KAJIAN PEMANFAATAN JASA LAYANAN SIRKULASI OLEH MAHASISWA PADA PERPUSTAKAAN FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Universitas Pendidikan Ganesha
Abstrak
Pelayanan sirkulasi di perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha masih kurang optimal pemanfaataannya, hal ini disebabkan oleh faktor kurangnya ketersediaan koleksi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Tujuan yang ingin dicapai dalm penelitian ini adalah Untuk mengetahui pemanfaatan jasa layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha oleh mahasiswa Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai data dokumentasi yang ada di perpustakaan. Subjek yang diteliti adalah pemanfaatan jasa sirkulasi yang secara riil ada di perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha. Sedangkan sebagai objek penelitian adalah mahasiswa. Metode pengumupulan data dengan menyebarkan angket pada mahasiswa yang berkunjung ke perpustakaan secara aksidental hasil data dianalisis dengan Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan jasa layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha oleh mahasiswa lebih banyak termotivasi adanya tugas dari dosen dengan tujuan membaca dan meminjam serta mengembalikan buku, mahasiswa kurang paham terhadap penggunaan bahan pustaka yang tepat guna. Jenis koleksi yang banyak dimanfaatkan mahasiswa adalah buku teks semua bidang ilmu serta karya ilmiah mahasiswa. Sekitar 65% dari mahasiswa FBS memanfaatkan jasa layanan perpustakaan 35% sisanya belum memanfaatkan jasa layanan perpustakaan FBS dikarenakan belum didapatkannya literatur yang sesuai dengan kebutuhan, adapun untuk jumlah pustakawannya sudah cukup memadai.
Abstract
Circulation services in the Language Language and Art Library of the University of Education Ganesha are still not optimal as possible, this is caused by a factor of lack of availability of collections that are relevant to the needs of students. The objectives to be achieved by this study are to determine the utilization of the Library of the Language Language Library and Arts Service University of Ganesha University by students this type of research is a survey study that aims to gather information from various documentation data in the library. The subjects studied were the use of circulation services which in reality in the Language Language and Art Library of the University of Ganesha. Whereas as a research object is a student. Data outdoor method by deploying a questionnaire on students visiting libraries by the results of data analyzed with qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that the utilization of circulation services for the Language Language Library and Arts University of Education Ganesha by students was more motivated by the task of the lecturer with the aim of reading and borrowing and returning books, students were less understanding of the use of proper library material. The type of collection that is widely used by students is a textbook of all fields of science and scientific work of students. About 65% of FBS students take advantage of the remaining 35% library service services have not taken advantage of the FBS library service because it has not received the literature that is suitable for the needs, as for the number of librarians is sufficient enough
Keywords:
layanan sirkulasi
Introduction
Perkembangan peradaban manusia dirasa bergulir dengan cepat. Kemajuan di berbagai sektor kehidupan berkat ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah berdampak terhadap tatanan kehidupan atau pola pikir manusia, yang salah satunya dipengaruhi oleh jasa informasi. Mengingat pentingnya informasi dalam era globalisasi dewasa ini, maka perpustakaan sebagai sumber informasi mempunyai peran yang sangat penting. Hal ini juga sesuai yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 dalam pasal 3 dikatakan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan kebudayaan bangsa(UU RI NO 43 TAHUN 2007, 2007). Bertolak dari fungsi perpustakaan di atas maka