Kembali
16
1
2022 IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2 · 2 ISSN 2798-9607

Analisis Makna Pesan Motivasi dalam Lirik Lagu 21st Century Girls

Universitas Terbuka; Universitas Terbuka

Abstrak

BTS (Bangtan Sonyeondan) adalah sebuah boy band yang asalnya dari Korea Selatan dan namanya sudah tidak asing lagi terdengar bagi semua orang di dunia. Prestasi dan personal branding yang kuat, membuat BTS sangat dikenal semua orang. Dalam membuat karya musiknya, para penggemar selalu dikejutkan dengan skill mereka dalam penulisan lirik yang selalu memberikan banyak makna, entah itu tentang perjalanan karier mereka atau tentang isu-isu sosial. Karya ilmiah ini dibuat dengan judul “Analisis Makna Pesan Motivasi yang Tersirat Bagi Perempuan Di Dunia dari Lirik Lagu 21st Century Girls karya Boy Band Korea Selatan : BTS (Bangtan Sonyeondan)”. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif interpretatif dan dianalisa melalui teori semiotika Ferdinand De Saussure dengan tujuan untuk menjelaskan pesan motivasi dari lirik lagu tersebut yang dijabarkan perbait. Peneliti memilih lagu ini karena lagu 21st Century Girls karya BTS adalah sebuah lagu yang sangat inspiratif dengan mengangkat isu-isu sosial pada perempuan tentang kepercayaan diri seorang perempuan. Dapat diketahui, kepercayaan diri perempuan cenderung menurun karena standar kecantikan masyarakat yang tinggi. Dalam penelitian inilah ditemukan makna pesan motivasi bagi perempuan yang terlibat dalam masalah kepercayaan diri.

Abstract

BTS (Bangtan Sonyeondan) is a boy band from South Korea whose name is familiar to everyone in the world. Achievements and strong personal branding have made BTS very well known to everyone. In making their music, fans are always surprised by their skill in writing lyrics which always give a lot of meaning, whether it’s about their career journey or about social issues. This scientific work was made with the title “Analysis of the Meaning of Implicit Motivational Messages for Women in the World from the Lyrics of the 21st Century Girls Song by the South Korean Boy Band: BTS (Bangtan Sonyeondan)”. This research uses interpretive qualitative research and is analyzed through Ferdinand De Saussure’s semiotic theory with the aim of explaining the motivational message of the song’s lyrics which are translated into verses. The researcher chose this song because the song 21st Century Girls by BTS is a very inspirational song by raising social issues in women about a woman’s self-confidence. Women’s self-confidence tends to decrease due to high societal beauty standards. It was in this study that the meaning of motivational messages was found for women who were involved in self-confidence issues.
Keywords: bts · lagu · perempuan · semiotika

Introduction

Disampaikan oleh Harold D. Laswell,komunikasi adalah proses penerusan pesan dari seorang komunikator (pengirim pesan) kepada seorang komunikann (penerima pesan) di mana adanya penggunaan media sebagai perantara dan dari proses komunikasi tersebut akan menghasilkan suatu umpan balik. Kemudian, diperdalam dengan pernyataan Tubbs dan Sylvia Moss 2008 dalam bukunya Human Communication di mana komunikasi merupakan proses pembentukan suatu pesan yang menyertakan lebih dari satu orang. Komunikasi tidak dilakukan hanya untuk proses komunikasi yang sifatnya satu arah saja, tetapi komunikasi dapat dilakukan dalam proses interaksi dua arah maupun sebagai proses transaksi (Amara et al., 2022). Kegiatan dalam berkomunikasi dapat menciptakan makna dan interpretasi, yang menghasilkan pesan verbal dan nonverbal. Dalam penyampaian suatu pesan informasi, pesan dengan jenis verbal disampaikan melalui kata-kata. Namun untuk pesan nonverbal dikomunikasikan melalui suatu simbol atau tanda pada penyampaian pesan informasinya. Pesan yang terjadi dari proses komunikasi juga dapat disampaikan