Kembali
16
1
2023 Jurnal Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia Vol 2 · 1 ISSN 2962-5599

Analisis Bibliometric Tren Topik Penelitian pada Artikel Ilmiah Dosen Fakultas Rumpun Kesehatan Universitas Padjadjaran Tahun 2016 – 2020

Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran

Abstrak

Pemetaan pengetahuan dalam bidang ilmu kesehatan sangat penting untuk dilakukan karena membantu hajat hidup orang banyak. Banyaknya artikel ilmiah yang dipublikasikan oleh dosen Universitas Padjadjaran pada bidang kesehatan belum dibarengi dengan pemetaan mengenai tren topik penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tren topik penelitian pada artikel ilmiah dosen fakultas kesehatan Universitas Padjadjaran dan untuk mengetahui posisi topik penelitian yang telah dilakukan dengan topik kesehatan yang ada di dunia dan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode bibliometric dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis Co-word berdasarkan keberadaan kata kunci yang tersedia pada setiap artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tren topik penelitian pada artikel ilmiah dosen fakultas kesehatan pada tahun 2016-2020 adalah Children, Knowledge, dan Breast cancer. Fokus penelitian dosen fakultas kesehatan tahun 2016-2019 mengenai kesehatan anak, wanita atau ibu, dan kesehatan remaja, lalu fokus penelitian bergeser pada tahun 2019-2020 yaitu mengenai virus Covid-19. Sebagian kecil tren topik penelitian yang dilakukan dosen fakultas rumpun kesehatan telah selaras dengan topik kesehatan dunia dan Indonesia menurut World Health Organization. Tren topik penelitian dan topik penelitian yang masih sedikit dibahas dapat menjadi acuan serta rekomendasi untuk penelitian bidang kesehatan selanjutnya.

Abstract

Knowledge mapping in the field of health science is very important to do because it helps the lives of many people. The large number of scientific articles published by Universitas Padjadjaran lecturers in the health sector has not been accompanied by mapping of research topic trends. The aim of this research is to determine trends in research topics in scientific articles by lecturers at the Faculty of Health, Universitas Padjadjaran and to determine the position of research topics that have been conducted on health topics in the world and in Indonesia. The research method used is the bibliometric method with a quantitative approach using Co-word analysis based on the presence of keywords available in each scientific article. The research results show that the trend of research topics in scientific articles by health faculty lecturers in 2016-2020 is Children, Knowledge, and Breast cancer. The research focus of health faculty lecturers in 2016-2019 was on the health of children, women or mothers, and adolescent health, then the research focus shifted in 2019-2020, namely regarding the Covid-19 virus. A small number of research topic trends carried out by health faculty lecturers are in line with world and Indonesian health topics according to the World Health Organization. Trends in research topics and research topics that are still little discussed can become references and recommendations for further research in the health sector.
Keywords: bibliometric · co-word · trend research topic · science mapping · pemetaan pengetahuan · tren topik penelitian

