Analisis Penggunaan Google Drive dalam Manajemen Informasi di Kantor Villa
Universitas Indonesia; Universitas Indonesia
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Google Drive dalam manajemen informasi di kantor villa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif untuk melihat kepuasan pengguna dalam menggunakan Google Drive dengan model End User Computing Satisfaction (EUCS). Populasi penelitian menggunakan seluruh anggota kantor di salah satu pengelola villa di Bali yang berjumlah 34 orang dan selanjutnya dikatakan sebagai sampel jenuh. Uji analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda, pengujian hipotesis menggunakan Uji F dan Uji t. Hasil penelitian diketahui bahwa, tiga dari lima variabel bebas berpengaruh terhadap kepuasan pengguna diantaranya variabel accuracy/akurasi, ease of use/kemudahan penggunaan dan timeliness/ketepatan waktu dengan tingkat kepuasan diatas 80%. Pengguna lebih memilih dan menerima aplikasi yang mudah digunakan dengan keakuratan dan ketepatan waktu dalam mengakses Google Drive.</p>
Abstract
This study aims to determine the use of Google Drive in information management at the villa office. In this study, a survey research method was used with a quantitative approach to see user satisfaction in using Google Drive with the End User Computing Satisfaction (EUCS) model. The study population used all office members at one of the villa managers in Bali, totaling 34 people and was then said to be a saturated sample. In testing the data analysis using multiple linear regression analysis, testing the hypothesis using the F test and t test. The research results show that three of the five independent variables influence user satisfaction, including accuracy, ease of use and timeliness with a satisfaction level above 80%. Users prefer and accept applications that are easy to use with accuracy and timeliness in accessing Google Drive.
Keywords:
Google Drive
· information management
· utilization
Introduction
Penelitian pendekatan ini survei. menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Penelitian survei digunakan untuk melihat kepuasan pengguna dalam menggunakan Google Drive dengan model End User Computing Satisfaction (EUCS). Populasi penelitian menggunakan seluruh anggota kantor di salah satu pengelola villa di Bali yang berjumlah 34 orang dan selanjutnya dikatakan sebagai sampel jenuh. Teknik penentuan sampel yaitu teknik nonprobability sampling dengan pendekatan saturated sampling. Saturated sampling adalah teknik penentuan sampel dengan menggunakan seluruh populasi untuk dijadikan sampel 20 Variabel yang digunakan berasal dari model End User Computing Satisfaction (EUCS) yaitu variabel bebas (X) terdiri dari content/isi, accuracy/akurasi, format/bentuk, ease of use/kemudahan penggunaan, dan timeliness/ketepatan waktu, sedangkan variabel terikat (Y) yaitu user satisfaction/kepuasan pengguna. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan penyebaran kuesioner menggunakan Google Form. Data yang diperoleh dari responden, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data dengan jenis data kontinu menggunakan pengukuran data ordinal dari skala likert dan perhitungan analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 25. Pengukuran tingkat kepuasan pengguna terhadap variabel bebas yang memiliki pengaruh menggunakan skor penilaian skala likert yaitu sangat setuju (5), setuju (4), netral (3), tidak setuju (2), dan sangat tidak setuju (1). Teknik penyajian data diketahui untuk menyajikan data dalam bentuk yang jelas dan mudah dipahami. Pada penelitian ini, data disajikan dalam bentuk tabel dan ditafsirkan dalam nilai persentase. Ketentuan penafsiran besarnya persentase menggunakan interpretasi data sebagai berikut:2! Tabel 1 Interpretasi Data Persentase Kategori 100% 76%-99% 51%-75% 50% 2 2 Seluruhnya Hampir Seluruhnya Sebagian Besar Setengahnya 26%-49% 1-25% 0% Hampir Setengahnya