PERBAIKAN EFEK VISUAL DAN PENAMBAHAN HYPERLINK SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN WEBSITE KOLEKSI LANGKA
Universitas Gadjah Mada
Abstrak
Penelitian tentang pengembangan website koleksi langka perpustakaan UGM yang telah dilakukan pada tahun 2019 menghasilkan pemahaman adanya masalah utama pada website tersebut. Masalah utama yang ditemukan di antaranya: tampilan, daya tarik visual, ketepatan waktu, ketersediaan koleksi, kemudahan berinteraksi, waktu loading dan piranti akses. Masalah tampilan dan daya tarik visual diupayakan dapat diatasi dengan penggunaan aplikasi viewer interaktif yaitu flippingbook viewer. Upaya tersebut semula diperkirakan akan sangat tergantung pada tersedianya staf spesialis desainer grafis, tetapi ternyata dapat diperbaiki dengan aplikasi flipping book viewer. Peningkatan ketersediaan koleksi dilakukan dengan penambahan link koleksi langka digital manuskrip jawa di British Library dan Universitas Leiden. Artikel ini mengkaji kedua langkah prioritas tersebut. Pertama, memaparkan, membandingkan, serta mengkaji kelayakan aplikasi flipping book. Kedua, memaparkan link beserta konten koleksi digital manuskrip jawa dari kraton Yogyakarta di British Library serta Universitas Leiden. Kajian ini menghasilkan terobosan, bahwa untuk mengembangkan website yang menarik secara visual, disertai fitur multimedia interaktif dan analytics bisa dilakukan dengan aplikasi flipping book viewer. Terobosan lainnya yaitu bahwa dengan sedikit upaya penambahan link ke website koleksi yang memiliki relevansi tinggi, bisa membantu meningkatkan ketersediaan koleksi yang dibutuhkan pengguna.
Keywords:
koleksi langka
· flipping book
· pengembangan website
· ketersediaan koleksi
Introduction
Semenjak dilakukan penelitian pengembangan website koleksi langka p a d a p e rt e n g a h a n t a h u n 2 0 1 9 (Maryono dan Pramono, 2020), telah ditemukan bahwa kinerja website masih sangat rendah, baik jumlah pengunjung, kunjungan berulang, maupun durasi kunjungan. Penelitian tersebut menghasilkan pemahaman bahwa masalah utama yang dihadapi website koleksi langka yakni tampilan yang kurang menarik, kurangnya daya tarik visual yang memadai serta kurangnya konten yang disediakan. Masalah tampilan dipahami sebagai kurangnya desain dan dekorasi bernuansa sejarah ataupun daerah, dan untuk melakukan perbaikan desain membutuhkan spesialis desainer grafis yang mengerti tentang seni dan mampu mendesain website. Staf desainer grafis tersebut belum dapat diupayakan, sehingga perbaikan dilakukan oleh staf yang ada. Pemustaka menghendaki adanya efek visual interaktif saat membuka halaman, yang populer dis ebut dengan flipping book . Pemu st a k a j u g a me n g h e n d a k i peningkatan ketersediaan koleksi melalui penambahan link, khususnya link koleksi digital manuskrip Jawa dari kraton Yogyakarta yang telah dibawa ke Inggris beberapa abad yang lampau. Pemilihan kedua aspek yaitu daya tarik visual dan ketersediaan koleksi untuk diprioritaskan didasari oleh pemikiran strategis bahwa dengan memperbaiki kedua aspek tersebut, setidaknya akan memberikan banyak perubahan. Aplikasi flipping book s e l a in dapa t digunakan untuk memberikan efek visual saat membuka halaman, juga dapat digunakan untuk melakukan modifikasi tampilan, khususnya desain dan dekorasi bernuansa sejarah ataupun daerah seperti yang dikehendaki pemustaka, karena adanya menu perbaikan latar belakang (background) dengan image, warna, theme, template maupun animasi. Perbaikan latar belakang d a p a t j u g a d il a k u k a n d e n g a n menambahkan suara, animasi, gambar, teks, serta file multimedia lainnya. Fasilitas modifikasi tampilan desain dan dekorasi serta penambahan file multimedia melalui aplikasi flipping ini bisa mengurangi ketergantungan adanya kebutuhan staf dengan spesifikasi desainer grafis yang belum tersedia di perpustakaan. Koleksi langka digital pPerpustakaan UGM saat ini berjumlah sekitar 1600 judul. K e t e rs e d i a a n k o l e k si d a p a t ditingka tkan me l a lui kegi a t an digit a lis a si buku l angka yang dikehendaki pemustaka yaitu tentang Indonesiana, kebudayaan Jepang, China dan Indochina. Demikian juga dilakukannya penambahan link akan meningkatkan ketersediaan koleksi secara drastis, terlebih link tersebut mengacu ke website koleksi langka digital manuskrip jawa khususnya dari kraton Yogyakarta yang dibawa ke Inggris beberapa abad yang lampau. Kedua langkah strategis tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pemustaka, yang pada saatnya akan memperbaiki kinerja kunjungan dan durasi kunjungan ke website.
