TELAAH SOFTWARE HADIS “SATU HARI SATU HADIS” KARYA PUSAT KAJIAN HADIS DALAM RANGKA PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI MAHASISWA DI UIN IMAM BONJOL PADANG
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Abstrak
Hadis pada era Android yang telah berkembang dalam bentuk software hadis. Salah satu software hadiskarya Pusat Kajian Hadis yang digandrungi oleh Ahmad Lutfi Fathullah yaitu “Satu Hari Satu Hadis”.“Satu Hari Satu Hadis” merupakan software hadis yang berguna untuk membantu mengarahkan prosespenghafalan hadis setiap harinya dengan hadis-hadis Nabi SAW. pilihan yang tematik dan simpel daririwayat Shahih Bukhari. Metode deskriptif analitis melalui penelaahan atas aplikasi “Satu Hari SatuHadis”, mulai dari mendeskripsikan tentang software “Satu Hari Satu Hadis” ini, pola penyajian hadisnya,kelebihan dan kekurangannya.Hasil penelitian ini akan mendeskripsikan tentang software “Satu HariSatu Hadis” ini, pola penyajian hadisnya, kelebihan dan kekurangannya.
Abstract
Hadith in the Android era that has developed in the form of hadith software. One of the hadith software bythe Hadith Study Center that is loved by Ahmad Lutfi Fathullah is "One Day One Hadith". "One Day OneHadith" is a hadith software that is useful to help direct the process of memorizing hadith every day withthe traditions of the Prophet SAW. thematic and simple selection of the history of Sahih Bukhari.Analytical descriptive method through a review of the "One Day One Hadith" application, starting fromdescribing the "One Day One Hadith" software, the presentation pattern of the hadith, its advantages anddisadvantages. The results of this study will describe the "One Day One Hadith" software, the pattern ofpresenting the hadith, its advantages and disadvantages.
Keywords:
Hadis Era Android
· Software Hadis
· “Satu Hari Satu Hadis
Introduction
Abad 21 tampaknya ditandai dengan teknologi sebagai trennya. Bagaimana tidak, kecanggihan yang dimunculkannya dirasakan oleh mayoritas manusia. Tidak ada kiranya manusia yang akan mengatakan bahwa kecanggihan teknologi merupakan sesuatu yang tak berdampak padanya. Teknologi telah menciptakan “logika zaman”nya sendiri—meminjam istilah Ibnu Khaldun. Dalam artian menjadi pusat perhatian dan kebutuhan semua manusia. Dengan adanya, menciptakan berbagai dampak positif terhadap kehidupan manusia, terlepas dari dampak negatif yang juga tercipta darinya. Terciptanya android merupakan salah satu dari adanya kecanggihan teknologi. Android dipahami sebagai sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux—yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk membuat aplikasi mereka sendiri. Pada awalnya, android dikembangkan oleh Android Inc—sebuah perusahaan pendatang baru yang membuat perangkat lunak untuk ponsel yang kemudian dibeli oleh Google Inc.(Ichwan dan Hakiky, 2013:15) Terbuka lebarnya akses pengembangan aplikasi berbasis android juga disambut baik bagi yang concern pada keilmuan hadis. Salah satunya Pusat Kajian Hadis (PKH) yang merupakan wadah dan media untuk mengkaji dan menyebarluaskan hadis-hadis Rasulullah SAW. PKH didirikan dalam rangka ikut menjaga kemurnian ajaran Islam, terutama yang bersumber dari hadis Rasulullah SAW.(https://pkh.or.id/) PKH sebagai salah satu pengembang software hadis di Indonesia telah menciptakan berbagai macam software hadis. Salah satunya adalah software hadis “Satu Hari Satu Hadis”. “Satu Hari Satu Hadis” merupkan software hadis yang memberikan pilihan tematik hadis yang simpel dan menarik yang semuanya bersumber dari Shahih Bukhari. Selain itu, software hadis ini juga dilengkapi dengan pesan yang memberikan intisari dari hadis, serta menjelaskan makna hadis jika terdapat arti hadis yang kurang jelas.(https://pkh.or.id/satu-hari-satu-hadis/) Uraian di atas mengambarkan bagaimana software hadis “Satu Hari Satu Hadis” memiliki aksiologi bagi kebutuhan seorang muslim. Tidak hanya berguna sebagai aplikasi yang akan menuntun seorang muslim untuk menghapal hadis, melainkan juga memiliki pemahaman tentang hadis yang dihapal. Berangkat dari itu, makalah ini akan mendeskripsikan tentang software hadis “Satu Hari Satu Hadis” karya Pusat Kajian Hadis.
