Kembali
16
1
2023 Pustakaloka : Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 15 · 2 ISSN 2502-4108

Analisis Perilaku Pemustaka UPA Perpustakaan Universitas Jember dalam Menggunakan Aplikasi Unejdigilib

Universitas Jember; Universitas Jember; Universitas Jember

Abstrak

UPA Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) adalah perpustakaan perguruan tinggi yang telah menerapkan prinsip-prinsip perpustakaan digitaldengan memperhatikan penyediaan koleksi digital baik yang berbayar maupun akses terbuka (open access). Salah satu koleksi digital tersebutyaitu aplikasi UnejDigiLib yang menyediakan akses e-book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pemustaka UPA Perpustakaan UNEJ dalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi penelitian merupakan pemustaka UPA Perpustakaan UNEJ, sedangkan sampel diambil dari pemustaka yang aktif menggunakan aplikasi UnejDigiLib. Data diambil dari observasi dan wawancara dengan 4 orang subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwadalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib, pemustaka melakukan browsingjudul yang diinginkan melalui internet, memanfaatkan kolom searchuntuk memasukkan kata kunci judul yang diinginkan, mencari judul lain bila judul yang mereka kehendaki tidak ditemukan, membaca dan mencatat bagian-bagian penting, dan merekomendasikan aplikasi UnejDigiLib kepada teman</p>

Abstract

Universitas Jember (UNE]) Library is a university library that has implemented digital library principles which also pays attention to the provision of digital collections, both paid and open access. One of the available digital collections is the UnejDigiLib application which provides access to e-books. This study aims to describe the behavior of UNE] Library users in using the UnejDigiLib application. The research method used is descriptive qualitative. The research population is UNE] Library users, while the sample is taken from users who actively use the UnejDigiLib application. Data were taken from observations and interviews with 4 research subjects. The results showed that in using the UnejDigiLib application, users browsed for the desired title via the internet, used the search field to enter the desired title keywords, looked for other titles if the title they wanted was not found, read and noted down the important parts, and recommends the UnejDigiLib application to friends.
Keywords: university library · digital library · e-book application · UnejDigiLib · user behavior

