KEPUASAN PELANGGAN UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA PERIODE TAHUN 2022 – 2024
Universitas Sebelas Maret; Universitas Sebelas Maret
Abstrak
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja UPT Perpustakaan UNS dalam memberikan kepuasan kepada pemustaka. Evaluasi kinerja UPT Perpustakaan UNS dilakukan melalui tiga indikator diantaranya layanan dan sarana/fasilitas, koleksi dan kompetensi pegawai yang ada di Perpustakaan UNS; Metode penelitian; metode pengumpulan data melalui pengumpulan data pendukung terkait dengan topik survei. Adapun pengumpulan data melalui 1). metode pengamatan langsung, dan 2). penyebaran kuesioner. Target hasil pada tahapan ini adalah data yang mendukung topik survei ini terkumpul dan tercatat. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner. Metode pengambilan sampel dengan pengambilan sampel ditentukan diawal karena alasan khusus ( purposive random sampling ) Kinerja UPT Perpustakaan UNS mempunyai kategori sangat tinggi sejumlah 107 atau 62,6 % responden, dikategorikan sangat tinggi karena 107 atau 62,6 % responden menjawab kinerja UPT perpustakaan UNS sangat tinggi, hal ini dibuktikan dengan layanan dan fasilitas, koleksi dan kompetensi pegawai di UPT Perpustakaan UNS memberikan kemu dahan dalam proses pelayanannya kepada pemustaka.
Abstract
This study was conducted with the aim of determining the performance of the UNS Library in providing satisfaction to users. Evaluation of the performance of the UNS Library t is carried out through three indicators including services and facilities, collections and employee competencies at the UN S Library; Research method; data collection method through collecting supporting data related to the survey topic. The data collection is through 1). direct observation method, and 2). questionnaire distribution. The target results at this stage are data t hat supports the survey topic collected and recorded. Data collection instruments with questionnaires. The sampling method with sampling determined at the beginning for special reasons (purposive random sampling) The performance of the UNS Library has a ve ry high category of 107 or 62.6% of respondents, categorized as very high because 107 or 62.6% of respondents answered that the performance of the UNS Library Unit is very high, this is evidenced by the services and facilities, collections and employee com petencies at the UNS Library providing convenience in the service process to users.
Keywords:
customer satisfaction
· service
· performance
· college library
· users
· kepuasan pelanggan
· layanan
· kinerja
· perpustakaan perguruan tinggi
· pemustaka
Introduction
Menurut Undang - Undang Nomor 43 Tahun 2007 bahwa perpustakaan mempunyai tujuan untuk memberikan layanan perpustakaan, meningkatkan minat membaca, memperluas wawasan dam ilmu pengetahuan bagi pemustaka. Layanan perpustakaan harus berorientasi kepada pemustak a. Layanan perpustakaan dapat dikembangkan melalui pemanfaatan koleksi, jenis layanan, sumber daya manusia, dan sarana prasarana guna memenuhi kebutuhan pemustaka. Perpustakaan perguruan tinggi mempunyai fungsi yang strategis dalam mendukung terwujudnya T ri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam memperlancar, mendukung , dan meningkatkan kualitas program perguruan tinggi melalui layanan perpustakaan meliputi aspek pengumpulan, pengolahan, pemanfaatan , dan diseminasi informasi bahan perpustakaan . Baik tidaknya sebuah perpustakaan tergantung dari kualitas layanan yang diterima pemustaka. Menurut Soeatminah (1992:129) bahwa baik dan tidak sebuah perpustakaan tergantung pelayanan yang diberikan oleh perpustakaan tersebut. Kepuasan pemustaka dapat dipe roleh sesuai antara harapan atau minimal solusi dalam memenuhi kebutuhan informasi yang diperoleh dari perpustakaan. Keberadaan