Kembali
16
1
2022 Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan Vol 2 · 1 ISSN 2828-1772

GERAKAN BELAJAR DI RUANG BACA VIRTUAL OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA DENPASAR

Universitas Terbuka; Universitas Terbuka; Universitas Terbuka

Abstrak

Seiring perkembangan teknologi, perpustakaan digital dipandang lebih menguntungkan dari pada perpustakaan tradisional sebab aksesnya yang lebih cepat, mudah dan praktis. Begitupula dengan gaya belajar mahasiswa. Dengan canggihnya teknologi di masa sekarang ini mereka lebih senang untuk belajar dari handphone atau laptop. Untuk itu Universitas Terbuka terus mengembangkan berbagai layanan yang bisa menunjang gerakan belajar mahasiswanya yang tersebar di berbagai wilayah yaitu ditunjukan dengan adanya layanan perpustakaan digital hingga Ruang Baca Virtual. Ruang Baca Virtual banyak diakses oleh mahasiswa guna menunjang gerakan belajar mereka yang menginginkan gaya belajar yang lebih praktis dan mudah. Layanan Ruang Baca Virtual ini banyak diminati karena dapat mengakses bahan ajar secara lengkapdengan mudah dari manapun dan kapanpun dengan catatan perangkat yang kita gunakan untuk mengakses Ruang Baca Virtual terkoneksi dengan internet. Untuk mendapatkan akses fulltextnya kita perlu memasukan user nya adalah mahasiswa dan passwordnya adalah utpeduli. Kreativitas mahasiswa yang membuat daftar-daftar link yang dapat langsung mengakses jenis bahan ajar yang mereka perlukan selama satu semester itu menunjukan bahwa layanan Ruang Baca Virtual menjadi salah satu sarana dalam mendukung gerakan belajar mahasiswa.

Abstract

Along with technology development, digital libraries are seen as more profitable than traditional libraries because their access is faster, easier, and more practical, likewise, with student learning styles. With today's sophisticated technology, they prefer to learn from cell phones or laptops. For this reason, the Universitas Terbuka continues to develop various services that can support the learning movement of its students spread across multiple regions, which is shown by the existence of digital library services to Virtual Reading Rooms. Students who want a more practical and easy learning style widely access virtual Reading Room to support their learning movement. This Virtual Reading Room service is in great demand because it can easily access complete teaching materials from anywhere and anytime with the record that the device we use to access the Virtual Reading Room is connected to the internet. To get full-text access we need to enter the user is mahasiswa and the password is utpeduli. The creativity of students who make lists of links that can directly access the types of teaching materials they need for one semester shows that the Virtual Reading Room service is one of the means of supporting student learning movements.
Keywords: digital library · virtual reading room · learning movement

Introduction

Sebagai mahasiswa yang dituntut untuk lebih bisa belajar secara mandiri dan mengakses berbagai sumber informasi menyebabkan berbagai bentuk layanan disediakan oleh pihak kampus terkait. Seperti halnya Universitas Terbuka yang memiliki mahasiswa yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Hal ini membuat berbagai inovasi diciptakan oleh Universitas Terbuka guna mendukung gerakan belajar yang dilakukan oleh siswanya. Mulai dari disediakannya buku materi pokok (BMP) dalam bentuk tercetak hingga dalam bentuk digital yang tersedia di perpustakaan digital Universitas Terbuka. Di masa yang serba praktis dan digital ini mahasiswa tidak pernah sekalipun terlepas dari namanya handphone, laptop dan internet. Hal ini membuat gaya belajar mahasiswa juga berubah dari masa sebelumnya. Dimana kalau dulu mereka harus membawa bahan ajar ketika ke kampus namun kini dengan hanya membawa handphone atau laptop mereka sudah bisa mengakses materi yang dipaparkan oleh tuton. Oleh karena itu maka mahasiswa Universitas Terbuka khususnya Denpasar memiliki cara sendiri dalam mengakses materi yang dipaparkan oleh tuton. Oleh karena itu maka mahasiswa Universitas Terbuka khususnya Denpasar memiliki cara sendiri dalam mengakses Ruang Baca Virtual dalam mendukung gerakan belajar mereka.

