Perancangan Arsitektur RESTful pada Integrasi Data Refrensi Buku di Perpustakaan Daerah dan Perpustakaan Universitas (Studi Kasus: Kota Salatiga)
Satya Wacana Christian University; Satya Wacana Christian University
Abstract
The library in this modern era in the advancement of information technology needs to be developed towards data integeration. Network communication between libraries can be a means of good learning, effective and efficient. The problem often encountered in collaborating on the business process for integeration of library data is the differ ence of application to the user of each part. Technology that can integrate data even though different applications / platforms on end users with web service technology. With the web service for RESTFul method can bridge the integration of data exchange for book refrence in library so that can be know where and where book have references to references book or document needed. Restful technology is created with java class and database as prototype and simulation. Clear and viable business processes can be integrated into an integrated information system.
Keywords:
Web service
· Restful
· Integration
· Reference Book
Introduction
Teknologi internet telah maju dalam perkembangan sistem distributed computing dengan munculnya konsep mengenai web services. Web services merupakan salah satu paradigma baru dalam mengimplementasikan sistem terdistribusi melalui web yang menggunakan basis teknologi XML, dengan standard protokol HTTP dan SOAP. Dari standard yang digunakan dalam mendukung teknologi web services, maka implementasi Web services menjanjikan banyak kemudahan dan perbaikan dalam mendukung integrasi berbagai platform system dan aplikasi, baik melalui infrastruktur intranet atau skstranet. Keuntungan utama dari integrasi sistem informasi adalah memperbaiki arus informasi dalam sebuah organisasi. Sebuah organisasi khususnya Perpustakan sebagai salah satu institusi pelayan masyarakat akan melayani tranksaksi penminjaman buku dalam kese hariannya. Pemberian layanan dan tindakan dalam banyak hal akan mempengarui pemninjam. Semakin cepat akan semakin baik karena menyangkut peminjam dalam menemukan tempat buku refrensi berada. Semakin besar jasa layanan suatu perpustakan, akan semakin kompleks pula jenis tindakan dan layanan yang harus diberikan yang kesemuanya harus tetap dalam satu koordinasi terpadu. Karena selain memberikan layanan, perpustakan juga harus mengelola buku baik katalog dan refrensi buku untuk menentukan kaitan buku refrensi itu berada di perpustakan mana. Melihat situasi tersebut, sudah sangatlah tepat jika perpustakan harus menggunakan sisi kemajuan komputer, baik piranti lunak maupun perangkat kerasnya dalam upanya membantu penanganan manajemen yang sebelumnya belum dilakukan. RESTful adalah suatu model arsitektural untuk membangun solusi enterprise berdasarkan service. Secara lebih spesifik, REST berhubungan dengan pembangunan independen dari layanan bisnis yang dapat dikombinasikan menjadi proses bisnis pada level tinggi dan solusi dalam konteks enterprise. Berdasarkan latar belakang yang ada, penelitian ini bertujuan untuk meran cang pencarian buku refrensi dengan pemanfaatan web service dengan metode RestFul yang dapat mengkomunikasikan data antar perpustakaan daerah dan perpustakaan universitas atau perpustakaan pada fakultas. Perancangan ini dibangun untuk memudahkan bagian pustakawan dalam melakukan pencarian lokasi buku/jurnal apa saja yang menjadi keterkaitan dalam buku refrensi yang di cari/dibutuhkan
Method
Analisa Lingkungan Masalah Penelitian di Perpustakaan ini karena terdapat beberaapa unit dilingkungan perpustakan yang masing - masing unit memiliki sistem yang berbeda kebutuhan tiap-tiap unit. terkumpul dari hasil wawancara mendesain arsitektur yang dibangun. Dengan tujuan untuk melihat lebih jauh berbagai komponen yang dipakai pada sistem yang digunakan adalah informasi, hardware, software manusia yang tersedia di lingkungan perpustakaan. Sistem yang menghasilkan desain fungsional. Desain sistem berupa desain konseptual dari sistem dengan tujuan yaitu menghasilkan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Konsep arsitektur yang digunakan pada sistem pencarian di perpustakaan dituangkan pada gambar Gambar 3. Gambar 3. Rancangan Arsitektur Perpustakaan Digital Perguruan Tinggi (Pendit, 2007) Arsitektur tersebut terdiri atas lapisan Business Logic dan data Access