Discussion
Flipping Book A s r i & F i t r i a n i ( 2 0 1 7 ) menjelaskan pengertian flipping book sebagai buku yang halamannya dapat membalik. Kata flip book berasal dari mainan anak-anak yang berisi rangkaian gambar yang berbeda, jika dibuka dari satu halaman ke halaman lainnya akan memperlihatkan gambar yang bergerak. Flip book bisa dikatakan sebagai satu animasi klasik yang terbuat dari tumpukan kertas menyerupai buku tebal, pada setiap halaman menggambarkan proses tentang sesuatu yang kemudian terlihat sebagai proses yang bergerak atau animasi. Animasi klasik tersebut tidak selalu dalam bentuk buku yang terpisah, tetapi kadang dibuat sebagai fitur tambahan pada sudut halaman buku atau majalah. Pada awalnya buku flip adalah bentuk animasi primitif, tetapi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, ide buku flipping kemudian diadopsi dan digunakan dalam pembuatan buku digital (e-book) dan majalah elektronik (e-magazine) dengan karakteristik yang bisa dibuka-balik menyerupai majalah atau buku pada umumnya. Menurut Riyanto and Nugroho (2012), teknologi flipping, membuka atau membalik halaman dokumen digital, secara alami seolah seperti membuka halaman buku cetak di atas meja, telah dirintis pengembangannya dalam dekade yang lalu pada tahun 2003/2004 oleh Interaxive Media Kanada, kemudian dikembangkan tahun 2004 oleh Cybaris Kanada. Teknologi tersebut menjadi alat navigasi akses dan pencarian informasi dalam dokumen yang lebih cepat dibanding menggulung (scroll) layar, lebih nyaman dan digemari pemustaka baik dewasa maupun anak-anak. Keunggul an flipping book dibandingkan sistem konvensional di antaranya: membuka halaman buku secara alami seolah seperti membuka halaman buku cetak; tampilan hampir sama dengan buku cetak aslinya; latar belakang dapat dimodifikasi dengan pewarnaan, pola (pattern), gambar (image), theme, template maupun animasi; terdapat fasilitas template y a n g si a p d i g u n a k a n ; d a p a t ditambahkan file multimedia agar lebih menarik dan melengkapi informasi yang disajikan; dapat dipublikasikan dalam bentuk flash maupun html; dapat diintegrasikan dengan sosial media atau ke website; dapat diintegrasikan d e n g a n g o o g l e a d s ; d a p a t d iin t eg r a sik an d en g an g o o g l e analytics; dan dilengkapi dengan fasilitas navigasi next page, search text in document, go to page, first/last page, thumbnail, full screen, print, share, autoflip, serta select text. Penerapan flipping book dapat digunakan dalam beberapa bidang pekerjaan berikut: pembuatan materi belajar oleh pendidik; pembuatan materi presentasi, pembuatan katalog produk oleh p r o d u s e n , p r o m o si p r o d u k , menampilkan hasil digitalisasi, pembuatan buku/majalah digital interaktif, serta pembuatan tutorial. Ap li k a si fli p p i n g b o o k d a p a t melakukan konversi dari berbagai macam file yaitu dari file Pdf, file office (word, excel, PPT), flash movie (.flv, f4v, mp4, dan .swf), serta image (.jpg, .png, .bmp, .jpeg, dan gif), dan menghasilkan menghasilkan file publikasi flipping book yaitu flash (.swf), App., Exe, Zip, Screen saver (.scr), video, Batch publish (multiple files in one publication), serta html5. Html5 adalah format untuk piranti mobile ipad, iphone, dan smartphone android. Jenis-Jenis Aplikasi Flipping Book Aplikasi dibedakan menjadi freeware, shareware, dan commercial software. Menurut Emberton (2019), Freeware adalah piranti lunak atau aplikasi yang bebas, bisa digunakan