Result & Discussion

Perpustakaan Digital Perpustakaan digital adalah perpustakaan yang memiliki koleksi-koleksi digital yang bisa diakses melalui internet. Dengan internet suatu konsep perpustakaan terbuka antar dunia yang tidak mengenal batas waktu, siapapun boleh mengakses informasi/data yang disajikan. Romi Satria Wahono mendefinisikan perpustakaan digital sebagai suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan computer. Banyak perpustakaan yang mengidamkan perpustakaan digital. Terlepas dari itu semua, lahirnya perpustakaan digital di Indonesia disambut baik oleh para pustakawan . perpustakaan digital memang lebih menguntungkan dibandingkan dengan perpustakaan tradisional. Chapman dan Kenney (1998) mengemukakan empat alasan yaitu: 1. Institusi dapat berbagi koleksi digital 2. Koleksi digital dapat mengurangi kebutuhan terhadap bahan cetak pada tingkat lokal 3. Penggunaannya akan meningkatkan akses elektronik 4. Nilai jangka panjang koleksi digital akan mengurangi biaya berkaitan dengan pemeliharaan dan penyampaiannya. Ristiyono (2015) juga mengungkapkan bahwa gagasan perpustakaan digital ini diikuti Kantor Kementerian Riset dan Teknologi dengan program Perpustakaan Digital yang diarahkan memberi kemudahan akses dokumentasi data ilmiah dan teknologi dalam bentuk digital secara terpadu dan lebih dinamis. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perpustakaan digital adalah perpustakaan yang dilayankan secara online yang bisa diakses kapanpun (24 jam), dimanapun namun harus disertai dengan jaringan. Tanpa harus datang ke perpustakaan kita, dapat mengaksesnya dari jarak jauh. Transformasi Perpustakaan Digital di Universitas Terbuka Pusat layanan pustaka Universitas Terbuka berdiri sejak tanggal 4 September 1984 bersamaan dengan didirikannya Universitas Terbuka. Untuk membentuk perpustakaan elektronik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan (Purwono, 2008: 1.31) yaitu: interaksi dan sirkulasi perpustakaan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan, sejak tahun 1996 perpustakaan Universitas Terbuka telah mengembangkan perpustakaan digital. Melalui jaringan internet pengguna dapat mengakses perpustakaan digital milik Universitas Terbuka di website : pustaka.ut.ac.id, dengan begitu pengguna dapat menelusuri koleksi-koleksi yang ada diperpustakaan Universitas Terbuka yang terdiri dari buku-buku teks, referensi, modul, dokumen, laporan penelitian, tanpa harus datang ke perpustakaan Universitas Terbuka, bahkan para anggota perpustakaan Universitas Terbuka dapat melakukan transaksi perpanjangan peminjaman dengan melalui telepon atau email. Perpustakaan Universitas Terbuka menyediakan informasi di berbagai bidang ilmu pengetahuan khususnya yang relevan dengan program-program studi Universitas Terbuka. Koleksi perpustakaan Universitas Terbuka saat ini berjumlah lebih dari 30 ribu judul baik dalam bentuk tercetak maupun digital. Perpustakaan Universitas Terbuka juga mengoleksi bahan-bahan terekam yang terdiri dari kaset audio, cd, vcd, microfische, slide, dan album foto. Perkembangan layanan terbaru di Perpustakaan Universitas Terbuka adalah repository–UT bisa diakses di laman http://repository.ut.ac.id/. yang didalamnya mempublikasikan berbagai arsip digital, buku materi pokok (BMP), artikel ilmiah, koleksi audio – video, prosiding seminar, dan tesis. Ruang Baca Virtual Universitas Terbuka Perpustakaan digital Universitas Terbuka menyediakan layanan Ruang Baca Virtual bagi mahasiswa/mahasiswi Universitaas Terbuka. Ruang Baca Virtual dikembangkan oleh Universitas Terbuka sejak tahun 2017 yang berisi buku BMP digital secara fulltext yang bisa diakses oleh mahasiswa/mahasiswi. Semenjak adanya virus Covid-19 Universitas Terbuka memberikan layanan Ruang Baca Virtual bagi yang ingin membaca di perpustakaan digital kepada masyarakat luas. Dengan bahan ajar kurang lebih menyediakan bahan ajar untuk 1.350 mata kuliah. Untuk dapat mengakses layanan Ruang Baca virtual secara fulltext, berikut adalah langkah yang harus ditempuh: 1. Silahkan klik alamat http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/ruangbaca/ 2. Ketikan pada kolom pencarian nama bahan ajar yang ingin dicari 3. Login dengan user : mahasiswa. password :utpeduli 4. Masukkan kode captcha yang tertera Ruang Baca Virtual bisa diakses selama 24 jam penuh dengan demikian tidak perlu khawatir lagi tentang jam operasional seperti di ruang baca perpustakaan tradisional. Dengan layanan ini mahasiswa mempunyai pilihan untuk membaca bahan ajar dan tentunya gratis. Menu ini hanya dapat dibaca dan tidak dapat