PEMANFAATAN KOLEKSI REFERENSI (ENSIKLOPEDIA) DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI SISWA SMAN 13 PADANG
Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan koleksi referensi (ensiklopedia) bagi siswa kelas XI IPA2 SMAN 13 Padang mengenai pelajarajan IPA dan bagaimana pemenuhan kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA terhadap ketersediaan koleksi referensi (ensiklopedia) di perpustakaan SMAN 13 Padang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskripstif. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini yaitu dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden yaitu kelas XI IPA2. Teknik penganalisisan data dilakukan dengan cara verifikasi data yang diperoleh, mentabulasi hasil kuesioner, menganalisis secara deskripsi data yang di[peroleh dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ialah siswa kelas XI IPA2 memanfaatkan dengan baik koleksi referensi (ensiklopedia) mengenai pelajaran IPA dan pemenuhan kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 mengenai pelajaran IPA juga tergolong baik
Abstract
This study aims to find out how to use reference collections (encyclopedias) for class XI IPA2 students of SMAN 13 Padang regarding science students and how to fulfill the information needs of class XI IPA2 students in science subjects to the availability of reference collections (encyclopedias) in the library of SMAN 13 Padang. This research is a quantitative research with a descriptive approach. To obtain data in this study, namely by distributing questionnaires to respondents, namely class XI IPA2. Data analysis techniques are carried out by means of verifying the data obtained, tabulating the results of questionnaires, analyzing in a description of the data obtained and drawing conclusions. The result of this study is that class XI IPA2 students make good use of reference collections (encyclopedias) regarding science lessons and the fulfillment of the information needs of class XI IPA2 students regarding science lessons is also relatively good.
Keywords:
Utilization
· Reference Collection
· Encyclopedia
· Fulfillment of Information Needs
Introduction
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat sekarang ini, membawa pengaruh dalam meningkatkan berbagai kebutuhan manusia salah satunya yaitu kebutuhan akan informasi. Kebutuhan informasi terjadi dikarenakan adanya kesenjangan antara pengetahuan yang dimiliki individu dengan pengetahuan yang dibutuhkannya. Kebutuhan akan informasi perlu dipenuhi agar tidak terjadi berbagai permasalahan bagi setiap individu. Seperti yang diujarkan oleh Hafid dalam kongres Apenmasi di Univeristas Negeri Jakarta, Rabu 2019 bahwa, “ketidaktahuan masyarakat tertentu tentang suatu pengetahuan, sehingga tidak dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat tersebut”. Oleh karena itu, kebutuhan informasi setiap individu perlu terpenuhi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi. Menurut Kusuma & Asmiyanto (2021) pada teori Guha terdapat empat jenis kebutuhan informasi yang menjadi indikator bahwa terpenuhinya kebutuhan informasi seseorang yaitu : (1) Current need approach (pendekatan kebutuhan masa kini); (2) Everyday need approach (pendekatan kebutuhan sehari-hari); (3) Exhaustic need approach (pendekat kebutuhan yang lengkap); (4) Catching-up need approach (pendekatan kebutuhan informasi sekilas). Kebutuhan akan informasi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum saja, namun juga dirasakan oleh siswa dalam pemenuhan kebutuhan informasi. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk memenuhi kebutuhan informasi siswa yaitu dengan tersedianya perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah merupakan salah satu bagian penting yang ada di sekolah karena dapat membantu keberhasilan proses pembelajaran dan pemenuhan kebutuhan informasi siswa dan para guru. SMA Negeri 13 Padang merupakan salah satu sekolah yang menyediakan perpustakaan untuk membantu kelancaran berbagai proses kegiatan pembelajaran dan memenuhi kebutuhan informasi siswa. Dalam memenuhi kebutuhan informasi, siswa melakukan penelusuran dan pemanfaatan koleksi yang tersedia di perpustakaan sekolah. Mulyana (2020) mengemukakan bahwa pemanfaatan bagi pemustaka dalam kegiatan di perpustakaan ialah proses menghasilkan kepastian dengan cara memenuhi kebutuhan informasi melalui populasi yang dilayankan kepada pengguna dengan cara yang tepat waktu dan ekonomis. Salah satu contoh pemanfaatan koleksi yang ada di perpustakaan yaitu pemanfaatan koleksi referensi. Menurut Hidayat (2007) dan Bektiningsih (2015) hal yang mempengaruhi pemanfaatan koleksi yaitu frekuensi penggunaan, tujuan penggunaan, kemampuan pemustaka dalam menelusuri informasi, peranan pustakawan dan kesulitan dalam penggunaan. Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan, koleksi referensi yang tersedia yaitu terdapat 38 judul koleksi referensi dari berbagai macam ilmu pengetahuan. Adapun diantaranya jenis koleksi ensiklopedia terdapat 14 judul, jenis koleksi kamus 14 judul, jenis koleksi atlas terdiri dari 4 judul dan jenis koleksi indeks terdapat 6 judul. Perpustakaan SMAN 13 Padang menyediakan koleksi referensi hanya memenuhi sesuai dengan standar akreditasi sekolah. Dan perpustakaan SMAN 13 Padang lebih memprioritaskan dalam pengadaan bahan pustaka berupa buku paket yang terbaru guna memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Hal tersebut dapat dilihat dari buku-buku paket yang tersedia di perpustakaan hasil dari pengadaan yang terbaru. Berdasarkan wawancara awal yang peneliti lakukan dengan beberapa siswa dan guru mata pelajaran, penggunaan koleksi referensi di perpustakaan masih sangat minim. Hanya beberapa siswa yang mengetahui dan menggunakan koleksi referensi karena direkomendasikan oleh guru dalam salah satu mata pelajaran. Kebanyakan siswa tidak mengetahui adanya koleksi referensi di perpustakaan. Hal tersebut terjadi akibat kurangnya promosi yang dilakukan perpustakaan terkait buku apa saja yang tersedia termasuk koleksi referensi yang juga dapat menunjang proses pembelajaran. Oleh karena itu, dari pemaparan permasalahan terkait koleksi referensi peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang pemanfaatan koleksi referensi bagi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA dan pemenuhan kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA di perpustakaan SMA Negeri 13 Padang.
Method
Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan koleksi referensi bagi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA dan pemenuhan kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA di perpustakaan SMA Negeri 13 Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 di SMAN 13 Padang yang berjumlah 33 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling yaitu penentuan sampel secara acak. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus slovin dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 25 orang responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan kuesioner. Observasi dilakukan dengan mengamati dan meneliti secara langsung bagaimana pemanfaatan koleksi referensi dan mengamati bagaimana pemenuhan kebutuhan informasi siswa di perpustakaan SMAN 13 Padang. Wawancara dilakukan kepada tiga orang informan yaitu pustakawan, guru dan siswa. Selain itu peneliti menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden untuk mengetahui pemanfaatan koleksi referensi bagi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA dan pemenuhan kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 pada mata pelajaran IPA di perpustakaan SMA Negeri 13 Padang. Kemudian data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner diolah dengan cara mentabulasikan jawaban responden ke dalam tabel. Selanjutnya hasil perhitungan yang masih dalam bentuk angka akan dianalisis dan dijelaskan pada pembahasan. Untuk menghitung persentase saat memperoleh data angket digunakan rumus distribusi frekuensi sebagai berikut: P = 𝐹 𝑁 x 100% Keterangan: P = Persentase F = Frekuensi jawaban yang diperoleh N = Jumlah responden Untuk penafsiran jawaban dari perhitungan skala likert perlu menggunakan perhitungan skala interval. Adapun skala interval yaitu 0,75, sehingga diperoleh penilaian sebagai berikut (Simamora, 2004): Sangat baik = 3,25 - 4.,0 Baik = 2,50 – 3,24 Cukup baik = 1,75 – 2,49 Buruk = 1,00 – 1,74
Result & Discussion
