Persepsi Mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS UNP Angkatan 2021 terhadap Pencarian Informasi Menggunakan Chatgpt
Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang
Abstract
This study examines the perceptions of students of the Department of Information Science and Library FBS UNP Class of 2021 towards information search using ChatGPT. This research uses quantitative descriptive methods. The research population was 249 students with a sample of 72 students. The sampling technique used simple random sampling technique. Data analysis in this study by verifying the data, then tabulating and processing the data by calculating using the mean formula to calculate the average per statement item, as well as calculating the grand mean to calculate the total average of each indicator. The results showed that the perceptions of students of the Department of Information Science and Library FBS UNP 2021 Angaktan towards information search using ChatGPT have responded well.
Keywords:
Perception
· information search
· ChatGPT
Introduction
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara manusia berinteraksi dengan informasi dan pengetahuan. salah satu inovasi yang signifikan ChatGPT(generative pre-trained transformers), yang merupakan model bahasa generatif berbasis kecerdasan buatan. ChatGPT (generative pre-trained transformer) memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan sistem komputer dan mendapatkan jawaban serta informasi berdasarkan pertanyaan yang diajukan.kehadiran ChatGPT(generative pre-trained transformer) menciptakan peluang baru dalam mendukung pencarian informasi yang efisien dan relevan. Di era digital saat ini, teknologi semakin maju dan mengubah cara manusiaKecerdasan buatan (artificial intelligence) telah digunakan dalam berbagai bidang termasuk di bidang perpustakaan salah satu teknologi AI yang menarik diperhatikan adalah ChatGPT(generative pre-trained transformer), yang dikembangkan oleh OpenAI. ChatGPT(generative pre-trained transformer) adalah mesin pencarian berbasis chatbot yang menggunakan kecerdasan buatan untuk memberi informasi dan memfasilitasi komunikasi. Mesin teknologi dengan menggunakan pemroses bahasa alami (natural language processing/NLP) dan jaringan syaraf tiruan (neural network) untuk memahami dan menghasilkan teks dalam bahasa manusia melalui teks dan memiliki berbagai aplikasi seperti chatbot,asisten virtual,.kemajuan terkini dalam kecerdasan buatan (artificial intelligence)telah meningkatkan minat untuk memahami potensi penerapan dan implikasinya di berbagai domai. Dikembangkan oleh openai dan dirilis ke publik pada november 2022, ChatGPT(generative pre-trained transformer)telah tersebar luas dengan kecepatan yang mengesankan, sehingga menjangkau satu juta pengguna dalam lima hari. Untuk mencapai angka ini dibutuhkan waktu 400 hari untuk dacebook, 720 hari untuk twitter, dan 75 hari untuk instagram (Biswas,firat,2023)Mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, adalah satu kelompok yang secara aktif terlibat dalam proses pencarian informasi. Sebagai mahasiswa yang mengkhususkan diri dalam ilmu informasi dan perpustakaan,mereka seringkali dihadapkan pada tugas-tugas yang memerlukan akses cepat dan tepat terhadap berbagai sumber informasi. Oleh karena itu pemahaman mereka terhadap penggunaan ChatGPT(generative pre-trained transformer) sebagai alat bantu dalam pencarian informasi sangat penting.tingkat efektivitas dan efisien pengguna ChatGPT(generative pre-trained transformer) dalam mendukung pencarian informasi menjadi fokus penelitian yang relevan. Faktor-faktor seperti kepercayaan, Ketetapan, dan keterbacaan jawaban yang diberikan oleh ChatGPT(generative pre-trained transformer)dapat mempengaruhi pengalaman dan hasil pencarian informasi mahasiswa .Pencarian informasi merupakan bagian integral dalam kehidupan mahasiswa, terutama bagi mereka yang mengkhususkan diri dalam Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan . mahasiswa di departemen ini memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengakses berbagai sumber informasi untuk mendukung studi, penelitian, dan proyek akademik mereka. Namun, seringkali mereka dihadapkan pada beberapa masalah pencarian informasi. Pertama, overload informasi , dengan sering merasa kewalahan dengan jumlah pilihan yang ada. mereka perlu menavigasi melalui berbagai sumber informasi, database dan jurnal akademik yang berbeda untuk menemukan informasi yang