Kembali
16
1
2020 Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 4 · 1 ISSN 2579-3160

PEMANFAATAN GOOGLE SEBAGAI SUMBER INFORMASI UTAMA KARYA TULIS

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Abstrak

Sumber informasi utama dibutuhkan mendukung argument dan teori sebagai alat dasar untuk membantu menemukan kebenaran tentang orang, peristiwa, dan masalah dalam penelitian atau karya tulis. Google search engine dan turunannya diyakini dapat memudahkan menemukan sumber informasi utama berkualitas. Memberikan hasil yang lebih baik, lebih relevan, memungkinkan Google dianggap sebagai sumber yang dapat dipercaya untuk menemukan informasi di web. Namun, dibutuhkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menemukan informasi yang berkualitas dan menggunakan google search engine secara baik. Pengetahuan mengenai sumber utama dengan aspek terkait seperti karateristiks sumber utama, Kelebihan dan kekekurangan Sumber Utama, jenis-jenis meruapakah yang tidak boleh dinafikan. Keterampilan dalam menelusuri informasi yang berkualitas dan menggunakan google search engine dan turunanya juga keterampilan yang mesti diasah terus menerus sehingga menjadi ketrampilan yang menyatu dengan penulusuran informasi sumber utama. Mengingat sumber informasi online yang ada di google terutama yang ada di google book yang sering tidak utuh, maka penelusur bisa mendapatkannya di berbagai situs gratis yang menyediakan buku, demikian juga artikel yang ditelusur di google shoolar sering berbayar, maka juga dapat ditemukan di situs situs gratis, namun peran yang tidak kalah pentingya adalah perpustakaan harus menyediakan sumber informasi untuk yang dibutuhkan oleh pencari informasi yang menjadi klien mereka

Abstract

Primary sources of information are needed to support arguments and theories as basic tools to help discover the truth about people, events, and problems in research or written work. Google search engines and their derivatives are believed to make it easier to find quality main information sources. Providing better, more relevant results, allows Google to be considered a reliable resource for finding information on the web. However, it takes knowledge and skills in finding quality information and using google search engines properly. Knowledge of the main source with related aspects such as the characteristics of the main source, the advantages and disadvantages of the main source, the types of which should not be denied. Skills in searching for quality information and using google search engines and the decrease in skills that must be honed continuously so that it becomes a skill that integrates with the search for main source information. Considering that online information sources on Google, especially those on Google Books, are often incomplete, searchers can find them on various free sites that provide books, as well as articles searched for on Google Shoolar are often paid, they can also be found on the site. free site, but the role that is no less important is the library must provide sources of information needed by information seekers who are their clients
Keywords: Utilization of Google · Writing · Library

Introduction

Dalam membuat karya tulis ilmiah beragam sumber informasi terutama sumber utama berupa teks yang dibutuhkan guna mendukung argument dan teori sebagai alat dasar untuk membantu menemukan kebenaran tentang orang, peristiwa, dan masalah. Kemajuan teknologi telah memberikan mempermudah untuk menemukan dan mendapatkan sumber utama ini. Kemajuan teknologi telah melahirkan beragama mesin pencari informasi, misalnya Google sebagai salah satu mesin penelusur paling digandrungi oleh penelusur masa kini, Menurut laporan April 2020 Google memiliki pangsa pasar 86,02 persen.1 Keberhasilan google diyakini bahwa Google dapat memenuhi keinginan penggunanya untuk menemukan situs web yang paling akurat dan relevan yang cocok dengan setiap permintaan,memahami maksud pencarian sehingga dapat memberikan hasil yang lebih baik, lebih relevan, dianggap sebagai sumber yang dapat dipercaya untuk menemukan informasi di web.2 Google dan produk turunannaya Google Cendekia, dan Google Buku mempermudah pencarian sumbersumber utama teruma berupa teks karena dapat melakukan beberapa pencarian lebih banyak hasil daripada da-tabase perpustakaan tradisional. dapat mengakses sumber nontradisional dan arsip yang memiliki tautan ke teks lengkap, kutipan, atau alat bantu pencarian arsip sehingga dapat dijadikan kutipan dalam karya tulis, tanpa biaya mahal yang dapat memajukan keadilan sosial berkenaan dengan informasi(Hoffmann, A. L. (2016).3 Beberapa penelitian lain mengenai penggunakan Google Cendekia untuk mencari dan mengutip reference sebagaimana temuan penelitian Ronshteyn, K., & Tvaruzka, K. (2008)4. Pemfaaatan google cendikian oleh Zientek, L. R., dkk (2018) membahas pemnfaatan sarana ini untuk mencari informasi untuk tinjauan pustaka dan memudahkan cara mengutip rujukan.5 Ameen, A. A. K. (2017) mengungkapkan tren meniningkatnya kesukaan dalam menggunakan Google Cendekia di negara berkembang seperti Pakistan oleh akademisi untuk mencari artikel jurnal elektronik k.6 Kousha, K., & Thelwall, M. (2020) meneliti sumber informasi yang digunakan oleh mahasiswa tingkat Doktoral di inggris dari tahun 2009 sampai dengan 2018 yang mengutip googlebooks sebanyak 9% ,kutipan Google Buku lebih umum di Seni dan Humaniora (18%), Dalam Ilmu Sosial (13%)7 , Harper, S. F. (2016)menemukan bahwa Google Buku dapat menjadi sumber yang jauh lebih berguna untuk perpustakaan ilmu kesehatan.8 Kousha, K., & Thelwall, M. (2009) menilai Pencarian informasi di Buku Google dapat mengisi sebagian celah ini dengan membandingkan kutipan dari buku dengan kutipan dari artikel jurnal ke artikel jurnal dalam 10 disiplin ilmu, ilmu sosial, dan humaniora.9 Buku Google dapat menjadi peluang untuk memperbesar skala digitalisasi informasi.10 Meskipun google search engine dan produk turunanya sangat bermanfaat untuk menemukan informasi utama, namun, masih sulit ditemukan informasi bagaimana cara menelusur informasi utama dengan google secara sistematis, meskipun beberapa pendapat di atas sudah ada bukti bahwa google sudah digunakan untuk menemukan sumber informasi guna menemukan informasi ilmiah. Mengingat pentingnya sumber informasi