perpustakaan perlu mengembangkan semua aspek termasuk di dalamnya memberdayakan semua informasi yang terdapat di perpustakaan. Keberhasilan suatu perpustakaan dapat diukur berdasarkan tinggi rendahnya kemampuan perpustakaan dalam melaksanakan fungsinya sebagai pusat kegiatan belajar, pusat pelayanan informasi dan penelitian . Oleh karena itu keberhasilan perpustakaan tersebut sangat ditentukan oleh jasa layanan yang diberikan perpustakaan (Ansori & Iswati, 2020). Perpustakaan diselenggarakan untuk melayani masyarakat penggunanya melalui informasi yang tersedia di perpustakaan, sebab apalah artinya apabila koleksi atau informasi yang tersedia di perpustakaan tidak pernah digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat penggunanya. Pemanfaatan bahan pustaka dapat dilakukan dengan jalan meminjamkannya yaitu melalui pelayanan sirkulasi, baik untuk dibaca di tempat maupun untuk dipinjamkan keluar perpustakaan atau dibawa pulang ke rumah(Augustine et al., 2021). Pelayanan sirkulasi merupakan salah satu jasa layanan yang pertama kali berhubungan langsung dengan pengguna perpustakaan. Aktivitas bagian sirkulasi adalah masalah citra perpustakaan, sebab baik tidaknya sebuah perpustakaan berkaitan erat dengan bagaimana pelayanan sirkulasi yang diberikan kepada pemakai (Endarti, 2019). Perpustakaan Fakutlas Bahasa dalam usahanya untuk menunjang lembaga induknya dalam mencapai tujuan, memberikan bermacam-macam jasa layanan kepada seluruh civitas akademika Fakultas Bahasa dan Seni diantaranya pelayanan sirkulasi. Pelayanan ini meliputi berbagai kegiatan yaitu peminjaman dan pengembalian koleksi, penetapan denda, pengurusan bebas pinjam, pengurusan keanggotaan perpustakaan dan penagihan koleksi, yang sudah lewat batas waktu peminjaman di Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha telah diproses secara komputerise (Endarti, 2019). Pekerjaan sirkulasi ini termasuk bidang yang memerlukan kecermatan dalam pelaksanaan proses keluar masuknya bahan pustaka. Di samping itu seperti yang dikemukakan di atas bahwa kegiatan pelayanan sirkulasi merupakan suatu kegiatan pelayanan yang sangat penting terhadap pengguna perpustakaan, sebab salah satu tolak ukur keberhasilan perpustakaan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna adalah melalui pelayanan sirkukasi. Oleh karena itu kegiatan sirkulasi sering dianggap sebagai ujung tombak jasa perpustakaan karena jasa layanan ini yang paling sering digunakan pemakai perpustakaan (Endarti, 2019). Namun, berdasarkan pengamatan sementara oleh penulis pelayanan sirkulasi di perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha masih kurang optimal pemanfaataannya, hal ini kemungkinan disebabkan oleh faktor kurangnya ketersediaan koleksi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Oleh karena itu penulis merasa tertarik untuk melakukan kajian terhadap pelayanan sirkulasi di perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha, dengan judul: "Kajian Pemanfaatan Jasa Layanan Sirkulasi oleh Mahasiswa pada Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha". Berdasarkan uraian tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan jasa layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha oleh mahasiswa.
Method
Kajian ini merupakan kajian survey yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai data dokumentasi yang ada di perpustakaan. Dalam kajian ini, subjek yang diteliti adalah pemanfaatan jasa sirkulasi yang secara riil ada di perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha. Sedangkan sebagai objek kajianini adalah mahasiswa. Dalam kajian ini terdapat 16 (enam belas) jenis data yang perlu dikumpulkan yaitu: : (1) kondisi dan suasana ruangan Perpustakaan FBS, (2) sistem layanan sirkulasi yang diterapkan di perpustakaan FBS, (3) motivasi yang membuat pengguna memanfaatkan jasa layanan sirkulasi, (4) maksud dan tujuan berkunjung di perpustakaan FBS, (5) jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi, (6) kemampuan pustakawan dalam melaksanakan pekerjaan layanan