koleksi, jenis layanan, kualitas sumber daya manusia , dan sarana prasarana menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam keberha silan layanan perpustakaan. UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret sebagai jantungnya perguruan tinggi terus meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Langkah - langkah st rat egis diterapkan sesuai kondisi, situasi , dan anggaran perpustakaan. Kualitas sumber daya manusia, keragaman koleksi, pengembangan teknologi informasi, sarana dan prasarana serta bisnis proses terus ditingkatkan. Peningkatan jam buka disesuaikan dengan aktivitas kampus agar dapat memberikan kesempatan kepada p emustaka yang akan memanfaat k an perpustakaan. Dalam penelusuran informasi mengenai koleksi perpustakaan dikembangkan agar mudah diakses secara online yang berbasis internet atau melalui android. Demi kenyaman pemustaka dalam melakukan aktivitas membaca dan mengerjakan tugas perkuliahan maka perpustakaan berupaya meningkatkan sarana prasarana perpustakaan. Suhu udara ruang yang nyaman juga perlu diperhatikan dengan memasang AC. Pencahayaan ruang perlu diatur demi kenyaman dalam membaca buku atau koleksi perp ustakaan lainnya. Peningkatan kualitas layanan peminjaman dan pengembalian buku, saat ini Perpustakaan Universitas Sebelas Mare telah memanfaatkan teknologi informasi berbasis RFID. Berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan perlu dilakukan evaluasi untuk peningkatan kinerja perpustakaan yang berkesinambungan . Dalam evaluasi kinerja perpustakaan di sini mencoba membahas kinerja perpustakaan yang dijelaskan ke dalam tiga indikator, hal ini berkaitan dengan layanan dan sarana/fasilitas, koleksi dan kompetensi pegawai yang ada di Perpustakaan UNS. Dari tiga indik ator di atas, masing masing dijelaskan pada setiap indikatornya melalui beberapa item pertanyaan. Tahap - tah ap dalam pengumpulan data merupakan tahapan dalam kegiatan mengumpulkan data pendukung terkait topik survei tersebut. Pengumpulan data melalui metode pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner. Hasil dalam t a rget ini merupakan data pendukung topik survei yang dicatat dan dikumpulkan. Kuesioner yang isinya instrument yang digunakan untuk pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jumlah 1710 orang yang menggunakan jasa UPT Perpustakaan selama tahun 2024. Sampel yang digunakan sebany ak 171 orang. Metode dalam pengambilan sampel dengan pengambilan sampel yang telah ditentukan diawal penelitian karena alasan khusus ( purposive random sampling ) (Sugiyono, 2012). Prosedur dalam analisis data terdiri dari pemberian skor terhadap item pertanyaan sesuai dengan skala, pemberian kode terhadap item - item untuk mempermudah perhitungan, menganalisis , dan menyimpulkan.
Method
Metode penelitian; metode pengumpulan data melalui pengumpulan data pendukung terkait dengan topik survei. Adapun pengumpulan data melalui 1). metode pengamatan langsung, dan 2). penyebaran kuesioner. Target hasil pada tahapan ini adalah data yang mendukung topik survei ini terkumpul dan tercatat. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jumlah 1710 orang yang menggunakan jasa UPT Perpustakaan selama tahun 2024. Sampel yang digunakan sebany ak 171 orang. Metode dalam pengambilan sampel dengan pengambilan sampel yang telah ditentukan diawal penelitian karena alasan khusus ( purposive random sampling ) (Sugiyono, 2012). Prosedur dalam analisis data terdiri dari pemberian skor terhadap item pertanyaan sesuai dengan skala, pemberian kode terhadap item - item untuk mempermudah perhitungan, menganalisis , dan menyimpulkan. I. Layanan dan Sarana/Fasilitas Hakikat layanan perpustakaan menurut Rahayu (2015:1.3) adalah suatu jasa yang memberikan informasi pemustaka berkaitan dengan bahan pustaka yang dicari pemustaka. Tersedianya