Kembali
16
1
2022 Warta Perpustakaan Pusat UNDIP Vol 15 · 1 ISSN 0126-4559

PERSEPSI MAHASISWA DALAM PELAYANAN UJI PLAGIARISME TUGAS AKHIR DI PERPUSTAKAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER STUDENT PERCEPTION OF PLAGIARISM TEST SERVICE LIBRARIAN IN POLITEKNIK NEGERI JEMBER LIBRARY

Politeknik Negeri Jember

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi mahasiswa terkait layanan uji plagiarisme di perpustakaan Politeknik Negeri Jember. Responden penelitian adalah mahasiswa yang melakukan uji plagiarisme, dengan jumlah 50 mahasiswa. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif untuk menjelaskan persepsi mahasiswa dalam layanan uji plagiarisme. Hasil penelitian menunjukkan uji plagiarisme direspon sangat baik oleh mahasiswa. Terbukti mahasiswa mengetahui alur uji plagiarisme dari flow chat yang disediakan oleh perpustakaan ( Sipora), teman, dan media komunikasi lainnya. Uji plagiarisme membantu meningkatkan orisinalitas terhadap karya tulis/ilmiah mahasiswa. Namun respon petugas bagian layanan uji plagiariarisme dinilai masih kurang memuaskan.

Abstract

The aimed this study was to know student perceptions of plagiarism test services at the Jember State Polytechnic library. The research respondents were students who did a plagiarism test 50 students. It used descriptive statistic to explain student perceptions of plagiarism test services. The results showed that response plagiarism test was very good by students, namely students knew the plagiarism test flow from the chat flow provided by the library, friends, and communication media. Plagiarism testing helps improve the originality of student writing. The service, especially responsive officers, is still considered unsatisfactory for the plagiarism test.
Keywords: Uji Plagiarisme · Layanan · Politeknik Negeri Jember

Introduction

Politeknik Negeri Jember merupakan perguruan tinggi vokasi di Kabupaten Jember. Menurut times Indonesia (2021) per Juli tahun 2021 webometric telah memberikan informasi yakni pemeringkatan Perguruan Tinggi Negeri yakni Politeknik Negeri Jember berada diurutan keempat dari Politeknik se- Indonesia. Perguruan tinggi vokasi yang memiliki nilai baik dan dipertimbangkan disekitar diimbangi dengan adanya sumber daya yang sesuai baik pengelola maupun mahasiswa. Keberadaan perpustakaan sangat membantu Politeknik Negeri Jember untuk meningkatkan pengetahuan utamanya menambah wawasan serta mendukung teori. Hakekatnya perpustakaan merupakan sumber informasi bagi mahasiswa atau pengunjung lainnya. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 Bab 1 pasal 1 Ayat 1 dan pasal 3 mengenai perpustakaan menyebutkan bahwa perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan /karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Pasal 3, perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Pelayanan di perpustakaan Politeknik Negeri Jember beragam diantaranya adalah pelayanan Tugas akhir berupa Unggah mandiri baik Tugas Akhir D3, Skripsi, ( D4) dan Tesis ( ( Pasca Sarjana/ S2) dalam SIPORA, penyerahan hard copy , unggah mandiri soft copy dan Praktek Kerja Lapang (PKL) dan Magang Kerja Industri untuk mahasiswa D3 dan D4, Praktek Pembelajaran dan Pemberdayaan Madyarakat (P3M), Pelayanan bimbingan tugas akhir mahasiswa, dan uji lplagiarisme. Semua aspek percepatan kelulusan bagi mahasiswa yang berada pada semester akhir. Ilmuwan dan akademisi dituntut untuk dapat melakukan berbagai penelitian dan menjunjung tinggi kejujuran akademik. Manifestasi dari kejujuran akademik tersebut ditunjukkan dengan menggunakan sistem anti plagiarisme yang berusaha untuk menghindarkan tulisan seseorang dari pelanggaran akademik seperti duplikasi ilegal, menyontek, plagiarisme, dan tindakan tidak bermoral lainnya (Ramdani, 2018). Sikap menghargai karya ilmiah juga menjadi salah satu ciri dari ilmuwan yang berintegritas. Pelayanan yang saat ini dijadikan sebagai salah satu syarat ujian ialah uji plagiarisme. Pada tahun 2013 sampai 2020 uji plagiarisme hanya dijadikan syarat pengumpulan hard copy tugas akhir, tetapi terdapat perubahan mulai 2020 sampai saat ini uji plagiarisme tugas akhir digunakan sebagai persyaratan ujian akhir yang berlaku bagi semua jurusan. Uji plagiarisme menjadi kewajiban untuk seluruh mahasiswa, sehingga dalam penelitian ini dibutuhkan beberapa responden mahasiswa sebagai stake holder utama pelayanan di perpustakaan. Uji plagiarisme bertujuan untuk meminimalisir tingkat pencurian karya orang lain. Menurut Shadiqi (2019) beberapa jenis plagiarisme dapat dibedakan dengan motivasi plagiarisme (disengaja dan tidak disengaja), bagaimana melakukan plagiarisme (penulisan tulisan tangan, parafrase yang tidak sesuai, dan ringkasan) dan plagiarisme sendiri (daur ulang teks, publikasi yang berlebihan atau duplikat, salami-slicing atau fragmentasi data. Kesalahan mahasiswa pada umumnya yang sering dijumpai adalah menuliskan rujukan tanpa menyebutkan pustaka atau sumber orisinilnya. Menurut Roig (2003) menyalin teks yang sebelumnya tanpa menyebutkan sumber orisinal merupakan salah satu bentuk dari plagiarisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pelayanan uji plagiarisme di perpustakaan Politeknik Negeri Jember.