semua orang, 100% gratis tanpa harus membeli atau membayar. Jenis aplikasi ini biasanya memiliki kebijakan tertentu yang disertakan ketika mengunduhnya, misal tidak diijinkan untuk keperluan komersial, tidak diijinkan dimodifikasi, tidak diijinkan diperjual belikan dan sebagainya. Aplikasi flipping yang termasuk kategori ini yaitu Flipping PDF Reader. Lebih lanjut, Emberton (2019) menjelaskan Shareware disebut juga demoware atau trial software, yaitu aplikasi yang dapat diunduh dan digunakan tanpa harus membeli atau membayar, tetapi penggunaannya dibatasi selama jangka waktu tertentu, biasanya 30 hari trial, karena itu juga disebut versi uji coba (trial). Ide di balik model software ini yaitu “coba sebelum membeli”, memastikannya dapat bekerja di komputer pemustaka. Terdapat banyak aplikasi flipping yang memberikan versi trial diantaranya: PUBHTML5, KVISoft FlipBook Maker, FLIPHTML5, Anyflip, Flipsnack, Flippingbook, Yumpu, 1stFlip. Sedangkan Commercial Software, menurut Emberton (2019) adalah kebalikan dari freeware, aplikasi harus dibeli atau dilanggan untuk dapat menggunakannya. Aplikasi kategori ini biasanya di-support resmi oleh perusahaan pembuatnya. Aplikasi dalam kategori shareware, juga dapat dikategorikan sebagai commercial software karena harus membeli atau harus melanggan dengan biaya tertentu jika menggunakaannya dalam jangka waktu melebihi batas trial, atau jika menghendaki versi aplikasi dengan fitur yang lebih lengkap dan canggih. Perbandingan Aplikasi Flipping Book Berbagai aplikasi flipping book telah dikembangkan sesuai dengan tuntutan perkembangan sains teknologi di bidang publikasi. Kebutuhan akses informasi digital saat ini yang cenderung menggunakan piranti mobile, telah direspon dengan cepat oleh pengembang aplikasi sehingga diciptakan format html5 yang lebih sesuai. Demikian juga dengan kebutuhan untuk melakukan evaluasi kinerja web (optimization), yang direspon dengan fitur google analytics dan SEO. Aneka aplikasi tersebut di antaranya ditampilkan dalam Tabel 1. Fitur Desain dan Dekorasi Aplikasi Flipping Book Kemampuan melakukan editing dan desain tampilan pada aplikasi flipping book karena diciptakannya berbagai fitur, di antaranya yaitu penambahan text, penambahan berbagai bentuk bangun datar, penambahan berbagai bentuk dan obyek multimedia. Penambahan text meliputi plain text, dynamic text, font, effect, dan callouts. Penambahan berbagai bentuk di antaranya garis, panah, label, tombol (action buttons), elips, persegi, dan bentuk lainnya. Obyek multimedia yang dapat ditambahkan meliputi video, image foto, galeri (slideshow, stack gallery), serta media interaktif (flash, .swf, links, dan musik). Penambahan berbagai fitur tersebut membuat aplikasi flipping book dapat berperan membantu fungsi de saine r web dan mengur angi ketergantungan terhadap desainer grafis. Dekorasi dalam flipping book dapat dimodifikasi dengan tersedianya berbagai theme, template, scene dan background yang menarik, disesuaikan dengan karakter website dan konten yang ditampilkan. Aneka warna dan pola (pattern) juga dapat membantu memperbaiki dekorasi. Aneka animasi juga dapat dimodifikasi yang akan membuat penyajian informasi menjadi interaktif. Pembuatan desain logo dan watermark juga telah diakomodir dalam beberapa aplikasi, membuat upaya branding menjadi lebih mudah. Beberapa pengembang menyediakan dukungan resources untuk desain dan dekorasi secara online, berupa aneka theme, template, scene, image, button, background