Kembali
16
1
2024 Warta Perpustakaan Pusat UNDIP Vol 17 · 2 ISSN 0126-4559

IMPLEMENTASI DIPONEGORO LITERASI DIGITAL (DIPOLITA) DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN DAN RISET ILMIAH

Universitas Diponegoro; Universitas Diponegoro; Universitas Diponegoro; Universitas Diponegoro; Universitas Diponegoro

Abstrak

Diponegoro Literasi Digital ( DIPOLITA ) merupakan wadah kegiatan literasi digital UPT Perpustakaan dan Undip Press yang mewadahi kegiatan/program perpustakaan melalui tahapan pencapaian program D ipolita perpustakaan yang diimplementasikan dalam road map pembangunan tiap tahun. Tujuan Dipolita yaitu m eningkatkan literasi bagi sivitas akademika Undip melalui berbagai kegiatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam menggunakan sumber informasi digital. Metode kajian Dipolita yaitu melakukan analisis kelayakan dan kebutuhan, analisis dan tentukan requirement document, g unakan best practices, d esain, mengukur dan melacak perkembangan, pengembangan be rbagai ekosistem koleksi digital, mengintegrasikan berbagai ekosistem aplikasi dalam Dipolita, melakukan uji coba, p raktik penerapan bertahap . Kesimpulan, Diponegoro Literasi Digital dengan 7 fitur yaitu Diopac, Ezprozy, Digilib, Schedule, webinar, Moodula dan Testtime telah meningkatkan literasi digital s ivitas akademika Undip dan penggunaan sumber informasi digital. Dipolita menjadi laman yang memudahkan pemustaka dalam kegiatan literasi informasi sehingga meningkatkan peran UPT Perpustakaan dan Undip Pr ess dalam pembelajaran dan riset ilmiah.

Abstract

Diponegoro Digital Literacy (DIPOLITA) is a platform for digital literacy activities by the UPT Library and Undip Press, which accommodates library activities/programs through the stages of achieving the Dipolita library program implemented in the annual development roadmap. The goal of Dipolita is to enhance literacy for the academic community of Undip through various activities specifically designed to improve understanding and skills in using digital information sources. The Dipolita study method involves conducti ng feasibility and needs analysis, analyzing and determining the requirement document, using best practices, designing, measuring and tracking progress, developing various digital collection ecosystems, integrating various application ecosystems within Dip olita, conducting trials, and implementing practices in stages. Conclusion: Diponegoro Digital Literacy with 7 features, namely Diopac, Ezprozy, Digilib, Schedule, webinar, Moodula, and Testtime, has improved the digital literacy of the academic community at Undip and the use of digital information sources. Dipolita becomes a platform that facilitates users in information literacy activities, thereby enhancing the role of the Library UPT and Undip Press in learning and scientific research.
Keywords: aplikasi · digital literacy · Dipolita · information literacy · library · dipolita · literasi digital · literasi informasi · perpustakaan

Introduction

UPT Perpustakaan dan Undip Press merupakan perpustakaan perguruan tinggi yang memiliki peran penting dalam mendukung p elaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menyediakan sumber informasi dan sumber belajar bagi sivitas akademika dan masyarakat akademis pada umumnya. Kampus Universitas Diponegoro berada pada lima lokasi yang terpisah. Lokasi tersebut tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah yaitu Semarang, Batang, Pekalongan, Jepara, dan Rembang. Untuk melayani sivitas akademika yang tersebar tersebut diperlukan ada nya layanan yang dapat menjangkau seluruh area perkuliahan. Universitas Diponegoro menyusun fase pencapaian menjadi World Class University, fase tersebut disusun dalam 8 fase, kurun waktu tahun 2000 – 2039. Saat ini sudah memasuki fase ke - 5, penguatan Universitas Riset (2022 – 2024) . Universitas riset adalah universitas yang berkomitmen untuk penelitian sebagai bagian utama dari misinya (Universitas Diponegoro, 2022) B erdasarkan data PDDikti , jumlah mahasiswa Undip tahun 2022 berjumlah 68 . 909 , jumlah dosen sebanyak 1.752, jumlah tendik sebanyak 2.067. Berdasarkan data tersebut total sivitas akademika Undip sebanyak 72.728 dan rata - rata publikasi internasional sebesar 0,16 (Dikti, 2023) . Karena kurangnya hasil riset tersebut, maka UPT Perpustakaan dan Undip Press mendukung penguatan universitas riset dengan membangun Diponegoro Literasi Digital (DIPOLITA). DIPOLITA merupaka n bentuk tranformasi perpustakaan dan menjadi program inovasi UPT Perpustakaan dan Undip Press yang diharapkan mampu mendukung Program Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung fungsi perpustakaan sebagai center of learning dan center of civilization bagi sivitas akademika Universitas Diponegoro dan masyarakat pada umumnya. DIPOLITA merupakan wadah kegiatan literasi digital UPT Perpustakaan dan Undip Press yang mewadahi kegiatan/program perpustakaan melalui tahapan pencapaian program DIPOLITA perpustakaan yang diimplementasikan dalam road map pembangunan tiap tahun. Implementasi DIPOLITA dimulai pada tahun 2021 dimana UPT Perpustakaan dan Undip Press menyelenggarakan pelatihan online yang dikemas dalam k egiatan webinar series dengan tema: e - resources, mana j emen referensi , dan integrated academic . k egiatan ini banyak diapresiasi baik oleh s ivitas akademika maupun masya r akat umum. Hal tersebut dibuktikan dari hasil survey yang dilakukan dimana semua penilaian terhadap pelaksanaan webinar di nyatakan baik dan dibutuhkan s ivitas akademika . Pada tahun 2022 untuk meningkatkan kualitas l ayanan , UPT Perpustakaan dan Undip Press melakukan renovasi gedung dan peningkatan sar ana pras arana . Pada b ulan Juni 2022 (28 - 30 Juni 2022) untuk meningkatkan kompetensi tenaga perpustakaan, maka pustakawan dan tenaga kependidikan mengikuti sertifikasi pustakawan secara mandiri. Pada tahun 2023 , p erpustakaan merubah konsep l ayanan, yang dahulu ruang perpustakaan banyak digunakan untuk spot koleksi buku , sekarang ruang perpustakaan banyak digunakan sebagai tempat untuk co - working space (tempat diskusi dan belajar bersama) dengan fasitiltas ruang diskusi, wifi , dan koleksi cetak maupun digital. Di samping itu , UPT Perpustakaan dan Undip Press juga membangun ekosistem digital yaitu dengan peningkatan pada aplikasi repository U ndip juga pada OPAC U ndip yang terintegrasi. Berdasarkan latar belakang tersebut maka UPT Perpustakaan dan Undip Press membangun DIPOLITA sebagai wadah kegiatan literasi digital dalam mendukung Universitas Diponegoro menjadi Universitas Rise t. Adapun tujuan DIPOLITA adalah: 1. Meningkatkan literasi bagi sivitas akademika Undip melalui berbagai kegiatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam menggunakan sumber informasi digital. 2. Meningkatkan peran UPT Perpustakaan dan Undip Press dalam mendukung pembelajaran dan riset ilmiah.

