PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN PADA SUKU DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN JAKARTA UTARA
Universitas YARSI; Universitas YARSI; Universitas YARSI
Abstract
Technological developments provide convenience quickly to its users, one of the media for technological and communication developments is Instagram social media. Instagram social media makes it easy to find and get information. This means that libraries need to keep up with the times. Libraries are needed to introduce and utilize various collections, services and activities provided for the community. The North Jakarta sub-district library has social media Instagram @perpusjkt_utara to disseminate information, services, collections and activities in the library. The aim of the research is to find out how the social media Instagram influences the use of libraries in the North Jakarta library and archives department. The method used in this research is a correlational quantitative method to determine the influence of Instagram social media on library use with a total of 76 library user respondents. The results obtained in this research show that the Instagram social media @perpusjkt_utara with all the activities carried out encourages library users to utilize the library in terms of services, activity events and the existence of collections so that the Instagram social media variable has a significant effect on library utilization with a significance value of 0.000 < 0, 05 and the Pearson correlations obtained were 0.863 in the interval 0.80 - 1.000, there was a positive and strong correlation. The conclusion of the research is that the social media Instagram @perpusjkt_utara with all the activities carried out encourages library users to utilize the library in terms of services, event activities and the existence of collections. So the social media variable Instagram has a significant effect on library utilization.
Keywords:
Social Media
· Instagram
· Library Utilization
· Jakarta
Introduction
Informasi menjadi sangat penting pada aspek kehidupan. Di Indonesia memiliki peningkatan dalam pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi kian tahun. Data dari Badan Pusat Statistik (2021, hlm. 5 dan 23) penggunaan internet pada individu di Indonesia selama 2017 2021 mencapai 62,10 persen pada tahun 2021, dan indeks pembangunan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia sebesar 5,59 pada tahun 2020 menjadi 5,76 pada tahun 2021 dengan pertumbuhan 3,04 persen. Terjadinya perkembangan teknologi, perlu mencari sumber informasi yang terpercaya. Hal ini perpustakaan memiliki peran penting sebagai sumber informasi dan pengembangan pengetahuan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2014 Tentang Perpustakaan menyebutkan perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka (Pemerintah Negara Republik Indonesia 2014, hlm. 2). Perpustakaan perlu memanfaatkan kegiatan serta menyesuaikan perkembangan media digital dalam melakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan kepada para pemustaka. Generasi Z mendapatkan informasi menggunakan media sosial. Salah satu perkembangan media sosial yang dapat meningkatkan interaksi yaitu media Instagram. Data dari situs NapoleonCat (2022), pengguna indonesia pada tahun 2022 memperlihatkan bahwa pengguna media Instagram mencapai angka 97,71 juta pengguna. Pengguna terbanyak berusia 18 hingga 24 tahun dan mayoritas perempuan mencapai 51,4 %. Perpustakaan menggunakan media sosial salah satunya media instagram untuk memberikan informasi seputar perpustakaan dan agar masyarakat dapat sering memanfaatkan perpustakaan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara sebagai perpustakaan umum di Jakarta Utara, perpustakaan tersebut menginformasikan melalui media instagram dengan akun bernama @perpusjkt_utara hal ini untuk mengenali berbagai koleksi, meningkatkan gerakan membaca, serta kegiatan yang dilakukan seperti layanan perpustakaan umum dan