Method
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Metode ini berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti, penelaahan aplikasi “Satu Hari Satu Hadis”, mulai dari mendeskripsikan tentang software “Satu Hari Satu Hadis” ini, pola penyajian hadisnya, kelebihan dan kekurangannya.
Result & Discussion
Pusat Kajian Hadis dan Digitalisasi Hadis Hadirnya Pusat Kajian Hadis (PKH) dalam mengembangkan software hadis mewarnai belantika digitalisasi hadis yang secara tidak langsung PKH berarti mendukung proses digitalisasi hadis itu sendiri. Selain itu, juga merupakan angin segar bagi perkembangan keagamaan di Indonesia. Hal ini didasarkan bahwa masih minimnya peminat kajian hadis di Indonesia yang ditandai dengan masih jarangnya peminat kajian Hadis di Perguruan Tinggi Islam.(Fahrudin, 2019: 38) Di samping itu, banyaknya hadis palsu yang beredar di tengah masyarakat yang menimbulkan kekeliruan dalam beragama umat Islam sebagai pengamal hadis, apalagi mahasiswa yang belajar hadis dan peneliti yang mencantumkan hadis pada karya tulisnya, harus berhati-hati dalam memilih hadis yang benar-benar berasal dari Rasulullah SAW,(Makdis, 2016: 54) sebab hadis merupakan sumber hukum Islam kedua setelah al-Quran dan mempunyai peranan penting, terutama sebagai hujjah dalam menetapkan hukum. Oleh karena itu, validasi sebuah hadis harus menjadi perhatian.(Hidayat, 2018: 38–40) Sebagai sebuah pengembang software hadis PKH memiliki visi dan misi. Adapun visinya yaitu berkhidmat untuk kepentingan Islam melalui kajian-kajian hadis Rasulullah SAW., menjadi pusat informasi hadis, dan menjadi pusat kajian hadis.(https://pkh.or.id/tentang-kami/profil-pusat-kajian-hadis/) Sementara misi PKH adalah menjaga kemurnian ajaran Islam dengan memperkuat kajian dua sumber ajaran; al-Quran dan Hadis, memfasilitasi kebutuhan penelitian hadis dengan menyediakan sarana perpustakaan dan media penunjang dan menyebarluaskan ilmu-ilmu yang bersumber dari al-Quran dan Hadis melalui media cetak dan elektronik juga melalui pendidikan. PKH sendiri beralamat di Jalan Gatot Subroto Kav. 23 Kuningan Jakarta.(https://pkh.or.id/tentang-kami/profil-pusat-kajian-hadis/) PKH didirikan oleh Ahmad Luthfi Fathullah kelahiran Kuningan Jakarta, 56 tahun yang lalu, merupakan lulusan S3 Universitas Kebangsaan Malaysia yang telah menulis puluhan buku dan memiliki pengalaman mengajar di berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. Melihat dari buku-buku karangan Ahmad Luhfi Fathullah, beliau tampaknya memang expert pada bidang hadis—yang mana karya-karyanya yaitu Hadis-hadis Keutamaan dan al-Quran, Rumus-rumus Hadis dan Rijal al-Hadis, Seri Hadis untuk Anak, Hadis-hadis Lemah dan Palsu dalam Kitab Durratun Nashihin, dan lain-lain sebagainya.( https://pkh.or.id/tentang-kami/profil-dr-ahmad-lutfi/) Meningkatnya kebutuhan informasi masyarakat membuat PKH berupaya mengembangkan software hadis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam perkembangannya PKH telah merilis berbagai macam software di antaranya Potret Pribadi Nabi Muhammad; Masuk Surga; Satu Hari Satu Hadis; al-Quran al-Hadi; 40 Hadis Mudah dihafal; Membuka Pintu Rezeki melalui Wirid Pagi dan Petang; Hazarta; 40 Kumpulan Ayat Populer; Fatwa dan Tausiyah MUI; Manasik Haji dan Umrah; Qurban: Sejarah, Fiqh, dan Fadhilah.