utama dan perlunya keahlian dalam menelusurnya maka penulis menganggap perlu berbagi pengetahuan bagaimana cara mencari informasi melalui dan di google mengingat masih banyak penelusur informasi masa kini terutama mahaiswa belum memiliki kemampuan untuk menemukan sumber-sumber utama di google dan produk turunannya. Tujuan Penelitian 1. Menggambarkan sumber utama 2. Menggambarkan Ketrampilan Literasi Informasi Era Google 3. Menggambarkan strategi penelusuran informasi utama berupa text dengan Google Search Engine Pertanyaan Penelitian Permasalahan dalam kajian ini dapat dirumuskan sebagai berikut "bagaimana strategi penelusuran informasi utama berupa teks dengan menggunakan search engine google? Landasan Teori Pada bagian teori ini pembahasan mencakup sumber utama dan strategi penelusuran informasi utama berupa teks dengan Google Search Engine pada sumber-sumber online. Sumber Utama Landasan teori Pada bagian teori ini pembahasan mencakup sumber utama dan strategi penelusuran dengan Google Search Engine untuk menemukan informasi sumber utama pada sumber-sumber online. Sumber Utama Sumber informasi dapat memberi ide bagi penulis sekaligus membad-ingkan ide sendiri dengan ide orang lain. sumber informasi dapat dapat berasal dari buku, surat kabar, dokumenter, majalah, CD-ROM, database, situs web, wawancara dengan orangorang berpengetahuan.11 Dalam menulis karya ilmiah penulis sangat disarankan memahami umber utama, sekunder, dan tersier.12. Namun dalam artikel ini tidak ada pembahasan mengenai perbedaan antara sumber utama, sekunder, dan tersier. Banyak definisi sumber utama yang diberikan oleh para ahli. 1. Van Rys, J., Meyer, V., & Sebranek, P. (2011). Sumber utama adalah karya asli yang memberi informasi langsung tentang topik sebuah topik. Sumber utama memiliki hubungan langsung dengan topik yang sedang ditulis13 2. Grudzina, Douglas and Kolba, Boris (2008) sumber utama mengungkapkan ide asli dan pengamatan langsung, memberikan catatan langsung dan deskripsi masa lalu.14 3. VanderMey, R., dkk (2014)Sumber utama adalah sumber asli, yang memberikan in-formasi langsung tentang suatu topik.15 . 4. Singh, G. (2013) Sumber utama adalah catatan publikasi pertama dari kegiatan penelitian dan pengembangan asli, sumber utama merupakan dokumen asli yang mewakili ide asli tanpa filter16 5. Mary Scanlon dan Ellen Daugman mengemukakan bahwa Sumber utama dapat memperkaya dan menginformasikan makalah penelitian,menawarkan perspektif unik tentang suatu peristiwa, situasi atau orang17 6. Craver, K. W. (1999) “Sumber utama adalah kesaksian langsung atau bukti langsung mengenai suatu dokumen yang sedang diselidiki18 7. Whitley, B. E., & Kite, M. E. (2013) bahwa sumber utama adalah laporan penelitian asli atau presentasi teori yang ditulis oleh orang-orang yang melakukan penelitian atau mengembangkan teori dapat mencakup informasi terperinci tentang penelitian atau teori yang dijabarkan secara lengkap.19 8. Levy, J., & Keller, S. (2015) Sumber utama adalah karya yang memberikan informasi asli. Itu berasal dari waktu yang sedang dipelajari atau dari seseorang yang terlibat dalam peristiwa yang dipelajari. Beberapa sumber utama memberikan fakta tentang suatu subjek20 . 9. Perpustakaan Universitas Yale "Sumber utama adalah kesaksian langsung atau bukti langsung mengenai suatu topik yang sedang diselidiki.21 . 10. Sumber utama Sumber data asli, hasil penelitian; sumber pilihan untuk tinjauan literatur. 22 Pendapat di atas mengenai Sumber utama dapat di analisis dari beberapa point penting, bahwa sumber utama merupakan kesaksian langsung atau bukti langsung mengenai suatu dokumen yang sedang diselidiki sebagaimana merujuk pada Craver, K. W. (1999) dan Perpustakaan Universitas Yale (1999) Grudzina (2008) yang bersifat ide asli dan pengamatan langsung, memberikan catatan langsung dan deskripsi masa lalu.(Van Rys, J. (2011)( Singh, G. (2013), memberikan memberikan informasi asli yang berasal dari waktu yang sedang dipelajari atau dari seseorang yang terlibat dalam peristiwa yang dipelajari (Levy, J., & Keller, S. (2015), catatan publikasi pertama dari kegiatan penelitian dan pengembangan asli senhingga dianggap sebagai dokumen asli yang mewakili ide asli tanpa filter (Whitley, B. E., & Kite, M. E. (2013), yang mempresentasikan teori seseorang yang melakukan penelitian bisa juga atau mengembangkan teori,memberikan informasi atau teori terperinci tentang penelitian (VanderMey, R., dkk (2014) Pentingnya Sumber utama dalam membuat karya tulis Kebutuhan informasi utama merupakan respons terhadap masalah yang sedang dicarikan solusinya. Kebutuhan berasal dari mengenali "masalah" yang menghalangi seseorang untuk bergerak maju. Pencarian informasi adalah tindakan alami untuk mengurangi ketidakpastian, 'mengisi kesenjangan pengetahuan, atau memahami dunia seseorang.Dalam Teori Kebutuhan Informasi, Cole mengidentifikasi salah satu kebutuhan informasi disimpulkan dari perilaku yang menyiratkan kebutuhan akan informasi23 Sharon A. Cox (2014) menyebutkan bahwa kebutuhan informasi memberikan kriteria apa yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan,pada tingkat apa informasi harus diberikan dan berapa banyak detail yang harus diberikan24 Kebutuhan akan sumber utama itu penting karena penulis sumber kedua mungkin telah salah menafsirkan sebuah artikel yang mereka kutip. Kadang-kadang, sumber utama tidak akan tersedia karena tidak dicetak atau dalam bahasa asing. Dalam hal ini, perhatikan bahwa penelitian ini dilaporkan "sebagaimana dikutip dalam.Penting ketika melakukan tinjauan pustaka untuk studi penelitian bahwa sumber yang digunakan adalah penelitian berbasis bukti dan empiris.25 Alasn lain sumber utama sangat penting bagi para peneliti. Para ahli memberikan pandangan yang beragam tentang pentingnya sumber utama. Singh, G. (2013) berpendapat Sumber utama memiliki nilai lebih dan penting daripada sumber informasi lainnya karena didalamnya terdapat pengetahuan baru atau interpretasi baru dari pengetahuan lama. Banyak informasi yang diterbitkan dalam sumber primer tidak pernah dipublikasikan kembali di sumber lain. Sumber-sumber ini juga disebut sumber informasi asli. Sumber primer yang merupakan catatan publikasi pertama dari kegiatan penelitian dan pengembangan asli yang dicatat dan dipublikasikan pertama