dengan beberapa perantara, musik misalnya.Secara umum, musik dikenal sebagai sesuatuhal yang berbunyi. Musik tidak luput dari kehidupan manusia. Bahkan, bagi beberapa orang menganggap musik sebagai kebutuhan hidup mereka, karena pada saat mendengarkan musik mereka justru baru dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Musik sendiri dapat diartikan sebagai cabang seni yang mengolah berbagai suara dan mendistribusikannya menjadi bentuk-bentuk yang dapat dipahami manusia.Produk pikiran manusia dapat menghasilkan sebuah karya musik. Fung, A. Y (2017) dalam bukunya yaitu Pengajaran Musik Melalui Pengalaman Musik, mendefinisikan musik sebagai suatu karya seni yang memiliki bunyi berupa lagu atau suara yang sudah dikomposisi, di mana meliputi ritme, harmoni, melodi, bentuk ataupun struktur lagu dan menghasilkan suatu ungkapan. Seiring berjalannya waktu, musik terbagi dalam beberapa jenis dan genre seperti rock, jazz, dangdut, pop, blues, dan musik tradisional.Salah satu genre musik yang paling populer untuk semua kalangan, terutama di kalangan remaja adalah genre musik pop. Penggunaan lirik dan berbagai karakteristik pada musik pop ini dapat memenuhi kebutuhan pendengar. Musik bertempo lambat dan musik bernada cepat dari musik pop juga dapat memenuhi kebutuhan emosional remaja sebagai pendengar yang dapat mewakili nuansa kegembiraan dan kebahagiaan semua orang (Prasetiyo, 2013).Lirik dalam musik mengandung beberapa jenis informasi, dan makna informasi terbagi dalam dua jenis, yaitu makna implisit dan makna eksplisit (Fitroh, 2019). Melalui suatu lirik, seseorang akan dapat memahami, merasakan dan menginterpretasikan informasi sebuah lagu yang sedang didengarkan.Secara sederhana, lirik masuk dalam jenis komunikasi verbal. Karena dalam penyampaian pesannya lirik lagu menggunakan kata-kata bukan menggunakan simbol-simbol. Terlebih makna lagu-lagu yang dihasilkan dari musik pop sangat cocok untuk keadaan remaja. Sehingga arti dari lagu-lagu dari musik pop sangat mudah untuk dipahami. Hal ini dikarenakan pemaknaan tidak bisa lepas dari konteks, dan tema lagu dalam musik pop sangat cocok untuk diutarakan bagi kalangan remaja.Musik pop sendiri terbagi menjadi beberapasub-genre salah satunya adalah K- pop. Genre musik K-pop adalah sub-genre musik pop yang asalnya dari Korea Selatan. Hingga saat ini genre musik K-pop sangat digemari oleh semua kalangan di dunia.Popularitas Korean wave atau orang-orang sering menyebutnya “Hallyu” awalnya hanya tersebar di negara-negara bagian Asia Timur, kemudian hal tersebut mendunia bahkan sampai ke Indonesia Fung, A. Y (2017). K-pop berperan penting dalam penyebaran Hallyu di Indonesia karena berawal dari musisi dan grup idola Korea yang secara bergantian menggelar konser di Indonesia. Setelah pandemi Covid-19 mereda tepatnya pada tahun 2022 ini merupakan tahun meroketnya K-pop, dengan bermunculannya idola-idola K-pop dan telah menjadi pusat perhatian media di negara Indonesia dan di seluruh dunia. Di mana sebelumnya pada tahun 2011-2013 juga merupakan tahun-tahun popularitas K-pop meroket di Indonesia. Melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, Twitter, dan bahkan Facebook menjadi platform penggemar K-pop dalam menduduki idolanya yang dikenal sebagai fangirling.Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kesenangan dari beberapa grup idola yang dilakukan oleh para fansnya. Asal mula kegiatan fangirling diawali dengan kata fangirl dan penggemar pria disebut fanboy. Fangirls dan fanboys sering berbeda karena kegiatan khusus yang dilakukannya dalam fandom yang mereka ikuti (Jenkins, 2007). Menurut fansgirls ataupun fanboys, dari karya-karyanya idolaidola K-pop ini membuat berbagai pengaruh positif bagi gaya hidup dan pola pikir sebagian masyarakat. Salah satu idola K-pop yang memiliki banyak fans serta memiliki karya-karya musik di mana musik-musiknya tersebut