relevan. Hal ini dapat memakan dan energi yang signifikan. Kedua, keterbatasanwaktu, mahasiswa sering memiliki tenggat waktu ketat untuk tugas dan penelitian mereka. Oleh karena itu, menemukan informasi yang tepat dalam waktu yang kemampuan mereka untuk mendapatkan informasi yang mendalam. Ketiga tingkat keterampilan informasi yangberagam. Beberapa mungkin sangat terampil dalam mencari dan mengevaluasi informasi, sementara yang lain mungkin sangat terampil dalam mencari dan mengevaluasi informasi, sementara yang lain mungkin membutuhkan bantuan lebih dalam hal ini.Tingkat keterampilan ini dapat memengaruhi sejauh mana mereka berhasil dalam pencarian informasi. Keempat, kesulitan dalam menemukan informasi yang relevan , mahasiswa mungkin mengalami kesulitan dalam menemukan informasi yang benar-benar relevan dengan topik atau proyek mereka.ini dapat disebabkan oleh masalah dalam merumuskan kata kunci yang efektif aau kurangnya pemahaman tantangan sumber informasi yang tersedia. Kelima pengguna teknologi, mahasiswa terbiasa dengan teknologi digital, namun tidak semua dari mereka memiliki pengalaman yang sama dalam menggunakan teknologi-teknologi baru seperti teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence ) ChatGPT(generative pre-trained transformer) untuk pencarian informasi.Dalam konteks masalah-masalah dihadapi oleh mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan , pengguna ChatGPT(generative pre-trained transformer)sebagai alat bantu pencarian informasi memiliki potensi solusi yang menarik. ChatGPT(generative pre-trained transformer)adalah model bahasa generatif berbasis kecerdasan buatan yang telah terbukti mampu memberikan respons dan informasi berdasarkan pernyataan yang diajukan oleh pengguna. Pertama akses cepat ke informasi , dengan ChatGPT(generative pre-trained transformer) mahasiswa dengan cepat mengajukan pertanyaan dan menerima respon yang relevan. Ini dapat menghemat waktu dan mempercepat proses pencarian informasi .kedua, pembantu dalam menyusun pertanyaan efektif dan relevan. Dengan memberikan panduan dalam memilih katakunci yang tepat, ChatGPT(generative pre-trained transformer) dapat meningkatan hasil pencarian. Ketiga , akses ke informasi yang diverifikasi, ChatGPT(generative pre-trained transformer) dapat mengakses berbagai sumber informasi dan memberikan informasi yang beragam.Hal ini dapat membantu mahasiswa mendapatkan wawasan yang kaya terkait topik atau masalah yang mereka teliti. Keempat kesempatan pembelajaran, pengguna ChatGPT(generative pre-trained transformer)juga dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi terbaru dalam pencarian informasi menggunakan artificial intelligence yaitu ChatGPT(generative pre-trained transformer). Ini dapat membantu mereka dalam perkembangan profesional mereka di masa depan.Namun dalam implementasi ChatGPT(generative pre-trained transformer)sebagai solusi , masalah potensial seperti tingkat kepercayaan dan keakuratan respons juga perlu diperhatikan.oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa terhadap pencarian informasi menggunakan ChatGPT(generative pre-trained transformer) , sejauh mana mereka menggunakannya, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan mereka terhadap ChatGPT (generative pre-trained transformer). Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga untuk pengembangan solusi yang lebih baik dalam mendukung pencarian informasi mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang.Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung akses dan pengelolaan informasi di berbagai bidang.dalam konteks ini, pengguna teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence ) yaitu ChatGPT (generative pre-trained transformer) dalam pencarian informasi menggunakan ChatGPTini di lingkungan akademik semakin menjadi relevan. Oleh karena itu , berdasarkan pemaparan yang telah diuraikan diatas sejauh ini belum ada penelitian secara mendalam tentang persepsi mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS UNP terhadap pencarian informasi menggunakan ChatGPT (generative pre-trained transformer) , sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian secara mendalam tentang pencarian informasi terutama pencarian informasi dengan menggunakan ChatGPT(generative pre-trained transforme)melalui penjelasan yang telah diuraikan sebelumnya maka penelitian ini mengangkat judul “Persepsi Mahasiswa Departemen Ilmu Inofrmasi dan Perpustakaan FBS UNP Angaktan 2021 Terhadap Pencarian Informasi Menggunakan ChatGPT(generative pre-trained transformer) ”
