Kembali
16
1
2023 Pustakaloka : Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 15 · 2 ISSN 2502-4108

Hubungan Minat Berkunjung Pemustaka terhadap tersedianya Fasilitas Teknologi Informasi di Telkom University Open Library

Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran

Abstrak

Beragamnya fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Libraryyang tersedia,menjadi salah satu daya tarik pemustaka untuk berkunjung keperpustakaan ini. Penelitian ini membahas hubungan minat berkunjung terhadap fasilitas teknologi informasi pada Telkom University Open Library. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tersedianya fasilitas teknologi informasi sehubungansignifikansinyadengan minat berkunjung pemustaka ke Telkom University Open Library. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling, dengan jumlah unit sampel sebanyak 153. Penelitian ini menggunakan metode analisis uji korelasi Pearson Product Moment,antara variabel hubungan minat berkunjung dengan fasilitas teknologi informasi Telkom University Open Library. Didapatkan hasil hampir semua variabel fasilitas teknologi informasi memiliki hubungan yang signifikan dengan minat berkunjung di Telkom University Open Library.Hal ini dikarenakan,fasilitas teknologi informasi yang ada pada Telkom University Open Libraryterbilang beragam dan canggih, dibandingkan dengan perpustakaan perguruan tinggi lain, sehingga tersedianya fasilitas teknologi informasi dapat menjadi daya tarik pemustaka untuk berkunjung keTelkom University Open Library.</p>

Abstract

The variety of information technology facilities available at Telkom University Open Library is one of the attractions of this library that attracts many users to visit. This study discusses the relationship between interest in visiting and information technology facilities at Telkom University Open Library. This study aimed to determine the availability of information technology facilities related to significance with the interest of visiting users to the Telkom University Open Library. This research is a quantitative research with a survey method. The sampling technique used Simple Random Sampling, with a total sample unit 153. This study used the Pearson Product Moment correlation test analysis method between variable interest in visiting and information technology facilities at Telkom University Open Library. The results obtained for almost all variables of information technology facilities have a significant relationship with interest in visiting the Telkom University Open Library. This place was chosen because the existing information technology facilities at the Telkom University Open Library are diverse and sophisticated compared to other university libraries, so the availability of information technology facilities can attract visitors to the Telkom University Open Library
Keywords: information technology facilities · interest in visiting libraries · Telkom University Open Library