Introduction

Perkembangan pengetahuan dalam berbagai bidang akan terus berjalan selaras dengan banyaknya penelitian yang dilakukan. Pada bidang kesehatan, adanya penelitian dapat membantu mengkomunikasikan hasil penelitian sehingga dapat membantu hajat hidup orang banyak. Penelitian dalam bidang kesehatan sendiri dinilai memiliki dampak yang tinggi bagi kesehatan masyarakat, karena dengan penelitian ini dapat membantu mengetahui informasi penting mengenai tren penyakit dan faktor resiko, hasil pengobatan, pola perawatan, evaluasi pengobatan dan lainnya (Nass et al., 2009). Penelitian dapat diartikan sebagai proses dalam menemukan sebuah jawaban. Biasanya terdapat laporan yang menyertai penelitian, laporan penelitian adalah laporan mengenai sebuah penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh ilmuwan perorangan, lembaga penelitian, perusahaan swasta maupun badan pemerintah (Sulistyo-Basuki, 2004). Universitas Padjadjaran yang selanjutnya disebut Unpad sebagai Perguruan Tinggi juga senantiasa mewajibkan sivitas akademikanya untuk selalu berinovasi dalam penelitian, selaras dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 51 tahun (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 51 Tahun 2015 Tentang Statuta Universitas Padjadjaran, 2015) tentang Statuta Universitas Padjadjaran riset yang diselenggarakan oleh Unpad meliputi riset dasar dan terapan dengan tujuan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa dengan arah dan tahapan yang jelas. Kegiatan riset Unpad tersebut dilaksanakan dalam bentuk mono disiplin, multidisiplin, interdisiplin, dan trans disiplin. Unpad sendiri memiliki berbagai jurnal ilmiah dalam berbagai bidang. Juga terdapat rumpun khusus yaitu rumpun kesehatan yang terdiri dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Farmasi. Selain itu terdapat website Direktori Kepakaran Unpad, dimana website ini merupakan penyimpanan data hasil penelitian dosen Univeristas Padjadjaran. Salah satu hasil penelitian yang dihasilkan oleh dosen Unpad secara berkala yaitu artikel ilmiah. Artikel ilmiah adalah artikel yang memperluas pengetahuan berdasarkan sebuah hasil penelitian yang memberikan penjelasan lebih lanjut tentang sebuah topik pengetahuan atau dapat diartikan juga sebagai artikel laporan dalam kemajuan bidang studi (Sulistyo-Basuki, 2004). Banyaknya kuantitas penelitian yang telah dilakukan oleh dosen Unpad belum dibarengi dengan adanya pemetaan mengenai hasil penelitian khususnya pada rumpun kesehatan. Pemetaan dilakukan untuk mengetahui tren topik penelitian dari artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad. Dengan mengetahui tren topik penelitian dapat melihat peluang topik penelitian untuk dilakukan selanjutnya dan juga mengetahui posisi topik penelitian apa saja yang telah dilakukan oleh dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad. Penelitian akan sangat bermanfaat jika memiliki hasil dan informasi yang baru. Maka mengetahui sebuah tren dalam penelitian cukup penting untuk diketahui oleh peneliti. Online Dictionary for Library and Information Science mendefinisikan kata trend sebagai berikut. “Movement in the development of a phenomenon, usually in a certain direction, sometimes measured statistically. Organization use trend analysis to anticipate future developments that might affect their interests” (ODLIS, 2013b). Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan tren adalah sebuah kontrol gerak dalam sebuah perkembangan dan pengembangan suatu fenomena. Dalam ilmu pengetahuan tren dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan dan pengembangan ilmu baru. Sehingga tren penelitian dapat menjadi penggerak berkembangnya bidang ilmu tertentu di masa yang akan datang. Sebelumnya penelitian mengenai tren topik penelitian dan peluangnya telah dilakukan oleh Aribowo (2019) mengenai kajian onomastik, pada penelitian ini diketahui pemetaan pengetahuan mengenai topik-topik penelitian yang sedang tren dan peluangnya. Dalam mengkaji lebih lanjut mengenai perkembangan tren topik penelitian maka diperlukan analisis bibliometric terhadap hasil penelitian atau artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad. Menurut Waltman, Eck, & Noyons (2010) dalam jurnal (Aribowo, 2019) Analisis atau penelitian bibliometric adalah sebuah teknik yang digunakan dalam menyediakan sebuah struktur jaringan yang merujuk pada pertanyaan-pertanyaan seperti apa topik topik utama yang ada pada bidang ilmu tertentu, bagaimana topik-topik tersebut saling berkaitan satu sama lain, dan bagaimana topik tersebut berkembang seiring berjalannya waktu. Bibliometric juga memiliki tujuan untuk “menjelaskan proses komunikasi tertulis dan sifat serta arah pengembangan sarana deskriptif perhitungan dan analisis berbagai fasel komunikasi” (Sulistyo-Basuki, 2016). Penelitian mengenai analisis bibliometric telah banyak dilakukan di berbagai bidang ilmu, analisis bibliometric dalam bidang kesehatan telah dilakukan salah satunya mengenai topik covid 19 yang menjadi perbincangan ilmiah pada 3 tahun terakhir. Analisis bibliometric pada topik ini menghasilkan adanya peningkatan tren penelitian pada covid-19 (Mukherjee, 2020). Penelitian lainnya yang dilakukan Huachang Liao et al., (2018) menganalisis big data pada penelitian Kesehatan, sama seperti penelitian sebelumnya penelitian ini melaporkan adanya peningkatan tren penelitian pada topik medical Big Data. Dan diketahui negara yang secara massive melakukan penelitian mengenai kedua topik tersebut yaitu Amerika Serikat dan Cina. Hasil penelitian ini mengungkapkan akan pentingnya analisis bibliometric untuk memahami tren penelitian global tentang bidang Kesehatan sehingga akan menjadi sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam membantu analisis bibliometric pada artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan, maka diperlukannya proses visualisasi. Proses visualisasi atau pemetaan keilmuan dapat membantu mengetahui subjek serta arah bidang keilmuan tersebut berkembang. Menurut Spasser peta merupakan alat relasi (relational tools) yang menyediakan berbagai informasi yang memiliki hubungan entitas yang dipetakan, lalu dapat juga mengkaji sekaligus memahami aktivitas ilmiah dengan penggambaran terstruktur (Kharis & Kurniawan, 2016).Visualisasi data bibliometric dilakukan dengan menggunakan visualisasi Vosviewer. Vosviewer adalah software dengan akses terbuka yang dikembangkan oleh Universitas Leiden untuk mengkonstruksi sekaligus memvisualisasikan data bibliometric.

