Kembali
16
1
2022 Info Bibliotheca Vol 3 · 2 ISSN 2714-805X

MANFAAT SLIMS 9 BULIAN UNTUK KATALOG DI PERPUSTAKAAN SMPN 3 JAMPANGTENGAH

Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran; Universitas Padjadjaran

Abstrak

Pengetahuan merupakan hal yang penting terutama dalam meningkatkan sumber daya manusia salah satunya adalah mengenyam pendidikan di sekolah. penunjang pengetahuan yang ada di sekolah yaitu fasilitas perpustakaan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manfaat SLiMS sebagai pengatalogan digital dalam mengolah bahan pustaka yang ada di perpustakaan sekolah. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, studi literatur dan wawancara kepada informan yang terdiri dari satu orang pustakawan di SMPN 3 Jampangtengah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengolahan bahan pustaka di SMPN 3 Jampangtengah masih konvensional maka dari itu perlunya pemanfaatan SLiMS dalam mengolah bahan pustaka terutama dalam pengatalogan agar mempermudah dalam temu kembali infomasi dan juga menyimpan data bahan pustaka pada aplikasi SLiMS. Simpulan dari penelitian ini adalah pengolahan bahan pustaka terutama pengatalogan sangat penting dalam temu kembali informasi pada perpustakaan, dengan menggunakan SLiMS akan mempermudah dalam pengatalogan dan temu kembali informasi secara efisien.

Abstract

Knowledge is an important thing, especially in improving human resources, one of which is receiving education in schools. supporting knowledge in schools, namely school library facilities. The purpose of this study was to find out how the benefits of SLiMS as a digital catalog in processing library materials in the school library. The research method used was descriptive qualitative method with observation data collection techniques, literature studies and interviews with informants consisting of one librarian at SMPN 3 Jampangtengah. The results showed that the processing of library materials at SMPN 3 Jampangtengah is still conventional, therefore it is necessary to use SLiMS in processing library materials, especially in cataloging in order to make it easier to retrieve information and also store library material data in the SLiMS application. especially cataloging is very important in information retrieval in libraries, using SLiMS will make it easier to catalog and retrieve information efficiently.
Keywords: Catalog · School library · SLiMS

Introduction

Pengetahuan sangat penting untuk meningkatkan sumber daya manusia salah satunya cara meningkatkan sumber daya manusia adalah dengan sekolah, sekolah merupakan lembaga yang berfungsi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, di sekolah biasanya seseorang akan di didik baik dari segi pengetahuan nya serta karakternya. Perpustakaan sekolah menjadi penunjang pengetahuan yang sangat penting di sekolah karena menjadi sumber informasi yang menunjang pembelajaran siswa yang ada di sekolah tersebut hal ini sudah di atur dalam undang undang tahun 2003 yang menyatakan bahwa perpustakaan merupakan sarana dan prasarana dalam menunjang proses pembelajaran disekolah. Menurut Mangnga perpustakaan adalah salah satu pilarnya dalam meningkatkan sumber belajar Bukan hanya forum untuk berbagai disiplin ilmu atau ilmu pendukung Sebagai sarana dalam mendidik kehidupan generasi bangsa, khususnya pada bidang pendidikan (Mangnga, 2015).Perpustakaan sekolah di era informasi sekarang sangat berguna untuk memberikan perkembangan terhadap siswa terutama ilmu pengetahuan serta imajinasi mereka agar nantinya mereka menjadi masyarakat