Method

1. Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi sample yang digunakan sebesar 50 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling dari jumlah total, pengunjung perpustakaan yang melakukan uji plagiasi sebesar 50 mahasiswa pada bulan Februari 2022. Teknik pengambilan sampling adalah pengambilan sampel secara sengaja. Menurut Sugitono (2014) pengambilan sampling secara sengaja digunakan apabila sampel yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian. 2. Lokasi Penelitian Penentuan lokasi dilakukan secara purposive area , yaitu pengambilan lokasi secara sengaja berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Perpustakaan Politeknik Negeri Jember sebagai lokasi penelitian berada di kampus Politeknik Negeri Jember yang beralamat jalan Mastrip PO. BOX 164 Jember, Jawa Timur, Indonesia. Telepon: (0331) 333533 Email: politeknik@polije.ac.id. 3. Variabel Penelitian Variabel yang digunakan adalah persepsi mahasiswa sebagai variable terikat (X) dan layanan uji plagiarisme sebagai varibael bebas (Y). 4. Prosedur Pengumpulan Data Pengumpulan data menggunakan prosedur wawancara tertutup dengan mahasiswa. Wawancara yang dilakukan oleh peneliti dan berdsarkan persepsi mahasiswa yang digunakan sebagai sampel penelitian. Kegiatan wawancara meliputi deskrispsi responden, persepsi mahasiswa mengenai uji plagiarism, dan penilaian mahasiswa terhadapa layanan uji plagiarisme di Perpustakaan Politeknik Negeri Jember. 5. Teknik Analisis Deskriptif Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Analisis deskriptif merupakan analisis untuk menghitung atau mengolah sekurang-kurangnya satu statistik sampel, dengan cara menyusun sejumlah grafik dan tabel, dan dengan cara membandingkan hasil yang diperoleh dengan data lainnya (Rachmawaty, 2013). Analisis digunakan untuk mendapatkan persepsi mahasiswa dalam pelayanan uji plagiarisme di perpustakaan Politeknik Negeri Jember. Persepsi mahasiswa dituliskan dalam bentuk deskripsi mengenai layanan uji plagiarisme.

