Kembali
16
1
2021 Media Sains Informasi dan Perpustakaan Vol 1 · 1 ISSN 2808-4659

ANALISIS RASIO PEMINJAMAN BUKU PERPUSTAKAAN DENGAN JUMLAH BUKU PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Universitas Pendidikan Ganesha

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui koleksi buku pustaka di Perpustakaan Pendidikan Ganesha, apakah telah memenuhi persyaratan minimal berdasarkan pedoman perhitungan koleksi dasar perpustakaan perguruan tinggi, (2) Mengetahui rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada pada perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai data dokumentasi yang ada di perpustakaan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penggalian data yaitu study dokumen. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pemenuhan persyaratan Koleksi buku pustaka di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha berdasarkan pedoman perhitungan koleksi dasar perpustakaan perguruan tinggi untuk komponen MKU dan MKDK sudah memenuhi standar minimal persyaratan koleksi perpustakaan perguruan tinggi. Namun untuk komponen MKK dan Koleksi Program Study Pasca Sarjana masih memiliki kekurangan cukup menonjol bila dibandingkan kedua komponen di atas. Hal lain yang perlu dicermati adalah komponen koleksi non buku yang jauh di atas persyaratan (berjumlah 6.485 dari ketentuan 125) yaitu kelebihan 6.360. Rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada dari 37.859 eksemplar pada perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha, secara keseluruhan masih berada dalam taraf memprihatinkan, sebagian besar koleksi buku justru berada pada rasio peminjaman „sangat rendah‟ (81.50%) dan „rendah‟ (7.46%). Sedangkan untuk rasio peminjaman „sangat tinggi‟ dan „tinggi‟ hanya sebesar 4.22% dan 2.05%. Sedangkan gambaran mengenai rasio judul buku yang dipinjam, dari 16.278. judul buku yang dimiliki perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha, sebanyak 13.959 judul buku atau 85.75% berada pada katagori peminjaman ‟sangat rendah‟ dan 645 judul buku atau 3.96% dalam katagori peminjaman ‟rendah‟. Untuk katagori peminjaman ‟sangat tinggi‟ dan ‟tinggi‟ hanya sebanyak 952 judul (5.85%) dan 173 judul (1.06%).

Abstract

This research aimed to: (1) knowing collection of books in Ganesha University of Education Library, whether it have fulfilled the minimum conditions based to elementary collection calculation guidance of college library, ( 2) knowing ratio of book’s borrowing and book’s volume in Ganesha University of Education Library. This research represents the research survey which aimed to collect the information from various documentation data which exist in library. Data collected by using data dig instrument, named study document. After that, gathered data are analyzed by using descriptive qualitative analysis. The result showed fulfilled conditions of the book’s collection in Ganesha University of Education Library based to elementary collection calculation guidance of college library for MKU component and MKDK have fulfilled the minimum standard of the book’s collections’ conditions in library. But for the MKK component and post graduate colection still own enough lacks if compared to both components above. Other things which need to be noticed are components of nonbook collection which far from conditions (amounting to 6.485 from rule 125) that is excess 6.360. Ratio of the borrowing with the existing book amount from 37.859 exemplars in Ganesha University of Education Library, wholly still stay in the concern level, most collection of the book exactly be at the 'very low' borrowing ratio (81.50%) and 'low' (7.46%). While for 'very high' and 'high' borrowing ratio only equal to 4.22% and 2.05%. While illustration of book title ratio borrowed, from 16.278. Book title owned by Ganesha University of Education Library, as much 13.959 book titles or 85.75% is at the ' very low' category borrowing and 645 book titles or 3.96% in 'low' category borrowing. For the category of 'very high' and ‘high' borrowing only as much 952 title (5.85%) and 173 title (1.06%)
Keywords: Analisis Rasio Peminjaman Buku dengan Jumlah buku perpustakan

Introduction