yang bertanggung jawab dan memiliki keterampilan pembelajaran sepanjang hayat. selain membantu untuk mengembangkan pengetahuan dan imajinasi siswa, perpustakaan sekolah juga dapat mempengaruhi karakter serta bakat siswanya terutama dalam tulis menulis dan komunikasi.Perpustakaan sekolah harus membuat siswanya termotivasi terutama dalam belajar serta berfikir kritis terutama di era sekarang yang serba teknologi yang mempengaruhi minat mereka dalam mengunjungi perpustakaan. Peran petugas perpustakaan dan pustakawan sangatlah penting terutama dalam mengelola dan merancang sebuah sistem perpustakaan supaya dapat memberikan pelayanan yang optimal terhadap siswanya atau pemustaka sehingga dapat meningkatkan pengunjung yang datang ke perpustakaan.Pustakawan sekolah harus bisa mengelola perpustakaannya sebaik mungkin baik itu dalam mengorganisasikan sumber informasi yang di dalamnya serta fasilitas perpustakaan yang harus dibuat senyaman mungkin untuk pemustaka. Pengelolaan serta fasilitas yang baik juga akan mempengaruhi minat baca siswanya, semakin tinggi minat baca siswa akan meningkatkan kualitas siswa itu sendiri terutama berkaitan dengan pengetahuan, dengan minat baca yang tinggi akan membuat sebuah perkembangan yang tinggi pula terutama pada seseorang dan menjadikannya seorang pemikir kritis dan kreatif terhadap hal-hal di sekitarnya. banyak manfaat yang di dapatkan ketika membaca oleh karena itu peran perpustakaan terutama perpustakaan yang berada di sekolah sangatlah sentral dalam menunjang dalam membantu perkembangan pengetahuan siswa di sekolah.Perpustakaan sekolah mesti jadi sarana yang dekat siswa agar terciptanya budaya baca pendekatan ini dapat dilakukan melalui koleksi yang ada pada perpustakaan tidak harus selalu berhubungan dengan pengetahuan tapi bisa koleksi lain seperti komik atau bahan bacaan ringan lainnnya, pelayanan serta pengelolaan perpustakaan akan berpengaruh terhadap pendekatan siswa ke perpustakaan sekolah.Banyak hal yang dapat dilakukan dalam mengelola perpustakaan mulai dari promosi, menyediakan koleksi yang variatif serta ruangan yang nyaman. salah satu pengelolaan perpustakaan yang paling penting dan inti yaitu mengolah bahan pustaka yang ada di perpustakaan. pengolahan bahan pustaka secara garis besar meliputi inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi dan shelving atau penyusunan buku. hal tersebut dilakukan agar mudah dalam temu kembali informasi yang di butuhkan oleh pemustaka. pengolahan bahan pustaka yang baik akan mempengaruhi kualitas serta fungsi perpustakaan itu sendiri terutama perpustakaan sebagai lembaga informasi yang harus menyajikan informasi secara cepat dan tepat.Sistem pengatalogan atau katalog merupakan kegiatan utama dalam menyiapkan bahan pustaka untuk digunakan oleh satu atau lebih pengguna. Kegiatan katalogisasi ini dilakukan oleh pustakawan yang bergerak di bidang teknis. Katalog berisi informasi bibliografi tentang buku, seperti nama penulis, judul buku, edisi, penerbit, dll, yang berperan penting dalam memperoleh informasi. dengan perkembangan teknologi yang pesat seperti saat ini sistem otomasi perpustakaan sudah banyak yang otomatis terutama dalam pengatalogan dengan menggunakan sistem pengatalogan digital akan membuat efektivitas dalam pengelohan bahan pustaka yang ada pada perpustakaan serta mempermudah pemustaka dalam temu kembali informasi.Namun tidak semua perpustakaan tidak dapat menerapkan hal tersebut karena terkendala biaya ataupun fasilitas yang ada di dalam nya. fasilitas tentunya sangat berpengaruh menurut