Introduction

Pasal 1 ayat 10 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, menerangkan bahwa perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan merupakan bagian integral dari kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berfungsi sebagai pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang berkedudukan di perguruan tinggi! . Perpustakaan perguruan tinggi berperan membangun peradaban kampus dan membentuk mahasiswa berintegritas yang akan terwujud jika perguruan tinggi dan pustakawan melaksanakan tugas mengelola perpustakaan secara optimal, menciptakan kondisi ruang yang nyaman dan menyenangkan, mencukupkan ketersediaan referensi perkuliahan, akses internet yang lancar, dan lain-lain UPA Perpustakaan Universitas Jember (UNE]) adalah perpustakaan perguruan tinggi yang telah menerapkan prinsip-prinsip perpustakaan digital sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan zaman dan pemenuhan kebutuhan akan sumber-sumber informasi. Perpustakaan digital merupakan sistem terorganisasi terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, koleksi elektronik, dan sumberdaya manusia yang bertanggung jawab menghimpun dan mengolah koleksi atau sumber informasi, telah terhubung dengan jaringan internet untuk memberikan kemudahan dan keleluasaan kepada pengguna dalam mengakses koleksi atau sumber informasi di dalamnya3. Perpustakaan digital merupakan solusi untuk kelemahan perpustakaan konvensional, karena karakteristik koleksinya berbentuk digital sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna dalam hal akses di mana saja dan kapan sajat. Dari definisi di atas, maka dalam membangun perpustakaan digital, UPA Perpustakaan UNE]J tidak hanya memperhatikan infrastruktur pendukung tetapi juga menyediakan koleksi digital baik yang berbayar maupun yang bersifat akses terbuka (open access). Koleksi-koleksi tersebut terdiri dari dua bentuk yaitu: 1. Database: repositori, e-book Taylor & Francis, dan Open Educational Resources (OER) 2. Aplikasi: UnejDigiLib dari e-Perpus Gramedia dan UBuD (Unej Buku Digital) Library dari Kubuku Salah satu koleksi berbentuk aplikasi di UPA Perpustakaan UNE] adalah UnejDigiLib yang telah dimiliki sejak tahun 2020. Tujuan penyediaan aplikasi UnejDigiLib adalah sebagai upaya peningkatan kualitas layanan serta menunjang proses pembelajaran yang berbasis teknologi dengan kemudahan mengakses koleksi buku digital. Pada awalnya, peengembangan aplikasi ini dijalankaan saat pandemi Covid-19, yang mana proses pembelajaran dilakukan secara daring sehingga pemustaka tidak dapat melakukan peminjaman buku cetak. Perkembangan teknologi memungkinkan proses digitalisasi, utamanya mendorong adanya e-book sebagai buku yang diciptakan berbentuk digital atau dikonversikan dalam bentuk digital dan ditampilkan di layar komputer atau perangkat lainnya sehingga dapat dibaca®. E-book membantu dengan portabilitas, sehingga mudah dengan dilengkapi fitur yang mampu menggabungkan lebih dari satu buku dalam satu genggaman perangkat. Materi tersebut diterbitkan juga di platform akses terbuka (open access) untuk membantu pemustaka yang tidak mampu membeli buku tercetak untuk tetap mendapatkan informasi sesuai kebutuhan tanpa biaya dan menjembatani kesenjangan digital. Pemustaka tidak perlu mengkhawatirkan lisensinya dan dapat menggunakan informasi yang terdapat di dalamnya dengan bebas®. Menurut Suwarno, kehadiran sumber-sumber elektronik diramalkan menyebabkan koleksi buku tercetak mulai terusik secara perlahan bahkan mungkin tergantikan secara total oleh kehadiran e-book sehingga perpustakaan kini dipilih sebagai pelaku perubahan (agent of change) dan tempat penyimpanan informasi sekaligus diciptakannya embrio intelektual’. Aplikasi UnejDigiLib merupakan bagian dari program e-Perpus dari PT Gramedia Asri Media yang merupakan perusahaan kelompok Kompas Gramedia. Berdasarkan laman https://eperpus.com, e-Perpus merupakan aplikasi yang dikhususkan untuk perpustakaan (bukan individu) dengan memberikan akses kepada penggunanya untuk menjadi pengelola dan anggota perpustakaan. Dengan aplikasi tersebut, pemustaka dapat membaca buku, majalah, dan surat kabar dalam bentuk digital. Aplikasi ini bisa diunduh di perangkat berbasis Android melalui Google Playstore maupun i-Phone melalui iOS App Store. E-Perpus telah bekerja sama dengan banyak penerbit, baik lokal maupun internasional. Melalui aplikasi e-Perpus yang diberi nama UnejDigiLib ini, pemustaka dari kalangan civitas academika UNE] dapat mengakses koleksi e-book dari berbagai subjek dan penerbit