Kembali
16
1
2022 Pustabiblia : Journal of Library and Information Science Vol 6 · 1 ISSN 2549-3868

E-JOURNAL AS A STUDENT LEARNING SOURCE E-JOURNAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA

Universitas Pendidikan Indonesia; Universitas Pendidikan Indonesia; Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract

In the era of the industrial revolution 4.0, information and communication technology is growing rapidly. So rapidly, almost all lines of human life use the internet, includ ing the world of education. The presence of technology in the field of education makes learning more effective and varied and makes students more creative and innovative. One of the products of information and communication technology innovation is e journal. This innovation develops online-based journals. This is of course very helpful and facilitates students in completing their studies. In other words, e-journals are needed as a learning resource for students. This article discusses the use of e-journals for students as a source of learning. The method of preparation in this article is a lit erature review. Furthermore, the final result of this article presents the concepts, types, benefits and barriers as well as the advantages and disadvantages of e-journals as a learning resource for students.
Keywords: Students · e-journal · and learning resources

Introduction

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada abad 21 ini memang sangat pesat. Perubahan tersebut dapat dilihat dari berkembangnya terknologi di berbagai aspek kehidupan. Tak lain halnya dalam dunia pendidikan yang di setiap bidangnya dituntut harus dapat dengan cepat berubah dan beradaptasi. Perkembangan yang sangat cepat ini yang membawa abad industrilisasi berkembang menajadi abad pengetahuan. Dewasa ini teknologi informasi sebagai konsekuensi logis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi hampir merambah ke seluruh lini kehidupan manusia, tanpa terkecuali. Sedemikian kuatnya arus teknologi informasi sehingga banyak aspek kehidupan dipengaruhi o leh elekronik. Ini berarti, teknologi informasi menjadi bagian integral dengan kehidupan manusia. Tidak heran, bila belakangan ini muncul istilah yang cenderun ke elektronikan seperti e-life (kehidupan elektronik), e-government, e-medicine, e-education, e-library,e-journal, e-book, e-learning dan istilah lain yang berbasis elektronika. Sementara itu, pendidikan merupakan bagian integral dari tata kehidupan manusia tentu saja tidak dapat melepaskan dari pengaruh bahkan tuntutan realitas kehidupan manusia. Berbagai keinginan untuk menjadikan pendidikan sebagai wahana mencerdaskan kehidupan yang mengantarkan manusia pada sebuah peradaban masa depan yang humnais, harmonis, pluralis, dan etis, seakan menjadi sebuah great expactation. Sementara, dalam kerangka realitas tidak dapat dipungkiri bila kondisi pendidikan masih relatif belum menggembirakan untuk tidak menyebutnya tertinggal. Konsep yang dimaksud disini, tidak sematamata pendidikan dipandang sebagai process of transferring knowledge, melainkan sebagai pembentukan kepribadian peserta didik. Dalam konteks kekinian, berbagai upaya telah dilakukan oleh semua elemen. Menciptakan