Prastowo yang dikutip oleh Fitriyani dan Pramusinto (Fitriyani & Pramusinto, 2018) fasilitas perpustakaan merupakan aspek penopang yang penting untuk pelaksanaan aktivitas pelayanan perpustakaan. pelayanan perpustakaan akan berjalan dengan baik jika fasilitas penunjang nya lengkap akan berpengaruh terhadap perpustakaan itu sendiri tetapi tidak semua perpustkaan memiliki fasilisitas yang lengkap sehingga menyebabkan pelayanan yang ada belum optimal serta sistem otomasi perpustakaan masih banyak yang belum otomatis. salah satu aplikasi yang dapat digunakan dalam otomasi perpustakaan adalah SLiMS aplikasi yang berbasis web ini merupakan aplikasi yang dapat digunakan dalam mewujudkan yang namanya sistem otomasi perpustakaan pada SLiMS dapat mempermudah dalam kegiatan perpustakaan seperti dalam mengkatalog, mendata para pengunjung perpustakaan serta sirkulasi yang ada pada perpustakaan serta masih banyak lagi manfaat ketika menggunakan aplikasi SLiMS.Penelitian terdahulu yang di jadikan sebagai rujukan dalam penelitian ini yaitu oleh Mansyur tahun 2016 dengan judul “Manajemen Perpustakaan Sekolah” dan juga Risa Andriyani tahun 2019 dengan judul “PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI SMP NEGERI 41 SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019” pada kedua penelitian tersebut membahas permasalahan yang sama mengenai cara pengelolaan perpustakaan, fasilitas serta sumber daya yang ada pada perpustakaan di institusi sekolah tersebut berdasarkan penelitian terdahulu serta uraian di atas pada penelitian ini akan menekan kan pembahasan mengenai pengolahan bahan pustaka yang berfokus pada pengkatalogan yang ada di SMPN 3 Jampangtengah hal tersebut untuk mengetahui bagaimana manfaat aplikasi slims9 bulian untuk digunakan dalam mengakatalog secara digital serta manfaat lain dalam penggunaannya untuk perpustakaan.

Method

Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deksriptif, penelitian kualitatif ini untuk memahami keadaan konteks dengan mengarah pada penjelasan yang rinci dan menyeluruh tentang potret keadaan di lingkungan sekitar, apa yang terjadi berdasarkan yang sebenarnya terjadi di lapangan sehingga dapat mengetahui permasalahan secara lebih mendalam.Penelitian kualitatif yaitu penelitian yang tujuan nya mengerti sebuah kejadian yang terjadi dan dirasakan oleh subjek yang di teliti seperti sikap, sudut pandang, dan sebagainya. dengan cara menggambarkan suatu kondisi khas yang dirasakan tanpa ada campur tangan manusia dan mengoptimalkan manfaat metode ilmiah yang sering di gunakan (Shidiq & Choiri, 2019)Penelitian kualitatif deskriptif merupakan aktivitas yang memusatkan penelitian nya pada pengumpulan data yang mampu menginterpretasikan sebuah makna dari prakata, kalimat, ataupun pada sebuah gambar. pada metode ini lebih memprioritaskan penjelasan kalimat secara detil dan lengkap s menyeluruh yang mampu memberi gambaran terhadap keadaan di lapangan untuk membantu penguraian data (Nugrahani, 2014)Berdasarkan uraian di atas peneilti menggunakan metode kualitiatif deskriptif karena metode ini efektif untuk diigunakan karena dapat mengungkapkan suatu fenomena secara lebih mendalam serta mampu menggambarkan subjek yang sedang di teliti. penelitian dilakukan di SMPN 3 Jampang tengah, kabupaten Sukabumi yang dimulai dari 15 november hingga 6 desember. pada proses mencari data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, studi literatur serta mengajukan beberapa pertanyaan kepada informan yang terdiri dari satu orang pustakawan sekolah dalam mendapatkan data.