keliling, fasilitas perpustakaan, serta sosialisasi lainnya. Semua kegiatan, koleksi, dan fasilitas terkait pada perpustakaan perlu diperkenalkan kepada masyarakat untuk mengetahui kegiatan perpustakaan. Perpustakaan dimanfaatkan oleh masyarakat luas mulai dari anak-anak hingga dewasa tanpa adanya batasan umur. Banyak cara yang ditempuh untuk mencerdaskan suatu bangsa, salah satunya menuntut ilmu pengetahuan. Dalam menuntut ilmu pengetahuan dapat dilakukan memilih buku yang berkualitas di koleksi perpustakaan. Melalui Data Indonesia (2022) ditemukan bahwa tahun 2021 menurunnya siswa atau mahasiswa untuk mengunjungi perpustakaan yang hanya 12,5 % dan kurang mengoptimalisasi pemanfaatan perpustakaan pasca pandemi covid-19. Pada penelitian sebelumnya juga dilakukan oleh Bakti Mafika, Sofyan Susanto (2022, hlm. 72) dengan hasil penelitian tersebut pemanfaatan perpustakaan sudah berjalan baik namun masih terdapat beberapa kurangnya dalam minat membaca siswa dari faktor sendiri dan faktor lingkungan pengaruh dari teman dan kurangnya motivasi di rumah. Pustakawan perlu memahami target kepada kunjungan untuk masyarakat, khususnya pada masyarakat di Jakarta Utara. Dari Badan Pusat Statistik Jakarta, (2023) data presentase perkembangan pendidikan pada penduduk bahwa tingkat buta huruf dalam membaca dan menulis di usia 15 tahun ke atas pada tahun 2022, Jakarta Utara berada peringkat kedua tertinggi dengan hasil 1,20%, Maka dari itu perlunya dorongan untuk melakukan kegiatan gemar membaca dengan memanfaatkan perpustakaan pada koleksi perpustakaan melalui menyebarkan informasi di media instagram. Alasan menyebarkan informasi melalui media instagram agar masyarakat tertarik untuk mengunjungi dan sering memanfatkaannya. Dengan aktif di media sosial salah satunya di instagram, memberikan peningkatan terhadap pemanfaatan perpustakaan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini dengan judul “Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan di Suku Dinas Perpustakan dan Kearsipan Jakarta Utara” Rumusan Masalah 1. 2. 1. 2. Bagaimana Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan di Suku Dinas Perpustakan dan Kearsipan Jakarta Utara? Seberapa besar Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan di Suku Dinas Perpustakan dan Kearsipan Jakarta Utara? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan di Suku Dinas Perpustakan dan Kearsipan Jakarta Utara. Untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan Perpustakan di Suku Dinas dan Kearsipan Jakarta Utara.
Method
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif degan jenis penelitian korelasional kuantitatif. Metode ini digunakan untuk menentukan pengaruh antar dua variabel yang diteliti pada pengaruh variabel X (Media Sosial Instagram) terhadap variabel Y (Pemanfaatan Perpustakaan) yang dikumpulkan dalam bentuk data kuantitatif dan diolah dengan menggunakan teknik statistik. Penelitian diselenggarakan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara, berlokasi di Jl. Logistik No. 2, RW. 4, Tugu Selatan, Kec. Koja, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14260. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Juni 2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diisi oleh responden berjumlah 76 responden. Populasi penelitian dalam 1 bulan terakhir pada bulan april 2023 sekitar 300 orang yang telah berkunjung ke perpustakaan. Sampel penelitian menggunakan teknik random sampling dengan penentuan rumus slovin 10% dan didapatkan hasil sampel sebanyak 76 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Data kuesioner digunakan untuk menyebarkan pertanyaan kepada pemustaka dengan pilihan skor jawaban seperti tidak setuju, sangat tidak setuju, setuju, dan sangat setuju. Data observasi digunakan mengamati keadaan lokasi objek penelitian yang ada. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi dengan bantuan SPSS. Dalam analisis data juga dilakukan uji hipotesis dan uju koefisien determinasi.