kali di sumber-sumber utama seperti jurnal. Ini juga akan membantu para peneliti untuk menghindari duplikasi dalam penelitian.Sumber primer terdiri dari teori asli, ide, penemuan, dan penemuan. Sumbersumber ini tersebar dan tidak terorganisir. Informasi tentang pengembangan tidak dipublikasikan sebelumnya di sumber lain.26 Scanlon,M dan Daugman,E Sumber utama dapat memperkaya dan menginformasikan makalah penelitian atau proyek; mereka menawarkan perspektif unik tentang suatu peristiwa, situasi atau orang, memberikan uraian langsung tanpa filter, yang tidak ada dari sumber-sumber sekunder dan murni lainnya.27 Sumber utama menurut membantu peneliti untuk:mendapatkan informasi dokumentasi asli (Glazer, E. (2001)28 atau dibuat sangat dekat dalam waktu dengan situasi atau peristiwa yang mereka gambarkan.29 Sumber primer juga mengautentikasi suatu topik karena mereka menunjukkan orang yang nyata mengalami peristiwa nyata.Sumber primer juga membantu peneliti membuat interpretasi pribadi atas suatu kejadian.Seorang peneliti harus melihat sebanyak mungkin sumber primer, kemudian membandingkan dan membandingkan apa yang mereka dapat tentang signifikansi umum mereka, menurut James Olson dalam Bass, H. (2007) sumber primer juga akan membantu peneliti menentukan jenis sumber sekunder yang perlu mereka periksa.30 Dari beberpa pendapat diatas dapat dismpulkan tentang pentingnya sumber utama.Untuk memastikan sumber primer karena penulis sumber kedua mungkin telah salah menafsirkan sebuah artikel yang mereka kutip.31 Scanlon,M dan Daugman,E memperkaya dan menginformasikan makalah penelitian atau proyek; mereka menawarkan perspektif unik tentang suatu peristiwa, situasi atau orang, memberikan uraian langsung tanpa filter, yang tidak ada dari sumber-sumber sekunder dan murni lainnya.32 Singh, G. (2013) Sumber utama sangat penting, terutama bagi para peneliti karena tetap up-todate33 hal ini disebakan merujuk pada dokumentasi asli (Glazer, E. (2001)34 atau dibuat sangat dekat dalam waktu dengan situasi atau peristiwa yang mereka gambarkan.Karakter informasi utama Informasi tentang penelitian dapat ditemukan di sumber utama atau sumber sekunder. Sumber utama bisa jadi merupakan satu-satunya sumber yang dapat kita andalkan untuk menemukan sebuah peristiwa penting, keputusan pejabat pemerintah, atau sifat dan implikasi dari penemuan baru dalam sains. Setiap sumber informasi memiliki karakteristik yang melengket dengan perannya dalam sebuah karya tulis atau penelitian. Karakter informasi utama adalah karakter yang tidak disediakan oleh sumber informasi lain36 sumber utama Craver, K. W. (1997) Mutlak diperlukan jika ilmuwan masa depan ingin belajar lebih banyak dari penelitiannya 37. Karena bahwa primer mengungkapkan ide asli dan pengamatan langsung. Pembuat sumber utama memiliki pengetahuan langsung dan langsung tentang topik tersebut atau informasi yang diperoleh dari mengamati peristiwa itu secara langsung. sumbersumber utama sebaya dengan topik tersebut. sumber-sumber utama diciptakan sekitar waktu yang sama dengan peristiwa yang mereka hadapi. Grudzina, D and Kolba, B(2008) 38 Menurut Johns, N., & Lee-Ross, D. (1998) Sumber primer berasal dari yang berisi hasil aktual dan pemikiran atau pendapat orisinal dari penulis dan peneliti lain. Untuk studi akademis ini adalah artikel jurnal, volume yang diedit (yaitu buku artikel) di mana bab-babnya seringkali agak lebih panjang dan lebih substansial daripada yang ada di jurnal, buku, dan proses konferensi. Yang terakhir dapat muncul dalam beberapa bentuk. Terkadang mereka terikat secara informal dan disediakan hanya untuk delegasi konferensi. Namun, mereka adalah sumber informasi yang penting dan ada kecenderungan yang semakin besar untuk diterbitkan sebagai kumpulan artikel yang diedit, baik dalam bentuk buku atau dalam edisi khusus jurnal.39 Menurut Singh, G. (2013) karakterisitik sumber informasi utama yaitu 1. Sumber primer adalah sumber asli informasi yang menjadi dasar penelitian lain 2. informasi dalam bentuk aslinya, tidak ditafsirkan atau diringkas atau dievaluasi oleh penulis lain. Sumber primer berisi informasi mentah, asli, dan tidak dievaluasi. 3. menyajikan laporan asli tentang penemuan atau berbagi informasi baru seperti laporan karya ilmiah. 4. datang langsung dari sumber atau orang sebagai informasi 5. tidak disaring melalui interpretasi atau evaluasi. 6. catatan pengamatan langsung dari suatu peristiwa,.40 Kelebihan Sumber utama Scanlon, M., Ddkk (2013) sumber utama memungkinkan para peneliti untuk sedekat mungkin dengan periode dan peristiwa waktu historis, atau dengan data objektif, tanpa campur tangan lapisan atau filter dari interpretasi dan analisis ilmiah berikutnya.41disamping itu menuurut Craver, K. W. (1997) Sumber utama memberikan representasi instan dari berbagai peristiwa. Sumber-sumber utama memiliki kualitas yang luar biasa yang menjadikan bacaan mereka menarik bahkan setelah fakta. mewakili kata-kata yang pertama muncul dan biasanya tanpa kritik dan analisis yang ada di mana-mana.42 Lebih lanjut Craver, K. W. (1999). Sumber utama memberikan informasi yang tidak ditemukan di sumber lain. Sumber utama adalah dokumen terbaik untuk membantu dalam pencarian kebenaran. sumber utama menyajikan informasi apa adanya tidak tidak menafsirkan bukti setelah fakta. Meskipun sumbersumber utama mungkin telah ditulis, dibuat, atau dirancang dari perspektif tertentu, umumnya tidak memiliki pandangan ke belakang. hidup dengan interpretasi mereka sendiri tentang perayaan atau polemic tertentu. Mereka tetap menjadi catatan terdekat dari apa yang sebenarnya terjadi sebelum orang lain memiliki kesempatan untuk menganalisis, mengkritik, atau memutarbalikkannya43. Mallwood, C. (Ed.). (2015) menambahkan bahawa Sumber utama memberikan representasi instan dari berbagai peristiwa, memiliki kualitas, tidak menafsirkan bukti setelah fakta dan dapat membantu dalam penemuan kebenaran tentang orang, peristiwa, dan masalah. Sumber utama merupakan alat dasar untuk membantu menemukan kebenaran tentang orang, peristiwa, dan masalah. 