Perpustakaan Cheng Shiu University (CSU) Taiwan: Tinjauan Deskriptif
Universitas Gadjah Mada; Universitas Gadjah Mada
Abstrak
Perpustakaan yang ingin maju harus bekerjasama dan berjejaring dengan perpustakaan lain bahkan dengan lembaga lain di luar perpustakaan. Dengan kerjasama antar perpustakaan atau lembaga lain maka akan banyak membawa manfaat yang didapatkan. Melalui kerja sama tersebut, masing-masing perpustakaan akan dapat sharing informasi, pengetahuan, dan keterampilan. Kerja sama diwujudkan salah satunya dengan melakukan kunjungan. Kunjungan langsung ke sebuah perpustakaan akan mendapatkan gambaran menyeluruh terhadap sebuah perpustakaan yang dikunjungi. Paper ini bertujuan memberikan gambaran deskriptif Perpustakaan Cheng Shiu University (CSU) Taiwan. Observasi langsung di perpustakaan tersebut dilakukan dengan melakukan kunjungan langsung. Hasil observasi menunjukkan bahwa Perpustakaan CSU dari segi tampilan fisik sangat menarik, bersih, dan nyaman. Koleksi dan fasilitasnya juga lengkap, menggunakan teknologi informasi, melakukan promosi perpustakaan, mempunyai SDM yang kreatif dan inovatif, menerapkan pelayanan prima, dan menerapkan manajemen perpustakaan dengan baik. Berdasarkan hasil kunjungan, dapat disimpulkan bahwa kunjungan tersebut sangat bermanfaat bagi peserta kunjungan. Banyak hal yang dapat ditiru dan diterapkan di Perpustakaan Fakultas MIPA UGM pada khususnya dan perpustakaan perguruan tinggi lain pada umumnya.
Abstract
Libraries that aim to progress must collaborate and network with other libraries and even institutions beyond libraries. By collaborating with other libraries or institutions, many benefits can be gained. Through such collaboration, each library will be able to share information, knowledge, and skills. Collaboration is realised, among other things, by conducting visits. A direct visit to a library will provide a comprehensive overview of the visited library. This paper aims to provide a descriptive overview of the Library of the Cheng Shiu University (CSU) in Taiwan. Direct observation at the library was conducted by making a visit. The observation results show that the CSU Library is very attractive, clean, and comfortable in terms of physical appearance. Its collections and facilities are also complete, utilizing information technology, promoting the library, having creative and innovative human resources, implementing excellent services, and managing the library effectively. Based on the visit results, it can be concluded that the visit was very beneficial for the participants. Many things can be emulated and applied in the Library of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences UGM in particular, and other university libraries in general.
Keywords:
Library visit
· Library of The Cheng Shiu University (CSU) Taiwan
· Library of The Faculty of Mathematics and Natural Sciences UGM
Introduction
Perpustakaan yang ingin maju dan berkembang tidak dapat hidup sendiri, menutup diri dari perkembangan dunia luar. Perpustakaan harus terus belajar dan bekerja sama serta berjejaring dengan perpustakaan lain bahkan dengan lembaga lain di luar perpustakaan untuk meningkatkan layanan perpustakaan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dalam peraturan tersebut di bagian kerjasama, disebutkan bahwa perpustakaan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi lain, Perpustakaan Nasional, dan lembaga lain yang berkaitan dengan pendidikan. Adanya kerja sama dengan perpustakaan atau lembaga lain maka banyak membawa manfaat yang didapatkan. Berbagai bentuk kerja sama misalnya studi banding atau benchmarking, magang, staff exchange, kunjungan, dan sebagainya. Melalui kerja sama tersebut maka