Method

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode bibliometric. Metode bibliometric merupakan proses analisis yang menekankan aspek material dari usaha menghitung buku, artikel, publikasi, kutipan, secara statistik dari informasi yang tercatat dalam berbagai disiplin ilmu (De Bellis, 2009). Penelitian dilakukan di Unpad. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan penelitian dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad, yang terdiri dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas keperawatan dan Fakultas Farmasi tahun 2016–2020 berjumlah ± 10.000 laporan penelitian yang diperoleh dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling, dimana terdapat proses pengelompokan populasi yaitu (1) Sebagai populasi pertama laporan penelitian dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan dosen yaitu S2 dan S3. Secara acak dipilih dosen berpendidikan S3, (2) Selanjutnya laporan penelitian dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad dikelompokkan berdasarkan jenis penelitiannya yaitu artikel ilmiah/jurnal, prosiding, dan buku. Kemudian secara acak terpilih artikel ilmiah /jurnal. Maka sampel yang digunakan adalah artikel ilmiah dosen berpendidikan Strata 3 fakultas rumpun kesehatan Unpad tahun 2016-2020, yaitu sebanyak 2.888 artikel yang terdaftar pada Direktori Kepakaran Unpad. Proses penelitian mengadaptasi tahapan analisis bibliometric menurut Ranjbar Sahraei & Negenborn (2017) yaitu pertama tahap pengumpulan data, dilakukan dengan mengumpulkan artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad yang diperoleh dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DPRM). Kedua, tahap menentukan analisis bibliometric, analisis yang digunakan adalah analisis co-word berdasarkan keberadaan kata kunci, yang selanjutnya divisualisasikan. Tahap ketiga yaitu mengkomunikasikan hasil analisis dan visualisasi. Analisis menggunakan co-word.