Ilmu perpustakaan melibatkan banyak keahlian di bidang Informasi teknologi, manajemen, dan pendidikan untuk mengumpulkan, merapikan dan menyimpan data (Sumiyati & Arief, 2004). Sistem pengadaan koleksi bahan pustaka, utamanya pengadaan buku-buku perpustakaan di Universitas Pendidikan Ganesha selama ini dilakukan oleh beberapa unit pengadaan yang berasal dari beberapa sumber dana proyek antara lain: Proyek DIPA, Proyek Program Due-Like, Program SP-4. Semua proyek pengadaan itu bekerjasama dengan penyalur (supplier) di luar institusi Universitas Pendidikan Ganesha yang mengikat surat perjanjian kerja (kontrak) pengadaan bahan pustaka, khususnya buku. Sedangkan sebagai sarana temu balik bahan pustaka, katalog perpustakaan menjadi alat atau media untuk mencari dan menemukan bahan pustaka (Suhendar, 2016). Selama ini, sistem penentuan jumlah dan jenis buku yang akan diadakan, ditentukan oleh pemimpin proyek (Pimpro) dengan dasar acuan berupa pengajuan permintaan jenis dan judul buku oleh Kepala Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha selaku Koordinator Tim Pengadaan yang diperoleh dari masukan masing-masing Ketua Jurusan. Sistem pengadaan buku sebagaimana tersebut di atas mempunyai kelemahan mendasar. Solusi pemanfaatan dengan teknologi komputer dapat menjadi alat bantu dalam mendukung kegiatan operasional dalam mendapatkan data atau informasi secara cepat, tepat dan akurat (Pribadi, 2012). Namun, keperluan mahasiswa dan dosen sebagai mayoritas pengguna tidak bisa sepenuhnya diwakili oleh Tim dimaksud di atas. Pemikiran ini senada dengan salah satu asas mengenai prinsip pengembangan koleksi bahan pustaka yang dikemukakan oleh Depdikbud (dalam buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi), bahwa: pengembangan koleksi pustaka didasari oleh asas berorientasi kepada kebutuhan pengguna, yaitu ditujukan kepada pemenuhan kebutuhan pengguna yang meliputi pengajar, tenaga peneliti, tenaga administrasi, mahasiswa dan alumni dengan kebutuhan informasi yang berbeda-beda (Rahmah & Makmur, 2015). Kelemahan ini juga mulai terasa dampaknya jika diamati dari aktivitas sirkulasi jenis dan judul buku, terdapat kelompok jenis/judul buku yang tingkat sirkulasinya tinggi, sebaliknya juga terdapat kelompok jenis/judul buku yang tingkat sirkulasinya rendah. Sebagai gambaran data, selama bulan Januari 2006 tercatat beberapa judul buku yang tinggi tingkat peminjamannya sehingga tidak tersisa (terpinjam semua) dengan jumlah total yang relatif kecil antara lain buku dengan judul: (1) Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran (2 eksemplar), (2) Menjadi Guru Profesional (10 eksemplar), Pengantar Fortran (3 eksemplar). Sebaliknya terdapat beberapa judul buku yang sangat rendah tingkat peminjamannya (tingkat peminjaman nol) dengan jumlah total relatif besar, seperti buku dengan judul: (1) Teknik Laboratorium (25 eksemplar), (2) Mencegah dan Mengatasi Cedera Olah Raga (20 eksemplar), (3) Jatuh Bangun bersama Sastra Jawa (7 eksemplar). Jenis dan judul buku yang masuk kelompok ini (tingkat peminjaman nol) umumnya tidak efektif penggunaannya dan terkesan hanya sebagai penambah jumlah koleksi saja. Dengan kata lain, keberadaannya tidak termasuk unsur penting di perpustakaan. Sehubungan dengan masalah di atas, maka perlu segera digali data akurat mengenai jenis/judul buku yang diperlukan oleh perpustakaan. Para pengambil keputusan bisa memanfaatkan gudang data yang sudah dimiliki untuk melakukan analisa dalam mengambil keputusan, salah satunya yaitu dengan cara penggalian informasi (Kadafi, 2018). Sasaran utama pendataan tersebut adalah untuk memperoleh data akurat mengenai jenis dan jumlah buku yang diperlukan oleh perpustakaan, untuk digunakan sebagai bahan pengajuan pengadaan buku perpustakaan oleh pihak perpustakaan selaku pengelola perpustakaan kepada pihak pimpinan proyek selaku pihak yang menangani pengadaan buku perpustakaan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui koleksi buku pustaka di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha, apakah telah memenuhi persyaratan minimal berdasarkan pedoman perhitungan koleksi dasar perpustakaan perguruan tinggi; (2) Untuk mengetahui rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada pada perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha.