Sebagian Kecil Tidak Satupun Sumber: Arikunto, 201322 Pada tahapan analisis data, digunakan analisis regresi linear berganda yang diawali dengan menguji instrumen penelitian yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Sebuah instrumen pada uji validitas dapat dikatakan valid dengan melihat angka koefisien korelasi Pearson Product Moment yaitu nilai r hitung > r tabel yaitu 0,30%. Sedangkan dalam uji reliabilitas, dinyatakan bahwa instrumen dikatakan reliabel jika koefisien Cronbach Alpha> 0,60 dan instrumen layak untuk digunakan dalam penelitian 2 Tahapan selanjutnya yaitu uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Uji asumsi klasik digunakan sebagai syarat untuk memprediksi apakah variabel berdistribusi atau tidak berdistribusi pada model regresi linear berganda dengan rincian pengujian yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi dan uji linearitas. Adapun uji hipotesis digunakan untuk mengetahui apakah variabel dapat diterima atau memiliki pengaruh dan sebaliknya. Rincian uji hipotesis yaitu menggunakan uji F (uji simultan), uji t (uji signifikansi) dan uji koefisien determinasi (R?). Persamaan regresi linear berganda yang ditetapkan sebagai berikut? Y=a+biXi+b2Xo+ ... +baXn+e Rumus pengukuran tingkat kepuasan pengguna pada penelitian ini ditandai dengan hasil akhir berupa persentase kepuasan dengan interpretasi kepuasan pengguna sebagai berikut: TKP = Total Skor Xn GSkor 55 xm)+(Skor S x m+(Skor N m) +(Skor TS x )+ (Skor STS xm) x 100% Tabel 2 Interpretasi Kepuasan Persentase Kategori 0% -20% 21% - 40% 41% - 60% 61% - 80% 81% - 100% Tidak Puas Kurang Puas Cukup Puas Puas Sangat Puas Sumber: Riduwan dalam Torey dkk, 2016
Result & Discussion
Deskripsi Data Deskripsi data pada penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan sepuluh pertanyaan diluar variabel yang ditentukan. Karakteristik responden diukur berdasarkan usia, jenis kelamin, dan pendidikan. Dari segi usia, diketahui sebagian besar responden berusia 17-27 tahun (59%) dan hampir setengah responden berusia 28-45 tahun (41%). Dari segi jenis kelamin, diketahui hampir seluruh responden adalah perempuan (79%) dan sebagian kecil responden adalah laki-laki (27%). Dari segi pendidikan diketahui sebagian besar responden berpendidikan sarjana (68%), hampir setengah responden berpendidikan diploma (29%), dan sebagian kecil responden berpendidikan SMA/SMK Sederajat (3%). Pada deskripsi data, pertanyaan diluar variabel yaitu dalam penggunaan Google Drive karena tuntutan pekerjaan. Hal tersebut diketahui diketahui dari jawaban sebagian besar responden menjawab tidak (59%). Responden juga menyatakan bahwa sebagian besar tidak ada (74%) menggunakan aplikasi lain dalam mengelola informasi, namun hampir setengahnya responden menjawab ada (26%) yaitu menggunakan Google Spreadsheet. Kategori Kkapasitas penyimpanan Google Drive milik responden diketahui hampir seluruhnya menggunakan akun pribadi (79%) dan sebagian kecil menggunakan akun organisasi (21%). Responden mengetahui Google Drive dapat digunakan untuk mengelola informasi yang hampir setengah responden menjawab saat kuliah (34%), setengahnya menjawab saat sekolah (50%), dan sebagian kecil responden menjawab saat bekerja (18%). Penggunaan Google Drive oleh responden dapat menghabiskan waktu diantaranya sebagian besar responden menjawab kurang dari 1 jam (53%), hampir setengahnya responden menjawab 1-2 jam (29%), sebagian kecil responden menjawab 3-5 jam (15%), dan sebagian kecil responden menjawab lebih dari 5 jam (3%). Tujuan responden dalam menggunakan Google Drive yaitu hampir setengah responden menjawab untuk mengumpulkan data informasi kantor (32%) dan untuk menyimpan data informasi kantor (44%), sebagian kecil responden menjawab untuk melayankan/menyebarkan informasi ke customer (24%). Selain itu, sebagian besar responden diketahui menggunakan laptop (56%), hampir setengahnya menggunakan smartphone (32%), dan sebagian kecil responden menggunakan komputer (12%) dalam mengakses Google Drive. Pada kecepatan akses Google Drive, sebagian besar responden menjawab cepat (59%). Kecepatan akses dalam mengakses situs web didasarkan dengan operator jaringan yang digunakan. Responden juga menyatakan bahwa setengahnya menjawab tidak perlu (50%) menggunakan panduan dalam mengoperasikan Google Drive. Analisis Data 1. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Tahapan awal analisis data yaitu dengan menguji instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Instrumen penelitian dapat digunakan apabila telah memenuhi syarat koefisien pearson product moment untuk uji validitas dan cronbach alpha untuk uji reliabilitas. Pada uji validitas diketahui variabel X1, X2, X3, X4, dan X5bernilai koefisien diantara 0,731 sampai dengan 0,777 > 0,30 dan variabel Y bernilai koefisien 0,690 sampai dengan 0,921 > 0,30 sehingga kedua variabel dinyatakan valid. Pada uji reliabel diketahui variabel X1, X2, X3, X4, dan X5 bernilai koefisien 0,611 sampai dengan 0,659 > 0,60 dan variabel Y 2. bernilai koefisien 0,904 > 0,60 sehingga kedua variabel dinyatakan reliabel. Uji Asumsi Klasik Pada uji asumsi klasik memiliki beberapa tahap pengujian yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi dan uji linearitas. Pengujian pada asumsi klasik dijabarkan sebagai berikut: Uji Normalitas Uji normalitas menggunakan metode Kolnogorov-Smirnov. Metode ini dapat dikatakan berdistribusi normal jika nilai signifikansi> 0,05. Tabel 3 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Asymp. Sig. (2-tailed) .200¢4 Sumber: Data SPSS diolah, 2023 Berdasarkan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,200 > 0,05. Sehingga data yang diuji diketahui memiliki nilai residual berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan untuk mengetahui adanya hubungan yang kuat antar variabel terikat (Y). Pengujian ini dapat dikatakan model regresi yang baik jika tidak terjadi ~multikolinearitas.Terjadinya multikolinearitas jika nilai tolerance dibawah 0,100 atau VIF diatas 10,000 maka hal tersebut dinyatakan terjadi multikolinearitas dan sebaliknya. Tabel 4 Uji Multikolinearitas Variabel Tolerance content/isi accuracy/akurasi format/bentuk ease of use/lkemudahan penggunaan timeliness/ketepatan waktu 741 .670 628 .698 .870 Sumber: Data SPSS diolah, 2023 VIF 1.350 1.493 1.592 1.432 1.150 Berdasarkan tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa nilai tolerance diatas 0,100 yaitu diantara 0,628 sampai dengan 0,870 atau VIF berada dibawah 10,000 sehinga tidak terjadi multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas menggunakan scatterplot untuk mengetahui perbedaan varian dari nilai residual. Pengujian dianggap memiliki model regresi yang baik dengan ditandai tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Analisis heteroskedatisitas dilihat dari titik-tittk yang menyebar disekitas sumbu 0 baik diatas maupun dibawah sumbu 0 dan tidak terdapat pola bergelombang, sehinggadapat dinyatakan tidak terjadi heteroskedastisitas. Gambar 1 Uji Heteroskedastisitas scatterslot Depengent Varable: Totsl Y Regression Studentized Residual Sumber: Data SPSS diolah, 2023 Berdasarkan gambar tersebut, maka dapat diketahui bahwa titik-titik tidak memiliki pola dan berada disekitaran sumbu 0, sehingga dapat diketahui bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi dilihat dari nilai Durbin-Watson untuk melihat terjadinya autokorelasi atau tidak. Pengujian pada model regresi yang baik jika tidak terjadi autokorelasi. Jika nilai d < dL /d > 4-dL yaitu terdapat autokorelasi dan jika nilai dU < d < 4-dU yaitu tidak terdapat autokorelasi. Tabel 5 Uji Autokorelasi R Model R Adjusted Square Square R Std. Error Estimate 1 .8792 Nilai 773 732 1.545 Sumber: Data SPSS diolah, 2023 of the Durbin- Watson 1.857 Durbin-Watson yaitu 1,857. Penentuan kriteria penerimaan atau penolakan gejala korelasi