Kembali
16
1
2019 Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3 · 1 ISSN 2598-3040

Evaluasi Keterpakaian dan Ketersediaan Koleksi dalam Penulisan Tesis Mahasiswa Program Studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) pada Perpustakaan Program Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga

Universitas Diponegoro

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterpakaian dan ketersediaan koleksi dalam penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) pada perpustakaan program pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil seluruh daftar pustaka penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI (Pendidikan Guru madrasah Ibtidaiyah) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literatur yang paling banyak dipakai adalah yang berasal dari buku teks. Ketersediaan koleksi dalam kondisi sedang, karena masih ada cukup banyak literatur yang belum tersedia di perpustakaan.

Abstract

This study aims to evaluate the availability and usability of collections in the writing thesis of the major of PGMI (Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education) in the postgraduate library program of UIN Sunan Kalijaga. The method in this study uses quantitative research design. Data collection is done by taking all the bibliography thesis writing PGMI major (Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education) in the Postgraduate Program UIN Sunan Kalijaga. The results of the study show that the most widely used literature is those from textbooks. Availability of collections is in moderate condition, because there is still enough literature that is not yet available in the library.
Keywords: collection evaluation · availability and usability · library college

Introduction

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan salah satu Perguruan Tinggi Islam Negeri yang ada di Indonesia. Dalam perkembangannya, UIN Sunan Kalijaga sekarang telah memiliki delapan Fakultas dan satu Program Pascasarjana. Dengan semakin banyaknya konsentrasi dan program studi yang dibuka, seyogyanya UIN Sunan Kalijaga terus meningkatkan layanan dalam berbagai hal tidak terkecuali peningkatan perpustakaan yang ada. Penyelenggaraan perpustakaan perguruan tinggi harus berstandar nasional. Perpustakaan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga sebagai bagian dari Program Pascasarjana selalu hadir untuk menunjang kegiatan perkuliahan dengan selalu meningkatkan pelayanannya, baik dalam akses informasi pemustaka maupun dalam penyediaan koleksi. Pengguna aktif pada perpustakaan pascasarjana UIN Sunan Kalijaga didominasi oleh mahasiswa pascasarjana. Salah satu proses penting bagi mahasiswa pascasarjana untuk menyelesaikan studi adalah dengan menyusun tesis. Membuat tesis bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, didalamnya melalui proses yang panjang mulai dari mengidentifikasi masalah sampai melakukan analisis data hingga mendapatkan simpulan penelitian. Dalam melakukan penelitian, mahasiswa sangat membutuhkan literatur-literatur yang membantu dalam penyelesaian laporan penelitian tersebut. Maka dari itu, perpustakaan pascasarjana yang merupakan bagian dari Program Pascasarjana, sejatinya harus menjadi penunjang kegiatan perkuliahan dan dapat menyediakan literatur yang dibutuhkan oleh mahasiswa, terutama dalam penyusunan tesis. Kajian tentang apakah penyelenggaraan perpustakaan pascasarjana yang telah dilakukan sudah dibarengi dengan penyediaan literatur yang mendukung mahasiswa pascasarjana dalam menyusun tesis penting dilakukan mengingat bahawasannya salah satu tujuan penyelenggaraan perpustakaan perguruan tinggi adalah “menyediakan bahan pustaka (referensi) pada semua tingkatan akademis, artinya mulai dari mahasiswa tahun pertama hingga ke mahasiswa pasca sarjana dan pengajar” (Sulistyo-Basuki, 1993). Beranjak dari hal tersebut, maka penulis tertarik untuk mengevaluasi keterpakaian dan ketersediaan koleksi dalam penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) pada perpustakaan program pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga. 2. Evaluasi terhadap koleksi serta pemanfaatannya Untuk mengetahui apakah kualitas koleksi di perpustakaan telah memenuhi kebutuhan para pemustaka, diperlukan sebuah evaluasi koleksi. Sebuah perpustakaan perguruan tinggi perlu melakukan evaluasi koleksi secara berkelanjutan untuk memastikan bahwa koleksi yang disediakan dapat menjawab kebutuhan pemustaka yang selalu berubah. Dalam Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004: 49), yang dimaksud dengan evaluasi koleksi adalah upaya yang dilakukan oleh perpustakaan untuk menilai ketersediaan koleksi di perpustakaan dan melihat hasil guna koleksi dalam memenuhi kebutuhan sivitas akademika perguruan tinggi. Urgensi perpustakaan melakukan evaluasi koleksi didasarkan oleh beberapa faktor yaitu 1) untuk mengembangkan program pengadaan berdasarkan data koleksi yang telah ada 2) sebagai bahan pertimbangan pengajuan anggaran pengadaan tahun berikutnya dan 3) untuk menambah wawasan staf terhadap keadaan koleksi (Evans:2005,316).