memiliki banyak makna, arti dan pesan motivasi bagi kalangan remaja ialah BTS (Bangtan Sonyeondan). BTS (Hangul: 방탄소년단; RR: Bangtan Sonyeondan) adalahsebuah boy band yang asalnya dari Korea Selatan di mana boy band ini memiliki anggota sebanyak tujuh orang dan dinaungi oleh agensi bernama Big Hit Entertainment. Bulan Juli 2017, nama BTS memiliki akronim menjadi Beyond the Scene. Dari sinilah, mereka memasarkan musiknya melalui product image album dan personal branding yang mereka ciptakan (Indah & Rahman, 2020). Sudah banyak sekali album-album beserta single yang dirilis oleh BTS, salah satunya album bertajuk WINGS.BTS merilis WINGS pada 10 Oktober 2016 dengan membawakan genre yang benar-benar berbeda. Jika album-album sebelumnya BTS membawakan genre hiphop, pop dan EDM, maka untuk album WINGS sendiri BTS membawakan genre moombahton trap.Dalam album WINGS ini, berisikan total 15 lagu yang salah satu lagunya berjudul 21st Century Girls. (Shifa Lushka, 2018).Perlu diketahui bahwa BTS tidak pernahsembarangan dalam membuat karya- karyamusiknya. BTS yang banyak digemari kalangan remaja ini, melalui lirik-lirik pada musiknya BTS bertujuan untuk mengkomunikasikan pesanterhadap isu-isu yang terjadi di kalangan remaja khususnya tertuju pada kaum perempuan. Lagu yang berjudul 21st Century Girls inilah bukti nyata salah satu lagu BTS yang mendukung perempuan untuk percaya diri dan tidak perlu berkecil hati terhadap lingkungan yang menganggap perempuan itu lemah serta tidak berdaya. Perempuan kadang dianggap lemah dan precious bak berlian. Tak urung dituntut dan diwajibkan untuk dilindungi dan dijaga.Harus menyesuaikan beauty standard di masyarakat yang mengharuskan seorang perempuan cantik, kurus, putih, dan langsing mengikuti kebanyakan pandangan laki-laki. Banyak perempuan selalu lebih mementingkan penampilannya dibanding aspek lain yang ada pada dirinya, sisi lain yang ada di hidupnya, atau pandangan lain yang sebenarnya masih ada dan sesuai dengan hati kecil yang mungkin berbeda dari masyarakat pada umumnya (Apriliana Soekir, 2022).Percaya diri adalah kunci penting bagiPerempuan, tidak terlalu menghiraukan apa kata orang lain yang justru akan menghancurkan diri sendiri. Salah satu fungsi dari percaya diri adalah untuk menghilangkan stereotype pada Perempuan yang selama ini terjadi. Kegiatan mengomentari penampilan seseorang pun harus lebih di filter lagi, apalagi dalam sosial media yang terkadang disalah gunakan untuk berkomentar yang menjatuhkan(tidak membangun). Mencintai diri sendiri adalah suatu keharusan dan merasa bahagia adalah hak setiap manusia (Korry El-Yana, 2021).Dalam teori semiotika Sausurre terdapatbeberapa pandangan atau konsep dasar mendasari teori tanda Saussure, yaitu sistem dua dimensi, konsensus atau sistem konvensional, hubungan jaringan antara sistem tanda dan sistem arbitrer.Singkatnya, teori tanda Saussure lebih menekankan pada struktur internal yang dikhususkan untuk pemikiran kognitif proses atau aktivitas pikiran manusia dalam menyusun tanda-tanda fisik (materi) atau tidak berwujud (abstrak) mereka lingkungan atau sekelilingnya, dan di antaranya adalah struktur tanda linguistik dalam sistem bahasa yang memungkinkan berfungsi sebagai manusia dan berkomunikasi satu sama lain.Teori Saussure dianggap sebagai pendukungpemikiran bahwa “bahasa tidak mencerminkanrealitas melainkan membangunnya” karena kita tidak hanya menggunakan bahasa atau memberi makna pada apa saja yang ada di dunia realitas, tetapi juga pada apa saja yang tidak ada di dalamnya”. (Chandler, 2002, hlm. 28). Prinsip Saussure juga dikenal sebagai strukturalisme dan telah memberikan inti dasar pada pemikiran sarjana terkemuka di bidang lain, dan salah satu yang paling penting adalah pendekatan strukturalisme oleh Levi Strauss (Halina Sendera Mohd. Yakin, Andreas Totu, 2014, The Semiotic Perspectives of Peirce and Saussure).