Result
Hasil penelitian yang telah dilakukan dari penyebaran kuesioner sebanyak 76 responden mengenai pengaruh media sosial instagram terhadap pemanfaatan perpustakaan diuraikan sebagai berikut: a. Uji Validitas No. r “hitung” r “tabel” 1. 0,481 0,355 Keterangan Valid 2. 0,619 0,355 Valid 3. 0,427 0,355 Valid 4. 0,687 0,355 Valid 5. 0,376 0,355 Valid 6. 0,590 0,355 Valid 7. 0,545 0,355 Valid 8. 0,662 0,355 Valid 9. 0,674 0,355 Valid 10. 0,420 0,355 Valid 11. 0,457 0,355 Valid 12. 0,603 0,355 Valid Tabel 1. Uji Validitas Variabel X No. r “hitung” r “tabel” Keterangan 1. 0,365 0,355 Valid 2. 0,362 0,355 Valid 3. 0,338 0,355 Tidak Valid 4. 0,377 0,355 Valid 5. 0,631 0,355 Valid 6. 0,639 0,355 Valid 7. 0,609 0,355 Valid 8. 0,372 0,355 Valid 9. 0,754 0,355 Valid 10. 0,626 0,355 Valid 11. 0,537 0,355 Valid 12. 0,406 0,355 Valid Tabel 2. Uji Validitas Variabel Y Berdasarkan pada kedua tabel hasil uji validitas menunjukkan variabel X (media sosial instagram) terdapat 12 butir pernyataan dinyatakan valid. Hasil uji validitas variabel Y (pemanfaatan perpustakaan) terdapat 11 pernyataan valid dan 1 pernyataan tidak valid lebih kecil dari nilai r hitung yaitu pada butir nomor 3 di indikator pemanfaatan perpustakaan yang akan digugurkan. Sehingga total jumlah pernyataan pada variabel media sosial instagram dan pemanfaatan perpustakaaan berjumlah 23 butir pernyataan valid dan digunakan pada pengujian selanjutnya. b. Uji Reliabilitas Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .862 12 Tabel 3. Uji Reliabilitas Variabel X Berdasarkan pada tabel di atas dapat dikertahui bahwa hasil uji reliabilitas pada variabel X (media sosial instagram) memiliki nilai 0,862. Maka instrumen dari pernyataan dinyatakan reliable karena 0,862 > 0,6. Sehingga instrumen yang reliable dengan 12 butir pernyataan dapat digunakan untuk pengumpulan data. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .823 11 Tabel 4. Uji Reliabilitas Variabel Y Berdasarkan pada tabel di atas dapat dikertahui bahwa hasil uji reliabilitas pada variabel Y (pemanfaatan perpustakaan) memiliki nilai 0,823. Maka instrumen dari pernyataan dinyatakan reliable karena 0,823 > 0,6. Sehingga instrumen yang reliable dengan 11 butir pernyataan dapat digunakan untuk pengumpulan data. c. Rekapitulasi Data No Pernyataan Skor A) Media Sosial Instagram 1. Content Creation 1. Media sosial instagram Perpustakaan Suku Dinas dan Kearsipan Jakarta Utara memberikan konten yang menarik pada postingan di beranda @perpusjkt_utara 3,06 2. Media sosial instagram Perpustakaan Suku Dinas dan Kearsipan Jakarta Utara memberikan informasi yang interaktif pada postingan beranda @perpusjkt_utara 3,47 3 Akun instagram @perpusjkt_utara secara aktif untuk mengajak pengguna melakukan review buku atau kegiatan perpustakaan melalui konten instagram story 3,38 Jumlah 9,91 Skor rata-rata 9,91 : 3 = 3,30 (Sangat Baik) 2. Content Sharing 4. Perpustakaan Suku Dinas dan Kearsipan Jakarta Utara memberikan respon yang cepat dan mudah dimengerti 2,84 kepada pengguna di @perpusjkt_utara 5. Saya dengan mudah membagikan postingan konten Perpustakaan Suku Dinas dan Kearsipan Jakarta Utara @perpusjkt_utara kepada pengguna yang lain 3,50 6. Pesan yang disampaikan melalui instagram @perpusjkt_utara sesuai dengan yang kebutuhan. 3,48 Jumlah 9,82 Skor rata-rata 9,82 : 3 = 3,27 (Sangat Baik) 3. Connecting 7. Pengguna juga mencari informasi perpustakaan mealui web perpus jkt https://perpustakaan.jakarta.go.id/ yang disediakan di bio intagram @perpusjkt_utara 3,47 8. Media Instagram Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara @perpusjkt_utara memberikan konten secara konsisten dan jelas 3,48 9. Media Instagram Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara @perpusjkt_utara mendapatkan banyak respon seperti likes dan shares di akun media sosialnya 3,32 Jumlah 10,27 Skor rata-rata 10,27 : 3 = 3,42 (Sangat Baik) 4. Community Building 10. Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara @perpusjkt_utara setiap minggu memberikan informasi mengenai koleksi layanan di perpustakaan 3,47 11. Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara @perpusjkt_utara sering mengadakan acara yang berkaitan dengan budaya membaca 3,55 12. Akun @perpusjkt_utara memudahkan pengguna untuk mengetahui kegiatan dan rasa ingin berkunjung ke perpustakaan. 3,51 Jumlah 10,53 Skor rata-rata 10,53 : 3 = 3,51 (Sangat Baik) Skor rata-rata media sosial instagram 3,375 B) Pemanfaatan Perpustakaan 1. Aktivitas Membaca Buku 13. Saya rutin membaca di Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara karena suasana ruangan yang 3,44 nyaman 14. Saya mempelajari informasi terbaru dengan 9ance bacaan yang menarik 3,47 Jumlah 6,91 Skor rata-rata 6,91 : 2 = 3,45 (Sangat Baik) 2. Peminjaman Buku Koleksi di Perpustakaan 15. Saya sering meminjam buku koleksi di perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara 3,10 16. Kecepatan staf Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara melayani perpustakaan dengan ramah dan sabar 3,38 17. Staf Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara memberitahukan tata tertib ketika peminjaman buku kepada pembaca 3,61 Jumlah 10,09 Skor rata-rata 10,09 : 3 = 3,36 (Sangat Baik) 3. Memperoleh Informasi 18. Koleksi di perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara sesuai dengan kebutuhan informasi saya 3,43 19. Koleksi di Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara koleksi yang up-to-date 3,31 20. Adinda Triani Septianti, Hendra Wicaksono & Elfitri Kurnia Erza Akses jaringan internet di Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara 9ancer sehingga mempermudah pembaca untuk memperoleh informasi 3,42 Jumlah 10,16 Skor rata-rata 10,16 : 3 = 3,38 (Sangat Baik) 4.Waktu Kunjungan 1. Saya datang ke perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara untuk memanfaatkan koleksi yang tersedia atas keinginan saya sendiri 3,46 2. Saya menggunakan waktu luang untuk belajar dan pemahaman di perpustakaan 3,36 3. Saya datang ke perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara karena lokasi mudah dijangkau 3,84 Jumlah 10,66 Skor rata-rata 10,66 : 3 = 3,55 (Sangat Baik) Skor rata-rata pemanfaatan perpustakaan Tabel 5. Rekapitulasi data 3,435 Variabel X pada pernyataan media sosial instagram perpustakaan suku dinas Jakarta utara menunjukkan bahwa media sosial instagram @perpusjkt_utara sangat baik bagi pengguna dengan skor keseluruhan sebesar 3,375. Untuk indikator community building berada pada posisi pertama yaitu dengan skor 3,51 hal ini dikarenakan media sosial instagram @perpusjkt_utara aktif menyebarkan informasi mengenai jadwal perpustakaan, kegiatan perpustakaan, dan koleksi perpustakaan sehingga mendorong para pengguna untuk mengetahui aktivitas dan ketertarikan pada perpustakaan sudin Jakarta utara. Pada indikator connecting mendapatkan skor 3,42 yang dinilai sangat baik hal ini pada instagram stories di setiap acara kegiatan melakukan shares dan memposting ulang dari pengguna yang telah melakukan acara kegiatan tersebut, serta mencari informasi melalui web atau aplikasi yang disediakan pada perpustakaan Jakarta. Namun pada akun @perpusjkt_utara di setiap postingan tidak banyak mendapatkan jumlah