dilihat pada nilai dL dan dU. Perhitungan nilai dL dan dU berdasarkan jumlah variabel bebas dalam model regresi (k) yaitu 5 dan jumlah sampel (n) yaitu 34. Sehingga dapat ditentukan nilai nilai dL, dU, 4-dL, dan 4-dU sebagai berikut: Tabel 6 Perhitungan Durbin-Watson d 1,857 dL 1,144 dU 1,810 4dL 2856 4-dU 2,190 Sumber: Data diolah peneliti, 2023 Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui bahwa dU < d < 4-Du yaitu 1,810< 1,857 < 2,190 sehinggatidak terjadi gejala autokorelasi. Uji Linearitas Uji bebas variabel linearitas digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel dan terikat. Pengujian pada model regresi yang baik dinyatakan dengan. Hal ini dapat diikuti dengan nilai Sig. deviation from linearity > 0,05 maka terdapat hubungan linear antara variabel bebas dan variabel terikat. Tabel 7 Uji Linearitas Sig. deviation Variabel user satisfaction/kepuasan pengguna * content/isi user satisfaction/kepuasan pengguna * accuracy/akurasi user satisfaction/kepuasan pengguna * format/bentuk user satisfaction/kepuasan pengguna * ease of use/lkemudahan penggunaan user satisfaction/kepuasan pengguna * timeliness/ketepatan waktu from linearity 111 294 362 750 279 Sumber: Data diolah peneliti, 2023 Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui nilai Sig. deviation from linearity diantara 0,111 sampai dengan 0,750> 0,05 maka terdapat hubungan yang linear antara variabel X yaitu content/isi, accuracy/akurasi, format/bentuk, ease of use/lkemudahan penggunaan, dan timeliness/ketepatan waktu dengan variabel Y yaitu user satisfaction/kepuasan pengguna. 3. Uji Hipotesis Pada uji hipotesis dilakukan pengujian diantaranya koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Pengujian pada uji hipotesis dijelaskan sebagai berikut: Koefisien Determinasi Pengujian dalam koefisien determinasi dilakukan untuk mengetahui kontribusi variabel terikat yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Tabel 8 Koefisien Determinasi R Model 1 R 8792 Square Adjusted Square 773 732 R Std. Error Estimate 1.545 Sumber: Data SPSS diolah, 2023 of the Durbin- Watson 1.857 Berdasarkan tabel tersebut dapat diperoleh nilai koefisien determinasi (R?) adalah dipengaruhi sebesar oleh 0,773 atau content/isi, 77,3%user satisfaction/kepuasan pengguna accuracy/akurasi, format/bentuk, ease of use/kemudahan penggunaan, dan timeliness/ketepatan waktu sedangkan sisanya sebesar 22,7% dipengaruhi oleh variabel lain. - UiF Pengujian dalam uji F dilakukan untuk mengetahui pengaruh semua variabel bebas secara simultan dengan variabel terikat. Uji F dapat dikatakan berpengaruh secara simultan apabila nilai signifikan F < 0,05. Tabel 9 Uji F F 19.033 Sig. .000° Sumber: Data SPSS diolah, 2023 Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui bahwa nilai signifikan F 0,000< 0,05 makasemua variabel X yaitu content/isi, accuracy/akurasi, format/bentuk, ease of use/kemudahan penggunaan, dan timeliness/ketepatan waktu secara simultan memiliki pengaruh signifikan dengan variabel Y yaitu user satisfaction/kepuasan pengguna. Ujit Pengujian uji t dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh antara variabel X terhadap Y dengan melihat nilai signifikansi uji t < 0,05. Tabel 10 Uji t Variabel content/isi accuracy/akurasi format/bentuk ease of use/lkemudahan penggunaan timeliness/ketepatan waktu t 1.019 4.729 1.865 1.764 2.060 Sumber: Data SPSS diolah, 2023 Sig. 317 .000 .073 035 .049 Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui bahwa nilai signifikansi content/isi 0,317> 0,05, maka tidak terdapat pengaruh terhadap user satisfaction/kepuasan pengguna yang menunjukkan Ho diterima dan Hi ditolak. Nilai signifikansi accuracy/akurasi 0,000< 0,05, maka terdapat pengaruh terhadap user satisfaction/kepuasan pengguna yang menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai signifikansi format/bentuk0,073 < 0,05, maka tidak terdapat pengaruh terhadap user