Method

Karya ilmiah ini menggunakan penelitiankualitatif interpretatif dan dianalisa dengan metode semiotika dengan objek penelitian yaitu lirik lagu “21st Century Girls” karya BTS (Bangtan Sonyeondan).Yang di mana metode analisis semiotika merupakan bagian dari teknik analisis data kualitatif (Khasanah, Agustus 19, 2022).Data kualitatif adalah bentuk penelitian yang datanya tidak didasari oleh angka-angka. Biasanya data kualitatif dijadikan sumber utama dari beberapa ilmu sosial, terutama Antropologi, Sejarah, dan Ilmu Politik. Kuatnya sumber data kualitatif dapat menghasilkan pemahaman yang luas dan dapat mendeskripsi suatu proses yang sedang berlangsung.Sedangkan metode analisis semiotika adalah metode menganalisis simbol atau tanda. Metode semiotika pemikiran Saussure adalah metode yang digunakan pada penelitian ini. “Jika ada seseorang yang layak disebut sebagai pendiri linguistik modern dialah sarjana dan tokoh besar asal Swiss: Ferdinand de Saussure,” kata (Lyons, 1995, p. 38). Saussure terkenal dengan semiotikanya. Ia tidak pernah mencetak idenya di sebuah buku, tetapi catatannya dikumpulkan oleh murid- muridnya dan disusun menjadi sketsa (Sobur, 2016, p. 43). Saussure menempatkan simbol dalam konteks komunikasi manusia membedakan antara yang disebut unsur penanda (signifier) dan pertanda (signified) (Fitri, 2017, p. 3). Tanda adalah segala sesuatu yang muncul dari hubungan antara Tanda dan Tanda. Hubungan antara penanda dan penanda disebut “penanda”. Tanda adalah bentuk medium yang diambil dari suatu suara, gambar, dan coretan yang membentuk kata-kata pada suatu halaman, sedangkan pertanda adalah konsep dan makna dari suatu penanda. Hubungan antara bunyi dan bentuk suatu bahasa atau penanda dengan makna yang disampaikan atau ditandakannya, bukanlah hubungan pasti yang harus selalu berlangsung (Vera, 2014,p. 19). Semiotika Ferdinand de Saussure,memiliki sudut pandang yang menurutnya suatu tanda atau simbol diproses melalui dua jenis bentuk yaitu, aspek imajiner suara (semacam representasi verbal atau visual) dan konsep di mana imajiner suara didasarkan (Fitri, 2017, p. 3).Pengumpulan data dilakukan dengan analisis teks dalam kajian analisis lirik lagu “21st Century Girls”. Yang di mana analisis teks dilakukan dengan pembagian seluruh lirik yang dijabarkan menjadi beberapa bait menggunakan teori Saussure dan dengan menemukan makna di dalam liriknya.Tahapan analisis untuk mendata penelitian ini adalah: a. Langkah utama dalam penelitian ini adalah dengan memahami tujuan penelitian dengancara membaca dan menafsirkan keseluruhanlagu, serta mengikuti alur cerita lagu secara intensif untuk memahami pesan yang tersirat dari lagu tersebut yang telah disampaikanpenulis lirik pada khalayak.b. Objek dari penelitian ini adalah melakukan penetrasi ke dalam teks lagu secarakeseluruhan dan menelusuri simbol-simbolapa yang digunakan pengarang lagu tersebut untuk mengkomunikasikan informasi kepadasubjek penelitian. Hal ini dilakukan dengan menafsirkan simbol-simbol untuk mewakilipesan yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu.c. Dengan bantuan analisis semiotika,menggabungkan unsur-unsur penanda danpetanda, makna tanda dijelaskan dari sudut pandang peneliti.d. Menggabungkan hasil indikasi tersebut menjadi suatu kesimpulan dengan menganalisis konteks dan kondisi sosial di mana lagu tersebutdiciptakan (Fitri, 2017, p. 3).Terdapat berbagai macam hal yang dapatdianalisa dalam sebuah lagu, namun dalam penelitian ini peneliti menitikberatkan pada unsur signifier dan signified semiotika yang terkandung dalam lirik lagu “21st Century Girls” yang berpegang pada konsep semiotika Ferdinand De Saussure (Vera, 2014).