Result & Discussion

1. Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji persepsi mahasiswa dalam layanan uji plagiarisme di perpustakaan Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2022 di Perpustakaan Politeknik Negeri Jember. Hasil penelitian menunjukkan dengan mendeskripsikan perolehan hasil wawancara menggunakan kuisioner. 2. Karakteristik Responden Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang menjalani tugas akhir. Uji plagiarisme digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, dan tesis. Responden yang digunakan ialah sebanyak 50 mahasiswa dari seluruh jurusan yang datang ke perpustakaan Politeknik Negeri Jember. Karakteristik berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Gambar 4.1. Jenis kelamin pada penelitian ini tidak dibatasi, dikarenakan diambil total sampel. Hal ini berarti pada bulan Februari 2022 uji plagiarisme sebesar 60% yakni dengan jumlah 30 mahasiswi dan 40% dengan jumlah 20 mahasiswa yang melakukan uji plagiarisme di perpustakaan Politeknik Negeri Jember. Responden yakni mahasiswa yang melakukan uji plagiarisme berasal dari setiap jurusan di Politeknik Negeri Jember. Politeknik Negeri Jember memiliki 8 jurusan dan 1 program studi yaitu pascasarjana yang secara manajemen menginduk (masuk) dalam Jurusan Manajemen, program studi Agribisnis. Responden berdasarkan asal jurusan yang paling banyak untuk melakukan uji plagiarisme adalah Manajemen Agribisnis dengan jumlah 11 mahasiswa dengan persentase sebesar 22% (Tabel 4.1), kemudian dilanjutkan oleh jurusan Kesehatan dan pascasarjana agribisnis dengan masing-masing berjumlah 6 mahasiswa dengan persentase 12%. Urutan ketiga terdapat jurusan produksi pertanian, teknologi pertanian, dan Bahasa komunikasi dan pariwisata yang memiliki jumlah mahasiswa masing-masing sebanyak 5 mahasiswa dengan persentase sebesar 10%. Jumlah mahasiswa paling sedikit melakukan uji plagiarisme pada Februari 2022 adalah jurusan Teknik, peternakan, dan teknologi informasi dengan masing-masing berjumlah 4 mahasiswa dan persentase sebesar 8%. 3. Persepsi Mahasiswa dalam Layanan Uji Plagiarisme Seluruh mahasiswa yang menjalankan tugas akhir sangat memahami alur dan ketentuan pengumpulan untuk uji plagiarisme. Alur plagiarisme mudah dipahami dikarenakan perpustakaan menyediakan flow chart Gambar 4.2, sehingga memudahkan mahasiswa. Mahasiswa memiliki persepsi masing- masing untuk layanan uji plagiarisme. Mahasiswa mudah mengetahui alur uji plagiarisme dengan tiga hal yakni alur tertulis dari perpustakaan, layanan petugas, dan informasi dari sesama mahasiswa. Frekuensi pengujian plagiarisme yang dilakukan oleh mahasiswa untuk memporeh persentasekemiripan dibawah standar adalah 1 sampai 3 kali uji plagiarisme. Standar plagiarisme yang diterapkan oleh perpustakaan Politeknik negeri Jember secara lengkap dapat dilihat pada Tabel 4.2. Mahasiswa dengan jumlah frekuensi 1 kali uji plagiarisme sebanyak 17 mahasiswa dengan persentase sebesar 34%, untuk 2 kali uji dilakukan oleh 23 mahasiswa dengan persentase sebesar 46%, dan 3 kali uji dilakukan oleh 10 mahasiswa dengan persentase sebesar 20% (Gambar 4.3). Mahasiswa memberikan penilaian terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas ialah: 1)setiap petugas mampu melakukan pekerjaan sesuai bidang dan pekerjaan masing-masing di dalam perpustakaan, 2)petugas uji plagiarisme memiliki pelayanan yang dikenal tegas dan lugas kepada mahasiswa, 3)petugas memiliki keramahan yang dinilai cukup, dan 4)percepatan uji plagiarisme sangat membantu mahasiswa dalam merevisi kembali tugas akhirnya. Sebelum pandemic berakhir pengujian plagiarisme dilakukan secara online, namun pada Februari 2022 aturan pembelajaran masih hybrid, perpustakaan menerapkan penerimaan uji plagiarisme