Result & Discussion

Pemetaan tren topik penelitian sangat penting dilakukan untuk memudahkan para peneliti mengetahui topik penelitian apa saja yang sedang banyak dibahas. Sebelum melakukan pemetaan tren topik penelitian beserta pengklasterannya, berikut hasil pesebaran distribusi data artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad berdasarkan tahun dan fakultasnya Tabel 1. Distribusi artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan tahun 2016 – 2020 Tahun Frekuensi Artikel % 2016 194 6,7% 2017 345 11,9% 2018 537 18,6% 2019 787 27,3% 2020 1.025 35,5% Tabel 2. Distribusi artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan berdasarkan fakultas Fakultas Artikel Ilmiah % F. Farmasi 767 41% F. Kedokteran 1123 17% F. Kedokteran Gigi 492 13% F. Keperawatan 313 29% F. Psikologi 193 6,7% Tren topik penelitian dilihat berdasarkan analisis bibliometric dengan memanfaatkan visualisasi Vosviewer untuk melihat jaringan kata kunci pada artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad. terdapat 3 visualisasi yaitu Network visualization, Density visualization dan Overlay visualization. Berdasarakan hasil visualisasi co-occurrence dengan unit analisis berdasarkan keberadaan kata kunci atau keyword terdapat 221 item kata kunci dari total 7.604 item kata kunci. Selanjutnya dari 221 item terdapat 210 item yang saling terkoneksi satu sama lain, sedangkan 8 item lainnya tidak terkoneksi hanya berdiri sendiri. Gambar 1. Network visualization co-occurrence artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad tahum 2016 – 2020 Hasil dari visualisasi co-occurrence didapatkan sebanyak 23 cluster. Kata kunci yang paling banyak muncul adalah topik mengenai Children dan Knowledge. Pada gambar 1 dapat terlihat jaringan antara topik penelitian. Semakin besar ukuran lingkaran atau Node maka semakin banyak topik penelitian tersebut muncul. Berikut 10 besar tren topik penelitian dari artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad. Tabel 3. Tren topik penelitian dari artikel ilmiah dosen fakultas kesehatan tahun 2016-2020 Kata kunci Co-occurrence Children 70 Knowledge 58 Quality of life 44 Breast Cancer 41 Adolescent 37 Tuberculosis 33 Covid-19 31 Antioxidant 30 Hypertension 26 Attitude 25 Selanjutnya tren topik penelitian akan lebih dalam dianalisis dengan menggunakan visualisasi density dan sistem clustering, untuk melihat kepadatan serta hubungan antara topik penelitian (dalam tabel 4). Tabel 4. Sebaran topik penelitian pada artikel ilmiah dosen fakultas kesehatan berdasarkan cluster Cluster Keyword 1 (22 item) Andrographolide, antibacterial, antioxidant, antiviral, candida albicans, chalcone, chloramphenicol, cream, enterococcus faecalis, extract, formulation, hpmc, in silico, in situ gel, in vitro, mic, molecular docking, myrmecodia pendans, sarang semut, sensitivity, staphylococcus aureus, stretococcus mutans 2 (22 item) Anemia, complications, ferritin, helicobacter pylori, hemoglobin, histopathology, hiv, iron, iron overload, nasopharyngeal carcinoma, pediatric, pregnancy, prevalence, radiotherapy, recurrence, selenium, stunting, thalassemia, toxicity, treatment, vegf, vitamin d 3 (19 item) Aloe vera, atenolol, body mass index, cancer, caries, chronic periodontitis, dmf-t index, down syndrome, gel, motivation, obesity, oral health, parents, radon, saliva, salivary flow rate, salivary ph, solid phase extraction, stability 4 (17 item) Aging, anxiety, autophagy, blood pressure, cerebral palsy, covid-19, dental anxiety, depression, elderly, exercise, hypertension, perception, prolanis, quality of life, schizophrenia, training, type 2 diabetes mellitus 5 (16 item) Cerebrospinal fluid, diagnosis, intervention, malnutrition, microbiology, mpt64, mycobacterium tuberculosis, nutritional status, outcome, pregnant woman, prevention, pulmonary tuberculosis, recurrent aphtous stomatitis, serum, tuberculosis, tuberculous meningitis 6 (15 item) Alginate, characterization, chitosan, cocrystal, collagen, dissolution, glibenclamide, hplc, microcrystalline cellulose, nanoparticle, pharmacological activity, simvastatin, solid dispersion, solubility, tablet 7 (15 item) Anthocyanin, atopic dermatitis, breast cancer, caring, culture, curcumin, fatigue, hydrogel film, malaria, pain, pain management, preeclampsia, sacran, tnf-α, wound healing 