Method

Metode yang digunakan dalam program DIPOLITA adalah dokumentasi dari hasil statistik pengguna e - r esource s , peserta w ebinar series dan peserta w orkshop yang memanfaatkan pendaftaran, presensi dan evaluasi kegiatan pada laman DIPOLITA . Tahap - tahap yang dilakukan : a. Melakukan analisis kelayakan dan kebutuhan . b. Analisis dan tentukan requirement document . c. Gunakan best practices . d. Desain . e. Mengukur dan melacak perkembangan . f. Pengembangan berbagai ekosistem koleksi digital . g. Mengintegrasikan berbagai ekosistem aplikasi dalam DIPOLITA . h. Melakukan uji coba . i. Praktik penerapan bertahap .

Result & Discussion

UPT Perpustakaan dan Undip Press mempunyai program khusus yang membedakan dengan perpustakaan p erguruan t inggi yang lain yaitu DIPOLITA (Diponegoro Literasi Digital). Literasi Digital merupakan program dengan konsep o ne click one acces yaitu dengan sekali akses untuk memudahkan pemustaka dalam mengikuti kegiatan - kegiatan literasi yang diadakan perpustakaan. Kegiatan literasi yang diadakan perpustakaan meliputi webinar the series dan workshop . Rancangan Literasi Digital tahun 2023 memakai aplikasi literasidigital.undip.ac.id yang didalamnya berisi fitur - fitur: Gambar 1. Laman Literasi Digital Fitur yang terdapat dalam DIPOLITA ada 7 yaitu: Diopac, Ezproxy, Digilib, Schedule, Webinar, Moodula dan Testtime. 1. DIOPAC Diopac merupakan program terintegrasi seluruh perpustakaan di Undip, dengan alamat akses lib.undip.ac.id. Pemustaka dapat melakukan penelusuran informasi k atalog online dari koleksi buku - buku tercetak melalui link tersebut. Pencarian buku lebih mudah dilakukan melalui lib.undip.ac.id, hanya melalui satu alamat website kita dapat melakukan temu kembali informasi ( information retrieval ) koleksi masing - masing fakultas sebelum melakukan transaksi sirkulasi atau peminjaman buku. 2. EZPROXY Ezproxy sangat bermanfaat bagi pemustaka s ivitas akademika Undip dala m mengakses e - journal maupun e - book yang dilanggan Undip ketika berada di luar jangkauan wifi Undip. Bahkan tanpa log in ke masing - masing database . Caranya dengan masuk sso.undip.ac.id. Ezproxy memudahkan pustakawan dalam akses database langganan Undip di manapun berada melalui sso.undip.ac.id 3. DIGILIB Digilib atau digital library merupakan website resmi UPT Perpustakaan dan Undip Press. Digilib menjadi perpustakaan digital Undip yang memungkinkan pemustaka mengakses koleksi e - journal, e - book, repository dan sebagainya. Bahkan Diopac dan E zproxy dapat diakses dalam satu halaman web tersebut. 4. SCHEDULE Schedule merupakan jadwal kegiatan yang akan dilakukan perpustakaan dalam kurun waktu tertentu. Umumnya enam bulan atau satu tahun. Rencana kegiatan ini perlu diketahui pemustaka agar dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan - kegiatan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan. 5. WEBINAR Webinar yaitu seminar berbasis web atau pelatihan online dalam bentuk webinar dengan durasi 2 jam dengan tema tentang integrated academic, managemen referensi , dan e - resources . Webinar menurut A. Verma ( 2010) adalah gabungan antara web dan seminar, yang berarti seminar melalui jaringan web atau internet. Selama pandemi Covid - 19 webinar banyak dipakai karena penggunanya dapat melaksanakan seminar, talkshow , dan diskusi secara online . Webinar menjadi salah satu media komunikasi dalam penyampaian informasi dari pustakawan kepada pemustaka selama pemberlakukan jaga jarak ditetapkan. 