44 Glazer, E. (2001). Sumber primer biasanya merujuk pada dokumentasi asli atau artefak yang menggambarkan ide atau sumber tertentu.45 Kelemahan Sumber Utama Meskipun banyak penulis benarbenar tertarik dengan pemikiran merancang olem berdasarkan sumber daya utama, mereka perlu bersabar dalam bekerja dengan beberapa jenis sumber utama. Persiapkan mereka dengan meninjau beberapa aspek polemic sehingga tidak menjadi frustrasi dan kembali menggunakan sumber sekunder yang aman. Menurut Craver, K. W. (1997) Karakteristik sumber utama adalah salah satu aspek yang paling meresahkan bagi pencari informasi. Seringkali mereka mengabaikan tambang emas informasi karena mereka tidak memiliki pengetahuan atau latar belakang subjek untuk menyadari pentingnya penemuan mereka.Kelemahan lainnya yaitu 1).Sumber utama bisa sulit dibaca.2) mungkin menggambarkan satu pendapat dan tidak disertai oleh latar belakang atau materi kontekstual.3) mungkin subjektif, polemic, dan dari perspektif yang terbatas.46Kadangkadang, sumber utama tidak akan tersedia karena tidak dicetak atau dalam bahasa asing.47 Menurut https://www.lib.uts.edu.au/kelemahan sumber informasi utama adalah 1. Mungkin bukan sumber yang sepenuhnya objektif; mungkin tidak mempertimbangkan pandangan atau perspektif lain pada acara yang sama. 2. Identitas penulis mungkin tidak jelas (terutama benar dalam kasus dokumen pemerintah). 3. Penulis biasanya tidak lagi hidup dan karenanya tidak dapat dikonsultasikan untuk verifikasi. 4. Mungkin sulit dibaca (tulisan tangan mungkin sulit diuraikan); kata atau frasa mungkin tidak dikenal dan maknanya mungkin telah berubah seiring waktu. 5. Dokumen harus dievaluasi bersama dengan bukti lain untuk menentukan apakah mereka menyajikan informasi yang luar biasa atau sesuai dengan pola yang ditetapkan sebelumnya48 Jenis sumber informasi utama Sumber utama dapat ditinjau dari beberapa sudut pandangn. Menurut Belk, R. W. (Ed.). (2007) Sumber utama dapat dibagi menjadi empat kelompok: kata-kata, gambar, artefak dan ingatan yang ditimbulkan melalui metode sejarah lisan.49 Grudzina (2008), dkk sumber informasi utama paling umum yaitu 1) Catatan pribadi, seperti buku harian, jurnal, memoar, otobiografi, dan surat; sementara sumber-sumber ini sering diterbitkan lama setelah penulis meninggal, mereka masih primer. 2) Publikasi kontemporer, termasuk artikel surat kabar dan majalah dari periode yang diteliti, surat publik oleh orang-orang penting, esai, teks pidato, dan sebagainya; bahkan sejarah dan biografi dapat menjadi sumber utama, jika ditulis selama periode pentelitian. 3)Catatan resmi, termasuk dokumen hukum, pemerintah, atau bisnis.50 Whitley, B. E., & Kite, M. E. (2013) Sumber termasuk dokumen asli seperti otobiografi, olemi, surat, wawancara, catatan resmi, buku harian, dan sejarah lisan. Terkadang sumbernya adalah karya kreatif seperti puisi, seni, drama, dan novel; mereka juga bisa menjadi benda fisik seperti tablet, medali, tembikar, perabot, pakaian, dan bangunan. Sumber utama didasarkan pada konten mereka daripada formatnya, apakah itu olemic, video YouTube, atau rekaman suara.51 Bahde, A., dkk (Eds.). (2014) berbagai macam format dapat ditemukan dalam koleksi arsip — foto, surat, buku harian, peta, kartu pos dan ephemera lainnya, artefak, buku terbitan, catatan keuangan, catatan organisasi, format audio / visual, file digital, dan banyak lagi. 52 Smallwood, C. (Ed.). (2015) lebih merenci jenis sumber utam yaitu 1)Teks tercetak,2) Serial,3)Peta 4) Dokumen Pemerintah 5) Materi Visual 6)Audio53 Keterampilan Literasi Informasi Era Google Konsep literasi informasi di abad ke-21 sangat diperlukan ketika informasi digital yang semakin berkembang pesat menghasilkan lingkungan informasi yang berubah dari meningkatnya kompleksitas. Untuk menanggapi lingkungan yang selalu berubah, individu membutuhkan lebih dari sekadar basis pengetahuan, mereka juga membutuhkan teknik untuk mengeksplorasi, menghubungkannya ke basis pengetahuan lain, dan memanfaatkannya secara praktis. Literasi informasi dengan demikian diakui tidak hanya sebagai kompetensi pribadi yang diperlukan untuk menavigasi melalui banjir informasi yang dihadapi setiap individu 54 Berbagai definisi literasi informasi dalam bidang pendidikan telah disediakan oleh ALA.Dalam deskripsi ALA, literasi informasi adalah sarana pemberdayaan pribadi yang memungkinkan individu untuk memverifikasi atau membantah pendapat pakar dan menjadi pencari kebenaran yang independen. Hal ini berguna membangun argumen dan mempersiapkan individu untuk pembelajaran seumur hidup (ALA, 1989)55. Atas dasar definisi ALA Asosiasi Perguruan Tinggi dan Perpustakaan Penelitian (ACRL) lebih lanjut mendefinisikan bahwa 'Literasi Informasi adalah seperangkat kemampuan yang membutuhkan individu untuk mengenali kapan informasi dibutuhkan dan memiliki kemampuan untuk56 Di era ledakan informasi ketersediaan referensi dan dokumen serta informasi lainnya tidak lagi menjadi masalah. Pada saat yang sama, informasi yang ditemukan di Internet tidak selalu berkualitas. Dengan demikian, meskipun mesin pencari adalah alat yang sangat baik untuk mengumpulkan informasi tentang topik yang sedang ditulis/diteliti maka penelusur informasi harus menetapkan keandalan, validitas, dan kepercayaa terhadap sumber yang digunakan57 dengan demikian diperlukan ketrampilan mengenali sumber Utama saat menelusuran. Pada tahun 2003, Elizabeth Yakel dan Deborah Torres mendorong perlunya pengajaran untuk keterampilan literasi informasi untuk sumber-sumber utama ” yang terdiri dari 58 1. Mengidentifikasi berbagai format dan tipe sumber adalah bagian penting dari literasi sumber utama. 2. Mencari dan menemukan sumber-sumber utama yang relevan bagi penelusur informasi dalam disiplin ilmu apa pun yang menggunakan berbagai pendekatan di berbagai sumber di database google. Memahami fitur-fitur utama dan cara operasi sarana penelusuran. menggunakan kata atau frase kuncia yang relevan di Google. Memutuskan alat mana yang sesuai untuk kebutuhan penelitian apakah google, google schoolar atau googlebooks 3. Menafsirkan dan menganalisis sumber-sumber utama. Keterampilan ini dalam rangka dapat memahami masalah konteks budaya, sosial, dan sejarah; untuk mengidentifikasi sumber utama; Mengakui sumber utama dan hubungannya yang sering kompleks dengan sumber sumber informasi lainnya 4. Keterampilan evaluasi sumber utama terkait erat dengan interpretasi dan analisis, memungkinkan penelusur untuk mempertimbangkan keandalan, bias, otoritas, dan akurasi dalam mempelajari sumber utama. 