(Play Store) Melihat kepada software hadis yang dikembangkan oleh PKH—PKH tampaknya tidak hanya memfokuskan software-nya untuk peneliti hadis semata, melainkan juga untuk informasi kajian hadis bagi masyarakat umumnya dan muslim khususnya yang dapat diunduh secara bebas di Play Store. Mengenal Software “Satu Hari Satu Hadis” Sejak dirilis pada 1 Muharram 1437 / 15 Oktober 2015 software “Satu Hari Satu Hadis” telah diunduh 100 ribu kali di Play Store. Software ini memuat hadis-hadis simple yang menarik yang bersumber dari shahih Bukhari yang dilengkapi dengan terjemahannya dan intisari hadis. Keunggulan Kitab Shahih Bukhari yang dikutip dalam software ini tidak perlu diragukan lagi—diakui oleh mayoritas ulama sebagai kitab terbaik setelah al-Quran. Hal ini dikarenakan keberhasilan Imam Bukhari sebagai penghimpun dalam menggumpulkan hadis-hadis yang berkualitas shahih dengan standar dan metodologi yang sangat ketat.(Taufik, 2018: 33) Hal demikian membuat Beliau dikenal sebagai sebagai penghimpun hadis yang sangat teliti dan ketat dalam memverifikasi hadis (al-Tashshih wa al-Tadh’if).(Muhsin, 2016:279) Keunggulan dari Kitab Shahih Bukhari ini tampaknya yang membuat PKH sebagai pengembang software menggunakan hadis Shahih Bukhari di dalam software hadis tersebut. Pada fitur pengantar di dalam software hadis “Satu Hari Satu Hadis” ini dijelaskan mengapa pentingnya mengembangkan software hadis. PKH sebagai pengembang software mengungkapkan bahwasanya “berbeda dengan gerakan membaca al-Quran yang sudah gencar di Indonesia, gerakan membaca hadis belum segencar al-Quran—padahal hadis adalah sumber agama kedua setelah al-Quran.” Berdasarkan penjelasan di atas, tampaknya alasan pemakaian nama software “Satu Hari Satu Hadis” didasarkan pada gerakan untuk membaca hadis setiap harinya segencar membaca al-Quran. Lebih lanjut, PKH di dalam fitur pengantar software hadis ini mengatakan “setiap harinya anda akan dikirimi notifikasi yang memberi gambaran tentang hadis itu. Dengan tema hadis yang berbeda setiap bulan, anda akan mempelajari hadis-hadis dengan mudah, dan tanpa lelah anda akan mempelajari 354 hadis dalam setahun.” Setelah mengunduh software hadis ini dan membukanya pengguna akan diarahkan tentang petunjuk penggunaan software ini—sehingga pengguna dapat dengan mudah menggunakan software hadis ini. Penggunaannya sangat sederhana, pengguna hanya perlu geser kanan jika ingin melihat pesan hadis dan geser kiri jika ingin melihat hadis yang hendak dibaca, hapal, dan pahami pada tiap harinya, juga jika ingin melihat hadis kemarin atau besoknya pengguna cukup menyentuh layar android-nya pada petunjuk yang diarahkan. Seperti tampilan berikut: Kemudian jika pengguna telah paham dengan petunjuk yang diarahkan, pengguna dapat menghilangkan petunjuk tersebut dengan mencenteng pada kotak ‘jangan munculkan lagi pesan ini’, sehingga ketika pengguna membuka software hadis tersebut maka tampilannya akan berubah seperti gambar di bawah ini—yang mana software akan menampilkan hadis pada hari pengguna mengaksesnya. Di dalam software “Satu Hari Satu hadis” ini terdapat beberapa fitur, yaitu: Fitur menu. Fitur menu dalam aplikasi ini disimbolkan dengan tiga garis yang terletak di sudut atas kiri pada halaman beranda. Dalam fitur menu ini terdapat 7 tombol, yaitu; beranda, hadis pilihan, pengaturan, pengantar, donasi, tentang PKH, dan keluar. Pertama, tombol beranda merupakan halaman yang memuat hadis pada hari pengguna