Kembali
16
1
2020 Unilib: Jurnal Perpustakaan Vol 11 · 2 ISSN 2715-274X

TURNITIN SEBAGAI ALAT DETEKSI PLAGIARISME

Universitas Islam Indonesia

Abstrak

Plagiarisme dapat diminimalisir dengan menggunakan software aplikasi Turnitin. Software ini berfungsi untuk mendeteksi persamaan kata dan kalimat yang terdapat pada karya tulis mahasiswa, sehingga kelihatan keaslianya (originil) atau tidak. Masalah ini perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peran software Turnitin dalam melakukan deteksi plagiarisme karya tulis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak empat puluh paper tugas akhir mahasiswa. Data dianalisa secara diskritif kuantitatif dan menggunakan uji t sehingga diperoleh kesimpulan (1) Pemahaman plagiarisme terjadi peningkatan setelah karya tulis mahasiswa dilakukan deteksi dengan menggu-nakan software Turnitin; (2) peran software Turnitin signifikan dalam meminimalisir plagiarisme mahasiswaa dengan nilai p-value=0.000 lebih kecil dari pada 0.05 (pvalue=0.000<0.05) dengan kontribusi sebesar 67.8% karena dipengaruhi oleh faktor persamaan kata atau kalimat yang diambil dari repositori, jurnal online, web dan blog yang beredar di dunia maya
Keywords: Turnitin · deteksi dan plagiarisme