sirkulasi, (7) jumlah koleksi perpustakaan FBS, (8) Keadaan Koleksi yang Relevan dengan Kebutuhan pemustaka, (9) Ketersediaan Literatur yang Dibutuhkan Pada Setiap Memanfaatkan Jasa Layanan Sirkulasi, (10) Pengetahuan pemustaka terhadap Bahan Pustaka yang Dapat dipinjam, (11) Pemahaman pemustaka Terhadap Penggunaan Bahan Pustaka Secara Tepat Guna, (12) Pengetahuan pemustaka terhadap Prosedur Jasa Layanan Sirkulasi, (13) Tanggapan pemustaka terhadap Pelaksanaan Peminjaman dan Pengembalian Bahan Pustaka, (14) Frekuensi Pemanfaatan Jasa Layanan Sirkulasi Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha, (15) Jenis Bahan Pustaka yang Sering Dimanfaatkan, (16) Bidang Ilmu Pengetahuan atau Subjek yang sering Dimanfaatkan Pada Jasa Layanan Sirkulasi. Data sirkulasi buku pustaka dikumpulkan melalui studi dokumen peminjaman dan pengembalian buku pustaka yang ada dan diproses oleh staf pustakawan bagian sirkulasi yang selanjutnya dimasukkan (entry data) dalam komputer. Data jenis buku, judul buku, dan jumlah buku pustaka dikumpulkan melalui studi data dokumentasi yang ada dan diproses oleh staf pustakawan bagian pengolahan (yang juga dimasukkan dalam komputer). Untuk mengungkap gambaran mengenai pemanfaatan jasa sirkulasi, maka data selanjutnya disortir (sort data) dan ditabulasi. Langkah berikutnya, hasil sortir diadakan pengamatan silang (cross check) dengan kondisi riil di perpustakaan FBS di perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Menurut (Ansori & Iswati, 2020), teknik analisis deskriptif dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu: analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data atau informasi yang bersifat narasi (kategori, klasifikasi, sifat-sifat dan sebagainya). Dengan demikian, data tersebut dideskripsikan berdasarkan kategori-kategori, klasifikasi-klasifikasi, dan sifat-sifat dari data tersebut. Sedangkan analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data atau informasi yang bersifat angka-angka (kuantitatif). Teknik ini digunakan dengan cara mendeskripsikan berbagai data hasil kajian dalam bentuk angka-angka seperti: frekuensi dan persentase.
Result
Hasil Data pemanfaatan jasa layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha oleh mahasiswa 1. Kondisi dan suasana ruangan Perpustakaan FBS Dari hasil analisis data kondisi dan suasana ruangan Perpustakaan FBS, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 1. di bawah ini. Tabel 1. Kondisi dan suasana ruangan Perpustakaan FBS Jawaban Frekuensi Presentase Sangat Baik 25 62.50% Baik 15 37.50% Kurang Baik 0 0.00% Jumlah 40 100.00% Berdasarkan dari data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kondisi dan suasana ruangan layanan sirkulasi perpustakaan FBS sudah baik, karena ternyata tidak ada satupun mahasiwa FBS yang menyatakan kurang baik. 2. System layanan sirkulasi yang diterapkan di perpustakaan FBS, Dari hasil analisis data System layanan sirkulasi yang diterapkan di perpustakaan FBS, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 2. di bawah ini. Tabel 2. System layanan sirkulasi yang diterapkan di perpustakaan FBS Jawaban Frekuensi Presentase Sangat Baik 20 50% Baik 11 27.50% Kurang Baik 9 32.50% Tidak Baik 0 0.00% Jumlah 40 100.00% Berdasarkan data hasil analisis di atas, maka dapat ditarik beberapa simpulan berikut. Data tersebut memberikan gambaran bahwa responden pada umumnya atau sebagian besar menyatakan sistem layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas ekonomi sudah baik. Namun demikian ternyata masih ada mahasiswa yang menyatakan kurang baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas FBS masih ada yang perlu dibenahi. 