mengaksesnya. Kedua, tombol hadis pilihan merupakan halaman untuk menyimpan hadis yang disukai oleh pengguna. Cara menyimpannya pengguna cukup menekan tombol hijau di sudut kanan bawah pada halaman beranda hadis yang ditampilkan. Ketiga, tombol pengaturan ini memuat tentang bahasa yang ingin digunakan pengguna dalam software ini, warna background dan teks widget yang diinginkan, serta pengaturan kalibrasi kalender. Keempat, tombol pengantar berisi penjelasan tentang software hadis ini. Kelima, tombol donasi memuat tentang No. Rekening tujuan bagi yang ingin berdonasi. Keenam, tombol tentang PKH berisi informasi tentang pengembang software ini; PKH dan narahubungnya. Ketujuh, tombol keluar digunakan untuk menutup software ini. Fitur pencarian Fitur pencarian di dalam software ini merupakan salah satu fitur terpenting di dalam software hadis ini, karena dengan adanya fitur ini memudahkan pengguna untuk menemukan hadis yang hendak dicari. Pada software ini fitur pencarian disimbolkan dengan gambar kaca pembesar di sudut kanan atas pada halaman beranda. Jika kata kunci yang dimasukkan tersedia atau ditemukan, maka software akan menampilkan tema-tema yang memuat kata kunci tersebut. Sebaliknya, jika kata kunci yang dimasukkan tidak tersedia, maka hanya muncul tampilan layar putih yang artinya kata kunci yang dicari tidak tersedia. Kalender Hijriyah Fitur yang menarik dalam software ini adalah terdapatnya kalender Hijriyah yang terletak di sudut kanan atas di sebelah kanan fitur pencarian yang disimbolkan dengan gambar kalender. Dengan adanya kalender ini tentu akan mempermudah pengguna untuk mengetahui tanggal dalam kalender Hijriyah, yang mungkin hanya mengetahui tanggal dalam kalender Masehi selama ini. Pola Penyajian Hadis Software hadis yang menyajikan hadis umumnya memiliki pola-polanya tersendiri. Hal ini sebagai wujud dari inovasi pengembang agar aplikasinya dapat diminati banyak orang. Serta, memberikan pengalaman yang berbeda dalam mempelajari hadis di era kemajuan teknologi ini.(Fahrudin, 2019: 42) Ragamnya pola penyajian hadis ini tentu dilatarbelangi akan tujuan suatu software hadis tersebut dikembangkan. Pola penyajian hadis pada software ini persis seperti nama software-nya yaitu dengan menampilkan satu hari satu hadis pilihan yang simpel juga menarik yang setiap bulannnya memiliki tema berbeda dari Shahih Bukhari—yang dilengkapi dengan terjemahan dan pesan dari hadis tersebut, sehingga memudahkan pengguna untuk dapat memahami hadis yang ditampilkan. Meski pola penyajian software ini satu hari satu hadis ini, namun pengguna dapat mengakses hadis yang terlewatkan pada hari sebelumnya yang belum sempat dipahami sekiranya. Begitupun, jika ingin mengetahui hadis yang akan ditampilkan pada hari selanjutnya pengguna dapat mengakses. Penulis melihat tampaknya PKH sebagai pengembang software ingin memastikan agar si pengguna dapat benar-benar memahami hadis bahkan menghapalnya, sehingga akses hadis pada hari sebelumnya dan selanjutnya dapat dengan mudah dilakukan. Hal yang menarik dalam software “Satu Hari Satu Hadis” ini bahwasanya terdapat keterangan No. hadis padanya. Seperti yang diketahui dalam software ini hanya mengutip hadis Shahih Bukhari—sehingga tidak diragukan lagi kevalidan hadis yang ditampilkan dan adanya No. hadis yang ditampilkan pengguna dapat melakukan check and recheck secara langsung ke kitab hadis untuk