dan plugin. Desain text dikembangkan dengan penambahan fitur notes dan anotasi, yang sangat diharapkan untuk mendeskripsikan konten digital yang ditampilkan. Penempatan metadata berupa judul dan kata kunci juga sudah diakomodir untuk output publikasi html atau exe, s e h i n g g a memu d a h k a n d a l am pengindeksan dan temu kembali. Kelayakan AplikasiFlipping Book Aplikasi flipping book kini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dan juga sekaligus media penyebarluasan informasi, promosi, publikasi buku dan majalah digital, serta presentasi maupun tutorial. Berbagai penelitian survei telah m e n g u j i k e l a y a k a n m a t e r i pembelajaran dengan menggunakan a p l i k a si f l i p p i n g b o o k d a n menghasilkan skor penilaian bahwa aplikasi flipping book sangat baik dan layak digunakan. Penilaian aplikasi flipping book tersebut berdasarkan riset oleh Setiyo, Zulhermanan, and Harlin (2018); Hayat and Fitriyani (2019); Suya s a and Divayana (2018); Wibowo and Pratiwi (2018); Deyanti, Daningsih and Titin (2018); juga Putra, Ardi and Leilani (2017). Penelitian flipping book tersebut biasanya menggabungkan penilaian ahli materi, ahli media maupun siswa. Media Pembe lajaran dengan Flipping Book Fakta bahwa multimedia memiliki k e u n g g u l a n k a r e n a m a m p u meningkatkan efektifitas penyerapan materi belajar telah dikaji dalam dekade yang lalu. Menurut David and Summers (2014) pada umumnya orang hanya mampu mengingat 10% dari yang dibaca, 20% dari yang didengar, 30% dari yang dilihat, 50% dari yang dilihat dan didengar sekaligus, 70% dari yang diucapkan dan ditulis, tetapi mampu mengingat hingga 90% dari yang dilihat, didengar dan dikerjakan sekaligus. Media yang pas sesuai untuk pembelajaran melalui penglihatan, p e n d e n g a r a n d a n p e n g a l ama n sekaligus adalah flipping book. Flipping book bisa disebut multimedia karena telah dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan ditambahkannya berbagai jenis format file yang melengkapi informasi dan hiburan yang disajikan di dalamnya. Penyerapan materi belajar dengan flipping book lebih tinggi dengan memanfaatkan kemampuan fitur multimedianya. Berbagai penelitian secara empiris membuktikan bahwa media pembelajaran menggunakan media interaktif flipping book layak digunakan, dimina ti, mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar yang lebih tinggi. Penelitian tersebut di antaranya dilakukan oleh Setiyo, Zulhermanan, and Harlin (2018); Istiqfar, Wijaya, and Nurmila (2018); serta Mulyaningsih and S a r a s w a t i ( 2 0 1 7 ) . D e n g a n menggunakan media flipping book, materi belajar yang sukar bisa dibuat menjadi lebih mudah diterima oleh pemustaka karena menjadi lebih menarik dan menyenangkan, sehingga menghasilkan capaian prestasi hasil belajar yang lebih tinggi. Teknis Operasional U n t u k m e m a h a m i t e k n is operasional aplikasi flipping book, dalam kajian ini digunakan Kvisoft Flipbook Maker 4.34 yang memiliki fitur cukup lengkap. Pertama, setelah di-instal akan ditampilkan interface gambar 1, yang di bagian kiri atas terdapat 2 menu pulldown, yaitu file dan help. File terdiri dari New, Open from bookcase, Open from file, Batch Publish, Save, Save as, Recent projects, Recent outputs, Close project, dan Exit. Help terdiri dari Check for update, User guide, Home page, FAQ, Contact us, About, dan Register. Pada area kiri terdapat menu New project, View demo, Open from file, Batch