A. Pemanfaatan Koleksi Referensi (Ensiklopedia) Pemanfaatan koleksi referensi merupakan suatu tindakan memanfaatkan koleksi referensi berupa ensiklopedia dalam memenuhi kebutuhan informasi. Pada variabel ini terdapat lima indikator dan setiap indikator terdapat beberapa pernyataan. 1. Frekuensi Pemanfaatan Ensiklopedia Frekuensi pemanfaatan ensiklopedia merupakan kekerapan siswa dalam mengakses dan menggunakan ensiklopedia dalam menelusuri informasi yang dibutuhkan. Pada indikator pertama terdapat dua butir pernyataan yaitu: Tabel 1. Frekuensi Pemanfaatan Ensiklopedia No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya mengakses ensiklopedia setiap berkunjung ke perpustakaan 2, 76 Baik 2 Saya mengakses ensiklopedia mengenai pelajaran IPA 2,68 Baik Jumlah 5,44 Rata-rata 2,72 Berdasarkan tabel diatas, frekuensi pemanfaatan ensiklopedia memiliki total rata-rata yaitu 2,72. Skor tersebut berada pada skala interval 2,50-3,24 berada pada kategori baik. 2. Tujuan Pemanfaatan Ensiklopedia Pada sub variabel tujuan pemanfaatan ensiklopedia untuk mengetahui tujuan siswa kelas XI IPA2 dalam memanfaatkan ensiklopedia dalam memenuhi kebutuhan informasi. Pada indikator kedua terdapat tiga butir pernyataan yaitu: Tabel 2. Tujuan Pemanfaatan Ensiklopedia No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya memanfaatkan informasi yang tersedia pada ensiklopedia sebagai bahan referensi untuk menyelesaikan tugas di sekolah mata pelajaran IPA 2,92 Baik 2 Saya memanfaatkan informasi yang tersedia pada ensiklopedia untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang mata pelajaran IPA. 2,88 Baik 3 Saya memanfaatkan informasi yang tersedia pada ensiklopedia sebagai bahan referensi untuk menyelesaikan tugas praktikum mata pelajaran IPA. 2,68 Baik Jumlah 8,48 Rata-rata 2,83 Berdasarkan tabel di atas, tujuan pemanfaatan ensiklopedia bagi siswa sebagai sumber referensi dalam menyelesaikan tugas di sekolah memiliki jumlah nilai paling tinggi. Tujuan pemanfaatan ensiklopedia memiliki nilai rata-rata 2,83. Skor tersebut berada pada skala interval 2.50-3,24 berada pada kategori baik. 3. Kemampuan Siswa dalam Proses temu Balik Informasi Pada sub variabel kemampuan siswa dalam proses temu balik informasi untuk mengetahui bagaimana kemampuan yang dimiliki siswa untuk dapat menelusuri informasi yang tepat sesuai dengan kebutuhannya. Pada indikator ketiga terdapat enam butir pernyataan yaitu: Tabel 3. Kemampuan Siswa daam Proses Temu Balik Informasi No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya mampu memahami informasi yang dibutuhkan. 3,04 Baik 2 Saya mampu menyadari informasi yang bersifat akurat dan lengkap. 3,12 Baik 3 Saya mampu menyeleksi sumber informasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan. 2,56 Baik 4 Saya mampu membangun strategi pencarian yang tepat. 2,68 Baik 5 Saya mampu menggunakan teknik penelusuran informasi yang tepat. 2,72 Baik 6 Saya mampu mengevaluasi informasi yang diperoleh dan menggunakannya secara efektif. 2,96 Baik Jumlah 17,08 Rata-rata 2,85 Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa kemampuan siswa mentadari informasi yang bersifat akurat memiliki jumlah nilai yang tinggi. Indikator kemampuan siswa dalam prose temu balik informasi memiliki nilai rata-rata 2,85 berada pada skala interval 2,50-3,24 dengan kategori baik. 4. Peranan Pustakawan Pada sub variabel peranan pustakawan untuk mengetahui bagaimana peranan pustakawan dalam membantu kelancaran berbagai kegiatan di perpustakaan. Pada indikator keempat terdapat empat butir pernyataan yaitu: Tabel 4. Peranan Pustakawan No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Pustakawan melatih dan membimbing pengguna dalam pemanfaatan ensiklopedia di perpustakaan. 2,56 Baik 2 Pustakawan mengelola informasi yang dilayankan kepada pengguna perpustakaan dengan baik. 3.16 Baik 3 Pustakawan mengevaluasi jalannya kegiatan di perpustakaan untuk dapat memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. 2.93 Baik 4 Pustakawan memiliki wawasan yang luas yang dapat mengatur jalannya kegiatan di perpustakaan. 3,08 Baik Jumlah 11,72 Rata-rata 2,93 Berdasarkan tabel di atas, pernana pustakawan mengelola informasi yang dilayankan kepada pengguna dengan baik memiliki jumlah nilai yang tinggi. Indicator peranan pustakawan memiliki nili rata-rata 2,93 berada pada skala interval 2,50-3,24 dengan kategori baik. 5. Kesulitan dalam Penggunaan pada sub variabel kesulitan dalam penggunaan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi pengguna dalam menelusuri informasi yang dibutuhkannya. Pada indikator kelima terdapat dua butir pernyataan yaitu: Tabel 5. Kesulitan dalam Penggunaan No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Banyak bahasa pada ensiklopedia yang kurang dimengerti. 