGRI) Palembang? (3) Apakah ada pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas (PGRI) Palembang? 5. Tujuan Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kegiatan promosi perpustakaan di Perpustakaan Universitas (PGRI) Palembang. (2)Untuk mengetahui manfaat perpustakaan khususnya perpustakaan di universitas(PGRI)Palembang. (3) Untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas (PGRI) Palembang. 6. Manfaat Penelitian Menfaat penelitian ini secara umum diharapkan dapat memberikan informasi khususnya kepada perpustakaan agar dapat meningkatkan promosi sehingga dapat meningkatkan kunjungan pemustaka dan ketetarikannya akan pemanfaatan perpustakaan. B. KAJIAN PUSTAKA 1. Promosi Martoatmojo, (200:54) mendefinisikan promosi perpustakaan sebagai kegiatan komunikasi dengan pemakai (users) maupun pemakai yang belum memanfaatkan perpustakaan (non users). Menurut Sudjana dan Rivai, (2003:11) Mengungkapkan Promosi merupakan faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran, atas kualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk ini akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. 2. Pemanfaatan Perpustakaan Hilda Mayora: menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya kunjungan terhadap perpustakaan. Adapun faktor penyebab kurangnya kunjungan pemustaka yang ada di Perpustakaan antara lain sebagaiberikut: 1) Faktor 2) eksternal yang mempengaruhi kurangnya kunjungan seperti: a) keberadaan sumber informasi lain; b) minat baca kurang karena banyak koleksi yang tebal, sehingga memerlukan waktu untuk membacanya. Faktor internal yang menyebabkan kurangnya kunjungan yang didapati oleh perpustakaan ini adalah: a) fasilitas penunjang layanan kurang; b) koleksi perpustakaan masih belum lengkap; c) anggaran perpustakaan yang kurang; d) tenaga perpustakaan yang masih sedikit: e) posisi letak perpustakaan yang tidak strategis.(Hilda Mayora,2010:4) 3. Kerangka Berfikir Skema hubungan antara dua variabel penelitian Variabel Independen (X) PROMOSI Variabel Dependen (Y) PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN Gambar 1. Kerangka Berfikir Variabel (X): yaitu variabel independen yang bersifat mempengaruhi variabel dependen (Y). Variabel independen dalam penelitian ini adalah promosi sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah pemanfaatan perpustakan. 4. Hipotesis Penelitian Hipotesis adalah dugaan sementara atau kesimpulan sementara terhadap permasalahan penelitian,yang mungkin benar atau mungkin salah. Sehingga hipotesis akan diterima atau ditolak. Adapun hipotesis yang penulis kemukakan dalam penelitian ini adalah: Ha: Ada pengaruh yang signifikan antara promosi dan pemenfaaatan perpustakaan H0: Tidak ada pengaruh yang signifikan antara promosi dengan pemenfaatan perpustakaan.(Sugiyono, 2011:64)

Method

1. Desain Penelitian Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan di Perpustakaan Universitas (PGRI) Palembang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif sebagai jenis data. Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari primer (utama) yakni mahasiswa-mahasiswi serta pengguna Perpustakaan Universitas PGRI Palembang, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data sekunder (kedua) yakni dari pustakawan, arsip, dokumentasi, laporan dan buku literatur dijadikan landasan teoritis dalam penelitian ini. (Sugiyono, 2011:144) Lokasi penelitian di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang menempati gedung yang berada di lingkungan Universitas PGRI Palembang di Jalan Ahmad Yani Lorong Gotong Royong, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang dan jam layanan pada Hari Senin-Sabtu. Tahun ajaran 2013/2014. Waktu Penelitian pada Bulan Agustus 2014. 2. Paradigma Penelitian Paradigma dalam penelitian ini dapat dilihat di gambar berikut ini: Skema hubungan antara dua variabel penelitian Variabel Independen (X) PROMOSI Variabel Dependen (Y) PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN Gambar 2. Paradigma Penelitian Variabel (X): yaitu variabel independen yang bersifat mempengaruhi variabel dependen (Y). Variabel independen dalam penelitian ini adalah promosi sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah pemanfaatan perpustakan. 3. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. (Sugiono, 2011:145) Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang berkunjung di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang pada Bulan Juli dan Agustus tahun Akademik 2013/2014. Populasi dalam penelitian ini adalah 310 orang. 4. Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang teliti. Menurut Arikunto,(2006:177) bahwa apabila subjek penelitian lebih dari 100 orang, maka dapat diambil sample antara 1025 % atau 20 -30% dan sesuai dengan kemampuan peneliti Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simpel random sampling atau mengundi populasi kelas yang akan dijadikan sampel, maka jumlah yang sampel yang diambil dalam penelitian ini ada 10% dari seluruh jumlah populasi yang ada yakni mahasiswa yang 10 berkunjung yaitu x 310 adalah 31 100 orang. 5. Tehnik Pengumpulan Data a. Dokumenasi b. Dokumentasi adalah menyelidiki benda-benda tertulis seperti bukubuku, majalah, dokumen, peraturanperaturan, notulen rapat, foto-foto, catatan harian dan sebagainya. Observasi Pada metode ini peneliti menggunakan metode observasi terstruktur. Observasi terstruktur adalah observasi yang telah dirancang secara sistematis, tentang apa yang akan diamati, kapan dan di mana tempatnya. (Sugiono,2011:65) Di sini peneliti mengamati, mencatat pola prilaku pemustaka di lapangan atau perpustakaan. metode ini berfungsi untuk mengkaji prilaku pola prilaku atau kegiatan pemustaka mahasiswa di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang, yaitu untuk mengetahui minat berkunjung dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan. c. Angket Menurut Arikunto, angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang diketahui. Angket digunakan untuk mendapat keterangan dari sampel atau sumber yang beraneka ragam. Angket yang peneliti gunakan berupa lembaran pertanyaan yang diajukan kepada responden secara langsung yaitu kepada mahasiswamahasiswi pengunjung Perpustakaan Universitas PGRI Palembang. yang dijadikan sampel dalam penelitian. Tabel 1.1 Skor Angket Pernyataan Sangat setuju (SS) Setuju (S) Ragu-ragu (R) Tidak Setuju (TS) Skor 4 3 2 1 Angket dilakukan dengan cara menyebarkan butir-butir pertanyaannya kepada narasumber yang mana alternatif jawabannya yang sudah dipersiapkan. Tujuan diberikannya angket adalah untuk mengetahui adakah pengaruh sistem promosi terhadap pemanfaatan Perpustakaan di Universitas PGRI Palembang yang terdiri dari 20 item. 6. Tehnik Analisa Data Data dikumpulkan terlebih dahulu lalu diperiksa kembali, kemudian diklafikasikan atau pengelompokan data data tersebut secara sistematis berdasarkan ciri ciri yang sama dengan petunjuk yang telah ditetapkan. Selanjutnya analisis dengan menggunakan statistik dan rumus korelasi product moment dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Mencari nilai statistik dasar JKx = Σx2 - {(x)²: N} 2. Mencari jumlah kuadrat (JK) JKy=Σy2- {(Y)2: N} 3. Mencari Jumlah Produk (JP) IPxy=ΣXY - {(x)(ΣY):N} 4. Mencari koefisien korelasi R IP {UK)Uк,)} 5. Mengkonsultasikan nilai Rnitung dengan Rtabel (R1%) dan Rtabel (R5%) 6. Menginterpretasikan hasil analisis 7. Mencari koefisien determinasi 8. Menginterpretasikan hasil analisis 9. Menyimpulkan hasil analisis. (Isnaini,2010:29)

Result & Discussion

1. Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan di perpustakaan Universitas PGRI Palembang yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Lorong Gotong Royong, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang dan jam layanan pada Hari Senin-Sabtu. Tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 31 Mahasiswa. Waktu Penelitian pada Bulan Agustus 2014. a. Tanggapan Responden tentang Promosi Perpustakaan. Tabel 1. Promosi Melalui Media Cetak Sumber data: data primer yang diolah Dari tabel.BerdasarkaBerdasarkan tabel 1 di atas dapat diketahui bahwa banyak mahasiswa yang lebih senang melihat promosi melalui media cetak, dari 31mahasiswa, Sebanyak 18 (58,1%) responden sangat setuju jika dengan promosi melalui media cetak menarik perhatian, 8 (25,8%) responden menyatakan setuju, dan 3 (9,6%) responden mengatakan tidak setuju dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Dengan banyaknya menyatakan lebih senang melihat promosi melalui media cetak