satisfaction/kepuasan pengguna yang menunjukkan Ho diterima dan Hs ditolak. Nilai signifikansi ease of use/kemudahan penggunaan0,035 < 0,05, maka terdapat pengaruh menunjukkan Hs terhadap diterima user dan satisfaction/kepuasan Ho ditolak. pengguna Nilai yang signifikansi timeliness/ketepatan waktu 0,049 < 0,05, maka terdapat pengaruh terhadap user satisfaction/kepuasan pengguna yang menunjukkan Hs diterima dan Ho ditolak. Pengujian hipotesis dapat diambil kesimpulan bahwa dari semua variabel yang memiliki pengaruh dan memenuhi nilai signifikansi < 0,05 yaitu variabel accuracy/akurasi, variabel ease of use/kemudahan penggunaan, dan variabel timeliness/ketepatan waktu. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui arah dan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat?. Berikut adalah hasil dari analisis regresi linear berganda: Tabel 11 Analisis Regresi Linear Berganda Unstandardized Coefficients Model 1 B (Constant) Total_X1 Total_X2 Total_X3 Total_X4 Total_X5 Std. Error 5.220 199 .858 .388 312 341 Standardized Coefficients Beta 2912 196 181 .208 177 .165 Sumber: Data SPSS diolah, 2023 .107 521 212 190 199 t 1.793 1.019 4.729 1.865 1.764 2.060 Sig. .084 317 .000 .073 .035 .049 Berdasarkan tabel tersebut, maka diketahui persamaan regresi linear berganda adalah sebagai berikut: Y =5,220 +0,199X1 + 0,858X2 + 0,388X3 + 0,312X4 + 0,341X5 + e Sehingga dapat diketahui bahwa a = 5,220 memiliki nilai positifmenunjukkan pengaruh yang searah dan tidak mengalami perubahan terhadap variabel x yang konstan. Variabel Ximemiliki nilai koefisien regresi sebesar + 0,199.Variabel Xomemiliki nilai koefisien regresi sebesar + 0,858. Variabel Xsmemiliki nilai koefisien regresi sebesar +0,388. Variabel Xsmemiliki nilai koefisien regresi sebesar +0,312. Variabel Xsmemiliki nilai koefisien regresi sebesar + 0,341. Sehingga jika variabel X15 mengalami peningkatan, maka user satisfaction/kepuasan pengguna Google Drive akan meningkat dengan asumsi variabel bebas lainnya konstan. Tingkat Kepuasan Pengguna Google Drive Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis, tingkat kepuasan pengguna Google Drive dapat diukur menggunakan variabel X yang memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel y yaitu accuracy/akurasi (X2), ease of use/kemudahan penggunaan (X4), dan timeliness/ketepatan waktu (Xs). Tingkat kepuasan pengguna terhadap accuracy/akurasi Tabel 12 accuracy/akurasi Item Pernyataan X2 1 X2 2 X2 3 Skor X2 TKP X2 SS (5) F 11 10 9 32% 29% 26% 150 413/510 x 100 % S@ % F 17 16 14 188 % 50% 47% 41% F 6 8 11 N@®) 18% 24% 32% 75 = Sumber: Data diolah peneliti, 2023 TS () % F 0 0 0 % 0% 0% 0% 0 STS (1) F 0 0 0 80% % 0% 0% 0% 0 Berdasarkan tabel tersebut diketahui pada variabel accuracy/akurasi terdapat 3 item pernyataan yang dapat disimpulkan bahwa Google Drive memberikan keakuratan dan kebermanfaatan informasi dalam manajemen informasi. Jarangnya ditemukan error/maintenance saat menggunakan Google Drive dapat memberikan kenyamanan kepada pengguna. Sehingga tingkat kepuasan pengguna terhadap accuracy/akurasi adalah 80% atau puas. Tingkat kepuasan pengguna terhadap ease of use/lkemudahan penggunaan Tabel 13 ease of use/kemudahan penggunaan Item SS (5) Pernyataan Xa_1 Xs X1 2 3 Skor X4 TKP X« F 9 8 9 26% 24% 26% 130 412/510 x 100 % S % F 19 17 18 @ 216 N@3) % 56% 50% 53% F 6 9 7 18% 26% 21% 66 = Sumber: Data diolah peneliti, 2023 TS () % F O O O 0% 0% 0% 0 STS (1) % F 0 0 0 81% 0 % 0% 0% 0% Berdasarkan tabel tersebut diketahui pada variabel ease of use/lkemudahan penggunaan terdapat 3 item pernyataan yang dapat disimpulkan bahwa kemudahan penggunaaan yang diberikan Google Drive baik dari penelusuran, pengelolaan dan pengguna yang tidak terbiasa mengoperasikan Google Drive memberikan respon positif oleh pengguna. Keberadaan Google Drive sangat membantu pekerjaan dalam mengelola informasi dan karena mudah dan digunakan, Google Drive sudah menjadi aplikasi sistem