Result & Discussion

Perpustakaan merupakan lembaga yang sangat penting terutama dalam menunjang pengetahuan terutama perpustakaan yang ada di sekolah yang merupakan tempat pendidikan hal ini tentunya memerlukan perhatian khusus terutama dalam pengelolaannya. salah satu hal yang penting dalam pengelolaan perpustakaan yaitu pengolahan bahan pustaka. Bahan pustaka merupakan elemen penting dari sistem perpustakaan yang harus menyimpan bahan pustaka karena nilai informasinya yang tinggi (Buang, 2018). Pengolahan bahan pustaka ini terbagi ke dalam beberapa bagian seperti inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi dan shelving. Dalam pengolahan buku di perpustakaan menurut Rahayuningsih yang dikutip oleh Nurfatah ada beberapa langkah yaitu sebagai berikut (Nurfatah et al., 2016).a. Inventarisasimerupakan kegiatan yang melakukan terhadap koleksi yang baru datang atau baru dengan memberikan penomoran pada buku dan stempel. Stempel ini merupakan kegiatan mencantumkan stempel pada sebuah buku yang masuk ke perpustakaan pencantuman stempel ini biasanya di bagian buku yang tidak memiliki gambar atau bagian buku lain nya sesuai dengan kebijakan perpustakaan itu sendiri.Untuk penomoran buku didasarkan pada klasifikasi number.b. Klasifikasimerupakan kegiatan mengelompokan buku berdasarkan subjek nya ataupun kandungan isi yang ada di dalam nya. Perpustakaan sendiri memiliki sistem klasifikasinya masing masing salah satu sistem klasifikasi yang banyak di gunakan yaitu Dewey Desimal Classification (DDC)c. KatalogisasiMerupakan kegiatan penentuan daerah deskripsi bibliografi, tajuk subjek, dan klasifikasid. Penjajaran kartu (file)kegiatan penjajaran kartu katalog di laci katalog setelah pembuatan kartu katalog untuk penyusunan kartu katalog nya disusun berdasarkan abjad.e. Penyusunan koleksi (buku) di rakpada tahap penyusunan terdapat dua cara yaitu penempatan koleksi secara tetap dan tidak tetap. penempatan koleksi secara tetap yaitu penempatan koleksi tidak dapat di pindahkan atau harus tetap sedangkan penempatan koleksi tidak tetap artinya koleksi penempatan nya bisa berubah.Salah satu kegiatan utama pada perpustakaan ini adalah katalog atau pengatalogan, pengatalogan merupakan kegiatan memberikan deskripsi pada buku agar mudah pada saat temu kembali informasi. Menurut Rusina Sjahrial Pamuntjak yang di kutip oleh Matindas dkk. mengemukakan bahwa katalog adalah daftar barang yang berada pada suatu tempat. dapat disimpulkan katalog perpustakaan merupakan daftar bahan pustaka yang ada pada perpustakaan (Matindas et al., 2018).Katalog merupakan kumpulan atau susunan koleksi pada sebuah rak. maka dari itu, koleksi perpustakaan harus ditata/dipilah sebaik mungkin berdasarkan dengan ketentuan yang digunakan. katalog mempunyai tujuan untuk memudahkan dalam pencarian informasi terutama jika seseorang sedang mencari dokumen atau buku karena diketahui author atau pengarangnya, judul serta subjek mengenai dokumen atau buku tersebut selain itu juga katalog ini dapat menunjukan koleksi yang ada pada sebuah perpustakaan baik itu mengenai kategori karya dan penulisnya, kategori subjek, dan kategori ragam bentuk sastra. Dengan kata lain katalog berfungsi sebagai sistem memori yang digunakan dalam temu kembali informasi.Pada perpustakaan SMPN 3 Jampangtengah bahan pustakanya masih belum semua terolah secara baik karena sistem pengolahan masih konvensional dalam pengolahan bahan pustakanya hal ini karena sarana dan prasarana perpustakaan tersebut masih kurang selain itu juga kurangnya pengetahuan dalam mengolah perpustakaan karena