setelah mengunduhnya di ponsel masing-masing dan melakukan registrasi. Sebelum adanya istilah “pemustaka”, dalam dunia perpustakaan telah lebih dahulu dikenal istilah “pemakai perpustakaan” yang dalam Kamus Perpustakaan dan Informasi diartikan sebagai kelompok orang dalam masyarakat yang secara intensif mengunjungi dan memakai layanan dan fasilitas perpustakaan, serta “pengguna perpustakaan” yaitu pengunjung, anggota dan pemakai perpustakaan. Dalam pasal 1 ayat 9 Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, pemustaka diartikan sebagai pengguna perpustakaan, yaitu perseorangan, kelompok orang, masyarakat, atau lembaga yang memanfaatkan fasilitas layanan perpustakaan®. Perpustakaan dan pemustaka merupakan mata rantai yang saling berinteraksi. Sebagai pusat informasi, perpustakaan berfungsi menyediakan sumber informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemustaka dalam kegiatan literasi informasi. Di sisi lain, pemustaka berperan agar sumber informasi yang disediakan oleh perpustakaan dapat bermanfaat secara maksimal demi kepentingan masyarakat secara tepat sasaran dan tepat guna. Interaksi timbal balik ini merupakan pengejawantahan dari peran perpustakaan untuk membentuk masyarakat yang mempunyai budaya membaca dan belajar sepanjang hayat di perpustakaan sebagai sumber informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian, dan kebudayaan®. Dalam memenuhi kebutuhan informasi menggunakan aplikasi UnejDigiLib, terdapat perilaku-perilaku tertentu yang diterapkan pemustaka, sehingga maksud dan tujuan penggunaan tersebut dapat dicapai. Perilaku tersebut dinamakan perilaku pencarian informasi, yaitu kegiatan seseorang dalam mengidentifikasi kebutuhan, mencari, dan menggunakan atau mentransfer informasi tersebut. Perilaku pencarian informasi mengacu pada cara seseorang mencari dan memanfaatkan informasi'’, karena tiap orang merupakan individu yang unik dan memiliki perbedaan, maka kebutuhan informasinya bisa sama namun bisa juga berbeda™. Ada beragam model perilaku pencarian informasi yang populer di antaranya dikemukakan oleh David Ellis, Thomas Wilson, J. David Johnson, Gloria Leckie, dan Carol Kuhlthau. Keberagaman model tersebut, pada intinya semua merupakan upaya untuk menggambarkan aktivitas pencarian informasi, penyebab dan konsekuensi dari aktivitas-aktivitas tersebut, atau hubungan antar tahapan dalam perilakunya!?. Salah satu model tersebut dikemukakan oleh Wilson sebagai suatu kegiatan atau aktivitas dari individu dalam mencari informasi yang dibutuhkan atau diinginkan dengan suatu tujuan tertentu. Perilaku ini terkait dengan proses penemuan informasi yaitu kegiatan mengumpulkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber yang kemudian diaplikasikan ke dalam struktur pengetahuan seseorang® Wilson juga menjelaskan bahwa perilaku pencarian informasi pemustaka didasarkan pada kebutuhan informasi. Hasil dari perilaku tersebut bisa sukses dan bisa juga gagal. Ketika proses tersebut sukses, maka pengguna akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan akan timbul rasa puas yang nantinya akan dilanjutkan ke proses transfer informasi kepada orang lain sehingga terjadilah kegiatan pertukaran informasi*. Ada beberapa hasil penelitian terdahulu tentang perilaku pencarian informasi yang telah dilakukan, diantaranya sebagai berikut: 1. Perbedaan tingkat pendidikan, ekonomi, kelas sosial dan budaya pemustaka menciptakan keanekaragaman perilaku pemustaka dalam memanfaatkan jasa layanan perpustakaan!s. 2. Terdapat pengaruh signifikan antara pendidikan pemustaka dengan perilaku penelusuran informasi pemustaka di perpustakaan IAIN Kediri yaitu memberikan efek positif lebih terampil, cepat, serta tepatls. 3. Perilaku pencarian informasi mahasiswa Politeknik Negeri Malang di masa pandemi Covid-19 berada pada kategori sangat tinggi yaitu tahap starting (4,0), chaining (3,45), browsing (3,02), differentiating (3,46), monitoring (3,41), extracting (2,81), verifying (3,32), dan ending (3,45)"7. Ketiganya memiliki perbedaan dengan penelitian ini yaitu dari tujuan dan metode penelitian, subjek dan objek penelitian, serta fokus permasalahan yang diteliti. Adapun dari uraian latar belakang di atas, dapat diambil rumusan masalah dari penelitian ini yaitu “bagaimana perilaku pemustaka UPA Perpustakaan Universitas Jember dalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib”? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku pemustaka UPA Perpustakaan Universitas Jember dalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib.