masing-masing perpustakaan dapat sharing informasi, pengetahuan, dan keterampilan. Pengetahuan, informasi, dan keterampilan itu dapat diterapkan di perpustakaan yang saling bekerjasama. Kegiatan kerja sama tersebut untuk meningkatkan layanan kepada pemustaka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan pada Bab XI bagian kesatu Pasal 42 disebutkan bahwa perpustakaan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan layanan kepada pemustaka. Sebelum diadakan kerja sama perpustakaan, maka perlu ada komunikasi pendahuluan yang berupa MoU (Memorandum of Understanding). Kerja sama perpustakaan dapat dilakukan dalam berbagai bidang dari perpustakaan yang kurang maju ke perpustakaan yang lebih maju, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dengan kerja sama tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas baik layanan, fasilitas, maupun saranaprasarana dari perpustakaan yang mengadakan kerja sama. Dengan adanya manfaat yang besar dari kerja sama seperti disampaikan di atas maka Fakultas MIPA UGM mengirim salah satu staf Perpustakaan Fakultas dan satu staf Perpustakaan Departemen Matematika untuk melakukan kunjungan studi banding ke Perpustakaan Universitas Cheng Shiu (CSU) Taiwan pada tanggal 3-9 Juni 2023. Pemilihan tempat di Perpustakaan Cheng Shiu karena sebelumnya Fakultas MIPA sudah menjalin kerjasama yang baik dengan Universitas Cheng Shiu. Tujuan dari studi banding ini diharapkan staf perpustakaan dapat menerapkan ilmu dari Perpustakaan Cheng Shiu agar Perpustakaan FMIPA dapat meningkatkan mutu layanan. Studi banding ke luar negeri juga merupakan poin penting dalam penilaian akreditasi perpustakaan atau akreditasi suatu program studi. Berikut rundown acara kunjungan ke CSU, Taiwan. Tabel 1: Rundown acara kunjungan ke CSU, Taiwan Hari/Jam Acara Jumat-Sabtu, 2-3 Juni 2023 Perjalanan ke CSU Minggu, 4 Juni 2023 Wisata di Kota Kaohsiung Senin, 5 Juni 2023 10:00 – 11.00 Upacara Pembukaan 11:11 – 12:00 Kunjungan Universitas 13:30 – 14:30 Kunjungan Universitas 13:30 – 16:00 Observasi dan komunikasi tentang kelas mahasiswa Indonesia Selasa, 6 Juni 2023 9:10 – 10.00 Pengenalan Perpustakaan 10:10 – 11:00 Pengenalan Manajemen Perpustakaan CSU 11:10 – 12:00 Menonton video kegiatan 13:10 – 14:00 Pengenalan Kegiatan Bulan Seni 14:10 – 15:00 Pengenalan Buku dan Majalah Elektronik 15:10 – 16:00 Pengalaman VR Rabu, 7 Juni 2023 9:10 – 11.00 Pengalaman promosi buku perpustakaan-serigrafi 10:10 – 11:00 Pertukaran antar perpustakaan dan pengenalan sekolah yang bekerja sama 11:10 – 12:00 Pengenalan kelas dan basis data secara daring 13:10 – 14:00 Pengenalan klasifikasi buku 14:10 – 15:00 Pengenalan pameran dan transformasi ruang 15:10 – 16:00 Pengalaman lembah permainan Kamis, 8 Juni 2023 10:00 – 11:00 Presentasi hasil pencapaian 11:00 – 11:30 Upacara Penutupan Sumber : dokumentasi pribadi
Discussion
Perjalanan Menuju Perpustakaan Cheng Shiu University (CSU) Alamat CSU berada di No. 840, Chengcing Rd., Niaosong District, Kaohsiung City, Taiwan, ROC (Newsletter CSU, 2023). CSU merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang ternama di Taiwan. Gedung Perpustakaan CSU berada di lingkungan CSU tersebut. Peserta kunjungan yang berjumlah lima orang, terdiri dari staf perpustakaan dua orang dan dari dosen Ilmu Komputer dan Elektronika berjumlah tiga orang berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta pada hari Jumat, tanggal 2 Juni 2023 pukul 20.55 WIB. Sampai Stasiun Gambir hari Sabtu, 3 Juni 2023 pukul 03.18 WIB, kemudian naik taxi menuju bandara Soekarno Hatta. Pukul 08.10 WIB rombongan berangkat menuju kota Kaohsiung Taiwan dan transit dahulu di bandara Hongkong pukul 14.20 sampai pukul 16.50 waktu Hongkong. Kemudian