Method

Variabel penelitian ini adalah (1) rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada, yang bisa diamati dari data sirkulasi buku, dan (2) data dokumentasi jumlah dan jenis buku yang ada pada tabulasi data pustaka. Rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada, merupakan perbandingan antara tingkat penggunaan/pemanfaatan/peminjaman jenis/ judul buku tertentu dengan ketersediaan jumlah jenis/judul buku di perpustakaan. Data jenis dan jumlah buku pustaka, merupakan kondisi riil mengenai keadaan buku pustaka yang ada di perpustakaan dilihat dari jenis/judul buku dan jumlahnya. Subjek yang diteliti adalah buku pustaka yang secara riil ada di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha. Objek penelitian ini adalah: (1) rasio antara tingkat peminjaman pada jenis/judul buku dengan jumlah/koleksi buku tersebut, dan (2) kondisi koleksi buku pustaka di Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha, bila dikaitkan dengan pedoman dasar perhitungan koleksi buku di perguruan tinggi. Dalam penelitian ini terdapat 4 (empat) jenis data yang perlu dikumpulkan yaitu: (1) data sirkulasi buku pustaka, (2) data jenis buku, (3) data judul buku, dan, (4) data jumlah buku. Secara singkat variabel, metode, instrumen, sumber dan sifat data kualitatif hasil penelitian dapat disajikan dalam matriks berikut dengan mengutip pada penelitian sebelumnya (Diao, 1996). Tabel 1: Matriks Variabel, Metode, Instrumen, Sumber, dan Sifat Data Variabel Metode Pengumpulan Data Instrumen Pengumpulan Data Sumber Data Sifat Data Sirkulasi buku Studi dokumen Format sirkulasi buku Daftar sirkulasi buku Kualitatif Jenis buku Studi dokumen Format jenis buku Buku/pustaka Kualitatif Judul buku Studi dokumen Format judul buku Buku/pustaka Kualitatif Jumlah buku Studi dokumen Format jumlah buku Daftar jumlah seluruh buku Kuantitatif Teknik Analisis Data Untuk menentukan besaran persentase penggunaan/pemanfaatan buku (dengan judul tertentu), digunakan rumus sebagai berikut: x 100% JumlahBuku JumlahTerpinjam Persentase Sedangkan untuk menentukan kriteria kualitatif untuk kategori tingkat pemanfaatan buku (data sirkulasi buku), peneliti menggunakan konversi norma absolut dengan skala 5 (lima). Tabel 2: Konversi Kategori Sirkulasi Buku Tingkat Sirkulasi Kategori 81% – 100% Sangat Tinggi 61% – 80% Tinggi 41% – 60% Cukup 21% – 40% Kurang 00% – 20% Sangat Kurang

Result

Hasil Pada bab ini dikemukakan mengenai hasil penelitian terkait dengan 2 (dua) tujuan dalam penelitian ini yaitu tentang: (1) koleksi buku pustaka di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha apakah sudah memenuhi persyaratan berdasarkan pedoman perhitungan koleksi dasar perpustakaan perguruan tinggi, (2) rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada pada perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha. 1. Pemenuhan