Method

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu mengumpulkan dan menganalisis data berupa kata-kata dan perbuatan-perbuatan manusia serta tidak menghitung atau mengkuantifikasikan data yang diperoleh®. Penelitian dilakukan di UPA Perpustakaan UNE] pada bulan Juni hingga Juli 2023. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling, yaitu mengumpulkan informasi tentang subjek yang diteliti berdasarkan perilaku dan peristiwa yang relevan®. Kriteria yang diambil yaitu pemustaka dari kalangan mahasiswa UNE] yang pernah memanfaatkan aplikasi UnejDigiLib di UPA Perpustakaan. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara yang dilakukan pada 4 orang subjek penelitian, serta observasi dan studi pustaka.

Result & Discussion

Perpustakaan sangat strategis dihadirkan dalam menunjang pembelajaran yang dapat dimanfaatkan baik oleh pendidik maupun peserta didik. Namun demikian, perpustakaan memiliki beberapa kelemahan, yaitu: (1) koleksi buku membutuhkan banyak ruang, (2) adanya kemungkinan buku hilang karena peminjam tidak mengembalikan buku, peminjam kehilangan buku, atau memusnahkan buku, (3) buku rusak karena sudah tua umurnya (sampul rusak, beberapa halaman hilang dan sobek) ® , sehingga perlu dikembangkan perpustakaan digital. Tahun 2020, pandemi Covid-19 menimbulkan dampak di banyak aspek dalam kehidupan termasuk pendidikan. Untuk memfasilitasi pembelajaran secara daring ditambah penerapan social distancing yang juga meliputi pembatasan jumlah kunjungan di perpustakaan, UPA Perpustakaan UNE] menyediakan aplikasi UnejDigiLib yang dapat diakses di smartphone dengan tampilan sebagai berikut: Gambar 1. Tampilan awal aplikasi UnejDigiLib (Sumber: UPA Perpustakaan UNE]) Aplikasi UnejDigiLib memiliki fasilitas search untuk memudahkan pemustaka mencari judul buku yang diinginkan. Pemustaka yang tidak mencari judul tertentu dapat juga melakukan penelusuran melalui categories untuk menemukan judul buku yang sesuai dengan topik yang diminatinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini: Gambar 2. Fasilitas search dan pilihan categories dalam aplikasi UnejDigiLib (Sumber: UPA Perpustakaan UNE]) Setiap tahunnya, UPA Perpustakaan menambah judul baru ke dalam aplikasi ini. Hingga tahun 2022, jumlah konten yang telah dimiliki sebanyak 3.274 judul yang terdiri dari berbagai subjek. Juduljudul yang paling sering dipinjam adalah sebagai berikut: Tabel 1. Judul Buku dalam Aplikasi UnejDigiLib yang Paling Banyak Dipinjam Jumlah No. Judul 1.Filosofi Teras 2,Metodologi Penelitian Bisnis 3. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial 4. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial : Perspektif Konvensional dan Kontemporer 5.(In)toleransi : Memahami Kebencian & Kekerasan Atas Nama Agama 6.10 Jurus Terlarang! (Edisi 2020) Kok Masih Mau Bisnis Cara Biasa? 7.Metode Penelitian 8.Manajemen Pelayanan Publik Peminjaman 63 54 19 18 I 37 37 36 9. 10. 100 Resep Sehat Cara Nabi Pengembangan Media Pembelajaran Sumber: UPA Perpustakaan UNE]J 35 33 Tabel 1 menunjukkan bahwa dari 10 judul yang terbanyak dibaca, 6 diantaranya termasuk koleksi inti atau sesuai dengan kurikulum pendidikan dan 4 lainnya adalah koleksi pengayaan. Hal ini sesuai dengan tugas perpustakaan perguruan tinggi yaitu mengikuti perkembangan kurikulum serta perkuliahan dan menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pengajaran serta pemenuhan fungsi rekreatif yaitu menyediakan koleksi bermakna untuk membangun dan mengembangkan kreativitas, minat dan daya inovasi pemustaka?!. Penggunaan aplikasi UnejDigiLib harus melalui proses registrasi yang sampai dengan tahun 2022 diketahui penggunanya dari kalangan mahasiswa ‘UNE] sejumlah 3.051 orang yang tersebar di seluruh fakultas sebagai berikut: Tabel 2. Sebaran Pengguna Aplikasi UnejDigiLib dari Kalangan Mahasiswa Jumlah No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Farmasi Hukum Imu Budaya IImu Sosial dan Ilmu Politik Kedokteran Kedokteran Gigi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Pengguna 361 46 114 186 314 36 37 888 120 108 Matematika 11. dan Pengetahuan Alam 12. 