diunduh. Gambar 1. Tampilan Ruang Baca Virtual Gerakan Belajar Mahasiswa UT Denpasar di Ruang Baca Virtual Universitas Terbuka Di masa sekarang ini tak bisa kita pungkiri lagi bahwa segala sesuatu dapat kita peroleh dari internet. Begitupula dengan materi perkuliahan khususnya di Universitas Terbuka yang menyediakan Ruang Baca Virtual bagi mahasiswanya. Ruang Baca Virtual memberikan kemudahan pada mahasiswa untuk bisa mengakses seluruh bahan ajar yang mereka dapatkan. Dengan adanya Ruang Baca Virtual ini membuat mahasiswa bisa belajar secara fleksibel karena mahasiswa dapat mengakses Ruang Baca Virtual dimana dan kapanpun. Dengan tampilan Ruang Baca Virtual yang sangat mirip dengan bahan ajar cetakannya menyebabkan Ruang Baca Virtual ini banyak digemari oleh mahasiswa. Ketika perkuliahan berlangsung banyak mahasiswa yang mengakses Ruang Baca Virual yang menurut mereka lebih praktis sehingga mereka tidak perlu lagi membawa bahan ajar dalam bentuk cetaknya. Mahasiswa hanya perlu membawa laptop ataupun bisa menggunakan smartphone yang mereka bawa untuk bisa membaca materi yang dijelaskan oleh tuton. Untuk dapat memanfaatkan Ruang Baca Virtual, selain dengan langkah seperti yang ada di atas kita juga bisa langsung mengakses melalui search engine. Kita hanya perlu mengetikan rbv ut pada kolom pencarian di search engine yang kita gunakan. Mahasiswa Universitas Terbuka Denpasar yang senantiasa mengakses Ruang Baca Virtual memiliki kreativitas dimana seluruh mata kuliah yang didapatkan untuk semester itu akan di daftar dan dicantumkan link yang bisa langsung mengarahkan pada laman ruang Baca Virtual. Daftar ini dijadikan deskripsi pada grup WhatsApp sehingga anggota grup yang lain dapat memanfaatkan link tersebut secara bersamasama seperti pada gambar di bawah ini. Link tersebut akan mengarahkan kita langsung pada laman Ruang Baca Virtual dan kita tinggal memasukan username-nya adalah mahasiswa dan untuk password-nya adalah utpeduli dan laman ini bisa diakses untuk umum. Gambar 2. Daftar Link Untuk Mengakses Bahan Ajar di Ruang Baca Virtual Tujuan dan Manfaat Gerakan Belajar Dengan berbagai fasilitas khususnya Ruang Baca Virtual yang diberikan oleh Universitas Terbuka kepada mahasiswa yang bertujuan agar seluruh mahasiswa Universitas Terbuka bisa melakukan kegiatan belajar dengan maksimal walaupun terbentang jarak dan waktu. Selain itu mahasiswa yang cenderung sudah bekerja juga akan bisa mengakses layanan Ruang Baca Virtual ini dimana pun ketika mereka sempat seperti saat ada waktu luang di tempat kerja, saat jam makan siang dan lainnya. Mahasiswa Universitas Terbuka yang dituntut untuk bisa belajar secara lebih mandiri serta bisa memanfaatkan waktu yang dimiliki secara optimal, maka dari itu Ruang Baca Virtual diciptakan untuk bisa diakses secara fleksibel sehingga mahasiswa bisa tetap mempelajari materi perkuliahan di waktu senggang yang mereka miliki walaupun tidak membawa bahan ajar dalam bentuk cetak. Gerakan belajar yang dilakukan secara digital ini memberikan beberapa manfaat. Mahasiswa bisa datang ke kampus tanpa membawa bahan ajar karena mahasiswa bisa mengakses Ruang Baca Virtual dari laptop ataupun smartphone yang mereka bawa dan hal ini membuat mahasiswa lebih praktis karena tidak perlu membawa bahan ajar cetak yang cenderung tebal dan berat. Ketika berada di tempat umum pun kita bisa mengakses Ruang Baca Virtual sehingga mahasiswa bisa belajar dimanapun dan kapanpun. Gambar 3. Contoh Catatan Mahasiswa Saat Mengakses RBV

Conclusion

Di era sekarang ini perpustakaan digital memang lebih menguntungkan dari pada perpustakaan tradisional dikarenakan aksesnya yang mudah dan cepat. Untuk menarik penggunanya perpustakaan digital Universitas Terbuka terus mengembangkan layanan serta koleksi-koleksinya sampai saat ini ditunjukan dengan adanya layanan Ruang Baca Virtual. Begitupula yang terjadi di Universitas Terbuka Denpasar, banyak mahasiswanya yang mengkases layanan Ruang Baca Virtual untuk mendukung gerakan belajar mereka baik itu ketika di kampus ataupun di luar kampus. Layanan Ruang Baca Virtual ini banyak diminati karena dapat mengakses bahan ajar secara fulltext dengan mudah dari manapun dan kapanpun dengan catatan perangkat yang kita gunakan untuk mengakses Ruang Baca Virtual terkoneksi dengan internet. Apalagi di dukung dengan kreativitas mahasiswa yang membuat daftar-daftar link yang dapat langsung mengakses jenis bahan ajar yang mereka perlukan selama satu semester itu. hal ini menunjukan bahwa layanan Ruang Baca Virtual menjadi salah satu sarana dalam mendukung gerakan belajar mahasiswa.