Keberadaan Ilmu Komunikasi dan Perkembangan Teori Komunikasi dalam Peradaban Dunia
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Abstrak
Teori komunikasi adalah win-win solution atau pedoman bagi manusia untuk membantu memahami serta mempelajari fenomena, gejala, dan proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali keberadaan ilmu komunikasi dan perkembangan teori komunikasi dalam peradaban dunia. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu studi pustaka, yang dilakukan dengan cara mempelajari referensi-referensi buku, artikel, dan browsing internet. Pengumpulan data dengan memanfaatkan daftar pustaka ini adalah agar dapat lebih mendukung objek penelitian.
Abstract
Communication theory is a win-win solution or a guide for humans to help understand and study phenomena, symptoms, and communication processes. This study aims to explore the existence of communication science and the development of communication theory in world civilization. The approach used is a qualitative method, namely literature study, which is carried out by studying book references, articles, and browsing the internet. Collecting data by utilizing this bibliography is so that it can better support the object of research.
Keywords:
Ilmu Komunikasi
· Perkembangan
· Teori komunikasi
· Peradaban dunia
Introduction
Sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu sama lain, manusia tidak akan pernah terlepas dari komunikasi. Hubungan antar manusia tidak mungkin terjadi tanpa adanya komunikasi. Komunikasi pun menjadi syarat utama bagaimana hubungan antar manusia dapat terwujud. Komunikasi erat kaitannya dengan kehidupan manusia. Dari sejak manusia lahir, manusia sudah melakukan komunikasi. Dr. Everett Kleinjan bahkan menyebut komunikasi sebagai bagian kekal dari kehidupan manusia selayaknya bernafas yang berarti sepanjang ia hidup ia perlu melakukan komunikasi. Namun seiring perkembangan zaman komunikasi sekarang selalu dikaitkan dengan media massa, itulah mengapa penting untuk mempelajari teori komunikasi sebagai win-win solution atau solusi yang menguntungkan untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik mengenai keberadaan ilmu komunikasi dan perkembangan teori komunikasi dalam peradaban dunia.
Method
Teknik pengumpulan data menggunakan metode kualitatif yaitu studi pustaka, yang dilakukan dengan cara mempelajari referensi-referensi buku, artikel, dan browsing internet. Penelitian dengan metode kualitatfif bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena yang sedalam-dalamnya dengan cara pengumpulan data yang sedalam-dalamnya pula, yang menunjukkan pentingnya kedalaman dan detail suatu data yang diteliti. Pengumpulan data dalam tulisan ini dengan memanfaatkan daftar pustaka agar dapat lebih mendukung objek penelitian.
Result & Discussion
Pengertian Teori Komunikasi Menurut Harlod D Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa”.(who says what in which channel to whom and with what effect). Sedangkan Menurut Onong Uchjana Efendi, Komunikasi adalah Proses penyampaian pesan kepada orang lain, untuk membantu mengubah sikap, opini, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Definisi komunikasi secara umum adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan atau di antara dua atau lebih untuk mendapatkan informasi. Teori komunikasi menurut Cragan & Shields, teori komunikasi adalah hubungan antara konsep teoretikal yang membantu untuk memberi secara keseluruhan ataupun sebagian, keterangan, penjelasan, penerangan, penilaian ataupun ramalan tindakan manusia yang berdasarkan komunikator yang berkomunikasi (bercakap, menulis, membaca, mendengar, menonton dan sebagainya) untuk jangka waktu atau masa tertentu melalui media (alat bantu). Awal Mula Keberadaan Ilmu Komunikasi Komunikasi pada mulanya hanya merupakan upaya atau cara manusia menyampaikan ide, gagasan, kemauan, hasrat dan lain sebagainya, upaya tersebut hanya upaya manusia bisa saling berhubungan. Pada abad ke-5 sebelum masehi, di Yunani berkembang suatu ilmu yang mengkaji proses pernyataan antar manusia yang diberi nama retorika yang berarti seni berpidato dan berargumentasi yang bersifat menggugah atau seni yang menggunakan bahasa secara lancar untuk memengaruhi dan mengajak. Hal ini terus berkembang setelah ditemukannya kertas, penemuan mesin cetak, dan terbitnya surat kabar pertama. Setelah surat kabar peradaban manusia juga berkembang dan ditemukanlah radio, film, televisi, dan sejumlah media lain. Menurut Onong Uchyana Efendi, sejarah perkembangan ilmu komunikasi dapat dibagi menjadi 4 periode: 1. Periode retorika... 