Evaluasi Pemanfaatan Koleksi E-Book dan E-Journal terhadap Kinerja Studi Mahasiswa UAJY Selama Masa Pandemi Covid (2020-2021)
Universitas Atma Jaya Yogyakarta; Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Abstrak
Pandemi Covid 19 telah membatasi aktivitas manusia, termasuk dalam akses informasi secara langsung. Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, sebagai unit penunjang kegiatan belajar mengajar bagi civitas akademika memberikan solusi dengan melayankan koleksi online seperti e-book dan e-journal. Hadirnya koleksi e-book dan e-journal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna dalam mencari sumber rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi mahasiswa UAJY terhadap layanan e-book dan e-journal dalam mendukung kinerja studi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif (numerical), selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Teori yang digunakan sebagai landasan analisa yaitu Teori Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan mahasiswa memiliki kemudahan akses e-book dan e-journal dalam kategori baik/tinggi. Berdasarkan persepsi kemanfaatan, secara keseluruhan mahasiswa UAJY memiliki persepsi kemanfaatan terhadap e-book dan e-journal dalam kategori sangat baik/sangat tinggi. Adapun dilihat dari variabel kinerja mahasiswa masuk dalam kategori baik/tinggi. Berdasarkan uji korelasi dengan menggunakan SPSS 20 didapat nilai Sig F Change sebesar 0,000. Nilai Sig F Change 0,000 <0,05 dapat dikatakan bahwa antara variabel kemudahan layanan dan persepsi kemanfatan secara simultan berhubungan dengan variabel kinerja studi. Derajat hubungan termasuk dalam kategori korelasi kuat, ditunjukkan dari nilai R sebesar 0,705. Sehingga analisa data menunjukkan bahwa kemudahan layanan e-book dan e-journal bersama-sama dengan persepsi kemanfaatan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap hasil studi atau kinerja mahasiswa.
Abstract
The Covid 19 pandemic has limited human activities, including direct access to information. Yogyakarta Atma Jaya University Library, as a unit to support teaching and learning activities for the academic community, provides solutions by serving online collections such as e-books and e-journals. The presence of a collection of e-books and e-journals is expected to be able to meet the needs of users in finding referral sources. This study aims to explore the perceptions of UAJY students towards e-book and e-journal services in supporting study performance. The method used is descriptive quantitative. The data collected is quantitative data (numerical), then analyzed descriptively. The theory used as the basis of the analysis is the Technology Acceptance Model (TAM). The results showed that overall students had easy access to e-books and e-journals in the good/high category. Based on the perception of usefulness, overall UAJY students have a perception of the usefulness of e-books and e-journals in the very good/very high category. As for the views of the student performance variables included in the good/high category. Based on the correlation test using SPSS 20, the Sig F Change value is 0.000. The value of Sig F Change 0.000 <0.05 can be said that the service convenience variable and perceived usefulness are simultaneously related to the study performance variable. The degree of relationship is included in the category of strong correlation, indicated by the R value of 0.75. So the data analysis shows that the convenience of e-book and e-journal services together with perceived usefulness has a strong influence on study results or student performance
Keywords:
e-book
· e-journal
· covid 19 pandemic
· study performance
Introduction
