Kembali
16
1
2025 House of Wisdom: Journal on Library and Information Sciences Vol 2 · 3 ISSN 3089-6002

Billboard Media as Public Communication for Mudik Gratis Participation

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo; Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Abstract

Public communication plays a vital role in disseminating government programs to citizens, particularly in campaigns that promote social participation. Specific Background: The East Java Provincial Transportation Agency utilized billboard media to inform the public about the 2023 “Mudik Gratis” (Free Homecoming) program, aiming to ensure safety and accessibility during the annual exodus period. Knowledge Gap: Despite technological advancements and the proliferation of digital media, the continued relevance and effectiveness of traditional billboards in influencing public behavior remain underexplored. Aims: This study investigates the effectiveness of billboards as a medium of public communication in enhancing community participation in the “Mudik Gratis 2023” program. Results: Using qualitative methods with purposive sampling of respondents aged 17–30 years, findings reveal that billboards remain effective in conveying clear, persuasive messages, particularly to audiences less engaged with digital media. Respondents acknowledged that the content was easily understandable and increased their enthusiasm to participate. Novelty: The study highlights that traditional outdoor media maintain communicative power in the digital era when strategically designed and placed. Implications: These findings emphasize the importance of integrating traditional and digital communication strategies in public service campaigns to maximize outreach and citizen engagement.
Keywords: Effectiveness · Billboard · Public Communication · Community Participation

Introduction

Berdasarkan peraturan presiden nomor 3 tahun 2004 terkait system pengelolaan angkutan umum arus mudik terpadu, sebagaimana Dinas Perhubungan sebagai perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan merancang agenda operasi pengelolaan angkutan mudik lebaran sebagai situasi dan kondisi wilayah tertentu dengan berfokus pada agenda operasi pengelolaan angkutan mudik lebaran nasional dan memfasiitasi fasilitas umum, serta memberikan akses-akses kemudahan yang dibutuhkan oleh masyarakat public dala peningkatan kualitas jasa transportasi [1]. Salah satu agenda program kerja guna meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas khususnya bagi pengendara sepeda motor, maka dengan berbagai pertimbangan tersebut, pemerintah menganjurkan kepada masyarakat untuk tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor, melainkan beralih ke moda transportasi umum, diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan dalam lalu lintas dengan menggunakan moda transportasi umum yang lebih aman [2]. Dalam rangka peningkatan layanan moda transportasi yaitu mudik lebaran 2023, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melakukan upaya dengan mengadakan kegiatan mudik gratis ditahun 2023 tersebut dengan penyediaan baliho sebagai informasi pelaksanaan pendaftaran dan rute pelaksanaan mudik gratis tersebut. Pelaksanaan mudik gratis merupakan penciptaan kondisi yang menunjang aktivitas mudik masyarakat Jawa Timur menjadi hal yang penting dilakukan agar aktivitas mudik terlaksana dengan baik, tertib, aman [2]. Maka dari itu diperlukan ruang untuk menjalin hubungan dan komunikasi antara pelaksana kebijakan dengan masyarakat sebagai objek sekaligus subyek program pemerintah, ruang tersebut adalah media informasi cetak yang menjadi program bidang angkutan jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur 2023 [3] Penelitian terdahulu terkait dengan efektivitas media baliho sebagai komunikasi public telah dilaksanakan dan memperoleh hasil yang tidak konsistensi. Penelitian menurut [4] “Pengaruh Karakteristik Papan Reklame Dalam Meningkatkan Retensi di Benak Masyarakat Pada Mina Wisata Umroh Jl. Ketintang Surabaya”dapat diinterpresikan bahwa papan reklame memiliki beberapa unsur dimensi yakni dimensi warna , dimensi pesan, dimensi efek dan dimensi gambar memiliki dampak signifikan dalam terjadi retensi pada pengunjung Mina Wisata Umroh terhadap billboard Mina Wisata Umroh, sedangkan penelitian menurut [5] dengan judul “Efektivitas Billboard dan Signboard sebagai Media Informasi Suroboyo Carnaval Park”, peneliti menyimpulkan iklan billboard atau baliho merupakan media yang memiliki dampak signifikan guna mempengaruhi khalayak publik untuk memutus berkunjung ke Suroboyo Carnaval Park, sedangkn penelitian yang dilakukan oleh [6] dengan judul “Efektivitas Penempatan Media Baliho (Billboard) Dalam Penyebaran Iklan Komersial di Banda Aceh” dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan papan reklame baliho sebagai media penyebaran informasi, menjadikannya sebuah factor keberhasilan pesan tersebut tersampaikan, walaupun diamati dari pandangan masyarakat tidak berpengaruh secara signifikan terhadap iklan komersial tersebut. Berdasarkan penjabaran penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti , ada salah satu peneliti dalam melakukan penelitian yang menjelaskan bahwa pemanfaatan papan reklame atau baliho sebagai alat penyebaran informasi menjadikan factor keberhasilan pesan tersebut tersampaikan, walaupun diamati dari pandangan masyarakat tidak berpengaruh secara signifikan terhadap iklan komersial tersebut. Hal ini melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penilitian yang bertujuan untuk mengamati secara mendalam kembali terkait efektivitas baliho dalam memberikan informasi kepada khalayak publik berdasarkan realita dan fakta yang mendalam yang berada dilapangan [7].