pembelajaran yang kondusif merupakan salah satu ikhtiar untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna (meaningfull). Pembelajaran diharapkan tidak kekeringan makna. Pembelajaran diharapkan dapat menjadikan peserta didik senang dan memahami eksistensi dirinya. Sebab itu, pencermatan dan telaah terhadap elemen-elemen pembelajaran menjadi sebuah keaharusan. Salah satu diantaranya adalah memanfaatkan hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang informasi. Melihat perkembangan teknologi yang begitu pesat, sudah pasti terdapat banyak pro dan kontra terhadap penggunaannya. Salah satunya yaitu pro-kontra penggunaan teknologi dalam sektor pendidikan. Kehadiran teknologi dalam sektor pendidikan sangatlah membantu dalam proses belajar mengajar. Salah satu contohnya yeitu pembelajaran elektronik atau yang dikenal dengan sebutan e-learning. Pembelajaran e-learning ini merupakan pembelajaran yang dilakukan dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Pelakasaan sistem ini bisa dilakukan melalui perangkat komputer, laptop, tablet, maupun handphone yang telah terhubung dengan internet. Kelebihan pembelajarang e-learning dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Selain itu, karena menggunakan metode teknologi berbasis internet sehingga dalam pembelajarannya pendidik maupun peserta didik dapat mengembangkan sumber belajar yang berbasis elektronik atau yang sering disebut e-library yang didalamnya terdapat beberpa pendukungnya seperti salah satunya e-journal. Pembelajaran mahasiswa seperti halnya pembelajaran pada umumnya tidak luput dari pengaruh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk metode pembelajaran, penggunaan sumber belajar dan lain-lain. Penggunaan pembelajaran yang berbasis elektronik dikalangan mahasiswa sangat familiar dibandingkan dengan peserta didik pada jenjang dasar dan menengah. Di samping tingkat penguasaan teknologi informasi dan komunikasi lebih baik juga mahasiswa memiliki kebutuhan langsung dengan teknologi tersebut. Karena itu, semestinya pembelajaran yang berbasis pada elektronik dan internet menjadi sebuah keharusan. Hill, J. R., Wiley, D., Nelson, L. M., & Han, S. (2013) menyebutkan bahawa pembelajaran berbasis internet juga sudah terjadi sejak awal ARPANET pada tahun 1960-an. Beberapa hal yang menjadi faktor penting dalam pembelajaran berbasis internet yaitu jarak, interaksi, kontrol, dan koneksi sosial. Selanjutnya, dilansir dalam Kompas.com Survei: Google Classroom Jadi Platform Belajar Paling Sering Digunakan Saat PJJ, yang ditulis oleh Irfan Kamil (16/10/20). Artikel tersebut menyebutkan bahwa menurut Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI), penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran di Indonesia mencapai 25,1 persen. Selanjutnya, diikuti dengan beberapa platform e-learning yang sering digunakan yaitu Ruanggu ru (17, 1%), Rumah Belajar (15, 2%), Ayo belajar (8, 1%), Zenius (6, 5%), Edmodo (2, 2%), Google scholar dan lain sebagainya. Oleh karena itu, dalam konteks ini penulis ingin mengetahui lebih jauh penggunaan dan manfaat e-journal di kalangan mahasiswa sebagai sumber belajarnya yang pada giliriannya akan mempengaruhi percepatan proses pendidikan.