Persyaratan Koleksi Pustaka Di Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha Berdasarkan Pedoman Perhitungan Koleksi Dasar Perpustakaan Perguruan Tinggi Dari hasil analisis data koleksi pustaka di perpustakaan, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada Tabel 3 di bawah ini. Tabel 3: Perbandingan data koleksi di perpustakaan Undiksha dengan pedoman koleksi dasar perpustakaan perguruan tinggi Komponen Jumlah Buku Selisih Keterangan Aktual Ideal MKU 9.134 915 8.219 Mencukupi MKDK 17.794 4.995 12.799 Mencukupi MKK 1.898 6.060 -4.162 Tdk mencukupi Anjuran 4.115 16.330 -12.215 Tdk mencukupi Pengayaan 3.546 16.330 -12.784 Tdk mencukupi Rujukan Umum *) 2.156 60 2.096 Mencukupi Rujukan Khusus *) 93 60 33 Mencukupi Terbitan Berkala *) 1.520 20 1.500 Mencukupi Terbitan Perguruan Tinggi *) 353 1.500 -1.147 Tdk mencukupi Terbitan Pemerintah *) 131 75 56 Mencukupi Koleksi Khusus *) 1.475 125 1.350 Mencukupi Koleksi Non Buku *) 6.485 125 6.360 Mencukupi Koleksi Program Study Pasca Sarjana 1.372 3.002 -1.630 Tdk mencukupi Jumlah Pustaka 50.081 49.597 323 Mencukupi Data diperoleh per April 2007 Keterangan : Komponen : pengelompokkan koleksi buku berdasarkan klasifikasi tertentu Jumlah Aktual : Jumlah koleksi buku yang ada di perpustakaan Undiksha Jumlah Ideal : Jumlah minimal yang seharus dimiliki oleh perpustakaan Undiksha Selisih : Selisih antara aktual dan ideal *)Koleksi yang tidak dipinjamkan (hanya dibaca atau digunakan di tempat) Berdasarkan data hasil analisis di atas, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. (1) Untuk komponen MKU, MKDK, Rujukan Umum, Rujukan Khusus, Terbitan Berkala, Terbitan Pemerintah, Koleksi Khusus, dan Koleksi Non Buku sudah mencukupi atau memenuhi standar minimal persyaratan koleksi pustaka di perpustakaan perguruan tinggi, bahkan melebihi. Kelebihan koleksi yang relatif banyak terdapat pada komponen koleksi MKDK (12.799), non buku (6.360), dan komponen MKU (8.219). (2) Komponen yang tidak mencukupi atau tidak memenuhi standar minimal persyaratan koleksi perpustakaan perguruan tinggi terdapat pada MKK, Anjuran, Pengayaan, Terbitan Perguruan Tinggi, dan Koleksi Program Study Pasca Sarjana. Kekurangan yang menonjol terdapat pada komponen Anjuran (12.160), Pengayaan (12.721) dan MKK (4.162). (3) Secara umum jumlah koleksi pustaka di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha sudah memenuhi standar minimal persyaratan koleksi pustaka di perpustakaan perguruan tinggi. 