Perpustakaan, khususnya di Indonesia mengalami sejarah yang panjang dalam melayani aktivitas belajar mengajar masyarakat. Masyarakat saat ini telah semakin menyadari makna penting dari layanan-layanan yang disajikan oleh perpustakaan. Sebagai pusat informasi perpustakaan memiliki tugas untuk menghimpun, mengolah, serta menyebarluaskan informasi. Dalam masyarakat perguruan tinggi, perpustakaan sebagai unit penunjang kegiatan belajar mengajar. Perpustaaan memegang peran yang amat penting dengan tanggungjawabnya terhadap penyediaan informasi yang dibutuhkan oleh civitas akademika guna memperkaya wawasan dan mendukung pengembangan daya intelektual. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang amat pesat, perpustakaan dituntut untuk menyediakan sumber informasi tidak saja berbentuk tercetak namun juga dalam bentuk digital. Untuk itu menjadi hal yang penting bagi perpustakaan untuk dapat menyajikan akses koleksi perpustakaan secara online sehingga dapat memberikan kemudahan, kecepatan akses, dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat penggunanya. Terlebih pada masa pandemi Covid 19, aktivitas manusia telah banyak banyak dibatasi termasuk dalam akses informasi secara langsung. Untuk tetap dapat membantu para pemustaka agar tetap dapat mengakses informasi yang disediakan, maka layanan perpustakaan ditekankan pada layanan - layanan online seperti electronic book (e-book) maupun elektronic journal (e-journal). Hadirnya koleksi e-book dan ejournal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna dalam mencari sumber rujukan. Secara umum, e-book dan e-journal dimanfaatkan oleh mahasiswa UAJY sebagai sarana pembelajaran dan sarana informasi. Pemustaka dapat membaca dan mengunduh informasi ataupun tutorial yang mereka butuhkan. Saat ini perpustakaan sudah melanggan beragam database seperti Ebsco, Proquest, Emerald dan beberapa e-journal yang dapat diakses oleh pemustaka UAJY melalui e-resources yang disediakan melalui website perpustakaan UAJY bahkan situs kuliah sudah dipergunakan dalam pembelajaran di setiap program studi di UAJY. Dengan adanya layanan tersebut perlu dilihat apakah layanan dapat dimanfaatkan oleh semua mahasiswa dengan baik untuk mendukung studinya. Melalui penelitian ini diharapkan memperoleh gambaran tentang pemanfaatan koleksi elekronik yang dilanggan oleh Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). 1. Permasalahan Pandemi Covid 19 membawa perubahan layanan perpustakaan yang sangat drastis. Awal pandemi sampai dengan tahun kedua, perpustakaan UAJY tidak melakukan layanan secara tatap muka. Hal ini berdampak bagi pemustaka khususnya mahasiswa, tidak bisa mencari koleksi secara langsung di perpustakaan. Oleh karena itu layanan online menjadi satusatunya pilihan. Untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap layanan, koleksi yang disediakan, dan seberapa besar manfaatnya bagi kinerja studi maka perlu dilakukan penelitian. 2. Rumusan Masalah Menyikapi permasalahan yang ada, perpustakaan UAJY lebih memfokuskan pada penyediaan koleksi yang dapat diakses secara online yaitu e-book dan e-journal. Penelitian ini untuk mengevaluasi apakah layanan online perpustakaan UAJY sudah memberikan dukungan dalam kinerja studi mahasiswa dan telah dapat memuaskan para pemustaka? Sampai seberapa besar tingkat keterpakaian koleksi online (e-book dan e-journal) dalam mendukung kinerja studi? Dengan penelitian ini diharapkan akan dapat dievaluasi sampai sejauh mana mahasiswa UAJY memanfaatkan fasilitas layanan e-book dan e-journal khususnya saat masa pandemi. Selain itu akan dapat diketahui apakah koleksi e-book dan e-journal yang disediakan oleh perpustakaan benar-benar dapat memberi kontribusi pada peningkatan hasil studi. 3. Hipotesis Penelitian Hipotesis penelitian, ada hubungan positif antara tingkat pemanfaatan koleksi elektronik e-book dan e-journal dengan kinerja studi para mahasiswa UAJY ketika masa pandemi. B. KERANGKA TEORI 1. Evaluasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, evaluasi merupakan proses penilaian hasil. Definisi lain, evaluasi merupakan proses mengumpulkan informasi mengenai objek evaluasi dan menilai objek evaluasi dengan membandingkannya dengan standar evaluasi (Wirawan, 2009: 3). 