Perilaku Pencarian Informasi Kesastraan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 di Perpustakaan Universitas Negeri Padang
Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku pencarian informasi Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Universitas Negeri Padang. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Univesitas Negeri Padang. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa program studi sastra indonesia tahun masuk 2020 fakultas bahasa dan seni universitas negeri padang yang sedang membuat tugas yang berjumlah 87 orang. Sampel yang diambil dari penelitian secara keseluruhan karena populasi kurang dari 100 maka sampel yang digunkan dalam penelitian ini adalah 87 orang. Data penelitian ini di peroleh melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada mahasiswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan rumus hitung frekuensi relatif dan persentasse. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa perilaku pencarian informasi Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Universitas Negeri Padang dalam memenuhi kebutuhan informasi adalah positif. Hasil tersebut diketahui dari skor rata-rata yang didapat yaitu 3,14 skor ini berada padaskala interval 2,52 –3,27 kategori positif. Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Universitas Negeri Padang memiliki perilaku pencarian informasi dengan menentukan topik informasi terlebih dan memilih informasi yang urgen untuk pembelajaran dan juga memilah informasi agar sesuai dengan yang diajarkan oleh dosen.
Keywords:
Perilaku
· pencarian informasi
· mahasiswa
Introduction
Perguruan tinggi adalah lembaga pendidikan yang menuntut pelajar dalam hal ini mahasiswa untuk aktif secara mandiri, termasuk dalam pencarian dan penggalian informasi-informasi yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan akademis. Perguruan tinggi merupakan institusi yang memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pendidikan, sehingga memerlukan pusat informasi dan dokumentasi sebagai sumber belajar yang dikelola secara baik dan tepat, yang disebut dengan perpustakaan. Perpustakaan merupakan pusat pengelola informasi dan memberikan layanan informasi bagi para penggunanya maka dari itu perpustakaan diharapkan mampu melaksanakan fungsinya sebagai pusat informasi secara umum. Perpustakaan mempunyai arti sebagai sesuatu tempat didalamnya terdapat kegiatan penghimpunan pengolahan, penyebarluasan segala macam informasi, baik tercetak maupun terekam dalam berbagai media seperti buku, majalah, surat kabar, dan lain-lain. Lalu semua sumber informasi tersebut disusun berdasarkan sistem tertentu yang dipergunakan untuk kepentingan belajar melalui kegiatan membaca dan mencari informasi bagi segenap masyarakat yang membutuhkannya. Perilaku mencari informasi merupakan perilaku pencarian yang ditampilkan oleh seseorang saat berinteraksi dengan alat informasi. Mahasiswa tahun masuk 2020 Program Studi Sastra Indonesia di perpustakaan Universitas Negeri Padang menjadi salah satu pencari informasi di era digital ini, hal tersebut dilatar belakangi oleh kebutuhan mereka. Salah satu kebutuhan yang mendorong mahasiswa tahun masuk 2020 Program Studi Sastra Indonesia di perpustakaan Universitas Negeri Padang melakukan pencarian informasi adalah kebutuhan untuk menyelesaikan tugas. Semakin tinggi tingkat kebutuhan mahasiswa semakin tinggi intensitas pencarian informasi. Kebutuhan informasi tidak dapat terpenuhi dengan sendirinya tanpa ada usaha untuk mencari informasi tersebut. Aktivitas perilaku pencarian informasi inilah yang disebut perilaku pencarian informasi. Perilaku manusia dipengaruhi oleh kebutuhan akan suatu hal. Fenomena ini akan membuat seseorang berperilaku berbeda antara satu sama lainnya ketika dihadapkan pada suatu masalah. Kebutuhan merupakan alasan dan dorongan seseorang yang menyebabkan ia harus melakukan sesuatu untuk memenuhinya. Universitas Negeri Padang sebagai perguruan tinggi negeri memiliki sebuah perpustakaan pusat yang menjadi jantung informasi sebagai seluruh mahasiswanya, yaitu UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang. UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang menyediakan berbagai macam bahan pustaka untuk di baca dan di manfaatkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Padang untuk menyelesaikan tugas perkuliahan, seperti dalam bentuk buku, majalah, jurnal, bahan cetak lainnya maupun noncetak.