8 (14 item) Aids/hiv, antibiotic, antibiotic resistance, cervival cancer, diabetes, family, garcinia mangostana l., health education, pneumonia, polymorphism, resistance, risk factors, stroke, α-mangostin 9 (12 item) Acute toxicity, alloxan, antidiabetic, diabetes mellitus, diabetic retinopathy, essential oil, ethanol extract, herbal medicine, hypoglycemic, medicinal plants, nutraceutical, sleep quality 10 (12 item) Adolescent, anticancer, apigenin, apoptosis, flavonoid, kaempferol, metastasis, prostate cancer, quercetin, radiotracer, smoking, zingiberaceae 11 (10 item) Adherence, age, behavior, cbct, counseling, elementary school, health promotion, mental health, student, systemic lupus erythematosus 12 (8 item) Chronic kidney disease, hemodialysis, incidence, oral squamous cell carcinoma, orofacial pain, questionnaire, reliability, validation 13 (7 item) Anti-inflammatory, cyclooxygenase, inflammation, metabolic syndrome, pharmacokinetics, physical activity, prostaglandin 14 (6 item) Antibiotics, education, entrepreneurship, evaluation, mortality, sepsis 15 (6 item) Attitude, infection, knowledge, osteoporosis, panoramic radiograph, practice 16 (5 item) Hospital, icu, nursing, palliative care, self efficacy 17 (4 item) Chemotherapy, children, identification, safety 18 (3 item) Immunohistochemistry, ki-67, pd-l1 19 (1 item) Engagement 20 (1 item) Gc-ms 21 (1 item) Job satisfaction 22 (1 item) Leprosy 23 (1 item) malocclusion Gambar 2. Density visualization co-occurrence artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad tahum 2016 – 2020 Gambar 3. Overlay visualization co-occurrence artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad tahum 2016 – 2020 Pada peta density visualization, menunjukan gambaran peta mengenai kepadatan item. Item diwakilkan oleh label. Setiap titik item mempunyai warna default yaitu warna berkisar dari biru hingga ke hijau hingga ke kuning. Semakin besar jumlah item di sekitar satu titik maka akan semakin tinggi bobot item di sekitarnya, dan semakin dekat warna item tersebut ke kuning. Sebaliknya jika bobot item rendah, maka warna yang muncul akan semakin biru. Dalam jurnalnya Chen (2016) mengatakan bahwa semakin banyak kata kunci yang sama muncul maka semakin erat hubungannya, dengan ini juga dapat menentukan tren topik penelitian. Topik yang tren yaitu Children, Knowledge, karena keduanya memiliki bobot item kepadatan yang besar dan warna yang ditampilkan berwarna kuning. Topik penelitian Children terdapat pada cluster 17, topik ini berjejaring atau berdekatan dengan topik lainnya yaitu helicobacter pylori, hiv, cancer, stunting, obesity,nutritional status, malnutrition, prevalence, knowledge, dan family. Topik penelitian ini terdapat pada rentan tahun 2017-2019 yang berfokus pada kesehatan anak dan berkaitan dengan berbagai penyakit anak. Pada tahun 2015- 2019 pembahasan mengenai kesehatan anak menjadi fokus penting, selaras dengan sasaran pembangunan kesehatan yang akan dicapai oleh Indonesia pada tahun 2025 salah satunya yaitu penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penurunan angka kekurangan dan kelebihan gizi pada masyarakat (obesity, overweight, stunting). Di berbagai belahan dunia pun topik mengenai kesehatan anak sedang menjadi fokus penting yang perlu dicapai bersama. Salah satunya terdapat pada tujuan MDG’s goals 4 yaitu reduce child mortality dan SDG’s goals 3 yaitu “ensure healthy lives and promote well-being for all at all ages” dimana terdapat satu sub tujuan mengenai pepnurunan tingkat kematian ibu dan bayi. Tren topik penelitian lainnya yang sedang banyak dibahas yaitu Knowledge. Kemunculan kata ini berdekatan serta berjejaring dengan kata, adolescent, students, atittude, education, counseling, hiv/aids, schizoprenia, anemia, breast cancer, treatment, tuberculosis, dan infection. Berbagai topik ini berfokus pada pengetahuan berbagai penyakit dan kesehartan pada remaja, seperti sikap, infeksi, kesehatan mental dan lainnya. Seperti yang sudah dijelaskan pada WHO topics mengenai kesehatan remaja di Asia Tenggara yaitu sebagai berikut, “The transition from childhood to adulthood involves dramatic physical, sexual, psychological and social developmental changes, all taking place at the same time. In addition to opportunities for development this transition poses risks to their