3. Motivasi yang membuat pengguna memanfaatkan jasa layanan sirkulasi Dari hasil analisis data motivasi yang membuat pengguna memanfaatkan jasa layanan sirkulasi, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 3. di bawah ini. Tabel 3. Motivasi yang membuat pengguna memanfaatkan jasa layanan sirkulasi Jawaban Frekuensi Presentase Adanya Tugas dari Dosen 19 47.50% Tersedianya literatur yang memadai 13 32.50% Pelayanan staf yang baik 8 20.00% Jumlah 40 100.00% Dari jawaban responden memberikan gambaran bahwa jawaban responden yang dominan adalah adanya tugas dari dosen dan diikuti dengan jawaban responden yang menyatakan karena tersedianya literatur yang memadai. Hal ini menandakan bahwa responden lebih banyak termotivasi untuk memanfaatkan jasa layanan sirkulasi karena adanya tugas dari dosen 4. Maksud dan tujuan berkunjung di perpustakaan FBS, Dari hasil analisis data maksud dan tujuan berkunjung di perpustakaan FBS,, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 4. di bawah ini. Tabel 4. Maksud dan tujuan berkunjung di perpustakaan FBS Jawaban Frekuensi Presentase Membaca 9 22.50% Meminjam dan mengembalikan buku 11 27.50% Kombinasi keduanya 20 50.00% Jumlah 40 100.00% Berdasarkan data tersebut ternyata dari ketiga jenis pertanyaan diatas tidak ada jawaban responden yang jumlahnya sangat dominan. Namun demikian ternyata responden yang mempunyai maksud dan tujuan untuk membaca, meminjam dan mengembalikan buku lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan responden yang hanya ingin membaca atau hanya ingin meminjam dan mengembalikan buku. Hal ini memberikan gambaran bahwa mahasiswa FBS lebih banyak bertujuan membaca, meminjam dan mengembalikan buku. 5. Jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi, Dari hasil analisis data jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi,, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 5. di bawah ini. Tabel 5. Jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi Jawaban Frekuensi Presentase Sangat memadai 7 17.50% Memadai 28 70.00% Kurang memadai 5 12.50% Jumlah 40 100.00% Hal ini dapat disimpulkan bahwa jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi perpustakaan FBS memadai, ini terbukti dari jumlah responden yang menyatakan memadai jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah responden yang menyatakan sangat memadai dam kurang memadai sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi sudah dalam katagori memadai. 6. Kemampuan pustakawan dalam melaksanakan pekerjaan layanan sirkulasi. Dari hasil analisis data kemampuan pustakawan dalam melaksanakan pekerjaan layanan sirkulasi,, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 6. di bawah ini. Tabel 6. Jumlah pustakawan pada layanan sirkulasi Jawaban Frekuensi Presentase Sangat Baik 10 25.00% Baik 26 65.00% Kurang Baik 4 10.00% Jumlah 40 100.00% Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa walaupun masih ada 4 responden yang menyatakan kurang baik, tapi dengan selisih jumlah yang sangat jauh berbeda antara jawaban baik dan kurang baik maka kemampuan staf atau pustakawan pada jasa layanan sirkulasi perpustakaan FBS dalam katagori sudah baik. 7. Jumlah koleksi perpustakaan FBS. Dari hasil analisis data jumlah koleksi perpustakaan FBS, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 7. di bawah ini. Tabel 7. Jumlah koleksi perpustakaan FBS. Jawaban Frekuensi Presentase Memadai 10 25.00% Kurang Memadai 29 72.50% Tidak Memadai 1 2.50% Jumlah 40 100.00% Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa responden yang memjawab jumlah koleksi perpustakaan di Perpustakaan FBS kurang memadai lebih banyak daripada yang menjawab memadai. maka dapat disimpulkan bahwa perpustakaan FBS masih perlu menambah jumlah koleksi pada layanan sirkulasi. 8. Keadaan Koleksi yang Relevan dengan Kebutuhan pemustaka Dari hasil analisis data Keadaan Koleksi yang Relevan dengan Kebutuhan pemustaka, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 8. di bawah ini. Tabel 8. Keadaan Koleksi yang Relevan dengan Kebutuhan pemustaka. Jawaban Frekuensi Presentase Banyak 11 25.00% Cukup 29 67.50% Kurang 10 3.00% Jumlah 40 100.00% Berdasarkan data hasil kajian pada tabel 8 diatas menujukan bahwa jawaban responden tentang koleksi pada ruangan sirkulasi yang relevan dengan kebutuhan mereka adalah sebagai berikut: responden yang menjawab banyak relevan berjumlah 11 responden atau 25,00%, yang menjawab cukup relevan berjumlah 29 responden atau 67.50% dan yang menjawab kurang relevan berjumlah 3.00%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa jumlah responden yang menjawab cukup relevan cukup dominan diikuti yang menjawab banyak koleksi yang relevan. Melalui data diatas dapat disimpulkan koleksi pada ruangan koleksi Perpustakaan FBS sudah cukup banyak yang relevan dengan kebutuhan mahasiwa. 