2. Rasio Tingkat Peminjaman dengan Jumlah Koleksi Buku yang Ada pada Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha Dalam laporan rasio tingkat peminjaman ini, data koleksi yang digunakan adalah data koleksi buku yang boleh dipinjam oleh pengguna perpustakaan. Sebagaimana data koleksi yang terbagi dalam 13 komponen koleksi (Tabel 3), koleksi yang bisa dipinjam hanya pada 6 komponen yaitu komponen MKU, MKDK, MKK, Anjuran, Pengayaan, dan Koleksi Pasca. Dari data Tabel 3, jumlah koleksi buku yang bisa dipinjam adalah 37.859 eksemplar. Laporan hasil penelitian pada subbab ini disampaikan hasil analisis yang terbagi dalam 5 katagori. Pembagian katagori mengacu pada tabel konversi katagori sirkulasi buku yang terdapat pada bab iv yaitu katagori ‟sangat rendah‟, ‟rendah‟, ‟sedang‟, ‟tinggi‟, dan ‟sangat tinggi‟. Dari hasil analisis rasio tingkat peminjaman di perpustakaan, dan sesudah di cross chek dengan jumlah koleksi buku, maka diperoleh hasil yang dapat disampaikan berturutturut dalam Tabel 4 sampai dengan Tabel 8 berikut ini. Tabel 4: Rasio tingkat peminjaman dengan katagori Sangat Rendah NO SATUAN EKSEMPLAR % PEMINJAMAN JUMLAH JUDUL Jumlah Buku (eksp x judul) 1 1 0 - 20% 8.611 8.611 2 2 0 - 20% 1.746 3.492 3 3 0 - 20% 1.067 3.201 4 4 0 - 20% 598 2.392 5 5 0 - 20% 1.263 6.315 6 6 0 - 20% 118 708 7 7 0 - 20% 140 980 8 8 0 - 20% 72 576 9 9 0 - 20% 39 351 10 10 0 - 20% 175 1.750 11 11 0 - 20% 11 121 12 12 0 - 20% 3 36 14 14 0 - 20% 10 140 15 15 0 - 20% 24 360 16 16 0 - 20% 16 256 17 17 0 - 20% 2 34 18 18 0 - 20% 2 36 19 19 0 - 20% 3 57 20 20 0 - 20% 22 440 21 21 0 - 20% 1 21 22 22 0 - 20% 3 66 23 23 0 - 20% 4 92 24 24 0 - 20% 2 48 25 25 0 - 20% 15 375 26 26 0 - 20% 2 52 27 27 0 - 20% 3 81 28 28 0 - 20% 1 28 29 30 0 - 20% 1 30 30 31 0 - 20% 2 62 31 32 0 - 20% 1 32 32 40 0 - 20% 1 40 33 72 0 - 20% 1 72 JML 661 13,959 30,855 TOTAL KOLEKSI BUKU YANG BISA DIPINJAM 37.859 Berdasarkan data hasil analisis di atas, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. (1) Terdapat sejumlah 30.855 buku atau 81.50% dari seluruh koleksi buku (37.859), yang memiliki tingkat peminjaman dalam katagori ‟sangat rendah‟. (2) Dari seluruh jumlah buku yang tingkat peminjamannya ‟sangat rendah‟ tersebut, terdapat pada 13.959 judul buku atau 85.75% dari total judul buku yang ada (16.278). (3) Rasio peminjaman ‟sangat rendah‟ tersebut terdapat pada 661 satuan eksemplar. Tabel 5: Rasio tingkat peminjaman dengan katagori Rendah NO SATUAN EKSEMPLAR % PEMINJAMAN JUMLAH JUDUL Jumlah Buku (eksp x judul) 1 3 21 - 40% 306 918 2 4 21 - 40% 157 628 3 5 21 - 40% 123 615 4 6 21 - 40% 7 42 5 7 21 - 40% 5 35 6 8 21 - 40% 12 96 7 9 21 - 40% 3 27 8 10 21 - 40% 17 170 9 11 21 - 40% 1 11 10 12 21 - 40% 2 24 11 14 21 - 40% 1 14 12 15 21 - 40% 1 15 13 19 21 - 40% 1 19 14 20 21 - 40% 3 60 15 24 21 - 40% 1 24 16 25 21 - 40% 5 125 JML 192 645 2.823 TOTAL KOLEKSI BUKU YANG BISA DIPINJAM 37.859 Berdasarkan data hasil analisis di atas, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. (1) Terdapat 2.823 buku atau 7.46% dari koleksi buku yang ada di perpustakaan, yang memiliki tingkat peminjaman dalam katagori ‟rendah‟. (2) Dari seluruh jumlah buku yang tingkat peminjamannya ‟rendah‟ tersebut, terdapat pada 645 judul buku atau 