berarti menumbuhkan keinginan mahasiswa untuk berkunjungan ke perpustakaan sebanyak 17 (54,8%) responden sangat setuju, 8 (25,8%) responden menyatakan setuju dan 1(3,2%) responden belum memiliki keinginan untuk berkunjung ke perpustakaan dan sisanya mengatakan ragu-ragu. Ada 13(41,9%) responden menyatakan sangat setuju langsung berkunjung ke perpustakaan setelah melihat promosi melalui media cetak, 10 (32,2%) responden menyatakan setuju, juga 3 (9,6%) responden belum berminat untuk berkunjung ke perpustakaan dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Tabel 3. Promosi Melalui Media Penyelenggara Sumber data: data primer yang diolah. Berdasarkan tabel 2 di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada 13 (41,9%) responden yang menyatakan menarik perhatiannya saat melakukan promosi melalui media elektronik, 8 (25,8%) responden setuju,juga pada 6 (19,4) responden tidak tertarik perhatiannya dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Ada 8 (25,8%9) responden yang menyatakan sangat setuju ketika melihat desain promosi melalui media elektronik menimbulkan keinginan untuk berkunjung ke perpustakaan, 14 (45,2%) responden menyatakan setuju dan sisanya antara ragu-ragu dan tidak setuju 3 (9,6%) responden. Dengan melihat promosi melalui media elektronik langsung membuat 11 ( 35,5%) responden, pada 9 (29%) responden mengatakan setuju untuk langsung berkunjung ke perpustakaan dan 6 responden tidak memiliki keinginan untuk berkunjung ke perpustakaan walaupun sudah melihat promosinya dan sisanya yang menyatakan ragu-ragu. Tabel 3. Promosi Melalui Media Penyelenggara Sumber data: data primer yang diolah. Dari tabel 3. di atas dapat diketahui 14 (45,2%) responden sangat tertarik pada promosi perpustakaan, 12 (38,7%) responden setuju dan 1 (3,2%) responden belum berkeinginan ke perpustakaan dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Hal ini dikarenakan media penyelenggaraan secara langsung dapat dilihat oleh mahasiswa sehingga tertarik untuk memanfaatkan perpustakaan universitas yang tersedia. 17 (54,9%) responden telah mengikuti promosi melalui media penyelenggara muncul keinginan untuk berkunjung ke perpustakaan dan 10 (32,2%) menyatakan setuju dan juga 1 (3,2%) responden mengatakan tidak ingin berkunjung dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Hal ini dikarenakan mahasiswa lebih tertarik pada desain promosi melalui media penyelenggara yang telah ada. Ada 12 (38,7%) responden sangat setuju memiliki kemauan untuk meningkatkan pengetahuan mereka dengan meluangkan waktu luang untuk berkunjung ke perpustakaan,12 (38,7%) responden menyatakan setuju dan 2 (6,4%) responden belum menginginkan ke perpustakaan dan juga sisanya menyatakan ragu-ragu. Hal ini dikarenakan mahasiswa tertarik adanya promosi melalui media penyelenggaan. Promosi melalui media cetak, elektronik, dan penyelenggara membuat 18 (58,1%) responden yakin berkunjung ke perpustakan,5 ( 16,2) responden setuju dan 1 (3,2%) belum yakin ke perpustakaan dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Hal ini mungkin disebabkan karena promosi yang ditawarkan perpustakaan memberikan daya tarik sehingga mahasiswa yakin untuk berkunjung. b. Tanggapan Responden Terhadap Variabel Pemanfaatan Perpustakaan Tabel 4. Kegiatan Pemanfaatan Jasa Perpustakaan Sumber data: data primer yang diolah Dari tabel 4. di atas dapat diketahui bahwa 8 (25,85) responden yang sangat setuju berkunjung ke perpustakaan 2 kali seminggu, 12 (38,7%) responden menyatakan setuju dan juga 1 (3,2%) responden dan sisanya menyatakan ragu-ragu untuk berkunjung ke perpustakaan. Sebanyak 11 (35,5%) responden sering berkunjung ke perpustakan, 9 (29%) responden setuju walau hanya sekedar untuk membaca buku dan 3 (9,65) responden tidak setuju dan sisanya menyatakan ragu-ragu dalam ke perpustakaan untuk membaca buku. 22 (71%) yang menjadi responden penelitian ini sering berkunjung ke perpustakan untuk mengerjakan tugas dan 7 (22,6%) menyatakan setuju serta dan 2 (6,4%) responden raguragu. Hal ini disebabkan karena hampir setiap hari mahasiswa mendapatkan tugas dari dosen, akan tetapi referensi atau bahan untuk perkulihan dirasakan kurang. Untuk itulah mengapa mahasiswa sering berkunjung ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas. Sebanyak 