2. Pemanfaatan Pemanfaatan dari kata dasar manfaat merujuk pada guna atau faedah (KBBI, 2008). Pemanfaatan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah bagaimana kegunaan koleksi elektronik e-book dan e-journal bagi mahasiswa untuk mendukung proses belajar mengajar termasuk dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliah. 3. Elektronik Book (E-book) E-book adalah buku dalam versi digital. E-book memuat informasi berupa video, audio, teks, gambar, dan multimedia yang dapat diakses melalui komputer, laptop, dan smartphone. Pada masa pandemi covid, penggunaan e-book menjadi hal yang penting dan menjadi alternatif dalam melakukan pencarian informasi seseorang untuk mencari sumber referensi atau bacaan. Kelebihan e-book jika dibandingkan dengan buku tercetak yaitu (1) menghemat kertas (2) tampilannya menarik dan interaktif (3) praktis dan mudah dibawa (4) tahan lama. 4. Elektronik Journal (E-journal) E-journal merupakan representasi elektronik dari sebuah jurnal. Menurut Lasa Hs (2008: 128), yang dimaksud e-journal adalah dalam penyiapan, review, penerbitan, dan penyebarannya dilakukan secara elektronik. Menurut Dash (2007: 94) e-journal memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jurnal tercetak, yaitu: a. Tidak ada proses cetak, sehingga menghemat pengeluaran. b. Pengguna dapat mengakses sebagian atau keseluruhan artikel secara cepat. Fitur search memudahkan pengguna untuk mengakses langsung ke bagian artikel yang dikehendaki. c. Fleksibel, dapat diakses setiap saat oleh banyak orang sekaligus. d. Dapat ditambahkan informasi tambahan berupa hypertext atau hypermedia format. Di masa pandemi Covid 19, kehadiran e-book dan e-journal dirasa sangat memberi manfaat bagi dunia pendidikan. Kehadirannya menjadi alternatif yang memudahkan seseorang dalam mencari informasi berupa pengetahuan yang menarik dan interaktif. Melalui media ini informasi dapat disebarluaskan secara lebih cepat dibandingkan dengan versi tercetak. E-book dan e-journal diharapkan dapat menggantikan peran buku dan jurnal tercetak sebagai penyedia informasi. 5. Korelasi Korelasi adalah hubungan timbal balik atau sebab akibat (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008). Korelasi dapat dikatakan sebagai suatu alat untuk menganalisis dan mencari keterkaitan antara independent variable atau variabel bebas dan dependent variable atau variabel terikat. Korelasi hubungan antara kemudahan layanan, persepsi kemanfaatan dan persepsi kinerja mahasiswa merupakan hubungan sebab akibat. Korelasi juga menunjukkan hubungan antara dua atau lebih gejala. Dengan korelasi ini, peneliti bermaksud untuk mengetahui ada tidaknya hubungan atau derajat antar gejala (Ulber Silalahi, 2012: 63). 6. Kinerja Kinerja merupakan kepanjangan dari kinetika energi kerja, yang padanannya dalam bahasa Inggris adalah performance. Menurut Wirawan (2009: 5) kinerja adalah keluaran yang dihasilkan oleh fungsi-fungsi atau indikator-indikator suatu pekerjaan atau suatu profesi dalam waktu tertentu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kinerja dikatakan sebagai sesuatu yang dicapai ataupun prestasi yang diperlihatkan.
Method
Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif dengan format deskriptif bertujuan untuk menjelaskan, meringkaskan berbagai kondi si, situasi, atau variable yang timbul di masyarakat yang menjadi obyek penelitian berdasarkan apa yang terjadi. (Bungin, Burhan, 2019: 44). Metode yang digunakan untuk mengambil data adalah metode survei. Metode survei digunakan untuk menarik kesimpulan sampel terhadap populasi dengan menggunakan hipotesis dan alat statistik dalam analisis data. Data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif (numerical) sehingga diperoleh data dari hasil pengukuran variable kuantitatif. Metode Penggalian data penelitian dengan penyebaran angket/kuesioner ke responden penelitian menggunakan google form berimplikasi pada responden secara acak sehingga dapat memperoleh jawaban responden dengan hasil maksimal. Analisis data dijabarkan secara deskriptif. Data diulas kemudian dihitung melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasilnya diinterpretasikan secara deskriptif. Interpretasi didasarkan pada rata-rata total skor dari setiap variabel dan pada setiap item pernyataan. Berdasarkan variabelnya, persentase jawaban responden dikelompokkan ke dalam penafsiran yang didasarkan besar kecilnya persentase, seperti yang dikemukakan oleh Supardi dalam Laksmi (2001) sebagai berikut: 0,00 % tidak ada; 0,01 - 24,99% sebagian kecil; 25,00 - 49,99% hampir setengahnya; 50 % setengahnya; 50,01 - 74,99% sebagian besar; 75,00 - 99,99% pada umumnya; 100,00% seluruhnya. 