publish, Recent projects, dan Tutorials. Kedua, untuk memulai membuat flipping book, pilih New Project, kemudian tentukan file pdf, jpg atau office yang akan dibuat flipping book. Setelah ditentukan file asalnya, kemudian ditentukan jumlah halaman, ukuran, dan kualitas halaman (page quality). Ketiga, tampilan penuh akan muncul disertai dengan berbagai fasilitas editing dan desain pada gambar 2. Pada gambar 2 ditunjukkan tampilan halaman editing. Pada bagian kiri disediakan tab menu template, settings, dan language. Template berguna untuk menentukan desain latar belakang dengan berbagai fitur kelengkapannya berupa aneka tombol dan navigasi. Setting berguna untuk menentukan berbagai hal yang sangat penting, misalnya judul flipping book, pema s angan googl e anal y ti c s, password, ukuran flipping book, warna latar belakang, penambahan musik (mp3) pada flipping book, penentuan pojok buku untuk membuka halaman, k e c e p a t a n m e m b u k a , u k u r a n perbesaran (zoom), ketebalan halaman, durasi auto play, logo, serta penentuan aneka ikon tombol yang akan dipasang. Keempat, pada gambar 2 bagian atas terdapat tombol Edit page, yang ketika dipilih akan muncul tampilan gambar 3 . E d i t p a g e b e r g u n a u n t u k menambahkan teks, menambahkan file multimedia menambahkan links serta video. Untuk kembali ke menu semula bisa dipilih tombol kanan atas Save and exit. Pada gambar 2, setelah halaman flipping dilakukan pengeditan dan penambahan berbagai fitur, maka siap untuk dipublikasikan. Pada panel atas terdapat tombol publish, bisa ke berbagai format. Berikut ini tampilan publikasi flipping book dengan format exe (gambar 4). Dengan bantuan aplikasi Kvisoft flipbook maker, dapat dihasilkan desain dan dekorasi website untuk menampilkan koleksi digital, dengan tampilan dan efek visual yang lebih menarik. Penambahan link Wahanani (2013) menjelaskan bahwa hyperlink merupakan salah satu alat dalam pencarian informasi yang dapat menghubungkan pemustaka dengan sumber informasi atau dokumen, menyediakan informasi berharga yang relevan. Link dokumen menghubungkan kata kunci dari pemustaka ke dokumen relevan berdasarkan minat, berdasarkan sebabakibat, berdasarkan kasus, berdasarkan tempat, berdasarkan waktu, serta berdasarkan permasalahan. Link bekerja dengan cara melompat menghubungkan suatu kata kunci menuju ke dokumen atau laman web lainnya. J a v a n e s e M a n u s c ri p ts fr o m Yogyakarta Digitisation Project Irawan (2018) menyebutkan bahwa setelah mengalahkan Belanda yang diakhiri dengan kapitulasi Tuntang, Inggris menyerbu kraton Yogyakarta (geger sepehi) dan mengalahkan Sultan Hamengku Buwono II pada 20 Juni 1812. Penyerbuan tersebut diikuti dengan penjarahan besar-besaran, meliputi pusaka kraton, gamelan, wayang dan ribuan naskah pustaka kraton. Setelah melalui berbagai upaya negosiasi untuk pengembalian naskah-naskah tersebut, akhirnya pada 20 Ma r e t 2018 diresmikan proyek digitalisasi ma n u s k ri p J a w a d a ri K r a t o n Yogyakarta di British Library. Dari proyek tersebut sudah diselesaikan 75 manuskrip yang dapat diakses lengkap (fulltext) dari website British Library. Website tersebut menjelaskan bahwa 75 manuskrip telah disediakan akses digital lengkapnya secara bebas, jumlah tersebut baru sebagian kecil dari keseluruhan yang dibawa ke Inggris. Rintisan sejumlah 75 judul tersebut meskipun fisik manuskripnya be lum dapa t dikemba likan ke Indonesia, tetapi digital fulteks-nya d a p a t d i a k s e s d