12 ( 38,7%) responden sering berkunjung ke perpustakaan untuk meminjam buku, 12 (38,7%) juga menyatakan setuju dan sisanya menjawab ragu-ragu dan tidak setuju 2 (6,4%) responden. Mahasiswa yang menjadi responden menjawab mereka membutuhkan informasi sehingga sangat sering berkunjung ke perpustakaan. Sebanyak 15 (48,4%) responden, menyatakan bahwa mereka butuh informasi yang mereka butuhkan di pepustakaan dan menyatakan setuju 8 (25,8%) responden dan 1 (3,25) tidak setuju sisanya menyatakan ragu-ragu. Hanya 10 (32,2%) dari 31 mahasiswa yang menjadi responden yang menyatakan sangat setuju untuk berkunjung ke perpustakaan dalam mencari informasi, dan yang menjawab setuju 12 (38,8%) dan 1 (3,2%) tidak setuju dan sisanya menyatakan ragu-ragu. sebanyak 4 (12,9%) responden sangat setuju untuk ke perpustakaan dalam mencari referensi dan yang setuju ada 15 (48,4%) responden serta ada 3 (9,6%) tidak setuju dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Yaitu sebanyak 15 (48,4%) responden yang sangat setuju dan 8 (25,8%0 menyatakan setuju serta 2 (6,45) responden tidak setuju berkunjung ke perpustakan untuk mendapatkan referensi bahan perkuliahan dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Mayoritas mahasiswa hanya 11 (35,5%) responden yang merasakan sangat setuju berkunjung ke perpustakaan karena pelayanan yang cepat dibandingkan dari pada yang lain dan 5 (16,25) responden menyatakan setuju dan 2 (6,4%) responden tidak setuju dan sisanya menyatakan ragu-ragu. Sebagian besar mahasiswa sudah merasa nyaman berkunjung ke perpustakaan karena fasilitas yang lengkap dari 31 mahasiswa dapat diketahui 18 (58,1%) responden sangat setuju dan 9 (29%) menyatakan setuju dan sisanya menyatakan ragu-ragu. c. Perhitungan korelasi berdasarkan rumus korelasi Product Moment: Pengaruh Promosi Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan Universitas PGRI Palembang Tabel 5. Data tentang Promosi dan Pemanfaatan Perpustakaan di Perpustakaan Universitas PGRI Palembang Sumber data: data primer yang diolah Keterangan: X= Promosi Y= Pemanfaatan Perpustakaan 1. Mencari Nilai Statistik Dasar Tabel 6. Jadi , N = 31 sum x = 957 sum y = 947 sum x^2 = 29.574 sum y^2 = 28.991 sum xy = 29.543 2. Mencari jumlah kuadrat (JK) JKx = Σχ² - {(X)2: N} JKx = 29.578- {(957)2:31} JKx = 29.578- {29.543,56} JKx= 344,5 JKy = ΣΥ2- {(Υ)2: N} JKy = 28.991- {(947)2:31} JKy = 28.991 - {28.929,32} JKy = 616,4 3. Mencari Jumlah Produk (JP) JΡΥ = ΣΧY - {(Σx)(ΣΥ):Ν} JPxy =29.432 - ((957)(947):31) IPxy=29.432 - 29095,8 JPxy=336,2 4. Mencari koefisien korelasi Ru= Pay {(UK)(1K,)} R- 336,2: √{(344,5) (616,4)} Rx-336,2: 460,8 R0,729 5. Mengkonsultasikan nilai Rnitung dengan Rlabel (R19) dan Rtabel (R5%). Harga tabel R product moment untuk N = 31 adalah sebagai berikut R 1%= 0,456 dan R5%= 0,355 Jadi Ry = 0,729 adalah signifikan 6. Menginterprestasi Hasil Analisis 1. Promosi berpengaruh positif terhadap pemanfaatan perpustakaan. 2. Pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan sangat dapat dipercaya. 7. Mencari Koefisien Determinasi R2 = 0,7292 R2 = 0,5314 R2 = 53,14% 8. Menginterprestasi Hasil Analisis 1. Efektivitas pengaruh promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan secara Efektivitas pengaruh faktor-faktor lain, disebut dengan unexplained factors, di luar faktor promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan sebesar 46,86%. 2. Efektivitas pengaruh faktor-faktor lain, disebut dengan unexplained factors, di luar faktor promosi terhadap pemanfaatan perpustakaan sebesar 46,86%. 9. Menyimpulkan Analisis Setelah data dari promosi dan pemanfaatan perpustakaan dianalisis satu persatu, maka langkah selanjutnya data tersebut dianalisis secara berasama dengan analisis koefisien product moment. Hasil pengujian hipotesis diperoleh ada pengaruh yang signifikan antara promosi dengan pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa, pada perhitungan dengan korelasi product moment diperoleh nilai sebesar 0,729 sedangkan tabel dengan N=31 pada taraf signifikan R5% maupun R1% (0,355 < 0,729 > 0,456). Hasil menunjukan bahwa semakin baik promosi yang ada di perpustakaan maka semakin tinggi pula minat kunjungan dan pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa.