2,8 Baik 2 Saya kesulitan dalam menentukan koleksi referensi yang sesuai dengan informasi yang dibutuhkan. 2,24 Cukup Baik Jumlah 5,04 Rata-rata 2,52 Berdasarkan tabel di atas, diketahui banyak responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa pada ensiklopedia terdapat banyak bahasa yang kurang dimengerti. Indicator kesulitan dalam pengguna memiliki nilai rata-rata 2,52 berada pada skala interval 2,50-3,24 dengan kategori baik. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam penggunaan ensiklopedia. B. Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemenuhan kebutuhan informasi merupakan upaya memenuhi kebutuhan informasi individu dengan menelusuri sumber-sumber informasi. Pada variabel ini terdapat empat indicator dan setiap indicator terdiri dari beberapa pernyataan. 1. Pendekatan Kebutuhan Masa Kini Pada indicator pertama terdapat dua butir pernyataan yaitu: Tabel 6. Pendekatan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Masa Kini No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya dapat memenuhi kebutuhan informasi terbaru dengan mengakses ensiklopedia. 2,84 Baik 2 Saya dapat memenuhi kebutuhan informasi terbaru yang berkaitan dengan pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia 2,8 baik Jumlah 5,64 Rata-rata 2,82 Berdasarkan tabel di atas, pemenuhan kebutuhan informasi masa kini dengan mengakse ensiklopedia memiliki nilai ratarata 2,82 berada pada skala interval 2,503,24 dengan kategori baik. 2. Pendekatan kebutuhan sehari-hari Pada indicator kedua terdapat btiga butir pernyataan yaitu: Tabel 7. Pendekatan Kebutuhan Informasi Sehari-hari No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya mendapatkan informasi seharihari yang sifatnya spesifik dengan mengakses ensiklopedia. 2,76 Baik 2 Saya mendapatkan informasi seharihari dengan cepat dengan mengakses ensiklopedia. 2,84 Baik 3 Saya mendapatkan informasi seharihari yang berkaitan dengan tugas pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia 2,92 Baik Jumlah 8,52 Rata-rata 2,84 Berdasarkan tabel di atas, diketahui pemenuhan kebutuhan informasi sehari-hari dengan mengakse ensiklopedia memiliki nilai rata-rata 2,84 berada pada skala interval 2,50-3,24 dengan kategori baik. 3. Pendekatan kebutuhan lengkap Pada indicator ketiga terdapat lima butir pernyataan yaitu: Tabel 8. Pendekatan Kebutuhan Informasi Lengkap No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya mendapatkan informasi yang mndalam mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 2,8 Baik 2 Saya mendapatkan informasi yang akurat mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 2,92 Baik 3 Saya mendapatkan informasi yang spesifik mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 2,96 Baik 4 Saya mendapatkan informasi dengan cepat mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia 2,88 Baik 5 Saya mendapatkan informasi yang relevan mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 3 Baik Jumlah 14,56 Rata-rata 2,91 Berdasarkan tabel di atas, dketahui pemenuhan kebutuhan informasi lengkap memiliki nilai rata-rata 2,91 berada pada skala interval 2,50-3,24 dengan kategori baik. 4. Pendekatan kebutuhan sekilas Pada indicator liam terdapat empat butir pernyataan yaitu: Tabel 9. Pendekatan Kebutuhan Informasi Sekilas No Pernyataan Jumlah Kategori 1 Saya mendapatkan informasi yang bersifat sekilas mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 2,96 Baik 2 Saya mendapatkan informasi yang memberikan gambaran lengkap mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 2,88 Baik 3 Saya mendapatkan informasi yang ringkas mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 3 Baik 4 Saya mendapatkan informasi yang jelas mengenai pelajaran IPA dengan mengakses ensiklopedia. 3,04 Baik Jumlah 11,88 Rata-rata 2,97 Berdasarkan tabel di atas, diketahui pemenuhan kebutuhan informasi sekilas siswa dengan mengakses ensiklopedia ,mengeni pelajaran IPA memiliki nilai ratarata 2,97 berada pada skala interval 2.503,24 dengan kategori baik.