Introduction

Pesatnya perkembangan teknologi informasi di masyarakat, telah menjadi sebuah fenomena yang tidak dapat terhentikan untuk terjadi di lingkungan manusia, tidak terkecuali di perpustakaan. Seiring berkembangnya keilmuan dan teknologi di dunia perpustakaan yang semakin berorientasi pemustaka, perpustakaan dituntut untuk memiliki berbagai fasilitas berbasis teknologi informasi yang canggih dan sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Fasilitas didefinisikan sebagai sesuatu yang digunakan, dipakai, ditempati, dan dinikmati oleh orang pengguna (A.S Moenir dalam Ikhtiromirosyid and Jumino, 2019)1. Fasilitas perpustakaan juga dapat dinyatakan sebagai segala sesuatu perlengkapan perpustakaan yang memudahkan pengguna dalam memanfaatkan perpustakaan, memperlancar kegiatan pustakawan dalam mengelola perpustakaan2. Fasilitas teknologi informasi yang tersedia di perpustakaan juga menjadi sebuah tolak ukur bagus tidaknya sebuah perpustakaan. Hal ini dikarenakan, fasilitas yang tersedia di perpustakaan dapat menjadi faktor yang menarik calon pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan. Teknologi informasi merupakan kombinasi antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang digunakan untuk mengolah data, yang meliputi memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan mendalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi atau kelompok 3.Sebagai institusi pengelola informasi, penerapan teknologi informasi di perpustakaan telah berkembang dengan pesar. Perkembangan teknologi informasi pada perpustakaan dapat dilihat dari fasilitas-fasilitas berbasis teknologi informasi yang tersedia di perpustakaan seperti, adanya sistem automasi untuk temu kembali koleksi yang memudahkan dalam memenuhi kebutuhan pemustaka, yakni OPAC, adanya koleksi-koleksi secara digital, tersedianya jaringan internet (WI-FI), dan juga adanya perpustakaan digital (digital library). Pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan biasanya mempunyai berbagai tujuan sesuai dengan kebutuhannya. Minat berkunjung ke perpustakaan merupakan hal yang penting karena tingkat keberhasilan perpustakaan dapat dilihat melalui tingginya pengunjung perpustakaan. Menurut Saifullah (2018)4 minat kunjung pemustaka adalah kegiatan yang mempunyai kecenderungan dalam mengunjungi perpustakaan. Biasanya, minat kunjung pemustaka memiliki hubungan terhadap perasaan dan ketertarikan seseorang pada suatu objek. Maka, minat dapat dikatakan sebagai suatu rasa suka dan ketertarikan yang lebih pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang memerintah. Disebutkan bahwa apabila terdapat seseorang yang memiliki minat terhadap suatu objek akan terlihat, jika objek yang diinginkan sesuai sasaran dan memiliki kaitan serta hubungan dengan kebutuhan seseorang tersebut. Namun demikian, banyak perpustakaan yang mempunyai masalah terkait rendahnya kunjungan pemustaka dari beberapa faktor, salah satunya adalah kurang memadainya fasilitas teknologi informasi dalam suatu perpustakaan. Perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang menyediakan berbagai fasilitas yang memadai seperti adanya fasilitas teknologi informasi sebagai penunjang kebutuhan pemustakanya. Perpustakaan harus memastikan bahwa para pengunjungnya merasakan kenyamanan, keamanan, kebahagiaan, dan keterikatan saat berada di dalamnya atau menghabiskan waktu di perpustakaan5. Fasilitas yang tersedia di perpustakaan merupakan hal terpenting karena dapat memperlancar berbagai kegiatan di perpustakaan, apalagi pada perpustakaan perguruan tinggi. Menurut Suwarno dalam Ikhtiromirosyid & Jumino, (2019)6 pemustaka adalah pengguna fasilitas yang disediakan perpustakaan baik koleksi maupun buku (bahan pustaka maupun fasilitas lainnya). Pada perpustakaan perguruan tinggi, pemustaka yang memungkinkan berkunjung ke sana adalah civitas academica dan tidak menutup kemungkinan masyarakat juga bisa mengunjungi perpustakaan suatu perguruan tinggi tersebut. Tersedianya fasilitas yang ada di perpustakaan perguruan tinggi harus memperhatikan kondisi fasilitas, kelengkapan, design interior maupun eskterior, kebersihan fasilitas dan aspek-aspek lainnya yang berhubungan erat dengan pemustaka secara langsung. Tersedianya fasilitas perpustakaan perguruan tinggi harus sesuai dengan kebutuhan pemustaka agar minat berkunjung pemustaka semakin meningkat di era digital yang sudah berbasis teknologi dan informasi. Fasilitas yang ada di perpustakaan perguruan tinggi harus disediakan dan dibuat sedemikian rupa agar memudahkan pemustaka dalam memanfaatkan perpustakaan secara optimal. Selain itu, fasilitas perpustakaan berfungsi sebagai pendukung dalam pelaksanaan pelayanan yang telah disediakan oleh perpustakaan perguruan tinggi secara menyeluruh. Salah satu perpustakaan perguruan tinggi yang menyediakan fasilitas teknologi informasi bagi pemustaka adalah Telkom University Open Library. Telkom University Open Library merupakan perpustakaan Universitas yang berada di bawah naungan Universitas Telkom yang mendapatkan akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Indonesia. Telkom University Open Library merupakan salah satu perpustakaan yang banyak dikunjungi oleh civitas academica maupun pemustaka sekitar perpustakaan. Dengan banyaknya pemustaka yang datang, tidak hanya dari dalam universitas mengindikasikan perpustakaan ini mempunyai sebuah daya tarik bagi pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan ini. Perpustakaan Telkom memiliki open library berbasis digital yang didalamnya terdapat fitur dan fasilitas yang canggih dan banyak yang mengunjungi perpustakaan ini. Open Library