Result & Discussion

Lagu 21st Century Girls karya BTS (Bangtan Sonyeondan) diliris pada tahun 2016 dan merupakan lagu dalam album Wings. BTS (Bangtan Sonyeondan) adalah boy band Korea Selatan yang beranggotakan 7 orang. Dengan anggota-anggotanya yang bernama RM, Jin, Suga, Jhope, Jimin, V dan Jungkook. Pada lagu 21st Century Girls ini bergenre K-pop, Korea Dance/ Electronic, Hip Hop/Rap. Jika seseorang mendengar lagu ini tanpa melihat judul ataupun mengetahui arti liriknya, mungkin saja lagu ini dianggap lagu yang memiliki vibes glamor dan party. Namun sebagai Peneliti tentu saja akan mendeskripsikan disetiap baitnya tentang makna yang tersirat dari lirik lagu 21st Century Girls karya BTS dengan menggunakan unsur penanda (signifier) dan pertanda (signified), bukan hanya mendengar tapi membaca arti lirik dari lagu tersebut. Lirik lagu pada bait-bait yang akan dijabarkan adalah penanda (signifier) sedangkan makna yang tersirat pada lirik-lirik dalam bait disebut pertanda (signified), dengan penjelasan dari sudut pandang sasaran pada lagu tersebut. Berikut adalah penjabaran penanda (signifier) dan pertanda (signified) pada lagu 21st Century Girls karya BTS (Bangtan Sonyeondan) :Bait 1{RM}You worth it you perfect(Kau pantas, kau sempurna)Deserve it just work it(Memang pantas, terus lanjutkan)Neon gwitina gwiti tto prettyya pretty(Kau terlihat elegan, elegan, dan juga cantik, cantik_Biccina bicci neon jinriija ichi(Kau bersinar, bersinar, kau adalah kebenaran dan alasan) Perempuan seringkali merasa insecure pada banyak hal, entah itu dari segi penampilan, merasa dirinya tidak sempurna karena banyak orang lain yang jauh lebih baik daripada dirinya, dan merasa kepribadiannya monoton dibandingkan orang lain.Dari lirik pada bait 1 ini memiliki makna, dalam arti luas bahwa semua perempuan sudah terlihat baik untuk dirinya sendiri. Dirinya sendiri adalah alasan mereka terlihat baik tanpa harus membandingkannya dengan orang lain. Karena pada dasarnya kita harus mencintai diri sendiri demi menjaga kesadaran diri (self- awareness), harga diri (self-esteem / self-worth), dan perawatan diri (self-care). Sebenarnya dilirik pada bait 1 ini adalah suatu bentuk dukungan dari RM bagi para semua perempuan untuk tidak menjadi pribadi yang mudah patah semangat dan tidak tidak menjadi pribadi yang selalu insecure terhadap keadaan-keadaan sekitar. Merasa cukup untuk apa yang sudah kita punya dan merasa cukup tentang siapa diri kita adalah sebuah bentuk kebahagiaan yang berasal dari diri sendiri untuk tetap merasa bersyukur.BAIT 2{J-Hope}Hoksi nuga neoreul jakku yokhae (yokhae) (Kalau orang lain terus mengutukmu (Mengutuk)) Tell em you’re my lady gaseo jeonhae (jeonhae)(Katakan bahwa kau adalah kekasihku, sana beritahu mereka (Beritahu mereka))Ttan nomdeuri mworageon i sesangi mworageon (Apapun yang orang katakan, apapun yang dunia ini katakan)Neon naege choego neo geudaero(Kau adalah yang terbaik, apa adanya)BAIT 3{Jungkook} Jeoldae jjolji mara(Jangan berkecil hati)Nuga mworaedo neon gwaenchanha (Alright) (Kau baik-baik saja tak peduli apa yang orang lain katakan (Oke))Ganghae neoneun marya(Kau kuat)You say yes or no yes or no(Kau katakan ya atau tidak ya atau tidak) Manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa mengontrol apa yang orang lain katakan terutama