rombongan terbang ke Kaohsiung dan tepat pukul 18.20 tiba di bandara di Kaohsiung Taiwan. Rombongan dijemput oleh beberapa staf dan mahasiswa CSU menggunakan bus CSU menuju dormitory (apartemen mahasiswa) tempat penginapan rombongan. Kemudian semua peserta diajak berkeliling sekitar kampus untuk melihat lokasi tempat kunjungan. Wisata di Kota Kaohsiung Esok paginya, Minggu, tanggal 4 Juni 2023, peserta studi banding diajak wisata ke Kota Kaohsiung menggunakan bus milik CSU bersama dua staf CSU dan 15 mahasiswa CSU yang berasal dari Indonesia. Tempat yang kami kunjungi yaitu tempat-tempat ibadah agama Budha karena mayoritas orang Taiwan beragama Budha. Ada dua tempat yang dikunjungi, yang pertama ke Dragon Tiger Pagodas (Pagoda Harimau dan Naga), yaitu kuil yang terdiri dari dua menara yang terdiri dari 7 lantai, di depan kuil ada bangunan patung harimau dan naga yang besar. Menurut keterangan dari staf CSU yang berasal dari Indonesia, Bapak Teguh Sidharta, dalam budaya Tionghoa, naga menyimbolkan kekuasaan dan kekuatan, sedangkan harimau menggambarkan kecakapan, kebajikan, dan keselarasan. Pengunjung harus masuk melalui mulut naga dan keluar dari mulut harimau. Hal ini dipercaya dapat menyingkirkan nasib buruk dan meningkatkan keberuntungan. Konon, apabila salah jalur akan membawa kesialan bagi diri sendiri. Hal senada juga disampaikan oleh mahasiswa Binus University yang mengikuti kegiatan Study Tour Sastra China Binus University yang menceritakan bahwa pagoda naga dan harimau ini memiliki sebuah mitos, jika masuk melalui mulut naga dan keluar dari mulut harimau maka bisa meninggalkan kesialan di pagoda dan bisa membawa pulang keberuntungan. Mahasiswa tersebut juga diperingatkan agar tidak masuk dari mulut harimau tidak keluar dari mulut naga, dan tidak berfoto dengan pagoda harimau saja, hal tersebut dipercaya bisa membawa keburukan (Liandini, 2018). Sumber: dokumentasi pribadi Gambar 1. Pagoda Harimau dan Naga Kunjungan yang kedua adalah ke Kuil Fo Guang Shan. Fo Guang Shan didirikan oleh Yang Mulia Guru Hsing Yun tahun 1967. Sejak saat itu hutan bambu di puncak gunung menjadi biara Buddha terbesar di Taiwan (Fo Guang Shan Monastery Worldwide Web, 2013). Di depan kuil ada bangunan sebagai tempat pusat belanja souvenir dan rumah makan diantaranya rumah makan yang menyajikan menu vegetarian. Menurut keterangan dari Biksu Dedi (biksu dari Indonesia), pembangunan kuil tersebut banyak berasal dari bantuan atau donatur yang berasal dari berbagai negara. Nama-nama donatur ditulis di dinding sepanjang jalan menuju ke kuil. Di dalam kuil rombongan diajari menulis menggunakan huruf Cina. Tulisan itu mengandung makna yang baik. Berikut gambar sewaktu di halaman depan kuil dan kegiatan menulis di dalam kuil tersebut. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 2. Kuil Fo Guang Shan Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 3. Kegiatan menulis huruf Cina di Kuil Fo Guang Shan Upacara Pembukaan Hari pertama, Senin, 5 Juni 2023, diadakan upacara pembukaan di CSU. Rombongan diterima dengan sambutan yang sangat baik dari Presiden, Dekan, dan Wakil Dekan CSU. Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Presiden CSU Dr. Jui-Chang Kung, kemudian sambutan perwakilan dari Dosen FMIPA UGM oleh Andi Dharmawan, S.Si., M.Cs. dan diakhiri dengan foto bersama. Sumber: dokumentasi pribadi Gambar 4. Acara pembukaan Pengenalan Sarana dan Prasarana Universitas Cheng Shiu Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Bab II Bagian 7 Pasal 33 disebutkan bahwa standar sarana dan prasarana pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan isi dan proses pembelajaran dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Seperti sarana dan prasarana perguruan tinggi lainnya, CSU juga mempunyai berbagai sarana dan prasarana. Pada saat kunjungan, peserta kunjungan ditunjukkan beberapa sarana dan prasarana di CSU, antara lain Laboratorium Bahasa Inggris, Laboratorium Bahasa Mandarin, Art Center, Conservation Center, dan Gedung Innovation Center. Laboratorium Bahasa Inggris dan Laboratorium Bahasa Mandarin Laboratorium Bahasa Inggris berada di Lantai 1. Laboratorium ini diperuntukan bagi orang Taiwan yang akan kuliah ke luar negeri. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 5. Laboratorium Bahasa Inggris dan Laboratorium Bahasa Mandarin Laboratorium Bahasa Mandarin berada di Lantai 6 dan diperuntukkan bagi mahasiswa asing (luar Taiwan). Salah satu syarat mahasiswa dari luar Taiwan yang akan kuliah di CSU harus mengambil mata kuliah bahasa Mandarin dalam satu semester. Mahasiswa di akhir semester tersebut ada ujian Bahasa Mandarin, apabila tidak lulus sampai tiga kali ujian maka mahasiswa tersebut tidak bisa meneruskan kuliah lagi di CSU. Hal ini karena semua pengantar kuliah di CSU memakai Bahasa Mandarin sehingga mahasiswa dituntut menguasai bahasa tersebut. Art Center Art Center yaitu galeri lukisan hasil kerjasama CSU dengan Mexico. Art Center berada di lantai 11. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 6. Art Center Conservation Center CSU mendirikan pusat konservasi (Conservation Center) yang dikelola oleh kantor seni dan budaya yang terlibat dalam promosi pendidikan seni dan pekerjaan perlindungan warisan budaya. Pusat konservasi ini melakukan konservasi dan restorasi karya seni dan warisan budaya yang berasal dari keramik, kertas, cat, kayu, dan batu (Cheng Shiu University, 2022). Sumber : Cheng Shiu University, 2022 Gambar 7. Gambar kegiatan konservasi Kunjungan ke kelas di Gedung Innovation Center. Kelas tersebut sebagian besar dari mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa dari CSU. CSU telah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia termasuk dengan Fakultas MIPA UGM. Di Fakultas MIPA UGM juga ada Taiwan Center sebagai tempat informasi untuk mendapatkan beasiswa dari CSU. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 8. Ruang kelas mahasiswa Library Tour ke Perpustakaan CSU Tim Perpustakaan Fakultas MIPA UGM studi banding ke Perpustakaan CSU mulai tanggal 6 sampai dengan 8 Juni 2023. Selama kunjungan tim perpustakaan ditemani oleh guide dari salah satu mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa kuliah di CSU. Untuk Tim Dosen DIKE FMIPA UGM studi banding di Departemen Elektronika CSU. Kedatangan tim perpustakaan disambut dengan baik oleh Wakil Dekan, Kepala Perpustakaan, dan Staf Perpustakaan CSU. Sumber: dokumentasi pribadi Gambar 9. Sambutan dari Perpustakaan CSU Kegiatan hari pertama adalah library tour. Pada kegiatan library tour peserta kunjungan diajak berkeliling untuk mengetahui sarana dan prasarana, koleksi, layanan, dan kegiatan perpustakaan, serta proses bisnis perpustakaan. Menurut hasil penelitian Perwitosari et al. (2022), bahwa library tour berperan tinggi dalam pengembangan budaya literasi di masyarakat. Gedung Perpustakaan CSU terdiri dari 4 lantai termasuk basement. Pada lantai pertama ada lobby, ruang sirkulasi, ruang pameran, ruang buku baru, ruang workshop, dan ruang koleksi jurnal cetak. Pada bagian lobby Perpustakaan CSU terdapat papan informasi untuk mahasiswa CSU. Informasi-informasi yang diumumkan misalnya pengumuman pemenang lomba atau kegiatan perpustakaan lainnya. Terdapat juga mobile library yang berbentuk kereta antik sebagai pajangan. Mobile library dulu digunakan mahasiswa apabila mereka ingin meminjam buku tapi tidak mau naik ke lantai 2, jadi mereka tinggal request buku yang akan dipinjam di mobile library. Selain itu juga ada alat vakum buku, komputer untuk merekam scan wajah dan bookdrop. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 10. Gedung Perpustakaan CSU dan Kereta (mobile library) Pengunjung yang akan masuk ke perpustakaan harus melewati gate (pintu) yang mana untuk dapat masuk bisa memakai ID card (kartu mahasiswa), scan barcode atau scan wajah. Rekam wajah dilakukan melalui aplikasi di komputer yang tersedia di lobby apabila mereka ingin masuk perpustakaan dengan scan wajah. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 11. Vakum buku dan tempat informasi kegiatan perpustakaan Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 12. Gate/Pintu masuk perpustakaan Setelah masuk perpustakaan ada display atau pameran dengan tema yang berbeda-beda setiap bulannya. Pada saat kami berkunjung temanya adalah Little Prince. Dipamerkan juga tentang buku-buku cerita internasional yang diterjemahkan dalam Bahasa Cina, buku-buku kuno, dan buku-buku baru yang dipilih mahasiswa untuk koleksi perpustakaan. Sudah Di sebelah tempat pameran ada tempat display koleksi buku baru yang ditempatkan di rak-rak buku. Terdapat juga stasiun layanan informasi ebook dan ruang layanan sirkulasi buku (tempat peminjaman dan pengembalian buku). Di ruangan tersebut juga terdapat ruang pameran yang sebelumnya adalah ruang koleksi jurnal yang diubah untuk ruang pameran dan workshop. Pada waktu kunjungan, ada pameran lukisan yang terbuat dari bahan rambut dari hasil karya mahasiswa. Di situ juga terdapat cosplay sesuai tema yang dipilih dan dapat dipakai untuk photo booth yang telah disediakan. Terdapat juga koleksi buku mahal dan langka tentang Jalan Sutra yang tidak dipinjamkan. Disana juga terdapat koleksi buku-buku arsitektur yang bukan sebagai textbook untuk kuliah. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 13. Bookdrop dan Stasiun pelayanan informasi ebook Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 14. Ruang sirkulasi dan Spot foto dengan cosplay tema Jepang Di lantai 2 terdapat buku-buku ensiklopedi dan textbook. Di ruang tersebut juga terdapat buku-buku pedoman untuk pembuatan skripsi dan tesis. Selain itu ada koleksi komik dalam bahasa Cina dan koleksi yang berasal dari donasi perpustakaan Beijing China. Terdapat juga ruang studio film yang terdiri dari banyak komputer (PC) dan VCD (compact disk) yang berisi video atau film-file popular dari berbagai negara seperti film Titanic. Komputerkomputer tersebut selain untuk menonton film juga bisa digunakan untuk mengerjakan tugastugas mahasiswa. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 15. Koleksi komik berbahasa Cina dan Ruang koleksi jurnal cetak Terdapat juga bilik privat untuk melihat film secara kelompok. Ada ruang relaksasi yang dapat untuk melihat pemandangan di luar perpustakaan. Selain itu terdapat juga ruang studio yang besar (ruang theater) untuk melihat film atau untuk acara pertemuan. Sumber: dokumentasi pribadi Gambar 16. Koleksi VCD (video/film) dan Studio film memakai PC Sumber: dokumentasi pribadi Gambar 17. Ruang Theater Di lantai dua juga ada ruang VR (Virtual Reality). Virtual Reality adalah sebuah teknologi yang menciptakan pengalaman interaktif dan imersif bagi pengguna di dalam lingkungan simulasi (Arifin, 2023). Pengunjung akan mendapatkan pengalaman dalam menggunakan VR, yakni dapat merasakan dan melihat dunia virtual yang seolah-olah nyata. Sumber: dokumentasi pribadi Gambar 18. Ruang Virtual Reality Di lantai tiga terdapat ruang koleksi buku teks yang berbahasa Cina dan berbahasa Inggris, sedangkan di lantai 4 untuk menyimpan koleksi tesis dan buku karya dosen CSU. Lantai basement 1 terdapat ruang