3.96% dari total judul buku yang ada. (3) Rasio peminjaman ‟rendah‟ tersebut terdapat pada 192 satuan eksemplar. Tabel 6: Rasio tingkat peminjaman dengan katagori Sedang NO SATUAN EKSEMPLAR % PEMINJAMAN JUMLAH JUDUL Jumlah Buku (eksp x judul) 1 2 41 - 60% 367 734 2 4 41 - 60% 58 232 3 5 41 - 60% 77 385 4 6 41 - 60% 9 54 5 7 41 - 60% 8 56 6 8 41 - 60% 5 40 7 9 41 - 60% 2 18 8 10 41 - 60% 12 120 9 11 41 - 60% 2 22 10 13 41 - 60% 3 39 11 14 41 - 60% 1 14 12 15 41 - 60% 2 30 13 16 41 - 60% 1 16 14 25 41 - 60% 2 50 JML 145 549 1.810 TOTAL KOLEKSI BUKU YANG BISA DIPINJAM 37.859 Dari data hasil analisis di atas, dapat ditarik beberapa simpulan berikut. (1) Terdapat 1.810 buku atau 4.78% dari koleksi buku pada perpustakaan, yang memiliki tingkat peminjaman dalam katagori ‟sedang‟. (2) Dari seluruh jumlah buku yang tingkat peminjamannya ‟sedang‟ tersebut, terdapat pada 549 judul buku atau 3.37% dari total judul buku yang ada. (3) Rasio peminjaman ‟sedang‟ tersebut terdapat pada 145 satuan eksemplar. Tabel 7: Rasio tingkat peminjaman dengan katagori Tinggi NO SATUAN EKSEMPLAR % PEMINJAMAN JUMLAH JUDUL Jumlah Buku (eksp x judul) 1 3 61 - 80% 92 276 2 4 61 - 80% 24 96 3 5 61 - 80% 23 115 4 6 61 - 80% 13 78 5 7 61 - 80% 2 14 6 8 61 - 80% 5 40 7 9 61 - 80% 1 9 8 10 61 - 80% 8 80 9 11 61 - 80% 2 22 10 12 61 - 80% 1 12 11 16 61 - 80% 1 16 12 17 61 - 80% 1 17 JML 108 173 775 TOTAL KOLEKSI BUKU YANG BISA DIPINJAM 37.859 Berdasarkan data hasil analisis di atas, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. (1) Terdapat sebanyak 775 buku atau 2.05% dari koleksi buku pada perpustakaan, yang memiliki tingkat peminjaman dalam katagori ‟tinggi‟. (2) Dari seluruh jumlah buku yang tingkat peminjamannya ”tinggi” tersebut, terdapat pada 173 judul buku atau 1.06% dari total judul buku yang ada. (3) Rasio peminjaman ‟tinggi‟ tersebut terdapat pada 108 satuan eksemplar. Tabel 8: Rasio tingkat peminjaman dengan katagori Sangat Tinggi NO SATUAN EKSEMPLAR % PEMINJAMAN JUMLAH JUDUL Jumlah Buku (eksp x judul) 1 1 81 - 100% 662 662 2 2 81 - 100% 172 344 3 3 81 - 100% 56 168 4 4 81 - 100% 18 72 5 5 81 - 100% 12 60 6 6 81 - 100% 10 60 7 7 81 - 100% 4 28 8 8 81 - 100% 8 64 9 9 81 - 100% 3 27 10 10 81 - 100% 2 20 11 11 81 - 100% 1 11 12 15 81 - 100% 1 15 13 19 81 - 100% 1 19 14 22 81 - 100% 1 22 15 26 81 - 100% 1 26 JML 148 952 1.596 TOTAL KOLEKSI BUKU YANG BISA DIPINJAM 37.859 Berdasarkan data hasil analisis di atas, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. (1) Terdapat sebanyak 1.596 buku atau 4.22% dari koleksi buku di perpustakaan, yang memiliki tingkat peminjaman dalam katagori ‟sangat tinggi‟. (2) Dari seluruh jumlah buku yang tingkat peminjamannya ‟tinggi‟ tersebut, terdapat pada 952 judul buku atau 5.85% dari total judul buku yang ada. (3) Rasio peminjaman ‟sangat tinggi‟ tersebut terdapat pada 148 satuan eksemplar.