sarana akses penelusuran informasi bagi pemustaka yang akan melakukan penelusuran informasi bahan pustaka baik di perpustakaan maupun luar perpustakaan. Layanan secara konvensional tetap memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan bagi pe mustaka. Layanan perpustakaan menyediakan fasilitas serta aktivitas perpustakaan untuk memperlancar dalam memberikan jasa bagi pengguna perpustakaan atau pemustaka. Ada beberapa i ndikator layanan dan sarana prasarana atau fasilitas yang dapat dijelaskan da lam 11 item pertanyaan serta 5 item jawaban yaitu sangat bagus, bagus, cukup bagus, kurang bagus , dan sangat tidak bagus. Adapun item pernyataan yang disajikan sebagai berikut : 1. Layanan keanggotaan mudah dan sederhana prosesnya . 2. Waktu tunggu penetapan keanggotaan . 3. Jenis layanan perpustakaan telah memenuhi kebutuhan . 4. Waktu kunjungan setiap harinya (jam buka layanan) di perpustakaan memenuhi kebutuhan . 5. Penataan ruang sirkulasi telah memenuhi kebutuhan . 6. Rambu - rambu/tata tertib dan atau prosedur membantu mempermudah pemenuhan kebutuhan . 7. Mapping atau penataan ruang memenuhi kebutuhan . 8. Ruang perpustakaan nyaman dan bersih . 9. Pencahayaan ruang memenuhi kebutuhan . 10. Tenggang waktu peminjaman koleksi memenuhi kebutuhan . 11. Peminjaman koleksi maksimum sesuai ketentuan bisa memenuhi kebutuhan . II. Koleksi Definisi koleksi berdasarkan G. Edward Evans dalam buku Tri Yuliani (2020) merupakan kumpulan buku, sumber informasi yang disusun, dihimpun, dan diolah perpustakaan baik perpustakaan lembaga, instansi atau masyarakat . Dalam i ndikator koleksi dijelaskan melalui 6 item pertayaan yang disediakan dengan 5 item jawaban yaitu sangat memenuhi, memenuhi, cukup memenuhi, kurang memenuhi dan sangat tidak memenuhi. Adapun item pertanyaan tersebut seperti berikut ini: 1. Ketersediaan koleksi buku - buku perpustakaan memenuhi kebutuhan . 2. P enataan koleksi buku di rak sesuai no. k lasifikasinya memuaskan . 3. Jumlah peminjaman buku diatas 5 eksemplar dalam 1 bulan cukup efektif & memenuhi kebutuhan . 4. Ketersediaan koleksi dalam bentuk digital memenuhi kebutuhan . 5. Koleksi majalah, jurnal, surat kabar, tabloid memenuhi kebutuhan . 6. Terbitan koleksi p erpustakaan memuaskan . III. Kompetensi Pegawai Kompetensi profesional merupakan kompetensi berkaitan tentang pengetahuan dan wawasan pustakawan di bidang sumber informasi, manajemen , teknologi, dan penelitian. Sementara dalam Undang - Undang Perpustakaan (UU RI Nomor 43 Tahun 2007), menjelaskan bahwa kompetensi pustakawan merupakan kemampuan keterampilan, pengetahuan serta perilaku pustakawan yang didapat dari pendidikan dan atau pelatihan kepustakawanan. Pustakaw an mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan pengelolaan dan layanan perpustakaan. Dalam indikator kompetensi pegawai dijelaskan dalam 6 item pertanyaan dengan disediakan 5 item jawaban yaitu sangat kompeten, kompeten, cukup kompeten, kurang kompeten dan sangat tidak kompeten. Adapun item pernyataan yang disajikan sebagai berikut : 1. Petugas paham dan jelas dalam memberikan informasi koleksi serta prosedur yang berlaku di perpustakaan . 2. Petugas senantiasa bisa menelusuri koleksi yang dibutuhkan . 3. Petugas cepat dan tepat dalam melayani kebutuhan . 4. Petugas ramah dan sopan dalam melayani kebutuhan . 5. Petugas tanggap dan responsif dalam menangani keluhan . 6. Petugas rapi dan sopan dalam berbusana . Berdasarkan pada arti estimologi kompetensi diartikan sebagai kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan , dan sikap kerja. Menurut Undang - Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa kompetensi merupakan kemampuan kerja yang dimiliki seseorang seperti aspek keterampilan, pengetahuan , dan sikap kerja. Kemampuan kerja sesuai standar yang ditetapkan perusahaan.