5. Seorang pencari informasi harus memahami bagaimana menggunakan sumber informasi secara efektif sebagai bukti dan bagaimana menjadikannya berfungsi secara tepat sebagai dokumentasi dan sebagai pembuktian untuk argumen ilmiah. 6. Penggunaan etis dari sumber utama adalah penting dalam budaya yang menggunakan kembali dan mendaur ulang sumber informasi; Seorang penulis harus mengenali bagaimana secara jujur mewakili dan menggunakan konten sumber utama. Memahami masalah hukum dan sosial yang diwakili dalam sumber utama juga penting untuk penggunaannya yang bertanggung jawab. Kerangka Ketrampilan Literasi Informasi untuk Pendidikan Tinggi dengan Lima Kompetensi Informasi ALA59 1. Mengetahui kapan ada kebutuhan akan informasi. 2. Mengidentifikasi informasi yang diperlukan untuk mengatasi masalah atau masalah tertentu. 3. Menemukan informasi yang diperlukan dan mengevaluasi informasi. 4. Mengatur informasi. 5. Menggunakan informasi secara efektif untuk mengatasi masalah atau masalah Adapun Standar Kompetensi Literasi Informasi ACRL (2000) untuk Pendidikan Tinggi yaitu: 1. Menmendefinisikan dan mengartikulasikan kebutuhan akan informasi 2. mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien 3. mengevaluasi informasi dan sumber-sumbernya secara kritis dan memasukkan informasi yang dipilih ke dalam basis pengetahuannya 4. menggunakan informasi secara efektif untuk mencapai tujuan tertentu 5. menggunakan informasi secara etis dan legal.60 Strategi Penelusuran informasi Untuk mendapatkan informasi dengan search engine google diperlukan suatu strategi pencarian. Bates, M. J.(1979) mendefiniskan strategi pencarian sebagai rencana untuk seluruh pencarian"61. Sedangkan menurut Ercegovac, Z. (2008) strategi pencarian mengacu pada serangkaian instruksi yang dapat dipahami oleh sistem yang digunakan ketika mencari informasi62 . Dalam penelusuran informasi ada beberapa model pertama yang dikemukan oleh Ercegovac, Z. (2008) yaitu “Known-item search” dan Building Block Search Strategy63, model Markey, K. (2019) yaitu Known-item search”, “Building block search, Can't Live Without This Facet First Search Strategy dan Pearl Growing Search Strategy” 64 Strategi penelusuran sumber informasi utama dengan Google Smallwood, C. (Ed.). (2015) menyarankan sebelum melakukan penelusuran online, penelusur dianjurkan mengumpulkan informasi tentang latar belakang tentang topik yang sedang ditulis dan mengidentifikasi istilah pencarian. Salah satu hasil pencarian pertama untuk topic yang ditulis umumnya sudah tersedia di Wikipedia ensiklopedia online. Umumnya Entri yang ada di Wikipedia menyediakan tanggal, tempat, informasi historis, nama orang yang terlibat, nama organisasi, lembaga pemerintah, masyarakat, keanggotaan, asosiasi, dan afiliasi yang penting. Seorang peneliti dapat menggunakan ini untuk menemukan institusi dan arsip. Entri Wikipedia sering menyebutkan sumber-sumber utama dalam teks, dan sumber-sumber ini biasanya hyperlink ke materi digital. Jika tidak tersedia maka kutipan dapat dengan mudah ditemukan menggunakan mesin pencari Google untuk melihat apakah sumber telah didigitalkan atau berada dalam domain public, misalnya di buku Google yang menyediakan sumber daya berharga yang memungkinkan seorang peneliti kemampuan untuk mencari teks lengkap dari semua buku dan majalah yang disimpan Google dalam basis datanya. Ketika mencari sumbersumber utama, seringkali bermanfaat untuk melihat daftar pustaka sumber sekunder. Buku-buku domain publik akan sering berlokasi di Project Guttenberg dan Google Books. Untuk menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan diperlukan strategi agar hemat waktu dan tenaga65 Alternatif lain menggunakan Google Cendekia hanya mencari sumber akademis dan akademis. Oleh karena itu, hasil pencarian Google Cendekia dapat berupa berbagai jenis dokumen, termasuk buku, artikel yang diulas sejawat, laporan pengadilan, abstrak, dan paten.66 Strategi penelusuran dengan Google dapat dilakukan dengan menentukan kata pencarian (juga dikenal sebagai istilah pencarian) dan konsep, serta hubungan logis antara dan di antara konsep atau istilah yang digunakan. Anderson, M. A. (2012 menyarankan langkah-langkah penelusuran informasi di google sebagai berikut : 67 • Memilih istilah pencarian • Memahami hasil pencarian • Mempersempit pencarian untuk hasil yang lebih baik • Mencari bukti untuk tugas penelitian • Mengevaluasi kredibilitas sumber Sedangkan Allen, M.Ed.(2017) menyarankan untuk mendapatkan informasi yang relevan dengan menggunakan google search engine dapat mengikuti langkah-langkah berikut: 68 Langkah Pertama dengan menentukan tujuan spesifik pencarian literatur. Tuliskan jenis informasi yang ingin dicari dan tujuan pencarian. Sasaran potensial dapat mencakup menemukan hasil yang ada tentang topik yang sedang ditulis, menentukan metode penelitian potensial yang dapat digunakan, meninjau pendapat ilmiah saat ini, atau mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang topik tersebut. Langkah Kedua melalaui penentuan istilah mana yang akan digunakan dalam pencarian. Istilah yang digunakan akan menentukan hasil yang akan diperoleh. Pertimbangkan variabel yang dipilih untuk dimasukkan dalam pertanyaan penelitian, seperti 1. Topik utama, 2. populasi yang diminati (mis., mahasiswa, 3. Fokus lokasi (mis., Indonesia dan Asia Tenggara), 4. teori tertentu, atau 5. periode waktu tertentu. Pertimbangkan, misalnya, penelitiannya periode waktu tertentu. Langkah ketiga. Mempertimbangkan misalnya, pertanyaan penelitian, dengan informasi yang akan ditelusur Langkah keempat. Pertimbangkan faktor-faktor lain yang membentuk topik penelitian (mis., Penulis penting, undang-undang, laporan penelitian) atau terminologi alternatif di dalam bi-dang yang mungkin tidak secara eksplisit dinyatakan dalam pertanyaan penelitian. Langkah terakhir adalah menentukan cara terbaik memasukkan istilah pencarian ke mesin pencari. Menggunakan operator Boolean (mis., AND, OR, NOT)

Method