Telkom University telah melakukan inovasi yang membantu pemustaka untuk dapat mengakses sumber informasi baik secara on-site maupun online7. Selain itu, Telkom University Open Library didukung oleh sistem informasi terintegrasi yang dapat mengelola serta mengolah berbagai koleksi bahan pustaka dan juga open library. Sebagaimana telah dilakukan penelitian terdahulu oleh Aprianti, I., R. Susilana, and H. H. Margana tahun 20148 mengenai hubungan antara ketersediaan fasilitas perpustakaan dengan minat kunjung siswa ke perpustakaan pada perpustakaan SMP Negeri 15 Bandung, penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif metode deskriptif dengan studi korelasional. Pengolahan data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Teknik penarikan sampel yang digunakan yakni simple random sampling dengan sampel berjumlah 135. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat antara ketersediaan fasilitas perpustakaan dengan minat kunjung siswa ke perpustakaan pada Perpustakaan SMP Negeri 15 Bandung. Persamaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini adalah terletak pada variabel yang digunakan, yakni sama-sama menggunakan variabel fasilitas perpustakaan dan minat kunjung. Persamaan lain adalah digunakannya pendekatan kuantitatif dan studi korelasional. Adapun perbedaanya adalah terletak pada subjek penelitian, penelitian sebelumnya bersubjek SMP Negeri 15 Bandung sedangkan penelitian ini bersubjek Telkom University Open Library, dan juga pada penelitian sebelumnya variabel hanya terbatas pada fasilitas perpustakaan, sedangkan penelitian ini difokuskan pada fasilitas teknologi informasi perpustakaan. Adapun terdapat juga kajian terdahulu yang ditulis oleh Rosmalah, R., Irfan, M., Murnianti, A., & Nurdin, M. (2022)9 berjudul Hubungan Fasilitas Perpustakaan Sekolah dengan Minat Baca Siswa Kelas V Sekolah Dasar terdapat persamaan dengan penelitian ini terdapat pada metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan menggunakan pengumpulan data berupa teknik angket, dokumentasi, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa hubungan fasilitas perpustakaan sekolah dengan minat baca siswa kelas V SD Gugus 32 Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng memiliki hubungan ke arah positif, maka dengan fasilitas perpustakaan yang baik tersebut dapat meningkatkan minat baca yang baik pula. Kemudian, perbedaan artikel tersebut terletak pada lokasi penelitian yang dipilih oleh penulis terdahulu yaitu Gugus 32 Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng, sedangkan lokasi penelitian yang dipilih oleh penulis adalah Perpustakaan Universitas Telkom. Selain itu, pada variabel yang diteliti yaitu penulis terdahulu menggunakan variabel fasilitas perpustakaan sekolah dasar terhadap minat berkunjung siswa, sedangkan penulis menggunakan variabel fasilitas teknologi informasi dan minat berkunjung pemustaka. Berdasarkan hasil paparan di atas, terlihat bahwa ketersediaan fasilitas perpustakaan memiliki hubungan kuat dengan minat kunjung siswa ke perpustakaan. Selain itu, fasilitas perpustakaan memiliki pengaruh terhadap minat baca siswa. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian mengenai hubungan minat berkunjung pemustaka dengan tersedianya fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu adalah dalam penelitian ini peneliti menggunakan variabel fasilitas teknologi informasi serta variabel minat berkunjung pemustaka. Kemudian, perbedaan selanjutnya terletak pada lokasi penelitian yang penulis pilih yaitu, Telkom University Open Library. Mengacu pada latar belakang yang telah disampaikan di atas, maka penulis melakukan penelitian mengenai hubungan minat berkunjung pemustaka dengan tersedianya fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library. Selain itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi hubungan antara tersedianya fasilitas teknologi informasi dengan minat berkunjung pemustaka ke Telkom University Open Library. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: 1. Apakah fasilitas teknologi informasi memiliki hubungan yang signifikan terhadap minat berkunjung pemustaka ke Telkom University Open Library? 2. Apakah penerangan lampu, ukuran ruangan, dan sirkulasi udara pada Telkom University Open Library berhubungan signifikan terhadap tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan pemustaka di Telkom University Open Library? 3. Apakah kemudahan akses peralatan fasilitas teknologi informasi berhubungan signifikan terhadap tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan pemustaka di Telkom University Open Library? 4. Apakah peralatan fasilitas teknologi informasi yang terkini berhubungan signifikan terhadap tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan pemustaka di Telkom University Open Library? 5. Apakah peralatan fasilitas teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka berhubungan signifikan terhadap frekuensi kunjungan pemustaka di Telkom University Open Library? 6. Apakah peralatan fasilitas teknologi informasi yang efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhan pemustaka berhubungan signifikan terhadap frekuensi pemustaka dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library? 7. Apakah peralatan fasilitas teknologi informasi yang efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhan pemustaka berhubungan signifikan terhadap frekuensi pemustaka dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library? 8. Apakah pustakawan yang ramah dan berkualitas berhubungan signifikan terhadap ketepatan dan kecepatan layanan yang diberikan oleh Telkom University Open Library?