13. 14. 15. 16. Pertanian Imu Komputer Teknik Teknologi Pertanian Pascasarjana Jumlah Timu Sumber: UPA Perpustakaan UNE]J 77 149 60 133 83 339 3.051 Dari 3.051 pemustaka yang teregistrasi, terdapat 493 pemustaka yang mengakses UnejDigiLib selama tahun 2022. Tabel 2 menunjukkan bahwa aplikasi UnejDigiLib paling banyak digunakan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 888 mahasiswa. Menurut Harjasujana, guru perlu membekali diri dengan kompetensi pengajaran membaca yang relevan jika mereka menghendaki anak-anak didiknya mencapai prestasi yang diharapkan®. Guru juga berperan sebagai mediator, fasilitator, serta teladan bagi para siswa?. Bekal tersebut salah satunya dapat diperoleh melalui membaca e-book dari aplikasi UnejDigiLib. Selain data dari gambar dan tabel di atas, terdapat pula data yang diperoleh dari wawancara dengan subjek penelitian yang merupakan mahasiswa Universitas Jember yang menggunakan aplikasi UnejDigiLib. Subjek penelitian dipilih sebanyak 4 orang yaitu Dwitiya, Bimantoro, Putri, dan Faiz. Putri, mahasiswa Prodi Teknologi Industri Pertanian menggunakan aplikasi UnejDigiLib untuk menunjang perkuliahannya terutama dalam pencarian referensi untuk tugas akhir, dengan pernyataan sebagai berikut: “Karena saya memang lebih suka menggunakan e-book daripada buku cetak. Kalau aplikasi lebih mudah mencarinya, nggak harus cari di perpus. Saya mencari buku perkuliahan, saya pakai aplikasi UnejDigiLib untuk cari referensi buat skripsi”?. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan akan informasi mutakhir sebagai komoditas yang sangat penting dalam kehidupan manusia terutama pada era sekarang dengan peradaban yang semakin kompleks, salah satunya digunakan dalam kegiatan penelitian termasuk membuat tugas akhir®. Dwitiya, mahasiswa FKIP prodi Pendidikan Bahasa Inggris mengemukakan motivasi dirinya menggunakan aplikasi ini yaitu: “Awalnya karena kebetulan ada launching aplikasi itu, terus berminat sehingga begitu ditawari langsung daftar. Karena saya lebih suka e-book mungkin karena keterbatasan biaya nggak bisa beli buku. Kadang juga kalau ke kampus telat atau malas gerak akhirnya pinjam di aplikasi ini”%. Pernyataan Dwitiya tersebut termasuk dalam faktor latar belakang demografi dalam model perilaku pencarian informasi Johnson, yaitu diantaranya terkait usia seseorang, jenis kelamin, etnis, latar belakang pendidikan, status pekerjaan, dan kesejahteraan?. Meskipun wabah pandemi sudah berlalu dan kegiatan perkuliahan sudah berjalan secara tatap muka, namun manfaat aplikasi ini masih dirasakan oleh Bimantoro, mahasiswa FKIP Prodi Pendidikan Ekonomi karena sesuai dengan motivasi menggunakannya yang berorientasi pada tugas yaitu: “Pertama itu untuk penyusunan proposal, itu membantu banget. Kemudian di semester awal, itu kan sering membuat makalah, biasanya butuh sumber yang jelas jadi pakai UnejDigiLib saya”?. Hal ini sejalan dengan model perilaku pencarian informasi Leckie yang menjadikan peran kerja dan tugas sebagai motivasi utama dalam pencarian informasi®. Faiz, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat menggunakan alasan kebebasan dan efisiensi waktu dalam UnejDigiLib ini sebagaimana dikemukakan dalam pernyataan sebagai berikut: “Kalau keseharian saya lebih senang menggunakan buku cetak ketimbang digital. Kalau menggunakan UnejDigiLib itu biar kalau saat saya belum menemukan buku cetaknya saya bisa menggunakan buku digital dahulu. Jadi lebih cepat menemukan bahan”*. Menurut Woodward, e-book berpotensi terlibat dengan prioritas strategis utama universitas yaitu meningkatkan pengalaman mahasiswa dan hasil akademik dalam lingkungan yang semakin kompetitif, mendorong inovasi dalam belajar, mengajar dan penelitian, dan membantu menggunakan ruang dan sumber daya manusia secaralebih efektif dan efisien®. Ini didukung dengan desain e-book yang menarik tanpa mengesampingkan kegunaannya serta dapat digunakan dengan mudah menggunakan teknologi internet®. Pencarian informasi terutama penggunaan teknologi baru membutuhkan