pustakawannya yang mengolah merupakan staff guru sehingga dalam pengolahan nya masih belum maksimal apalagi sekolah baru saja buku sehingga berbagai fungsi fasilitas baru berfungsi lagi begitupun untuk sistem perpustakaan seperti peminjaman buku masih belum terstruktur“sudah, jadi tidak terstruktur, jadi bebas aja kan dulu mah di beri kartu anggota dan lain-lain” ( Iryan Rismayanti, wawancara, November 30, 2021).Jadi setelah sekolah buka fungsi perpustakaan belum berfungsi secara sempurna selain itu juga fasilitas pada perpustakaan minim sehingga menjadi kendala tersendiri dalam pengelolaannya. dengan fasilitas yang kurang akan mempersulit dalam pengelolaan perpustakaan tersebut .fasilitas sangat penting dalam menunjang kenyamanan saat membaca baik itu di ruang perpustakaan atau di luar perpustakaan seperti yang di ungkapkan oleh Menurut Dian Sinaga yang dikutip oleh Umar (Umar, 2013) dengan adanya fasilitas perpustakaan sekolah yang memadai akan membuat para siswa dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat seperti menemukan sebuah pengetahuan yang baru selain itu juga dapat mengembangkan skilldari hasil bacaannya serta bermanfaat bagi kehidupan nanti kedepannya. dengan fasilitas perpustakaan sekolah yang lengkap dapat digunakan dalam mengisi waktu senggang di perpustkaaan.Tercatat dari data yang di dapatkan dari pencatatan terakhir peminjaman buku oleh pengunjung perpustakaan terdapat 197 peminjam buku dengan jumlah buku yang di pinjam 591 pada saat observasi ruangan perpustakaan tersebut cukup sempit sehingga kurang nyaman dalam membaca selain itu juga cahaya yang masuk ke ruangan minim untuk bahan pustaka sendiri belum terkatalog secara digital. Pperpustakaan ini memiliki memiliki 8.243 eksemplar yang koleksinya lebih dominan pada koleksi buku bahan ajar.Saat ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah sangat maju dan mempengaruhi pola pikir masyarakat secara keseluruhan. Dengan bantuan teknologi informasi, beberapa kegiatan dapat dilakukan dengan cepat, tepat dan akurat. Perkembangan teknologi informasi mempengaruhi semua bidang seperti bisnis, kesehatan, pemerintahan, pendidikan, bahkan perpustakaan, dan dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, hampir semua perpustakaan menggunakan komputer untuk menunjang kegiatan pelayanannya.Karena kehadiran teknologi informasi secara otomatis dapat mempengaruhi kinerja perpustakaan, semua pengguna perpustakaan, baik pustakawan maupun pengguna, mengembangkan teknologi terutama dalam penggunaan teknologi dan peralatan komputer dalam operasional sehari-hari. Perubahan ini tidak mengubah sifat perpustakaan sebagai penyedia layanan perpustakaan dan diharapkan dapat mendorong perpustakaan untuk meningkatkan berbagai fasilitas perpustakaan.Dari uraian diatas maka di perlukannya pengatalogan secara digital dengan memanfaatkan SLiMS dalam mengkatalog buku yang ada pada perpustakaan tersebut. pengatalogan digital sangat bermanfaat terutama di era sekarang yang serba cepat terutama dalam penyebaran serta pencarian informasi penggunaan SLiMS ini akan membantu dalam mengolah bahan pustaka yang ada karena penggunaan nya mudah untuk dipahami.Senayan Library Management System (SliMS) adalah Free Open Source Software (FOSS) yang dapat di gunakan dalam mengautomasi perpustakaan. sistem SliMS menggunakan sistem berbasis web penggunaan sistem web untuk SliMS karena flexibel sehingga SliMS dapat di aksessss melalui jarigan lokal dan jaringan internet serta dapat di akses dari berbagai sistem operasi komputer, sebagai perangkat lunak SliMS mampu di