Method
Metode yang digunakan penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Univesitas Negeri Padang. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa program studi sastra indonesia tahun masuk 2020 fakultas bahasa dan seni universitas negeri padang yang sedang membuat tugas yang berjumlah 87 orang. Sampel yang diambil dari penelitian secara keseluruhan karena populasi kurang dari 100 maka sampel yang digunkan dalam penelitian ini adalah 87 orang. Data penelitian ini di peroleh melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada mahasiswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan rumus hitung frekuensi relatif dan persentasse. penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana perilaku pencarian informasi kesastraan mahasiswa tahun masuk 2020 Program Studi SastraIndonesia di Perpustakaan Universitas Negeri Padang dalam melakukan pencarian informasi terkait dengan pendekatan model Ellis melalui indikator starting, chaining, browsing, deferentiating, monitoring, extracting, veryvng, ending. Starting, Chaining, Browsing, Differentiating, Monitoring, dan Extracting. Syawqi & Hajiri (2017) telah menyusun item-item pernyataan yang terkait dengan penelitian pencarian informasi dengan metode Ellis. Pertanyaan-pertanyaan inilah yang dijadikan oleh peneliti sebagai pedoman dalam pembuatan kuesoner yang ditujukan kepada responden mahasiswa program studi sastra indonesia tahun masuk 2020. Berikut item pernyataan yang diajukan oleh peneliti kepada responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Rancangan KuesionerVariabel Indikator Indikator Pertanyaan Butir Soal Perilaku Pencarian Informasi Starting(Memulai) Mahasiswa mengidentifikasi kebutuhan informasi 1,2,3,4 Chaining (Merantai) Mahasiswa mampu membuat kisi-kisi sebelum melakukan pencarian informasi 5 Mahasiswa menentukan kata kunci pencarian informasi 6 Mahasiswa menggunakan informasi lanjutan sebagai alat bantu untuk menemukan informasi 7 Browsing (Menjelajah) Mahasiswa melakukan pencarian informasi 8 Mahasiswa menggunakan strategi pencarian untuk mempermudah penemuan hasil 10 Differntiating(Membedakan) Mahasiswa memilih sumber informasi yang telah di peroleh 11,12 Mahasiswa menyeleksi sumber informasi yang didapatkan 13 Mahasiswa menetapkan sumber informasi yang sesuai denan kebutuhan informasi 14 Monitoring (Memantau) Mahasiswa memperhatikan perkembangan informasi melalui tahun terbitnya 15,16,17 Extracting (Mengestrak) Mahasiswa menetapkan informasi,mengutip isi dari informasi serta menuliskannya dalam daftar pustaka sebagai rujukan yang digunakan 18,19, 20 Verifing (Mengecek ulang) Mahasiswa melakukan pengecekan informasi 21,22,23 Ending (Tahap Akhir) Mahasiswa membuat cadangan data informasi dan melakukan penyimpanan 24,25,26 Untuk uji validitas kuesioner dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment pearson. Apabila korelasi lebih dari 0,05 maka butir pernyataan dinyatakan valid. Dalam penelitian ini, semua pernyataan pada instrument penelitian dianggap valid karena besar dari 0,05. Selanjutnya, untuk pengujian reliablitas menggunakan teknik Cronbrach’ Alpha, dimana jika koefisien reliabilitas pada angka koefisien 0,6 maka pernyataan dianggap reliabel.
Result & Discussion
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunkan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan cara dua tahap, tahap yang pertama yaitu tahap pengumpulan data uji coba yang melibatkan 30 responden. Tahap uji coba berguna untuk mengetahuitingkat validitas dan reliebilitas kuesioner. Tahap uji coba dilakukan pada tanggal 20 September 2023 dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Fakultas Bahasa dan Seni. Tahap kedua adalah tahap pengumpulan data kuesioner penelitian yang disebar secara bertahap. Penempatan sampel yaitu teknik sampel jenuh yaitu teknik pengambilan yang dilakukan bila ditambah jumlahnya tidak akan menambah keterwakilan sehingga tidak akan mepengaruhi nilai informasi yang diperoleh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 di perpustakaan Universitas Negeri Padang yang berjumlah 87 orang mahasiswa, jika jumlah populasinya kurang dari 100 orang, maka jumlah sampelnya diambil secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku pencarian informasi mahasiswa tahun masuk 2020 Program Studi Sastra Indonesia di perpustakaan Universitas Negeri Padang, dan mendeskripsikan sumber informasi yang digunakan mahasiswa tahun masuk 2020 Program Studi Sastra Indonesia di perpustakaan Universitas Negeri Padang. Skor rata-rata dari rekapitulasi perilaku pencarian informasi mahasiswa program studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 dalam memenuhi informasi adalah 3,14. Skor ini berada pada skala interval 2,52 -3,37 yang menunjukkan bahwa perilaku mahasiswa program studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 adalah positif.
Conclusion
Berdasarkan hasil hitung dan pembahasan yang telah diuraikan maka peneliti akan memberikan kesimpulan perilaku pencarian informasi Kesastraan mahasiswa program studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 di Universitas Negeri Padang dalam memenuhi kebutuhan informasi model pencarian informasi metode Ellis. Dapat diambil kesimpulan bahwa perilaku pencarian informasi Kesastraan mahasiswa program studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 di Universitas Negeri Padang dengan menggunakan pencarian metode Ellis secara kseluruhan adalah positif yang berarti mahasiswa program studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Universitas Negeri Padang memiliki perilaku pencarian informasi dalam memnuhi kebutuhan informasi yang baik. Hal tersebut dibuktikan dari hasil skor rata-rata hasil dari keseluruhan indikator adalah 3,14, skor ini berada pada skala nterval 2,53 –3,37 yang masuk dalam kategori positif. Perolehan indikator tertinggi yaitu pada indikator chainingMahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Tahun Masuk 2020 Universitas Negeri Padang memiliki perilaku pencarian informasi dengan menentukan topik informasi terlebih dan memilih informasi yang urgent untuk pembelajaran dan juga memilah informasi agar sesuai dengan yang diajarkan oleh dosen.