9. Ketersediaan Literatur yang Dibutuhkan Pada Setiap Memanfaatkan Jasa Layanan Sirkulasi Dari hasil analisis data Ketersediaan Literatur yang Dibutuhkan Pada Setiap Memanfaatkan Jasa Layanan Sirkulasi, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 9. di bawah ini. Tabel 9. Literatur yang Dibutuhkan Pada Setiap Memanfaatkan Jasa Layanan Sirkulasi Jawaban Frekuensi Presentase Selalu Tersedia 13 32.50% Kadang-kadang Tersedia 19 47.50% Selalu Tidak Tersedia 8 20.00% Jumlah 40 100.00% Data diatas merupakan jawaban responden tentang ketersediaan literatur yang dibutuhkan pada setiap memanfaatkan jasa layanan sirkulasi. Hasil penelitian yang diperoleh menujukan bahwa jawaban responden yang menyatakan selalu tersedia sebanyak 13 orang atau 32.50% dan yang menyatakan kadang-kadang tersedua berjumlah 19 orang atau 47.50% sedangkan yang menyatakan selalu tidak tersedia berjumlah 8 atau 20.00%. Hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa masih cukup banyak responden yang hanya kadangkadang memperoleh literatur yang dibutuhkan pada setiap memanfaatkan jasa layanan sirkulasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jumlah eksmplar setiap judul yang ada di layanan sirkulasi masih perlu ditingkatkan. 10. Pengetahuan pemustaka terhadap Bahan Pustaka yang Dapat dipinjam Dari hasil analisis data Pengetahuan pemustaka terhadap Bahan Pustaka yang Dapat dipinjam, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 10. di bawah ini. Tabel 10. Pengetahuan pemustaka terhadap Bahan Pustaka yang Dapat dipinjam Jawaban Frekuensi Presentase Mengetahui 23 57.50% Kurang mengetahui 17 42.50% Tidak Mengetahui 0 0.00% Jumlah 40 100.00% Sebagaimana data hasil kajian pada tabel 10 diatas menujukkan bahwa jawaban responden yang menyatakan mengetahui bahan pustaka yang dapat dipinjam adalah sebanyak 23 responden atau 57.50%, responden yang menyatakan kurang mengetahui berjumlah 17 responden atau 42.50% sedangkan yang tidak mengetahui berjumlah 0 responden atau 0%. Berdasarkan dari data diatas memberikan gambaran bahwa jumlah responden yang menjawab mengetahui dan menjawab kurang mengetahui tidak jauh berbeda yaitu hanya selisih 6 responden atau 15%. Hal ini membuktikan bahwa masih cukup banyak mahasiswa Fakultas FBS yang kurang mengetahui bahan pustaka yang dapat dipinjam. 11. Pemahaman pemustaka Terhadap Penggunaan Bahan Pustaka Secara Tepat Guna Dari hasil analisis data Pemahaman pemustaka Terhadap Penggunaan Bahan Pustaka Secara Tepat Guna, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 11. di bawah ini. Tabel 11. Pengetahuan pemustaka terhadap Bahan Pustaka yang Dapat dipinjam Jawaban Frekuensi Presentase Sangat Memahami 0 0.00% Memahami 10 25.00% Kurang memahami 26 65.00% Tidak memahami 4 10.00% Jumlah 40 100.00% Berdasarkan data hasil kajian pada tabel 11 diatas responden yang menyatakan sangat memahami penggunaan bahan pustaka secara tepat guna tidak ada atau 0%, yang menyatakan memahami adalah 10 responden atau 25.00%, kemudian responden yang menyatakan kurang memahami berjumlah 26 responden atau 65,00%, sedangkan responden yang menjawab tidak memahami berjumlah 4 responden atau 10.00%. Dari hasil kajian dapat diketahui bahwa mahasiswa Fakultas FBS masih cukup banyak yang kurang memahami penggunaan bahan pustaka secara tepat guna. Hal ini terbukti dari hasl jawaban responden yang hanya mencapai 10 responden atau 25,00% menyatakan memahami, sedangkan sisanya menyatakan kurang memahami dan tidak memahami. 