Method

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei. Metode penelitian kuantitatif adalah suatu cara yang digunakan untuk menjawab penelitian yang berhubungan dengan data yang berupa angka dan program statistik. Penulis memilih metode penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditentukan dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan hasilnya berupa angka. Menurut Sugiyono (2018)10 mengartikan metode survei adalah metode penelitian kuantitatif yang dipakai untuk memperoleh data yang terjadi pada masa lampau atau saat ini, berkaitan dengan keyakinan, pendapat, karakteristik, perilaku hubungan variabel serta untuk melakukan pengujian beberapa hipotesis terkait variabel sosiologis serta psikologis dari sampel yang telah dipilih dari populasi tertentu, teknik pengumpulan data melalui wawancara atau kuesioner yang tidak dilakukan secara mendalam, dan hasil penelitian cenderung untuk digeneralisasikan. Dipilihnya metode survei dalam penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan fasilitas teknologi informasi terhadap minat berkunjung pemustaka di Telkom University Open Library. Sedangkan, kuesioner (angket) dapat diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner penelitian ini disebarkan kepada mahasiswa atau mahasiswi ataupun masyarakat berusia 18-29 tahun yang pernah mengunjungi Telkom University Open Library serta menggunakan layanan dan peralatan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di Telkom University Open Library. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling (Sampling Acak Sederhana). Menurut Cochran dalam Prijana and Andri Yanto, (2020)11, sampling acak sederhana adalah sebuah metode seleksi terhadap unit unit populasi. Tiap-tiap unit memiliki peluang yang sama untuk dipilih. Selain itu, pemilihan dilakukan melalui tabel angka random maupun program komputer. Pada penelitian ini jenis simple random sampling yang digunakan dengan berdasarkan kalender hari dan jam kunjungan sebagai unit sampel selama 30 hari dengan 8 jam per harinya. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan website https://www.randomizer.org/, dan terpilih unit sampel (n) sebanyak 153 unit sampel. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti mengenai hubungan minat berkunjung pemustaka terhadap fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library. Lokasi penelitian dilaksanakan di Telkom University Open Library, Jalan Telekomunikasi No.1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40257. Selain itu, waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai April 2023. Penelitian ini menggunakan metode analisis korelasi Pearson Product Moment. Menurut Uma Sekaran and Roger Bougie (2017)12, analisis korelasi merupakan metode statistika yang digunakan dalam menentukan suatu besaran yang menyatakan bagaimana kuat hubungan suatu variabel dengan variabel lain dengan tidak mempersoalkan apakah suatu variabel tertentu tergantung kepada variabel lain. Korelasi Pearson Product Moment adalah korelasi sederhana yang hanya melibatkan satu variabel terikat (dependent) dan satu variabel bebas (independent). Korelasi Pearson Product Moment menghasilkan koefisien korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan linier antara dua variabel. Apabila hubungan dua variabel tidak linier, maka koefisien korelasi Pearson tersebut tidak mencerminkan kekuatan hubungan dua variabel yang sedang diteliti, meskipun kedua variabel mempunyai hubungan kuat. Analisis korelasi Pearson Product Moment, dengan koefisien yang dilambangkan dengan r. Pengujian korelasi Pearson Product Moment ini menggunakan software IBM SPSS Statistics versi 27 dalam menguji korelasi variabel-variabel dalam penelitian ini.