komen dan likes sehingga perbandingannya sangat berbeda dengan jumlah followers. Pada indikator content creation mendapatkan skor 3,30 menunjukkan sangat baik dengan visual konten tulisan, gambar, dan video yang disajikan serta memberikan informasi yang jelas. Pada indikator content sharing mendapatkan skor 3,27 menunjukkan sangat baik hal ini @perpusjkt_utara melakukan respon kepada pengguna konten mudah dibagikan , hal ini media sosial instagram @perpusjkt_utara dengan pengguna melakukan interaksi melalui pesan chat untuk menanyakan informasi yang dibutuhkan Sedangkan pada variabel Y pernyataan pemanfaatan di perpustakaan suku dinas Jakarta utara menunjukkan bahwa pemustaka memanfaatkan perpustakaan tergolong sangat baik dengan menunjukkan keseluruhan sebesar 3,435. Pada indikator waktu kunjungan berada pada posisi pertama yaitu dengan skor 3,55 yang menunjukkan pemustaka menggunakan perpustakaan untuk melakukan tugas dan membaca koleksi dengan lokasi yang terjangkau dan terdapat pada maps. Pada indikator aktivitas membaca mendapatkan skor 3,45 menunjukkan sangat baik bahwa aktivitas pemustaka belajar di perpustakaan suku dinas Jakarta utara Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Pemanfaatan Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara dengan suasana yang nyaman dan koleksi telah disediakan pada jajaran koleksi. Untuk indikator memperoleh informasi mendapatkan skor 3,38 menunjukkan kebutuhan informasi yang disediakan pada perpustakaan suku dinas Jakarta utara tergolong sangat baik karena terdapat koleksi buku terbaru pada setiap tahunnya dan memiliki jenis berbagai koleksi. Untuk indikator peminjaman buku koleksi perpustakaan terdapat pada skor 3,38 menunjukkan pemustaka meminjam koleksi bacaan yang dibantu oleh staf perpustakaan dan pelayanan serta arahan tata tertib dengan baik. Hal tersebut media sosial instagram merupakan upaya untuk meningkatkan serta memanfaatkan perpustakaan dan koleksi yang tersedia di Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara. Pada tahap melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi. Perpustakaan yang menjadi tempat observasi adalah Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara. Berdasarkan hasil observasi penggunaan media sosial instagram suku dinas perpustakaan dan kearsipan Jakarta utara @perpusjkt_utara sudah baik dalam segi pengeditan dan warna pada visual, konten informasi yang telah diberikan seperti layanan serta kegiatan yang dilakukan, dan interaksi yang dilakukan kepada sesama pengguna instagram. Namun pada tata letak beranda feeds instagram @perpusjkt_utara masih belum tertata rapi juga terdapat beberapa jumlah komentar dan likes masih sedikit sehingga hal ini perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil observasi perpustakaan yang peneliti lakukan pemustaka atau pengguna perpustakaan dalam mencari koleksi yang diinginkan dapat dengan mudah karena koleksi telah disusun rapi dan tersedia sesuai dengan bidang ilmunya sehingga pengguna perpustakaan dapat melakukan tugasnya dengan baik juga jaringan internet pun lancar. Hasil analisis data menggunakan uji statistik SPSS versi 22, terdapat korelasi signifikan antara media sosial instagram dengan pemanfaatan perpustakaan yaitu menunjukkan korelasi positif sebesar 0,863. Besaran koefisien korelasi berada pada posisi atas yaitu 0,80 – 1,000 yang berarti sangat kuat. Nilai r sebesar 0,863 dengan sig (2 tailed) 0,000 (< 0,05) dan pada hasil uji hipotesis memiliki nilai sig. 0,000 < 0,05 dan nilai pada t hitung 14,710 > t tabel 1,666 yakni uji hipotesis mendukung adanya berpengaruh signifikan