jalankan pada jaringan lokal ataupun internet. SLiMS memiliki fasilitas yang dapat menunjang untuk sistem otomasi sebuah perpustakaan sehingga SliMS banyak di minati penggunaan nya oleh masyarakat terutama para pustakawan, dengan adanya slims akan mempermudah pemustaka dalam menggunakan layanan informasi perpustakaan secara efisien selain itu SliMS juga dapat di akses melalui internet sehingga pemustaka dapat mencari katalog buku secara mudah baik lewat website ataupun portal yang di sediakan perustakaan.SliMS ini dikembangkan terus menerus dengan mengikuti perkembangan teknologi dengan menambahkan fitur baru, yang tetap sejalan dengan esensi dan standar ilmu perpustakaan. sistem ini awal nya dibuat oleh pusat informasi dan humas departemen pendidikan nasional peluncuran SliMS ini di pelopori oleh alumni-alumni jurusan ilmu perpustakaan dari unversitas unggulan yang ada di indonesia.SliMS dirilis pada tahun 2007 dengan terus mengalami upgrade sistem sampai sekarang dimulai dari SliMS Senayan3 Stable 3 hingga sekarang menjadi versi SliMS versi 9 dengan lebih banyak penyempurnaan dari versi sebelum nya.sistem ini kedepan nya akan terus di kembangkan mengikuti erkembangan teknologi dalam memenuhi kebutuhan dan perkembangan zaman. Dalam perkembangannya tidak terlepas dari para pengguna SliMS yang memberi saran serta masukan yang positif supaya SliMS menjadi lebih baik kedepan nya selain itu juga SliMS memiliki komunitas dalam pengembangan nya yang berbagai daerah di Indonesia juga ada komunitas dari manca negara yang tergabung dalam Senayan Developer Community (SDC). SliMS berhasil meraih penghargaan INAICTA(Indonesia ICT Award) yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Infdonesia kategori software open source tahun 2009.INAICTA merupakan ajang bergengsi dalam lomba karya cipta dan inovasi bidang teknologi informasi komunikasi yang terbesar di indonesia.Gambar 1 Tampilan beranda SliMSPada gambar 1. merupakan tampilan beranda atau home dari web SLiMS pada tampilan ini pemustaka dapat melakukan pencarian terhadap buku yang ingin dicari dengan memasukan subjek pencarian baik itu dari judul, pengarang, atau juga dari nomor isbn nya maka buku yang aka di cari nanti akan muncul misalnya mencari buku dengan judul “Daur Ulang Limbah” maka data buku yang anda cari aka muncul lihat pada Gambar 2.Gambar 2 Contoh hasil pencarianGambar 3 Tampilan SLiMSPada Gambar 3. merupakan tampilan SliMS untuk admin atau pustakakawan yang mengelola perpustakaan tersebut dalam hal ini admin atau pustakawan dapat menambah kan beberapa keterangan data pada seperti data peribadi dan juga alamat email. alamat email harus di tambahkan untuk mengatasi lupa kata sandi pada saat masuk sebagai admin atau pustakawan. pustakawan dapat menambah daftar bibliografi baru untuk bahan pustakanya dalam penambahan bibliografi pustakawan tinggal memasukan data buku setelah memasukan data buku lalu tinggal di simpan lihat pada gambar 4. contoh tampilan saat memasukan entri data buku dan gambar 5. untuk contoh hasil dari penambahan bibliografi.Gambar 4 Tampilan saat memasukan entriPemanfaan SLiMS dalam mengatalog bahan pustaka sangat lah efektif terutama pada era jaman teknologi yang serba cepat sekarang ini.Contoh hasil dari penambahan bibliografi baru dari bahan pustaka yang merupakan sebagian koleksi yang ada pada perpustakaan SMPN 3 Jampangtengah. pemanfaatan SLiMS sangat tepat dalam mengakatalog bahan pustaka yang ada di sekolah tersebut karena pengguanaan sangat praktis.Adapun kelebihan SLiMS itu sendiri menurut Azwar SLiMS merupakan aplikasi open