berfungsi untuk memproses setiap komunikasi (POST, GET, PUT dan DELETE). Pada penerapannya, menerjemahkan setiap request HTTP dari client. Sedangkan mengimplementasikan fungsionalitas inti dari sistem, dan merangkum logika bisnis yang relevan. Lapisan data access berperan untuk mengekspos data berdasarkan batasan batasan yang dimiliki oleh sistem. Data atau informasi yang diekspos menggunakan format data JSON. Jason adalah bahasa independen dan berdasarkan koleksi pasangan key/value dan mempunyai list value. Struktur ini memungkinkan untuk digunakan dalam setiap bahasa pemrograman modern yang membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk berkomunikasi di dunia web.18 Proses Bisnis Pencarian Proses bisnis utama (primary processes) pada perpustakaan umumnya meliputi proses-proses inti yang berupa pelayanan dasar pada pengguna. Proses bisnis ini dimulai dari pengadaan situs dan penginputan data koleksi dari berbagai sumber, pengelolaannya, sampai pada aktivitas pelayanan pengguna. Gambar 4. Proses Bisnis Pencarian Buku Refrensi Desain Arsitektur Desain dari client dan sarver yang berkomunkasi yang menggunakan protokol HTTP untuk pertukaran data. Dengan rest server yang sebagai penyedia jalur akses resource atau data dan dari sisi REST client yand dapat melakukan resoruce dan kemudian menampilkan atau mengunakanya baik dari XML/Jason Gambar 5. Desain Arsitektur Buku Refrensi Hasil Penelitian Dan Pembahasan Use Case Diagram Setiap langkah dalam use case adalah sebuah elemen dalam interaksi antara actor dan sistem. Setiap langkah harus berupa pernyataan sederhana dan dengan jelas menunjukkan siapa yang menjalankan langkah tersebut. Use case adalah abstraksi dari interaksi antara system dan aktor. Analisis dengan menggunakan model use case, memberikan keleluasaan antara peneliti dan user untuk dapat menganalisa area permasalahan, sehingga interaksi antara user dengan sistem dapat dianalisa secara keseluruhan selama proses pengembangan sistem. Syarat-syarat yang diperlukan dalam pembuatan model use case adalah aktor, use case serta komunikasi hubungan antara aktor dengan use case. Penggambaran use case dengan relationshipnya dengan aktor membantu untuk menjelaskan struktur sistem pada use case.19 Gambar 7. Use Case Diagram Tabel.1 Diskripsi Pengguna Use Case No Pengguna Deskripsi 1 2 Mahasiswa/ Anggota Mencari buku/jurnal berdasarkan refrensi yang di butuhkan. Pustakawan Melayani proses peminjaman dengan menginformasikan letak dengan ada atau tidaknya buku/junal yang memiliki referensi yang sesuai dengan kebutuhan Activity Diagram Activity diagram merupakan state diagram khusus, maka activity diagram tidak menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Activity diagram merupakan gabungan dari beberapa teknik, yaitu: event diagrams oleh Jim Odell, SDL state modeling teknik,work-flow modeling, dan petri nets. Activity diagram menggambarkan berbagai alir aktivitas (workflows) dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alur berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.20 Berikut alur diagram aktifitas dan dalam alur informasi untuk anggota dan admin. Dapat dilihat melalui diagram Aktivity pada gambar 8 dan 9. Berikut alur diagram aktifitas dan dalam alur informasi untuk anggota dengan attribut record peminjaman, view buku refrensi, dan order buku. Dapat dilihat melalui diagram Aktivity pada gambar 8. Gambar 8. Activity Diagram untuk Anggota Berikut alur diagram aktifitas dan dalam alur informasi untuk admin dengan attribut Record peminjaman, View buku refrensi, dan Record Pesanan, Pesan buku Referensi. Dapat dilihat melalui diagram Aktivity pada gambar 9 Gambar 9. Activity Diagram untuk Admin Class Diagram Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi). Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungansatu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.21 Gambar 10. Class Diagram Perpustakaan Implementasi Restful Membangun layanan dengan web service menggambarkan dari alur proses bisnis dari masing-masing bagian. Service yang dibangun berdasarkan parameter yang dibutuhkan dari masing-masing bagian yang langsung dengan software aplikasi lain dengan menggunakan message berbasis XML melalui protokol internet. Pesan yang disampaikan melalui XML/ JASON akan ditampilakan oleh elemen REST respon dan request. Dalam pengkasesan resource REST juga menggunakan URL dimana ada method yang di gunakan, dengan