2. Pertumbuhan: 1900 – Perang Dunia II... 3. Periode Konsolidasi: perang dunia II – 1960-an... 4. Periode teknologi komunikasi 1960-sekarang... Perkembangan Teori Komunikasi dalam Peradaban Dunia Laju dari perkembangan teori komunikasi sangatlah pesat dibandingkan dengan studi dengan topik lain, sehingga tidak dapat dibendung karna menembus ruang dan waktu yang sangat pesat. Diketahui ada banyak ahli yang ikut serta dalam menuangkan pendapat mereka untuk membentuk teori komunikasi lain. Adapun laju perkembangan teori komunikasi: 1)Tahun 1878-1958 (TeoriKomunikasi Behaviorisme oleh John Broadus Watson)Teori komunikasi ini di support oleh salah satu ilmuwan yang berasal dari Amerika bernama John Broadus Watson. Teori ini memiliki arti bahwa semua tindakan memiliki balasan yang berbentuk respon. Dapat digambarkan seperti apabila seorang individu mendapatkan rangsangan, lalu individu tersebut berhasil menerima serta mengamatinya, maka kita akan mudah dalam memperkirakan seperti apa tanggapan atau responnya.2)Tahun 1904-1990 (Teori Komunikasi Operant Conditioning oleh Skinner)Teori komunikasi kedua ini ditemukan oleh seorang ahli psikolog bernama Skinner, beliau berpendapat bahwa tujuan dicantumkannya psikolog dalam komunikasi adalah untuk membantu mengendalikan perilaku. Teori operant conditioning dapat diartikan sebagai suatu prosedur untuk membantu dalam pemberian motivasi tingkah laku yang dapat berakibat pada terulangnya atau hilangnya tingkah laku tersebut.3)Tahun 1945 (Teori Komunikasi Sibernetik oleh Wiener)Teori sibernetik merupakan teori yang masih tergolong baru ketika berkembangnya ilmu sosial serta teknologi informasi di dunia. Teori sibernetik berisi mengenai suatu sistem yang menjadi pengontrol untuk kegiatan komunikasi, baik komunikasi antara lingkungan dengan sistem dan sistem dengan sistem itu sendiri. kegunaan utama dari pengontrol ini adalah untuk mengamati lingkungan. Teori ini biasanya diterapkan pada siswa yang ingin meraih hasil efektif.4)Tahun 1948 (Teori Komunikasi Lasswell oleh Harold Lasswell)Teori komunikasi lasswell dicetuskan oleh Harold Lasswell (1948) yang menjadi teoritikus terkenal yang ikut berpartisipasi dalam mengutarakan pendapatnya dalam membentuk suatu teori. Beliau menyatakan dalam teorinya bahwa beliau memiliki model komunikasi yang sederhana. Berikut ini model komunikasi dari teori komunikasi lasswell :Siapa? (who?),Berbicara apa? (says what?), Di dalam saluran yang mana? (in which channel?),Ditujukan untuk siapa? (to whom?), Apa pengaruhnya? (what that effect?).5)Tahun 1972 (Teori Komunikasi Agenda Setting oleh Mccombs dan Shaw)Dalam teori agenda setting memiliki pandangan apabila media memberikan suatu pengaruh pada peristiwa, maka media akan memberikan efek penting dan cukup besar terhadap peristiwa tersebut.Seiring perkembangan teknologi yang semakinlama berkembang dengan pesat hingga saat ini muncullah teori-teori media baru. Berbagai teori media baru berasal dari teori-teori media lama namun beberapa teori baru pun lahir sebagai bentuk kajian lebih lanjut mengenai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Adapun teori media baru antara lain:1.MediumTheory –Teori MediaTeori ini menjelaskan bagaimana media berpengaruh dalam menyebarkan informasi baik secara fisik maupun psikologis. Teori ini bermanfaat dalam memahami tentang berbagai mediadan bagaimana masing-masing media dapat bermanfaat dalam mendistribusikan informasi. Melalui analisis yang tepat dan penerapan teori ini pada media yang relevan, maka pemilihan teori ini dapat juga digunakan secara tepat.2.Uses and Gratifications Model –Elihu Katz, Jay G. Blumler dan Michael GurevitchTeori ini memiliki asumsi bahwa khlayak dianggap aktif dalam artian sebagian penting dari penggunaan media diasumsikan punya tujuan. Mereka menemukan bahwa khalayak menggunakan media untuk mengirim pesan, membantu mengembangkan citra diri, dalam kaitannya dengan sosial dan interaksi atau hiburan.3.Teori Difusi Inovasi –Everett RogersTeori ini menggambarkan bagaimana, mengapa, dan pada tingkatan apa teknologi baru berkembang dan diadopsi ke dalam berbagaikonteks. Teori ini menggarisbawahi adanya 4 (empat) elemen utama yang mempengaruhi berkembangnya media baru yaitu inovasi, saluran komunikasi, waktu dan sistem sosial. 4.Participatory Media Culture –Henry JenkinsDalam Participatory Media Culture, orang mampu secara kreatif menanggapi isi media dengan menciptakan komoditas budaya mereka sendiri sebagai upaya mereka untuk menguraikan dan menemukan makna di dalam produk media dan pesan yang ada. Dalam Participatory Media Culture masyarakat dapat lebih mudah merespon dan memberikan kontribusi dan pesan kepada media.5.Social Construction of TechnologyTeori Social construction of technology (juga disebut sebagai SCOT) adalah teori dalam bidang Sains dan Teknologi Studi. Teori ini berpendapat bahwa teknologitidak menentukan tindakan manusia, melainkan tindakan manusialah yang membentuk teknologi. Mereka juga berpendapat bahwa cara teknologi yang digunakan tidak dapat dipahami tanpa memahami bagaimana teknologi yang tertanam dalam konteks sosialnya.6.Network TheoryNetwork Theory, dalam ilmu komputer dan jaringan, yang dimaksud dengan teori jaringan adalah studi tentang grafik sebagai representasi hubungan simetris atau hubungan asimetris antara objek diskret. Teori jaringan memiliki aplikasi di banyak disiplin ilmu termasuk World Wide Web(www), Internet, jaringan sosial, dan lain-lain
Conclusion
Komunikasi pada mulanya hanya merupakan upaya atau cara manusia menyampaikan ide, gagasan, kemauan, hasrat dan lain sebagainya, upaya tersebut hanya upaya manusia bisa saling berhubungan. Namun seiring perkembangan zaman komunikasi sekarang selalu dikaitkan dengan media massa, itulah mengapa penting untuk mempelajari teori komunikasi sebagai win-win solution atau solusi yang menguntungkan untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik mengenai keberadaan ilmu komunikasi dan perkembangan teori komunikasi dalam peradaban dunia.