1. Populasi dan Sampel a. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif UAJY yang herregistrasi selama masa pandemi tahun 2020 sampai 2022. Data diambil dari Kantor Administrasi Akademik UAJY mulai semester Genap tahun 2019 sampai dengan semester gasal tahun 2021. Rician mahasiswa yang herregistrasi semester genap 2019/2020 = 10.864 mahasiswa, semester gasal 2020/2021 = 12.185 mahasiswa, semester genap 2020/2021 = 11.493 mahasiswa, semester gasal 2021/2022 = 10.245 mahasiswa sehingga total populasi = 44.787 mahasiswa. Rata-rata ada 11.196,75 mahasiswa yang herregistrasi setiap semester dibulatkan menjadi 11.197 mahasiwa. b. Sampel Sampel adalah sebagian dari populasi yang hendak diteliti. Penarikan sampel penelitian dilakukan dengan metode rumus Slovin. Adapun rumus Slovin (Kriyantono, 2006: 164) adalah sebagai berikut: N n = 1 + N e² Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang ditolerir, misalnya 10%, kemudian dikuadratkan. Menurut Umar (dalam Kriyantono, 2006) batas kesalahan yang ditolerir bagi setiap populasi tidak sama. Ada yang 1%, 2%, 3%, 4%, 5% atau 10%. Populasi (N) dalam penelitian ini sebanyak 11.197 orang yaitu rata-rata dari jumlah mahasiswa UAJY dari semester genap 2019 sampai semester ganjil 2021, dengan asumsi taraf kesalahan 10% maka besar minimal sampel (n) adalah: N n = 1 + N e² 11.197 n = 1 + 11.197 (0,10)² n = 99,1148092 dibulatkan menjadi 100 responden Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner berbentuk link google form kepada mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif UAJY. Responden yang mengisi link sebanyak 108 mahasiswa, sehingga ada kelebihan sebanyak 8 responden. Keseluruhan responden yang masuk diolah dengan harapan akan menambah tingkat validitas penelitian. 2. Metode Analisa Data Tingkat pemanfaatan e-book dan e-journal diukur dengan menggunakan skala Likert. Pengukuran dilakukan dengan memberikan pernyataan kepada responden dan responden diminta memelih salah satu dari 5 pilihan jawaban yang masing-masing memiliki nilai yang berbeda. Dalam penelitian ini menggunakan pernyataan tertutup dengan rentang skala penilaian, yaitu: Sangat Setuju: 5 Setuju: 4, Cukup Setuju: 3, Tidak Setuju: 2, Sangat Tidak Setuju. 3. Pendekatan Teori Landasan teori dalam penelitian ini adalah Teori Technology Acceptance Model (TAM), merupakan salah satu teori integrasi teknologi. Model TAM diadopsi dari TRA (Theory of Reasoned Action) yaitu teori tindakan bahwa reaksi dan persepsi seseorang terhadap suatu hal, akan menentukan sikap dan perilaku seseorang. Faktor penentu atau dasar penerimaan teknologi menurut Fred D. Davis et.al (1989: 985) a. Perceived Usefulness (Persepsi Kemanfaatan) Persepsi kemanfaatan memiliki arti sebagai probabilitas subyektif terhadap penggunaan sistem aplikasi tertentu untuk meningkatkan kinerjanya. Ukuran persepsi kemanfaatan dalam penelitian ini meliputi peningkatan kinerja, produktivitas, manfaat secara keseluruhan, penghematan waktu, dan peningkatan kinerja studi mahasiswa. b. Perceived Ease of Use (Persepsi Kemudahan) Dalam persepsi kemudahan didasarkan pada sejauh mana pengguna mengharapkan sistem baru yang akan digunakan terbebas dari kesulitan. Kemudahan berdampak pada perilaku, semakin tinggi persepsi seseorang tentang kemudahan menggunakan sistem, maka semakin tinggi pula tingkat pemanfaatan teknologi tersebut. Kemudahan penggunaan dibagi menjadi beberapa unsur, yaitu antara lain: sistem mudah dimengerti, penggunaan yang praktis, mudah digunakan, dan mudah dijangkau. Menurut Wijaya (2006), persepsi pengguna terhadap manfaat teknologi dapat diukur dari faktor pengaruh penggunaan teknologi, yaitu: 1) meningkatkan produktivitas pengguna 2) meningkatkan kinerja pengguna 3) meningkatkan efisiensi proses yang dilakukan pengguna
Result & Discussion
