Kembali
16
1
2024 Maktabatun Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 4 · 1 ISSN 2797-2275

Analisis Fitur dan Fungsi Perpustakaan digital pada Platform Garba Rujukan Digital (GARUDA) dan Taylor & Francis

Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur; Universitas Muhammadiyah Bone; Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis fitur dan fungsi perpustakaan digital dalam menfasilitasi akses dan diseminasi sumber informasi digital. Dalam penelitian ini yang menjadi topik perbincangan adalah Perpustakaan Digital yaitu Garuda dan Taylor & Francis. Kedua perpustakaan digital ini telah menjadi salah satu Perpustakaan Digital terkemuka di Indonesia dan Dunia. Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dengan pendekatan kualitatif. Hasil observasi menunjukkan bahwa Garuda dan Taylor & Francis merupakan database perpustakaan digital yang memiliki perbedaan signifikan baik dari dari konten yang dimiliki maupun dengan fitur-fitur yang ada pada kedua platfom digital ini. GARUDA memiliki artikel yang berasal dari Indonesia saja sedangkan Taylor & Francis memiliki koleksi Internasional. Aksibilitas yang dimiliki GARUDA yaitu memebrikan akses penuh kepada penggunan dalam penelusuran jurnal akan tetapi pada Taylor & Francis hanya memberikan akses kepada pelanggan yang berlangganan untuk mengakses artikel yang dimilikinya. Artikel yang disediakan pada GARUDA terbatas hanya berupa jurnal yang terindeks GARUDA akan tetapi akses tidak memerlukan biaya sementara Taylor & Francis menyediakan artikel intenasional akan tetapi memerlukan biaya tambahan untuk berlangganan.

Abstract

This research aims to analyze the features and functions of digital libraries in facilitating access and dissemination of digital information sources. In this research, the topic of discussion is the Digital Library, namely Garuda and Taylor & Francis. These two digital libraries have become one of the leading ones in Indonesia and the world. The type of research used in this research is observation with a qualitative approach. Observation results show that Garuda and Taylor & Francis are digital library databases that have significant differences both in the content they have and the features of these two digital platforms. GARUDA has articles from Indonesia only, while Taylor & Francis has an international collection. The accessibility that GARUDA has is that it provides full access to users in browsing journals. Still, Taylor & Francis only provides access to subscribed customers to access the articles it owns. The articles provided on GARUDA are limited to only journals indexed by GARUDA but access does not require a fee, while Taylor & Francis provides international articles but requires an additional subscription fee.
Keywords: Digital Library · GARUDA · Taylor & Francis