12. Pengetahuan pemustaka terhadap Prosedur Jasa Layanan Sirkulasi Dari hasil analisis data Pengetahuan pemustaka terhadap Prosedur Jasa Layanan Sirkulasi, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 12. di bawah ini. Tabel 12. Pengetahuan pemustaka terhadap Prosedur Jasa Layanan Sirkulasi Jawaban Frekuensi Presentase Sangat Mengetahui 6 15.00% Mengetahui 32 80.00% Kurang mengetahui 2 55.00% Tidak mengetahui 0 0.00% Jumlah 40 100.00% Data di atas merupakan jawaban responden tentang pengetahuan mereka terhadap prosedur pelaksanaan jasa layanan sirkulasi. Berdasarkan data hasil kajian tersebut diperoleh informasi bahwa responden yang menyatakan sangat mengetahui sebanyak 6 responden atau 15,00%, kemudian yang menyatakan mengetahui sebanyak 32 responden atau 80,00%, dan responden yang menyatakan kurang mengetahui berjumlah 2 orang atau 5%. Tidak ada responden yang menyatakan tidak mengetahui. Dari data tersebut memberikan gambaran bahwa jawaban mengetahui sangat dominan. Hal ini menandakan bahwa pada umumnya mahasiswa FBS telah mengetahui prosedur kegiatan pelayanan sirkulasi. 13. Tanggapan pemustaka terhadap Pelaksanaan Peminjaman dan Pengembalian Bahan Pustaka Dari hasil analisis data Tanggapan pemustaka terhadap Pelaksanaan Peminjaman dan Pengembalian Bahan Pustaka, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 13. di bawah ini. Tabel 13. Tanggapan pemustaka terhadap Pelaksanaan Peminjaman dan Pengembalian Bahan Pustaka Jawaban Frekuensi Presentase Sangat Baik 3 7.50% Baik 34 85.00% Kurang Baik 3 7.50% Jumlah 40 100.00% Data pada tabel 13 di atas adalah jawaban responden tentang tanggapan mereka terhadap pelaksanaan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka di perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat. Dari hasil kajian tersebut diperoleh jawaban bahwa responden yang menyatakan pelaksanaan peminjaman dan pengembalian sangat baik adalah 3 responden atau 7,5%, yang menyatakan baik berjumlah 34 responden atau 85,00%, sedangkan yang menyatakan kurang baik berjumlah 3 responden atau 7.50%. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjadi responden menyatakan bahwa pelaksanaan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka di perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat sudah cukup baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar. 14. Frekuensi Pemanfaatan Jasa Layanan Sirkulasi Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha Dari hasil analisis data Frekuensi Pemanfaatan Jasa Layanan Sirkulasi Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 14. di bawah ini. Tabel 14. Tanggapan pemustaka terhadap Pelaksanaan Peminjaman dan Pengembalian Bahan Pustaka Jawaban Frekuens i Presentase Sering memanfaatkan 26 65.00% Kadang-kadang memanfaatkan 14 35.00% Tidak pernah memanfaatkan 0 0.00% Jumlah 40 100.00% Sesuai data hasil penelitian yang telah ilaksanakan yaitu seperti yang tertera pada tabel 14 di atas yang menunjukkan bahwa responden yang sering memanfaatkan jasa layanan sirkulasi perpustakaan FBS adalah 26 responden atau 65.00%, sedangkan yang menyatakan hanya kadang – kadang memanfaatkan berjumlah 14 responden atau 35,00. Responden yang menyatakan tidak pernah memanfaatkan jasa layanan sirkulasi 0% atau dapat dikatakan tidak ada. Berdasarkan dari data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa sikap mahasiswa terhadap pemanfaatan jasa layanan sirkulasi sudah cukup baik. 15. Jenis Bahan Pustaka yang Sering Dimanfaatkan Dari hasil analisis data Jenis Bahan Pustaka yang Sering Dimanfaatkan, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 15. di bawah ini. Tabel 15. Jenis Bahan Pustaka yang Sering Dimanfaatkan Jawaban Frekuens i Presentase Buku Teks 21 52.50% Buku Referensi 6 15.00% Skripsi 10 25.00% Jenis Koleksi Lainnya 3 7.50% Jumlah 40 100.00% Berdasarkan data hasil kajian pada tabel 15 di atas, responden yang menyatakan sering memanfaatkan buku teks berjumlah 21 responden atau 53.50%, kemudian responden yang menyatakan sering memanfaatkan buku referens hanya 6 orang atau 15.00%, dan responden yang menyatakan sering memanfaatkan skripsi sebanyak 10orang atau 25.00%. 3 atau 7.50% responden yang menyatakan bahwa mereka memanfaatkan jenis koleksi lainnya. Dari hasil kajian tersebut dapat diketahui bahwa pada umumnya mahasiswa FBS lebih sering memanfaatkan bahan pustaka berupa buku teks dibandingkan dengan jenis bahan pustaka lainnya. 16. Bidang Ilmu Pengetahuan atau Subjek yang sering Dimanfaatkan Pada Jasa Layanan Sirkulasi Dari hasil analisis data Bidang Ilmu Pengetahuan atau Subjek yang sering Dimanfaatkan Pada Jasa Layanan Sirkulasi, diperoleh hasil sebagaimana disajikan pada tabel 16. di bawah ini. Tabel 16. Bidang Ilmu Pengetahuan atau Subjek yang sering Dimanfaatkan Pada Jasa Layanan Sirkulasi Jawaban Frekuensi Presentase Metodologi Penelitian 11 27.50% Bahasa 8 20.00% Desain Komunikasi Visual 7 17.50% Sastra 8 20.00% Bidang ilmu dan subjek lainnya 6 15.00% Jumlah 40 100.00% Tabel 16 diatas memberikan gambaran tentang bidang ilmu pengetahuan atau subjek yang sering dimanfaatkan responden pada layanan sirkulasi di Perpustakaan FBS. Dari hasil kajian tersebut dapat diketahui bahwa responden yang menyatakan sering memanfaatkan bidang ilmu pengetahuan metodologi penelitian berjumlah 11 orang atau 27,50%, kemudian responden yang menyatakan sering memanfaatkan bidang ilmu pengetahuan bahasa berjumlah 8 responden atau 20.00%, dan yang menyatakan subjek desain komunikasi visual berjumlah 7 responden atau 17.50%, responden yang menyatakan sering memanfaatkan bidang ilmu sastra berjumlah 8 orang atau 20.00%, sedangkan yang menyatakan sering memanfaatkan ilmu pengetahuan atau subjek lainnya t6 orang atau 15.00%. Dari data tersebut ternyata tidak ada jawaban yang sangat dominan antara bidang ilmu metodologi penelitian, bahasa, desain komunikasi visual, sastra, bidang ilmu dan subjek lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mahasiswa FBS lebih banyak memanfaatkan subjeksubjek tersebut diatas.
Discussion
Keberhasilan suatu perpustakaan dapat diukur berdasarkan tinggi rendahnya kemampuan perpustakaan dalam melaksanakan fungsinya sebagai pusat kegiatan belajar, pusat pelayanan informasi dan penelitian . Oleh karena itu keberhasilan perpustakaan tersebut sangat ditentukan oleh jasa layanan yang diberikan perpustakaan Sebagaimana pendapat yang disampaikan oleh (Ansori & Iswati, 2020). Perpustakaan diselenggarakan untuk melayani masyarakat penggunanya melalui informasi yang tersedia di perpustakaan, sebab apalah artinya apabila koleksi atau informasi yang tersedia di perpustakaan tidak pernah digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat penggunanya. Pemanfaatan bahan pustaka dapat dilakukan dengan jalan meminjamkannya yaitu melalui pelayanan sirkulasi, baik untuk dibaca di tempat maupun untuk dipinjamkan keluar perpustakaan atau dibawa pulang ke rumah seiring dengan pendapat yang dikemukakan oleh (Augustine et al., 2021).
Conclusion
Pemanfaatan jasa layanan sirkulasi perpustakaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha oleh mahasiswa antara lain. 1. Mahasiswa FBS lebih banyak termotivasi memanfaatkan jasa layanan sirkulasi karena dengan adanya tugas dari dosen sedangkan maksud dan tujuan mahasiswa ke ruangan layanan sirkulasi adalah untuk membaca dan meminjam serta mengembalikan buku. 2. Jumlah pustakawan dan staf perpustakaan FBS sudah memadai sedangkan kemampuan pustakawan dan staf perpustakaan sudah baik. 3. Sekitar 65% dari mahasiswa FBS memanfaatkan jasa layanan perpustakaan hanya kadang-kadang mendapatkan literatur yang sesuai dengan kebutuhan. 4. Masih cukup banyak mahasiswa FBS yang kurang mengetahui bahan pustaka yang dapat dipinjam begitu juga pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan bahan pustaka secara tepat guna. 5. Sebagian besar mahasiswa FBS memanfaatkan jasa layanan sirkulasi perpustakaan FBS. 6. Jenis koleksi perpustakaan FBS yang banyak dimanfaatkan mahasiswa adalah buku teks. 7. Mahasiswa FBS lebih banyak memanfaatkan buku-buku dalam bidang ilmu pengetahuan metodologi penelitian, Bahasa, desian komunikasi visual,sastra, serta bidang ilmu dan subkyek lainnya.