Conclusion
Berdasarkan penjelasan pada hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pemanfaatan koleksi referensi (ensiklopedia) bagi siswa kelas XI IPA2 mengenai pelajaran IPA sudah tergolong baik. Hal tersebut dilihat dari skor rata-rata mengenai pemanfaatan koleksi referensi (ensiklopedia) bagi siswa kelas XI IPA2 mengenai pelajaran IPA yaitu 2,77. Skor tersebut berada pada skala interval 2,50-3,24. Berdasarkan pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa memanfaatkan koleksi referensi (ensiklopedia) dengan baik sebagai referensi dalam meyelesaikan tugas di sekolah, menambah wawasan dan meneyelesaikan tugas praktikum mengenai pelajaran IPA. Siswa juga memiliki kemampuan yang baik dalam proses temu balik informasi. Pada perpustakaan SMAN 13 Padang pustakawan cukup berperan membantu siswa memanfaatkan koelski referensi (ensiklopedia). Serta siswa juga menemukan kesulitan dalam memanfaatkan ensiklopedia yaitu terdapatnya bahasa yang kurang di mengerti. 2. Pemenuhan kebutuhan informasi siswa dengan mengakses ensiklopedia mengenai pelajaran IPA sudah tergolong baik. Hal tersebut dapat dilihat dari skor rata-rata mengenai pemenuhan kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 mengenai pelajaran IPA yaitu 2,88. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa kebutuhan informasi siswa kelas XI IPA2 mengenai pelajaran IPA terpenuhi dengan baik, dikarenakan koleksi ensiklopedia mengenai pelajaran IPA terdiri dari beberapa jilid dari berbagai informasi yang berkaitan dengan pelajaran IPA. Sehingga hal tersebut dapat memenuhi kebutuhan informasi terbaru mengenai pelajaran IPA yang bersifat spesifik dan cepat. Selain itu juga memiliki informasi yang akurat dab relevan dengan kebutuhan informasi siswa, serta memiliki informasi yang ringkas, jelas dan memberikan gambaran lengkap mengenai pelajaran IPA. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, penulis mengajukan beberapa saran kepada pihak terkait yaitu: Pertama, bagi seluruh pemustaka khususnya siswa kelas XI IPA2 yang menjadi responden dalam penelitian ini untuk meningkatkan pemanfaatan koleksi referensi tidak hanya ensidklopedia saja namun koleksi referensi lainnya serta memberikan informasi kepada siswa lainnya untuk memanfaatkan koleksi referensi yang tersedia di perpustakaan SMAN 13 Padang. Kedua, bagi pihak perpustakaan SMAN 13 Padang untuk lebih mempromosikan kepada seluruh siswa bahwa di perpustakaan terdapat koleksi referensi yang dapat dijadikan sebagai rujukan untuk memenuhi kebutuhan informasi siswa. Serta perpuspustakaan menyediakan koleksi referensi lainnya dari berbagai ilmu pengetahuan karena dapat dilihat dari penelitian ini bahwa pemanfaatan koleksi referensi (ensiklopedia) dapat memenuhi kebutuhan informasi siswa. Ketiga, bagi penelitian selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan yang relevan tentang pemanfaatan koleksi referensi (ensiklopedia) dalam memenuhi kebutuhan informasi.