Method
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang sebanyak angkatan 2021 sebanyak 249 mahasiswa terdiri dari 2 prodi yaitu: 168 prodi perpustakaan dan ilmu informasi dan 81 prodi informasi perpustakaan dan kearsipan. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini teknik simple random sampling. Data pada penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh peneliti langsung dari lapangan melalui responden yang telah melakukan pengisian kuesioner yang dibagikan dan diisi oleh siswa terhadap butir-butir pernyataan yang disediakan pada kuesioner. Data sekunder yang merupakan data pendukung yang diperoleh melalui literatur-literatur yang digunakan dalam penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah kuesioner. Dalam pengumpulan data, kuesioner penelitian ini menggunakan Skala Likert. Sebelum menyebarkan kuesioner dilakukan terlebih dahulu menguji pernyataan pada penelitian menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas apakah kuesioner layak dipakai atau tidak dipakai untuk sampel pada penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif.
Result & Discussion
Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode deskriptif. Peneliti melaksanakan penelitian dalam dua tahap, pertama, dilakukan uji coba kuesioner yang telah divalidasi oleh validator kepada 72 responden mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS UNP angkatan 2021.setelah jawaban responden terkumpul , kemudian hasilnya diolah dan dilakukan uji validasi dan uji reliabilitas untuk mengetahui valid dan reliabel setiap item pernyataan kuesioner. Dan hasil uji validitas mendapatkan hasil setiap pernyataan yang berjumlah 40 dapat digunakan dalam penelitian dan disebarkan.Pada variabel informasi oleh mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS UNP angkatan 2021 dalam pencarian informasi menggunakan ChatGPTada 4 indikator yaitu pada indikator pemantauan informasi berada pada kategori tinggi berdasarkan 5 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 3,49. Pada indikator tindakan informasi berada pada kategori tinggi berdasarkan 3 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 3,25. Pada indikator pendukung keputusan informasi berada pada kategori tinggi berdasarkan 3 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 3,21.Sehingga untuk keempat indikator pada informasi oleh mahasiswa Departemen Ilmu Informasi danPerpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang didapatkan perolehan nilai rata-rata sebesar 3,25 dengan kategori tinggi.Kedua, penyebaran kuesioner penelitian sebagai pengumpulan data penelitian, kuesioner disebarkan kepada 72 responden melalui google form yaitu mahasiswa Departemen ilmu informasi dan perpsutakaan FBS UNP angkatan 2021, dengan menggunakan teknik simple random sampling. Adapun perolehan data adalah sebanyak 168 mahasiswa prodi Perpustakaan dan Ilmu Informasi dan 81 mahasiswa prodi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan. Dari perolehan data penelitian ,untuk variabel ChatOT dibagi atas 5 indikator yaitu keterbacaan, keakuratan, dan respon.Berdasarkan data yang diperoleh, dapat dideskripsikan bahwa indikator kreativitas berada pada kategori sangat tinggi berdasarkan hasil tanggapan responden terhadap 5 item pernyataan pada indikator kreativitas dengan perolehan nilai rata-rata 3.32. Pada respons ChatGPTberada pada kategori tinggi berdasarkan hasil tanggapan responden terhadap 5 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata 3,23. Selanjutnya pada indikator keakuratan ChatGPTkategori tinggi berdasarkan hasil tanggapan responden terhadap 5 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata 3,24. Pada indikator keterbacaan ChatGPTkategori tinggi berdasarkan hasil tanggapan responden terhadap 5 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata 3,22 dan pada indikator ketepatan ChatGPTkategori tinggi berdasarkan hasil tanggapan responden terhadap 5 item pernyataan dengan perolehan nilai rata-rata 3,29 Selanjutnya Sehingga untuk ketiga indikator didapatkan perolehan nilai rata-rata sebesar 3,26 dengan kategori tinggi.Berdasarkan perolehan nilai rata-rata dari ketujuh indikator tersebut yaitu 3,25 yang berada pada skala interval 2,52-3,27. Maka dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa departemen ilmu informasi dan perpustakaan FBS UNP angakatan 2021 berada pada kategori tinggi.