Metodologi untuk mengkaji tulisan ini menggunakan metode deskriptif dan studi pustaka. Metode deskriptif adalah metode yang bertujuan memberikan gambaran atau gambaran yang akurat tentang status atau karakteristik suatu situasi atau fenomena sedang berlangsung.(Johnson, Burke, and Larry Christensen: 2019.h.406)69. Menurut Best and Kahn Metode deskriptif menggambarkan dan menafsirkan apa adanya. Hal ini berkaitan dengan kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang dipegang, proses yang sedang berlangsung, efek yang nyata, atau tren yang sedang berkembang. Hal ini terutama berkaitan dengan masa kini, meskipun sering mempertimbangkan kejadian dan pengaruh masa lalu karena berkaitan dengan kondisi saat ini Penelitian adalah proses pengumpulan dan interpretasi informasi secara sistematis. Sedangkan penelitian kepustakaan mengacu pada pengumpulan dan interpretasi sistematis dari bahan yang ditulis oleh orang lain, penelitian empiris mengacu pada pengamatan sistematis untuk mengumpulkan informasi baru. Informasi yang dikumpulkan melalui penelitian empiris disebut data, yang dianalisis untuk membantu dalam membuat interpretasi (Orcher, Law-rence T 2016.h.1)70. Data-data literatur atau kepustakaan berupa Sumber Utama, Strategi Penelusuran di google, google, googleschoolar dan googlebooks baik yang terdapat dalam ebook, artikel dan situs lainnya digunakan untuk menganalisis, mendeskripsikan dan menginterpretasikan kajian ini. Langkah Penelitian Dalam penilitian ini penulis melakukan langkah-langkah 1. Mengidentifikasi masalah penelitian 2. Meninjau literatur 3. Menentukan tujuan penelitian 4. Mengumpulkan data 5. Menganalisis dan menafsirkan data 6. Melaporkan dan mengevaluasi penelitian (Creswell, John W, 2015.h.7)71

Discussion

Salah satu kelemahan menggunakan google adalah selama proses pencariannya tidak diatur untuk kualitas atau akurasi. Siapa pun dapat mempublikasikan opini publik, tipuan, dan sindiran. Selain itu, banyak situs menerbitkan fakta tanpa mengutip sumber aslinya, yang membuat informasi sulit untuk diverifikasi dan dievaluasi. Untuk itu diperlukan suatu strategi pencarian dengan menggunakan serangkaian instruksi yang dapat dipahami oleh sistem yang digunakan ketika mencari informasi dalam hal ini dapat dipahami oleh google dan produk turunannya Dalam penelusuran dan pemanfaatn sumber informasi berbasis google dan produk turunannya penulis memakai Standar Kompetensi Literasi Informasi ACRL (2000) untuk Pendidikan Tinggi yaitu:72 1. mendefinisikan dan mengartikulasikan kebutuhan akan informasi 2. mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien 3. mengevaluasi informasi dan sumber-sumbernya secara kritis dan memasukkan informasi yang dipilih ke dalam basis pengetahuannya 4. menggunakan informasi secara efektif untuk mencapai tujuan tertentu 5. menggunakan informasi secara etis dan legal.73 Pertama. Definisikan dan artikulasikan kebutuhan akan informasi Penelusur yang melek informasi mendefinisikan dan mengartikulasikan kebutuhan akan informasi melalaui identifikasi topik penelitian, atau kebutuhan informasi lainnya. Mengembangkan pernyataan penelitian dan merumuskan pertanyaan berdasarkan kebutuhan informasi. Menggali sumber-sumber informasi umum untuk meningkatkan pengetahuan tentang topik. Menentukan atau memodifikasi kebutuhan informasi untuk mencapai fokus yang dapat dikelola. Mengidentifikasi konsep dan istilah kunci yang menggambarkan kebutuhan informasi Mengakui bahwa informasi yang ada dapat dikombinasikan dengan pemikiran, eksperimen, dan / atau analisis asli untuk menghasilkan informasi baru74 Misalnya Kebutuhan informasi untuk penelitian “Information Seeking Behavior of digital native using online resources ”dengan metode penelitian“ Survey Research Methods, tinjauan ilmiah saat ini yang berkaitan dengan topik penelitian, misalnya Kebutuhan informasi Jenis informasi apa yang dinginkan information seeking behavior Survey Research Methods Information literacy and digital nativite online information search strategies information seeking behavior Definisi dan teori, nama para ahli,studi kasus atau contoh spesifik,analisis, Tinjauan ilmiah saat ini Wilson's theory of information behavior Original Concept: Three Models (1981) Revised Model (1996) Revived General Model (19991 Brenda Dervin Pendapat dan teori,nama para ahli, Tinjauan ilmiah saat ini Model Mencari Informasi Krikclas (1983), Model Perilaku Mencari Informasi Wilson (1981, 1996, 1999), Model Pemetikan Bates 'Berry (1989, 2002, 2005), Teori Asimetri Informasi Akerlof (1970). Teori Perilaku Informasi Chatman (1996, 1999, 2000). Teori Alasan Informasi (1999, 2004), dan Soft Systems Model (SSM). Azami and Fattahi model(2010) Makri, Blandford, Cox model,(2008) Brenda Dervin Carol Kuhlthau’s Definisi, Pendapat, teori,nama para ahli, Tinjauan ilmiah saat ini Model (1991) Carol Kuhlthau’s Model (1992) Ellis Model Model Proposed by Urquhart and Rowley (2007) Cheuk Wai - Yi’s (1998) InformationSeeking and Using Process Model Sandstrom’s (1994) Optimal Foraging Theory Blom’s Task Performance Model Leckie Et Al’s (1996) Model of the InformationSeeking of Professionals Choo’s (1998) Behavioural Model of InformationSeeking on the Web Table 1. kebutuhan dan Jenis informasi apa yang dinginkan Kedua. mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien. untuk mengakses informasi yang effektif di google penenlusur harus memahami fitur-fitur utama dan cara operasi sarana penelusuran google, penggunaan kata atau frase kunci yang relevan di Google. Memutuskan sarana mana yang sesuai untuk kebutuhan penelitian apakah google, google schoolar atau googlebooks. Misalnya untuk topik penelitian “Information Seeking Behavior of digital native using online resources”. Pertimbangkan variabel yang dipilih untuk dimasukkan dalam pertanyaan penelitian, seperti Topik utama (Information Seeking Behavior) populasi yang diminati (mis., digital native, Fokus lokasi (mis., Sumatera Barat dan Indonesia), teori tentang Information Seeking Behavior dan digital native, online resources periode waktu tertentu. (misalnya dari tahun 2015- sd 2020) Mahasiswa yang melek informasi mengidentifikasi berbagai jenis dan format sumber potensial untuk informasi. Hasil meliputi: Mengetahui bagaimana informasi secara formal dan informal diproduksi, diorganisasikan, dan disebarluaskan. Mengenali bahwa pengetahuan dapat diorganisasikan ke dalam disiplin ilmu yang memengaruhi cara informasi diakses. Mengidentifikasi nilai dan perbedaan sumber daya potensial dalam berbagai format (misalnya multimedia, basis data) , situs web, kumpulan data, audio / visual, buku) Mengidentifikasi tujuan dan khalayak sumber daya potensial (misalnya, populer vs. ilmiah, terkini vs historis) Membedakan antara sumber primer dan sekunder, mengakui bagaimana penggunaan dan kepentingannya berbeda di setiap disiplin ilmu Menyadari bahwa informasi mungkin perlu dibangun dengan data mentah dari sumber primer75 Langkah-langkah berikut dapat digunakan untuk mengakses sumber informasi di google 1.Ketikkan frase yang relevan (misalnya, Information Seeking Behavior), bisa juga dengan menambhakan tanda kutip “Information Seeking Behavior” 2. Klik search, maka google akan menampilkan informasi sbb Ada sejumlah fitur yang ditampilkan google, fitur yang bermanfaat untuk pencarian informasi yang bisa cocok untuk dikutip adalah ada pada fitur semua, gambar,berita, lainnya, setelan dan alat (bahasa yang digunakan dokumen, rentang waktu dan hasil).Namun tidak semua fitur tersebut memberikan manfaat dalam penelusuran informasi sumber utama, setelah diteliti maka setiap frase yang dimasukkan kedalam google umumnya terdapat di Wikipedia, Entri yang ada di Wikipedia menyediakan tanggal, tempat, informasi historis, nama orang yang terlibat, nama organisasi, lembaga pemerintah, masyarakat, keanggotaan, asosiasi, dan afiliasi yang penting. Seorang peneliti dapat menggunakan ini untuk menemukan institusi dan arsip. Entri Wikipedia sering menyebutkan sumber-sumber utama dalam teks, dan sumber-sumber ini biasanya hyperlink ke materi digital. Sebagai bahan pertimbangan misalnya, pertanyaan penelitian, "Apa hubungan antara Information Seeking Behavior dengan digital na-tive " Ketika peneliti memecah pertanyaan penelitian, maka akan menemukan Information Seeking Behavior, digital native, dan online resources. Information Seeking Behavior, digital native dan online resources adalah istilah penting yang harus dimasukkan dalam strategi pencarian. Selanjutnya, tulis daftar sinonim dan istilah atau konsep terkait untuk setiap istilah. Misalnya, karena pertanyaan penelitian dalam contoh melibatkan digital native penelusur juga dapat mempertimbangkan menggunakan istilah seperti “digital native, iGeneration or iGen and the Homeland Generation, millennial Generation, Z-generation” google generation. information searching behavior, information user behavior, Literature search behavior, information behavior and seeking, information seeking activity, Information-seeking strategies untuk sinonim Information Seeking Behavior Jika semua istilah pencarian potensial tidak diidentifikasi, beberapa literatur akan dikecualikan dari pencarian dan akan berdampak negatif pada kualitas penelitian. Pencarian literatur hanya akan berhasil seperti istilah pencarian yang digunakan peneliti. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan semua istilah yang terkait dengan topik yang ditulis. Juga, pertimbangkan faktor-faktor lain yang membentuk topik penelitian (mis., Penulis penting, misalnya untuk digital native dipopulerkan oleh Marc Prensky. atau terminologi alternatif untuk digital native misalnya istilah digital inclusion atau 21 century generation, digital generation, information seeking behaviour of students atau Online Searching Behavior of Millen-nial Students untuk sinonim untuk untuk Information Seeking Behavior of digital native using online resources Langkah ketiga. Memasukkan istilah pencarian ke mesin pencari dengan menggunakan operator Boolean (mis., AND, OR, NOT). Penggunaan AND di antara dua kata atau frase, mesin pencari hanya akan mengembalikan hasil yang kedua istilahnya ada. Misalnya, jika penelusur ingin mencari “Information Seeking Behavior and digital native,” hanya hasil yang mengandung istilah “Information Seeking Behavior and digital native,” akan disajikan. Model pencarian menggunakan AND ini dapat menggunakan google, google sechoolar, dan google book. Operator Boolean OR harus digunakan untuk menghubungkan sinonim, karena ini mengindikasikan mesin pencari untuk mencari istilah mana pun. Misalnya, menggunakan “millennial Generation or digital native"akan menampilkan hasil yang menggunakan salah satu dari sinonim tersebut Menggunakan operator NOT akan mengecualikan hasil apa pun yang mengandung istilah mengikuti NOT. Misalnya, jika penelusur tertarik pada literatur yang berkaitan dengan Information Seeking Behavior bukan Information behavior, maka penelusur dapat menggunakan “Information Seeking Behavior NOT Information behavior.” Maka google, google scholar, akan menampilkan hasil penenlusuran dengan menghilangkan hasil yang termasuk Information Behavior, sedangkan pencarian di google book tidak menghasilkan informasi yang baik. Pencari informasi online juga dapat menggabungkan berbagai operator Boolean agar sesuai dengan hasil yang diinginkan. Ketiga. Mengvaluasi Informasi Sumber utama Mengevaluasi sumber informasi adalah bagian penting dalam pemilihan sumber informasi utama. Tidak semua informasi yang disediakan google dapat diandalkan atau benar, juga tidak semua informasi cocok untuk penelitian yang sedang dilakukan. google menampilan banyak doman, akhiran domain dapat memberi petunjuk tentang asal-usul situs web. Secara umum, yang terbaik adalah mencari situs web yang menawarkan sumber daya informasi kompeten dan seimbang. Untuk situs dengan domain .com adalah situs bisnis atau komersial. Situs nirlaba ini bermanfaat dalam proses pengumpulan informasi, tetapi seorang sarjana perlu menemukan sumber asli melalui lokasi yang lebih bereputasi, seperti database perpustakaan tradisional, arsip, atau lembaga. Situs dengan domain .edu adalah untuk institusi pendidikan. Sekolah dari TK hingga pendidikan tinggi menggunakan akhiran domain ini. Peneliti harus memperhatikan untuk melihat apakah konten berasal dari departemen atau pusat penelitian, atau halaman mahasiswa dan fakultas pribadi. Situs dengan domain .gov adalah sumber pemerintah dan dianggap kredibel. Situs dengan domain .org adalah situs web nirlaba atau advokasi. Ada berbagai macam dan beragam informasi yang tersedia di Internet, dengan berbagai akurasi, keandalan, dan nilai. Tidak seperti kebanyakan sumber informasi tradisional (buku, majalah, dll.). Karena itu, adalah tugas sebagai peneliti perlu mengevaluasi apa yang ditemukan, untuk menentukan apakah itu sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Salah satu sarana