e n g a n mu d a h . Informasi pada website tersebut juga menyebutkan keseluruhan judul yang telah dialihmediakan. Website Javanese Manuscripts fromYogyakarta Digitisation Project di B r i t i s h L i b r a r y https://blogs.bl.uk /asian-andafrican/javanese.html menggunakan aplikasi viewer khusus yang memiliki k e l e b i h a n y a i t u k e m u d a h a n penggunaan sangat tinggi. Manuskrip digital bisa digerakkan atau digeser cukup dengan menggerakkan pointer mouse. Pembesaran (zoom) juga bisa dilakukan dengan sangat mudah dengan scroll mouse. Kelebihan lainnya yaitu pembesaran bisa sangat tinggi, tidak pecah dan menandakan pada saat digitalisasi menggunakan resolusi yang sangat tinggi, hingga terbaca dengan jernih dan jelas (gambar 5). Selain melakukan digitalisasi manuskrip kraton Yogyakarta yang telah dibawa ke Inggris, British Library j u g a me n d i g i t a l k a n b e r b a g a i manuskrip yang terancam bahaya kerusakan di berbagai kawasan di Indonesia dan dunia (endangered archives programme). Website penyelamatan arsip yang terancam rusak yaitu https://eap.bl.uk/. Terdapat 18 kegiatan digitalisasi manuskrip oleh British Library di Indonesia, di antaranya: manuskrip Minangkabau, manuskrip Cirebon, manuskrip Sunda, manuskrip Aceh, manuskrip Sumatera Barat, manuskrip Pondok Pesantren, manuskrip Riau, manuskrip Buton, manuskrip Ambon, manuskrip Maka ss a r, manuskrip Ke rinc i, manuskrip Jambi, manuskrip Bali dan Lombok, manuskrip Bima, manuskrip Kampar, serta manuskrip Jawa. Koleksi manuskrip digital tersebut juga telah dapat diakses secara lengkap. Universitas Leiden We b si t e k o l e k si d i g i t a l U n i v e r s i t a s L e i d e n https://digitalcollections.universiteitlei den.nl/ menggunakan viewer yang hampir sama dengan British Library, tetapi halaman buku dapat dibuka dengan visualisasi (flipping book) dan halaman disetting sebagai halaman kertas yang keras (hard). Disediakan juga fitur membuka halaman secara otomatis (autoflip). Pembesaran dilakukan bukan dengan scroll mouse, tetapi dengan menggunakan magnifier dan dihasilkan pembesaran yang maksimal, beresolusi tinggi. Koleksi digital Universitas leiden mengelola lebih dari 2 juta item, terdiri dari buku langka, manuskrip, foto, lukisan, dan juga rekaman suara. Selain website Universitas leiden, terdapat website Delpher https://www.delpher.nl/, yang dikelola sebagai kerjasama antar berbagai universitas, perpustakaan, dan i n s t i t u s i d i B e l a n d a u n t u k memudahkan temu kembali informasi. Delpher memiliki koleksi digital langka dalam jumlah cukup besar, lebih dari 100 juta halaman, yang bisa menjadi sumber rujukan. Koleksi Delpher terdiri buku langka, surat kabar, serta majalah, dari abad ke 15 hingga abad 21.
Conclusion
Penggunaan aplikasi flipping book selain dapat memperbaiki daya tarik visual dan interaktif, dapat juga digunakan untuk mempe rba iki tampilan, dekorasi dan desain laman website yang menyajikan konten melalui viewer dokumen digital. Strategi tersebut sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap staf spesialis desain grafis yang jarang tersedia di perpustakaan. Penambahan link sebagai suatu bentuk kerjasama mampu meningkatkan ketersediaan koleksi yang spesifik dan dibutuhkan pengguna. Dengan kedua upaya perbaikan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan trafik kunjungan maupun durasi kunjungan ke website koleksi langka perpustakaan UGM, yang dapat dipantau dengan analytics yang tersedia.