Kembali
16
1
2015 Unilib: Jurnal Perpustakaan Vol 6 · 1 ISSN 2715-274X

INTEGRASI PERPUSTAKAAN DAN KURIKULUM BERBASIS RISET UNTUK MENINGKATKAN NILAI INDEKS PRESTASI MAHASISWA-SANTRI PONDOK PESANTREN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Universitas Islam Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hadirnya fasilitas perpustakaan terhadap nilai Indeks Prestasi (IP) mahasiswa di Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia (UII) pada pergantian tahun akademik, yaitu semester genap 2011/2012 dan semester ganjil 2012/2013. Dalam hal ini juga dapat dilihat efektivitas program integrasi perpustakaan dengan kurikulum berbasis riset guna mendukung peningkatan nilai indeks prestasi mahasiswa dan misi perguruan tinggi menjadi World Class University (WCU). Data primer diambil dari mahasiswa-santri Pondok Pesantren Universitas Islam Indosia (UII) angkatan 2009 (12 mahasiswa), 2010 (10 mahasiswa), dan 2011 (12 mahasiswa). Dari analisa data didapatkan hasil persentase kenaikan prestasi akademik mahasiswa-santri Pondok Pesantren UII angkatan 2009 (12 mahasiswa) mengalami kenaikan nilai Indeks Prestasi sebanyak 75 % (9 mahasiswa) dan 25 % (3 mahasiswa) mengalami penurunan. Untuk angkatan 2010 mengalami kenaikan nilai Indeks Prestasi sebanyak 70 % (7 mahasiswa) dan penurunan 30 % (3 mahasiswa). Untuk angkatan 2011 mengalami peningkatan nilai Indeks Prestasi sebanyak 52 % (7 mahasiswa) dan penurunan 42 % (5 mahasiswa)
Keywords: perpustakaan · kurikulum riset · indeks prestasi

Introduction

Beberapa tahun terakhir ini, perguruan tinggi negeri maupun swasta sedang gencar berupaya untuk menjadi universitas kelas dunia/ World Class University (WCU). Dalam hal ini, Dirjen Dikti menyatakan mendukung penuh perguruan tinggi agar dapat menjadi berkelas internasional. Dengan adanya regulasi ini, otomatis setiap perguruan tinggi saling berlomba untuk memperbaiki sistem pendidikan, baik dari level kurikulum, keseharian mahasiswa, dan kebijakan perguruan tinggi.Di level kurikulum dipahami sebagai seperangkat rencana yang memberi pedoman atau pegangan dalam proses kegiatan belajar mengajar (Susilo, 2008: 80). Kurikulum juga merupakan terjemahan dari visi dan misi sebuah lembaga pendidikan. Dengan adanya kurikulum, maka visi dan misi akan mudah diraih.Salah satu komponen terpenting pada lembaga pendidikan formal pada level kurikulum yang digunakan sebagai fasilitas pendukung dalam kegiatan belajar, mengarahkan proses mekanisme pendidikan, tolok ukur keberhasilan dan kualitas hasil pendidikan adalah perpustakaan (Nasution, 1995: 13).Perpustakaan memiliki peran sangat penting dan strategis sebagai partner dalam mendukung tujuan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pengembangan perpustakaan menuju digital library sebenarnya bukan sekadar menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi, tetapi lebih karena tuntutan adanya perubahan paradigma perguruan tinggi, yang mencakup adanya perubahan paradigma dalam pembelajaran dengan e-learning, perubahan dalam komunikasi ilmiah yang mengarah kepada e-research, serta kebutuhan mendesak untuk menciptakan information literacy di perguruan tinggi.Dengan perkembangan e-learning maka akan muncul tuntutan untuk sebuah jasa pelayanan informasi digital yang terintegrasi dengan sistem belajar mengajar. Teknologi digital dewasa ini telah menawarkan berbagai kemungkinan penggabungan antara kelas, laboraturium, perpustakaan, dan bahkan museum. Lebih jauh integrasi ini kemudian menghasilkan sebuah sistem pendidikan yang berbasis perpustakaan (library-base education) (Rodliyah, 2012). Salah satu lembaga formal yang mengaitkan sistem pedidikan berdasarkan kurikulum dengan perpustakaan adalah Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia (UII). Pondok Pesantren UII merupakan lembaga pendidikan formal dari UII yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa-mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Santri Unggulan berdasarkan seleksi yang telah disyahkan oleh Dewan Taujih Universitas Islam Indonesia.Pengembangan kurikulum pondok pesantren UII didasarkan pada prinsip tujuan dan prinsip relevansi. Kurikulum Pondok Pesantren UII didesain guna menyesuaikan dengan tujuan dengan melihat kondisi zaman yang menuntut adanya perubahan pada kurikulum. Sejak berdiri pada tahun 1996 hingga saat ini, kurikulum pondok pesantren telah mengalami tiga kali perubahan. Kurikulum 1996 dan 2003 menekankan pada kemampuan akademis, dakwah dan mencetak para mujtahid. Sedangkan kurikulum 2010 para santri lebih diarahkan pada kemampuan nalar analisis, dakwah, dan mahir dalam menuliskan karya ilmiah serta penelitian. Desain kurikulum tersebut disesuaikan dengan misi Universitas Islam Indonesia menjadi World Class University (WCU).Guna menunjang kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan kurikulum baru yang berbasis penelitian tersebut, maka berdirilah fasilitas yang berupa perpustakaan di Pondok Pesantren UII. Perpustkaan PPUII ini tepatnya diresmikan oleh Rektor UII, Prof. Edy Suandi Hamid, M. Sc pada tahun ajaran 2012/2013 tepatnya pada tanggal 26 Januari 2012 (Aziz, 2013).Dalam hal penelitian ini penulis bertujuan untuk melihat pengaruh perpustakaan di Pondok Pesantren UII terhadap nilai Indeks Prestasi (IP) mahasiswa (sebelum dan sesudah adanya perpustakaan). Lebih jauh lagi penulis juga melihat efektivitas dan efi siensi perpustakaan apabila diintegrasikan dengan kurikulum berbasisis riset dalam hal mendukung misi perguruan tinggi menjadi World Class University (WCU)