Discussion

Pemenuhan Persyaratan Koleksi Pustaka Bila dilihat dari masing-masing komponen, untuk komponen MKU dan MKDK sudah memenuhi standar minimal persyaratan koleksi perpustakaan perguruan tinggi. Hal ini cukup melegakan mengingat 2 (dua) komponen tersebut merupakan komponen pokok yang wajib dibaca/dikuasai oleh mahasiswa. Namun perlu diperhatikan untuk komponen MKK dan Pasca Sarjana masih memiliki kekurangan cukup menonjol bila dibandingkan kedua komponen di atas. Hal lain yang perlu dicermati adalah komponen koleksi non buku yang jauh di atas persyaratan (berjumlah 6.485 dari ketentuan 125) yaitu kelebihan 6.360. Dari data hasil analisis tersebut di atas diperoleh gambaran mengenai komponen-komponen mana yang masih memerlukan penambahan koleksi, dan komponen-komponen mana yang belum mendesak untuk menambah koleksinya. Dengan gambaran tersebut diharapkan mampu disusun skala prioritas pengadaan koleksi pustaka berdasarkan kondisi komponen untuk rancangan pengadaannya ke depan (Sudirman Anwar et al., 2019). 1. Rasio peminjaman koleksi buku Mengacu pada katagori tingkat peminjaman koleksi buku di perpustakaan, diharapkan mampu memberikan penjabaran gambaran menyeluruh mengenai jenis-jenis buku yang memiliki fungsi atau pemanfaatan yang sangat tinggi sampai dengan yang sangat rendah. Dari penjabaran tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut judul buku dan jumlah buku yang termasuk katagori dimaksud. Muara dari semua gambaran tersebut adalah tersusunnya data koleksi buku yang memerlukan pengadaan dengan prioritas tinggi, sedang, rendah, bahkan data koleksi buku yang jenuh sehingga dalam jangka waktu tertentu belum/tidak perlu diadakan lagi (Hidayah, 2017). Memperhatikan Tabel 4 yaitu untuk katagori rasio peminjaman ‟sangat rendah‟, terdapat beberapa buku dengan jumlah eksemplar cukup tinggi yang memiliki katagori peminjaman ‟sangat rendah‟, bahkan dalam persentase peminjaman 0%, seperti buku ”Pembentukan dan Pendidikan Watak”, oleh Sagimun M. Dumadi, jenis koleksi MKDK (72 eksemplar), buku ”Reyog Ponorogo”, oleh Hartono, jenis koleksi MKDK (40 eksemplar), buku ”Ilmu Kesehatan dan Gizi”, oleh Ichsan M, jenis koleksi Penunjang (31 eksemplar), dan beberapa judul buku lainnya. Di sisi lain terdapat beberapa buku dengan jumlah eksemplar sedikit, tetapi memiliki katagori peminjaman ‟tinggi‟ dan ‟sangat tinggi‟ (perhatikan Tabel 7 dan Tabel 8). Untuk satuan 1 eksemplar sebanyak 662 judul buku, satuan 2 eksemplar sebanyak 172 judul. Hal ini perlu dicermati lebih lanjut mengingat tingkat peminjaman yang tinggi ini tidak didukung oleh fasilitas kondisi jumlah buku yang memadai, terlebih seorang peminjam mempunyai hak untuk meminjam 1 minggu dan bisa diperpanjang 2 kali 1 minggu, sehingga bilamana ada 2 orang yang memerlukan buku yang sama, maka orang kedua baru mendapat giliran paling cepat 1 minggu dan paling lambat 3 minggu ke depan. Untuk giliran orang ketiga dan seterusnya akan mendapat giliran dengan kelipatan waktu tertentu sebagaimana perhitungan di atas. Secara keseluruhan, gambaran dari rasio peminjaman koleksi buku perpustakaan masih berada dalam taraf memprihatinkan, sebagian besar koleksi buku justru berada pada rasio peminjaman „sangat rendah‟ (81.50%) dan „rendah‟ (7.46%). Sedangkan