Bagian ini menjelaskan mengenai data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu data hasil pengisian jawaban responden pada kuesioner. Tabel 1 Saya tidak mengalami hambatan saat menggunakan layanan buku elektronik (e-book) Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 11 10.2 Cukup Setuju 17 15.7 Setuju 53 49.1 Sangat Setuju 26 24.1 Jumlah 108 100,0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 1 menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden (49,1 %) menyatakan bahwa mereka tidak mengalami hambatan saat menggunakan layanan buku elektronik. Tabel 2 Apakah responden tidak mengalami hambatan saat menggunakan layanan e-journal Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 13 12.0 Cukup Setuju 13 12.0 Setuju 49 45.4 Sangat Setuju 32 29.6 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 2 menunjukkan bahwa hampir setengahnya atau sebesar 49 responden menyatakan setuju bahwa mereka tidak mengalami hambatan saat menggunakan layanan jurnal elektronik Tabel 3 Mudah bagi saya untuk mengakses e-book yang saya perlukan Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 7 6.5 Cukup Setuju 25 23.1 Setuju 45 41.7 Sangat Setuju 30 27.8 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Berdasarkan tabel 3, hampir setengah dari responden, sebanyak 45 orang mengatakan bahwa mereka mudah untuk mengakses buku elektronik yang diperlukan. Tabel 4 Mudah bagi saya untuk mengakses e-journal yang saya perlukan Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 9 8.3 Cukup Setuju 23 21.3 Setuju 47 43.5 Sangat Setuju 28 25.9 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Keterangan dari tabel 4 yaitu hampir sama dengan koleksi buku elektronik. Hampir setengah dari responden (43,5%) mengatakan ‘setuju’ dengan pernyataan ‘mudah dalam mengakses jurnal elektronik yang dikehendaki’. Tabel 5 Saya dapat mencari informasi sesuai dengan kebutuhan saya melalui layanan e-book Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 7 6.5 Cukup Setuju 17 15.7 Setuju 58 53.7 Sangat Setuju 25 23.1 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 5 menunjukkan bahwa sebagian besar responden (53,7 %) menyatakan ‘setuju’ dapat menelusur informasi melalui koleksi e-book. Kebutuhan untuk tugas-tugas perkuliahan dapat diperoleh melalui koleksi buku elektronik karena untuk masa pandemi ini peminjaman koleksi cetak belum begitu banyak, termasuk yang datang secara onsite. Tabel 6 Saya dapat mencari informasi sesuai dengan kebutuhan saya melalui layanan e-journal Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 7 6.5 Cukup Setuju 17 15.7 Setuju 55 50.9 Sangat Setuju 29 26.9 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 6 menunjukkan bahwa sebagian besar responden, sebanyak 50,9 % menyatakan ‘setuju’ bahwa mereka dapat menemukan informasi yang dibutuhkan melalui layanan jurnal elektronik yang disediakan oleh perpustakaan UAJY. Tabel 7 Saya lebih banyak mengakses e-books yang berkaitan langsung dengan program studi saya Respon Jumlah Persentase Tidak Setuju 3 2.8 Cukup Setuju 11 10.2 Setuju 41 38.0 Sangat Setuju 53 49.1 Total 108 100.0 Tidak Setuju 3 2.8 Sumber: data diolah (2022) Tabel 7 menunjukkan bahwa hampir setengahnya (49,1 %) responden menyatakan sangat setuju lebih banyak mengakses e-books yang berkaitan langsung dengan program studinya. Tabel 8 Saya lebih banyak mengakses e-journal yang berkaitan langsung dengan program studi saya Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 4 3.7 Cukup Setuju 7 6.5 Setuju 43 39.8 Sangat Setuju 54 50.0 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 8 menunjukkan bahwa setengah dari responden (50,0 %) telah mengakses jurnal elektronik sesuai dengan program studi mereka. Perpustakaan UAJY banyak melanggan jurnal dengan kekhasan program studi seperti Ijoven untuk Prodi Arsitektur, International Journal of Strategic Communication dan Communication research untuk prodi Ilmu Komunikasi, American Journal of International Law untuk prodi Ilmu Hukum. 