source yang dapat di unduh dan di akses secara gratis. dalam mengolah bahan pustaka SLiMS sesuai dengan International Stanndard Bibliographic Description(ISDB).Penggunaan SLiMS juga banyak digunakan oleh para pustakawan yang ada di Indonesia terutama pada institusi pendidikan karena flexibilitasnya, adanya SLiMS bisa membantu dalam pembuatan sistem otomasi perpustkaan. SLiMS juga mempunyai dukungan komunitas dalam membantu pengembangan SLiMS (Azwar, 2013).Mudah dipelajari, SLiMS merupakan software yang mudah dipelajari. Ada banyak cara untuk mempelajari SLiMS misalnya melalui kursus yang diselenggarakan oleh komunitas SLiMS di berbagai daerah atau juga secara otodidak. Komunitas SLiMS secara aktif berkomitmen untuk mengadakan acara untuk lebih mempromosikan SLiMS dengan memudahkan pihak yang berkepentingan untuk mempelajari SLiMS. Selain belajar dari komunitas SLiMS, belajar tentang SLiMS juga dapat dilakukan secara individu melalui manual yang tersedia di situs resmi SLiMS atau melalui slide presentasi yang banyak tersedia di Internet.Selain itu juga SLiMS dalam pengontrolan nya mudah karena tampilan antar muka yang mudah di pahami seperti pada tampilan menumenu nya hal ini akan mempengaruhi terhadap penggunaan karena setiap pengguna memiliki perbedaan dalam penggunaan teknologi sehingga akan mengurangi kesulitan dalam penggunaan nya. dalam hal ini pengembang sengaja membuat tampilan jauh lebih sederhana serta keterangan-keterangan pada menu jelas dalam penggunaan nya.SLiMS merupakan software yang open source hal ini menyebabkan dalam penggunaan nya pengelola perpustakaan atau pustakawan dapat menngubah atau memodifikasi sesuai denngan kebutuhan lembaga perpustakaan tersebut.SLiMS juga memiliki kekurangan sebelum versi saat ini yaitu kompatibilitas Browser Web pengelola memerlukan browser web untuk mengakses SLiMS. Sayangnya, tidak semua web browser dapat menjalankan aplikasi ini dengan sempurna. Perangkat lunak ini merekomendasikan Mozilla Firefox sebagai browser web. Oleh karena itu, jika anda menggunakan browser web selain Mozilla Firefox, iklan SLiMS tidak akan ditampilkan sepenuhnya. Namun, jika pengelola menggunakannya hanya untuk akses ke OPAC (Online Public Access Catalog), Anda dapat menggunakan browser web apa pun dan izin akses file SLiMS menyediakan fungsionalitas unggah file tapi untuk saat ini hal itu sudah di atasi karena SLiMS sudah bisa di akses lewat berbagai web browser untuk SLiMS 9 .Selain dari itu banyak manfaat yang di dapatkan menggunakan SLiMS ini jika di terapkankan di SMPN 3 Jampangtengah berikut beberapa manfaat penggunaan SLiMS pada perpustkaan.a. Mempercepat Pekerjaan di PerpustakaanDengan penggunaan SLiMS akan mempercepat pekerjaan yang ada di perpustakaan menjadi efisien sehingga dalam pengolahan bahan pustaka akan menjadi jauh lebih cepat misalnya saja dalam pembuatan kartu katalog bisa dilakukan dalam jumlah yang banyak dengan sekali ekspor dalam bentuk pdf kemudian tinggal di print dann dimasukan kedalam laci katalog hal ini akan mempengaruhi pada produktifitas dalam pengolahan bahan pustaka. Penggunaan SLiMS juga dapat mengurangi kesalahan manuisa sehingga hasil pekerjaan yang di lakukan jauh lebih baikb. Mempermudah pemustaka dalam mencari buku atau bahan PustakaSLiMS akan mempermudah dalam temu kembali informasi terhadap bahan pustaka yang ada pada perpustakaan tersebut. pemustaka tinggal memasukan subjek berkaitan dengan buku atau dokumen yang ingin di cari atau juga bisa memasukan nomor ISBN pada saat pencarian buku.dengan kemudahan tersebut pemustaka dapat menelusuri