untuk rasio peminjaman „sangat tinggi‟ dan „tinggi‟ hanya sebesar 4.22% dan 2.05%. Data menyeluruh mengenai persentase gambaran rasio peminjaman dapat dilihat dalam bentuk grafik pie berikut ini. Gambar 1: Grafik Persentase Rasio Peminjaman Koleksi Buku di Perpustakaan Undiksha Sedangkan, gambaran mengenai rasio judul buku yang dipinjam, dari 16.278. judul buku yang dimiliki perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha, sebanyak 13.959 judul buku atau 85.75% berada pada katagori peminjaman ‟sangat rendah‟ dan 645 judul buku atau 3.96% dalam katagori peminjaman ‟rendah‟. Untuk katagori peminjaman ‟sangat tinggi‟ dan ‟tinggi‟ hanya sebanyak 952 judul (5.85%) dan 173 judul (1.06%). Data menyeluruh mengenai persentase rasio judul buku yang terpinjam dapat dilihat dalam bentuk grafik pie berikut ini. Gambar 2: Grafik Persentase Rasio Judul Buku yang Terpinjam pada Koleksi Buku di Perpustakaan Undiksha

Conclusion

Mengacu hasil penelitian analisis data, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. Pemenuhan persyaratan Koleksi buku pustaka di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha berdasarkan pedoman perhitungan koleksi dasar perpustakaan perguruan tinggi untuk komponen MKU dan MKDK sudah memenuhi standar minimal persyaratan koleksi perpustakaan perguruan tinggi. Hal ini cukup melegakan mengingat 2 (dua) komponen tersebut merupakan komponen pokok yang wajib dibaca/dikuasai oleh mahasiswa. Namun untuk komponen MKK dan Koleksi Program Study Pasca Sarjana masih memiliki kekurangan cukup menonjol bila dibandingkan kedua komponen di atas. Hal lain yang perlu dicermati adalah komponen koleksi non buku yang jauh di atas persyaratan (berjumlah 6.485 dari ketentuan 125) yaitu kelebihan 6.360. Rasio tingkat peminjaman dengan jumlah buku yang ada pada perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha. Secara keseluruhan, gambaran dari rasio peminjaman koleksi buku perpustakaan masih berada dalam taraf memprihatinkan, sebagian besar koleksi buku justru berada pada rasio peminjaman „sangat rendah‟ (81.50%) dan „rendah‟ (7.46%). Sedangkan untuk rasio peminjaman „sangat tinggi‟ dan „tinggi‟ hanya sebesar 4.22% dan 2.05%. Sedangkan gambaran mengenai rasio judul buku yang dipinjam, dari 16.278. judul buku yang dimiliki perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha, sebanyak 13.959 judul buku atau 85.75% berada pada katagori peminjaman ‟sangat rendah‟ dan 645 judul buku atau 3.96% dalam katagori peminjaman ‟rendah‟. Untuk katagori peminjaman ‟sangat tinggi‟ dan ‟tinggi‟ hanya sebanyak 952 judul (5.85%) dan 173 judul (1.06%). Dari simpulan hasil penelitian ini, disampaikan beberapa saran berikut. Mengenai komponen-komponen mana yang masih memerlukan penambahan koleksi, dan komponen-komponen mana yang belum mendesak untuk menambah koleksinya diharapkan untuk disusun skala prioritas pengadaan koleksi pustaka berdasarkan kondisi komponen untuk rancangan pengadaan buku tiap tahunnya. Keberadaan buku yang mendesak untuk diadakan lagi, terutama yang tingkat persentase peminjaman ‟sangat tinggi‟ dan ‟tinggi‟ dan memiliki satuan eksemplar relatif sedikit hendaknya direkomendasikan untuk diprioritaskan dalam pengadaan koleksi buku pada kesempatan proyek pengadaan berikutnya.