persiapan. Putri dan Dwitiya mengemukakan persiapannya menggunakan aplikasi UnejDigiLib sebagai berikut: “Biasanya pertama di internet dilihat-lihat dulu judulnya apa gitu. Misalnya ada kan nggak semua kebuka ya Bu buku-bukunya, jadi saya cari di UnejDigiLib”%. “Saya browsing dulu. Jadi kita sebelumnya nyari materinya dulu yang sesuai tugas. Disesuaikan dengan yang ada di intemnet itu judulnya apa, habis itu masukkan keywordnya. Kalau ada langsung diunduh”3. Persiapan ini, sesuai dengan tahapan pertama metode perilaku pencarian informasi yaitu starting yang merupakan tahapan ketika seseorang mulai mencari atau menanyakan informasi tentang suatu bidang keilmuan®. Setelah mengetahui kebutuhan informasi berupa tugas dari dosen maupun hasil dari browsing melalui internet, subjek penelitian mencari judul yang dikehendaki dengan memanfaatkan kolom search pada aplikasi UnejDigiLib yang ditunjukkan pada gambar 2 di atas seperti ditunjukkan pada pernyataan berikut: “Langsung. Judul buku yang saya butuhkan langsung saya cari melalui kolom search. Tapi kadang kesulitannya yang saya cari judulnya itu belum ada, kayaknyaUnejDigiLib itu kurang lengkap dibandingkan perpustakaan yang di sini. Jadi ada yang ketemu, tapi ada beberapa yang enggak” . “Saya langsung masukkan keywordnya. Kalau cari dengan kategori nanti pengen yang lain, tapi ternyata e-booknya nggak ada, dipinjam duluan” Hasil penelitian Putri dan Ardoni menemukan bahwa beberapa informan menggunakan fasilitas OPAC dalam menelusur informasi. Hal ini biasanya dilakukan apabila informan belum mengetahui letak informasi yang diinginkan atau telah mengetahui namun ingin melengkapi dengan sumber informasi lain®. Ini pun berlaku pada subjek penelitian yang memilih untuk memanfaatkan kolom search daripada mencari judul buku menggunakan kategori, karena pemustaka terbiasa menggunakan Online Public Access Catalog (OPAC) untuk mencari judul buku yang dibutuhkan. Perilaku tersebut juga dapat diterapkan dalam perpustakaan digital melalui aplikasi UnejDigiLib. Demikian pula, jika judul buku yang mereka temukan tidak sesuai kebutuhan. Jika pengguna buku cetak mencari buku di rak lain dengan melihat judul yang serupa dan mengandung informasi yang mereka cari (penelusuran berdasarkan kata kunci pencarian terdekat), maka pengguna aplikasi UnejDigiLib menerapkan cara-cara sebagai berikut: “Kalau informasinya tidak sesuai mungkin cari sumber yang lain. Kan ada buku-buku lain yang mirip jadi langsung ganti judul”*. “Saya kalau itu langsung mencari di search jadi langsung ketemu. Kalau di UnejDigiLib belum lengkap, saya langsung ke perpustakaan untuk mencari buku cetak”*. Wilson menyatakan bahwa pada tahapan perilaku pencarian informasi, juga terdapat tahap extracting atau mengelompokkan informasi yang mereka butuhkan*'. Dwitiya dan Bimantoro mengemukakan cara memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan pernyataan berikut: “Saya sih sekadar membaca yang penting-pentingnya aja, cuma yang dibutuhkan aja. Tapi kalau novel beda lagi. Baca novel harus dari awal sampai akhir”£. “Waktu membaca di UnejDigiLib, saya mungkin pagi karena biasa bangun pagi untuk membuat proposal atau makalah jadi pakainya pagi. Kalau suasana sih perlu hening, karena tipenya saya harus hening. Lalu saat membaca itu, poin-poin pentingnya dicatat”*. Setelah memanfaatkan aplikasi UnejDigiLib, subjek penelitian melakukan tindak lanjut dengan merekomendasikan penggunaan aplikasi ini kepada teman sebagai berikut: “Saya merekom ke salah satu rekan saya yang sempro tapi malah keduluan dia. Saya sarankan untuk daftar tapi mungkin nggak tahu ya, jadi dipakai atau nggak” #. “Kalau rekomendasi sih, mungkin karena yang itu adanya teman, dia karena pengen pakai aplikasi itu tapi nggak tau cara daftarnya jadi saya rekomendasikan nggak apa-apa, coba aja, enak”*. Hal ini juga sesuai dengan model perilaku pencarian informasi Wilson, yaitu setelah proses pencarian informasi, pengguna yang telah menemukan informasi yang dibutuhkannya akan melakukan tindak lanjut berupa kegiatan transfer informasi.