1. Persepsi Kemanfaatan Tabel 9 Menurut saya, menggunakan layanan e-book sangat bermanfaat bagi pengembangan proses belajar mengajar di UAJY Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 2 1.9 Cukup Setuju 7 6.5 Setuju 35 32.4 Sangat Setuju 64 59.3 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Dari tabel 9 terlihat bahwa sebagian besar responden (59, 3 %) menyatakan bahwa mereka telah menggunakan layanan ebook untuk mendukung pengembangan proses belajar mengajar. Tabel 10 Menurut saya menggunakan layanan e-journal sangat bermanfaat bagi pengembangan proses belajar mengajar di UAJY Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 2 1.9 Cukup Setuju 7 6.5 Setuju 35 32.4 Sangat Setuju 64 59.3 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 10 menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan jurnal elektronik sangat membantu mereka dalam pengembangan proses belajar mengajar di UAJY. Di masa pandemi, meskipun akses untuk meminjam buku dan jurnal cetak secara langsung sangat dibatasi, namun dengan adanya layanan e-book dan e-journal sangat membantu para responden untuk mendapatkan sumber informasi yang dibutuhkan. Tabel 11 Layanan e-book membantu saya dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliah saya Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 5 4.6 Cukup Setuju 13 12.0 Setuju 41 38.0 Sangat Setuju 49 45.4 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 11 menunjukkan bahwa hampir setengah responden (45, 4 %) menyatakan bahwa layanan e-book dapat membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya, sehingga hal ini tentu saja akan menjadi fenomena yang baik agar pemustaka dapat menjadi terbiasa dengan layanan e-resources ini. Tabel 12 Layanan e-journal membantu saya dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliah saya Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 5 4.6 Cukup Setuju 11 10.2 Setuju 40 37.0 Sangat Setuju 52 48.1 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 12 menunjukkan bahwa hampir setengah responden (48,1 %) mengatakan bahwa e-resouces di UAJY khususnya e-journal dapat membantu dalam menyelesaikan tugastugas kuliahnya. Tabel 13 Setujukah Anda dengan pernyataan “layanan e-book akan meningkatkan indeks prestasi saya” Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 8 7.4 Cukup Setuju 17 15.7 Setuju 43 39.8 Sangat Setuju 39 36.1 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 13 menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden (39,8 %) mengatakan bahwa layanan e-resources khususnya e-book dapat meningkatkan indeks prestasi mereka, sehingga dengan penelitian ini diharapkan para mahasiswa UAJY semakin dapat mengenali koleksi e-resouces sebagai salah satu sumber referensi yang dapat diandalkan. Tabel 14 Setujukah Anda dengan pernyataan “layanan e-journal akan meningkatkan indeks prestasi saya” Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 8 7.4 Cukup Setuju 19 17.6 Setuju 39 36.1 Sangat Setuju 41 38.0 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 14 menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden (38,0 %) sangat setuju bahwa layanan e-resources khususnya layanan e-journal dapat meningkatkan indeks prestasi mereka, sehingga dengan penelitian ini diharapkan para mahasiswa UAJY semakin dapat mengenali koleksi e-resouces sebagai salah satu sumber referensi yang dapat diandalkan. 2. Persepsi Kinerja Mahasiswa Tabel 15 Saya merasakan layanan online lebih membantu saya bila dibandingkan dengan layanan tercetak Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 11 10.2 Cukup Setuju 28 25.9 Setuju 37 34.3 Sangat Setuju 32 29.6 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Dari tabel 15 kita dapat menarik kesimpulan bahwa hampir setengah dari responden (34,3 %) menjawab bahwa e-resources lebih membantu bila dibandingkan dengan koleksi cetak. Tentu saja ini merupakan langkah awal yang baik untuk kita beralih menjadi perpustakaan digital meski tidak sepenuhnya dapat dilakukan karena bagaimanapun juga koleksi cetak diharapkan tetap dapat mendampingi layanan elektronik yang disediakan oleh perpustakaan UAJY. Tabel 16 Saya merasakan manfaat layanan online e-book dapat menaikkan prestasi saya saat pandemi covid 19 Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 5 4.6 Cukup Setuju 19 17.6 Setuju 53 49.1 Sangat Setuju 30 27.8 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Dari tabel 16 terlihat bahwa hampir setengah responden (49,1 %) setuju bahwa eresources dapat menaikkan