Introduction

Kasus plagiarisme sekarang menjadi pembic-araan hangat di lingkungan perguruan tinggi. Hampir semua perguruan tinggi negeri ataupun swasta sedang menggalakan penangan plagia-risme yang merupakan pencurian karya tulis orang lain. Plagiarisme merupakan pengambilan hasil karya tulis orang lain, ide tanpa menyebutkan sumbernya dan diakui sebagai hasil karya miliknya sendiri. Plagiarisme sudah menjadi budaya mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas mata kuliah ataupun mereka yang baru mengerjakan tugas khir (skripsi, tesis dan disertasi). Hal ini terjadi karena kurangngya efikasi diri (self-efficacy) dan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengerjakan tugas dari dosen, sehingga mereka sengaja mengambil hasil karya tulis milik orang lain dengan tujuan untuk mendapatkan nilai baik (Suryana, 2016). Kejadian plagiarisme juga disebabkan oleh banyaknya tugas dan kurangnya kepercayaan diri yang didorong oleh keinginan mahasiswa untuk mendapatkan nilai baik ((Zalnur, 2012). Kejadian ini juga dipengaruhi berkembangnya teknologi baru dan web pada saat ini (Jereb et al., 2018). Menurut “ Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pence-gahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi” Plagiarisme yang sering terjadi di kalangan mahasiswa harus segera dihentikan. Karena plagiarisme setiap hari selalu bertambah dan harus segera dihentikan. Disamping itu plagiarisme juga merupakan pelanggaran etika akademik dan dapat menurunkan kompetensi mahasiswa.Untuk meminimalisir terjadinya plagiarisme di kalangan mahasiswa yang semakin hari terus bertambah, diperlukan suatu software yang dapat melakukan dekteksi persamaan kata dan kalimat secara efektif dan efisien. Salah satu software yang dapat melakukan deteksi secara efektif dan efisien yaitu Turnitin. Software ini telahbanyak digunakan oleh berbagai lembaga perpustakaan di perguran tinggi. Upaya perpustakaan menggunakan software Turnitin karena untuk mengurangi terjadinya plagiarisme yang dilakukan oleh mahasiswa. (Aziz et al., 2015). Software Turnitin ini dapat digunakan untuk melacak besarnya persentase (similarity) kesamaan kata dan kalimat dalam suatu karya tulis ilmiah, sehingga dapat memperkecil terjadinya plagiarisme di kalangan mahasiswa. Mengurangi terjadinya plagiarisme sudah menjadi kewajiban setiap lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi. Karena plagiarisme merupakan pencurian hasil karya tulis orang lain yang dapat menurunkan integritas akademik. Setiap lembaga harus dapat mengambil tindakan tegas dalam mengurangi dan memberantas terjadinya plagiarisme. Lembaga universitas dapat mengambil tindakan tegas terhadap mahasiswa yang sering melanggar plagiarisme (Mohtar et al., 2018). Pengurangan terjadinya plagiarissme dapat terlaksana dengan baik apabila pihak istansi mengambil langkah tegas dengan memberi sangsi terhadap mahasiswa yang melakukan pelanggaran dengan sengaja. Sebab apabila tidak dilakukan tindakan pemberian sanksi secara tegas mahasiswa akan mengulang plagiarisme lagi.Software Turnitin mempunyai peran yang sangat besar dalam mengurangi tarjadinya plagia-risme di kalangan mahasiswa. SoftwareTurnitin(Turnitin systems: a deterrent) merupakan salah satu alat deteksi yang dapat meminimalisir terjadinya plagiarisme di kalangan mahasiswa (Hecker, 2012). Aplikasi software ini dapat melakukan deteksi karya tulis secara global tidak mengenal waktu, bahasa dan tempat. Setiap mahasiswa yang melakukan plagiarisme terhadap karya milik orang lain maka akan dapat di lacak dan dideteksi dengan menggu-nakan software Turnitn, sehingga dapat diketahui keaslian (originil) dan besarnya persentase (similarity) plagiarisme karya tulis. Semakin baik prosedur pelaksanaan deteksi plagiarisme yang dilakukan oleh suatu lembaga maka peran softaware Turnitin akan melakukan deteksi plagia-risme dengan baik. Kebijakan lembaga/institusi dalam penyusunan prosedur sangat menentukan keberhasilan dalam menangani pelanggaran plagiarisme yang terjadi di kalangan mahasiswa (Carnero et al., 2017)yet widespread type of research misconduct, and is often neglected in developing countries. Despite its far-reaching implications, plagiarism is poorly acknowledged and discussed in the academic setting, and insufficient evidence exists in Latin America and developing countries to inform the development of preventive strategies. In this context, we present a longitudinal case study of seven instances of plagiarism and cheating arising in four consecutive classes (2011-2014. Berhasilnya software Turnitin dalam melakukan deteksi plagiarisme juga sangat ditentukan, seberapa jauh kemampuan petugas dalam mengoperasikan software aplikasi yang digunakan sebagai pende-teksi plagiarisme. Merujuk uraian di atas dapat dinyatakan bahwa software Turnitin mempunyai peran yang sangat baik dalam penangan plagia-risme yang di kalangan mahasiswa, sehingga banyak institusi menggunakannya. Masalah peran software Turnitin signifikan dalam melakukan deteksi terjadinya plagiarisme di kalangan mahasiswa perlu dilakukan penelitian dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana pengertian dan pemahaman plagia-risme mahasiswa sebelum dan sesudah karya tulis mereka dilakukan pengecekan dengan menggunakan software Turnitin; (2) apakah softwareTurnitin berperan signifikan dalam meminimalisir terjadinya plagiarisme; (3) berapa kontribusi dan faktor-faktor apakah yang mempengaruhi software Turnitin dalam pengurangan dan pencegahan plagiarisme?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman plagiarisme mahasiswa sebelum dan sesudah karya tulis mereka dilakukan deteksi dengan menggunakan software Turnitine;peran softwareTunitin dalam mengurangi tingkat, kontribusinya dan faktor-faktor yang mempen-garuhinya. Adapun manfaatnya dapat digunakan sebagai dasar pengembangan konsep kebijakan Universitas dalam pencegahan dan pengurangan terjadinya plagiarisme di lembaga yang terkait