Result & Discussion
C. Kinerja Perpustakaan Dalam UU Perpustakaan Bab I pasal 1 berbunyi bahwa Perpustakaan merupakan lembaga/institusi yang bertugas mengumpulkan ilmu pengetahuan dalam bentuk tercetak dan terekam. Untuk pengelolaan n ya secara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan. Sementara diketahui bahwa kinerja perpustakaan adalah efektivitas jasa yang disediakan perpustakaan dan efisiensi sumber daya yang digunak an untuk menyiapkan jasa t ersebut. Mengukur kinerja perpustakaan merupakan suatu kegiatan dalam mengumpulkan data , menyusun statistik , menggambarkan hasil kinerja perpustakaan dan analisis data untuk evaluasi kinerja dalam jangka waktu tertentu . M enurut Saur (2007) bahwa pengukuran kinerja mempunyai manfaat sebagai berikut : 1). K epentingan pengelolaan perpustakaan, dalam pengembangan jasa layanan informasi, dan produk perpustakaan , 2). P emetaan anggaran khusunya dalam pengembangan anggaran perpustakaan dan lain sebagainya. Pengertian kinerja menurut Kement e rian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan, 2008) bahwa prestasi kerja , unjuk kerja , dan hasil kerja . Pencapai an tujuan dan sasaran merupakan wujud dari hasil kinerja dalam melakukan kegiatan atau program suatu organisasi . Indikator kinerja merupakan ungkapan hasil kerja baik secara lisan maupun simbol kuantitatif dari data statistik perpustakaan . Indikator kinerja dapat digunakan dalam mengukur pencapaian tingkat kinerja perpustakaan tersebut . ( https://preservasi.perpusnas.go.id/ artikel/59/simulasi - cara - mengukur - kinerja - perpustakaan) Menurut Undang - undang Perpustakaan Bab I pasal 1 bahwa Perpustakaan merupakan institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan. Sementara diketahui bahwa kinerja perpustakaan merupakan efektivitas jasa layanan yang ada di perpustakaan, efisiensi sumber daya perpustakaan yang digunakan dalam menyiapkan jasa layanan tersebut. Tabel 1. Tabel Distribusi Frekuensi Kinerja Upt Perpustakaan UNS No. Kategori Jumlah Prosentase (%) 1 Sangat tinggi 107 62,6 2 Tinggi 54 31,6 3 Sedang 10 5,8 4 Rendah 0 0 5 Sangat rendah 0 0 Jumlah 171 100 Sumber: Dari data yang diolah, dari kuesioner no. 1 s . d . 23 Dari tabel di atas dapat dikatakan bahwa distribusi frekuensi kinerja UPT Perpustakaan UNS yang menyatakan kategori sangat tinggi sejumlah 107 atau 62,6% responden, yang menjawab kategori tinggi sejumlah 54 atau 31,6% responden dan yang menjawab kategori sedang sejumlah 10 atau 5,8% responden. Jadi hal ini dapat disimpulkan bahwa kinerja UPT Perpustakaan UNS dapat dikategorikan sangat tinggi karena 107 atau 62,6% responden menjawab kinerja UPT perpustakaan UNS sangat ti nggi, hal ini dibuktikan dengan layanan dan fasilitas, koleksi dan kompetensi pegawai di UPT Perpustakaan UNS memberikan kemudahan dalam proses pelayanannya kepada pemustaka. Hal ini sejalan dengan penelitian Twum, K. K., Adams, M., Budu, S., & Budu, R. A. A. (2022) yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan.
Conclusion
Berdasarkan pada bab pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Kinerja UPT Perpustakaan UNS mempunyai kategori sangat tinggi sejumlah 107 atau 62,6% responden, dikategorikan sangat tinggi karena 107 atau 62,6% responden menjawab kinerja UPT perpustakaan UNS sangat tinggi, hal ini dibuktikan dengan layanan dan fasilitas, koleksi dan kompetensi pegawai di UPT Perpustakaan UNS memberikan kemudahan dalam proses pelayanannya kepada pemustaka.