dalam konteks negatif. Namun mengontrol diri untuk tidak mendengarkan tidak peduli apa yang orang lain katakan. Misalnya, bagi perempuan berat badan adalah hal yang paling sensitif untuk diutarakan. Lalu seketika ada seseorang yang mengatakan bahwa tubuh kita terlalu gemuk atau terlalu kurus.Pada bait 2 dan 3 ini, Jhope dan Jungkook BTS pada liriknya memberikan semangat kepada perempuan untuk tidak mendengarkan hal-hal yang buruk. Perempuan memiliki versi terbaiknya masingmasing, dan setiap perempuanmemiliki kecantikanyang luar biasa, tidak peduli apa pun bentuk tubuhnya, berat badan, perbedaan kulit, dan semua perempuan adalah yang terbaik.“Tell em you’re my lady gaseo jeonhae (jeonhae)” pada bagian lirik ini, Jhope BTS seolah-olah sedang menjadi sebuah tameng bagi perempuan. Tujuan Jhope meminta untuk memberi tahu dunia bahwa ia adalah kekasih yang membela kaum perempuan yang sedang merasa rendah dan lemah pada omongan buruk dari orang lain. Selain itu agar perempuan merasa tidak sendiri, bahwa BTS akan siap menjadi tameng dalam membela isu-isu sosial yang terjadi pada perempuan.Dalam bait 3, bagian lirik yang dinyanyikan Jungkook BTS memiliki makna bahwa ketika perempuan sedang dalam keadaan down, jangan merasa mudah untuk dipatahkan semangatnya oleh semua ucapan orang lain yang tujuannya adalah meremehkan. Apa pun yang orang lain katakan, tidak perlu didengarkan agar tidak adanya hal-hal buruk yang dapat mempengaruhi diri. Perempuan harus percaya diri, tegar, optimis dan juga harus berani menentang semua perkataan orang lain dengan buktibukti nyata.BAIT 4{Jin}Isib segi sonyeodeura(Gadis abad ke-20){RapMon}Live your life, live your life, Come on baby (Jalani hidupmu, jalani hidupmu, ayolah sayang) {V}Isibil segi sonyeodeura(Gadis abad ke-21){RapMon}You don’t mind, You don’t mind, that new lady (Kau tak keberatan, Kau tak keberatan, gadis baru) {Jimin}Malhae neoneun ganghadago(Katakan, kau kuat)Malhae neon chungbunhadago(Katakan, kau puas)Let you go let you go let you go(Relakanmu relakanmu relakanmu)Let it go oh(Relakan oh) Terkadang kunci ketentraman hidup adalah dengan tidak mendengarkan omongan buruk dari orang lain, yang artinya harus disaring apa yang orang lain katakan. Menunjukkan kelemahan adalah hal paling ditunggu orang-orang yang ingin menjatuhkan diri. Sebenarnya kebahagiaan diri hanya berasal dari diri sendiri. Jika ingin merasa bahagia atau justru memikirkan hal-hal yang tidak penting akan berujung membuat diri kita depresi, down dan insecure.Maka dari itu dalam bait ke 4 ini, lirik tersebut ada yang menyebutkan “Gadis abad ke-20” dan “Gadis abad ke-21” memiliki makna bahwa semua perempuan yang lahir di era apa pun harus tetap menikmati kehidupan mereka masing-masing.Walaupun banyaknya rintangan dalam hidup, harus tetap berada dalam jalan yang sudah digambarkan sebelumnya untuk mencapai tujuan yang sudah diimpikan. Semua perempuan harus memiliki bahu yang kuat dalam menghadapi pandangan- pandangan buruk dari orang lain. Biarkan pandangan-pandangan buruk tersebut seperti ditelan bumi dan jangan biarkan hal buruk tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan diri. Dan dengan bahu yang kuat, perempuan bisa membuktikan pada orang-orang di dunia bahwa mereka sudah bekerja keras dalam mencapai hal yang mereka impikan.BAIT 