antara media sosial instagram dengan pemanfaatan perpustakaan. Pada koefisien determinasi nilai r square 0,745 dapat dimaknai bahwa besarnya pengaruh media sosial instagram terhadap pemanfaatan perpustakaan sebesar 74,5%, sedangkan sisanya 25,5% adalah dari faktor - faktor lain. d. Uji Korelasi Correlations Media Sosial Instagram Pearson Correlation Pemanfaatan Perpustakaan Media Sosial Instagram Sig. (2-tailed) .000 1 .863** N 76 76 Pemanfaatan Perpustakaan Pearson Correlation .863** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 76 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). 76 Tabel 6. Uji Korelasi Uji korelasi digunakan untuk mengetahui pengaruh antara Media Sosial Instagram dengan Pemanfaatan Perpustakaan. Berdasarkan pada tabel 42 di atas terdapat Pearson Correlations sebesar 0,863. Dengan demikian pengaruh Media Sosial Instagram dengan Pemanfaatan Perpustakaan tergolong sangat kuat (0,80 – 1,000). Data tabel interval koefisien korelasi dapat dilihat di bawah ini: Interval Koefisien Tingkat Hubungan 0,80 – 1,000 Sangat Kuat 0,60 – 0,799 Kuat 0,40 – 0,599 Cukup Kuat Tabel 7. Interval Koefisien Nilai Pearson Correlations yang diperoleh 0,863 dengan interval koefisien korelasi 0,80 – 1,000 yang artinya pengaruh media sosial instagram terhadap pemanfaatan perpustakaan di suku dinas perpustakaan dan kearsipan Jakarta utara tergolong korelasi yang sangat kuat. e. Uji Hipotesis Coefficientsa 0,20 – 0,399 Rendah 0,00 – 0,199 Sangat Rendah Unstandardized Coefficients Model B Std. Error Standardized Coefficients Beta (Constant) 4.810 t Sig. 2.234 Media Sosial Instagram .783 .053 2.153 .035 .863 a. Dependent Variable: Pemanfaatan Perpustakaan Tabel 8. Uji Hipotesis 14.710 .000 Kriteria penerimaan atau penolakan pada uji hipotesis jika nilai sig > 0,05 maka tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap variabel dependennya. Sebaliknya jika nilai < 0,05 maka terdapat pengaruh signifikan terhadap variabel dependennya. Berdasarkan pada tabel Coefficient di atas diketahui bahwa mempunyai nilai sig. 0,000 < 0,05 dan nilai pada t hitung 14,710 > t tabel 1,666 hal ini berarti H0 dan H1 diterima. Maka dengan demikian variabel media sosial instagram berpengaruh terhadap pemanfaatan perpustakaan pada suku dinas perpustakaan dan kearsipan Jakarta utara f. Uji Koefisien Determinasi T Model a b e l R Model Summary R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .863a .745 .742 2.48859 a. Predictors: (Constant), Media Sosial Instagram Tabel 9. Uji Koefisien Determinasi Dari hasil uji SPSS versi 22 Nilai koefisien determinan ditentukan pada nilai R Square sebesar 0.745 (74,5%) . Hal ini menunjukkan variabel yang telah diteliti memberikan pengaruh mengenai pengaruh media sosial instagram terhadap pemanfaatan perpustakaan sebesar 74,5% dan sisanya 25,5% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain.
Conclusion
Media sosial instagram @perpusjkt_utara dengan semua kegiatan yang dilakukan mendorong user pengguna untuk memanfaatkan perpustakaan dari segi layanan, acara kegiatan, serta keberadaan koleksi. Sehingga variabel media sosial instagram berpengaruh signifikan terhadap pemanfaatan perpustakaan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Penggunaan media sosial instagram @perpusjkt_utara pada konten yang telah diberikan maka mendorong pemanfaatan perpustakaan. Hal ini terdapat nilai sebesar 0,863 yang berarti korelasi positif dan kuat. Serta, nilai koefisien determinsi (R square) sebesar 0,745 yang menunjukkan bahwa media sosial instagram terhadap pemanfaatan perpustakaan sebesar 74,5% pada variabel yang diteliti