Result & Discussion

Kuesioner yang disebarkan oleh peneliti untuk melakukan penelitian ini, terdiri dari 18 pertanyaan berbentuk matrix question dengan skala Likert. Terdiri dari 8 pertanyaan yang berhubungan dengan fasilitas teknologi informasi dan 10 pertanyaan yang berhubungan dengan minat berkunjung ke perpustakaan. Pertama, peneliti menguji penerangan lampu, ukuran ruangan, dan sirkulasi udara terhadap tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan pemustaka di Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment, maka didapatkan: Tabel 1 Hubungan Penerangan Lampu, Ukuran Ruangan, dan Sirkulasi Udara Terhadap Tersedianya Peralatan Fasilitas Teknologi Informasi dalam Mempermudah Pekerjaan Pemustaka di Telkom University Open Library Correlations Penerangan lampu, ukuran Peralatan FTI dapat mempermudah pekerjaan sirkulasi udara Penerangan lampu_ukuran_sirkul asiudara Pearson Correlation 1 .575** Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 Peralatan FTI dapat mempermudah pekerjaan Pearson Correlation .575** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistik, diketahui bahwa nilai penerangan lampu, ukuran ruangan, dan sirkulasi udara di Telkom University Open Library memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,575 terhadap peralatan fasilitas teknologi informasi sehingga dapat mempermudah pekerjaan. Artinya, semakin cukup tingkat penerangan lampu, ukuran ruangan, dan sirkulasi udara, maka tersedianya peralatan fasiltas teknologi informasi di Telkom University Open Library semakin mempermudah pekerjaan pemustaka. Kedua, peneliti menguji tentang kemudahan akses peralatan fasilitas teknologi informasi terhadap tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan pemustaka di Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment, maka didapatkan: Tabel 2 Hubungan Kemudahan Akses Peralatan Failitas Teknologi Informasi Terhadap Tersedianya Peralatan Fasiltas Teknologi Informasi dalam Mempermudah Pekerjaan Pemustaka di Telkom University Open Library Correlations Peralatan FTI mudah diakses Peralatan FTI dapat mempermudah pekerjaan Peralatan FTI mudah diakses Pearson Correlation 1 .639** Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 Peralatan FTI dapat mempermudah pekerjaan Pearson Correlation .639** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistik, diketahui bahwa nilai peralatan fasilitas teknologi informasi yang mudah diakses di Telkom University Open Library memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,639 terhadap peralatan fasilitas teknologi informasi sehingga dapat mempermudah pekerjaan. Artinya, semakin mudah diakses, peralatan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library, maka tersedianya peralatan fasiltas teknologi informasi di Telkom University Open Library semakin mempermudah pekerjaan pemustaka. Ketiga, peneliti menguji tentang peralatan fasilitas teknologi informasi yang terkini terhadap tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan pemustaka di Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment, maka didapatkan: Tabel 3 Hubungan Peralatan Fasilitas Teknologi Informasi yang Terkini Terhadap Tersedianya Peralatan Fasiltas Teknologi Informasi dalam Mempermudah Pekerjaan Pemustaka di Telkom University Open Library Correlations Peralatan FTI memiliki teknologi yang terkini Peralatan FTI dapat mempermudah pekerjaan Peralatan FTI memiliki teknologi yang terkini Pearson Correlation 1 .522** Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 Peralatan FTI dapat mempermudah pekerjaan Pearson Correlation .522** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistic, diketahui bahwa nilai peralatan fasilitas teknologi informasi memiliki teknologi yang terkini di Telkom University Open Library memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,522 terhadap peralatan fasilitas teknologi informasi sehingga dapat mempermudah pekerjaan. Artinya, semakin terkini teknologi yang dimiliki pada peralatan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library, maka tersedianya peralatan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library semakin mempermudah pekerjaan pemustaka. Keempat, peneliti menguji tentang peralatan fasilitas teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka terhadap frekuensi kunjungan pemustaka di Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment, maka didapatkan: Tabel 4 Hubungan Peralatan Fasilitas Teknologi Informasi yang Sesuai dengan Kebutuhan Pemustaka Terhadap Frekuensi Kunjungan Pemustaka di Telkom University Open Library Correlations Peralatan FTI telah sesuai dengan apa yang dibutuhkan Pemustaka mengunjungi Open Library lebih dari 1x seminggu Peralatan FTI telah sesuai dengan apa Pearson Correlation 1 .354** yang dibutuhkan Sig. (2-tailed) N .000 153 153 Pemustaka mengunjungi Open Library lebih dari 1x seminggu Pearson Correlation .354** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: Hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistik, diketahui bahwa nilai peralatan fasilitas teknologi informasi telah sesuai dengan kebutuhan pemustaka di Telkom University