yang tidak pernah ditinggalkan selalu mengalami perkembangan di setiap masanya. Sehingga tingkat kepuasan pengguna terhadap ease of use/kemudahan penggunaan adalah 81% atau sangat puas. Tingkat kepuasan pengguna terhadap timeliness/ketepatan waktu Tabel 14 timeliness/ketepatan waktu Item SS (5) Pernyataan Xs_1 Xs5_2 X5_3 Skor X5 TKP X5 F 9 12 13 26% 35% 38% 170 417/510 x 100 % S@ % F 15 15 13 172 N@®) % 44% 44% 38% F 10 7 8 30% 21% 24% 75 = Sumber: Data diolah peneliti, 2023 TS () % F O O 0 % 0% 0% 0% 0 STS (1) F 0 0 0 82% % 0% 0% 0% 0 Berdasarkan tabel tersebut diketahui pada variabel timeliness/ketepatan waktu, terdapat 3 item pernyataan yang dapat disimpulkan bahwa ketepatan waktu dalam mengakses Google Drive selama 24 jam dapat mengurangi rasa jenuh pengguna. Kecepatan akses Google Drive dipengaruhi oleh koneksi internet, apabila dalam mengakses Google Drive terasa lambat kemungkinan ada kendala dalam koneksi internet. Google Drive menyediakan informasi dan fitur yang up to date serta mengikuti perkembangan kebutuhan pengelolaan informasi pengguna. Kemuktahiran dan kecepatan suatu sistem informasi dapat memberikan kesan yang bagus, sehingga tingkat kepuasan pengguna terhadap timeliness/ketepatan waktu adalah 82% atau sangat puas. Melalui ketiga variabel yang berhasil diukur kepuasan penggunanya, maka dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tingkat variabel accuracy/akurasi (X2), ease of use/kemudahan penggunaan (Xi), dan timeliness/ketepatan waktu (Xs) terhadap user satisfaction/kepuasan pengguna. Sehingga hipotesis H>, Hs, dan Hsdapat diterima dan hipotesis Hi, dan Hs ditolak dengan rata-rata tingkat kepuasan pengguna dari hipotesis yang diterima tersebut diatas 80%. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna lebih memilih dan menerima aplikasi yang mudah digunakan dengan keakuratan dan ketepatan waktu dalam mengakses Google Drive. Keberhasilan penerimaan aplikasi oleh pengguna dilihat dari seberapa mudahnya aplikasi tersebut dijalankan tanpa terjadinya kendala yang menyebabkan kurang minatnya pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut. Sesuai dengan penelitian terdahulu yang menyatakan kesuksesan penerimaan aplikasi tertinggi terdapat pada service quality. Kualitas pelayanan yang baik kepada pengguna akhir dapat memberikan rasa nyaman untuk tetap menggunakan Google Drive sebagai aplikasi manajemen informasi.
Conclusion
Keberadaan Google Drive memudahkan pengguna dalam manajemen informasi, salah satunya efektif dan efisien digunakan di Kantor Villa. Tujuan penggunaan Google Drive yaitu hampir setengah pengguna, diketahui untuk menyimpan data informasi kantor dan sebagian besar menggunakan laptop untuk mengakses Google Drive. Keberhasilan penerapan aplikasi atau sistem informasi, dapat dilihat dari kepuasan pengguna dalam penggunaan sistem tersebut. Pada model End User Computing Satisfaction diketahui tiga dari lima variabel mempengaruhi kepuasan pengguna. Variabel accuracy/akurasi mempengaruhi kepuasan pengguna dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05 dan tingkat kepuasan pengguna yaitu 80% atau puas. Penggunaan Google Drive di Kantor Villa sangat bermanfaat karena dapat menjangkau operator setiap villa dan detail informasi yang diberikan sangat akurat. Variabel ease of use/lkemudahan penggunaan mempengaruhi kepuasan pengguna dengan nilai signifikansi 0,035 < 0,05 dan tingkat kepuasan pengguna yaitu 81% atau sangat puas. Google Drive memberikan kemudahan penggunaan dalam mengelola informasi baik dari menyimpan, mengumpulkan, dan menyebarkan informasi. Variabel timeliness/ketepatan waktu mempengaruhi kepuasan pengguna dengan nilai signifikansi 0,049 < 0,05 dan tingkat kepuasan pengguna yaitu 82% atau sangat puas. Kecepatan akses Google Drive mempengaruhi kepuasan pengguna, jika terjadi kendala dalam pengaksesan, maka pengguna akan merasa tidak puas dengan menunggu lama memuat halaman situs web.