untuk menyimpan buku-buku lama yang sudah jarang dipakai dan ruang belajar. Di basement 2 terdapat ruang untuk game dan stationary. Pertukaran Informasi antar Perpustakaan Dalam kesempatan tersebut tim perpustakaan diberi waktu untuk presentasi dalam bahasa Inggris di hadapan direktur perpustakaan dan staf perpustakaan Cheng Shiu yang berjumlah 9 orang. Kami mengenalkan Perpustakaan Fakultas MIPA oleh Wiyarsih dan Perpustakaan Departemen Matematika oleh Susiana. Ada diskusi dan tanya jawab, diantaranya Direktur Perpustakaan CSU mengkonfirmasi tentang jumlah jam layanan Perpustakaan FMIPA UGM yang lebih sedikit dari pada di Perpustakaan CSU, di mana jam layanan Perpustakaan FMIPA sesuai jam kerja, sedangkan jam buka Perpustakaan CSU sampai pukul 22.00 waktu Taiwan. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 19. Presentasi sharing informasi perpustakaan Koleksi Perpustakaan CSU Menurut Undang-Undang Perpustakaan Nomor 43 tahun 2007 Bab I Pasal 1 disebutkan bahwa koleksi perpustakaan adalah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang disimpan, diolah, dan dilayankan. Perpustakaan CSU mempunyai berbagai koleksi baik cetak maupun elektronik, yaitu buku teks cetak, ebook, jurnal cetak, e-journal, komik, buku referensi, skripsi, tesis, disertasi, karya dosen, dan koleksi audio visual (film). Koleksi perpustakaan CSU berbahasa Cina dan bahasa Inggris. Oleh karena itu Perpustakaan CSU menggunakan dua pedoman klasifikasi untuk mengklasifikasi buku teks. Untuk koleksi berbahasa Cina menggunakan klasifikasi khusus. Untuk koleksi berbahasa Inggris menggunakan DDC. Perpustakaan CSU menggunakan lima platform elibrary, yaitu: HyRead ebook, Airiti Books, Udn, Pubu, Man Du. Adanya lima platform itu untuk menyediakan koleksi yang lengkap untuk seluruh mahasiswa maupun dosen di CSU. Hal ini karena Perpustakaan CSU merupakan perpustakaan pusat di CSU. Mahasiswa dapat meminjam e-books selama dua minggu melalui platform di atas tetapi apabila mahasiswa hanya membaca saja maka aksesnya tidak terbatas. Pengunjung dapat mencari koleksi buku dan basis data melalui web Perpustakaan CSU. Untuk pengadaan buku teks cetak dengan cara mendatangkan penerbit ke perpustakaan. Buku-buku yang dibeli berdasarkan pilihan mahasiswa di tempat pameran tersebut. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 20. Koleksi buku teks Manajemen Perpustakaan CSU Menurut Mansyur (2021), manajemen perpustakaan merupakan salah satu kajian tentang apa dan bagaimana cara yang dapat dilakukan, baik melalui teori maupun praktek agar perpustakaan dapat dikelola dengan berdaya guna dan berhasil guna sehingga keberadaannya di tengah masyarakat mampu menyeleksi, menghimpun, mengolah, memelihara sumber informasi dan memberikan layanan, serta nilai tambah bagi mereka yang membutuhkan. Direktur Perpustakaan CSU menyampaikan tentang manajemen yang diterapkan oleh Perpustakaan CSU. Model manajemen yang diterapkan oleh Perpustakaan CSU adalah: O = Objectives management K = Knowledge management P = Performance management Selain itu juga memakai PDCA Methods (Plan, Do, Check, Action) yang dilaksanakan per semester. Objectives Management Ada dua objek manajemen yaitu Departemen Perpustakaan dan Departemen Sistem Informasi. Sebagai informasi Perpustakaan CSU tidak hanya menangani perpustakaan tetapi juga menangani sistem informasi universitas, seperti WIFI, registrasi mahasiswa, sistem online dan online class. Dalam melaksanakan objective management menerapkan metode PDCA dan setelah kegiatan selesai dibuat laporan. Knowledge Management Prosesnya adalah sebagai berikut: 1) Akuisisi pengetahuan; 2) Penyimpanan pengetahuan; 3) Berbagi pengetahuan; 4) Penerapan pengetahuan, dan 5) Penciptaan