5{Suga}All my lady put your hand up(Semuanya angkatlah tanganmu)Isibil segi sonyeo hand up(Gadis abad ke-21 angkat tanganmu){V}All my lady put your hand up(Semuanya angkatlah tanganmu)Now scream(Sekarang teriaklah)Daripada harus mendengarkan ucapan negatif dari orang lain, lebih baik menjalani hidup sebaik mungkin demi mencapai impian. Namun bukan berarti harus diam dan tidak mengasah diri. Walaupun tidak perlu terlalu peduli terhadap pandangan negatif dari orang lain, namun tetap harus membuktikan untuk diri, karena memiliki kemampuan untuk menjadi seseorang yang jauh lebih baik.Dalam bait 5, Suga dan V meminta untukmengangkat tangan dan berteriak. Makna dari lirik ini adalah harus menunjukkan semangat dalam menjalani hidup dan lepaskan beban-beban pikiran yang berasal dari pandangan negatif orang lain. Karena dengan semangat yang dimiliki, dapat menjadi pribadi yang tangguh dan mampu mengatasi rintangan di depan mata. Manusia juga bisa menjadi pribadi yang tegar dan kuat dalam menghadapi apa pun yang dilakukan orang lain. Suga dan V mengibaratkan bahwa manusia tetap harus berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan diri.BAIT 6Neo jinagane namjadeuri say(Lelaki yang melewatimu berkata){Suga}“Oh yeah jyae mwoya daeche nuguya?”(“Oh ya siapa itu, siapa itu?”){RM}Neoksi nagane yeojadeuri say(Wanita melongo dan berkata){Suga}“eo yaeneun tto mwoya daeche nuguya?”(“Huh siapa ini, siapa ini?”){J-Hope}Oh bae(Oh Sayang){Suga} jeoldae najchuji ma (Jangan menyerah) {J-Hope}Okay(Oke){Suga}jyaedeure neol majchujin ma(Jangan menyesuaikan diri dengan mereka) J-Hope} You’re mine (Kau milikku){Suga}neon chungbunhi areumdawo(Kau cantik apa adanya)Don’t worry don’t worry(Jangan khawatir jangan khawatir) Baby you’re beautiful (Sayang kau cantik)You You You(Kau kau kau)Pada saat berusaha memperlihatkan penampilan terbaik atau pada saat berusaha untuk melakukan sesuatu sebaik mungkin, di setiap lingkungan tentu saja ada orang-orang yang menganggap aneh, tidak pandai melakukan suatu hal dan pada intinya mereka memandang sebelah mata. Pada bait 6 ini yang mana part lagu yang dibawakan oleh rap line BTS (RM, Suga dan Jhope), memiliki makna bahwa perempuan tidak perlu mengikuti standar diri yang sudah orang lain katakan. Tapi harus menjadi versi terbaik karena merasa nyaman dan karena merasa bahagia tanpa harus mendengarkan kata- kata orang lain. Semua perempuan punya ciri khas kecantikannya masingmasing yang diiringi dengan kemampuan yangdimiliki sesuai dengan bakat dan keinginan masing Merasa berkecil hati karena ucapan orang lain, BTS menambahkan lirik : “You’re mine, neon chungbunhi areumdawo, Don’t worry don’t worry, Baby you’re beautiful” pada lirik ini, BTS seolaholah menjelma jadi seorang laki-laki yang memuji kekasihnya agar kekasihnya merasa dirinya bahagia, berharga serta mendapatkan kepercayaan diri yang lebih. Karena selama ini sang kekasih selalu merasa berkecil hati, tidak memiliki kepercayaan diri dan selalu membandingkan dirinya pada orang lain. Terkadang perempuan memiliki kebiasaan pada saat dipuji oleh kekasihnya maka ia akan membalas “ngga ah aku ngga cantik, cantikan si A”. Namun pada part lirik “You You You” ini seperti Suga melakukan penegasan bahwa sang kekasih adalah perempuan yang paling cantik dan sang kekasih hanya perlu mengakui itu. Karena