Conclusion

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perilaku pemustaka UPA Perpustakaan Universitas Jember dalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib sebagai penunnjang perkuliahan, utamanya mencari referensi untuk tugas akhir. Faktor yang mempengaruhi ketertarikan penggunaan ebook adalah keterbatasan biaya, dan tugas perkuliahan. Sebelum melakukan penelusuran koleksi ebook, mahasiswa melakukan persiapan dengan browsing judul yang diinginkan melalui internet. Selanjutnya, mahasiswa memanfaatkan kolom search pada aplikasi UnejDigiLib untuk memasukkan kata kunci judul yang diinginkan. Apabila hendak mencari judul lain dengan subjek serupa dan judul yang mereka kehendaki tidak ditemukan, bisa tetap di aplikasi UnejDigiLib ataupun buku cetak. Untuk pemilihan waktu yang digunakan untuk membaca, mahasiswa cenderung memilih waktu yang nyaman, membaca bagianbagian yang penting dari e-book yang mereka temukan lalu mencatat hal-hal yang penting. Mereka juga merekomendasikan penggunaan aplikasi UnejDigiLib kepada teman-temannya. Peneliti mengharapkan adanya penelitian lanjutan tentang aplikasi UnejDigiLib maupun e-resources UPA Perpustakaan UNE] lainnya dengan metodologi yang berbeda sehingga menghasilkan temuan yang bermanfaat bagi pengembangan layanan e-resources. Untuk menunjang penelitian, UPA Perpustakaan UNE]J diharapkan lebih gencar mempromosikan layanan eresources kepada pemustaka agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.