Method

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini data diambil dari seluruh daftar pustaka penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Analisa data dalam penelitian ini dilakukan dengan menghitung distribusi frekuensi relatif dari sitiran yang terdapat pada penulisan tesis mahasiswa Program Studi PGMI Program Pascasarjan UIN Sunan Kalijaga. Kemudian melihat katalog Perpustakaan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk melihat keberadaan koleksi yang terdapat pada daftar pustaka penulisan tesis tersebut. Untuk menghitung freksuensi distribusi relatif, digunakan rumus: P = F N X 100 Keterangan: P : angka persentase F : Frekuensi N : Jumlah keseluruhan kutipan.

Discussion

4.1 Jenis Koleksi yang Disitir Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari judul tesis mahasiswa pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga Program Studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) diperoleh sebanyak 481 buah sitiraan yang digunakan. Jenis literatur yang paling banyak disitir adalah literatur buku teks yaitu sebanyak 364 sitiran (75,7%) kemudian diikuti dengan buku referensi sebanyak 21 buah sitiran (4,4%) dan dari sumber internet dan jurnal yang menduduki posisi yang sama yaitu masingmasing sebanyak 19 sitiran (4,0%). Berikut hasil koleksi yang disitir seperti yang terlihat pada tabel 1 berikut ini: Tabel 1. Data Sitiran Pada Daftar Pustaka Penulisan Tesis Mahasiswa Program Studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) No. Sitiran Jumlah % 1 Buku Teks 364 75,7 2 Referensi (Kamus, Ensiklopedi, Buku Pegangan, Buku Petunjuk) 21 4,4 3 Jurnal Cetak 19 4,0 4 Majalah/ Koran 2 0,4 5 Internet 19 4,0 6 Makalah 5 1,0 7 Skripsi 13 2,7 8 Tesis 17 3,5 9 Disertasi 3 0,6 10 Peraturan Pemerintah 18 3,7 Jumlah 164 100 Data di atas menunjukkan bahwa penggunaan literatur buku dalam penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI masih mendominasi. Hal ini dikarenakan dalam penulisan sebuah laporan penelitian (dalam hal ini tesis), membutuhkan banyak teori dan pedoman untuk menguatkan penulisan, dan pada umumnya teori/ pedoman suatu bidang ilmu banyak terdapat dalam bentuk buku. Oleh karena itu, tidak heran jika pada kebanyakan laporan penelitian mahasiswa pasca sarjana program studi PGMI masih menggunakan sitiran yang didominasi oleh buku teks. Sitiran pada penggunaan buku referensi, internet dan jurnal juga terlihat lebih banyak bila dibandingkan dengan jenis litelatur yang lain, walaupun masih berada pada tingkat rendah. Penggunaan buku referensi pada umumnya untuk membantu mencari definisi dari suatu istilah. Sedangkan internet banyak digunakan oleh mahasiswa karena kemudahan akses terhadap informasi yang tersedia. Jurnal banyak digunakan karena pada umumnya untuk membantu dalam mencari hasil penelitian terdahulu yang sejalan dengan tema yang akan diteliti oleh seseorang yang digunakan sebagai bahan untuk membuat tinjauan pustaka. 