default adalah GET, PUT, DELETE, POST Gambar 11. Implementasi Restful Hasil pengujian tahap simulasi dengan REST web service. Pada masing-masing bagian dapat diketahui dari proses inputan informasi dari tiap bagian yang dijadikan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan buku yang di jaiskan inputan, refreasni buku dan alamat lokasi. Gambar 12. Header Request Proses uji coba diberikan beberapa skenario untuk mengetahui fungsionalitas fungsionalitas dari program. Uji coba dilakukan mulai dari masuknya input dan diproses sampai akhirnya menghasilkan output. Uji coba meliputi pengujian beberapa komponen utama dari simulasi aplikasi ini. Dalam hasil test yang di berikan pada proses request dan respon nya Gambar 13. Header Response
Discussion
Berdasarkan analisis dan perancangan yang dilaksanakan pada bab-bab sebelumnya dihasilkan service-service yang berbasis RESTful yang terdapat pada server dan aplikasi informasi tiap bagian admin atau pustakawan sebagai client pengguna service-service ini. Empat service utama dan method yang telah dihasilkan pada bab sebelumnya kemudian akan diuji dan diintegrasikan. Berikut hasil implementasi service-service tersebut: 1. @GET @Get service ini berfungsi untuk mengabil resource yang hanya pelu di baca saja (Read Only) service list buku dari sisi server. Terdapat 2 method yang diimplementasikan yaitu method: Menampilkan harga pokok bahan. {findRange (id)} dan method : menampilkan data/resource. (getScheduleInfo) 2. @POST @POST service ini berfungsi untuk mengupdate suatu resource dari kebutuhan yang harus di gunakan sebagai data inputan ke sisi server. Terdapat 2 method yang diimplementasikan yaitu method: Mengupdate data/resource {create (entity)} dan method: Mengupdate data/resource. (getScheduleInfo) 3. @PUT @PUT berfungsi untuk membuat atau create resource baru untuk kebutuhan yang harus di gunakan sebagai data inputan ke sisi server. Terdapat 2 method yang diimplementasikan yaitu method: Membuat data/resource baru {edit (entity)} dan method: Memebuat data/resource baru. (getScheduleInfo) 4. @DELETE @PUT berfungsi untuk menghapus resource untuk kebutuhan yang tidak lagi harus di gunakan sebagai data inputan ke sisi server. Terdapat 2 method yang diimplementasikan yaitu method: Menghapus data/resource {edit (entity)} dan method: Menghapus data/resource. (getScheduleInfo) Dari hasil web service yang di bangun dalam Perancangan Arsitektrur RESTful untuk integrasi data dari satu web service yang berisi banyak operation. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan pada uji coba dan sudah di hasilkan berdasarkan implementasi. 1) Tiap bagian mendapatkan informasi data yang di butuhkan baik dari anggota dan admin sesuai dengan kebutuhannya berdasarkan web service, sehingga tidak lagi mendapat informasi data buku saja melainkan mengetahui list refrensi buku dan di lokasi buku referansi berada. 2) Bagian Admin dapat memberikan informasi dan memiliki data lokasi buku referansi baik di perpustakaan PT atau perustakaan daerah
Conclusion
Pada penelitian ini menyimpulkan beberapa hal dengan hasil yang telah dilakukan. Integrasi beberapa services yang berasal dari Membangun komunikasi dan menditribusikan data atau informasi antar sistem merupakan langkah yang dapat ambil untuk mengatasi permasalahan keterbatasan informasi. Langkah tersebut dapat dibuktikan dengan cara pembentukan arsitektur integrasi, penyediaan laman, ketersediaan informasi baik refrensi buku yang berkaitan dan lokasi buku sesuai refrensi buku yang di harapkan, proses yang memberikan kemampuan integrasi antar sistem yang dapat digunakan dalam menunjang setiap aktifitas dalam lingkungan kelompok maupun individu. RESTFul WS merupakan suatu cara yang dapat digunakan dalam mengintegrasikan sistem dan mendistribusikan data untuk sistem yang berbeda-beda. Dalam hal pengamanan sumberdaya, langkah yang dapat diambil yaitu dengan cara menggabungkan RESTFul. Saran penulis antara lain: 1. Dalam melakukan analisa dan perancangan menggunakan prinsip-prinsip RESTful agar benar-benar memperhatikan proses bisnis yang ada supaya dihasilkan service yang dapat benar-benar independent atau tingkat kebergantungan antar service sangat kecil. 2. Service yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat dikembangkan dengan perancangan dengan REST tahap lanjut untuk mengembangkan alamat lokasi buku refrensi yang ada di fakultas-fakultas di beberapa universitas