pengetahuan. Kunci suksesnya adalah menggabungkan dengan tujuan organisasi, pengetahuan implisit menjadi eksplisit, pelacakan berkelanjutan dan evaluasi kinerja. Keuntungannya adalah: 1) Pengetahuan organisasi dapat dipertahankan dan tidak terpengaruh oleh pergantian personel; 2) Pengetahuan dapat dengan cepat ditransfer, dibagikan atau digunakan kembali. Untuk melaksanakan knowledge management menggunakan alat yang strategis yaitu: 1) Revisi LINE Bot; 2) Pengenalan wajah; 3) Pengadaan koleksi ebooks; 4) Kursus Pendidikan dan pelatihan online, dan 5) Promosi dengan menggunakan berbagai media. Performance Management Management kinerjanya adalah menetapkan konsensus, menentukan standar kinerja, dan membandingkan standar kinerja dengan kinerja aktual untuk meningkatkan operasi dan memastikan pencapaian tujuan organisasi. Pendekatan aktualnya adalah sebagai berikut: 1) Menetapkan standar kinerja: awal pertemuan bisnis untuk menetapkan sasaran kinerja, laporan statistik dua bulanan; 2) Progres kinerja master: memakai google calendar dan rapat kerja dan manajemen berjalan, dan 3) Penerimaan hasil kinerja: rapat administrasi akhir semester, memeriksa dan menerima hasil kinerja semester tersebut Indikator kinerjanya adalah sebagai berikut: 1) Jumlah pengunjung; 2) Jumlah peminjam buku cetak; 3) Waktu penggunaan e-resources; 4) Pendidikan dan pelatihan basis data dasar; 5) Pendidikan dan pelatihan basis data lanjutan, dan 6). Pendidikan dan pelatihan e-book. Promosi Perpustakaan Promosi perpustakaan merupakan sarana untuk mengenalkan perpustakaan kepada masyarakat penggunanya (Suratmi, 2020). Berbagai kegiatan promosi perpustakaan telah dilakukan oleh Perpustakaan CSU, antara lain: Kegiatan Bulan Seni Perpustakaan CSU setiap tahunnya selalu mengadakan berbagai kegiatan yang menarik sesuai tema, seperti pelatihan manajemen keuangan, investasi, pelatihan membuat bunga pada hari ibu, lomba story telling yang sumbernya dari buku yang dipinjam, donasi pakaian pantas pakai, menulis di kayu harapan dan lain-lain. Pada saat tim perpustakaan berkunjung, kegiatan bulan seni bertema “Little Prince”. Promosi Buku Perpustakaan Salah satu strategi promosi buku perpustakaan adalah untuk meningkatkan jumlah peminjam yaitu dengan mengadakan kegiatan serigrafi yaitu bagi mahasiswa yang meminjam minimal lima buku dapat menyablon tas dan hasilnya bisa dibawa pulang. Selain itu juga dapat main game di ruang basement atau diberi tas dari layanan sirkulasi. Promosi buku juga dilakukan melalui kegiatan pameran buku. Ruang pameran dihias dengan memanfaatkan bahan daur ulang, seperti membuat pohon harapan, bunga meja dan lain-lain. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 21. Serigrafi, Game dan Pameran buku Transformasi Ruang Konsep ruang perpustakaan CSU adalah green library. Menurut Syamsiati (2018), green library adalah bentuk konsep perpustakaan masa kini yang lebih mengutamakan pada asas manfaat, estetika, dan fungsi dari sebuah perpustakaan itu sendiri. Bangunan Perpustakaan CSU terdapat kaca-kaca besar untuk masuknya sinar matahari sehingga ruangan tampak terang (mengurangi penggunaan lampu). Ruangan dan furniturnya dibuat nyaman. Setiap ada kegiatan atau event perpustakaan selalu memanfaatkan barang-barang bekas untuk menghias ruangan tersebut. Hiasan tersebut dibuat sendiri oleh staf perpustakaan. Dengan konsep tersebut Perpustakaan CSU menjadi menarik dan nyaman. Presentasi Hasil Pencapaian dan Acara Penutupan Pada hari terakhir studi banding di Perpustakaan CSU, Rabu, 7 Juni 2023 diakhiri dengan foto bersama dengan staf perpustakaan dan pemberian kenang-kenangan dari Perpustakaan CSU kepada tim perpustakaan FMIPA UGM. Esok paginya pada hari