Method

Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan terhadap 40 paper tugas akhir karya ilmiah mahasiswa secara berpasangan. Sampel diambil menggunakan metode probability sampling dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari beberapa item pertanyaan sebagai alat ukur. Sebagai variabel yaitu software Turnitin sebagai variabel bebas alat deteksi dan plagiarisme berfungsi sebagai variabel terikat. Variabel tersebut dijabarkan menjadi dua dimensi kejujuran dan pemahaman mahasiswa terhadap plagiarisme. Penelitian dilakukan di Direk-torat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia sebagai tempat similarity plagiarisme. Data dianalisa dengan menggunakan uji t dan regresi linier sederhana yang dibantu program SPSS. Persmaan matematis uji regresi linier yang digunakan dalam analisa data tersebut yaitu Y = β0 + β1 X 1+ e t dengan keterangan : β0, β1, = Koefisien Y = Plagiarisme (variabel dependent)X1 = Turnitne (variabel independent) e = Error TermUji hipoteis t digunakan untuk menguji nilai signifikan dengan ketentuan, apabila nilai probalitas t hitung p-value kurang dari pada 0.05 atau (p-value< 0.05) maka dinyatakan signifikan, tetapi sebaliknya apabila t hitung p-value lebih besar dari pada 0.05 atau (p-value>0.05) dinyatakan tidak signifikan. Uji korelasi digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi pengaruh varisbel bebas terhadap variabel terikat dengan menggunakan persamaan matematis: R2 = ====−−∑∑∑∑∑∑∑∑222122212222)YY()YÝ(iiiiiiyxyxyiyiTSSESSββDengan keterangan sebagai berikut R= besarnya hubunganX = Variabel bebasY = Variabel terikat (prediktor)