Open Library dan memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,354 terhadap frekuensi kunjungan yang lebih dari satu kali dalam seminggu. Artinya, semakin sesuainya kebutuhan pemustaka pada peralatan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library, maka semakin tinggi frekuensi kunjungan pemustaka dalam seminggu di Telkom University Open Library. Kelima, peneliti menguji tentang peralatan fasilitas teknologi informasi yang efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhan pemustaka terhadap frekuensi pemustaka dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment , maka didapatkan: Tabel 5 Hubungan Peralatan Fasilitas Teknologi Informasi yang Efisien serta Menghemat Waktu dan Tenaga Pemustaka dalam Memenuhi Kebutuhan Pemustaka Terhadap Frekuensi Pemustaka dalam menggunakan Peralatan Fasilitas Teknologi Informasi Correlations Peralatan FTI efisien serta dapat menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhannya. Pemustaka selalu menggunakan peralatanTI yang tersedia di Open Library Peralatan FTI efisien serta dapat menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhannya. Pearson Correlation 1 .375** Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 Pemustaka selalu menggunakan peralatan FTI yang tersedia di Open Library Pearson Correlation .375** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: Hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistik, diketahui bahwa nilai peralatan fasilitas teknologi informasi yang efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhan pemustaka di Telkom University Open Library memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,375 terhadap frekuensi pemustaka dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di Telkom University Open Library. Artinya, semakin efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi memenuhi kebutuhan, maka semakin tinggi frekuensi pemustaka dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di Telkom University Open Library. Keenam, peneliti menguji tentang peralatan fasilitas teknologi informasi yang efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhan pemustaka terhadap frekuensi pemustaka dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment , maka didapatkan: Tabel 6 Hubungan Peralatan Fasilitas Teknologi Informasi yang Efisien serta Menghemat Waktu dan Tenaga Pemustaka dalam Memenuhi Kebutuhan Pemustaka Terhadap Frekuensi Pemustaka dalam menggunakan Fasilitas Teknologi Informasi Correlations Peralatan FTI efisien serta dapat menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhannya. Pemustaka selalu menggunakan fasilitas teknologi informasi di Open Library Peralatan FTI efisien serta dapat menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhannya. Pearson Correlation 1 153 .343** Sig. (2-tailed) .000 N 153 Pemustaka selalu menggunakan fasilitas teknologi informasi di Open Library Pearson Correlation .343** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistik, diketahui bahwa nilai peralatan fasilitas teknologi informasi yang efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam memenuhi kebutuhan pemustaka di Telkom University Open Library memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,343 terhadap frekuensi pemustaka dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di Telkom University Open Library. Artinya, semakin efisien serta menghemat waktu dan tenaga pemustaka dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi memenuhi kebutuhan, maka semakin tinggi frekuensi pemustaka dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di Telkom University Open Library. Ketujuh, peneliti menguji tentang pustakawan yang ramah dan berkualitas terhadap ketepatan dan kecepatan layanan yang diberikan oleh Telkom University Open Library dengan menggunakan Pearson Product Moment, maka didapatkan: Tabel 7 Hubungan Pustakawan yang Ramah dan Berkualitas Terhadap Ketepatan dan Kecepatan Layanan yang Diberikan oleh Telkom University Open Library Correlations Pustakawan ramah dan berkualitas Layanan yang diberikan oleh Telkom University Open Library cepat dan tepat untuk pemustakanya Pustakawan ramah dan berkualitas Pearson Correlation 1 .705** Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 Layanan yang diberikan oleh Telkom University Open Library cepat dan tepat untuk pemustakanya Pearson Correlation .705** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 153 153 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber: hasil pengolahan peneliti, 2023 Berdasarkan hasil pengujian statistik, diketahui bahwa nilai pustakawan yang ramah dan berkualitas di Telkom University Open Library memberikan dampak positif dengan adanya hasil hubungan yang signifikan sebesar 0,705 terhadap ketepatan dan kecepatan layanan yang diberikan oleh Telkom University Open Library. Artinya, semakin ramah dan berkualitas pustakawan di Telkom University Open Library dalam menggunakan peralatan fasilitas teknologi informasi memenuhi kebutuhan, maka semakin tinggi frekuensi pemustaka dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di Telkom University Open Library