Discussion

Melalui kajian literatur yang telah penulis lakukan, berdasarkan penelitian skripsi yang dilakukan Sabir, S. (2019) yang berjudul “Pemanfaatan Jurnal Elektronik sebagai Sumber Belajar Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar”, mengemukakan bahwa Jurnal elektronik atau e-journal sering digunakan mahasiswa dan sangat menunjang sumber belajar serta dapat membantu mahasiswa dalam mencari referensi materi. Melalui jurnal elektronik atau e-journal ini juga mahasiswa dapat menjadi lebih mudah dalam mencari sumber informasi dan jurnal yang akurat dalam memenuhi kebutuhan belajar mahasiswa. Beberapa faktor yang perlu di perhatikan dalam penggunaan jurnal elektronik atau e-journal lebih efektif yaitu: 1. Pengetahuan mahasiswa tentang informasi database e-journal 2. Ketersediaan akses e-journal Fakulats dan Universitas 3. Ketersediaan akses e-journal selain e-jornal fakultas dan universitas 4. Kesesuaian e-journal dengan materi atau referensi pembelajaran 5. Kemutaakhiran informasi e-journal 6. Kesesuaian e-journal dengan kebutuhan belajar mahasiswa 7. Informasi dalam e-journal harus terpercaya 8. Kualitas dari e-journal 9. Fasilitas yang memadai dalam penggunaan e-journal. Seperti handphone/ laptop/tablet dan lainnya yang sudah terkoneksi dengan internet. Muharram, N. (2020) dalam skripsinya yang berjudul “Pemanfaatan Jurnal Elektronik Sebagai Sumber Belajar (Studi Kasus Pada Mahasiswa FITK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)”, mengemukakan jurnal elektronik atau e-journal sangat memberikan manfaat serta dapat membantu mahasiswa dalam peningkatan lingkungan dan hasil belajar. Beberapa manfaat jurnal elektronik tersebut yaitu 1. Dapat menjadi sumber belajar mahasiswa, 2. Dapat membantu mahasiswa dalam pengerjaan tugas kuliah, 3. Dapat membantu mahasiswa mengatur waktu dan lebih hemat waktu dalam belajar, 4. Dapat membantu mahasiswa dalam penyelesaian tugas kelompok, 5. Dapat membantu memudahkan mahasiswa dalam belajar sehingga dapat lebih efektif dan efisien, dan 6. Dapat membantu mahasiswa menemukan jurnal dan artikel yang terbaru dan akurat. Selain itu, ha-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan e-journal agar lebih efektif yaitu: 1. Pengetahuan mahasiswa tentang jurnal elektronik dan e-journal 2. Aksesbiltas e-journal atau jurnal elektronik 3. Ketersediaan fasilitas untuk mengakses e-journal 4. E-journal harus sesuai dengan kebutuhan mahasiswa 5. Kelengkapan dan keefesiensi e-journal Lebih lanjut, dalam penelitian Siti Fatimah Lubis (2018) yang berjudul Pemanfaatan Jurnal Elektronik Sebagai Sumber Belajar Mahasiswa Di Universitas HKBP Nommensen Kota Medan. Dalam jurnal nya ini, beliau mengemukakan pemanfaatan Jurnal elektronik dalam kalangan mahasiswa sebagai sumber belajaranya memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun beberapa kelebihan dari pemanfaatan e-journal sebagai sumber belajar mahasiswa yaitu: 1. Mudah di akses dimanapun dan kapanpun 2. Tidak terbatas ruang dan waktu 3. Lebih praktis 4. Lebih murah dan terjangkau karena tidak membeli kertas dan tinta untuk print jurnal 5. Ukuran lebih kecil 6. Bisa digunakan untuk orang yang tidak bisa membaca karena e-journal bersifat elektronik sehingga dapat di bacakan komputer melalui text to speech synthesizer. Sedangkan, beberapa kelemahan dari pemanfaatan e-journal yaitu: 1. Perbedaan bergaam format e-journal terkadang membuat pengguna sedikit bingung. 2. Tidak semua e-journal memiliki format keamanan yang baik. 3. Ada beberapa akses e-journal yang mengharuskan menggunakan beberapa fitur untuk dapat mengaksesnya seperti VPN dan lain-lain.

Conclusion

Jurnal elektronik atau yang sering di kenal dengan sebutan e-journal adalah kata yang mengacu pada makna suatu hal yang telah diterbitkan dalam versi digital dengan atau tanpa versi cetak. E-journal adalah jurnal yang segala aspeknya (baik dalam hal penyusunan, evaluasi, publikasi dan distribusi) dilakukan secara elektronik. E-journal memiliki dua jenis yaitu Versi CD-ROM Offline dan Jurnal berbasis online atau internet. Kelebihan e-journal yaitu dapat mengatasi Ruang dan Waktu, Aksesibilitas, Simplisitas, Cost dan harga jual yang lebih terjangkau, dan Menggalakkan gerakan Go Green. Sedangkan kelemahan dari e-journal yaitu masalah utama yang dihadapi pengguna internet adalah keamanan data serta serangan virus, email spam adalah ancaman pertama yang kita miliki secara online di Internet. Dengan melihat banyak kelebihan yang ditimbulkan oleh e-journal dalam pembelajaran maka penulis dapat mengambil simpulan bahwa e-journal merupakan salah satu sumber belajar yang dibutuhkan mahasiswa.