Conclusion
Hasil penelitian menunjukkan Persepsi Mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS UNP Angaktan 2021 Terhadap Pencarian Informasi Menggunakan ChatGPTsudah merespons dengan baik berdasarkan. Pertama, ketepatan ChatGPTtinggi berarti mahasiswa menggunakan ChatGPTdengan memanfaatkan layanan pojok baca digital di perpustakaan SMA Negeri 2 Painan. Kedua, keterbacaan atau kemudahan bahwa keterbacaan ChatGPTKeterbacaan ChatGPTsangat penting untuk membantu mahasiswa dalam pencarian informasi akademik yang efektif dan efisien . Ketiga, keakuratan ChatGPT, berarti mahasiswa memanfaatkan karena keakuratan ChatGPTmenjadi elemen kunci dalam membantu mahasiswa dalam mencari informasi yang akurat, relevan, dan dapat diandalkan.. Keempat, respon ChatGPT, mahasiswa memanfaatkan respons ChatGPTRespon ChatGPTyang efisien, relevan, dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan mahasiswa dalam pencarian informasi akan memperbaiki pengalaman mereka dalam menggunakan alat ini sebagai sumber daya pendukung studi dan penelitian mahasiswa. Kelima, kreativitas dalam ChatGPTdapat membantu mahasiswa dalam pengembangan pemikiran kreatif, solusi yang inovatif, dan pemahaman yang mendalam dalam pencarian informasi akademik. Keenam, Pemantauan informasi yang lebih canggih dapat memungkinkan ChatGPTuntuk memahami preferensi dan kebutuhan mahasiswa. Ketujuh, masalah informasi ini adalah bahwa mahasiswa harus menggunakan ChatGPTdengan bijaksana dan kritis. Mereka perlu belajar untuk mengidentifikasi kapan alat ini dapat memberikan informasi yang berguna. Kedelapan, tindakan informasi,dampak tindakan informasi ChatGPTpada mahasiswa adalah bahwa mereka dapat menerima bantuan yang lebih terfokus dan efisien dalam pencarian informasi mahasiswa. Kesimbilan, mahasiswa dalam menjalani perjalanan pencarian informasi mereka dengan lebih efektif dan efisien. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan, maka penulis ingin memberikan beberapa saran. Pertama, bagi pihak departemen Ilmu INFORMASI dan Perpustakaan agar lebih update atau memperbarui lagi teknologi artificial intelligence yang berkaitan dengan prodi di departemen mengingat karena kecerdasan buatan artificial intelligence sekarang yang telah berkembang secara pesat atau bahkan akan memperbarui terus-menerus kedepannya karena masih ada dari mahasiswa Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS UNP angkatan 2021 masih rendah pengetahuannya terhadap kecerdasan buatan teknologi artificial intelligence tau tentang teknologi. Kedua, bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengkaji lebih dalam mengenai pencarian informasi menggunakan ChatGPT dan memperbaharui pengetahuan tentang kecerdasan buatan artificial intelligence agar bisa gunakan sebagai dan membantu mahasiswa dalam pencarian informasi.