health and wellbeing” (WHO, 2021) Pada tahun 2019 terdapat 1,5 juta kematian dikalangan remaja yang disebabkan oleh melukai diri sendiri, kematian ibu (diantara wanita, anemia defisiensi besi, gangguan depresi, cedra lalu lintas dan diare (WHO, 2021a). Tren topik penelitian dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad pada tahun 2016-2019 mengarah pada tujuan MDG’s dan SDG’s, serta mengikuti arah pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu mengenai kesehatan anak, remaja, dan kesehatan wanita. Tujuan ini juga selaras dengan WHO’s works yaitu mengenai Global Strategy for Woman’s, Chidren’s, and Adolescents Health 2016-2030. Topik yang menjadi fokus adalah mengenai tujuan untuk kesejahteraan kesehatan antara wanita, anak, dan remaja. Pada rentan tahun 2019-2020, tren topik penelitian artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad bergeser pada topik Covid-19, coronavirus, sars-cov-2, depression, flavonid, exercise, mental health, health promotion, student, stunting. Topik penelitian ini berfokus pada pandemi virus Covid-19 yang sedang melanda di seluruh dunia. Adanya topik penelitian baru, dapat dilihat pada peta overlay visualization item yang berwarna kuning adalah topik penelitian tahun 2019-2020. Tren topik penelitian pada artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad menunjukan beberapa kecocokan dengan fenomena yang terjadi di Indonesia maupun dunia, untuk pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan kembali penelitian pada bidang kesehatan. Dalam mengetahui topik penelitian yang telah dilakukan oleh dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad, maka dilakukan komparasi topik penelitian. Tabel 5. Komparasi topik penelitian Topik Penelitian Dosen S3 Fakultas Rumpun Kesehatan Unpad World Health Topic (WHO) World Health Topic (WHO) Indonesia Adolescent Adolescent health Adolescent health Age Ageing Ageing and health AIDS/HIV AIDS/HIV - Anemia Anemia Blood pressure Blood products Blood transfusion safety - Blood transfusion safety - Blood safety and health Laboratory Technologies - Cancer Cancer - Cervical cancer Cervical cancer - Children Child growth - Child Health Child health Children's environmental health Coronavirus - - Covid-19 Coronavirus disease (COVID-19) Depression Depression - Diabetes Diabetes Diabetes Elderly Elder abuse - Health promotion Health promotion - Herbal Medicine Hiv/aids HIV/AIDS HIV/AIDS Hospital Hospitals Hospitals Hypertension Hypertension - Immunohistochemistry Immunization - In vitro In vitro diagnostics - Infection Infection prevention and control - Leprosy Leprosy Leprosy Malaria Malaria Malaria Malnutrition Malnutrition - Medical plants Mental health Mental health Mental Health Nursing Nursing Nursing and Midwifery Nutritional status Nutrition - Obesity Obesity Obesity and overweight Oral health Oral health - Palliative care Palliative care - Physical acivity Physical activity Physical activity Pneumonia Pneumonia - Sepsis Self-care interventions for health Sepsis - - Traditional, complementary and integrative medicine Traditional medicine Tuberculosis Tuberculosis Tuberculosis Terdapat 39 topik penelitian yang selaras dengan topik kesehatan di dunia dan di Indonesia. Topik penelitian yang belum selaras ataupun topik kesehatan yang belum dilakukan penelitiannya oleh dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad, dapat menjadi acuan atau rekomendasi dalam memilih topik penelitian

Conclusion

Analisis bibliometric pada artikel ilmiah dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad menggunakan keberadaan kata kunci menunjukan tren topik penelitian. Fokus tren topik penelitian dosen fakultas rumpun kesehatan pada tahun 2016-2019 adalah mengenai kesehatan anak, wanita atau ibu, dan kesehatan remaja. Dengan topik paling banyak muncul yaitu Children, Knowledge. Pada tahun 2019- 2020 tren topik penelitian bergeser yaitu membahas virus Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini. Sebagian kecil topik penelitian yang telah dilakukan oleh dosen fakultas rumpun kesehatan Unpad telah selaras dengan topik kesehatan di dunia dan di Indonesia menurut WHO. Dengan demikian tren topik penelitian dan topik yang belum banyak dibahas masing-masing dapat menjadi peluang untuk menjadi pembahasan dalam topik penelitian selanjutnya.