Result

Hasil penelitian masalah softwareTurnitinyang digunakan sebagai alat pendeteksi plagia-risme ini akan dijelaskan secara diskritif kuanti-tatif mengenai pengertian dan pemahaman plagiarisme mahasiswa sebelum dan sesudah dilakukan pengecekan karya tulis mereka dengan menggunakan softwareTurnitin. Software tersebut mempunyai peran yang sangat penting dalam pengurangan dan penanggulangan plagiarisme yang terjadi di kalangan mahasiswa. Besarnya peran tersebut dapat diketahui dari berbagai faktor yang berkontribusi dalam mengurangi terjadinya plagia-risme mahasiswa. 1. Pengetahuan Plagiarisme Sebelum Deteksi Plagiarisme. Pengertian dan pemahaman plagiarisme mahasiswa sebelum melakukan deteksi dengan karya tulisnya dengan menggunakan software Turnitin sangat beragam. Mereka ada yang sudah paham tetapi juga masih banyak yang belum paham terhadap plagiarisme. Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner terhadap 40 paper yang dijadikan sebagai responden sebelum melakukan deteksi dengan menggunakan software Turnitin. Diperoleh hasil seperti tampak pada tabel 1, bahwa 55% mahasiswa kurang memahami plagiarisme, sedang yang sudah paham hanya 45% saja. Artinya mahasiswa yang sudah paham plagiarisme lebih kecil apabila dibandingakan dengan yang belum paham sebelum dilakukan cek plagiarisme. Mahasiswa yang belum paham tersebut terdiri dari 30% sangat kurang paham dan 25% kurang paham. Sisanya 45% persen mahasiswa paham plagiarisme terdiri dari 20% mempunyai pemahaman yang baik dan 25% pemahamannyasangat baik. Hal ini menun-jukkan bahwa sebelum dilakukan cek plagiarisme mahasiswa masih kurang paham plagiarisme.Tabel 1KeteranganJumlahPersentase(%)Sangat kurang1230Kurang1025Baik820Sangat baik1025Jumlah40100 Mereka belum mengetahui bahwa cek plagiarisme dengan menggunakan softwareTurnitin bersifat global sehingga dapat membandingkan persamaan kata ataupun kalimat yang diambil dari berbagai sumber dan bahasa yang beredar di dunia maya. 2. Pengetahuan Plagiarisme Sesudah Deteksi PlagiarismePengetahuan plagiarisme mahasiswa dalam membuat karya tulis ilmiah mengalami peningkatan setelah dilakukan pengecekan dengan menggu-nakan softwareTurninitn. Mereka sudah menge-tahui bahwa softwareTurnitin dapat mendeteksi persamaan kata dan kalimat apabila mengambil hasil karya orang lain tanpa melakukan parafrase kalimat. Besarnya peningkatan pemahaman plagia-risme tersebut seperti tampakpada tabel 2 yaitu menjadi 62.5% setelah dilakukan pengecekan dengan menggunakan softwareTurnitin. Hal ini terdiri dari 32.5% menunjukkan baik dan 30% sangat baik. Sedangkan kurangnya pemahaman plagirisme turun menjadi 37.5% yang terdiri dari 20% sangat kurang dan 17.5% kurang baik. Terjadinya pening-katan pemahaman plagiarisme mahasiswa tersebut setelah mereka melakukan deteksi karya tulisnya dengan menggunakan softwareTurnitin. Tabel 2KeteranganJumlahPersentase (%)Sangat kurang820Kurang717.5Baik1332.5Sangat baik1230Jumlah40100Pengecekakan plagiarisme dengan menggunakan softwreTurnitin dengan tujuan agar mahasiswa tidak melakukan pagiarisme apabila dalam membuat karya tulis, sehingga mereka selalu melakukan parafrase kalimat dan mencantumkan sumbernya. 3. Peran Software Turnitin Dalam Melacak PlagiarismeSekarang ini kejadian plagiarisme di kalangan mahasiswa semakin hari bertambah marak bahkan sudah menjadi budaya mahasiswa. Plagiarisme merupakan perbuatan pengambilan karya tulis sengacara sengaja yang akan digunakan untuk untuk memperoleh angka kredit melalui suatu pengutipan milik orang lain dengan tanpa menyebutkan sumbernya dan diakui sebagai hasil karyanya (Suryana, E. 2016). SoftwareTurnitinmerupakan salah satu yang dapat melakukan deteksi plagiarisme melalui persamaan kata dan kalimat secara akurat dan efesien. Software Turnitin mempunyai kinerja yang sangat baik yang dilengkapi dengan berbagai menu fitur terlengkap dalam melakukan deteksi plagiarisme apabila dibandingkan dengan yang lain (Afdhal; Taufan Chalis; Tauiq A. Gani, 2014). Software ini dapat melakukan pendeteksian persamaan kata dan kalimaat agar dapat meminimalisir terjadinya plagiarisme sekecil mungkin. Karena plagiarisme merupakan pencurian hasil karya tulis ilmiah orang lain yang harus segera dihentikan. Plagiarisme bukan hanya pengambilan kata atau kalimat dan ide saja, tetapi juga menyangkut struktur kata, paragraf, penggalan kata, pemberian tanda baca seperti pemberian tanda titik koma. Apabila dua bacaan paper disandingkan dan terjadi persamaan maka dikatakan plagiarisme. Plagiarisme juga merupakan pengambilan hasil karya orang lain yang tidak mencantumkan sumbernya. Karya tersebut bisa berupa gambar, grafik, batik, lagu, kata, kalimat, struktur paragraf yang tidak