pada dasarnya jika mengikuti standar orang lain, maka tidak akan pernah merasa cukup.BAIT 7{Jungkook}Everybody wanna love you (Semua orang ingin mencintaimu) Everybody gonna love you (Semua orang akan mencintaimu) Dareun geon geokjeonghaji ma (Jangan khawatirkan apapun)Everybody wanna love you bae(Semua orang ingin mencintaimu sayang)Everybody gonna love you bae(Semua orang akan mencintaimu sayang){Jimin – Jungkook}Neon sarang bada mattanghae(Kau pantas untuk dicintai)Pada bait 7 ini, memiliki makna bahwaperempuan pantas untuk dicintai. Perempuan sering kali merasa dirinya memiliki banyak kekurangan maka dirinya merasa tidak pantas untuk dicintai.Namun setelah ia mencoba memperbaiki satu persatu kekurangan dirinya dan mencoba memenuhi standar orang lain, masih merasa tidak percaya diri, merasa dirinya masih banyak kekurangan hingga berpikir bahwa dirinya tidak akan pernah mendapatkan cinta dari orang lain dan pada saat inilah kepercayaan diri telah hancur. Percaya diri bukan saja berasal dari penampilan, postur badan dan cara kita berkomunikasi dengan orang lain. Namun kepercayaan diri yang utama berasal dari hati. Bagaimana pandangan diri terhadap diri sendiri akan merasa membuat nyaman dan jauh lebih percaya diri. Kepercayaan diri akan menimbulkan pandangan positif terhadap diri sendiri bahkan orang lain. Belajar untuk tidak mendengarkan apa kata orang adalah hal yang terpenting. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan kita, dalam part lirik yang dinyanyikan Jungkook ini diminta untuk tetap percaya pada diri sendiri bahwa kita adalah seseorang yang berharga dan layak mendapatkan cinta dari orang lain.

Conclusion

Berdasarkan penyajian data di atas dari lirik lagu 21st Century Girls karya BTS yang dianalisa melalui teori semiotika Ferdinand De Saussure dengan penjabaran lirik sebagai penanda (signifier) dan makna sebagai pertanda (signified) dapat disimpulkan bahwa perempuan diera apa pun, perempuan dengan warna kulit apa pun, perempuan dengan postur tubuh apa pun dan semua perempuan di dunia tidak perlu memedulikan pandangan negatif orang lain terhadap dirinya. Yang semua perempuan harus ciptakan adalah sebuah rasa kepercayaan diri yang berasal dari hati. Semua perempuan layak untuk dicintai dan semua perempuan adalah sosok yang berharga.Sifat insecure dan rasa tidak percaya diri hanya akan mempersulit diri sendiri untuk berkembang. Pada lagu 21st Century Girls juga memberikan pesan motivasi pada semua perempuan untuk tidak perlu mengikuti standar dari orang lain, jadilah diri sendiri karena semua perempuan memiliki kecantikan serta keunikannya masing-masing.Adapun beberapa saran yang bisa penelitiutarakan dengan besar harapan dapat bermanfaat bagi kita semua :1. Kepercayaan diri dapat dilakukan dengan melakukan afirmasi diri sendiri dengan katakata positif setiap hari.2. Kekurangan dan kelebihan tentu saja sudah melekat pada semua manusia, kita hanya perlu mencintai diri sendiri untuk merasakan rasa syukur terhadap diri sendiri bahkan kekurangan yang kita miliki sekalipun bisa menjadi sesuatu hal yang bisa kita syukuri.3. Percaya pada kemampuan diri sendiri dan hanya fokus untuk perkembangan diri, tidak perlu membanding-bandingkannya denganorang lain.4. Tanamkan diri bahwa kita adalah seseorang yang berharga dan berkualitas.