4.2 Ketersediaan Koleksi Analisis ketersediaan koleksi dilakukan dengan melihat keberadaan literatur yang disitir melalui katalog online perpustakaan pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Analisis lanjutan ini dilakukan pada koleksi buku teks, referensi, jurnal cetak, majalah/ koran, makalah, tesis, disertasi dan peraturan pemerintah. Sedangkan untuk literatur yang berasal dari internet dan skripsi tidak dilakukan dikarenakan untuk literatur yang berasal dari internet dapat diperoleh dimanapun saja tanpa harus berkunjung ke perpustakaan. Sedangkan untuk koleksi skripsi tidak diperhitungkan karena perpustakaan pascasarjana tidak mengoleksi skripsi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari sitiran yang ada, sebanyak 174 sitiran (28,7%) tersedia di Perpustakaan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sedangkan sisanya sebanyak 275 sitiran (61,3%) tidak tersedia di perpustakaan. Hasilnya dapat dilihat pada tabel 2 berikut ini: Tabel 2. Data Ketersediaan Koleksi Perpustakaan Pascasarjana Dalam Penulisan Tesis Mahasiswa Program Studi PGMI No. Sitiran Jumlah % Tersedia Tidak Tersedia Tersedia Tidak Tersedia 1 Buku Teks 132 232 29,4 51,7 2 Referensi (Kamus, Ensiklopedi, Buku 8 13 1,8 2,9 Pegangan, Petunjuk) 3 Jurnal Cetak 8 11 1,8 2,4 4 Majalah/ Koran 0 2 0 0,4 5 Makalah 2 3 0,4 0,7 6 Tesis 12 5 2,7 1,1 7 Disertasi 2 1 0,4 0,2 8 Terbitan Pemerintah 10 8 2,2 1,8 Jumlah 174 275 38,7 61,3 Tabel di atas menunjukkan bahwa ketersediaan seluruh koleksi yang disitir oleh mahasiswa pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga program studi PGMI pada perpustakaan pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga berada pada tingkatan rendah. Sitiran yang paling banyak didapatkan di perpustakaan pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga adalah literatur buku (29,4%), diikuti oleh koleksi tesis (2,7%) kemudian terbitan pemerintah (2,2%). Sedangkan untuk jenis koleksi lainnya, seperti majalah, jurnal cetak, makalah dirasa masih belum mampu disediakan oleh Perpustakaan Pascasarjana dalam memenuhi kebutuhan informasi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi PGMI Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dalam penulisan tesis

Conclusion

Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat sepuluh jenis literatur yang disitir dalam penulisan tesis mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Program Studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah). Literatur yang paling banyak disitir adalah literatur buku teks yaitu sebanyak 364 sitiran (75,7%) diikuti dengan buku referensi sebanyak 21 sitiran (4,4%) dan kemudian dilanjutkan literatur jurnal dan internet masing-masing sebanyak 19 sitiran (3,9%). Dari sepuluh jenis literatur yang disitir, dihasilkan delapan jenis literatur untuk dianalisa lebih lanjut terhadap keberadaannya di Perpustakaan Pascasarjana. Dua jenis literatur yang lain tidak dianalisa (internet dan skripsi) dikarenakan untuk kedua jenis literatur ini tidak dikoleksi oleh perpustakan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Dari hasil analisa lanjutan, didapati bahwa sebesar 174 sitiran (38,7%) tersedia di Perpustaan Pascasarjana sedangkan sebanyak 275 sitiran (61,3) tidak tersedia di Perpustakaan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebagai saran, sebaiknya dalam kegiatan pengembangan koleksi di perpustakaan perlu ditingkatkan dan diperbaiki dengan mengutamakan kebutuhan informasi pemustaka yang dilayani secara proporsional sehingga seluruh pemustaka yang terbagi kedalam beberapa program studi dan konsentrasi dapat terpenuhi kebutuhannya menurut bidang keilmuannya masing-masing