Conclusion

1. Kesimpulan Dari keseluruhan proses penelitian yang telah penulis lakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa: 1. Promosi perpustakaan Promosi yang dilakukan melalui media cetak,, media elektronik dan media penyelanggaraan. Sebanyak 25,8% yang merasa sangat setuju dengan promosi melalui media cetak, 25,8% yang sangat setuju dengan promosi dilakukan melalui media elektronik dan 45,2% yang sangat setuju promosi dilakukan melalui media penyelanggaraan. Dan responden merasa timbul keinginan untuk berkunjung ke perpustakaan saat melihat promosi melalui media penyelenggaraan. 2. Pemanfaatan Perpustakaan Berdasarkan responden di perpustakaan Universitas PGRI Palembang banyak responden yang sangat setuju tentang pemanfaatan perpustakaan dimulai dari memanfaatkan untuk membaca buku sebanyak 35,5% dan mengerjakan tugas sebanyak 71% meminjam buku sebanyak 38,7%. Sedangkan responden yang sangaat setuju dengan memanfaatkan perpustakaan karena membutuhkan informasi sebanyak 48,4%. Dan mereka merasa nyaman berkunjung ke perpustakaan karena fasilitasnya lengkap sebanyak 58,1%. Ada 48,4% dari responden yang merasa ragu-ragu untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai referensi dalam mengerjakan tugas. 3. Berdasarkan pengelolahan data yang telah dilakukan oleh penulis untuk menguji kesignifikan pengaruh antra promosi perpustakaan dan pemanfaatan perpustakaan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Berdasarkan presentase hasil analisis deskriptif dapat diketahui katagori hasil penelitian pervaribel yaitu: 1. pada variabel pengaruh promosi perpustakaan PGRI Palembang,efektivitas pengaruh promosi dengan pemanfaatan perpustakaan secara sistematis sebesar 53,14%. 2. pada variabel pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa PGRI Palembang, efektivitas pengaruh faktor -faktor lain, disebut dengan unexplained factors, di luar factor promosi dengan pemanfaatan perpustakaan sebesar 46,86%. Dari analisis data dengan menggunakan rumus analisis product moment maka dapat disimpulkan jika ada hubungan yang signifikan antara promosi dengan pemanfaatan perpustakaan di Universitas PGRI Palembang. 2. Saran Dari hasil penelitian diatas, peneliti dapat memberikan saran-saran sebagai berikut: 1) Isi promosi yang dilakukan perpustakaan sebaiknya lebih ditingkatkan agar para pemustaka lebih yakin lagi dengan apa yang dipromosikan tersebut. 2) Perpustakaan sebaiknya memperbanyak promosi melalui media-media promosi yang ada agar para pemustaka lebih sering memanfaatkan perpustakaan. 3) Perpustakaan sebaiknya mengoptimalkan media yang ada untuk meningkatkan minat pengunjung untuk dapat memanfaatkan perpustakaan 4) Fasilitas yang ada di perpustakaan harus ditambah lagi, sehingga user betah ada di perpustakaan dan dapat berkreasi di dalam di luar perpustakaan dan sebisa mungkin pustakawan dapat memberikan layanan yg terbaik untuk user nya.