Conclusion

Dari hasil uji korelasi Pearson Product Moment pada penelitian yang sudah dilakukan, menghasilkan kesimpulan bahwa hampir semua variabel fasilitas teknologi informasi memiliki hubungan yang signifikan dengan minat berkunjung di Telkom University Open Library. Fasilitas teknologi informasi yang ada pada Telkom University Open Library terbilang beragam dan canggih, dibandingkan fasilitas teknologi informasi pada perpustakaan perguruan tinggi lain. Fasilitas teknologi informasi ini banyak dirasakan manfaatnya oleh pemustaka yang datang ke perpustakaan ini, dibuktikan dengan banyaknya pemustaka yang datang secara on-site pada perpustakaan ini selama bulan April 2023 sebanyak 6.770 pemustaka. Adapun kesimpulan berdasarkan tujuan dari penelitian ini, yang pertama terdapat hubungan yang signifikan dalam hubungan minat berkunjung perpustakaan dengan tersedianya fasilitas teknologi informasi pada Telkom University Open Library. Kedua terdapat hubungan signifikan pada tersedianya fasilitas teknologi informasi dengan minat berkunjung pemustaka ke Telkom University Open Library. Oleh karena itu, Telkom University Open Library dapat meningkatkan aspek fasilitas teknologi informasi untuk meningkatkan intensitas kunjungan pemustaka. Terima kasih kami ucapkan kepada pustakawan Telkom University Open Library untuk bantuan dan kesediaannya dalam ikut serta pada penelitian ini. Saran untuk penelitian ini adalah sebaiknya dilakukan pengujian juga mengenai hubungan jenis kelamin terhadap minat berkunjung pada fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library, karena tidak menutup kemungkinan bahwa jenis kelamin berpengaruh terhadap tingkat signifikansi antara hubungan tersebut. Selain itu, usia responden juga dapat dilakukan pengujian korelasi terhadap minat berkunjung pada fasilitas teknologi informasi di Telkom University Open Library.