mencan-tumkan sumbernya. Disamping itu plagiarisme juga dapat dilakukan secara keseluruahan kalimat ataupun sebagaian kata. Kejadian plagiarisme sudah menjadi kebiasaan di kalangan mahasiswa, sehingga harus segera diminimalisir dan dihentikan karena melanggar etika akademis.Untuk menghentikan kejadian plagiarisme secara efektif dan efisien diperlukan softwareaplikasi yang dapat mendeteksi secara akurat dan sistimatis. Salah satunya yaitu softwareTurnitinyang dapat melakukan deteksi kesamaan kata dan kalimat hasil karya ilmiah mahasiswa. Software ini bekerja dengan membandingkan persamaan kata atau kalimat yang karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa dengan milik orang lain yang terdapat dalam suatu web, blog, junal online yang sudah disubmit ke dunia maya dengan melaluijaringan internet. Apabila terdapat kesamaan kata atau kalimat, maka hasil karya tersebut dapat terdeteksi dan hasilnya dapat ditunjukkan dengan besarnya persentase(similarity) setelah dibandingkan dengan berbagai sumber yang berada pada suatu web tertentu. Suatu karya ilmiah dikatakan plagia-risme apabila terjadi persamaan kata atau kalimat dari karya yang dimuat dalam suatu web.SoftwareTurnitin mempunyai peran yang signifikan dalam melakukan pendeteksian plagia-risme. Artinya apabila pendeteksian suatu karya dilakukan secara baik maka plagiarisme yang dilakukan mahasiswa dalam membuat suatu karya tulis akan dapat dilacak secara efisien. Tetapi apabila prosedur pelaksanaan pendeteksian plagiarisme kurang baik maka tingkat palgiarisme mahasiswa dalam membuat karya tulis ilmiah akan tinggi. Karena akuratisasi dalam pelacakan plagiarisme juga tergantung dari prosedur pengecekan yang dibuat oleh institusiterkait. Artinya keberhasilan pendekteksian plagiariasme yang dilakukan dengan menggunakan softwareTurnitin juga tidak bisa lepas dari kebijakan yang terdapat pada institusi setempat. Data menunujukan bahwa apabila pende-teksian terhadap hasil karya ilmiah mahasiswa dilakukan dengan prosedur yang baik mempunyai peran yang signifikan terhadap tingkat plagiarisme mahasiswa. Hal ini seperti tampak pada tabel 3 Coefficientsa terlihat bahwa besarnya probabilitas nilai t hitung sebesar 0.000 lebih kecil dari pada 0.05 (p-value=0.000<0.05). Hasil ini mempunyai makna bahwa peran softwareTurnitin signifikan dalam mengurangi terjadinya deteksi plagiarisme. Artinya apabila pendeteksian persamaan kata dan kalimat menggunakan softwareTurnitin dilakukan dengan baik maka plagiarisme akan dapat ditekan seminim mungkin. Tetapi sebaliknya apabila prosedur pendeteksian kurang baik maka hasilnya kurang maksimal. Karena keberhasilan softwareTurnitin melakukan pendeteksian persamaan kata dan kalimat juga berdasarkan prosedur yang terdapat pada istansi setempat. Hasil ini sejalan dengan peneliti sebelumnya yang menyatakan pemanfaatan softawre Turnitin sangat berperan dalam melakukan pelacakan dan mengindikasi terjadinya plagiarisme karya tulis ilmiah mahasiswa (Sinaga, 2018). Tabel 3 CoefficientsaModelBUnstandardized CoefficientsStandardized CoefficientstSig.Std. ErrorBeta1(Constant)12,5938,6181,461,154Plagiarsime,745,094,8237,950,000Dependent Variable: TurnitinApabila kejadian plagiarisme di kalangan mahasiswa dalam membuat karya tulis ilmiah dapat diminimalisir dengan baik maka akan dapat citra akademik akan meningkatkan sehingga menunjukkan adanya sifat kejujuran mahasiswa dalam membuatak karya tulis ilmiah. Hal ini terjadi mahasiswa karena tidak melakukan plagiarisme lagi dan mahasiswa sudah dapat meninggalkanya plagiarisme. Disamping itu juga menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam membuat karya tulis. Hal inisejalan dengan penelitian sebelumnya bahwa lembaga yang menggunakan aplikasi software Turnitin dapat mengurangi dan menghindari plagiarisme di kalangan mahasiswa yang sedang membuat karya tulis ilmiah (Andayani, 2017). Berdasarkan pemba-hasan diatas dapat disimpulkan bahwa softwareTurnitin mempunyai peran signifikan dalam memin-imalisir terjadinya plagiarisme. 