Method

Penelitian ini berfokus pada efektivitas media baliho sebagai komunikasi publik untuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam pulang kampung. Peneliti menggunakan metode yaitu metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan mengamati secara mendalam terkait fakta dan realita yang ada [7]. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan informan. Objek penelitian ini berfokus kepada masyarakat umum usia 17-30 tahun dan informan dari penelitian ini terletak di Comfeed Buduran, Perempatan Seruni, dan pertigaan Candi. Subyek penelitian ini berfokus kepada masyarakat umum usia 17-30 tahun dan informan dari penelitan ini sebanyak 6 responden yakni untuk memperoleh hasil data berupa lisan melalui wawancara.

Result & Discussion

A. Konsep Efektivitas Efektivitas berhubungan antara hasil yang ingin dicapai dan keinginan yang ingin diperoleh [8], peneliti [9] mengemukakan dalam sebuah bukunya yang berjudul Organization Theory and Design, semakin tinggi angka efektivitas maka akan menghasilkan tujuan yang diperoleh dalam kinerja tersebut. Efektivitas berfokus pada hail kinerja dan program kerja yang diukur efektif bilamana kinerja sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai [8]. Dari persepsi tersebut efektivitas media baliho diukur efektif bilamana media tersebut dapat mempengaruhi khalayak public [8]. B. Konsep Baliho Media papan reklame biasa sering kita sebut sebagai billboard merupakan alat peraga penyampaian informasi berisikan pesan yang ingin disampaikan dan biasanya dikaitkan dengan suatu agenda kegiatan yang akan dilaksanakan sehingga dapat dilihat oleh masyarakat, salah satunya dalam penelitian ini dikaitkan dengan mudik gratis 2023 [8]. Ukuran baliho ini bermacam-macam ukuran dari mulai kecil hingga besar dengan waktu publikasi yang sangat singkat [10]. Penempatan media alat peraga berupa baliho biasanya diletakkan dilokasi yang cukup strategis yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens akan terselenggaranya agenda kegiatan terdekat dengan tetap menjaga estetika keindahan lingkungan sekitar [8]. Dengan papan reklame baliho dapat menunjukkan pesan yang ingin disampaikan agar khalayak publik dapat mengetahui isi pesan yang terkandung dan sebagai sarana mempersuasi khalayak [11]. Melalui media baliho juga dapat mengekspresikan diri dengan menjalin hubungan interaksi dengan audiens walaupun komunikasinya cenderung pasif [12]. Jadi dapat disimpulkan bahwa media baliho merupakan alat peraga untuk mengekspresikan diri melalui symbol dan bahasa yang tercantum dalam media iklan baliho [13]. Gambar 1. Isi Baliho Mudik Bareng Gratis 2023 Didalam isi baliho tersebut dijelaskan tentang alur pendaftaran mudik bareng gratis 2023, tanggal keberangkatan, ucapan selamat hari raya idul fitri, dan persyaratan mudik bareng gratis 2023 yakni sudah melakukan vaksin booster. a) Comfeed Buduran b) Perempatan Seruni c) Pertigaan Candi Gambar 2. Lokasi Penempatan Baliho, Penempatan baliho ini tersebar dibeberapa ruas titik yaitu 3 titik: Comfeed Buduran, Perempatan Seruni, dan Pertigaan Candi. Gambar 3. Akun Instagram Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Selain mempromosikan informasi di media baliho, Pemerintah Provinsi Dinas Perhubungan Jawa Timur juga menggunakan media social berupa akun instagram milik @dishubjatim untuk memberikan informasi mengenai mudik gratis 2023 kepada masyarakat. C. Konsep Komunikasi Publik Komunikasi publik merupakan interaksi sesama manusia atau lebih yang dilakukan didalam organisasi maupun diluar organisasi, baik melalui media maupun secara tatap muka [14]. Ciri-ciri komunikasi publik menurut [14]: 1. Proses komunikasinya cenderung pasif. 