Kamis. tanggal 8 Juni 2024 adalah acara presentasi hasil pencapaian studi banding baik dari tim dosen maupun dari tim perpustakaan FMIPA UGM di Gedung Innovation Center. Presentasi hasil kunjungan dalam bahasa Inggris di hadapan Wakil Dekan CSU dan perwakilan beberapa mahasiswa Indonesia yang kuliah di CSU. Setelah acara presentasi dilanjutkan dengan acara penutupan dan pembagian sertifikat kepada peserta studi banding serta foto bersama. Rombongan pulang esok harinya, Jumat, 9 Juni 2023, berangkat dari bandara di Kaohsiung pukul 11.25 waktu Taiwan, kemudian transit di bandara di Hongkong pukul 13.00 waktu Hongkong. Berangkat dari bandara Hongkong pukul 15.45, sampai bandara Soekarno Hatta pukul 19.35 WIB, kemudian naik taxi menuju hotel untuk istirahat semalam. Pagi harinya rombongan berangkat pulang dari Stasiun Gambir ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 22. Acara penutupan di Perpustakaan CSU dan Acara penutupan studi banding Acara Bebas Kegiatan studi banding dimulai pukul 09.00 sampai jam 16.00 waktu Taiwan. Waktu luang sebelum dan sesudah studi banding dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mencari pengalaman di sana. Setelah bangun tidur tiap pagi selalu jalan-jalan pagi di sekitar penginapan, pulangnya membeli sarapan pagi seperti sandwich, susu, atau nasi dengan memilih yang tidak mengandung daging babi sebagai seorang muslim. Hal ini karena masakan di Taiwan sebagian besar mengandung daging babi. Di saat sore hari juga mencoba beberapa moda transportasi seperti bus, kereta api, dan MRT untuk mengunjungi pusat perbelanjaan, pasar malam (night market), dan kuliner masakan Indonesia. Untuk membeli makanan atau belanja barang menggunakan uang Taiwan. Mata uang Taiwan adalah NTD (New Taiwan Dollar). Agar lebih mudah dan hemat sebaiknya menukarkan uang Taiwan di Indonesia. Untuk membayar transportasi menggunakan kartu “Easy Card” yang berisi top up, dapat dibeli di toko swalayan “Seven Eleven”. Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 23. Beli tiket KA menuju pusat kota dan Stasiun Kaohsiung Sumber : dokumentasi pribadi Gambar 24. Formosa Boulevard Stasiun dan Stasiun Central Park Implementasi Berdasarkan hasil kunjungan maka berbagai hal yang perlu dicontoh atau ditiru dari Perpustakaan CSU, antara lain: a). Penggunaan scan wajah, scan barcode, scan kartu untuk masuk ke perpustakaan, b). Perpustakaan perlu mengadakan berbagai event yang menarik untuk promosi perpustakaan, c). Menyediakan tempat atau ruangan yang nyaman dan menarik bagi pengunjung dengan konsep green library, d). Untuk meningkatkan jumlah peminjam buku, perpustakaan perlu memberikan reward bagi pengunjung yang aktif meminjam buku, e). Penambahan waktu layanan di luar jam kerja perpustakaan, f). Perpustakaan perlu menyediakan tempat untuk refreshing bagi pengunjung seperti studio film dan koleksi film, ruang game (pendidikan), Virtual Reality, dan sebagainya, g). Untuk kemudahan akses koleksi, perpustakaan perlu mewujudkan perpustakaan digital, h). Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih atau mengusulkan buku-buku popular maupun buku teks dalam proses pengadaan buku sehingga sesuai dengan kebutuhan pemustaka, dan i). Bekerja sama dengan himpunan mahasiswa untuk mengadakan pameran hasil karya mahasiswa di perpustakaan.
Conclusion
Demikianlah sekilas gambaran tentang Perpustakaan CSU. Banyak pelajaran dan ilmu yang didapatkan dari sana. Perpustakaan Cheng Shiu sangat menarik baik dari segi tampilan ruangan, koleksi, sarana dan prasarana, teknologi informasi, dan kegiatan promosi yang dilakukan oleh staf perpustakaan. Staf Perpustakaan juga sangat kreatif dan mempunyai etos kerja yang tinggi serta memberikan layanan prima.