menguji kevalidannya. Kelebihan dan Kekurangan Ada beberapa kelebihan yang tampak dan penulis rasakan setelah meneliti dan menggunakan software hadis ini, di antaranya: pertama, hadis yang ditampilkan sederhana dan tidak terlalu panjang sehingga untuk membaca dan memahami satu hadis dalam satu harinya tidak membutuhkan waktu yang lama—cukup 5 menit, juga tidak membutuhkan konsentrasi atau kefokusan yang mendalam untuk memahaminya. Di manapun dan kapanpun pengguna dapat membaca dan memahaminya bahkan tidak hanya untuk hadis hari ini saja melainkan hadis pada hari yang lalu ataupun hari selanjutnya. Hal ini akan menambah pengetahuan dan wawasan sebagai seorang Muslim dan setelahnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, software “Satu Hari Satu Hadis” ini merupakan inovasi baru dalam menghapal dan memahami hadis, karena pola penyajian hadis ini satu hari satu hadis, maka pengguna dapat menargetkan menghapal hadis yang ditampilkan tiap harinya tanpa perlu pusing memikirkan hadis apa yang hendaknya dipilih untuk dihapal. Ketiga, terdapatnya harakat dan intisari pada software hadis ini menjadi poin tambahan tersendiri pada software ini, sehingga siapapun tanpa terkecuali dapat menggunakannya. Di balik kelebihan yang dimilikinya software ini tentunya juga memiliki kekurangan yang tidak dapat dipungkiri walau hal demikian tidak mempengaruhi kebermanfaatan yang terdapat padanya. Pada pengantar software tersebut dituliskan bahwa software hadis ini memiliki notifikasi sebagai pengingat untuk membuka hadis. Namun, setelah penulis men-download dan menggunakan software ini tidak terdapat pengaturan tentang notifikasi padanya. Tidak adanya notifikasi pengingat ini yang terkadang membuat pengguna lupa untuk membuka software.
Conclusion
Berdasarkan pembahasan di atas, penulis dapat mengambil kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah yang dipertanyakan di bab pendahuluan, yaitu sebagai berikut; Software “Satu Hari Satu Hadis” merupakan software hadis yang memuat hadis-hadis simpel yang menarik yang bersumber dari Shahih Bukhari yang dilengkapi dengan terjemahannya dan intisari hadis serta memiliki tiga fitur; fitur menu, pencarian hadis, dan kalender hijriyah. Pola penyajian hadis ini persis seperti nama software ini dengan menyajikan satu hari satu hadis, dan uniknya pengguna tetap dapat mengakses hadis yang terlewatkan pada hari sebelumnya jika belum sempat memahaminya dengan sempurna atau membuka hadis yang akan ditampilkan pada hari selanjutnya. Dalam artian, pengguna dapat mengakses hadis yang ditampilkan dalam rentang waktu 354 hari atau dalam 1 tahunnya. Kelebihan software hadis ini terdapat pada beberapa hal; pertama, hadis yang ditampilkan sederhana dan tidak terlalu panjang sehingga untuk membaca dan memahami satu hadis dalam satu harinya tidak membutuhkan waktu yang lama. Kedua, inovasi baru dalam menghapal dan memahami hadis, karena pola penyajian hadis ini satu hari satu hadis—yang tanpa disadari pengguna telah memahami 354 hadis selama setahun. Ketiga, terdapatnya harakat dan intisari tentang hadis yang ditampilkan menjadi poin tambahan tersendiri pada software ini, sehingga siapapun tanpa terkecuali dapat menggunakannya. Sementara kekurangannya terletak pada tidak adanya notifikasi penginggat untuk membuka software hadis sehingga hal ini yang terkadang membuat si pengguna lupa untuk mengaksesnya.