2. Feedbacknya terbatas. Dapat disimpulkan bahwa komunikasi publik adalah kounikasi yang dilakukan antara komunikator dengan audiens dengan jumlah yang banyak dan dalam konteksnya komunikasi ini bisa dilakukan secara langsung maupun menggunakan alat peraga yakni menggunakan nernagai macam media [15]. Peneliti melakukan wawancara dengan berbagai narasumber terkait efektivitas media baliho sebagai komunikasi public untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pulang kampung dengan usia 17-30 tahun. Adapun peneliti yang mewawancarai beberapa narasumber, sebagai berikut: 1. Sidiq Nur Risky Sidiq Nur Risky pria berumur 21 tahun asli Surabaya ini hendak akan melakukan perjalanan mudik dari Surabaya ke Kabupaten Magetan dengan menggunakan angkutan umum bus gratis yang telah disediakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Sidiq Nur Risky memperoleh informasi mudik bareng gratis 2023 saat beliau pulang dari tempat kerjanya yang berada di Sidoarjo. Tepatnya didaerah Comfeed Buduran, beliau menjumpai baliho mudik bareng gratis 2023 yang terpampang jelas dipinggir jalan sekitar pertgaaan Comfeed Buduran. Tanggapan Sidiq Nur Risky terkait media baliho mudik bareng gratis 2023, “menurut saya baliho yang berisi tentang alur pendaftaran mudik gratis ini sangat jelas dan mudah dimengerti khalayak publik”. Pada media baliho mudik bareng gratis 2023 tersebut menjelaskan secara jelas alur pendaftaran dan syarat mengikuti mudik gratis 2023 yaitu sudah melakukan vaksin booster. 2. Mahendra Dicky Setiawan Mahendra Dicky Setiawan pria berusia 22 tahun kelahiran Sidoarjo ini hendak akan melakukan perjalanan mudik ke Kabupatn Madiun dengan menggunakan angkutan umum gratis dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur . Mahendra Dicky Setiawan yang keap disapa Diki pertama kali memperoleh informasi mudik bareng gratis 2023 dari seorang temannya saat pulang dari kuliah didaerah Sidoarjo, seorang kerabatnya menjumpai baliho muik bareng gratis 2023 tepatnya di Pertigaan Candi. Temannya pun mengambil foto baliho tersebut dan menshare foto baliho tersebut melalui media sosial whatsapp. Diki bersamaa keluarganya pun tertarik mengikuti dan mendaftarkan dirinya beserta keluarganya untuk mengikuti kegiatan mudik bareng gratis 2023. Tanggapan Diki terkait baliho tersebut bahwa”sangat bisa mas kalua menurut saya baliho yang ditempelkan ditempat umum sangat membantu pemudik dalam memahami program dari pemerintah terkait mudik gratis mas, disamping itu dengan adanya program mudik gratis sangat membantu pemudik dari segi ekonomi. Diki pun memutuskan perjalanan mudik Bersama sanak keluarganya, beliau pun merasa senang dan terbantu dengan kegiatan mudik bareng gratis 2023. 3. Ibnu Helga Nurardiansyah Ibnu Helga Nuradiansyah pria berusia 20 tahun berdomisili di Kabupaten Sidoarjo. Pria ini hendak akan melakukan perjalanan menuju Kabupaten Ponorogo. Ibnu Helga Ardiansyah yang kerap disapa Ega pertamakali menjumpai informasi mudik bareng gratis 2023 melalui media cetak baliho yang terpampang didaerah Comfeed Buduran, ketika beliau hendak akan melakukan kerja. Dan Ega pun tertarik dengan isi dari baliho tersebut dan mendaftarkan dirinya bserta sanak keluarga untuk berpartisipan dalam mudik bareng gratis 2023. Tanggapan Ega terkait baliho yaitu “menurut saya penggunaan baliho atau spanduk masih efektif, tergantung beberapa faktor, termasuk desain, lokasi penempatan, konteks pesan, dan sasaran audiens. Menurut Ega baliho dapat mempengrauhi ebuah audiens, jika desainnya menarik, isi pesannya yang jelas dan rinci , serta penempatan lokasinya secara strategis untuk mempersuasi khalayak publik. 4. Fenty Rahmawati Fajri Fenty Rahmawati Fajri perempuan berusia 23 tahun berdomisili Kabupaten Sidoarjo. Perempuan ini hendak melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi umum yaitu bus gratis dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bersama sanak keluarga ke Kabupaten Magetan. Perempuan bernama Fenty Rahmawati Fajri ini kerap disapa dengan fenty, pertama kali menjumpai informasi mudik bareng gratis 2023 ini ketika hendak berpergian dari Surabaya. Fenty pun mengamati isi dari baliho tersebut dan tertarik untuk mengikuti mudik bareng gratis 2023 bersama sanak keluarga, menurut Fenty mengungkapkan bahwa menurut saya baliho tersebut mudah difahami oleh audiens ya, karena isi baliho itu jelas dan padat. Tapi masyarakat awam yang gaptek mungkin bertanya mengenai 20 nama kabupaten/kota mana saja yang bisa menikmati mudik gratis tersebut , karena mereka kekurang informasi lengkap, sehingga perlunya penambahan 20 nama kota/kabupaten yang dijelaskan dibaliho, berbeda dengan masyarakat yang faham teknologi, mereka akan mencari tahu informasi lengkap melalui medsos. Kemudian terkait efektif, ya sangat membantu masyarakat terlebih yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. 