prestasi mereka meski dalam masa pandemi Covid 19 ini. Dalam layanan terbatas mereka tetap mengatakan layanan elektronik dapat mereka pergunakan sebagai salah satu sumber yang dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan prestasi responden. Tabel 17 Saya merasakan manfaat layanan online e-journal dapat menaikkan prestasi saya saat pandemic covid 19 Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 1 .9 Tidak Setuju 5 4.6 Cukup Setuju 20 18.5 Setuju 47 43.5 Sangat Setuju 35 32.4 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 17 menunjukkan bahwa hampir setengah dari 108 responden (43, 5 %) mengatakan bahwa e-resources khususnya e-journal dapat menaikkan prestasi meski dalam masa pandemi Covid 19 ini. Meski dalam layanan terbatas mereka tetap mengatakan layanan elektronik dapat mereka pergunakan sebagai salah satu sumber yang dapat memberikan kontribusi dalam prestasi responden. Tabel 18 Koleksi online membantu saya mendapatkan referensi dalam menyelesaikan studi saya Respon Jumlah Persentase Sangat Tidak Setuju 0 0 Tidak Setuju 4 3.7 Cukup Setuju 20 18.5 Setuju 46 42.6 Sangat Setuju 38 35.2 Total 108 100.0 Sumber: data diolah (2022) Tabel 18 mempertegas bahwa hampir setengah responden (42,6 %) mengatakan bahwa e-resources membantu responden dalam menyelesaikan studinya. 3. Difinisi Operasional Variabel Penelitian Dasar interpretasi yang digunakan untuk menentukan kriteria dari skor penelitian berdasarkan variabel penelitian adalah sebagai berikut: Tabel 19 Dasar Interpretasi Skor Indikator Variabel Penelitian No Skor Interpretasi 1 1 – 1,8 Jelek/rendah 2 > 1,8 – 2,6 Kurang 3 > 2,6 – 3,4 Cukup 4 > 3,4 – 4,2 Baik/Tinggi 5 > 4,2 – 5,0 Sangat Baik/Sangat Tinggi Sumber: Sujana (2006: 125) a. Pernyataan Kemudahan Layanan Tabel 20 Distribusi Frekuensi Item Variabel Kemudahan Layanan (X1) Item Kemudahan Layanan Nilai RataRata 1 2 3 4 5 F % F % F % F % F % X1.1 1 0,9 11 10,2 17 15,7 53 49,1 26 24,1 3,85 X1.2 1 0,9 13 12,0 13 12,0 49 45,4 32 29,6 3,90 X1.3 1 0,9 7 6,5 25 23,1 45 41,7 30 27,8 3,88 X1.4 1 0,9 9 8,3 23 21,3 47 43,5 28 25,9 3,85 X1.5 1 0,9 7 6,5 17 15,7 58 53,7 25 23,1 3,91 X1.6 0 0 7 6,5 17 15,7 55 50,9 29 26,9 3,98 X1.7 4 3,7 14 13,0 32 29,6 39 36,1 19 17,6 3,50 X1.8 3 2,8 29 26,9 29 26,9 36 33,3 11 10,2 3,21 X1.9 4 3,7 38 35,2 29 26,9 32 29,6 5 4,6 2,96 X1.10 4 3,7 34 31,5 32 29,6 31 28,7 7 6,5 3,02 X1.11 0 0 3 2,8 11 10,2 41 38,0 53 49,1 4,33 X1.12 5 4,6 21 19,4 30 27,8 33 30,6 19 17,6 3,37 X1.13 5 4,6 33 30,6 38 35,2 25 23,1 7 6,5 2,96 X1.14 5 4,6 35 32,4 37 34,3 24 22,2 7 6,5 2,93 X1.15 6 5,6 32 29,6 38 35,2 23 21,3 9 8,3 2,97 X1.16 0 0 4 3,7 7 6,5 43 39,8 54 50,0 4,36 Rata-Rata Total Skor 3,56 Sumber: data diolah (2022) Berdasarkan nilai rata-rata total skor variable kemudahan layanan diketahui sebesar 3,56 yang berarti secara keseluruhan mahasiswa UAJY memiliki kemudahan akses e-book dan e-journal yang masuk dalam kategori baik/tinggi. b. Persepsi Kemanfaatan Tabel 21 Distribusi Frekuensi Item Persepsi Kemanfaatan (X2) Item Persepsi Kemanfaatan Nilai Rata-Rata 1 2 3 4 5 F % F % F % F % F % X2.1 0 0 2 1,9 7 6,5 35 32,4 64 59,3 4,49 X2.2 0 0 2 1,9 7 6,5 35 32,4 64 59,3 4,49 X2.3 0 0 5 4,6 13 12,0 41 38,0 49 45,4 4,24 X2.4 0 0 5 4,6 11 10,2 40 37,0 52 48,1 4,28 X2.5 1 0,9 8 7,4 17 15,7 43 39,8 39 36,1 4,02 X2.6 1 0,9 8 7,4 19 17,6 39 36,1 41 38,0 4,02 Rata-Rata Total Skor 4,25 Sumber: data diolah (2022) Berdasarkan nilai rata-rata total skor variable kemudahan layanan diketahui sebesar 4,25 yang berarti secara keseluruhan mahasiswa UAJY memiliki persepsi kemanfaatan e-book dan e-journal yang masuk dalam kategori sangat baik/tinggi. c. Persepsi Kinerja Mahasiswa Tabel 22 Distribusi Frekuensi Item Persepsi Kemanfaatan (X2) Item Persepsi Kinerja Mahasiswa Nilai Rata-Rata 1 2 3 4 5 F % F % F % F % F % Y1 0 0 11 10,02 28 25,9 37 34,3 32 29,6 3,83 Y2 1 0,9 5 4,6 19 17,6 53 49,1 30 27,8 3,98 Y3 1 0,9 5 4,6 20 18,5 47 43,5 35 32,4 4,01 Y4 0 0 4 3,7 20 18,5 46 42,6 38 35,2 4,09 Rata-Rata Total Skor 3,97 Sumber: data diolah (2022) Berdasarkan nilai rata-rata total skor variable kemudahan layanan diketahui sebesar 3,97 yang berarti secara keseluruhan mahasiswa UAJY memiliki persepsi kemanfaatan e-book dan e-journal yang masuk dalam kategori baik/tinggi. 