4. Kontribusi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Software TurnitinTunitin merupakan software sistem sewa berbayar yang dikembangkan oleh Universitas California, Berkeley dan diproduksi oleh perusahaan Ipardigms. Sofwatre aplikasi ini sudah digunakan di Universitas Negeri ataupun Swasta dari berbagai negara yang didukung oleh beberapa jenis bahasa sesuai dengan kebutuhanya. Software ini dapat melakukan pendeteksian persamaan kata dan kalimat yang berasal dari berbagai sumber informasi seperti repository, jurnal online, blog dan tulisan lain yang beredar secara global melalui jaringan internet di seluruh dunia. SoftwareTurnitin mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap pengurangan dan pencegahan plagiarisme karya tulis mahasiswa. Besarnya kontribusi software Turnitin dalam mengurangi dan mencegah terjadinya plagiarisme seperti tampak pada Tabel 4 Model Summaryb dengan nilai R Square 0.678 atau sebesar 67.8%. Sisanya sebesar 32.2% merupakan faktor lain yang terdapat diluar penelitian. Hasil inimenunjukkan bahwa softwareTurnitin mempunyai kontribusi besar dalam mengurangi terjadinya plagiarisme di kalangan mahasiswa dalam membuat karya tulis. Karena software Turnitin dapat mendeteksi kesamaan konten yang terdapat dalam suatu web sehingga mempunyai manfaat signifikan dalam mengindentifikasi kasus plagiarisme (Jones, 2008). Ada beberapa faktor yang menyebabkan kontribusi softwareTurnitin sebesar 67.8% dalam mendekteksi plagiarisme karya tulis mahasiswa. Beberapa faktor yang menjadikan software Turnitin dapat mende-teksi plagiarisme mahasiswa dengan baik yaitu: (1) repository perguruan tinggi dari berbagai negara dan bahasa yang dipublikasikan secara global melalui internet. Repository ini memuat berbagai hasil karya tugas akhir mahasiswa (skripsi, tesis dan disertasi) yang didukung dengan berberbagai data yang valid dan disajikan menggunakan struktur tata bahasa sesuai ejaannya; (2) jurnal online yang dipublikasikan oleh berbagai penerbit; (3) blog dan web yang mempublikasikan berbagai karya tulis, dari berbagai faktor tersebut sehingga dapat mendeteksi terjadinya plagiarisme karya tulis yang dihasilkan oleh mahasiswa. Tabel 4Model SummarybModelRR SquareAdjusted R SquareStd. Error of the Estimate1,823a,678,6672,72089a. Predictors: Plagiarismeb. Dependent Variable: TurnitinBerdasarkan hasil uji regresi linier sederhana peran software Turnitin dalam mengurangi dan mencegah terjadinya plagiarisme diperoleh persamaan matematis Y= 0.745X + 12.593 seperti tampak pada tabel tabel 4 Coefficientsa . Persamaan ini mempunyai makna bahwa 12.593 merupakan konstata signifikan, sedangkan 0.745 merupakan koefisien softawareTurnitin yang mempunyai makna bahwa apabila terjadi peningkatan satu kali maka plagiarisme akan mengalami kenaikan sebesar 0.745. Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam mengurangi dan mencegah terjadinya plagiarisme sangat ditentukan oleh peran softwareTurnitin. Apabila mahasiswa melakukan plagiarisme terhadap karya tulis sebelumnya maka akan terdeteksi, karena setiap istansi pendidikan selalu melakukan pengecekan dengan menggu-nakan software aplikasi plagiarisme seperti Turnitinataupun yang lainya. Disamping berperan siginifikan dalam meminimalisir terjadinya plegiarisme, softwareTurnitin juga mempunyai konstribusi besar dalam menanggulangi terjadinya plagiarisme di kalangan mahasiswa. Besarnya kontribusi software Turnitineterhadap pencegahan plagiarimse tersebut seperti ditunjukkan pada tabel 2 sebesar 67.8% yang sisanya 32.2 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Hal ini terjadi karena software Turnitin masih mempunyai beberapa kekurangan belum dapat mendetksi file dalam format gambar (jipeg), tulisan yang bertipo dan dimanipulasi dengan mengubah warna sama dengan kertasnya (Manunggal & Christiani, 2018). Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan software Turnitin mempunyai kontribusi besar dalam mengurangi dan mencegah terjadinya plagiarisme. Karena software Turnitin berhasil membandingkan parsamaan kata dan kalimat hasil karya tulis mahasiswa dengan lainya yang terdapat pada dunia maya seperti dari repository, jurnal online, blog dan web, sehingga dapat diketahui prosentase plagiarismenya.

Conclusion

Setelah dilakukan pembahasan secara panjang maka dapat disimpulkan bahwa Turnitin merupakansalah satu software aplikasi pendeteksi plagiarisme sangat berarti di kalangan akademik. Software ini dapat melakukan deteksi plagiarisme karya tulis mahasiswa seara efektif dan efisien. Mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman plagia-risme setelah mereka melakukan cek plagiarisme dengan menggunakan software Turnitin. Hasil ini menunjukkan bahwa software turnin mempunyai peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman plagiarisme mahasiswa. Hal ini disebabkan software Turnitin dapat membandingkan persamaan kata dan kalimat hasil karya tulis mahasiswa dengan hasil karya milik orang lain yang terdapat pada repository, jurnal online, web dan blog. Berdasarkan kesimpulan di atas peneliti memberikan rekomendasi kepada berbagai pihak yang terkait dalam meminimalisir terjadinya persamaan kata dan kalimat karya tulis mahasiswa sebaiknya dilakukan cek plagiarisme dengan menggunakan software Turnitin. Karena softwaretersebut mempunyai peran yang signifikan dalam mengurangi terjadinya plagiarisme