6. MOODULA Moodula yaitu modul pembelajaran yang dapat diakses secara online untuk menambah pengetahuan dan sebagai bekal pembelajaran sebelum mengikuti pelatihan yang dilaksanakan perpustakaan. Modul yang disediakan merupakan materi pembelajaran pada literasi digital. 7. TESTTIME Testtime merupakan laman untuk menguji kemampuan dalam bentuk tes setelah mengakses modul pembelajaran. Seberapa jauh kemampuan pemustaka dapat diuji dengan mengerjakan tes yan g terdapat pada laman Testtime (Universitas Diponegoro, 2023) . Penggunaan DIPOLITA di kalangan s ivitas akademika mendapat respon positif. DIPOLITA menjadi pintu utama dalam melakukan pendaftaran kegiatan Webinar, Workshop , dan kegiatan lain yang diadakan UPT Perpustakaan dan Undip Press. Berikut dokumentasi data pengguna e - r esou r ce peserta Webinar dan Workshop tersebut . 1) Data penggunaan E - Resources oleh sivitas akademika Gambar 2. Data Penggunaan E - Resou r ces tahun 2021 (Undip, 2021) Gambar 3. Data Penggunaan E - Resources tahun 2022 (Undip, 2022) Gambar 4. Data Penggunaan E - Resources tahun 2023 (Undip, 2023) Pemanfaatan e - resources s ivitas akademika Undip tergolong rendah. Berdasarkan data penggunaan e - resources oleh s ivitas akademika Undip pada tahun 2021 ( bandwith dibagi unique visitors ) diperoleh rata - rata 5,796 per hari. Pada tahun 2022 jumlah user yang memanfaatkan e - resources sebanyak rata - rata 7,896 per hari. Pada tahun 2023 sampai bulan Juni 2023 sebanyak rata - rata 9,733 orang per hari. 2) D ata Workshop dan webinar the series (UPT Perpustakaan) Gambar 5. Jumlah Peserta Webinar Seri 1 - 30 (Undip, 2022) Pada tahun 2022 telah dilaksanakan Webinar sebanyak 30 kali. Tahun 2023 dilakukan kegiatan Webinar 10 kali. Webinar menampilan tiga tema utama yaitu Integrated Academic, E - Resource , dan manajemen r eferensi. Narasumber berasal dari dosen Undip dan dosen perguruan tinggi lain serta praktisi. Webinar tidak terbatas s ivitas akademika Undip tapi terbuka untuk umum. Jumlah peserta Webinar the series tahun 2022 tertinggi jumlahnya pada webinar seri 4 dengan 700 peserta. Disusul webinar seri 7 dengan 693 peserta. Webinar seri 5 dan webinar seri 22 meraih jumlah peserta yang sama yaitu 669 peserta. Peserta paling sedikit pada waktu web inar seri 2 dengan 324 peserta Rata - rata dari 30 seri meraih peserta antara 300 – 700 peserta Gambar 6. Diagram Kesan Peserta terhadap Narasumber dalam Menyampaikan Materi pada Webinar (Undip, 2022) Kesan - kesan peserta yang mengikuti Webinar 30 series pada tahun 2022 terhadap nara sumber dalam menyampaikan materi webinar, sebesar 79% sangat baik dan 21% menjawab baik. Tidak ada satupun yang menjawab kurang baik Gambar 6. Jumlah Pelaksanaan Workshop Perpustakaan Universitas Diponegoro Workshop bersifat offline dan diikuti s ivitas akademika Undip. Karena sifatnya tat ap muka maka pada saat pandemi Covid - 19 tahun 2020 dan 2021 tidak dapat dilaksanakan. Pada tahun 2022 dilaksanakan 4 kali kegiatan dan tahun 2023 dilaksanakan workshop 2 kali kegiatan.

Conclusion

Diponegoro Literasi Digital dengan 7 fitur yaitu Diopac , Ezprozy, Digilib, Schedule, W ebinar, Moodula , dan Testtime telah meningkatkan literasi digital s ivitas akademika Undip dan penggunaan sumber informasi digital. Dipolita menjadi laman yang memudahkan pemustaka dalam kegiatan literasi informasi sehingga meningkatkan peran UPT Perpustakaan dan Undip Press dalam pembelajaran dan riset ilmiah.