5. Shinta Taqqiyah Nabila Nuha Perempuan bernama Shinta Taqqiyah Nabila Nuha kerap disapa dengan nama Shinta, berusia 22 tahun kelahiran asli Sidoarjo. Perempuan ini hendak akan melakukan perjalanan mudik menuju Kabupaten Nganjuk. Shinta pertama kali memeproleh informasi mudik bareng gratis 2023 dari temannyayang sedang balik menuju arah Sidoarjo. Temannya menjumpai baliho mudik bareng gratis 2023 tepatnya didaerah Perempatan Comfeed Buduran. Kemudian temannya mengambil foto baliho tersebut menggunakan gadgetnya dan menshare di media sosial whatsapp Shinta. Shinta pun mengamati isi baliho yang dikirim oleh temannya dan tertarik ikut mudik gratis 2023. Shinta pun turut ikut mendaftar mudik bareng gratis 2023 bersama keluargany. Tanggapan Shinta terkait media baliho “menurut saya baliho efektif digunakan dan biasanya diidentikkan dengan suatu agenda kegiatan yang akan dilaksanakan, baliho sasarannya pun luas bisa menjangkau seluruh kalangan yang belum terkoneksi dengan internet dengan baik dan isi pesannya mudah difahami dan dimengerti. 6. Andre Firmansyah Andre Firmansyah pria berusia 18 tahun yang kerap disapa dengan Andre asal Sidoarjo. Andre akan melakukan perjalanan mudik gratis 2023 dari Sidoarjo menuju Magetan. Andre pertama kali menjumpai baliho ketika beliau hendak pulang dari Sidoarjo, tepatnya di Comfeed Buduran . andre pun mengamati isi dari baliho mudik bareng gratis 2023 tersebut dan Andre berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Andre tidak sendirian melakukan perjalanan mudiknya, mereka bersama teman kerabatnya pun juga ikut serta dalam mudik bareng gratis 2023. Tanggapan Andre terkait baliho mengemukakan bahwa baliho ini masih tergolong efektif, desain yang menarik, dan isi pesan yang mudah difahami sehingga dapat meningkatkan partisipan dalam mudik gratis 2023. Menurut Andre, jika desain balihonya bagus dan isi pesan dapat difahami khalayak publik, maka akan banyak yang ikutserta dalam mudik tersebut. Dapat disimpulkan bahwa media baliho saat ini tergolong efektif, dikarenakan isi pesan yang dapat dimengerti khalayak publik dan dapat menjangkau seluruh kalangan dengan luas yang belum memiliki koneksi internet yang baik.

Conclusion

Penggunaan media cetak berupa baliho yang digunakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur masih dinilai efektif digunakan pada saat ini untuk menyampaikan informasi penting kepada khalayak publik. Walaupun kemajuan teknologi yang pesat sekarang ini, baliho masih kerap digunakan saat mendekati agenda kegiatan, salah satunya yakni mudik bareng gratis 2023. Adapun media baliho ini dinilai efektif karena dapat menjangkau seluruh kalangan baik muda atau tua yang masih blum terkoneksi internet dengan baik maupun ada yang sebagian orang yang gagap akan menggunakan teknologi modern saat ini, maka dengan ini Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menggunakan media cetak berupa baliho sebagai media alternative untuk menyampaikan sebuah komunikasi publik kepada khalayak masyarakat. Terbukti dengan diadakan wawancara dengan berbagai narasumber, narasumber memahami betul isi pesan yang tersampaikan dimedia baliho tersebut dan antusias turut berpartisipan dalam kegiatan mudik gratis 2023. Peneliti mewawancarai salah satu pemudik juga turut senang dengan kegiatan ini dinilai membantu dari segi ekonomi dan menciptakan mudik yang aman guna untuk meminimalisir angka kecelakan.