Introduction

Perpustakaan digital telah menjadi bagian penting dari sistem informasi modern. Perpustakaan digital dapat menyimpan dan mengelola sumber informasi digital dalam jumlah besar, serta dapat memfasilitasi pengguna dalam mengakses dan menyebarkan sumber informasi digital. Fitur dan fungsionalitas perpustakaan digital yang canggih memungkinkan pengguna untuk mencari, mengakses, dan menggunakan sumber informasi digital dengan lebih efisien. Namun, setiap perpustakaan digital memiliki desain dan penekanan yang berbeda pada fitur dan fungsinya tergantung pada tujuan, ruang lingkup, dan target penggunanya. Garuda (Garba Rujukan Digital) adalah perpustakaan digital nasional Indonesia yang berfokus pada pengumpulan dan penyebaran karya ilmiah para peneliti dan cendekiawan Indonesia (Irawan et al., 2018). Taylor & Francis, di sisi lain, adalah penerbit internasional terkemuka yang menyediakan akses global terhadap jurnal dan buku dalam berbagai disiplin ilmu (Bjornshauge, 2006). Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi fitur dan fungsi perpustakaan digital dalam menfasilitasi akses dan diseminasi sumber informasi digital. Dalam studi ini, kita akan menggunakan dua contoh perpustakaan digital, yaitu Garuda dan Taylor & Francis, sebagai studi kasus. Kedua perpustakaan digital ini telah menjadi salah satu perpustakaan digital terkemuka di Indonesia dan dunia. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Rizal Fathoni Aji dalam Jurnal Penelitian tentang Pengembangan Garuda (Garba Rujukan Digital) Sebagai Sumber Rujukan Karya Ilmiah di Indonesia dengan hasil penelitain Portal Garuda (Garba Rujukan Digital) merupakan salah satu model sistem yang dikembangkan untuk menyatukan informasi dari perpustakaan yang selama ini disekat-sekat oleh perbedaan institusi dan ego masing-masing. Dalam implementasinya, terdapat berbagai kendala yang ditemukan, namun kendala tersebut tidak menjadi penghambat dalam mewujudkan sistem ini Dengan demikian, studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan perpustakaan digital di Indonesia dan meningkatkan kemampuan akses dan diseminasi sumber informasi digital kepada pengguna. a. Pengembang Fungsi GARUDA (Garba Rujukan Indonesia) GARUDA dibuat dan dikembangkan sebagai portal yang mengintegrasikan data karya ilmiah dari perpustakaan Indonesia. Proyek ini diluncurkan di Jakarta pada tanggal 15 Desember 2009 oleh Prof. Fasli Jalal (Direktur, Departemen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional). GARUDA adalah Portal Penemuan Referensi Sains Indonesia dan merupakan jalur akses terhadap karya ilmiah yang dilakukan oleh para sarjana dan peneliti Indonesia. Dokumen yang berada di GARUDA antara lain e-journal domestik, tugas akhir mahasiswa (skripsi, tesis, dan disertasi), paten, prosiding, Standar Nasional Indonesia (SNI), Pidato pengukuhan guru besar para akademisi dan peneliti, dikembangkan oleh Direktorat P2M-Dikti Depdiknas bekerja sama dengan PDII-LIPI serta berbagai perguruan tinggi dalam hal penyediaan konten. Masyarakat umum dengan mudah membaca jurnal-jurnal di GARUDA dan dapat dengan mudah menemukannya. Konten lokal yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi/Lembaga, selamaini memang kurang di expose sehingga memberikan kesan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian di Indonesia ketinggalan jauh bila dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini mengakibatkan masyarakat ilmiah kita kurang dikenal dan diakui, sehingga terasing baik secara nasional maupun internasional. GARUDA bertujuan agar hasil karya para akademisi dan peneliti Indonesia dapat dikelola secara terintegrasi dan dapat diakses oleh masyarakat luas. Metadata yang digunakan dalam portal Garuda adalah metadata Dublin Core. b. Tujuan dibuatnya Garuda GARUDA diciptakan bertujuan untuk mengelola informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bentuk elektronik, mempermudah akses informasi ilmiah, membangun jaringan perpustakaan digital, membangun Jejaring Resource Sharing, dan berupaya memasyarakatkan digitalisasi kekayaan local (local content) khususnya perguruan tinggi di Indonesia, Kerjasama teknologi, menyusun kesepakatan peraturan perundangan, menumbuhkan tuntutan (demand), koalisi pustakawan. Sasaran yang hendak dicapai dari hadirnya portal GARUDA adalah diharapkan dapat meningkatkan stasis karya akademisi dan para peneliti Indonesia, memperlihatkan kontribusi bangsa Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, meningkatkan rangking Perguruan Tinggi (webometric), dan meningkatkan daya saing bangsa. c.Pengembangan Fungsi Taylor & FrancisTaylor & Francis didirikan pada tahun 1852 oleh William Francis dan Richard Taylor di Britania Raya yang Dimana awal pembentukan Taylor & Francis Hanya Fokus pada penerbitan buku dan jurnal. Akan tetapi seiring berjalanya waktu banyak penerbit yang mengakusisi Taylor & Francis seperti hemisphere publishing (1988), Routledge (1998) dan CRC Press (2003). Hal ini menjadi penguat bagi Taylor & Francis sehingga berkembang dalam koleksi digital. Kita ketahui bahwa taylor & Francis merupakan salah satu database besar karena banyaknya ragam koleksi jurnal maupun buku dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan juga memiliki lebih dari 1.800 karyawan, bukan hanya dari pengembangan koleksi dan karyawan saja akan tetapi pengembangan pendapatan juga meningkat dilihat dari data yang di temukan bahwa pada tahun 2014 Taylor & Francis memiliki pendapatan£408,9 juta sedangkan di tahun 2015 mendapatkan penghasilan sebanyak £447,4. Hal ini merupakan bukti bahwa Taylor & Francis telah berkembang dari sebuah perusahaan penerbitan kecil menjadi sebuah perusahaan multinasional yang memiliki koleksi besar dan akses digital yang luas

Method

Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan beberapa tahap: 1. Tahap pengumpulan data Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature yaitu dengan memperoleh data dari berbagai macam literature atau referensi yang berisi tentang Perpustakaan digital terkhusus tentang Garuda dan Taylor & Francis. 2. Tahap Menganalisis Tahap ini merupakan tahap mengidentifikasi perpustakaan digital terkhusus Garuda dan Taylor & Francis mengenai fitur dan Fungsi yang di sediakan dalam tampilan umum maupun lanjutan. 3. Tahap Evaluasi Tahap ini merupakan tahap pemberian penjelasan terhadap fitur yang di sediakan pada Garuda dan Taylot & Francis.

Result & Discussion

a. Fitur dan Fungsi GARUDA (Garba Rujukan Indonesia) GARUDA (Garba Rujukan Indonesia) dikembangkan sebagai portal yang mengintegrasikan data karya ilmiah yang Dimana garuda pada tanggal 20 Juni 2024 berisi 3.100.605 artikel, 4.149 publisher, 22.513 jurnal, 329 Conferences dari 40 Subjek. Sumber : Print Screen Garuda (5 Juni 2024) Gambar 1. Halaman Depan Garuda (Garba Rujukan Indonesia) Tampilan pada halaman depan Garuda memiliki beberapa Tab untuk memudahkan pengguna dalam penelusuran koleksi. Untuk mengakses jurnal yang diinginkan maka terdapat fitur search bar dengan cara memasukan keyword mengenai artikel yang diinginkan, baik dari subjek, judul, penulis maupun penerbit. Setiap jurnal yang ada selalu mempunyai opsi untuk menunjukkan abstrak, mendowload file pdf ataupun langsung membuka pada web. Pojok kanan atas pada tampilan depan database garuda terdapat beberapa tab untuk mengetahui tentang website garuda, diantaranya: 1. publisher, dimana pada tab publisher ini dapat menemukan instansi-instansi yang menjadi penerbit di GARUDA dan dapat melihat berapa jurnal yang sudah diterbitkan oleh instansi tersebut di GARUDA. 2. Jurnal/conferences, pada tab ini memperlihatkan journal yang terdapat pada GARUDA dan dapat dicari secara spesifik menggunakan huruf awalan nama Jurnal yang kita inginkan. 3. Subject, menu ini memperlihatkan beberapa subjek yang dimiliki oleh GARUDA, dalam hal ini memberikan kita kemudahan agar lebih spesifik dalam mencari jurnal yang diinginkan dengan cara menentukan opsi pada subject yang disediakan. 4. Suggest, pada tab suggest merupakan akses bagi peneliti untuk mendaftar indeks jurnal ke GARUDA. 5. Guided book pada halama utama yang Dimana pada tab ini berisis google drive yang di dalamnya memaparkan tentang penggunaan aplikasi dengan menampilkan panduan penggunaan aplikasi GARUDA. b. Fitur dan Fungsi Taylor & Francis Perpustakaan Nasional telah menyediakan fasilitas e-resources untuk memanfaatkan database yang dilanggan pada Perpustakaan Nasional. Adapun database itu salah satunya terdapat Taylor & Francis yang di mana kita ketahui bahwa Taylor & Francis merupakan database besar yang menyediakan buku dan jurnal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Sumber : Print Screen Taylor & Francis (5 Juni 2024) Gambar 2. Halaman Depan Taylor & Francis Dapat dilihat dalam halaman depan Taylor & Francis terdapat beberapa tab agar memudahkan dalam pemamfaatan Taylor & Francis, dapat kita lihat di dalam gambar diatas tab yang disediakan yaitu: About Us, Subjects, Browser, Products, Request a trial, librarian resources dan what’s new. Dari tab-tab ini dapat kita menemukan informasi maupun memudahkan kita dalam penemuan data yang kita inginkan.Bukan hanya itu pada halaman depan Taylor & Francisjuga menyediakan search tab atau dengan kata lain kolom pencarianuntuk membantu pengguna dalam mencari informasi yang di butuhkan. Dalam search tab ini juga memiliki pilihan untuk mencari dalam tahap lanjutan.

Conclusion

Perpustakaan digital memiliki peran penting dalam memfasilitasi akses dan diseminasi sumber informasi digital. Fitur dan fungsi yang ditawarkan oleh perpustakaan digital dapat membantu pengguna untuk menemukan, mengakses, dan menggunakan informasi dengan mudah dan efisien. Dalam menganalisis database GARUDA dan Taylor & Francis diapat disimpulkan bahwa database tersebut merupakan platfom perpustakaan digital yang menyediakan informasi berupa buku dan jurnal. Akan tetapi dari kedua platfom digital ini memiliki perbedaan yang sangat signifikan yaitu : 1. Aksesibilitas GARUDA menyediakan jurnal open akses sedangkan Taylor & Francis memerlukan langganan untuk mengakses artikel. 2. GARUDA hanya menyediakan digitalisasi local (Local Konten) sedangkan Taylor & Francis menyediakan digitalisasi internasional. 3. Koleksi GARUDA hanya berupa jurnal yang terindeks GARUDA sedangkan Taylor & Francis berupa jurnal dan buku yang internasional. Dari hasil analisis yang dilakukan peneliti terhadap platfom digital GARUDA dan Taylor & Francis akan menjadi bahan pertimbangan dalam pemanfaatan GARUDA dan Taylor & Francis kedepannya.