secara online dan offline. Pelayanan secara online sering menjadi penilaian yang kurang baik bagi mahasiswa diakrenakan respon petugas yang sangat lama. 4. Pembahasan Persepsi mahasiswa dengan adanya pengujian karya tulis ilmiah menggunakan uji plagirisme sangat diikuti dan mudah direspon oleh mahasiswa. Uji plagiarisme dimulai oleh perpustakaan Politeknik Negeri Jember adalah pada tahun 2013. Pengujian ini sangat mudah untuk dilakukan oleh mahasiswa mulai dari syarat plagiarisme, tata cara, jumlah bab yang termasuk dalam pengujian, dan bentuk file yang dikumpulkan yakni mendapatkan informasi dari teman. Apabila terdapat kesalahan dari file yang diberikan, petugas akan memberikan penjelasan bagian yang harus diperbaiki. Informasi yang diberikan oleh sesama mahasiswa sangat membantu petugas dalam percepatan uji plagiarisme. Informasi yang diberikan sesame mahasiswa tidak lepas dengan percepatan teknologi. Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Turwulandari, 2021) penelusuran dan penggunaan teknologi untuk mempermudah akses dalam informasi bagi mahasiswa. Frekuensi melakukan uji plagiarism berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengulangan sebanyak 2 kali uji plagiarisme sebesar 46% dari total 50 responden, kemudian 34% untukpengujian 1 kali, dan 20% untuk pengujian yang diualng selama 3 kali (Tabel 4.3). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Politeknik Negeri jember memiliki karya yang dapat dipertanggung jawabkan. Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Risparyanto (2020) uji plagiarisme membantu dan mengajarkan pada mahasiswa untuk menuliskan karya ilmiah orisinil dan layak untuk dipublikasikan. Frekuensi pengujian diberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) oleh petugas. Layanan petugas sangat membantu dalam percepatan mahasiswa untuk melakukan uji plagiarisme Mahasiswa memberikan penilaian terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas ialah: 1)setiap petugas mampu melakukan pekerjaan sesuai bidang dan pekerjaan masing-masing di dalam perpustakaan, 2)petugas uji plagiarisme memiliki pelayanan yang dikenal tegas dan lugas kepada mahasiswa, 3)petugas memiliki keramahan yang dinilai cukup, dan 4)percepatan uji plagiarisme sangat membantu mahasiswa dalam merevisi kembali tugas akhirnya. Sebelum pandemic berakhir pengujian plagiarisme dilakukan secara online, namun pada Februari 2022 aturan pembelajaran masih hybrid, perpustakaan menerapkan penerimaan uji plagiarisme secara online dan offline. Pelayanan secara online sering menjadi penilaian yang kurang baik bagi mahasiswa dikarenakan respon petugas yang sangat lama. Kecepatan pelayanan sangat mempengaruhi kepuasan pada mahasiswa, sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Astuti (2016) petugas perpustakaan memberikan kualitas pelayanan yang tinggi maka mampu meningkatkan kepuasan mahasiswa.

Conclusion

Pelayanan di perpustakaan terkait plagiarisme memiliki persepsi yang beragam bagi mahasiswa terkait keberadaan pengujian plagirisme dan pelayan petugas: 1. Uji plagiarisme mengajarkan pada mahasiswa untuk memberikan karya tulis yang orisinil. 2. Layanan petugas berdasarkan pengetahuan uji plagiarisme sangat baik 3. Kecepatan atau respon pelayanan petugas masih dinilai kurang memuaskan utamanya untuk pelayanan secara online. 2. Saran Pengelola perpustakaan dapat memberikan, pengarahan, dan manajemen terkait respon petugas uji plagiarisme utamanya pelayanan secara online. Perkembangan saat ini utamnya berbasis online harus diikuti semua petugas untuk meningkatkan kepuasan pengguna perpustakaan. Petugas lebih disarankan meningkatkan keramahan kepada pengguna baru perpustakaan sehingga mahasiswa tidak ada rasa takut salah ketika menghadapi petugas.