4. Uji Normalitas Data Uji normalitas bertujuan untuk mengetahuai apakah nilai residual berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kolmogorov Smirnow, merupakan bagian dari uji asumsi klasik. Jika nilai residual berdistribusi normal maka dapat dianalisis dengan analisis regresi. Dasar pengambilan keputusan a. Jika nilai signifikansi > 0,05, maka nilai residual berdistribusi normal. b. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka nilai residual tidak berdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui bahwa nilai signifikansinya adalah 0,382. Nilai 0,382 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. 5. Uji Korelasi Uji korelasi bertujuan untuk menguji hubungan antara independent variable dan dependent variable. Tingkat korelasi dilihat dari seberapa besar tingkat signifikansinya, jika ada hubungan atau berkorelasi maka akan dicari seberapa kuat hubungan tersebut. Keeratan hubungan dinyatakan dalam bentuk koefisien korelasi. Uji korelasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Korelasi Berganda. Uji Korelasi Berganda bertujuan untuk mengetahui tingkat keeratan hubungan (simultan) antara dua atau lebih independent variable (X) terhadap dependent variable (Y). Dasar pengambilan keputusan dalam uji korelasi berganda adalah dengan membandingkan antara nilai probabilitas 0,05 dengan nilai probabilitas sig. F Change. Tingkat signifikansi ini berguna untuk menyatakan apakah dua variable memiliki hubungan dengan syarat sebagai berikut: a. Jika nilai sig . F change < 0,05, maka berkorelasi. b. Jika nilai sig . F change > 0,05, maka tidak berkorelasi Dari hasil olah data SPSS 20 didapat nilai Sig F Change sebesar 0,000. Nilai Sig F Change sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa antara variable kemudahan layanan dan persepsi kemanfaatan secara bersama-sama atau secara simultan berhubungan dengan variable kinerja. Untuk melihat tingkat keeratan hubungan menggunakan pedoman derajat hubungan Pearson Correlation berikut: a. Nilai Pearson Correlation 0,00 s/d 0,20 = tidak ada korelasi b. Nilai Pearson Correlation 0,21 s/d 0,40 = korelasi lemah c. Nilai Pearson Correlation 0,41 s/d 0,60 = korelasi sedang d. Nilai Pearson Correlation 0,61 s/d 0,80 = korelasi kuat e. Nilai Pearson Correlation 0,81 s/d 1,00 = korelasi sempurna Dari hasil olah data SPSS 20 diperoleh nilai R (nilai koefisien korelasi) sebesar 0,705. Berdasarkan pedoman derajat hubungan Pearson Correlation di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa derajat hubungan antara independent variable yaitu kemudahan layanan dan persepsi kemanfaatan terhadap dependent variable yaitu kinerja studi mempunyai derajat hubungan dalam kategori korelasi kuat. Analisa data tersebut di atas menunjukkan bahwa kemudahan layanan e-book dan e-journal bersama-sama dengan persepsi kemanfaatan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap hasil studi atau kinerja mahasiswa.
Conclusion
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat memperoleh evaluasi dari responden yang menyatakan bahwa dengan kemudahan layanan pada koleksi e-book dan e-journal, responden dapat mencari informasi yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhannya. Menggunakan layanan e-book dan e-journal bermanfaat bagi proses belajar-mengajar dan mempunyai korelasi positif dengan penyelesaian tugas-tugas kuliah sehingga membantu dalam penyelesaian kinerja mereka dalam hal ini studi di UAJY Secara umum koleksi e-book dan e-journal yang dilayankan oleh Perpustakaan UAJY dapat menjawab kebutuhan informasi selama masa pandemi Covid 19, hal ini dapat dilihat dari tingkat hubungan yang kuat antara kemudahan layanan dan persepsi kemanfaatan dengan persepsi kinerja mahasiswa. Penelitian ini dapat membantu dalam menentukan kebijakan pengembangan koleksi e-book dan e-journal di masa mendatang. Sudah saatnya perpustakaan lebih menekankan pada koleksi yang bersifat online, disamping karena pandemi Covid 19 juga tuntutan pemustaka untuk mendapatkan informasi secara cepat dan dapat diakses dimanapun juga.