Method

Bahan Penelitian ini menggunakan data primer, data Indeks Prestasi (IP) semester mahasiswa Pondok Pesantren UII angkatan 2009 (12 mahasiswa), 2010 (10 mahasiswa), dan 2011 (12 mahasiswa) tahun ajaran 2011/2012 dan 2012/2013. Data Indeks Prestasi masing-masing mahasiwa diperoleh dari akun uniysis.uii.ac.id. Tahapan pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:1. Persiapan data IP semesterPersiapan yang dilakukan adalah mencari informasi tentang mahasiswa PP UII angkatan 2009, 2010, dan 2011, kondisi perpustakaan PP UII dan melihat detail kurikulum riset yang diterapkan pada proses pembelajaran di PP UII.2. Analisis dataAnalisis data dari hasil informasi Indeks Prestasi per semester yang telah penulis himpun, selanjutnya diolah menggunakan microsoft excel.MetodeLangkah-langkah analisis data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:1. Analisis persentase kenaikan atau penurunan IPDari data IP semester masing-masing mahasiswa PP UII tahun ajaran 2011/2012 dan 2012/2013, maka dapat ditentukan persentase (%) kenaikan atau penurunan IP masing-masing mahasiswa dengan menggunakan rumus :Dimana: IP t.a 2012/2013 merupakan PP UII sudah ada fasilitas perpustakaan IP t.a 2011/2012 merupakan PP UII belum ada fasilitas perpustakaan2. Menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap prestasi akademik mahasiswa PP UII3. Menganalisa tingkat integrasi perpustakaan dengan kurikulum berbasis riset dalam hal peningkatan prestasi akademik mahasiswa PP UII