banyak koleksi yang ada pada perpustakaan dan dapat mencari koleksi yang masih sejenis sebagai informasi tambahan.c. Adanya efektivitas kerja Seluruh informan meyakini bahwa penggunaan SLiMS dalam kegiatannya dapat meningkatkan ke efektifan aktivitas pada sebuah perpustakaannya. Menggunakan SLiMS untuk aktivitas sehari-hari di perpustakaan memastikan proses yang lancar dan menghilangkan kesalahan yang tidak diinginkan. Jika perpustakaan tidak diotomatisasi dengan SLiMS, semua aktivitas perpustakaan dilakukan dengan bantuan komputer, namun tetap membutuhkan peran pustakawan atau pengelola perpustakaan yang sangat besar.d. Sistem sirkulasi menjadi mudahLayanan sirkulasi merupakan layanan pengembalian dan peminjaman buku Menurut Rusina Sjahrial Pamuntjak yang di kutip oleh safrilia dan dewi (Safrilia Hilda Rosyida & Dewi Anggraeni, 2021) sirkulasi merupakan kegiatan penyebaran bahan pustaka untuk digunakan di perpustakaan atau diluar perpustakaan .pada sebuah perpustakaan layanan sirkulasi digunakan agar pustaka dapat di gunakan secara tepat oleh anggota perpustakaan dalam penggunaan serta pengembalian pustaka ke perpustakaan dengan penggunaan SLiMS pada layanan sirkulasi akan membuat pekerjaan nya jauh lebih efisien karena pada SLiMS sendiri sudah tersedia fitur yang menyediakan untuk pelayanan sirkulasi yang ada perpustakaan.f. Pendataan anggota perpustakaanAnggota perpustakaan merupakan orang yang memperoleh hak dalam melakukan peminjaman bahan pustaka serta penggunaan fasilitas yang ada di perpustakaan.anggota perpustakaan merupakan orang yang sudah mendaftar ke anggotaan seblum nya. pendataan anggota penting karena untuk mengetahui akan kebutuhan informasi mereka terhadap koleksi yang ada pada perpustakaan serta minat angota perpustakaan. SLiMS sudah menyediakan fitur ke anggotaan didalam nya sehingga pengelola tinggal memasukan data nya dan bisa di cetak untuk kartu anggota.

Conclusion

Perpustakaan merupakan lembaga pengetahuan yang mengolah berbagai sumber informasi.Pperpustakaan banyak jenisnya salah satunya perpustakaan sekolah, perpustakaan sekolah merupakan perpustakaan yang mengelola sumber informasi yang ada di sekolah dalam memenuhi kebutuhan informasi para siswanya sehingga perlu pengolahan yang baik dalam mengolah informasi yang ada di dalamnya salah satunya dengan melakukn pengatalogan. Pada perpustakaan SMPN 3 Jampang tengah sistem pengolahan bahan pustaka masih konvensional begitupun dengan katalognya hal ini di sebabkan oleh fasilitas serta kurang nya pengetahuan yang dimiliki pengelola perpustakaan dalam mengelola perpustakaan hal ini menyebabkan sistem otomasi perpustakan belum otomatis.Maka dari itu perlunya pemanfaatan SLiMS sebagai sistem otomasi pada perpustakaan tersebut. penggunaan SLiMS mudah untuk di pelajari serta komputer atau perangkat lunak yang digunakan tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi selain itu tidak perlu punya keahlian IT dalam instalasi SLiMS setiap orang dapat melakukannya. SLiMS akan mempermudah dalam otomasi perpustakaan salah satunya pada kegiatan pengatalogan tinggal memasukan data buku pada menu yang sudah di sediakan selanjutnya dapat mencetak kartu katalog secara mudah dengan printer. selain itu pengatalogan dengan SLiMS akan mempermudah dalam melakukan temu kembali informasi secara cepat dan efisien. SLiMS mempunyai banyak kelebihan seperti lebih flexibels dalam penggunaannya serta mudah di pelajari serta mempermudah pekerjaan pengelola perpustakaan seperti dalam proses sirkulasi dan juga pendataan anggota perpustakaan dan masih banyak lagi.