yang kerangka yang bisa dipakai adalah daftar Periksa CARS (Credibility, Accuracy, Reasonableness, Support)) dirancang untuk membantu para peneliti dalam mengevaluasi sumber-sumber informasi. Beberapa sumber akan memenuhi setiap kriteria dalam daftar ini, tetapi jika menggunakan dan menerapkan kriteria ini, pencari informasi akan lebih mampu memisahkan informasi berkualitas tinggi dari informasi berkualitas buruk saat melakukan penelitian.76 Credibility. Karena orang selalu membuat keputusan penting berdasarkan informasi, bukti keaslian dan keandalan — atau kredibilitas, kepercayaan — selalu penting. indikator kredibilitas: Nama penulis, jabatan, jabatan, pendidikan, dan / atau pelatihan Informasi kontak penulis Tanggal dan / atau versi artikel Accuracy. Akurasi adalah kondisi atau kualitas menjadi benar, benar, atau tepat. Untuk memastikan keakuratan dan bahwa penelitian bebas dari kesalahan, gunakan daftar periksa berikut. Tepat Waktu, terperinci dan komprehensif tujuan, maksud, atau audiensi yang ditentukan atau diketahui Reasonableness adalah kondisi bersikap adil, obyektif, moderat, dan konsisten. Untuk memastikan bahwa informasi masuk akal, gunakan daftar periksa berikut: Adil dan seimbang, Tidak ada konflik kepentingan, Argumen didukung oleh alasan dan Nada netral dan objektif Support.Sebagian besar informasi yang disajikan dalam artikel berasal dari sumber lain. Perlu membertanyakan asal informasi ini berasal, Sumber yang digunakan pencipta informasi, Apakah terdapat daftar pustaka atau dokumentasi lainnya? Dengan mengutip dan mengakui sumber informasi dengan benar, seorang penulis memperkuat kredibilitasnya. Keempat. Menggunakan informasi secara efektif untuk mencapai tujuan tertentu. Penulis sangat perlu memasukkan informasi yang relevan saja untuk memenuhi kebutuhan informasi, mencakup menerapkan informasi baru dan sebelumnya untuk perencanaan dan pembuatan karya tulis. Mengintegrasikan informasi baru dan sebelumnya, termasuk kutipan dan parafrase, dengan cara yang mendukung tujuan karya tulis, Memanipulasi teks digital, gambar, dan data, sesuai kebutuhan, mentransfernya dari lokasi dan format aslinya ke konteks baru Kelima, Penggunaan etis dari sumber utama. Penggunaan etis dari sumber utama adalah penting dalam budaya yang menggunakan kembali dan mendaur ulang sumber informasi. Seorang penulis harus mengenali bagaimana secara jujur mewakili dan menggunakan konten sumber utama. Memahami masalah hukum dan sosial yang diwakili dalam sumber utama juga penting untuk penggunaannya yang bertanggung jawab.

Conclusion

Dalam hal sumber primer, peneliti tidak mencari tinjauan luas tetapi informasi yang sangat spesifik dan unik. Algoritme pencarian Google mengembalikan sejumlah besar catatan dan dapat mengembalikan hasil yang tidak berhubungan dengan subjek. Beberapa entri berlebihan dan tidak mudah diuraikan. Selain itu, Google menawarkan opsi pencarian terbatas yang tidak menggunakan sepenuhnya deskriptor kaya subjek. Ini mungkin mencegah pengguna untuk bekerja secara efisien, alih-alih membuatnya memindai dan membaca skim. Mata uang informasi adalah faktor pembatas lainnya. Google tidak menawarkan daftar penerbit, daftar jurnal, rentang waktu, atau distribusi disiplin ilmu. Ada juga kurangnya kontrol bibliografi yang mengarah ke nama penulis yang salah eja dan kurangnya standarisasi dalam judul. Beberapa judul disajikan dengan judul lengkapnya sementara yang lainnya disingkat. Keberhasilan pencarian akan tergantung pada jangkauan, mata uang, dan algoritma pencarian. Terkadang tidak akan ada sumber primer yang dapat dilokalisasi untuk suatu topik tertentu. Topiknya mungkin tidak jelas, materi mungkin tidak didigitalkan, atau mungkin tidak ada bantuan pencarian arsip. Terlepas dari keterbatasan ini, campuran karya ilmiah, repositori, dan sumber informasi lainnya menjadikan Google bantuan pencarian yang cepat dan efisien untuk sumber utama. Salah satu manfaatnya adalah digitalisasi massal membuat materi sumber tersedia yang kalau tidak akan mahal, memakan waktu, dan sulit diakses. Google harus digunakan bersama dengan sumber daya perpustakaan tradisional sebagai alat pemulihan informasi untuk memaksimalkan hasil pencarian. sumber informasi utama dibutuhkan mendukung argument dan teori sebagai alat dasar untuk membantu menemukan kebenaran tentang orang, peristiwa, dan masalah dalam penelitian atau karya tulis. Google search engine dan turunannya diyakini dapat memudahkan menemukan sumber informasi utama berkualitas. Memberikan hasil yang lebih baik, lebih relevan, memungkinkan Google dianggap sebagai sumber yang dapat dipercaya untuk menemukan informasi di web. Namun, dibutuhkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menemukan informasi yang berkualitas dan menggunakan google search engine secara baik. Pengetahuan mengenai sumber utama dengan aspek terkait seperti karateristiks sumber utama, Kelebihan dan kekekurangan Sumber Utama, jenis-jenis meruapakah yang tidak boleh dinafikan. Keterampilan dalam menelusur informasi yang berkualitas dan menggunakan google search engine dan turunanya juga ketrampilan yang mesti diasah terus menerus sehingga menjadi ketrampilan yang menyatu dengan penulusuran informasi sumber utama Demikian pula hanlya dalam pilhan menggunakan kata dan frase kunci yang tepat suatu hal yang mesti dicoba terus menerus sampai menemukan sebuah pola yang tepat untuk bidang penilitan/tulisan yang sedang di buat Mengingat keterbatasan waktu, tenaga dan pengalaman, dianjurkan pengetahuan dan ketrampilan ini sejatinya dimiliki oleh pustakawan masa kini sehingga dapat melakukan transformasi kepada penelusur informasi yang menjadi klien mereka Tulisan tidak membahas secara detil strategi penelusuran melalui google book dan google cendikian, yang bisa jadi peluang untuk diteliti lebih lanjut Mengingat sumber informasi online yang ada di google terutama yang ada di google book yang sering tidak utuh, maka penelusur bisa mendapatkannya di berbagai situs gratis yang menyediakan buku, demikian juga artikel yang ditelusur di google shoolar sering berbayar, maka juga dapat ditemukan di situs situs gratis, namun peran yang tidak kalah pentingya adalah perpustakaan harus menyediakan sumber informasi untuk yang dibutuhakn oleh pencari informasi yang menjadi klien mereka