Result

Deskripsi Analisa Indeks PrestasiDari 34 mahasiswa yang dianalisis, secara umum prestasi akademik mahasiswa Pondok Pesantren UII angkatan 2009 (12 mahasiswa), 2010 (10 mahasiswa), dan 2011 (12 mahasiswa) mengalami kenaikan drastis setelah adanya perpustakaan yang diintegrasikan dengan kurikulum berbasis riset. Tabel 1 dan tabel 2 menunjukkan selisih jumlah kenaikan atau penurunan nilai Indeks Prestasi mahasiswa-santri Pondok Pesantren UII angkatan 2009.Tabel 2. Nilai Indeks Prestasi mahasiswa-santri angkatan 2009gTabel 3. Persentase Kenaikan nilai IP angkatan 2009No.Nama MahasiswaIP GenapIP GanjilPersen Kenaikan (%)1Achmad Nurdany3,593,60,2777782Ady Guswadi3,363,811,578953Ahmad Zaini Aziz3,9840,502513 4Ahmadi Hasanuddin Dardiri3,623,72,1621625Amir Hamzah3,747,56M. Miqdam Musawwa3,873,81-1,57487M Khairul Ansor3,133,5511,830998Yasser Azka Ulil Albab3,973,93-1,017819Samsul Zakaria3,743,54-5,6497210Syahruddin3,013,4111,7302111Syaifulloh Yusuf3,8643,512Tubagus Sukron Tamimi3,523,776,6313Grafi k1. Persentase prestasi akademik mahasiswa-santri PP UII angkatan 2009Tabel 4. Nilai Indeks Prestasi mahasiswa-santri angkatan 2010Tabel 5. Persentase Kenaikan nilai IP angkatan 2010No.Nama MahasiswaIP GenapIP GanjilPersen Kenaikan (%)1Muh. Irham Roihan3,093,7517,62Suharyanto3,423,8110,236223Ahmad Said3,533,643,0219784Ardy Bustomi Kurniawan3,9142,255Fadhal Fajri3,653,61-1,108036Imam Sahroni3,163,5410,734467Miftahul Ulum3,593,53-1,699728M. Iqbal Juliansyah Zen3,883,921,0204089Muhammad Qomaruddin3,963,8-4,2105310Priyo Sudibyo3,473,9812,81407Grafi k 2. Persentase prestasi akademik mahasiswa-santri PP UII angkatan 2010Tabel 6. Nilai Indeks Prestasi mahasiswa-santri angkatan 2011Tabel 7. Persentase Kenaikan nilai IP angkatan 2011No.Nama MahasiswaIP GenapIP GanjilPersen Kenaikan (%)1Ahmad Azizi3,l63,54-1,694922Amin Nurridha3,733,853,1168833M. Arsyad Haikal3,793,831,0443864Mohammad Ali3,873,911,0230185Hairul Umam B3,132,97-5,387216Ahmad Musaddad Husain3,233,32,1212127M. Lathief Syaifussalam3,023,318,761329 8Khulafaur Rosidin43,81-4,986889Yevi Yusnanda3,043,235,88235310Hanif Rahmat3,43,472,01729111Muhammad Yasin Al-arif3,833,35-14,328412Ahmad Rijalul Dzikri3,583,2-11,875Grafi k 3. Persentase prestasi akademik mahasiswa-santri PP UII angkatan 2010Dilihat dari hasil analisa data, persentase kenaikan prestasi akademik mahasiswa-santri Pondok Pesantren UII angkatan 2009 (12 mahasiswa) mengalami kenaikan nilai Indeks Prestasi sebanyak 75 % (9 mahasiswa) dan 25 % (3 mahasiswa) mengalami penurunan. Untuk angkatan 2010 mengalami kenaikan nilai Indeks Prestasi sebanyak 70 % (7 mahasiswa) dan penurunan 30 % (3 mahasiswa). Untuk angkatan 2011 mengalami peningkatan nilai Indeks Prestasi sebanyak 52 % (7 mahasiswa) dan penurunan 42 % (5 mahasiswa).

Discussion

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan dalam pembahasan di atas, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut:1. Hadirnya perpustakaan sebagai media pendukung terhadap kegiatan belajar mahasiswa di Pondok Pesantren UII dapat meningkatkan nilai Indeks Prestasi pada tahun akademik 2012/2013. Angakatan 2009 naik 75 %, angkatan 2010 naik 70 %, dan angkatan 2011 naik 52 %.2. Integrasi perpustakaan dengan kurikulum berbasis riset dapat meningkatkan kualitas prestasi akademik Mahasiswa Pondok Pesantren UII. Dari 12 mahasiswa angkatan 2009 ada 9 mahasiswa yang nilai Indeks Prestasinya naik, dan hanya 3 mahasiswa yang turun. Angkatan 2010 ada 7 mahasiswa yang mengalami kenaikan nilai Indeks Prestasi dan 3 lainnya mengalami penurunan, sedangkan untuk angkatan 2011 ada 7 mahasiswa yang mengalami kenaikan, sedangkan 5 lainnya mengalami penurunan. Dari hasil tersebut dapat dipahami bahwa integrasi perpustakaan dengan kurikulum berbasis riset terbukti efektif dan efi sien dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa